cover
Contact Name
Umi Septia Rahayu
Contact Email
umi@iisip.ac.id
Phone
+6281584200741
Journal Mail Official
ejournal.iisip@gmail.com
Editorial Address
Gedung Sekretariat Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta Jalan Lenteng Agung Raya No. 32, Jakarta Selatan 12610
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal ISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
ISSN : 16939506     EISSN : 26551985     DOI : Prefik: 1036451
Focus : Jurnal ISIP: Jurnal Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik is to publish research articles and literature studies within the field of an advanced understanding and how share of knowledge, produce new finding, sharing and collaboration in field of Communication, Politics, International Relation, Social Welfare and Business Administration Science. Scope: Media studies, Journalism, Public-Relations, Advertising, Communication Management, Politics, Government, Policies, Elections, Political Parties, Conflics, Global Politic, Political thoughts, International Political Economy, Civic Empowerment, Diplomacy, Leadership, Enterpreneurship, Good – Corporate Governances, Organization Behavior, Social Welfare, Social Problem, Social Worker Practice and Community Development, Strategic Management and Marketing.
Articles 60 Documents
Perilaku Penggunaan Internet Siswa SMP di Jabodetabek Cholifah Mahfud
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 15, No 1 (2018): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/j.isip.v15i1.9

Abstract

Remaja merupakan mayoritas pengguna internet di Indonesia. Sementara ketergantungan remaja terhadap penggunan internet dinilai sudah berlebihan. Tidak dipungkiri bahwa akses remaja terhadap internet banyak memberikan manfaat positif, namun di sisi lain internet juga memiliki dampak negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kepribadian siswa, serta motif dan perilaku siswa dalam mengakses konten internet. Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 200 siswa dari lima sekolah di Jabodetabek. Hasil penelitian menunjukkan, sebagian besar siswa memiliki karakteristik kepribadian yang positif, ada pengaruh yang signifikan antara karakteristik kepribadian dan motif menggunakan internet, serta motif menggunakan internet berpengaruh signifikan dengan perilaku menggunakan internet. Remaja merupakan mayoritas pengguna internet di Indonesia. Sementara ketergantungan remaja terhadap penggunan internet dinilai sudah berlebihan. Tidak dipungkiri bahwa akses remaja terhadap internet banyak memberikan manfaat positif, namun di sisi lain internet juga memiliki dampak negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kepribadian siswa, serta motif dan perilaku siswa dalam mengakses konten internet. Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 200 siswa dari lima sekolah di Jabodetabek. Hasil penelitian menunjukkan, sebagian besar siswa memiliki karakteristik kepribadian yang positif, ada pengaruh yang signifikan antara karakteristik kepribadian dan motif menggunakan internet, serta motif menggunakan internet berpengaruh signifikan dengan perilaku menggunakan internet.
Negoisasi Indonesia Terhadap Singapura Dalam Penyelesaian Batas Laut Wilayah Tahun 2005-2 Farah Maghfuroh
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 14, No 1 (2017): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/j.isip.v14i1.34

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui negoisasi Indonesia terhadap Singapura dalam menyelesaikan masalah batas laut wilayah tahun 2005-2014. Hasil penelitian menunjukkan kedaulatan Indonesia menjadi terancam akibat reklamasi Singapura yang semakin mendekati wilayah Indonesia. Perjanjian perbatasan laut wilayah antara Indonesia dan Singapura telah disepakati pada tahun 1973, namun hanya mencakup bagian tengah Selat Singapura. Indonesia yang berpedoman pada prinsip kedaulatan berupaya melakukan negosiasi kembali terhadap Singapura dalam penyelesaian batas laut wilayah di bagian yang belum ditentukan yaitu barat dan timur. Negoisasi Indonesia menggunakan prinsip UNCLOS (United Nations Convention on the Law of the Sea) 1982, menolak hasil reklamasi sebagai dasar ukuran, menggunakan peta lama sebagai penentuan batas laut wilayah. Hasil dari negosiasi melahirkan kesepakatan Perjanjian Batas Laut Wilayah Bagian Barat di Selat Singapura tahun 2009 dan Perjanjian Batas Laut Wilayah Bagian Timur di Selat Singapura tahun 2014. Adanya Perjanjian Batas Laut Wilayah yang jelas antara Indonesia dan Singapura menjamin adanya kepastian hukum, memudahkan upaya pengawasan dan penegakan kedaulatan negara di laut wilayah, memudahkan upaya Indonesia sebagai negara pantai untuk menjamin keselamatan jalur navigasi di Selat Singapura, dan meningkatkan hubungan baik kedua negara. 
Transnational Advocay Network: Perjuangan HAM Sombath Somphone di Laos Tahun 2014-2018 oleh Fidh (International Federation For Human Rights) Janet Junaedy Putri; Rachmayani Andranurviza
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 16, No 1 (2019): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/j.isip.v16i1.25

