cover
Contact Name
Wahyu Aris Setiawan
Contact Email
staisammojokerto@gmail.com
Phone
+6285755480938
Journal Mail Official
wahyuarissetyawan@staisam.ac.id
Editorial Address
Trawas-Mojosari Highway, Madyo Puro Hamlet, Kalipuro, Pungging District, Mojokerto Regency, East Java 61384
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
AL-MUTTAQIN : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi
ISSN : -     EISSN : 27210731     DOI : https://doi.org/10.63230/almuttaqin
AL-MUTTAQIN : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi is an academic journal published by Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin (STAI-SAM) Mojokerto
Articles 10 Documents
Search results for , issue "vol. 7 no. 1 (2026)" : 10 Documents clear
Krisis Pendidikan Karakter di Abad 21 melalui Perspektif Tafsir Maqāṣidī Jihan Nabilah; Dewi Shinta
Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mmojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis pendidikan karakter pada abad ke-21 ditandai oleh melemahnya nilai moral, meningkatnya kekerasan simbolik dan verbal, intoleransi, budaya instan, serta degradasi tanggung jawab etis di ruang pendidikan. Kondisi ini menunjukkan bahwa pendidikan modern cenderung menekankan capaian kognitif dan teknologis, namun kurang memberi perhatian serius pada pembentukan akhlak dan kepribadian peserta didik. Artikel ini bertujuan menganalisis konsep pendidikan karakter dalam perspektif tafsir maqāṣidī dengan menelaah ayat-ayat kunci Al-Qur’an yang memiliki relevansi langsung dengan pembentukan karakter dan etika sosial, yaitu QS. An-Nahl [16]: 90, QS. Al-Ḥujurāt [49]: 13, QS. Al-Baqarah [2]: 256, dan QS. Al-Isrā’ [17]: 36. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka dengan sumber primer berupa Al-Qur’an dan tafsir al-Munīr karya Wahbah az-Zuḥailī, serta kerangka Maqāṣid ‘Āmmah sebagaimana dirumuskan oleh Ibn ‘Āsyūr. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat-ayat tersebut mengandung nilai-nilai universal seperti keadilan, kesetaraan, kebebasan yang bertanggung jawab, dan tanggung jawab moral, yang berfungsi sebagai tujuan umum syariat dalam menjaga agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Dalam konteks pendidikan abad ke-21, nilai-nilai maqāṣidī tersebut menawarkan paradigma pendidikan karakter yang integratif, humanis, dan kontekstual, sekaligus menjadi kritik terhadap sistem pendidikan yang mengabaikan dimensi etis. Artikel ini menegaskan bahwa pendekatan tafsir maqāṣidī relevan sebagai fondasi normatif dan filosofis dalam merespons krisis pendidikan karakter kontemporer.
Digital Learning Media To Enhance Students’ Leaning Activities And Outcomes In Thematic Integrative Learning Wakhibah Dwi Khusnah; Rima Asmaul Chusna
Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mmojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the 5.0 era, educators should be able to use technology to be more active and innovative. To accomplish this, educators can develop digital-based learning media. The purpose of this study is decribing digital learning media application to enhance students’ learning activities and outcomes in thematic integrative learning. The results of study is application of digital learning is very influential in active learning activities and learning outcomes. It is proven from the results of the percentage of student activity before using digital learning media which is 80% and after using digital learning media it becomes 95.7%. The learning outcomes of students showed an increase from an average score of 74 to 83 with details of students who reached passing grade 13 students to 19 students.
Implementasi Kurikulum Merdeka Di KB Dharma Wanita manduro Ngoro - Mojokerto Luluk firdausiyah Luluk; Dwi Rahmawati; Elly Ermawati
Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mmojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka di Kelompok Bermain (KB) bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, mendorong eksplorasi, kreativitas, serta mengembangkan potensi anak sesuai dengan tahap perkembangannya. Dalam pelaksanaannya, guru berperan sebagai fasilitator yang merancang pembelajaran berbasis bermain, proyek sederhana, dan pengalaman nyata sehingga anak dapat belajar secara aktif. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka di KB Dharma Wanita Manduro Ngoro Mojokerto yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek kepala sekolah, guru, dan wali murid. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif melalui tahap pengorganisasian, pengelompokan, dan interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum dilakukan melalui sosialisasi kepada guru dan wali murid, peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan, penyediaan sarana pembelajaran, serta evaluasi melalui supervisi dan penilaian autentik berupa hasil karya, observasi, catatan anekdot, dan unjuk kerja. Keterlibatan komite dan wali murid menjadi faktor pendukung utama, meskipun masih terdapat kendala berupa perbedaan persepsi dan pemahaman terhadap kurikulum. Disimpulkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka telah berjalan cukup baik, namun masih perlu penguatan sosialisasi dan peningkatan kapasitas pendidik.
