cover
Contact Name
Yassyir Maulana
Contact Email
yassyir_maulana@uniska-bjm.ac.id
Phone
+6281545773317
Journal Mail Official
jieom.journal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Adhyaksa No. 2, Kayu Tangi, Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM)
ISSN : -     EISSN : 26208148     DOI : -
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) merupakan Jurnal Ilmiah Teknik Industri yang diterbitkan sebanyak 2 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Juni dan November. Bidang fokus Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) adalah sebagai berikut : Supply Chain Management Research and Development Design Layout Quality Control Industrial Simulation Ergonomy Production Management Design Product (Tool, machine, etc) Project Management Maintenance Productivity Service Quality Management
Articles 164 Documents
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN PADA COFFEE SHOP MENGGUNAKAN METODE SWOT DAN AHP (STUDI KASUS: KEDAI RUMAH SEARAH) Aulia Febriyanti; Dharma Widada; Dutho Suh Utomo
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v9i1.20860

Abstract

Kedai Rumah Searah merupakan coffee shop yang terletak di Jalan Raudah III, No. 38, Kota Samarinda. Strategi pemasaran yang ada dirasa kurang optimal, lokasi yang kurang strategis, dan kurangnya pemanfaatan media promosi mengakibatkan penurunan pendapatan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran dalam meningkatkan pendapatan menggunakan SWOT dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Formulasi strategi dimulai dengan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal ke dalam matriks IFE dan EFE. Tahap selanjutnya yaitu pencocokan dengan matriks IE dan SWOT untuk merumuskan alternatif strategi. Tahap terakhir yaitu pengambilan keputusan menggunakan AHP untuk mengetahui urutan prioritas sebagai rekomendasi strategi. Berdasarkan analisis posisi, Kedai Rumah Searah berada pada sel 5 yaitu hold and maintain. Sehingga didapatkan prioritas utama yaitu menyusun sistem promosi terjadwal walaupun sederhana (misalnya, promo jumat atau diskon khusus untuk pembelian pertama). Prioritas kedua mengurangi ketergantungan pada pelanggan setia dengan merancang program referral atau loyalty untuk pelanggan baru. Prioritas ketiga membagikan konten edukatif atau interaktif secara berkala.Kata Kunci:  IFE, EFE, IE, SWOT, Analytical Hierarchy Process
STRATEGI PENINGKATAN PHYSICAL AVAILABILITY DUMP TRUCK HD785-7 DENGAN METODE RISK BASED AVAILABILITY (RBA) Agung Setyo Nugroho; Ellysa Nursanti; Prima Vitasari
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v9i1.22522

Abstract

Kesenjangan kinerja antara target dan realisasi operasional armada HD785-7 masih terjadi, menunjukkan bahwa upaya perbaikan yang telah dilakukan belum mampu mengurangi downtime dan permasalahan keandalan secara efektif. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor dominan yang menyebabkan rendahnya physical availability, tingginya frekuensi kerusakan, serta lamanya waktu perbaikan. Kerangka Risk-Based Availability (RBA) digunakan bersama analisis efektivitas peralatan untuk menilai tingkat kritikalitas komponen dan mengukur dampak operasional dari setiap kejadian kegagalan. Penelitian memanfaatkan data catatan perawatan, riwayat kerusakan, dan log operasional untuk menentukan tingkat risiko, mengidentifikasi komponen prioritas, serta merumuskan tindakan peningkatan berbasis bukti. Hasil penelitian diharapkan menghasilkan strategi peningkatan keandalan yang terstruktur dan berkelanjutan, dengan penekanan pada pengambilan keputusan berbasis data. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan kerangka pemeliharaan yang lebih terarah untuk mendukung pencapaian kinerja operasional yang optimal sekaligus mengatasi keterbatasan keandalan dalam operasi alat berat.Kata Kunci: Komatsu dump truck HD785-7, Physical Availability, Metode RBA
ANALISIS KESELAMATAN KERJA PADA PENGOPERASIAN OVERHEAD CRANE PADA PT. X Joshua Primadani; Rhere Ersya Savytra; Marulan Andivas
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v9i1.21673

