cover
Contact Name
Andika Kurniawan
Contact Email
neracajournal@stiami.ac.id
Phone
+6285921303135
Journal Mail Official
neracajournal@stiami.ac.id
Editorial Address
Jalan Pangkalan Asem No 55, Cempaka Putih, Jakarta Pusat
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
NERACA : JURNAL AKUNTANSI TERAPAN
ISSN : -     EISSN : 27151212     DOI : -
Core Subject : Economy,
Neraca : Jurnal Akuntansi Terapan Institut STIAMI menitik beratkan pada penelitian Akuntansi terapan. Tema tema yang bisa dimuat dalam Neraca : Jurnal Akuntansi Terapan meliputi aspek aspek yang terkait dengan Akuntansi secara luas. 1. Pelaporan Keuangan 2. Akuntansi Biaya 3. Akuntansi Manajemen 4. Akuntansi Syariah 5 .Perbankan Syariah 6. Akuntansi Perpajakan 7. System Informasi Akuntansi 8. Akuntansi untuk Usaha Kecil dan Menengah (UMKM)
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1: Oktober 2025" : 10 Documents clear
Efektivitas Sistem Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Secara Elektronik Melalui Aplikasi E-Katalog LKPP pada Kantor Pusat Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI Rohman Pangkalandari; Muhammad As’Ad
Neraca : Jurnal Akuntansi Terapan Vol. 7 No. 1: Oktober 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Stiami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzes the effectiveness of the electronic procurement process of government goods and services through the LKPP e-Catalog system at the Head Office of the Directorate General of Treasury of the Ministry of Finance using the theory of Jones (2017: 379). The results showed that the LKPP e-Catalog has improved procurement efficiency in various aspects, including time, utilization of facilities and infrastructure, resources, and the suitability of goods/services ordered and received. The implementation of this system results in transparency, cost efficiency, and ease of access for various providers, including MSMEs. However, there are several barriers to implementation, such as cybersecurity risks, limited system integration, and organizational resistance to change. To overcome these obstacles, continuous system development, security enhancements, integration with internal platforms, and user training are recommended. Thus, LKPP e-Catalog is expected to further improve the effectiveness and accountability of government procurement of goods and services.
Pengaruh Perencanaan Anggaran, Pelaksanaan Anggaran dan Evaluasi Anggaran terhadap Penyerapan Anggaran pada Pemerintah Kota Bekasi Karina Wijayanti; Yulianto
Neraca : Jurnal Akuntansi Terapan Vol. 7 No. 1: Oktober 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Stiami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Optimizing budget absorption is very important to ensure the effectiveness and efficiency of budget use in governance. This study aims to analyze the effect of budget planning, budget execution, and budget evaluation on budget absorption in the Bekasi City Government. The method used in this research is quantitative with a survey approach. Data were obtained through distributing questionnaires to 240 technical implementing officials of activities in the Bekasi City Government selected using simple random sampling technique. The results showed that budget planning had a positive and significant effect on budget absorption by 38.4%. Budget implementation also has a positive and significant effect on budget absorption by 61.14%. Meanwhile, budget evaluation has no positive and significant effect on budget absorption with a coefficient of determination (R square) of 8.6%. However, simultaneously, budget planning, budget execution, and budget evaluation have a positive and significant influence on budget absorption by 62.9%, indicating that most of the variation in budget absorption can be explained by these three variables. However, the remaining 37.1% is influenced by other factors not examined in this study.
