cover
Contact Name
Umi Septia Rahayu
Contact Email
umi@iisip.ac.id
Phone
+6281584200741
Journal Mail Official
ejournal.iisip@gmail.com
Editorial Address
Gedung Sekretariat Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta Jalan Lenteng Agung Raya No. 32, Jakarta Selatan 12610
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal ISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
ISSN : 16939506     EISSN : 26551985     DOI : Prefik: 1036451
Focus : Jurnal ISIP: Jurnal Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik is to publish research articles and literature studies within the field of an advanced understanding and how share of knowledge, produce new finding, sharing and collaboration in field of Communication, Politics, International Relation, Social Welfare and Business Administration Science. Scope: Media studies, Journalism, Public-Relations, Advertising, Communication Management, Politics, Government, Policies, Elections, Political Parties, Conflics, Global Politic, Political thoughts, International Political Economy, Civic Empowerment, Diplomacy, Leadership, Enterpreneurship, Good – Corporate Governances, Organization Behavior, Social Welfare, Social Problem, Social Worker Practice and Community Development, Strategic Management and Marketing.
Articles 60 Documents
Penerapan Prinsip Estetika Media dalam Program Jurnalistik Rosa Mellinda Rifai; Nurcahyadi Pelu
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 16, No 2 (2019): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/j.isip.v16i2.28

Abstract

Kreator konten harus mampu menghasilkan karya yang memenuhi estetika media. Sulitnya, kebijakan perusahaan kerapkali memaksa mengabaikan prinsip estetika media. Penelitian ini mencoba mendalami praktik prinsip-prinsip estetika media dalam program Woderfood di NET dengan mengandalkan pisau kualitatif dan metode studi kasus. Program ini dalam perpektif etis estetika media yang mampu memenuhi standar etis tersebut. Program Wonderfood membentuk estetika media melalui elemen sinematik utama. Elemen lain berupa visualisasi, komposisi dan pengambilan gambar, serta pergerakan. Program tersebut mengandalkan fitur estetika tingkat rendah dalam membangun mood narasi yang diceritakan. Semua informasi disusun sebagai rangkaian kejadian dengan menggunakan struktur cerita Christmas Tree. Rangakain cerita tersebut mampu membangun event intensity dan experience intensity. Ringkasnya, temuan di lapangan memperlihatkan praktik estetika media pada program Wonderfood menggunakan elemen estetika sinematik dan naratif. Nyatanya program tersebut mengabaikan estetika tingkat tinggi. Sedangkan, elemen naratif mengidahkan keragaman dan kekhasan struktur cerita. Akibat itu, satu struktur cerita digunakan untuk menceritakan situasi atau peristiwa yang beragam. Akhirnya, pengabaian ini mengakibatkan program Wonderfood tidak mampu menarik minat penonton. Hal ini dibuktikan awal tahun 2019 program ini tidak lagi disiarkan, karena perolehan rating yang tidak menggembirakan.
Peningkatan Pemahaman Pemilih Pemula Mengenai Pemilu di SMK Mandiri Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat Sadariah Saragih; Nazimin Saily; Indiana Ngenget; Musthofa Makhdor
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 15, No 2 (2018): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/j.isip.v15i2.18

Abstract

Pemilih pemula merupakan pemilih yang potensial untuk diraih suaranya bagi kemenangan setiap calon presiden, kepala daerah ataupun caleg yang mencalonkan diri pada pemilu. Pemilih pemula yaitu para remaja atau anak muda yang baru pertama kali akan menggunakan hak pilihnya dalam pemilu, dianggap sebagai kelompok yang belum memiliki keterikatan pada salah satu partai ataupun kelompok-kelompok kepentingan yang berafiliasi pada partai. Mengingat posisi mereka yang dianggap masih netral dan berpotensi diperebutkan oleh partai-partai dengan cara yang benar ataupun tidak dapat dibenarkan oleh UU maka sebagai lembaga pendidikan kiranya kita perlu memberikan pemahaman yang baik kepada para pemilih pemula dalam hal ini yang berada dibangku sekolah menengah atas tentang pemilu dan keberadaan mereka sebagai pemilih pemula. Materi sosialisasi antara lain berkisar pada pemahaman tentang pemilu, tujuan pemilu, posisi pemilih pemula, pelanggaran dalam pemilu seperti black campaign, money politics ataupun tentang golput. Dengan adanya sosialisasi kepada pemilih pemula diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan ataupun pemahaman mereka tentang pemilu.
Advokasi Etnis Rohingya oleh Amnesty Internasional Tahun 2015-2017 Rachmayani Andranurviza
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 14, No 2 (2017): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/j.isip.v14i2.8