Dinamika Pemikiran dan Pendidikan Islam pada Era Awal Hingga Abad Pertengahan: Antara Keemasan dan Stagnasi Muhammad Marzuki
Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mmojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pemikiran dan pendidikan Islam mengalami dinamika yang sangat signifikan sejak era awal hingga abad pertengahan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara masa keemasan Islam (The Golden Age), metode pembelajaran pada era awal dan pertengahan, serta fenomena stagnasi pemikiran Islam pada periode selanjutnya. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif-komparatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa masa keemasan Islam ditandai oleh keterbukaan pemikiran dan integrasi ilmu agama dan sains, sementara stagnasi terjadi akibat menguatnya pola pikir tekstual dan menurunnya tradisi ijtihad. Metode pembelajaran pada era awal hingga pertengahan menjadi fondasi penting dalam perkembangan pendidikan Islam, meskipun mengalami transformasi dari sistem yang dinamis menjadi lebih formalistik.
Konsep dan Strategi Implementasi Pendidikan Akhlak dalam Perspektif Pendidikan Islam Modern sahrul huda
Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mmojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan akhlak di era kontemporer menghadapi tantangan serius berupa devaluasi moral atau loss of adab akibat pengaruh globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan kembali konsep pendidikan akhlak dalam Islam serta mengidentifikasi strategi implementasi yang efektif dalam sistem pendidikan modern. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen pada literatur otoritatif, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dan sintesis kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akhlak merupakan integrasi antara akidah dan syariat yang termanifestasi dalam perilaku spontan melalui penyucian jiwa (tazkiyatun nafs). Temuan strategi implementasi mencakup optimalisasi metode keteladanan (uswah), pembiasaan (riyadah) yang konsisten, serta bimbingan nasihat yang menyentuh nurani. Pembahasan dalam artikel ini merefleksikan bahwa keberhasilan pembinaan akhlak di era digital sangat bergantung pada filter internal (self-control) peserta didik dan sinergi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan sosial. Simpulan dari kajian ini menegaskan bahwa pendidikan Islam modern harus mampu mengintegrasikan tradisi nilai wahyu dengan inovasi metodologis untuk melahirkan generasi insan kamil yang memiliki daya tahan moral tinggi. Rekonstruksi adab dalam setiap aspek pembelajaran menjadi kunci utama dalam menghadapi kompleksitas tantangan zaman.
Pendekatan Sosiologi Dalam Studi Islam dan Pendidikan Agama Islam: Implementasi dan Relevansinya Dalam Menghadapi Modernitas dan Pluralisme Salman Al Farisi
Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mmojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan sosiologi dalam studi Islam merupakan salah satu metode penting untuk memahami ajaran Islam secara kontekstual dalam kehidupan masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pendekatan sosiologi dalam perspektif studi Islam, implementasinya dalam Pendidikan Agama Islam (PAI), serta relevansinya dalam menjawab tantangan modernitas dan pluralisme. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan sosiologi memberikan kontribusi signifikan dalam menjembatani antara nilai-nilai normatif Islam dengan realitas sosial yang dinamis. Dalam konteks PAI, pendekatan ini mendorong pembelajaran yang lebih kontekstual dan adaptif. Selain itu, pendekatan sosiologi juga berperan penting dalam membangun sikap inklusif dan toleran dalam menghadapi masyarakat yang plural.
Konsep Rujuk Perpektif Syekh Ibrahim Al-Bajuri Dalam Kitab Fiqh Al-Bajuri Muhammad Sauqi; Muhammad Ra’ufa Shawabi; m.said
Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mmojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep rujuk (kembali dalam pernikahan) menurut pandangan Syekh Ibrahim al-Bajuri dalam kitab fiqh al-Bajuri. Rujuk adalah suatu mekanisme hukum yang ditetapkan oleh syariat untuk memperbaiki hubungan dalam rumah tangga setelah terjadinya talak raj’i. Dengan menggunakan metode penelitian pustaka, artikel ini mengeksplorasi tiga rukun utama dalam rujuk: murtaji’ (suami), mahall (istri), dan shighat (ucapan). Temuan penelitian mengungkapkan bahwa al-Bajuri menekankan keabsahan rujuk pada empat syarat yang harus terpenuhi secara kumulatif: talak yang dilakukan kurang dari tiga kali, dilaksanakan setelah hubungan intim (ba’da al-dukhul), dan dilakukan selama masa iddah. Selain itu, al-Bajuri menegaskan bahwa dalam madzhab Syafi’i, rujuk harus dilakukan dengan ucapan (shighat) yang jelas tanpa mengaitkannya dengan syarat (ta’liq) atau membatasi waktu (ta’qit). Hasil ini menegaskan bahwa rujuk bukan hanya tindakan fisik, melainkan juga prosedur hukum yang memerlukan kesadaran serta pernyataan kehendak yang sah.