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengangkat isu pelanggaran Hak Asasi Manusia dan peranan aktor non-negara dalam memperjuangkan isu HAM tersebut. Aktor yang menjadi unit analisa dalam penelitian ini adalah FIDH, sebuah organisasi internasional bersifat non-state yang memiliki komitmen untuk melindungi dan menghormati Hak Asasi Manusia di dunia. FIDH menunjukkan upaya nyata dalam menangani kasus pelanggaran HAM global yakni kasus penghilangan paksa di negara Laos.Kasus penghilangan paksa yang diangkat dan diperjuangkan oleh organisasi internasional ini yaitu kasus Sombath Somphone, seorang aktivis Laos yang menghilang secara tiba-tiba pada tahun 2012. Upaya perjuangan HAM yang dilakukan oleh FIDH terhadap kasus penghilangan paksa Sombath Somphone dilakukan dalam kerangka jaringan advokasi transnasional, sehingga membutuhkan jejaring dengan aktor lain secara global untuk menekan Pemerintah Laos yang memiliki otoritas penuh untuk mengungkap kasus penghilangan paksa di negaranya. Dalam kerangka Jaringan Advokasi Transnasional, strategi yang dilakukan oleh FIDH diantaranya yaitu melakukan advokasi dan persuasi terhadap aktor-aktor global yang memiliki pengaruh dalam upaya penyelesaian kasus pelanggaran HAM penghilangan paksa tersebut. Strategi advokasi inilah yang akan menjadi fokus dalam penelitian ini, dengan periode waktu penelitian dari tahun 2014 sampai dengan tahun 2018.
Konstruksi Perempuan dalam Novel (Analisis Naratif pada Novel Rara Mendut Karya YB. Mangunwijaya) Rohmadtika Dita
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 15, No 2 (2018): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/j.isip.v15i2.15

Abstract

Novel merupakan bagian dari karya sastra yang bisa menjadi sarana komunikasi dalam menyampaikan ideologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konstruksi perempuan dalam novel Rara Mendut karya YB. Mangunwijaya. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis naratif. Kerangka pemikiran yang digunakan dalam menganalisis makna teks adalah feminisme eksistensialis dari Simone de Beauvouir. Hasil penelitian menunjukkan novel masih mengukuhkanideologi patriarki. Novel Rara Mendut mengkonstruksi perempuan sebagai objek seks yang dilanggengkan melalui pernikahan. Perempuan memiliki tugas sebagai penerus keturunan dan memuaskan kebutuhan seks, sekaligus mengurusi kebutuhan suaminya.
Konstruksi Kecantikan Perempuan Pada Feature “How To Do” di Kanal Beauty fimela.com Siti Nawiroh; Rohmadtika Dita
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 17, No 1 (2020): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/j.isip.v17i1.36

