cover
Contact Name
Yassyir Maulana
Contact Email
yassyir_maulana@uniska-bjm.ac.id
Phone
+6281545773317
Journal Mail Official
jieom.journal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Adhyaksa No. 2, Kayu Tangi, Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM)
ISSN : -     EISSN : 26208148     DOI : -
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) merupakan Jurnal Ilmiah Teknik Industri yang diterbitkan sebanyak 2 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Juni dan November. Bidang fokus Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) adalah sebagai berikut : Supply Chain Management Research and Development Design Layout Quality Control Industrial Simulation Ergonomy Production Management Design Product (Tool, machine, etc) Project Management Maintenance Productivity Service Quality Management
Articles 197 Documents
DESAIN KONSEP MUTU LAYANAN RAWAT INAP PUSKESMAS TANJUNG SELOKA UNTUK MENINGKATKAN KEPUASAN PENGGUNA DENGAN METODE SERVICE QUALITY DAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) Lutfiah Putri; Irawan Noor; Agus Wiramsya Oscar
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v9i1.23373

Abstract

Puskesmas Tanjung Seloka adalah satu-satunya penyedia fasilitas rawat inap di Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Minat masyarakat terhadap layanan ini meningkat, terlihat dari kenaikan total kunjungan dari 374 kunjungan pada tahun 2022 (97 rawat inap, 277 rujukan) menjadi 428 kunjungan pada tahun 2023 (90 rawat inap, 338 rujukan). Tingginya angka rujukan mengindikasikan adanya keterbatasan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kebutuhan pasien, merancang spesifikasi fasilitas rawat inap, serta mengevaluasi efektivitas desain usulan. Metode yang digunakan adalah integrasi Service Quality (SERVQUAL) dan Importance-Performance Analysis (IPA) ke dalam Quality Function Deployment (QFD) melalui matriks House of Quality (HoQ). Hasil penelitian menunjukkan prioritas utama pasien meliputi kebersihan ruangan dan toilet, sirkulasi udara baik, serta tempat tidur nyaman. Desain usulan mencakup tempat tidur berdimensi khusus, meja dengan lemari, tirai privasi, AC, jendela, tiang infus, wastafel, dan toilet duduk ergonomis. Evaluasi desain menghasilkan skor kegunaan 71,25 (kategori "Baik"), membuktikan desain usulan lebih mampu memenuhi kebutuhan pasien.Kata Kunci: Puskesmas, Kualitas Pelayanan, House of Quality, Desain Fasilitas
ANALISIS RISIKO ERGONOMI BERDASARKAN SNI 9011:2021 PADA SUB DEPARTEMEN PRODUKSI PT X Aprilia Ika Sista Wulandari; Noeroel Widajati
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v9i1.21552

Abstract

Aktivitas produksi di Sub Departemen Produksi PT X masih dilakukan secara manual sehingga memiliki potensi risiko ergonomi yang dapat memengaruhi keselamatan dan efisiensi kerja. Penelitian ini bertujuan menilai risiko ergonomi pada Sub Departemen Produksi PT X menggunakan standar SNI 9011:2021 melalui observasi lapangan, wawancara, identifikasi postur kerja, serta penilaian beban dan frekuensi aktivitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa beberapa proses berada pada kategori perlu pengamatan lebih lanjut seperti proses penimbangan bahan baku dan proses pengemasan. Selain itu terdapat beberapa proses yang berada pada kategori berbahaya seperti di proses pengisian bahan baku dan penyusunan produk akibat pengangkatan berulang dan stasiun kerja yang kurang ergonomis. Rekomendasi mencakup perlunya intervensi seperti penyesuaian stasiun kerja, penggunaan alat bantu, dan pengendalian administratif. Rekomendasi ini diharapkan dapat menurunkan risiko ergonomi dan keselamatan kerja di area produksi meningkat.Kata Kunci:  Ergonomi, SNI 9011:2021, Manual Handling, Produksi
OPTIMALISASI PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI UNTUK DISTRIBUSI PRODUK PERTANIAN MENGGUNAKAN METODE AHP DAN TOPSIS Asrul Fole; Khoerun Nisa Safiri; Yan Herdianzah
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v9i1.19195

