cover
Contact Name
Yassyir Maulana
Contact Email
yassyir_maulana@uniska-bjm.ac.id
Phone
+6281545773317
Journal Mail Official
jieom.journal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Adhyaksa No. 2, Kayu Tangi, Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM)
ISSN : -     EISSN : 26208148     DOI : -
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) merupakan Jurnal Ilmiah Teknik Industri yang diterbitkan sebanyak 2 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Juni dan November. Bidang fokus Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) adalah sebagai berikut : Supply Chain Management Research and Development Design Layout Quality Control Industrial Simulation Ergonomy Production Management Design Product (Tool, machine, etc) Project Management Maintenance Productivity Service Quality Management
Articles 125 Documents
ANALISA POTENSI BAHAYA KERJA SAAT LOADING BARANG BEKAS DI PT.XYZ MENGGUNAKAN METODE JSA DAN FMEA Adam Ray Aditya
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v6i1.11368

Abstract

Perusahaan di bidang jasa telah terbukti memberikan peranan penting pada perkembangan serta pertumbuhan ekonomi di setiap negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta.. Penelitian ini dilakukan sebuah perusahaan jasa dan data yang digunakan mengacu pada data risiko dari internal perusahaan serta pendapat dari pihak-yang berkompeten dalam penanganan K3. Metode JSA digunakan untuk Identifikasi risiko, menentukan tingkat risiko bahaya yang teridentifikasi sebelumnya. Selain itu dilakukan penilain risiko dengan menggunakan nilai severity, occurance dan detection untuk mendapatkan nilai RPN. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa tingkat risiko dari setiap kegiatan berbeda dan ada 2 risiko bahaya yang memiliki tingkat tinggi yaitu tertabrak alat berat dan badan tertusuk scrap. Pada penelitian ini juga dapat diketahui upaya penanganan dari setiap risiko bahaya.Kata Kunci:  K3, FMEA, JSA, Perusahaan jasa
RANCANGAN PEMBUATAN WEBSITE PORT PORTAL REPORT UNTUK MENINGKATKAN PELAYANAN PADA PELABUHAN INDONESIA Al Hanief Sadam Onassies; Rochmat Zukhri Agung Nugroho; Aris Dwi Purnomo
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v6i1.9848

Abstract

Pada sektor pelabuhan, kegiatan bongkar muat sudah berkembang dengan pesat. Ini dikarenakan Indonesia adalah negara kepulauan sehingga pengiriman melalui transportasi laut mengalami kemajuan yang pesat. Kemajuan yang pesat meninggalkan beberapa permasalahan yang muncul pada kegiatan bongkar muat ataupun pengiriman melalui laut. Pengguna jasa memiliki banyak keluhan, akan tetapi tidak dapat tersampaikan kepada para penyedia jasa. Sebuah website berbasis online bernama ”Port Portal Report” sebagai solusi dari keluhan pengguna jasa yang tidak tersampaikan. Tujuan dari website ini adalah mempermudah segala penyampaian dan menghadirkan solusi dari berbagai permasalahan ataupun keluhan dari para pengguna jasa, yang memanfaatkan kemajuan teknologi dan digitalisasi sehingga memudahkan menyuarakan opini serta keluhan, yang tidak mengharuskan para pengguna jasa datang langsung ke tempat penyedia jasa, hanya cukup mengakses Port Portal Report.Kata Kunci:  Pelabuhan, Website, Pelayanan
STUDI KASUS FREIGHT FORWARDER: PENERAPAN HOUSE OF RISK UNTUK PENILAIAN RISIKO AKTIVITAS IMPOR Fath Muhammad Abdul Rozak; Gita Kurnia
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v6i1.10895

