cover
Contact Name
Yassyir Maulana
Contact Email
yassyir_maulana@uniska-bjm.ac.id
Phone
+6281545773317
Journal Mail Official
jieom.journal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Adhyaksa No. 2, Kayu Tangi, Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM)
ISSN : -     EISSN : 26208148     DOI : -
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) merupakan Jurnal Ilmiah Teknik Industri yang diterbitkan sebanyak 2 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Juni dan November. Bidang fokus Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) adalah sebagai berikut : Supply Chain Management Research and Development Design Layout Quality Control Industrial Simulation Ergonomy Production Management Design Product (Tool, machine, etc) Project Management Maintenance Productivity Service Quality Management
Articles 125 Documents
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN BERKUNJUNG PADA WATERPARK TOP 100 BATU AJI Romauli Lubis; Aswan Munang; Halim Qista Karima
Journal of Industrial Engineering and Operation Management Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v5i2.7844

Abstract

Sektor parawisata tidak lepas dari peramalan dalam meningkatkan sekmen pengunjung. Proses dalam menangkap perilaku karakteristik dinamis wisatawan,  melalui data pencarian tersegmentasi. Waterpark Top 100 Batu Aji destinasi wisata yang terletak di Kota Batam. Keluhan pengunjung terhadap fasilitas  mengakibatkan terjadinya penurunan pendapatan. Tujuan dari penelitian untuk melihat pengaruh harga, kualitas pelayanan serta fasilitas dalam penentuan kunjungan wisata. Penelitian menggunakan deskriptif dengan penentuan sampel sebanyak 100 Responden online dan offline. Metode analisis pada riset ini yaitu Structural Equation Modelling-Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukan keputusan berkunjung dipengaruhi secara signifikan oleh faktor pada indikator attention(ATT) dan Personal Human (PH). Namun pada variabel Perception Behavior Control (PBC) dan Subject Norm (SN) tidak berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Berkunjung (KB). Manfaat dari penelitian ini adalah mengetahui faktor penyebab pengunjung membuat keputusan berkunjung pada destinasi wisata.Kata Kunci:  Keputusan berkunjung,Service quality, Structural Equation Modelling - Partial Least Square (SEM-PLS)
IDENTIFIKASI KECACATAN PRODUK KERANGKA BANGUNAN DI PT. RAVANA JAYA MENGGUNAKAN METODE FMEA DAN FTA Muhammad Ighfir Romadhoni; Deny Andesta; Hidayat Hidayat
Journal of Industrial Engineering and Operation Management Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v5i2.8629

Abstract

Perindustrian yang serba maju seperti sekarang menuntut seluruh perusahaan peka terhadap kualitas produknya. PT. Ravana Jaya merupakan industry manufaktur yang memproduksi kerangka bangunan. Produk dari PT. Ravana Jaya tersebut perlu adanya identifikasi menggunakan metode FMEA dan FTA dikarenakan adanya kecacatan pada produk kerangka bangunan diantaranya kerangka tidak sesuai ukuran, hasil las tidak rapi, dan cat besi mengelupas. FMEA bertujuan untuk mengetahui nilain RPN tertinggi melalui penyebaran kuisioner, dan pada penelitian ini nilai RPN tertinggi ada pada kecacatan hasil las tidak rapi dengan nilai RPN 126. Metode FTA bertujuan untuk mengidentifikasi seluruh permasalahan yang terjadi hingga ke akar rumput. Dalam penelitian ini seperti kurangnya jam istirahat, tidak adanya pengawasan, dan pekerja tidak fokus. Maka dari itu perlu adanya usulan perbaikan untuk nilai RPN tertinggi. Usulan perbaikan yang dihasilkan dalam penelitian ini ialah dengan memberikan jam istirahat yang cukup kepada pekerja, dan memberikan pelatihan khusus kepada pekerja.Kata Kunci: FMEA, FTA, Pengendalian Kualitas, Identifikasi Masalah, Usulan Perbaikan.
PENGUKURAN TINGKAT KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS) ITTP Dimas Prayoga; Isnaini Nurisusilawati; Ade Yanyan Ramdhani
Journal of Industrial Engineering and Operation Management Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v5i2.7625