Pengaruh Penggunaan Sistem Informasi, Kompetensi Pegawai dan Kualitas Sistem terhadap Kepuasan Pengguna Sistem e-Harga di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Provinsi DKI Jakarta Philip Hendra Gordon Sirait; Diana Prihandini
Neraca : Jurnal Akuntansi Terapan Vol. 7 No. 1: Oktober 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Stiami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan pengamatan dilapangan diketahui bahwa masih terdapat pagawai yang belum mampu memenuhi target pekerjaan yang sudah ditentukan oleh organisasi, hasil pekerjaan yang diselesaikan oleh pegawai masih ada yang belum sesuai dengan standar kerja yang telah ditetapkan, pegawai mengakui bahwa mereka dalam menyelesaikan tugas masih menunda-nunda dan masih terdapat pegawai yang tidak hadir tanpa alasan maupun pegawai yang masih keluar kantor pada jam kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengevaluasi besarnya pengaruh kepemimpinan, lingkungan kerja dan kompetensi secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai SMA Negeri 51 Jakarta. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah Pegawai Guru SMA Negeri 51 Jakarta sejumlah 47 orang pegawai. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan program statistik SPSS ver. 25.0, terbukti variabel kepemimpinan (X1), lingkungan kerja (X2) dan kompetensi (X3) secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (Y). Hasil uji yang ditunjukkan dengan nilai Fhitung sebesar 62,095, sedangkan besarnya Ftabel dengan derajat bebas (df) 3 dan 43 pada (0,05) sebesar 2,82. Dengan demikian nilai Fhitung (62,095) > F tabel (2,82). Ini berarti H0 ditolak dan konsekuensinya H1 diterima, maka kepemimpinan, lingkungan kerja dan kompetensi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai SMA Negeri 51 Jakarta dan persentase pengaruh variabel kepemimpinan, lingkungan kerja dan kompetensi secara simultan terhadap kinerja pegawai adalah sebesar 85,0% dan sisanya sebesar 15,0% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan kedalam model.
Evaluasi Kebijakan Penganggaran Berbasis Kinerja pada Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Kantor Pusat Direktorat Jenderal Perbendaharaan di Jakarta Akhlis Febriyanto; Muhammad As’Ad
Neraca : Jurnal Akuntansi Terapan Vol. 7 No. 1: Oktober 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Stiami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Performance-Based Budgeting is an approach that connects budget allocation with output and outcome. It is expected that Performance-Based Budgeting can help improve the quality of budget preparation by identifying outputs and outcomes, followed by identifying the necessary inputs to produce those outputs and outcomes. The Central Office of the Directorate General of Treasury has a complex organizational and budgetary structure and is the largest Work Unit within the Directorate General of Treasury. It has implemented the Performance-Based Budgeting policy in its annual budget preparation. This research aims to analyze and evaluate the Performance-Based Budgeting policy at the Central Office of the Directorate General of Treasury, analyze the factors hindering the policy, and provide recommendations on measures that can be taken to address the obstacles in the policy’s implementation. This research uses a qualitative method, collecting data through in-depth interviews with key stakeholders, field observations, and documentation studies. The evaluation is conducted using criteria developed by William N. Dunn (2021:610), covering effectiveness, efficiency, adequacy, equity, responsiveness, and policy precision. The results of the research show that the performance-based budgeting policy has met the criteria of effectiveness, efficiency, adequacy, equity, and policy precision, but has not met the responsiveness criterion. In general, this policy has made a positive contribution to budget planning and preparation, but there are still obstacles that need to be addressed. The proposed recommendations include the establishment of a special team, the development of a resource forum, continuous training, and improved synchronization of planning and budgeting data.
Evaluasi Strategi dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Kemang Kabupaten Bogor Rifky Rahman; Akhmad Hidayat Rahadian
Neraca : Jurnal Akuntansi Terapan Vol. 7 No. 1: Oktober 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Stiami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study evaluate the strategies to improve public service quality at UPPKB Kemang, Bogor Regency, using a qualitative approach. The research was conducted at UPPKB Kemang, with data collected through observation, interviews, and documentation. The findings indicate that an effective strategy for improving service quality is implementing the Online Weighbridge System (JTO). To minimize obstacles, UPPKB carries out regular maintenance, calibration of weighing instruments, and provides a backup generator. Socialization efforts are also conducted to educate drivers and transportation companies on the importance of compliance with weighing regulations. Infrastructure improvements, such as optimizing JTO services and upgrading weighing station facilities, help streamline operations. Additionally, UPPKB strengthens collaboration with relevant institutions to ensure regulations are effectively enforced without disrupting freight transport operations. These strategies are designed to enhance service quality and efficiency at UPPKB Kemang, Bogor Regency.