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konstruksi kecantikan perempuan dan bagaimana feminisme eksistensialis tampak pada feature how to do di kanal beauty Fimela.com. Metode penelitian yang digunakan yaitu semiotika sosial M.A.K Halliday. Konstruksi kecantikan yang dibentuk Fimela.com mengacu pada tubuh yang sehat, bersih, segar, mata yang bersinar, wajah mulus bersih, bebas noda hitam dan mempunyai pori-pori yang kecil, wajah glowing, serta tidak mempunyai kantung mata dan bekas jerawat. Kecantikan tersebut dapat diperoleh dengan tiga cara, yaitu: cara alami, menggunakan makeup, dan cara instan. Terkait feminisme eksistensialis, perempuan belum menyadari haknya untuk bebas dan masih menjadi objek patriarki. Narsisme tampak pada feature dengan banyaknya perempuan yang menganggap penting kecantikan fisik untuk diakui di ranah publik. Perawatan kecantikan sangat penting bagi perempuan. Hal tersebut tergambar dari medan wacana: membahas tip dan trik kecantikan, langkah kecantikan yang didapat dengan cara instan, alami, dan makeup. Pelibat wacana: narasumber yang dihadirkan dari dalam dan luar negeri, mempunyai kredibilitas yang tinggi di bidangnya, cerdas, dan mempunyai inspirasi yang positif bagi pembaca. Sarana wacana: terdapat istilah tata rias kecantikan dan istilah kedokteran dengan menggunakan bahasa semi formal. This study aims to examine the construction of women's beauty and how existentialist feminism looks at the how to do feature on the beauty channel Fimela.com. The research method used namely social semiotics M.A.K Halliday. The beauty construction formed by Fimela.com refers to a healthy, clean, fresh body, shining eyes, smooth clean face, free of black spots and has small pores, glowing face, no eye bags and acne scars. Beauty can be obtained in three ways, namely: natural ways, using makeup, and instant methods. Regarding existentialist feminism, women have not yet realized their right to be free and are still objects of patriarchy. Narcissism appears in features with many women who consider physical beauty important to be recognized in the public sphere. Beauty care is very important for women. This is illustrated from the discourse field: discussing beauty tips and tricks, beauty steps obtained by instant, natural, and makeup. Involvement of discourse: resource persons who are presented from within and outside the country, have high credibility in their fields, are intelligent, and have positive inspiration for readers. Means of discourse: there are terms of cosmetology and medical terms using semi-formal language.
Peran Perempuan Melalui Kewirausahaan Sosial dalam Pemberdayaan Perempuan Renjana Renjana
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 14, No 2 (2017): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/j.isip.v14i2.5

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai peran perempuan melalui kewirausahaan sosial dalam pemberdayaan perempuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran perempuan melalui kewirausahaan sosial yang dilakukan oleh Muslimah, pemilik Industri Kecil Menengah (IKM), keripik Singkong Cantir dalam memberdayakan peran perempuan. Metode penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, dengan menggunakan teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan observasi, studi literatur dan wawancara mendalam kepada Muslimah, pemilik Industri Kecil dan Menengah (IKM) Keripik Singkong Cantir. Hasil penelitian ini yaitu peran Muslimah dalam memberdayakan perempuan melalui kewirausahaan social ditunjukkan dalam tiga dimensi antara lain, sumber daya, agensi dan pencapaian. Ketiga dimensi ini merupakan proses pemberdayaan yang dilakukan oleh Muslimah. Pertama, Muslimah memberdayakan sumber daya manusia melalui pemberian pelatihan mengolah sumber daya alam untuk dapat dijual. Kedua, Muslimah berinisiatifuntuk menjadi agen perubahan dalam lingkungannya dengan memotivasi perempuan untuk dapat mandiri dan berwirausaha. Ketiga, hasil yang dicapai pada pemberdayaan ini yaitu bertambahnya jumlah perempuan yang berwirausaha dalam lingkungannya. Sehingga, kewirausahaan social yang dilakukan berdampak pada peningkatan kesejahteraan sosial pada perempuan.
Resosialisasi Sebagai Upaya Mencapai Keberfungsian Sosial bagi Penyandang Gangguan Jiwa Psikotik Nadia Elfirda; Sugeng Astanto
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 16, No 2 (2019): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/j.isip.v16i2.30