Abstract

Overhead Crane adalah alat penting di industri manufaktur dan konstruksi yang memiliki struktur seperti jembatan dengan roda di kedua ujungnya, berfungsi untuk memindahkan beban berat secara efisien dan aman di sepanjang lintasan rel. PT X bergerak di bidang konstruksi dan infrastruktur. Kegiatan operasional yang sering dilakukan adalah proses pemindahan material berat, baik untuk pembangunan struktur baja maupun fasilitas industri. Penelitian dilakukan untuk menganalisa bahaya sebelum memulai pekerjaan dan menurunkan Risiko terjadinya kecelakaan kerja saat melakukan operasi Overhead Crane. Penelitian di PT X dengan menerapkan metode Job Safety Analysis (JSA) dan Hazard Identification, Risk Assesment and Risk Control (HIRARC), dengan dilakukan penyebaran kuisioner dan wawancara bersama kepala HSSE (Health, Safety, Security, and Environment). Penilaian resiko dimulai pada tingkat kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja (likelihood) dan tingkat keparahan (severity). Penerapan JSA dan HIRARC memberikan gambaran terukur mengenai potensi bahaya dan langkah pengendalian yang efektif, sehingga dapat meningkatkan keselamatan kerja, mengurangi potensi kecelakaan, serta mendukung kelancaran proses pengangkutan material.Kata Kunci:  Overhead Crane, JSA, HIRARC, Kecelakaan Kerja.
PENGEMBANGAN PROGRAM EXTENDED LIFETIME COMPONENT EXCAVATOR PC1250-8R BERBASIS CBM & FMEA Rofi'udin Darojat; Ellysa Nursanti; Fuad Achmadi
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v9i1.22519

Abstract

Industri pertambangan batubara menghadapi tantangan fluktuasi harga global yang menuntut peningkatan efisiensi biaya operasional, khususnya melalui optimalisasi strategi pemeliharaan alat berat. Penelitian ini bertujuan merancang strategi pemeliharaan untuk memperpanjang usia pakai (extended lifetime) komponen utama (engine, hydraulic system, dan final drive) pada Excavator Komatsu PC1250-8R dari 18.000 menjadi 25.000 jam operasi. Pendekatan yang digunakan adalah Condition Based Maintenance (CBM) berbasis oil analysis dan Vehicle Health Monitoring System (VHMS), yang diintegrasikan dengan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) untuk menentukan prioritas risiko kegagalan. Hasil analisis menunjukkan bahwa mode kegagalan kritis pada sistem engine dipicu oleh keausan ring piston (RPN = 480), pada sistem hidrolik terkait degradasi komponen pendingin (RPN = 324), serta pada final drive akibat kontaminasi partikel abrasif (RPN = 288). Berdasarkan hasil penilaian risiko tersebut, dirancang program pemeliharaan prediktif dan preventif yang diproyeksikan mampu meningkatkan Physical Availability (PA) hingga 92%. Strategi ini dinilai layak untuk diimplementasikan dengan mempertimbangkan kesiapan kompetensi team pemeliharaan serta kemampuan penyediaan suku cadang yang diperlukan.Kata Kunci: Condition based maintenance, Extended lifetime, FMEA, Komatsu PC1250- 8R, Strategi pemeliharaan
TABU SEARCH-BASED OPTIMIZATION PADA RUTE DISTRIBUSI PUPUK PERKEBUNAN KELAPA SAWIT Siti Dinar Rezki Ramadhani; Riri Nasirly; Cecep Ijang Wahyudi; Eko Jaya Siallagan
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v9i1.20671

Abstract

Distribusi pupuk pada perkebunan kelapa sawit memiliki peran strategis dalam menjaga produktivitas, namun sering menghadapi kendala berupa keterbatasan armada, lokasi pelanggan yang tersebar, serta biaya transportasi. PT. XYZ sebagai perusahaan yang bergerak di bidang distribusi pupuk menghadapi permasalahan Vehicle Routing Problem (VRP) dengan kapasitas kendaraan terbatas. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan rute distribusi pupuk menggunakan algoritma Tabu Search. Metode penelitian meliputi pengumpulan data jarak, permintaan konsumen, serta kapasitas armada, kemudian dilakukan pemodelan dan pengolahan data menggunakan perangkat lunak MATLAB 2016. Solusi awal ditentukan dengan metode Nearest Neighbor sebelum dilakukan iterasi menggunakan Tabu Search. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total jarak distribusi awal perusahaan sebesar 4.287 km dapat ditekan menjadi 3.618,5 km setelah optimasi, sehingga terjadi penghematan sebesar 668,5 km atau 15,59% dari rute awal. Hal ini membuktikan bahwa penerapan Tabu Search efektif dalam meningkatkan efisiensi distribusi pupuk, menurunkan biaya transportasi, serta mendukung ketepatan waktu pengiriman ke perkebunan kelapa sawit.Kata Kunci:  Distribusi Pupuk, Vehicle Routing Problem (VRP), Tabu Search, Optimasi Rute, Perkebunan Kelapa Sawit.   
IMPLEMENTASI METODE STATISTICAL PROCESS CONTROL (SPC) DALAM PENGENDALIAN MUTU KEKERUHAN AIR UNIT R2 PADA PERUMDAM PURWA TIRTA DHARMA Muhammad Ibnu Ma'nail; Rusindiyanto Rusindiyanto
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v9i1.21773