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menelaah peran aktor non negara dalam hubungan internasional. Aktor diluar Negara yang akan di teliti adalah organisasi internasional non Negara (INGO) yaitu Amnesty Internasional yang difokuskan pada permasalahan Hak Asasi Manusia dengan melihat konflik etnis Rohingya di Myanmar. Amnesty International merupakan INGO yang bekerja memperjuangkan isu – isu global yang berbasis pada nilai, terutama nilai hak asasi manusia. Sejak berdirinya tahun 1961 di Inggris, Amnesty International telah bergerak memperjuangkan keadilan dan kebebasan bagi orang-orang yang dikekang kebebasannya baik secara politik dan maupun ideology. Gerakan ini semakin meluas dan mengglobal dalam memperjuangkan hak asasi manusiadan mempromosikan seluruh HAM yang terdapat dalam Universal Declaration of Human Rights maupun standar internasional lainnya. Menguatnya peranan organisasi internasional non Negara seperti Amnesty International dalam hubungan internasional diharapkan mampu memberikan solusi bagi permasalahan global saat ini, tanpa mengurangi otoritas negara sebagai aktor utama dalam hubungan internasional. Fokus penelitian ini adalah melihat dan mengelaborasi peranan Amnesty International dalam mengadvokasi etnis Rohingya di Myanmar tahun 2015-2017.
Referendum Skotlandia Terhadap Britania Raya Tahun 2014 Sandi Saputra
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 14, No 1 (2017): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/j.isip.v14i1.33

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui upaya-upaya Scottish National Party (SNP) dalam memperjuangkan referendum Skotlandia terhadap Britania Raya tahun 2014. Metode Penelitian: Kualitatif Deskriptif. Hasil Penelitian: Hubungan Skotlandia dengan Britania Raya sebagai persekutuan dimulai pada tahun 1707 melalui Act of Union 1707. Britania Raya terdiri dari empat bangsa yaitu Inggris, Irlandia Utara, Skotlandia dan Wales. SNP berdiri pada tahun 1934 sebagai partai dengan aliran nasionalis dan meraih kekuasaan di eksekutif dari tahun 2007 sejak pemerintahan Skotlandia kembali berdiri pada tahun 1998. Penelitian ini dikaji dari sudut pandang konstruktivisme dengan norma insternasional self-determination. SNP bertindak dipengaruhi oleh norma self-determination yang membentuk identitas SNP yaitu nasionalisme. Kemudian identitas itu membentuk kepentingan SNP untuk memisahkan Skotlandia dari Britania Raya. Untuk mencapai kepentingan tersebut SNP melakukan empat upaya yaitu mengajukan proposal perubahan Scotland Act 1998 ke pemerintah Britania Raya, mengajukan proposal penyelenggaraan referendum ke parlemen Skotlandia, framing issues kemerdekaan Skotlandia dan kampanye pemisahan skotlandia dari Britania Raya. Namun, SNP gagal mencapai kepentingannya dengan hasil hanya 44.7% yang mendukung SNP dalam referendum pada tanggal 14 September 2014. Dengan demikian referendum ini bukanlah realitas sosial yang given namun hasil dari konstruksi SNP. 
Strategi Campaign Samsung Galaxy A Series 2017 Melalui Event “The A Lab” dalam Meningkatkan Brand Loyalty Karina Alverawaty; Rohmiati Sunaryo
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 16, No 1 (2019): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/j.isip.v16i1.24

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendiskusikan Strategi CampaignSamsung Galaxy A Series 2017 melalui Event “The A Lab” dalam meningkatkanbrand loyalty. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif .Dalam penelitian ini digunakan metode studi kasus.Strategi campaign melalui event ini menggunakan 6 tahapan event marketing dan brand loyalty dalam penelitian ini diukur dengan indikator yang digunakan dalam penelitian yang dilakukan oleh Jing (2014) . Hasil penelitian event : 1. Tujuan diselenggarakan event : menetapkan product education dan product experience. 2. Hasil yang diharapkan dari event : meningkatkan penjualan samsung galaxy A series 2017 dan brand loyalty konsumen. 3. Komponen yang ada dalam event : product education dan product experience yang dikemas dengan event party dan berkolaborasi dengan pon your tone. 4. Target pasar yang dituju : kaum muda urban yang stylish, youthful, unique dan suka mencoba hal baru yang berusia 20-25 tahun. 5. Media/alat promosi yang digunakan : menggunakan beberapa media (media sosial, digital ads/banner, on ground event, OOH, dan TVC). 6.Menyusun jadwal pemasaran untuk event : menggunakan campaign timeline secara keseluruhan.
Hubungan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Penguasaan Konjungsi dengan Kemampuan Menulis Narasi Susanti Partiningsih
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 15, No 1 (2018): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/j.isip.v15i1.14