Interaksi Sektoral Pertambangan, Pertanian, dan Pariwisata Dalam Transformasi Sosial Ekonomi Desa Sumberagung, Banyuwangi nadine sandra
Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mmojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi merupakan kawasan yang bertransformasi secara sosial ekonomi akibat adanya perkembangan tiga sektor utama secara bersamaan, yaitu sektor pertambangan emas, pariwisata, dan pertanian buah naga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interaksi antar ketiga sektor tersebut dan apa perubahan sosial yang terjadi, serta mengidentifikasi potensi dan tantangan yang dihadapi masyarakat dalam mencapai kesejahteraan yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analsisis deskriptif melalui wawancara dengan informan, serta didukung oleh studi literatur dan data sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran dari berbagai aktivitas multi-sektor tersebut telah mengubah struktur mata pencaharian, pola pendapatan, dan tatanan sosial masyarakat secara menyeluruh. Perubahan-perubahan tersebut memberikan dampak positif berupa penigkatan pendapatan dan terbukanya lapangan kerja baru, namun disisi lain juga menimbulkan tantangan berupa ketimpangan, ketergantungan pada sektor eksploitatif, serta melemahnya kohesi sosial antar warga. Penelitian ini menyimpilkan bahwa pengelolaan kawasan multi-sektor seperti Desa Sumberagung membutuhkan pendekatan yang komprehensif dan kebijakan yang inklusif, dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat lokal dalam setiap proses pengambilan keputusan.
Penerapan Dwi Bahasa (Arab-Inggris) Dalam Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Di Mi Nurul Hidayah Tlogowaru Fitria Nur laili
Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mmojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan pembelajaran dwibahasa (Arab dan Inggris) merupakan salah satu strategi yang dapat dipakai atau digunakan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa di madrasah ibtidaiyah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan dwibahasa Arab dan Inggris dalam pembelajaran serta menganalisis pengaruhnya terhadap peningkatan keterampilan berbicara siswa MI Nurul Hidayah. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mode eksperimen semu (Quasi eksperimen). Penelitian eksperimen semu digunakan karena peneliti tidak memungkinkan untuk mengontrol seluruh variable yang mempengaruhi jalannya penelitian. Khususnya dalam setting kelas yang sudah terbentuk sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan dwibahasa Arab–Inggris melalui kegiatan pembiasaan kosakata, percakapan sederhana, dan penggunaan bahasa dalam aktivitas sehari-hari di kelas mampu meningkatkan keberanian, kelancaran, dan kepercayaan diri siswa dalam berbicara. Selain itu, siswa menjadi lebih terbiasa menggunakan bahasa asing secara aktif dalam konteks pembelajaran. Dengan demikian, penerapan dwibahasa Arab–Inggris dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa di MI Nurul Hidayah.
Analisis Isi Nilai-Nilai Komunikasi Spiritual Dalam Film Tuhan Izinkan Aku Berdosa M. Zaimil Fanani; Navilatul Roviah
Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mmojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai komunikasi spiritual dalam film Tuhan Izinkan Aku Berdosa, sebuah karya sinematik yang sarat akan muatan religius dan refleksi spiritual. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan analisis isi, peneliti mengkaji elemen-elemen film seperti narasi, dialog, sinematografi, serta ekspresi visual yang merepresentasikan komunikasi spiritual antara tokoh utama dan Tuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini memuat berbagai bentuk komunikasi spiritual, mulai dari krisis iman, pemberontakan terhadap Tuhan, pencarian makna hidup, hingga transformasi spiritual yang ditandai dengan penerimaan, keikhlasan, dan cinta ilahi tanpa syarat. Nilai-nilai spiritual seperti pertobatan, pengakuan dosa, tawakal, dzikir, dan kesadaran eksistensial tergambar kuat melalui ekspresi tokoh utama, Kiran. Film ini membuktikan bahwa komunikasi spiritual tidak selalu hadir dalam bentuk yang harmonis dan tenang, namun juga bisa muncul dari konflik batin dan penderitaan yang mendalam. Hal ini menguatkan bahwa spiritualitas merupakan pengalaman personal yang dinamis dan kompleks. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah ilmu komunikasi, khususnya dalam ranah komunikasi spiritual di media massa, serta menjadi bahan refleksi bagi masyarakat dalam memahami relasi manusia dengan Tuhan melalui media visual.

Page 1 of 1 | Total Record : 10