Abstract

Perusahaan freight forwarder merupakan industri yang bergerak dalam bidang logistik yang meliputi penyediaan jasa untuk shipper dalam pengurusan dokumentasi terkait custom clearance untuk proses impor maupun ekspor barang. Dalam mendukung tujuan perusahaan untuk memenuhi kepuasan pelanggan, perusahaan perlu menerapkan dan mengelola manajemen risiko dengan optimal. Kegagalan dalam penerapan manajemen risiko berpotensi mengakibatkan kerugian besar bagi perusahaan. Penelitian ini melaksanakan studi kasus penilaian risiko pada sebuah perusahaan freight forwarder skala menengah di Jakarta, Indonesia. Berdasarkan observasi awal, perusahaan tersebut belum pernah menerapkan manajemen risiko secara terstruktur. Studi kasus penilaian risiko berfokus pada bisnis utama perusahaan, yaitu aktivitas impor barang. Pemetaan sub-proses bisnis impor dilakukan dengan menerapkan pendekatan Supply Chain Operation References (SCOR), sedangkan risiko dinilai dengan menerapkan Model House of Risk (HOR). Analisis risiko menggunakan HOR fase 1 menghasilkan 8 risk agents prioritas yang perlu diperhatikan oleh perusahaan, sedangkan HOR fase 2 memberikan usulan aksi mitigasi yang perlu diprioritaskan oleh perusahaan. Kata Kunci:  Manajemen Risiko, Penilaian Risiko, House Of Risk, Supply Chain Operation References, Freight Forwarder. 
PERANCANGAN ULANG TATA LETAK MINIMARKET SUMBER REZEKI DENGAN PENDEKATAN ACTIVITY RELATIONSHIP CHART (ARC) DAN TOTAL CLOSENESS RATING (TCR) Afrilif Tiyatna; Anang Setiawan; Sheila Shafna; Sinta Latifah Mawardi; Khoirul Aziz Husyairi; Tina Nur Ainun
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v6i1.11390

Abstract

Minimarket Sumber Rezeki merupakan salah satu ritel yang menjual kebutuhan sehari-hari dan dilengkapi dengan fasilitas yang memadai serta pelayanan terhadap konsumen yang memuaskan. Namun, dalam konsep tata letak produk masih kurang tersusun dengan terstruktur dan penempatan beberapa produk tidak memiliki keterkaitan antar jenisnya. Dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder yang diperoleh dari observasi lapang dan literatur terkait. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Activity Relationship Chart (ARC) dan Total Closeness Rating (TRC). Berdasarkan hasil perhitungan dengan metode ARC dan TCR, diperoleh hasil perhitungan TCR tertinggi yaitu rak roti (rak 12) yang akan dialokasikan pertama kali. Selain itu, terdapat beberapa usulan perbaikan layout dengan menempatkan rak produk yang sejenis. Melalui perancangan ulang layout rak produk, diharapkan konsumen dapat lebih mudah dalam mencari produk sehingga mengefisiensi waktu saat berbelanja.Kata Kunci:  ARC, TRC, Minimarket Sumber Rezeki, Tata Letak
FRONT MATTER VOL.6 NO.1 JUNI 2023 (COVER, DEWAN DIREKSI, PENGANTAR & DAFTAR ISI) JURNAL JIEOM
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PERANCANGAN ALAT BANTU PENGGEPREK AYAM GEPREK MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) Nandito, Muhammad Arya; Iqbal, Muhammad; Rahayu, Mira
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v7i2.15746

Abstract

Tingginya penjualan di UKM Ayam Geprek Bajek menunjukkan permintaan tinggi dan popularitas yang besar, namun juga memberikan tantangan operasional, termasuk risiko kelelahan pekerja akibat beban kerja tinggi. Observasi langsung di UKM ini menemukan risiko pada tahap penggeprekan, di mana penggunaan alat konvensional menyebabkan postur kerja tidak ergonomis, terutama pada punggung, siku, dan pergelangan tangan. Kondisi ini meningkatkan risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs). Untuk mengatasi masalah ini, metode Quality Function Deployment (QFD) dipilih karena peralatan bantu yang ada masih konvensional dan tidak mengintegrasikan aspek teknis dengan mendalam. QFD mampu menerjemahkan kebutuhan konsumen menjadi spesifikasi teknis melalui House of Quality (HoQ) dalam perencanaan alat bantu penggeprekan. Analisis RULA menunjukkan skor akhir 3, turun dari nilai sebelumnya 5, menandakan perbaikan signifikan dalam postur kerja setelah menggunakan alat bantu yang dirancang. Penelitian ini berhasil mengidentifikasi kebutuhan pengguna dan risiko ergonomis, serta merancang alat bantu yang efektif dalam mengurangi risiko MSDs dan meningkatkan kenyamanan kerja.Kata Kunci:  Ayam Geprek Bajek, Ergonomis, Musculoskeletal Disorders, QFD, HoQ
EVALUASI PENEMPATAN APAR PADA GUDANG MATERIAL KETINTANG DI PT.X SURABAYA Prastya, Deny Nurcahyo Hari; Martiana, Tri; Parlan, Parlan
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v7i2.16375