Pengaruh Pelanggaran Etik, Sanksi Pidana Suap, Dan Sanksi Pidana Pemerasan Terhadap Profesionalisme Pegawai Pada Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia Djumadil Akbar; Yulianto
Neraca : Jurnal Akuntansi Terapan Vol. 7 No. 1: Oktober 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Stiami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh pelanggaran etik, sanksi pidana suap, dan sanksi pidana pemerasan terhadap profesionalisme pegawai pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 126 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran etik, sanksi pidana suap, dan sanksi pidana pemerasan masing-masing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap profesionalisme pegawai. Secara simultan, ketiga variabel tersebut menjelaskan 73,1% variasi dalam profesionalisme pegawai. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman tantangan yang dihadapi KPK dalam mempertahankan standar profesionalisme tinggi, terutama terkait dengan skandal internal yang melibatkan korupsi dan pelanggaran etik.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional, Budaya Organisasi, Dan Lingkungan Eksternal Terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara Di Komisi Pemberantasan Korupsi Pasca Peralihan Status Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi Menjadi Aparatur Sipil Negara Ahmad Fajar; Yulianto
Neraca : Jurnal Akuntansi Terapan Vol. 7 No. 1: Oktober 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Stiami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, dan lingkungan eksternal terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pasca peralihan status pegawai KPK menjadi ASN. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada 80 responden. Teknik analisis data menggunakan uji t untuk regresi linier sederhana dan uji F untuk regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, dan lingkungan eksternal memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja ASN KPK. Hasil regresi menunjukkan bahwa pengaruh gaya kepemimpinan transformasional adalah 70,8%, budaya organisasi 61,4%, dan lingkungan eksternal 65,4%. Secara simultan, ketiga variabel tersebut memberikan pengaruh sebesar 75,6% terhadap kinerja ASN KPK.
Pengaruh Pelayanan Fiskus, Penerapan Sanksi Perpajakan dan Kesadaran Wajib Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak di Wilayah Kerja Kantor Pelayanan Pajak Kanwil DJP Sumatera Utara I Teti Herawati; Ahmad Hidayat
Neraca : Jurnal Akuntansi Terapan Vol. 7 No. 1: Oktober 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Stiami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam bidang perpajakan, pemerintah memegang peran yang sangat penting untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak, dimana Direktorat Jenderal Pajak (DJP) didongkrak secara terus-menerus untuk mampu memberikan peningkatan kepatuhan wajib pajak Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengevaluasi pengaruh pelayanan fiskus, penerapan sanksi perpajakan dan kesadaran wajib pajak secara simultan terhadap kepatuhan wajib pajak. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatif. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang dibagikan kepada responden yang menjadi sampel penelitian, yaitu pelapor wajib pajak yang berjumlah 400 orang. Sampel diambil menggunakan teknik random sampling (acak). Teknik pengolahan data dilakukan melalui analisis regresi linier berganda. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa pelayanan fiskus, sanksi perpajakan dan kesadaran wajib pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, yang dapat dilihat dari nilai t hitung masing-masing variabel lebih besar daripada t tabel dan nilai signifikansi lebih kecil daripada 0,05. Besarnya pengaruh masing- masing variabel bebas terhadap kepatuhan wajib pajak, secara parsial yaitu pelayanan fiskus mempunyai pengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dengan nilai t-hitung sebesar 13,040 > t- tabel1,966, sanksi perpajakan mempunyai pengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dengan nilai t-hitung sebesar 2,620 > t-tabel 1,966, dan kesadadaran wajib pajak mempunyai pengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dengan nilai t-hitung sebesar 14,431 > t-tabel 1,966, sedangkan secara simultan pelayanan fiskus, sanksi perpajakan dan kesadaran wajib pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, dengan nilai Fhitung sebesar 1051,658 > F tabel sebesar 2,605. Koefisien determinasi Adjusted R² adalah sebesar 0,888, artinya 88,80 % variasi kepatuhan wajib pajak dapat dijelaskan oleh pelayanan fiskus, sanksi perpajakan dan kesadaran wajib pajak.