Abstract

Tujuan Penelitian: Untuk menjelaskan pelaksanaan resosialisasi sebagai upaya mencapai keberfungsian sosial bagi penyandang gangguan jiwa psikotik di Panti Sosial Bina Laras (PSBL) Harapan Sentosa 3 Daan Mogot. Metode Penelitian: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil Penelitian: Pelaksanaan Resosialisasi di Panti Sosial Bina Laras (PSBL) Harapan Sentosa 3 Daan Mogot terbagi menjadi 5 (lima), yaitu pertama bimbingan kesiapan dan peran serta masyarakat diantaranya bimbingan kesiapan Penerima Layanan Sosial (PLS), bimbingan kesiapan keluarga, dan bimbingan kesiapan masyarakat. Kedua, bimbingan sosial hidup bermasyarakat dilakukan dalam bentuk kegiatan persiapan sosialisasi publik. Ketiga, bimbingan pemanfaatan bantuan/stimulan usaha ekonomi produktif tidak dilakukan karena keterbatasan anggaran yang dimiliki. Keempat, bimbingan usaha/kerja produktif dilakukan dalam bentuk kegiatan keterampilan membuat keset, pel, sapu, sandal, mote, dan salon. Kelima, penyaluran bagi keluarga yang dapat menerima penyandang, maka akan dilakukan pemulangan. Namun, bagi penyandang yang tidak dapat dipulanglan, maka akan diberikan pemberdayaan usaha/ kerja. Dampak dari pelayanan resosialisasi adalah meningkatnya keberfungsian sosial dalam segi kepuasan berperan dalam kehidupan, relasi positif dengan orang lain, dan perasaan menghargai diri. Adapun hambatan pelaksanaan resosialisasi diantaranya keluarga yang mengabaikan informasi yang diberikan oleh petugas, penolakan dari keluarga, kurangnya SDM, kurangnya anggaran dan masyarakat yang kurang koperatif. Kesimpulan: resosialisasi memberikan dampak positif bagi penyandang gangguan jiwa psikotik sehingga mengalami peningkatan keberfungsian sosial dalam segi kepuasan berperan dalam kehidupan, relasi positif dengan orang lain, dan perasaan menghargai diri.
Pengaruh E-Service Quality dan Perceived Value Terhadap E-Satisfaction yang Berdampak pada E-Loyalty Mataharimall.com (Studi pada Pelanggan MatahariMall.com Tahun 2017) Dian Pratiwi; Ilham P. Hutasuhut
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 16, No 1 (2019): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/j.isip.v16i1.20

Abstract

Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh e-service quality dan percieved value terhadap e-satisfaction yang berdampak pada e-loyalty pelanggan e-commerce MatahariMall.com. Metode Penelitian : Survei, pendekatan kuantitatif. Metode Analisis: Analisis Faktor dan Analisis Regresi Sederhana dan Regresi Berganda. Hasil Penelitian: melakukan uji Pilot Test kepada 20 responden yang diambil dari pengikut di fanpage facebook MatahariMall.com. Uji validitas dan reliabilitas kuesioner dari dimensi variabel e-service quality, percieved value, e-satisfaction dane-loyalty telah memenuhi syarat KMO-MSA, anti image dan loading factor lebih dari 0,5 serta Cronbach’s alpha lebih dari 0,6. Penelitian dengan menyebar kuesioner kepada 100 responden yang diambil dari pengikut di fanpage facebook MatahariMall.com. Temuan penelitian: 1) hasil uji regresi berganda e-service quality berpengaruh positif signifkan terhadap e-satisfaction (β = 0,355, Sig = 0,002), percieved value berpengaruh positif signifikan terhadap e-satisfaction (β = 0,557, Sig = 0,000). 2) hasil uji regresi sederhana e-service quality berpengaruh positif signifikan terhadap percievedvalue (β =  , Sig = 0,000). 3) hasil uji regresi berganda e-service quality berpengaruh positif signifikan terhadap e-loyalty (β = 0,435, Sig =0,002), percieved value tidak berpengaruh terhadap e-loyalty (β = -0,074, Sig = 0,617), e-satisfaction berpengaruh positif signifikan terhadap e-loyalty (β = 0,518, Sig = 0,000). Kesimpulan: Ha1 diterima, terdapat pengaruh positif yang signifikan antara e-service quality terhadap e-satisfaction; Ha2 diterima, terdapat pengaruh positif yang signifikan antara percieved value terhadap e-satisfaction; Ha3 diterima, terdapat pengaruh positif yang signifikan antara e-service quality terhadap percieved value; Ha4 diterima, terdapat pengaruh positif yang signifikan antara e-service quality terhadap e-loyalty; Ha5 ditolak, tidak terdapat pengaruh antara percieved value terhadap e-loyalty; Ha6 diterima terdapat pengaruh positif yang signifikan antara e-satisfaction terhadap e-loyalty..
Dynamic Capabilities pada Situs Berita di Indonesia Omar Abidin Gilang; Nurcahyadi Pelu
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 15, No 1 (2018): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/j.isip.v15i1.11

