cover
Contact Name
Yassyir Maulana
Contact Email
yassyir_maulana@uniska-bjm.ac.id
Phone
+6281545773317
Journal Mail Official
jieom.journal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Adhyaksa No. 2, Kayu Tangi, Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM)
ISSN : -     EISSN : 26208148     DOI : -
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) merupakan Jurnal Ilmiah Teknik Industri yang diterbitkan sebanyak 2 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Juni dan November. Bidang fokus Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) adalah sebagai berikut : Supply Chain Management Research and Development Design Layout Quality Control Industrial Simulation Ergonomy Production Management Design Product (Tool, machine, etc) Project Management Maintenance Productivity Service Quality Management
Articles 197 Documents
KARAKTERISASI DAN KINERJA MEMBRAN KOLAGEN BERKELANJUTAN LIMBAH UBUR-UBUR LHOKSEUMAWE SEBAGAI ADSORBEN AMONIA PADA PH 6.0–8.0 Muhammad Harsya Al Kafi; Diana Khairani Sofyan; Alfian Mahendra; Abiyyu Rakha Athaya; Rica Valensia; Taruna Heza Rifqi; Zulnazri Zulnazri
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v9i1.21152

Abstract

Kondisi perairan pesisir Indonesia, khususnya di Lhokseumawe, Aceh, mengalami penurunan kualitas akibat pencemaran amonia dan fenomena overbloom ubur-ubur yang belum termanfaatkan. Penelitian ini bertujuan mengekstraksi kolagen dari limbah ubur-ubur (Catostylus tagi) hasil tangkapan sampingan (bycatch) nelayan untuk disintesis menjadi membran nano-kolagen serta menguji efektivitasnya sebagai adsorben amonia. Ekstraksi kolagen dilakukan menggunakan asam asetat 0,5 M, yang kemudian dikarakterisasi dengan FTIR dan SEM. Membran dibuat dengan variasi cross-linker glutaraldehida dan diuji kinerja adsorpsinya terhadap larutan NH₄Cl 50 mg/L pada variasi pH 6,0; 7,0; dan 8,0. Hasil karakterisasi FTIR mengonfirmasi keberhasilan ekstraksi dengan terpeliharanya struktur triple helix kolagen, sementara SEM menunjukkan morfologi membran berpori (2–5 µm). Uji adsorpsi menunjukkan efisiensi penyerapan amonia tertinggi sebesar 82,2% pada pH 7,0. Simpulan penelitian membuktikan bahwa membran kolagen dari limbah ubur-ubur Lhokseumawe berpotensi sebagai biofilter ramah lingkungan yang efektif untuk mengurangi pencemaran amonia, sekaligus memberikan nilai tambah secara ekonomi.Kata Kunci:  Kolagen, Ubur-ubur, Membran, Adsorpsi, Amonia, Lhokseumawe
ANALISIS RISIKO BAHAYA KECELAKAAN KERJA PENGELASAN INSTALASI PIPA BAJA DI PT. XYZ Sania Hayuningtyas; Ales Maulana; Marulan Andivas; Alex Kisanjani
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v9i1.21412

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mengevaluasi risiko pada aktivitas pengelasan pipa baja di PT. XYZ, yang termasuk pekerjaan dengan tingkat bahaya tinggi. Risiko yang muncul meliputi paparan panas, radiasi, tekanan berlebih, bahan kimia, serta potensi jatuhnya material selama proses kerja. Metode Job Safety Analysis (JSA) digunakan untuk menelusuri bahaya di setiap tahapan pekerjaan, sementara HIRARC digunakan untuk menilai tingkat risiko berdasarkan kemungkinan dan tingkat keparahan. Hasil analisis menunjukkan adanya 14 risiko rendah, 31 risiko sedang, dan 11 risiko tinggi, terutama terkait debu silika, bahan kimia, percikan api, radiasi, dan pengoperasian alat berat. Pengendalian risiko direkomendasikan melalui penggunaan APD lengkap, rekayasa teknis seperti ventilasi dan penutupan area, serta pengawasan sesuai prosedur keselamatan. Penerapan JSA dan HIRARC terbukti membantu merumuskan strategi mitigasi secara efektif.Kata Kunci:  Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC), Job Safety Analysis (JSA), Keselamatan Pengelasan, Bahaya Pekerjaan, Keselamatan Kerja.
ANALISIS RISIKO ERGONOMI BERDASARKAN SNI 9011:2021 PADA SUB DEPARTEMEN PRODUKSI PT X Aprilia Ika Sista Wulandari; Noeroel Widajati
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v9i1.21552

