cover
Contact Name
Dinasti Publisher
Contact Email
dinasti.info@gmail.com
Phone
+62 811-7404-455
Journal Mail Official
dinasti.info@gmail.com
Editorial Address
Case Amira Prive Jl. H. Risin No. 64D Pondok Jagung Timur, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS)
Published by DINASTI REVIEW
ISSN : 27163768     EISSN : 2716375X     DOI : https://doi.org/10.38035/jmpis.v1i1
Focus and Scope FOCUS Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) memfokuskan diri pada riset tentang Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial. Pendekatan metode penelitian meliputi: Kuantitatif, Kualitatif, dan Mix Method. Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) memiliki tujuan sebagai berikut: Menyediakan sarana publikasi penelitian empiris dan alternatif bidang Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial. Menyebarkan hasil penelitian ilmiah baru kepada masyarakat. Mempercepat alih pengetahuan dari hasil penelitian empiris dan alternatif ke praktik. Oleh karena itu jurnal ini memuat artikel empiris dan tinjauan kritis baik yang menggunakan pendekatan kuantitatif (mainstream), pendekatan kualitatif (alternatif), maupun metode lainnya. SCOPE Topik yang dapat dimuat dalam jurnal ini adalah topik yang berhubungan dengan: PENDIDIKAN Pengelolaan Kurikulum, Pengelolaan Lulusan, Pengelolaan Proses Pembelajaran, Pengelolaan Sarana dan Prasarana, Pengelolaan Pendidikan, Pengelolaan Pembiayaan, Pengelolaan Penilaian, Pengelolaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Pendidikan Kepemimpinan, Kebijakan dan Perencanaan Pendidikan, Ekonomi Pendidikan, Politik Pendidikan, Sekolah, Akademis, Pendidikan Sains, Matematika, Fisika, Kimia, Bahasa, Sosial, dll Ilmu Sosial Manajemen Ekonomi Politik Hukum Psikologi Komunikasi Humaniora (Budaya, Bahasa, dll) Seni Bidang Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial terapan Scopenya tidak terbatas hanya pada bidang-bidang tersebut. Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) juga mempublikasikan hasil penelitian yang relevan dengan bidang ilmu manajemen dan terapannya.
Articles 1,674 Documents
Pengaruh Model Problem Based Learning dan Contextual Teaching Learning Terhadap Kompetensi Dasar Perbaikan Sistem Kopling dengan Perspektif Soft Skill Siswa Awal Dias Amanto; Herminarto Sofyan
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i3.4563

Abstract

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) menuntut lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk memiliki keterampilan teknis (hard skill) dan keterampilan interpersonal (soft skill) yang mumpuni. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) dan Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap hasil belajar siswa dalam kompetensi perbaikan sistem kopling, dengan mempertimbangkan soft skill sebagai variabel moderator. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-experimental research dengan desain faktorial 2x2, melibatkan 60 siswa kelas XI Teknik Kendaraan Ringan di SMK Negeri 1 Seyegan. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar dan angket soft skill, kemudian dianalisis menggunakan uji ANAVA dua jalur dan uji lanjut Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan antara model PBL dan CTL terhadap hasil belajar siswa. Namun, terdapat perbedaan signifikan dalam hasil belajar antara siswa dengan soft skill tinggi dan rendah, di mana siswa dengan soft skill tinggi memperoleh hasil lebih baik. Selain itu, terdapat interaksi antara model pembelajaran dan soft skill, di mana model PBL lebih efektif untuk siswa dengan soft skill tinggi, sedangkan model CTL lebih sesuai bagi siswa dengan soft skill rendah. Oleh karena itu, pengembangan soft skill dalam pendidikan vokasi perlu diintegrasikan dengan model pembelajaran yang tepat guna meningkatkan daya saing lulusan SMK di dunia kerja.
Ekonomi Kreatif sebagai Penggerak Pertumbuhan Regional: Transformasi Potensi Lokal Menjadi Daya Saing Derah Adini Yuniarrachmi; Wahyunadi
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i3.4569