Abstract

Learning Management System(LMS) merupakan sistem manajemen pembelajaran yang mendokumentasikan materi pendidikan dan keterampilan kerja menggunakan kemasan multimedia (teks, animasi, video, dan suara) sebagai masukan dan konten untuk pengembangan kompetensi peserta didik. Institut Teknologi Telkom Purwokerto merupakan salah satu perguruan tinggi yang telah menerapkan sistem penggunaan LMS sebagai media penyampaian pembelajaran. Dari hasil kuesioner pendahuluan masih terdapat kekurangan yang terdapat pada LMS di ITTP, oleh karena itu perlu dilakukan analisis yang bertujuan agar dapat mengetahui kepuasan mahasiswa terhadap LMS di ITTP. Metode yang digunakan pada penelitian ini, adalah Customer Satisfaction Index(CSI). Berdasarkan hasil penelitian menggunakan metode CSI, didapatkan hasil sebesar 76,6% yang berarti mahasiswa ITTP merasa puas terhadap layanan sistem LMS. Berdasarkan nalisis gap terdapat atribut yang menjadi nilai gap tinggi seperti sistem LMS tidak mengalami gangguan ketika sedang ujian berlangsung dengan nilai gap sebesar -0,7
PENGARUH ENTREPRENEURIAL BEHAVIOUR TERHADAP KEBERLANJUTAN UMKM BATIK PAOMAN DI KABUPATEN INDRAMAYU Ahmad Faisal; Achmad Zaki Yamani; Fauzan Romadlon
Journal of Industrial Engineering and Operation Management Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v5i2.7807

Abstract

Industri batik Paoman merupakan salah satu UMKM di Kota Indramayu yang bergerak dalam bidang olahan kain batik yang harus peka untuk mampu menyelesaikan permasalahan, dikarenakan jika tidak segera diatasi maka maka berdampak pada keberlanjutan usaha. Pada dasarnya untuk bisa mencapai keunggulan kompetitif pelaku usaha harus mampu untuk beradaptasi dengan perubahan yang terjadi. Entrepreneurial Behavior merupakan perilaku pelaku usaha untuk mengidentifikasi kondisi tersebut. Penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan membagikan kuisioner yang ditujukan pada UMKM. Hasil menemukan bahwa Entrepreneur Behaviour (X) memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan usaha industri batik Paoman. Hasil pengujian untuk koefisien determinasi menunjukkan bahwa nilai koefisien R2 dari model regresi sebesar 0.087 (8.7%) yang menjelaskan bahwa variabel Entrepreneurial Behavior mampu menjelaskan pengaruh dari keberlanjutan usaha sebesar 8.7%.Kata Kunci:  Entrepreneurial Behavior, Keberlanjutan Usaha, UMKM
Front Matter Vol. 5 No. 2 November 2022 (Cover, Dewan Direksi, Kata Pengantar dan Daftar Isi) Jurnal JIEOM
Journal of Industrial Engineering and Operation Management Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH EDUKASI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN SISWA SEKOLAH DASAR Iva Mindhayani; Puji Asih
Journal of Industrial Engineering and Operation Management Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v5i2.7713