Abstract

Distribusi produk pertanian sangat penting untuk menjaga mutu dan ketepatan waktu pengiriman ke pasar. Wilayah X, sebagai sentra pertanian, menghadapi tantangan dalam memilih moda transportasi yang tepat akibat keterbatasan infrastruktur, kondisi geografis, dan sifat produk yang mudah rusak. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan moda transportasi paling optimal dengan menggunakan pendekatan gabungan AHP dan TOPSIS. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara dengan 30 responden, termasuk petani, pengusaha transportasi, anggota koperasi, dan pejabat terkait. Enam kriteria evaluasi digunakan: biaya pengiriman, kecepatan distribusi, kapasitas angkut, ketepatan waktu, aksesibilitas, dan tingkat keamanan. Hasil AHP menunjukkan bahwa biaya pengiriman (0,301) dan kecepatan distribusi (0,224) adalah kriteria paling dominan. Hasil TOPSIS menunjukkan nilai preferensi 0,721 untuk moda darat, 0,593 untuk moda udara, dan 0,422 untuk moda laut, yang menunjukkan bahwa moda darat adalah pilihan optimal untuk Wilayah X.Kata Kunci:  Moda Transportasi, Distribusi Produk Pertanian, AHP, TOPSIS, Efisiensi Logistik.
PENENTUAN JUMLAH PRODUKSI TAHU MENGGUNAKAN METODE FUZZY SUGENO UNTUK MEMINIMASI PERSEDIAAN (STUDI KASUS: PABRIK TAHU HE SUPER SAYANG CIANJUR) Iklima Diladiva Tresna Anwar; Asep Anwar
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v9i1.20149

Abstract

Industri tahu di Indonesia memiliki permintaan tinggi namun masih banyak yang menjalankan produksi secara manual tanpa dasar data akurat, sehingga sering terjadi overproduksi. Pabrik Tahu HE Super Sayang mengalami kelebihan produksi 200–250 pcs per hari akibat tidak adanya sistem prediksi produksi berbasis data. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan jumlah produksi harian dengan menggunakan sistem inferensi fuzzy metode Sugeno. Input sistem berupa data permintaan dan persediaan, sedangkan output-nya adalah jumlah produksi. Metode Fuzzy Sugeno dipilih karena mampu menangani ketidakpastian data dan menghasilkan output yang realistis. Proses mencakup fuzzifikasi, pembentukan aturan fuzzy, perhitungan α-predikat dan konsekuen, defuzzifikasi, serta implementasi dengan MATLAB. Hasil menunjukkan sistem memiliki akurasi tinggi dengan nilai MAPE 4,8% dan mampu meningkatkan efisiensi persediaan sebesar 36%. Sistem ini juga adaptif terhadap prediksi permintaan dan dapat digunakan untuk pengambilan keputusan produksi harian maupun perencanaan jangka panjang. Kata Kunci:  Fuzzy Sugeno, Perencanaan Produksi, Kapasitas Produksi, Overproduksi, Produksi, Permintaan, Persediaan.
ANALISIS PROFIL SUDUT PEMBENGKOK PIPA 900 DENGAN PROSES PENGECORAN LOGAM TERHADAP KEKUATAN TARIK Anhar Khalid; Firda Herlina
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v9i1.23599

Abstract

Perkembangan zaman dan teknologi saat ini menjadikan banyak perusahaan industri yang memanfaatkan logam sebagai bahan utama bahan baku produksinya, industri di bidang pengecoran logam sangat banyak memanfaatkannya sebagai sumber mata pencaharian masyarakat dengan kemampuan khusus. Pembuatan Profil Sudut Pembengkok Pipa 900 untuk melengkapi peralatan Praktikum di Politeknik Negeri Banjarmasin khususnya pada pembengkokan pipa. Proses pembuatan profil sudut pembengkok pipa dilakukan dengan proses pengecoran logam menggunakan cetakan pasir. Bahan profil terbuat dari batok aluminium bekas kaleng minuman dan bekas dudukan kampas rem sepeda motor. Kekuatan tarik bahan profil sudut pembengkok dilakukan dengan pengujian tarik. Dengan hasil dari pengujian tarik dengan rata-rata 77,440 MPa.Kata kunci: Pengecoran Logam, Aluminium, Cetakan Pasir, Profil Sudut, Pembengkok Pipa 
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN KAFE OZ SANGATTA DENGAN METODE QUANTITIVE STRATEGIC PLANNING MATRIX (QSPM) Christiyanto Puji Salea; Theresia Amelia Pawitra; Suwardi Gunawan
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v9i1.21947