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di PERUMDAM Purwa Tirta Dharma Kabupaten Grobogan dengan fokus pada pengendalian mutu kekeruhan air bersih di Unit R2 (Reservoir 2). Permasalahan utama yang dihadapi adalah fluktuasi nilai kekeruhan yang belum stabil dan berpotensi tidak memenuhi baku mutu air bersih nasional. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kestabilan dan kapabilitas proses pengolahan air menggunakan metode Statistical Process Control (SPC). Metode penelitian dilakukan melalui pengumpulan data kekeruhan air secara berkala, pengolahan data menggunakan diagram kendali X̄–R, serta perhitungan kapabilitas proses melalui indeks Cp dan Cpk berdasarkan standar Permenkes Nomor 492 Tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengolahan air di Unit R2 belum sepenuhnya stabil, ditandai dengan adanya titik di luar batas kendali pada peta X̄. Meskipun demikian, nilai Cp dan Cpk menunjukkan bahwa secara statistik proses memiliki potensi yang sangat baik untuk memenuhi batas kekeruhan ≤ 3 NTU. Temuan ini menegaskan pentingnya pengendalian operasional yang konsisten dan pemantauan kualitas berbasis data untuk menjamin mutu air bersih yang stabil dan andal.Kata Kunci: Statistical Process Control, Kekeruhan Air, Diagram Kendali, Kapabilitas Proses
KARAKTERISASI DAN KINERJA MEMBRAN KOLAGEN BERKELANJUTAN LIMBAH UBUR-UBUR LHOKSEUMAWE SEBAGAI ADSORBEN AMONIA PADA PH 6.0–8.0 Muhammad Harsya Al Kafi; Diana Khairani Sofyan; Alfian Mahendra; Abiyyu Rakha Athaya; Rica Valensia; Taruna Heza Rifqi; Zulnazri Zulnazri
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v9i1.21152

Abstract

Kondisi perairan pesisir Indonesia, khususnya di Lhokseumawe, Aceh, mengalami penurunan kualitas akibat pencemaran amonia dan fenomena overbloom ubur-ubur yang belum termanfaatkan. Penelitian ini bertujuan mengekstraksi kolagen dari limbah ubur-ubur (Catostylus tagi) hasil tangkapan sampingan (bycatch) nelayan untuk disintesis menjadi membran nano-kolagen serta menguji efektivitasnya sebagai adsorben amonia. Ekstraksi kolagen dilakukan menggunakan asam asetat 0,5 M, yang kemudian dikarakterisasi dengan FTIR dan SEM. Membran dibuat dengan variasi cross-linker glutaraldehida dan diuji kinerja adsorpsinya terhadap larutan NH₄Cl 50 mg/L pada variasi pH 6,0; 7,0; dan 8,0. Hasil karakterisasi FTIR mengonfirmasi keberhasilan ekstraksi dengan terpeliharanya struktur triple helix kolagen, sementara SEM menunjukkan morfologi membran berpori (2–5 µm). Uji adsorpsi menunjukkan efisiensi penyerapan amonia tertinggi sebesar 82,2% pada pH 7,0. Simpulan penelitian membuktikan bahwa membran kolagen dari limbah ubur-ubur Lhokseumawe berpotensi sebagai biofilter ramah lingkungan yang efektif untuk mengurangi pencemaran amonia, sekaligus memberikan nilai tambah secara ekonomi.Kata Kunci:  Kolagen, Ubur-ubur, Membran, Adsorpsi, Amonia, Lhokseumawe
EVALUASI SISTEM PROTEKSI AKTIF DAN PASIF SEBAGAI UPAYA PENANGGULANGAN BAHAYA KEBAKARAN DI GEDUNG B PLN UID JAWA TIMUR Bastyo Tafano; Endang Dwiyanti; Deny Nurcahyo Hari Prastya
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v9i1.20962