Abstract

Data BPS menunjukkan bahwa 95% angkatan kerja didominasi oleh tamatan SD dan SMP. Maka perlu dilakukan sosialisasi dan edukasi seputar K3 sejak usia dini sehingga nantinya mereka memiliki mindset kerja dengan benar dengan terus selalu berhati-hati dan waspada mengenai bahaya yang ada di tempat kerja. Kesadaran akan budaya K3 merupakan cara yang ampuh untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja. Pelaksanaan K3 merupakan tanggungjawab bersama semua pihak yang terkait. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi K3 dasar terhadap pengetahuan pada anak sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah dengan menyebarkan kuisioner pada responden, selanjutnya data kusioner diolah dengan uji statistik menggunakan program aplikasi SPSS versi 20.0 untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh dari edukasi K3 pada anak Sekolah Dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara variabel X yaitu edukasi keselamatan dan kesehatan kerja dengan variabel Y yaitu pengetahuan siswa. Dimana variabel X memiliki pengaruh kontribusi sebesar 53,8 %, terhadap variabel Y dan sisanya 46,2 % dipengaruhi oleh faktor lain.Kata Kunci:  edukasi; K3; pengetahuan;sekolah dasar
KELELAHAN KERJA PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) Dr. H.M. ANSARI SALEH BANJARMASIN SELAMA PANDEMI COVID-19 Madschen Sia Mei Ol Siska Selvija Tambun; Agustina Hotma Uli Tumanggor; Muhammad Rizali
Journal of Industrial Engineering and Operation Management Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v5i2.7907

Abstract

Badan Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi menyatakan bahwa COVID-19 menjadi pandemi global. Hal ini berdampak terhadap sektor kesehatan terutama tenaga kesehatan profesional seperti perawat. Banyak tenaga perawat mengalami kelelahan kerja pada saat menangani pasien COVID-19. Penelitian ini adalah penelitian analisis deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Untuk responden penelitian adalah perawat di RSUD dr. H.M. ANSARI SALEH. Jumlah responden adalah sebanyak 109 orang. Dan untuk mengetahui kelelahan kerja pada perawat, peneliti menggunakan kuesioner Subjective Self Rating Test dari Industrial Fatigue Research Commite (IFRC). Hasil penelitian menunjukkan Perawat yang merasakan kelelahan kerja yang paling banyak adalah pada kategori kelelahan kerja rendah sebanyak 62 orang (56,88%). Untuk perawat yang merasakan kelelahan kerja sedang sebanyak 44 orang (40,36%) dan paling sedikit adalah perawat dengan kelelahan kerja tinggi sebanyak 3 orang (2,75%).Kata Kunci: COVID-19, pandemi, perawat, kelelahan kerja.
PERANCANGAN GAJI KARYAWAN MENGGUNAKAN METODE POINT SYSTEM DI PT. MITRA KARYA TEHNIK INDONESIA Datu Mas Satriaji Daniswara; Triwulandari Satitidjati Dewayana; Anik Nur Habyba
Journal of Industrial Engineering and Operation Management Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v5i2.7772

Abstract

PT Mitra Karya Tehnik Indonesia merupakan perusahaan yang belum memiliki divisi sumber daya manusia dan sistem penggajian yang pasti. Penggajian karyawan dilakukan sama rata untuk setiap jabatan dan hal ini menimbulkan ketidakpuasan karyawan terhadap kompensasi yang diterima. Tujuan penelitian ini adalah memberikan usulan kepada perusahaan rancangan gaji karyawan. Berdasarkan metode Point System terdapat tiga tahapan utama yaitu analisa jabatan, evaluasi jabatan, dan penentuan besaran gaji. Metode Pairwise Comparison digunakan dalam penentuan bobot setiap indikator kinerja yang akan digunakan dalam penggajian. Analisa jabatan dilakukan pada lima manajer berbeda divisi yang dirancang ulang sistem penggajiannya. Keterampilan, tanggung jawab, kondisi kerja, dan usaha adalah empat faktor utama yang digunakan dalam evaluasi jabatan. Hasil perhitungan point system didapatkan usulan gaji karyawan yang baru dari nilai satu point dengan nominal Rp 106,596.85 dan alokasi gaji dengan jumlah Rp 24,700,000 dengan Divisi Marketing (Rp 4,937,556); Divisi (Rp 5,033,409); Divisi Purchasing (Rp 4,748,913); Divisi Quality (Rp 4,938,817); dan Divisi Engineer (Rp 5,041,303). Hasil perhitungan ulang gaji menghasilkan keseluruhan gaji yang lebih tinggi untuk masing-masing jabatan jika dibandingkan Upah Minimum Regional (UMR) dan diharapkan dapat meningkatkan loyalitas karyawan.Kata Kunci:  Gaji, Analisa Jabatan, Evaluasi Jabatan, Metode Point System 
ANALISIS RISIKO BAHAYA KERJA KETINGGIAN MENGGUNAKAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS (JSA) PADA BAGIAN PASANG BARU DI PT XYZ Bagus Haris Septiansyah; Said Salim Dahda
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v6i1.10638