Abstract

Kafe OZ adalah usaha dibidang makanan dan minuman dengan variasi menu yang bervariatif yang dapat menarik pelanggan. Kafe OZ Sangatta fokus pada penyediaan variasi menu yang menarik dan beragam, mulai dari pilihan kopi, minuman soda yang menyegarkan dan makanan berat. Berdasarkan pada hasil wawancara dengan owner café OZ Sangatta, saat ini terjadi penurunan pendapatan yang dihasilkan oleh café OZ Sangatta. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor internal maupun eksternal. Penelitian ini menggunakan metode quantitative strategic marketing planning matrix sebagai dasar dalam penentuan strategi pemasaran. Hasil dari perhitungan Competitive Profile Matrix (CPM) yang menunjukkan hasil Kafe OZ masuk dalam kategori “cukup puas” dengan nilai 3.39 sedangkan Kafe Pandawa masuk dalam kategori “puas” dengan nilai 4.07. Hasil dari metode QSP yaitu terdapat usulan perbaikan dengan kategori jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.Kata Kunci: Kafe OZ, CPM, Faktor Internal, Faktor Eksternal, QSPM
PENGUKURAN BEBAN KERJA DAN JUMLAH TENAGA KERJA MENGGUNAKAN METODE FULL TIME EQUIVALENT (FTE) DAN WORK LOAD ANALYSIS (WLA) PADA PRODUKSI TEMPE DI UD. MAWAR SARI Fitri Handini; Diana Khairani Sofyan; Subhan A Gani
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v9i1.22457

Abstract

Penelitian di UD. Mawar Sari dilatarbelakangi oleh ketidaktepatan beban kerja akibat adanya karyawan yang mengalami overload dan underload, yang berisiko menurunkan efisiensi serta kualitas kerja. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi kondisi beban kerja untuk mendukung perencanaan jumlah karyawan yang tepat menggunakan metode Full Time Equivalent (FTE) dan Work Load Analysis (WLA). Hasil analisis awal menunjukkan nilai FTE stasiun kerja berkisar antara 0,46 hingga 0,74 (hanya 46%–74% waktu digunakan untuk pekerjaan produktif). Namun, hasil metode WLA menunjukkan seluruh stasiun kerja justru mengalami overload di atas batas ideal 100% (persiapan bahan baku 117,72%, pemisahan dan penirisan kedelai 125,38%, pencampuran ragi 115,81%, dan pengemasan tempe 121,69%). Oleh karena itu, diberikan rekomendasi penambahan tenaga kerja. Contohnya pada bagian persiapan bahan baku, jumlah pekerja diusulkan bertambah dari 5 menjadi 7 orang agar beban kerja turun ke kategori aman (58,86%).Kata Kunci: Beban Kerja, FTE, WLA
PERANCANGAN ULANG TATA LETAK FASILITAS KERJA PADA UMKM XYZ MENGGUNAKAN METODE ACTIVITY RELATIONSHIP CHART (ARC) DAN SOFTWARE BLOCPLAN Siti Aminatu Zuhria; Nurmahaliza Anggraini
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v9i1.23381