Implementasi Kebijakan Modul Pembayaran Aplikasi Sakti Pada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia Sapto Kusumo Hadi; Muhammad Firzah
Neraca : Jurnal Akuntansi Terapan Vol. 7 No. 1: Oktober 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Stiami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini tentang Implementasi Modul Pembayaran dalam Aplikasi SAKTI di Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Implementasi kebijakan modul pembayaran melibatkan beberapa tahapan dan proses yang harus sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan yang harus diikuti. Implementasi kebijakan modul pembayaran di beberapa satuan kerja (satker) terhambat oleh kurangnya sumber daya aparatur yang kompeten di bidang manajemen keuangan dan teknologi. Sedangkan keberhasilan implementasi SAKTI tergantung pada kompetensi dari sumber daya aparatur satker dalam memahami proses kebijakan modul pembayaran dalam sistem aplikasi SAKTI dan cepat beradaptasi dalam mengoperasikan aplikasi SAKTI. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui implementasi modul pembayaran pada aplikasi SAKTI di Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara dengan nara sumber serta riset kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi aplikasi SAKTI pada kebijakan modul pembayaran pelayanan pada Bagian Perencanaan dan Keuangan di Biro Umum berdasarkan dengan teori Model George Edward III dan William N. Dunn dalam penerapannya berjalan dengan efektif dan efisien, sarana dan prasarana telah memadai, operator pembayaran yang cepat dan tanggap dalam melaksanakan proses pembayaran sesuai standar prosedur yang ada. Masalah dan kendala adalah jaringan internet yang tidak stabil, ketersediaan sumber daya manusia, ketepatan waktu pembayaran karena belum disipin dalam melengkapi pembayaran. Upaya untuk mengatasinya adalah meningkatkan kualitas pelayanan sudah sesuai SOP yang ada, jaringan sistem internet diberbaiki kemudian menambah jumlah petugas operator pembayaran dan memberikan pelatihan pengetahuan aplikasi sakti supaya pekerjaan menjadi efektif dan efisien. Oleh karena itu, saran peneliti agar evaluasi secara menyeluruh untuk pelayanan kebijakan modul pembayaran dalam Aplikasi SAKTI di Kementerian Perhubungan Republik Indonesia baik untuk hasil yang telah dicapai maupun yang belum.
Efektivitas Peran DPRD Dalam Pengawasan Anggaran Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Seful Islam; Diana Prihadini
Neraca : Jurnal Akuntansi Terapan Vol. 7 No. 1: Oktober 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Stiami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DPRD memiliki fungsi sebagai lembaga pengontrol atau pengawas terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah, apalagi di bidang pendidikan yang merupakan hal sangat penting sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. DPRD Kabupaten Bekasi menyoroti bahwa meskipun anggaran pendidikan mencapai 20% dari APBD,yaitu sekitar 180 Milyar namun alokasi dana tersebut belum menyasar prioritas utama. Masih banyak sekolah yang belum terurus fasilitasnya, menunjukkan kurangnya efektivitas dalam pengawasan dan penentuan skala prioritas,serta Keterlambatan Perbaikan Infrastruktur Pendidikan, Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Peran DPRD Kabupaten Bekasi dalam Pengawasan Anggaran Dinas Pendidikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terhadap pelaksana program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengawan Anggaran Pendidikan di oleh DPRD Kabupaten Bekasi belum berjalan efektif. Namun demikian, terdapat beberapa kendala seperti Kurangnya sistem informasi terintegrasi antara DPRD dan Dinas Pendidikan,Rendahnya pelibatan publik secara sistematis (partisipasi masih reaktif, bukan aktif).serta Politik anggaran sering membuat pengawasan tidak objektif atau selektif.dan Solusi untuk mengatasinya adalah dengan Membangun dashboard pengawasan anggaran pendidikan bersama antara DPRD, Dinas Pendidikan, dan Inspektorat.Membuat forum koordinasi triwulan untuk menyinkronkan pelaksanaan program dan realisasi anggaran,serta Meningkatkan partisipasi publik melalui forum musrenbang, FGD, dan media sosial DPRD dan Memperkuat fungsi sekretariat DPRD sebagai pusat data dan informasi pengawasan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10