Abstract

Aktivitas produksi di Sub Departemen Produksi PT X masih dilakukan secara manual sehingga memiliki potensi risiko ergonomi yang dapat memengaruhi keselamatan dan efisiensi kerja. Penelitian ini bertujuan menilai risiko ergonomi pada Sub Departemen Produksi PT X menggunakan standar SNI 9011:2021 melalui observasi lapangan, wawancara, identifikasi postur kerja, serta penilaian beban dan frekuensi aktivitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa beberapa proses berada pada kategori perlu pengamatan lebih lanjut seperti proses penimbangan bahan baku dan proses pengemasan. Selain itu terdapat beberapa proses yang berada pada kategori berbahaya seperti di proses pengisian bahan baku dan penyusunan produk akibat pengangkatan berulang dan stasiun kerja yang kurang ergonomis. Rekomendasi mencakup perlunya intervensi seperti penyesuaian stasiun kerja, penggunaan alat bantu, dan pengendalian administratif. Rekomendasi ini diharapkan dapat menurunkan risiko ergonomi dan keselamatan kerja di area produksi meningkat.Kata Kunci:  Ergonomi, SNI 9011:2021, Manual Handling, Produksi
ANALISIS KESELAMATAN KERJA PADA PENGOPERASIAN OVERHEAD CRANE PADA PT. X Joshua Primadani; Rhere Ersya Savytra; Marulan Andivas
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v9i1.21673

Abstract

Overhead Crane adalah alat penting di industri manufaktur dan konstruksi yang memiliki struktur seperti jembatan dengan roda di kedua ujungnya, berfungsi untuk memindahkan beban berat secara efisien dan aman di sepanjang lintasan rel. PT X bergerak di bidang konstruksi dan infrastruktur. Kegiatan operasional yang sering dilakukan adalah proses pemindahan material berat, baik untuk pembangunan struktur baja maupun fasilitas industri. Penelitian dilakukan untuk menganalisa bahaya sebelum memulai pekerjaan dan menurunkan Risiko terjadinya kecelakaan kerja saat melakukan operasi Overhead Crane. Penelitian di PT X dengan menerapkan metode Job Safety Analysis (JSA) dan Hazard Identification, Risk Assesment and Risk Control (HIRARC), dengan dilakukan penyebaran kuisioner dan wawancara bersama kepala HSSE (Health, Safety, Security, and Environment). Penilaian resiko dimulai pada tingkat kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja (likelihood) dan tingkat keparahan (severity). Penerapan JSA dan HIRARC memberikan gambaran terukur mengenai potensi bahaya dan langkah pengendalian yang efektif, sehingga dapat meningkatkan keselamatan kerja, mengurangi potensi kecelakaan, serta mendukung kelancaran proses pengangkutan material.Kata Kunci:  Overhead Crane, JSA, HIRARC, Kecelakaan Kerja.
PENGARUH KUALITAS LAYANAN PADA RETAIL TERHADAP MINAT BERBELANJA ULANG (STUDI KASUS: LOTTE GROSIR SAMARINDA) Rafi Rizky Raya; Duhto Suh Utomo; Ridzky Zul Asdi
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v9i1.21692