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi penempatan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di Gudang Material Ketintang PT.X Surabaya, bertujuan mengoptimalkan sistem proteksi kebakaran. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif observasional, studi dilakukan Agustus-September 2024, melibatkan observasi langsung, wawancara, dan analisis dokumen. Penelitian mengacu pada Permenakertrans No.04/MEN/1980, Kepmenaker No.186/MEN/1999, dan NFPA-10 edisi 2022. Temuan utama mengungkap ketidaksesuaian signifikan: jumlah APAR tidak memadai, peletakan tidak sesuai standar, dan penandaan tidak lengkap. Analisis risiko menunjukkan potensi bahaya serius akibat kekurangan ini, termasuk keterlambatan respons dan kesulitan akses saat darurat. Perhitungan berdasarkan luas area dan standar yang berlaku merekomendasikan penambahan 8 unit APAR, mencapai total 17 unit. Rekomendasi mencakup penataan ulang distribusi APAR, penyesuaian ketinggian pemasangan, dan penambahan penanda yang jelas. Implementasi rekomendasi ini penting untuk meningkatkan efektivitas sistem proteksi kebakaran. Kesimpulannya, perbaikan manajemen APAR di gudang sangat diperlukan untuk menjamin keselamatan kerja dan perlindungan aset.Kata Kunci:  APAR, Gudang Material, Kebakaran, Penataan
PENERAPAN SIMULASI PROTOTYPE PENDETEKSI ASAP ROKOK DAN KEBAKARAN DINI BERBASIS ARDUINO UNO PADA AREA GATE PELAYANAN PELABUHAN Sahara, Siti; Habibie, Arnold
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v7i2.16085

Abstract

Seiring dengan banyaknya kasus kecelakaan kerja yang terjadi pada lingkungan kerja salah satunya pada area pelabuhan khususnya kasus kebakaran, sebaiknya kasus tersebut dapat dihindari apabila terjadi gejala awal seperti timbulnya asap yang terlalu banyak atau tebal. Kasus ini sering muncul di gate pelabuhan yang mana asap beasal dari aktivitas perokok dan asap polusi kendaraan. Prototype alat pendeteksi asap berbasis Arduino Uno ini  dirancang dengan konsep yang bersifat minimalis, sehingga mudah untuk diterapkan dan digunakan dalam mendeteksi asap yang muncul di suatu ruangan. Hasil rancangan prototype  alat pendeteksi asap ini dapat mendeteksi awal terjadinya kebakaran di dalam ruangan dengan informasi yang didapat dari indikator LED yang hidup dan alarm yang berbunyi. Dengan rancangan prototype alat pendeteksi asap kebakaran ini dapat memperingati bahwa dilarang adanya aktivitas perokok diruangan ketika asap terdeteksi dengan menggunakan alarm suara, selama asap masih terdeteksi alarm akan tetap berbunyi.Kata Kunci:  Arduino Uno, Alat Pendeteksi Asap dan Api, Gerbang Pelabuhan
ANALISIS PRODUKTIVITAS MESIN FILLING K-201 DENGAN MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS DAN SIX BIG LOSSES PADA PT JX NIPPON OIL & ENERGY LUBRICANT INDONESIA Zulfikar, Muhammad Andi; Nurkhaerani, Fatma
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v7i2.16619