Abstract

Di lingkungan yang sangat kompetitif saat ini, tujuan setiap organisasi adalah memenangkan persaingan di pasar dan meningkatkan jumlah pengguna yang pada akhirnya memberikan keuntungan reputasi dan finansial perusahaan. Dengan demikian tuntutan untuk melakukan inovasi menjadi mutlak. Dengan inovasi maka organisasi akan memilik kemampuan perusahaan untuk mengintegrasikan, membangun, dan merekonstruksi kompetensi internal dan eksternal untuk mengatasi perubahan lingkungan yang cepat atau dikenal dengan istilah Dynamic Capabilities. Tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk memperlihatkan kompetensi Dynamic Capabilities pada situs berita di Indonesia. Studi kasus ini mendalami kesamaan dan perbedaan model strategi Dynamic Capabilities antara tradisi media yang berbeda. Penelitian terhadap tiga situs berita di Indonesia (Radar Depok, Media Indonesia, dan Tempo) menyimpulkan bahwa organisasi media mutlak melakukan inovasi untuk membangun keunggulan kompetitif yang berguna untuk memenangkan persaingan bisnis media. Inovasi yang dilakukan oleh tiga media amatan menunjukkan kesamaan fase inovasi, yaitu akusisi pengetahuan, asimilasi pengetahuan, trasnformasi pengetahuan, dan implementasi pengetahuan. Hal lain yang ditemukan dari penelitian ini ketiga media memberikan gambaran perbedaan tujuan inovasi seperti pencapaian konvergensi, inovasi konten jurnalistik,dan proses rutinitas kerja redaksi.
Intervensi Rusia ke Suriah Tahun 2011-2016 YUdhi Indrajati
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 14, No 1 (2017): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/j.isip.v14i1.35

Abstract

Suriah adalah salah satu negara yang terletak di Timur Tengah. Kondisi negara ini cukup stabil karena dipimpin oleh keluarga Assad yang otoriter. Pada tahun 2011 terjadi revolusi Arab di Timur Tengah. Revolusi ini dimulai dari negara Tunisia, lalu terjadi di Mesir dan menyebar ke seluruh wilayah di Timur Tengah. Suriah akhirnya juga terkena dampak revolusi Arab ini. Revolusi yang terjadi di Suriah cukup tragis karena memakan korban jiwa dalam jumlah besar dan berlangsung lama. Rusia sebagai negara adikuasa ikut campur dalam masalah konflik di Suriah. Rusia menggunakan seluruh kekuatan militernya untuk melawan oposisi dan mempertahankan pemerintah Bashar Al assad di Suriah. Tujuan Rusia berada di Suriah adalah untuk kepentingan nasionalnya menunjukkan kehebatan senjata produksinya dan untuk kerjasama keamanan dalam mempertahankan sekutunya di Timur Tengah.