Abstract

Pertumbuhan ritel modern mendorong Lotte Grosir Samarinda meningkatkan kualitas layanan di tengah fluktuasi pelanggan. Penelitian ini bertujuan mengukur kualitas layanan berdasarkan Retail Service Quality Scale (RSQS), menganalisis pengaruhnya terhadap minat berbelanja ulang, serta mengidentifikasi dimensi paling dominan. Menggunakan kuesioner dari 96 pelanggan, data dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil menunjukkan secara parsial, seluruh dimensi RSQS (Aspek Fisik, Keandalan, Interaksi Pribadi, Pemecahan Masalah, Kebijakan) tidak berpengaruh signifikan terhadap minat belanja ulang. Namun secara simultan, kualitas layanan berpengaruh signifikan dengan nilai F hitung = 5,579 (Sig. = 0,000). Nilai R2 sebesar 0,229 menunjukkan kualitas layanan menjelaskan 22,9% variasi minat belanja ulang. Dimensi Interaksi Pribadi (Personal Interaction) ditemukan sebagai faktor paling dominan yang mendekati pengaruh nyata. Perusahaan disarankan meningkatkan kualitas interaksi karyawan, memperbaiki sistem penanganan masalah, serta mempertahankan aspek fisik dan kebijakan guna mendongkrak minat belanja ulang pelanggan.Kata Kunci:  Kualitas Layanan, RSQS, Minat Berbelanja Ulang
IMPLEMENTASI METODE STATISTICAL PROCESS CONTROL (SPC) DALAM PENGENDALIAN MUTU KEKERUHAN AIR UNIT R2 PADA PERUMDAM PURWA TIRTA DHARMA Muhammad Ibnu Ma'nail; Rusindiyanto Rusindiyanto
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v9i1.21773

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di PERUMDAM Purwa Tirta Dharma Kabupaten Grobogan dengan fokus pada pengendalian mutu kekeruhan air bersih di Unit R2 (Reservoir 2). Permasalahan utama yang dihadapi adalah fluktuasi nilai kekeruhan yang belum stabil dan berpotensi tidak memenuhi baku mutu air bersih nasional. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kestabilan dan kapabilitas proses pengolahan air menggunakan metode Statistical Process Control (SPC). Metode penelitian dilakukan melalui pengumpulan data kekeruhan air secara berkala, pengolahan data menggunakan diagram kendali X̄–R, serta perhitungan kapabilitas proses melalui indeks Cp dan Cpk berdasarkan standar Permenkes Nomor 492 Tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengolahan air di Unit R2 belum sepenuhnya stabil, ditandai dengan adanya titik di luar batas kendali pada peta X̄. Meskipun demikian, nilai Cp dan Cpk menunjukkan bahwa secara statistik proses memiliki potensi yang sangat baik untuk memenuhi batas kekeruhan ≤ 3 NTU. Temuan ini menegaskan pentingnya pengendalian operasional yang konsisten dan pemantauan kualitas berbasis data untuk menjamin mutu air bersih yang stabil dan andal.Kata Kunci: Statistical Process Control, Kekeruhan Air, Diagram Kendali, Kapabilitas Proses
The Level Of Employee Productivity in The Metal Manufacturing Department Of PT. Pupuk Kalimantan Timur Muhammad Dixa Yusaka Zalsabila; Farapti Farapti; Abdul Rohim Tualeka; Noeroel Widajati; Putri Ayuni Alayyannur
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v9i1.21830