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap perekonomian Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), dampaknya terhadap penciptaan lapangan kerja dan inovasi, serta strategi untuk meningkatkan daya saing daerah dalam industri kreatif lokal. Melalui pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif, penelitian ini mengolah data sekunder dari berbagai sumber seperti Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Perindustrian Provinsi NTB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor ekonomi kreatif memberikan kontribusi signifikan terhadap PDRB dan penyerapan tenaga kerja di NTB. Meskipun kontribusi relatif terhadap PDRB tampak stabil, nilai absolut PDRB dari sektor ini terus meningkat. Sektor industri pengolahan dan kuliner menjadi penyumbang utama dalam penyerapan tenaga kerja. Penelitian ini juga mengidentifikasi potensi dan tantangan dalam pengembangan industri kreatif di NTB, serta merumuskan strategi pengembangan yang relevan.
Pengaruh Word of Mouth Terhadap Brand Awareness pada Konsumen Coffee Shop Titik Awal Jatinangor Puti Ayummi; Sam’un Jaja Raharja; Mas Rasmini
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i3.4572

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari word of mouth terhadap brand awareness pada konsumen Titik Awal Jatinangor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif verifikatif. Data yang diperoleh terdiri dari data primer yang dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner, wawancara, dan observasi non-partisipatif. Selain itu, peneliti juga memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber seperti jurnal, artikel, dan buku yang relevan. Sampel penelitian terdiri dari 100 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling dan data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa word of mouth berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand awareness pada konsumen coffee shop Titik Awal. Dimensi tracking pada word of mouth memiliki skor tertinggi, yang artinya praktik tracking yang dilakukan oleh Titik Awal sudah menampilkan kinerja yang baik. Sementara itu, rekapitulasi skor variabel brand awareness memiliki persentase hampir sama sehingga dapat dikatakan merek ini sudah dikenal dan diingat dengan baik oleh konsumen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi promosi word of mouth berdampak untuk menciptakan pelanggan baru dan dapat meningkatkan awareness dikalangan konsumen.
Pemaknaan Ali Syariati Mengenai Gelar Haji di Desa Tepimulyo Kabupaten Kendal Nailla Mariska Alhumaira; Ahmad Anas; Kurnia Muhajarah
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i3.4582

Abstract

Pada penelitian ini penulis bertujuan menganalisis makna gelar haji dari sekelompok masyarakat di Desa Tepimulyo Kabupaten Kendal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Proses pengumpulan data melalui wawancara semi terstruktur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa makna haji terbagi menjadi tiga; makna sosial, makna religius dan makna ekonomi. Makna sosial pertama diartikan dengan pengalaman haji yang telah dilalui dapat disebarkan melalui acara sosial untuk berbagi kepada sesama. Makna sosial kedua berisi perubahan status sosial pasca haji tidak serta merta bisa langsung diterima. Ada yang menolak diberikan gelar haji dan hajah di depan namanya, ada juga yang menganggap harus diberikan gelar di depan namanya untuk mengenang perjuangan selama beribadah di Tanah Suci. Dan makna sosial terakhir dalam pembahasan berisi perubahan yang diinginkan oleh masyarakat sekitar tempat tinggal para haji yaitu lebih baik dalam menjalankan ibadah dan memperbaiki perilaku sekembalinya dari tanah suci. Makna religius diartikan sebagai identitas baru setelah menjalankan ibadah haji. Ketiga, makna ekonomi menurut masyarakat Desa Tepimulyo menitikberatkan pada besarnya biaya ibadah haji, maka sepulangnya di tanah diberikan gelar haji sebagai penghormatan karna dianggap mampu dari segi finansial. Terakhir, makna gelar haji sendiri dipahami sebagai pemahaman masyarakat dalam menilai bagaimana perbedaan kepribadian dan kebiasaan individu setelah menjalankan ibadah haji.
Eksplorasi Pembelajaran Matematika Berbasis Design Thinking dalam Pengembangan Media Interaktif Siswa SMA Anindyo Windi Sulistyowarno; Ida Dwijayanti; Muhtarom
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i3.4584