Abstract

Dalam mencapai kelancaran proses produksi perusahaan tentunya memerlukan dukungan dari berbagai aspek meliputi perawatan dan ketersediaan mesin yang selalu dapat digunakan secara optimal. Overall Equipment Effectiveness (OEE) merupakan tools dari total productive maintenance (TPM). PT. JX Nippon Oil & Lubricant Energy Indonesia yang merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi pelumas otomotif menerapkan metode OEE dalam mengukur optimalitas penggunaan mesin Filling K-201. Hasil penelitian menunjukan nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) pada periode maret-april 2023 yaitu sebesar 85.50% dengan nilai tertinggi yaitu pada bulan maret sebesar 85,96%. Dari ketiga faktor yang mempengaruhi nilai Overall Equipment Effectiveness, didapatkan hasil bahwa faktor performance merupakan yang paling rendah dibandingkan dengan faktor availability dan quality. Perusahaan perlu melakukan perbaikan untuk dapat meningkatkan nilai dari faktor performance. Analisis Six Big Losses dilakukan untuk mengetahui faktor apa saja yang memiliki pengaruh terhadap turunnya OEE. Didapatkan hasil berupa dua faktor terbesar yang mempengaruhi turunnya OEE, yaitu faktor reduced speed losses dengan nilai rata-rata sebesar 14,05% dan dengan persentase kumulatif sebesar 44,26%. Faktor kedua yang terbesar adalah idling and minor stoppages yang memiliki persentase nilai rata-rata sebesar 13,68% dan dengan persentase kumulatifnya yaitu sebesar 87,33%.Kata Kunci:  Mesin, Overall Equipment Effectiveness, Six Big Losses
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PT. XYZ DENGAN METODE SERVQUAL DAN METODE IPA Putri, Dias Ratna; Andesta, Deny
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v7i2.16530

Abstract

PT. XYZ adalah cabang perusahaan dibidang retail fashion seperti kosmetik, sepatu, tas aksesoris, koleksi pakaian pria maupun wanita serta koleksi pakaian anak. Permasalahan yang ada di perusahanan tersebut adalah kualitas pelayanan yang diberikan karyawan terhadap pelanggan yang belum sesuai dengan yang diharapkan pelanggan. Dalam penelitian ini menggunakan metode servqual, dan IPA atribut-atribut mana yang perlu dan penting untuk dilakukan perbaikan. Selain itu Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kualitas pelayanan di mana untuk mengetahui kesenjangan dan faktor yang mempengaruhi kepuasan konsumen terhadap kualitas pelayanan yang diperoleh sesuai dengan harapan konsumen. Untuk mendapatkan data maka dilakukan dengan penyebaran kuisioner kepada 95 responden. Yang kemudian dianalisis dengan software Microsoft excel. Berdasarkan hasil analisis metode servqual menggunakan software Microsoft excel maka didapatkan GAP masing-masing dimensi, tangible memiliki nilai (Q) -0.23, Reliability memiliki nilai (Q) -1.16, kemudian responsiveness nilai nilai (Q) -1.23, dimensi assurance nilai (Q) -0.68, dimensi emphaty nilai (Q)- 0.99. Sedangkan hasil dari analisis IPA didapatkan bahwa atribut 6,8,10,11,17 tergolong kuadran I yang artinya menjadi prioritas utama yang perlu diperbaiki karena kinerja tidak sesuai dengan yang diharapakan. Atribut 1 dan 2 masuk dalam kuadran 2 (pertahankan prioritas) yang artinya kinerja sudah sesuai/stabil dan harus dipertahankan, atribut 5,9,13,14,15,16 masuk dalam kuadran III (Prioritas Rendah) yang artinya atribut yang memiliki prioritas rendah dan tidak terlalu penting tetapi kinerja tidak sesuai, atribut 4 dan 7 masuk dalam kuadran IV (Berlebihan).Kata Kunci:  Kualitas Pelayanan, Servqual, GAP, IPA

Page 9 of 13 | Total Record : 125