cover
Contact Name
Andhy Surya Hapsara
Contact Email
jurnalideguru@gmail.com
Phone
+628984400401
Journal Mail Official
jurnalideguru@gmail.com
Editorial Address
SMA Negeri 7 Yogyakarta, Jl. M.T. Haryono 47 Yogyakarta 55141
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru
ISSN : 25275712     EISSN : 27222195     DOI : https://doi.org/10.51169/ideguru
Core Subject : Education,
"Ideguru" means the overall thought conducted by teachers, in the form of classroom action research as well as scientific papers. The vision of Ideguru is to be one of the main references for teachers in planning, implementing and evaluating learning inovation in Yogyakarta Special Province (DIY), Indonesia. The mission of Ideguru is becoming a media for actualization and dissemination of scientific works for teachers in the region of DIY in particular and Indonesia in general.
Articles 936 Documents
The Effectiveness of Technology-Based Learning Methods on Literacy and Understanding of Fiction and Nonfiction Books Among Junior High School Students Eka Ayu Amelia Putri; I Gede Ratnaya; Nyoman Trisna Herawati
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 10 No. 3 (2025): September 2025 Edition
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i3.2099

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the technology-based learning method in improving junior high school students’ literacy and comprehension of fiction and non-fiction books. The research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design (Nonequivalent Control Group Design), involving two classes: an experimental class using the technology-based learning method and a control class using conventional teaching methods. The research instrument was a reading literacy test consisting of 25 multiple-choice questions. Data were analyzed using the Kolmogorov-Smirnov normality test, Levene’s test for homogeneity, independent-samples t-test, N-Gain calculation, and effect size measurement. The results showed a significant difference between the posttest scores of the experimental and control classes, with a significance value of 0.000 < 0.05. The average N-Gain score in the experimental class was 0.632 (moderate category) with an effectiveness level of 63.20%, while the control class scored 0.213 (low category). The effect size value of 1.255 was categorized as large, indicating a substantial influence of the technology-based learning method on improving students’ literacy and reading comprehension. These findings suggest that technology-based learning is worth implementing as an alternative instructional strategy to enhance students’ reading literacy in fiction and non-fiction materials.
Studi Literatur: Manajemen Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal Banjar dalam Penguatan Karakter Siswa Verdian Wirtung; Ana Fitrotun Nisa
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 10 No. 3 (2025): September 2025 Edition
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i3.2118

Abstract

Character education is a key pillar of the Indonesian education system. Technological developments and the rapid flow of globalization pose significant challenges to the character development of students, particularly in the era of information disruption, which often shifts the nation's moral values. Schools are expected to serve not only as institutions for the transfer of knowledge but also as centers for the formation of noble personalities. One strategic approach to strengthening character education is the integration of local wisdom. Banjar traditions such as the "kayuh baimbai" (mutual cooperation), "badamai" (peaceful deliberation), and the "Batamat Al-Qur'an" (Batamat Al-Qur'an) embodied values ​​of religiosity, responsibility, tolerance, and respect for parents and teachers. This study used the Systematic Literature Review (SLR) method by examining primary articles related to character education based on local wisdom, particularly in the Banjar community. The analysis shows that local culture-based educational management can be a more contextual and applicable learning alternative, and supports the strengthening of student identity. The study also highlights obstacles such as teachers' limited understanding of local culture, the lack of integration of local wisdom values ​​into the curriculum, and weak infrastructure support. Thus, the integration of local wisdom is not only relevant for strengthening character but also as a strategy for maintaining cultural identity amidst globalization.
Peran Kecerdasan Linguistik terhadap Keterampilan Menyimak Podcast Edukasi Siswa MA di Kabupaten Polewali Mandar Rafika Saleh; Salam Salam; Asia Asia
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 10 No. 3 (2025): September 2025 Edition
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i3.2145

Abstract

Keterampilan menyimak merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang esensial dalam pembelajaran, namun masih menghadapi berbagai tantangan dalam pengembangannya, khususnya pada pembelajaran berbasis media digital. Salah satu faktor internal yang diduga berperan penting dalam keterampilan menyimak adalah kecerdasan linguistik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kecerdasan linguistik terhadap keterampilan menyimak podcast edukasi siswa kelas XI Madrasah Aliyah (MA) di Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek sebanyak 103 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui angket kecerdasan linguistik, tes keterampilan menyimak podcast edukasi, wawancara awal, dan dokumentasi. Instrumen angket disusun berdasarkan indikator kecerdasan linguistik menurut Gardner, sedangkan tes menyimak diberikan setelah siswa menyimak podcast edukasi Insantama School Podcast berjudul “Pemuda Mengubah Peradaban”. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kecerdasan linguistik meningkatkan keterampilan menyimak podcast edukasi khususnya dalam memahami isi, menangkap detail, memilih diksi yang tepat, dan menginterpretasikan makna pesan. Secara khusus: kecerdasan linguistik siswa berada pada kategori cukup-baik dan berkontribusi positif terhadap keterampilan menyimak terutama dalam kemampuan menyampaikan ide, memahami bacaan, dan menggunakan bahasa secara kreatif. Dengan demikian, kecerdasan linguistik berperan penting dalam mendukung keterampilan menyimak podcast edukasi siswa MA di Kabupaten Polewali Mandar.
Mewujudkan Karakter Pancasila melalui Projek Gaya Hidup Berkelanjutan: Analisis Evaluatif dengan Model CIPP di Fase C Beni Yuli Prastowo; Herwin Herwin
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 10 No. 3 (2025): September 2025 Edition
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i3.2182