Abstract

Keselamatan bangunan merupakan hal yang sangat penting untuk mengurangi risiko kebakaran, terutama di gedung perkantoran yang menyimpan barang berharga. Gedung B PLN UID Jawa Timur, yang merupakan bangunan heritage dari era kolonial, memiliki potensi terhadap risiko kebakaran yang perlu ditinjau secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk memeriksa keadaan sistem perlindungan kebakaran aktif dan pasif, menilai kecocokannya dengan Pedoman Pemeriksaan Keselamatan Kebakaran Gedung Pd-T-11-2005-C, serta mengusulkan perbaikan yang diperlukan. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini meliputi pengamatan langsung, daftar penilaian, dan analisis data menggunakan metode pembobotan Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa beberapa elemen dari proteksi aktif, seperti detektor asap dan sistem alarm, belum beroperasi dengan baik, sedangkan pada proteksi pasif terdapat masalah dalam hal kompartemenisasi dan pintu evakuasi yang tidak memenuhi standar yang ditentukan. Tingkat keseluruhan keandalan sistem perlindungan dinyatakan baik, namun ada beberapa bagian yang perlu untuk diperbaiki. Sebagai kesimpulan, sistem proteksi aktif dan pasif di Gedung B PLN UID Jawa Timur masih memerlukan peningkatan agar sesuai dengan standar keselamatan kebakaran yang berlaku, guna melindungi para pekerja, aset, serta kelangsungan operasi perusahaan.Kata Kunci: Proteksi Aktif, Proteksi Pasif, Kebakaran
PENGARUH KUALITAS LAYANAN PADA RETAIL TERHADAP MINAT BERBELANJA ULANG (STUDI KASUS: LOTTE GROSIR SAMARINDA) Rafi Rizky Raya; Duhto Suh Utomo; Ridzky Zul Asdi
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v9i1.21692

Abstract

Pertumbuhan ritel modern mendorong Lotte Grosir Samarinda meningkatkan kualitas layanan di tengah fluktuasi pelanggan. Penelitian ini bertujuan mengukur kualitas layanan berdasarkan Retail Service Quality Scale (RSQS), menganalisis pengaruhnya terhadap minat berbelanja ulang, serta mengidentifikasi dimensi paling dominan. Menggunakan kuesioner dari 96 pelanggan, data dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil menunjukkan secara parsial, seluruh dimensi RSQS (Aspek Fisik, Keandalan, Interaksi Pribadi, Pemecahan Masalah, Kebijakan) tidak berpengaruh signifikan terhadap minat belanja ulang. Namun secara simultan, kualitas layanan berpengaruh signifikan dengan nilai F hitung = 5,579 (Sig. = 0,000). Nilai R2 sebesar 0,229 menunjukkan kualitas layanan menjelaskan 22,9% variasi minat belanja ulang. Dimensi Interaksi Pribadi (Personal Interaction) ditemukan sebagai faktor paling dominan yang mendekati pengaruh nyata. Perusahaan disarankan meningkatkan kualitas interaksi karyawan, memperbaiki sistem penanganan masalah, serta mempertahankan aspek fisik dan kebijakan guna mendongkrak minat belanja ulang pelanggan.Kata Kunci:  Kualitas Layanan, RSQS, Minat Berbelanja Ulang
PENERAPAN VALUE STREAM MAPPING UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI DAN MENGURANGI PEMBOROSAN PADA PRODUKSI SEPATU OLAHRAGA Esa Pratiwi; Ronald Sukmadi; Niera Feblidiyanti
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v9i1.20680

Abstract

Industri manufaktur sepatu olahraga menghadapi tantangan dalam meningkatkan efisiensi produksi, terutama dalam mengurangi lead time dan pemborosan. Penelitian ini menggunakan Value Stream Mapping (VSM) untuk menganalisis aliran nilai dalam proses produksi. Berdasarkan observasi, ditemukan bahwa lead time produksi mencapai 15,6 hari (374,4 jam), namun waktu yang digunakan untuk aktivitas bernilai tambah hanya 3.218,7 detik (0,894 jam). Hal ini menunjukkan ketimpangan signifikan antara waktu total produksi dan waktu yang memberikan nilai tambah. Rasio waktu bernilai tambah terhadap total lead time hanya 0,24%, mengindikasikan lebih dari 99% waktu digunakan untuk aktivitas non-value add, seperti waktu tunggu antar proses, pemindahan material, penyimpanan sementara (WIP), dan pergerakan operator yang tidak efisien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui Future Value Stream Map (FVSM), lead time dapat ditekan dari15,6 hari menjadi 7 hari tanpa mengurangi nilai tambah, dengan pengendalian WIP menggunakan daily production control, kanban system, dan line balancing pada proses bottleneck. Penerapan ini berhasil mengurangi waktu tunggu dan inventori berlebih, serta meningkatkan konsistensi output harian sesuai takt time yang ditetapkan. Dengan demikian, FVSM tidak hanya mengurangi pemborosan, tetapi juga meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam aliran produksi sepatu olahragaKata Kunci:  Value Stream Mapping, Efisiensi Produksi, Lead Time, Pengendalian WIP, Pemborosan