Abstract

Pada penelitian ini dibahas analisis potensi bahaya pada pekerjaan ketinggian di PT.XYZ yang bergerak dibidang infrastruktur pasang baru penarikan kabel fiber optic. Dengan ruang lingkup penelitian diawali dengan pelaksanaan proses identifikasi potensi bahaya, penilaian risiko, pengendalian risiko, serta pemantauan, evaluasi dan memberikan upaya perbaikan. Pendekatan JSA digunakan dalam penelitian ini untuk mengidentifikasi potensi bahaya dalam setiap aktivitas kerja. Tergantung pada tingkat keparahannya, bahaya prospektif diklasifikasikan dalam penelitian ini sebagai risiko Sangat Tinggi, Tinggi, Sedang, dan Rendah. Penilaian ini mengidentifikasi pengendalian spesifik yang akan digunakan untuk setiap klasifikasi. Sehingga hasil yang diperoleh terkait potensi bahaya mengenai jatuh dari ketinggian, kesetrum ditiang listrik, dan tersetrum listrik di plafon rumah akan dianggap berisiko E = (Sangat Tinggi), selain itu terjatuh dari tiang dikarenakan kabel terbawa kendaraan ketika kabel tidak ditambat kencang di tiang antara penyeberangan jalan raya juga termasuk ke dalam potensi bahaya = E (Sangat tinggi). Sedangkan terjatuh dari plafon rumah, tangga licin yang menyebabkan terjatuh dari ketinggian ±4 meter termasuk ke dalam potensi bahaya = H (Tinggi). Penyebab terjadinya kejadian dengan peringkat bahaya yang lebih besar ditunjukkan oleh peringkat potensi bahaya yang tinggi.
IDENTIFIKASI KERUSAKAN MESIN CNC MILLING FIRST MCV-1100 MENGGUNAKAN METODE FMEA DAN FTA DI SATUAN PELAYANAN BANDUNG UPTD INDUSTRI LOGAM Muhamad Fikri Nasrulloh; Kurniawan Kurniawan; Rustono Rustono
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v6i1.10892

Abstract

Satuan Pelayanan Bandung UPTD Industri Logam merupakan salah satu institusi pemerintah provinsi Jawa Barat yang memiliki pelayanan publik proses manufaktur. Salah satu mesin utama yang sering digunakan di perusahaan tersebut yaitu Mesin CNC Milling First MCV-1100 yang memerlukan identifikasi kerusakan dan permasalahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode FMEA dan FTA. Pada penelitian ini nilai RPN terbesar ada pada power supply dengan nilai RPN sebesar 360. Sedangkan permasalahannya yaitu pergantian komponen tidak teratur, kurang pemantauan pemeliharaan listrik, dan pemasangan listrik tidak standar SNI. Usulan perbaikan pada penelitian ini adalah agar perusahaan melakukan pergantian komponen secara teratur, harus mempunyai alat cadangan pengganti pembangkit energi listrik, memberikan pemahaman dan pelatihan perawatan terkait instalasi listrik. Kata Kunci:  Identifikasi Kerusakan, FMEA, FTA, RPN. 

Page 7 of 13 | Total Record : 125