Abstract

This study aims to evaluate the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) with the theme “Sustainable Lifestyle” in Phase C (Grade V) at SDN Kaligatuk, using the CIPP evaluation model (Context, Input, Process, Product). This research employed a descriptive evaluative approach, involving one principal, one teacher, and sixteen students as participants. Data were collected through questionnaires, observations, and in-depth interviews, and analyzed using descriptive quantitative and interpretive qualitative techniques. The findings reveal that the implementation of the P5 project at SDN Kaligatuk is categorized as very good. In terms of context, the objectives and relevance of the program align well with students’ character development needs. The input component shows adequate teacher training and sufficient facilities supporting project implementation. The process dimension demonstrates active student participation in collaborative and reflective learning activities, although students’ confidence in expressing opinions requires further development. The product component shows that the project yields tangible outcomes and positive behavioral changes reflecting Pancasila values such as responsibility, cooperation, and environmental awareness. This study concludes that the CIPP model is effective for evaluating P5 program.
Transformasi Mutu Sekolah Menengah Atas: Peran Kepemimpinan, Kepengawasan, dan Kinerja Guru Sri Wahyuni; Achmad Supriyanto; Sunarni Sunarni
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 10 No. 3 (2025): September 2025 Edition
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i3.2192

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan merupakan isu strategis dalam era transformasi global yang menuntut kepemimpinan kepala sekolah dan sistem pengawasan pendidikan yang efektif sebagai kunci keberhasilan lembaga dalam mencapai standar mutu berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan kepengawasan terhadap mutu SMA Negeri di Kabupaten Kolaka Timur, serta menguji peran kinerja guru sebagai variabel moderator. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis ex post facto dengan desain deskriptif korelasional kausalitas. Sampel penelitian terdiri dari 81 guru dari total populasi 138 guru, yang dipilih melalui teknik kuota dari 8 SMA Negeri yang ada di Kabupaten Kolaka Timur. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah, kepengawasan, kinerja guru, dan mutu sekolah menunjukkan persepsi positif dari guru, yang mengindikasikan bahwa praktik kepemimpinan, kepengawasan/supervisi serta pelaksanaan tugas profesional guru telah berjalan baik pada sekolah. Uji inferensial menjelaskan kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap mutu sekolah, sementara kepengawasan tidak berpengaruh signifikan. Kinerja guru terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap mutu sekolah, namun tidak memoderasi hubungan antara kepemimpinan maupun kepengawasan terhadap mutu sekolah karena nilai interaksi.
Analisis Persepsi Guru PPKn terhadap Pemanfaatan MagicSchool.ai dalam Pemberian Feedback Asesmen Formatif Deva Deswitama; Yan Amal Abdilah
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 10 No. 3 (2025): September 2025 Edition
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i3.2195

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI) telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya pada praktik penilaian yang sebelumnya dilakukan secara manual dan memakan waktu. Salah satu platform yang mulai banyak digunakan adalah MagicSchool.ai, yang menyediakan berbagai fitur untuk membantu guru dalam menyusun rubrik penilaian, membuat soal, serta memberikan umpan balik adaptif dan konstruktif. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas dan tantangan penggunaan MagicSchool.ai dalam pembuatan rubrik dan pemberian feedback pada tugas siswa, serta menelaah integrasi AI dengan peran guru dalam asesmen formatif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melibatkan 24 guru MGMP PPKn di Kabupaten Kendal yang mengisi angket terbuka daring melalui Google Form. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi tema utama dari persepsi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MagicSchool.ai dinilai mampu memberikan feedback yang konsisten dengan tujuan pembelajaran, jelas, cepat, aplikatif, dan berkelanjutan sehingga mendorong siswa berpikir kritis dan reflektif. Namun, ditemukan kendala berupa keterbatasan akses perangkat, kesesuaian bahasa, dan keterbatasan detail kontekstual. Simpulan penelitian menegaskan bahwa MagicSchool.ai berperan sebagai mitra kolaboratif guru, bukan pengganti, sehingga efektivitasnya sangat bergantung pada integrasi dengan peran reflektif guru. Prospeknya, pemanfaatan AI dalam asesmen dapat meningkatkan efisiensi, objektivitas, dan kualitas pembelajaran, asalkan didukung dengan kesiapan infrastruktur serta literasi digital pendidik.