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mencari dan menentukan hubungan kemampuan berpikir kreatif dan penguasaan konjungsi dengan kemampuan menulis narasi. Penelitian korelasional ini dilakukan di SMP PGRI Kalimulya di Depok. Penelitian ini menggunakan tiga macam instrumen yaitu (1) tes mengarang untuk mengukur kemampuan menulis narasi, (2) tes objektif (pilihan ganda) untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif dan penguasaan konjungsi siswa. Berdasarkan kerangka teoretis dan temuan penelitian dapat disimpulkan bahwa penguasaan konjungsi secara konsisten memiliki hubungan langsung dengan kemampuan menulis narasi. Artinya semakin tinggi penguasaan konjungsi seseorang maka semakin tinggi pula kemampuan menulis narasi. Begitu pula sebaliknya, semakin rendah semakin rendah penguasaan konjungsi seseorang maka semakin rendah pula kemampuan menulis narasi. Berdasarkan hasil perhitungan kontribusi dan signifikansi ketiga variabel tersebut menunjukkan bahwa kemampuan menulis narasi akan jauh lebih baik apabila mereka juga memiliki kemampuan berpikir kreatif dan penguasaan konjungsi yang baik pula.
Rehabilitasi Psikososial Sebagai Upaya Mencapai Kemandirian Bagi Pasien Gangguan Jiwa Skizofrenia Novia Widianingsih; Sugeng Astanto
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 17, No 1 (2020): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/j.isip.v17i1.44

Abstract

Sebagian besar masyarakat Indonesia masih belum menyadari bahwa kesehatan jiwa merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Pasien gangguan jiwa tersebut memerlukan pelayanan rehabilitasi psikososial agar dapat meningkatkan kemandirian pasien ketika nantinya kembali ke keluarga dan lingkungannya. Tujuan Penelitian ini untuk menjelaskan proses rehabilitasi psikososial sebagai upaya mencapai kemandirian bagi pasien gangguan jiwa skizofrenia di RSMM, Bogor. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa proses pelaksanaan rehabilitasi psikososial yang dilakukan oleh RSMM terbagi menjadi dua yaitu latihan non vokasional dan vokasional. Rehabilitasi psikososial memberikan dampak bagi pasien gangguan jiwa skizofrenia yaitu mengalami peningkatan dalam hal fungsi personal dan sosial. Kemandirian dalam aspek sosial, emosi, intelektual dan ekonomi serta memiliki keterampilan. Untuk menunjang pemulihan pasien gangguan jiwa skizofrenia disarankan adanya dukungan keluarga dan lingkungan masyarakat.Most Indonesian people still do not realize that mental health is a very important thing to consider. Mental patients need psychosocial rehabilitation services in order to increase patient independence when they return to their families and environment. The purpose of this study is to explain the process of psychosocial rehabilitation as an effort to achieve independence for schizophrenic psychiatric patients at RSMM, Bogor. The research method used is descriptive method with a qualitative approach. The results showed that the process of implementing psychosocial rehabilitation carried out by RSMM was divided into two namely non-vocational and vocational training. Psychosocial rehabilitation has an impact on patients with schizophrenia, which is an increase in personal and social functioning. Independence in social, emotional, intellectual and economic aspects and have skills. To support the recovery of mental patients with schizophrenia, it is suggested that there is family and community environment support.
Pengaruh Kualitas Pelayanan, Nilai Yang Dirasakan, Dan Kepuasan Pelanggan Terhadap Minat Pembelian Kembali Layanan Bioskop The Premiere Di Jakarta Putri Indah Sari; Ilham Parsaulian Hutasuhut
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 14, No 2 (2017): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/j.isip.v14i2.4