Abstract

Background: The level of work productivity is quite a fatal problem because its concerns the country’s economic stability. Based on data from the Badan Pusat Statistik (BPS) for 2022. Indonesia has a relatively low work productivity ranking, still around 74,4 percent, while average ASEAN productivity figure is 78,2 percent. The level of working productivity can be caused by several factors such as the work environment. One thing that can support the health of the workers is herbs.Objectives: The aim of this research is to analyze the level of employee productivity in the metal manufacturing department of fertilizer company.Method: This research was performed as an analytical observational study employing a cross-sectional design. A total of 131 individuals were chosen for the research sample using a systematic random sampling method. The data collection process includes evaluating knowledge levels using a questionnaire developed by the author, analyzing respondents' consumption habits through the Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), and assessing work productivity with the Individual Work Performance Questionnaire (IWPQ). This study utilized Spearman Correlation and Chi-Square methods for data analysis.Results: The results showed that there was no relationship between work productivity and level of knowledge (p=0.972) and consumption patterns (p=0.553). However, there is a relationship between the level of knowledge and consumption patterns (p=0.002).Conclusions: The conclusion of this research is that there is no relationship between the main variables studied and the level of knowledge or consumption patterns. However, the independent variables, namely the level of knowledge and consumption patterns, have a relationship with each other. The absence of relationships can be caused by various factors that have more weight, such as motivation, work environment, support from fellow colleagues and superiors, and time management.Keywords: Knowledge Level, Consumption Patterns, Work Productivity Level, Employees, Herbal Drinks.
FRONT MATTER (COVER, DEWAN DIREKSI, KATA PENGANTAR DAN DAFTAR ISI) Jurnal Jieom
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v8i2.21876

Abstract

ANALISIS STRATEGI PEMASARAN KAFE OZ SANGATTA DENGAN METODE QUANTITIVE STRATEGIC PLANNING MATRIX (QSPM) Christiyanto Puji Salea; Theresia Amelia Pawitra; Suwardi Gunawan
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v9i1.21947

Abstract

Kafe OZ adalah usaha dibidang makanan dan minuman dengan variasi menu yang bervariatif yang dapat menarik pelanggan. Kafe OZ Sangatta fokus pada penyediaan variasi menu yang menarik dan beragam, mulai dari pilihan kopi, minuman soda yang menyegarkan dan makanan berat. Berdasarkan pada hasil wawancara dengan owner café OZ Sangatta, saat ini terjadi penurunan pendapatan yang dihasilkan oleh café OZ Sangatta. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor internal maupun eksternal. Penelitian ini menggunakan metode quantitative strategic marketing planning matrix sebagai dasar dalam penentuan strategi pemasaran. Hasil dari perhitungan Competitive Profile Matrix (CPM) yang menunjukkan hasil Kafe OZ masuk dalam kategori “cukup puas” dengan nilai 3.39 sedangkan Kafe Pandawa masuk dalam kategori “puas” dengan nilai 4.07. Hasil dari metode QSP yaitu terdapat usulan perbaikan dengan kategori jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.Kata Kunci: Kafe OZ, CPM, Faktor Internal, Faktor Eksternal, QSPM
STRATEGI PEMILIHAN ALTERNATIF CO-FIRING BIOMASSA PLTU BATU BARA DENGAN METODE AHP-PROMETHEE Ariska Ariska; A A BGS Dinariyana
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v9i1.22080

Abstract

Indonesia berkomitmen mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sesuai dengan Perjanjian Paris 2015, salah satunya melalui pemanfaatan biomassa dalam teknologi co-firing pada PLTU XYZ. Penelitian ini bertujuan menentukan biomassa terbaik untuk co-firing di PLTU XYZmenggunakan pendekatan Analytic Hierarchy Process (AHP) dan Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation (PROMETHEE). Alternatif biomassa yang dianalisis meliputi tandan kosong kelapa sawit (tankos), woodchip, cangkang sawit, dan serbuk gergaji (sawdust). Kriteria dan subkriteria keberlanjutan ditentukan melalui studi literatur dan wawancara dengan para ahli. Berdasarkan Hasil pembobotan kriteria menggunakan AHP menunjukkan aspek lingkungan 47,07% sebagai kriteria paling dominan, diikuti sosial 19,86%, kinerja operasi 22,15%, dan ekonomi 10.92%. Selanjutnya perangkingan PROMETHEE I dan II, diperoleh bahwa peringkat pertama sawdust dengan netflow -0,125, peringkat kedua cangkang sawit dengan net flow -0,2024, peringkat ketiga tankos dengan net flow -0,4727 dan peringkat ke empat woodchip dengan net flow -0,6423.Kata Kunci: AHP-PROMETHEE, Co-firing, Gas Rumah Kaca