Abstract

Perancangan ulang tata letak fasilitas kerja sangat penting untuk meningkatkan efisiensi operasional pada usaha skala kecil. UMKM XYZ, sebuah bisnis reseller parfum, menghadapi masalah penataan area kerja yang tidak terstruktur dan jarak perpindahan aktivitas yang tidak efisien, terutama pada bagian penyimpanan, pengemasan, dan distribusi. Penelitian ini bertujuan merancang ulang tata letak fasilitas guna meminimalkan jarak perpindahan dan mengoptimalkan proses operasional. Metode yang diterapkan adalah Activity Relationship Chart (ARC) untuk menganalisis keterkaitan antar-aktivitas, serta software BLOCPLAN untuk menghasilkan alternatif tata letak yang optimal. Hasil analisis menunjukkan bahwa tata letak usulan berhasil memperbaiki alur kerja, mengurangi jarak perpindahan, serta meningkatkan efektivitas penggunaan ruang dibandingkan tata letak awal. Kesimpulannya, integrasi metode ARC dan software BLOCPLAN terbukti efektif dalam menghasilkan tata letak fasilitas kerja yang lebih efisien dan mampu meningkatkan produktivitas UMKM XYZ.Kata Kunci: Activity Relationship Chart (ARC), BLOCPLAN, Tata Letak Fasilitas, Efisiensi
THE LEVEL OF EMPLOYEE PRODUCTIVITY IN THE METAL MANUFACTURING DEPARTMENT OF PT. PUPUK KALIMANTAN TIMUR Muhammad Dixa Yusaka Zalsabila; Farapti Farapti; Abdul Rohim Tualeka; Noeroel Widajati; Putri Ayuni Alayyannur
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v9i1.21830

Abstract

Background: The level of work productivity is quite a fatal problem because its concerns the country’s economic stability. Based on data from the Badan Pusat Statistik (BPS) for 2022. Indonesia has a relatively low work productivity ranking, still around 74,4 percent, while average ASEAN productivity figure is 78,2 percent. The level of working productivity can be caused by several factors such as the work environment. One thing that can support the health of the workers is herbs.Objectives: The aim of this research is to analyze the level of employee productivity in the metal manufacturing department of fertilizer company.Method: This research was performed as an analytical observational study employing a cross-sectional design. A total of 131 individuals were chosen for the research sample using a systematic random sampling method. The data collection process includes evaluating knowledge levels using a questionnaire developed by the author, analyzing respondents' consumption habits through the Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), and assessing work productivity with the Individual Work Performance Questionnaire (IWPQ). This study utilized Spearman Correlation and Chi-Square methods for data analysis.Results: The results showed that there was no relationship between work productivity and level of knowledge (p=0.972) and consumption patterns (p=0.553). However, there is a relationship between the level of knowledge and consumption patterns (p=0.002).Conclusions: The conclusion of this research is that there is no relationship between the main variables studied and the level of knowledge or consumption patterns. However, the independent variables, namely the level of knowledge and consumption patterns, have a relationship with each other. The absence of relationships can be caused by various factors that have more weight, such as motivation, work environment, support from fellow colleagues and superiors, and time management.Keywords: Knowledge Level, Consumption Patterns, Work Productivity Level, Employees, Herbal Drinks.
PERENCANAAN PERSEDIAAN BIJI KOPI DENGAN METODE MRP DAN FORECASTING PADA UMKM KOPI BAGONG BANGIL Nuriyanto Nuriyanto; Silvia Zidni Ilmaya; Karinda Dyah
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v9i1.22456

Abstract

Permasalahan utama UMKM Kopi Bagong adalah sistem pengendalian persediaan tradisional yang menyebabkan fluktuasi stok bahan baku, seperti kekurangan hingga 40 kg dan kelebihan hingga 100 kg biji kopi. Hal ini mengganggu produksi, meningkatkan biaya, dan menyebabkan ketidakmampuan memenuhi permintaan. Penelitian ini bertujuan merancang sistem perencanaan persediaan yang akurat melalui integrasi Peramalan (Moving Average 3 bulan), Material Requirement Planning (MRP), dan Lot for Lot (LFL). Data historis penjualan 12 bulan dianalisis untuk meramalkan kebutuhan sebagai input Master Production Schedule. Berdasarkan Bill of Material (BOM) produk, dihitung kebutuhan bersih setiap komponen melalui MRP. Hasilnya, sistem yang diusulkan berhasil menghasilkan rencana pembelian yang spesifik dan tepat waktu. Untuk biji kopi mentah, direkomendasikan pemesanan 4,56 kg pada periode tertentu, sementara untuk kemasan dihasilkan jadwal yang mencegah stock out. Simpulannya, integrasi Forecasting, MRP, dan LFL terbukti efektif sebagai solusi sistematis untuk mengendalikan persediaan, meminimalkan fluktuasi stok, dan mendukung efisiensi operasional.Kata Kunci:  Material Requirement Planning (MRP), Forecasting, Lot for Lot, Persediaan Bahan Baku.