Abstract

Penelitian ini menguji mengenai hubungan kualitas pelayanan, nilai yang dirasakan, dan kepuasan pelanggan dalam mempengaruhi minat pembelian kembali pada pelayanan Bioskop The Premiere di Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian 429 responden. Teknik analisis dengan menggunakan strukturak equation modelling (SEM) dengan software LISREL 8.51. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan mempunyai pengaruh positif terhadap nilai yang dirasakan pelanggan, dan kepuasan pelanggan. Nilai yang dirasakan pelanggan juga dinyatakan berpengaruh secara positif terhadap kepuasan pelanggan. Nilai yang dirasakan pelanggan juga dinyatakan berpengaruh secara positif terhadap kepuasan pelanggan, kualitas pelayanan tidak memiliki pengaruh terhadap minat pembelian kembali, nilai yang dirasakan pelanggan mempunyaipengaruh secara positif terhadap minat pembelian kembali dari pelanggan The Premiere di Jakarta. Hasil penelitian ini menyarankan agar meningkatkan kualitas pelayanan khususnya pada fasilitias yang diberikan atau tampilan unsur fisik dari Bioskop The Premiere di Jakarta.
Kebijakan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama dalam Reklamasi Pantai Utara Tahun 2014-2017 Aprelia Amanda; Indiana Ngenget; Musthopa Makhdor
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 16, No 2 (2019): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/j.isip.v16i2.29

Abstract

Penelitian ini menjelaskan latar belakang lahirnya kebijakan reklamasi Pantai Utara Jakarta pada masa pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama, perubahan desain reklamasi dan pengaruh kelompok kepentingan dalam Reklamasi Jakarta. Kawasan Pantai Utara Jakarta ditetapkan menjadi kawasan andalan dalam Repelita VI yang kemudian melahirkan Keppres No.52 tahun 1995 tentang Reklamasi Pantai Utara Jakarta. Keppres ini merupakan dasar hukum pelaksanaan reklamasi Jakarta termasuk pada masa pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama. Terdapat perubahan desain reklamasi menjadi 17 pulau-pulau yang dinamakan Pulau A sampai Q, yang dipengaruhi oleh Belanda lewat program JCDS yang berubah menjadi NCICD, Belanda memiliki kepentingan untuk meningkatkan ekspor negaranya dalam bidang pengelolaan air. Keterlibatan Belanda diantaranya dalam reklamasi Jakarta karena ada empat perusahaan Belanda memegang peran sebagai konsultan dan kontraktor yang dikontrak pengembang untuk menjalankan proyek reklamasi. Dalam pelaksanaan reklamasi ada upaya dari pengembang untuk menekan biaya kontribusi yang diusulkan naik menjadi 15% oleh Basuki Tjahaja Purnama. Sejak awal kebijakan reklamasi dijalankan untuk kepentingan bisnis, sebab daratan reklamasi diperuntukkan unuk membangun kawasan pemukiman kelas menengah atas dan kawasan bisnis. Pemerintah DKI Jakarta jauh sebelum Basuki Tjahaja Purnama sudah mendukung jalannya reklamasi karena reklamasi akan mendatangkan pemasukan yang besar bagi pemerintah DKI Jakarta, meskipun kebijakan tersebut kerap mengabaikan kepentingan lingkungan dan keadilan sosial bagi masyarakat pesisir. Kebijakan Reklamasi merupakan kebijakan yang membawa pemasukan besar bagi pemerintah maupun pelaku bisnis, sehingga dalam perumusan kebijakannya terjadi tarik-menarik kepentingan berbagai pihak.
Literasi Iklan dan Cara Belanja Sehat Siswa SMP di Jakarta Selatan Rohmiati Sunaryo; Sadakita Br Karo; Rohmadtika Dita
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 15, No 2 (2018): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/j.isip.v15i2.19

Abstract

Dunia periklanan berkembang pesat mengikuti perkembangan teknologi komunikasi terutama di era digital yang serba mudah, cepat, dan murah untuk menggunakannya. Pesan iklan menekankan strategi rasional dan emosional. Iklan yang diwacanakan menjadi berbeda-beda sebagai upaya pembangunan opini publik bahwa produk yang ditampilkan terkesan sangat menarik. Kenyataannya iklan sangat mempengaruhi pola pikir masyarakat, terutama remaja yang memiliki sifat labil dan mudah dipengaruhi oleh pesan-pesan iklan. Tujuan Pengabdian kepada masyarakat ini agar remaja dapat memahami bahwa pesan iklan tidak seutuhnya seperti apa yang disampaikan tapi mampu merangsang emosi untuk membeli produk yang diiklankan walaupun tidak dibutuhkan. Artinya iklan mampu mempengaruhi pengambilan keputusan yang dikonstruksi oleh iklan dengan memanfaatkan kekuatan media sehingga dapat membentuk gaya hidup cenderung konsumtif. Hasilnya menunjukkan bahwa pemahaman siswa terhadap iklan lebih kritis serta perilaku belanja lebih selektif serta gaya hidup yang lebih positif. Artinya siswa lebih selektif dalam menentukan pilihan produk yang dibutuhkan serta memilih kualitas yang lebih baik.