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi solusi terhadap permasalahan siswa dalam belajar matematika, yaitu kesulitan dalam memahami materi yang berujung pada kurangnya motivasi belajar dan rendahnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan design thinking yang terdiri dari lima tahapan, yaitu empathize, define, ideate, prototype, dan test. Penelitian ini memfokuskan pada tiga tahapan awal yaitu empathize, define dan ideate untuk menggali kebutuhan siswa dan guru serta menciptakan ide solusi yang sesuai. Populasi penelitian terdiri dari siswa di SMA Theresiana 1 Semarang, SMA IT Harapan Bunda Semarang, dan SMAN 9 Semarang dengan sampel sebanyak 111 siswa. Untuk guru matematika dari SMA Theresiana 1 Semarang, SMA IT Harapan Bunda Semarang, SMAN 3 Semarang, dan SMAN 9, dengan sampel penelitian sebanyak 6 guru. Data dikumpulkan melalui kuisioner yang disebarkan menggunakan Google Form dan wawancara. Hasil eksplorasi menunjukkan bahwa siswa dan guru membutuhkan metode  dengan dukungan media interaktif yang dapat diakses secara online. Berdasarkan temuan tersebut, peneliti merancang pengembangan media interaktif seperti Google Site atau EdPuzzle menggunakan model pembelajaran PBL atau flipped classroom  berbasis design thinking untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dan mendorong partisipasi aktif dalam pembelajaran matematika.
Perasaan Melebihi Kualifikasi di Kalangan Karyawan: Systematic Literature Review tentang Anteseden dan Konsekuensi dari Perceived Overqualification dalam Organisasi Asia Sharen Gracia Amanda
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni - Juli 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i4.4597

Abstract

Di era yang menjunjung pendidikan, fenomena kualifikasi berlebih (perceived overqualification) pada karyawan kerap terjadi di penjuru Asia. Penelitian ini ditujukan untuk meninjau penelitian terdahulu terkait perceived overqualification dalam konteks organisasi bisnis di Asia. Penelitian ini digunakan untuk mengisi kekosongan pada literatur perceived overqualification di Asia dan juga memberikan pemahaman menyeluruh terhadap definisi, teori, anteseden, konsekuensi, dan rekomendasi strategi terkait perceived overqualification di Asia. Penelitian ini menelusuri semua publikasi yang mengkaji perceived overqualification yang diterbitkan dari tahun 2012 -2025. Sebanyak 22 penelitian dari 108 artikel ditemukan dari basis data Scopus. Penelitian ini menemukan bahwa perceived overqualification merupakan ketidakcocokan atau ketidaksesuaian antara pengetahuan, pengalaman, kompetensi, dan tuntutan yang dibutuhkan dalam pekerjaan. Selain itu, temuan penelitian ini juga berhasil menetapkan beberapa faktor yang membentuk perceived overqualification dan dampak perceived overqualification baik positif dan negatif pada Asia.
Pengaruh Viral Marketing dan Fear of Missing Out (FoMO) Terhadap Keputusan Pembelian Produk Bandung Cheesecuit Nasywa Zharifah; Iwan Sukoco; Pratami Wulan Tresna
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i3.4603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh viral marketing dan fear of missing out (FoMO) terhadap keputusan pembelian pelanggan Bandung Cheesecuit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan survei asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 97 responden, yang merupakan pelanggan Bandung Cheesecuit dan mengikuti akun resmi Instagram merek tersebut. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa viral marketing dan FoMO memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian pelanggan, baik secara parsial maupun simultan. Viral marketing berperan dalam meningkatkan kesadaran dan daya tarik produk melalui media sosial, sedangkan FoMO mendorong pelanggan untuk segera melakukan pembelian agar tidak ketinggalan tren.
Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah TK dalam Penjaminan Mutu Akreditasi Sekolah Alifia Arif Maulidya; Ali Imron; Sunarni
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i3.4605

Abstract

Kepemimpinan transformasional dalam pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan mutu akademik dan non-akademik di tingkat Taman Kanak-Kanak (TK). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kepala sekolah TK menerapkan kepemimpinan transformasional dalam menjamin mutu pendidikan serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasi kepemimpinan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR), dengan meninjau berbagai literatur ilmiah terkait kepemimpinan transformasional di TK dalam konteks peningkatan kualitas akademik dan non-akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional kepala sekolah TK berkontribusi terhadap peningkatan motivasi guru, inovasi pembelajaran, serta pengelolaan sekolah yang lebih efektif. Namun, tantangan seperti keterbatasan sumber daya, resistensi terhadap perubahan, dan kurangnya pelatihan bagi guru masih menjadi kendala dalam implementasi model kepemimpinan ini. Dengan demikian, penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan dan pendampingan bagi kepala sekolah serta peningkatan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan keberhasilan kepemimpinan transformasional dalam meningkatkan mutu pendidikan TK.
Optimalisasi Peran Tripusat Pendidikan dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SD Negeri Salamsari Kecamatan Boja Kabupaten Kendal Era Dhika Safitri; Titik Haryati; Ghufron Abdullah
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i3.4620

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di SD Negeri Salamsari Kec. Boja melali optimalisasi peran tripusat pendidikan. Subjek Penelitian ini dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru, orangtua, dan peserta didik. Metode penelitian yang digunakan ialah pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian, Optimalisasi mutu pendidikan membutuhkan sinergi yang kuat antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Sekolah harus berinisiatif dalam meningkatkan partisipasi para pemangku kepentingan, sementara pemerintah dan masyarakat perlu memberikan dukungan yang lebih besar, baik dalam hal sumber daya maupun kesadaran. Selain itu, peran orang tua juga sangat penting dalam meningkatkan mutu pendidikan, sehingga diperlukan kerja sama yang erat antara sekolah, orang tua, dan masyarakat. Sekolah dapat mengadakan program pelatihan dan sosialisasi untuk meningkatkan keterlibatan orang tua, sementara orang tua diharapkan lebih sadar dan aktif dalam mendukung pendidikan anak-anak mereka. Tak hanya itu, masyarakat juga memiliki peran yang signifikan dalam peningkatan mutu pendidikan. Kolaborasi antara sekolah, masyarakat, dan pemerintah dapat diperkuat melalui berbagai program edukatif yang bertujuan meningkatkan partisipasi dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan. Dengan keterlibatan aktif dari semua pihak, mutu pendidikan dapat ditingkatkan secara optimal dan berkelanjutan.
Digital Leadership dalam Pengelolaan Aset untuk Mencapai Akuntabilitas Publik Pemerintah Daerah Sumatera Selatan Sandi Fahlepi; Kgs, M. Sobri; Andries Lionardo; Abdul Nadjib
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i3.4622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Digital Leadership dalam pengelolaan aset di Biro Umum dan Perlengkapan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kepemimpinan digital telah meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam tata kelola aset daerah. Digitalisasi dalam proses inventarisasi, pelaporan, dan pengawasan aset telah mengurangi inefisiensi dan mempercepat proses birokrasi. Namun, beberapa tantangan masih dihadapi, seperti keterbatasan infrastruktur teknologi informasi, rendahnya literasi digital, dan kurangnya program pelatihan bagi pegawai. Rekomendasi yang diajukan meliputi peningkatan infrastruktur digital, pelatihan SDM, integrasi sistem informasi, serta penguatan transparansi dan partisipasi masyarakat. Dengan mengatasi tantangan ini, pemerintah daerah dapat mengoptimalkan transformasi digital dalam pengelolaan aset, mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, dan pertumbuhan ekonomi regional yang berkelanjutan.

Filter by Year

2019 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2025 - Januari 2026) Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Oktober-November 2025) Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025) Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni - Juli 2025) Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2025) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Februari - Maret 2025) Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2024 - Januari 2025) Vol. 5 No. 6 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Oktober - November 2024) Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus - September 2024) Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni - Juli 2024) Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2024) Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Februari - Maret 2024) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2023 - Januari 2024) Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni 2023 - November 2023) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2022 - Mei 2023) Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni 2022 - November 2022) Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2021 - Mei 2022) Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Januari 2022) Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni 2021 - November 2021) Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2020 - Mei 2021) Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni 2020 - November 2020) Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2019 - Mei 2020) More Issue