cover
Contact Name
Fadhila Muhammad Libasut Taqwa
Contact Email
fadhila.muhammad@uika-bogor.ac.id
Phone
+62251-8380993
Journal Mail Official
komposit.journal@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Gedung Ir. Prijono Hardjosentono Universitas Ibn Khaldun Bogor Jl. KH. Sholeh Iskandar km. 2 Kedung Badak Tanah Sareal Bogor
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Komposit : Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil
ISSN : 35132615     EISSN : 2655934X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil adalah jurnal yang mempublikasikan hasil-hasil penelitian, ulasan ilmiah, teori dan aplikasi serta informasi lain di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan sains (IPTekS), terutama teknik sipil, lingkungan, dan perencanaan wilayah-kota.Jurnal Komposit terbit dua kali dalam setahun. Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil is a journal that publishes research results, scientific reviews, theory and applications as well as other information in the fields of science, technology and science (IPTekS), especially civil engineering, environment, and urban planning. Jurnal komposit issued biannually. Articles to be published in the Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil are compiled from articles prepared by the author(s) and sent to the editorial board of Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Departement of Civil Engineering, Faculty of Engineering and Science, Universitas Ibn Khaldun Bogor. Articles should be written in English or Bahasa Indonesia. Research scope in general is civil engineering and environmental engineering study.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2021)" : 6 Documents clear
Perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal di Perumahan Griya Prima Sriwijaya dan Perumahan Deyhan Abadi, Kota Palembang Salman, Nurcholis; Taqwa, Fadhila Muhammad Libasut; Lutfi, Muhamad
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v5i2.6294

Abstract

ABSTRAK Sebagai upaya peningkatan kualitas hidup dan lingkungan di kawasan permukiman Kota Palembang, dilakukan upaya berupa pengembangan sistem sanitasi melalui program pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal, yang berlokasi di Perumahan Griya Prima Sriwijaya dan Perumahan Deyhan Abadi, Kota Palembang. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk merencanakan perangkat IPAL komunal yang efisien dan handal, serta mudah dalam pengoperasian dan perawatannya. Tahapan perencanaan yang dilakukan meliputi pengukuran topografi area perumahan dan penampang melintang sungai, kajian proyeksi timbulan air limbah dan kapasitas IPAL komunal dengan teknologi Anaerobic Baffled Reactor (ABR), termasuk di dalamnya desain sistem perpipaan, desain bak penampungan limbah, desain bak pengendapan awal, desain bak anaerob, desain bak aerob, desain bak pengendapan akhir dan desain bak resapan. Mengingat bahwa kedua perumahan memiliki karakter dan volume timbulan limbah yang tidak berbeda, maka dimensi IPAL komunal yang direncanakan adalah sama besar, dengan kapasitas 200 m3/hari. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan, dimensi bak penampungan limbah, bak pengendapan awal, bak anaerob, bak aerob, dan bak pengendapan akhir berturut – turut adalah sebesar 40 m3, 70 m3, 45 m3, 25 m3, dan 40 m3.Kata kunci: Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal, Anaerobic Baffled Reactor (ABR), system sanitasi perkotaan.ABSTRACTAs an effort to improve the quality of life and the environment in the residential area of Palembang City, efforts have been made to develop a sanitation system through the Communal Wastewater Treatment Plant (WWTP) construction program, which is located at Griya Prima Sriwijaya Housing and Deyhan Abadi Housing, Palembang City. The research was conducted with the aim of planning an efficient and reliable communal WWTP device, as well as being easy to operate and maintain. The planning stages carried out include measuring the topography of residential areas and river cross sections, studies of projected wastewater generation and the capacity of communal WWTPs with Anaerobic Baffled Reactor (ABR) technology, including the design of the piping system, the design of the waste collection tank, the design of the initial settling basin, the design of the piping system, anaerobic tank design, aerobic tank design, final sedimentation basin design and absorption tank design. Considering that the two housing estates have similar characteristics and volumes of waste generation, the dimensions of the planned communal WWTPs are the same, with a capacity of 200 m3/day. Based on the calculations that have been carried out, the dimensions of the waste collection tank, initial settling basin, anaerobic tank, aerobic tank, and final sedimentation tank are 40 m3, 70 m3, 45 m3, 25 m3, and 40 m3 respectively.Keywords: Wastewater Treatment Plant (WWTP) Communal, Anaerobic Baffled Reactor (ABR), urban sanitation system.
Perencanaan Bangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah Rumah Sakit Arthono, Andri; Hartanto, Edi
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v5i2.6282

Abstract

ABSTRAKTingginya kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan dewasa ini, menyebabkan banyak rumah sakit melakukan penambahan fasilitas pelayanan kesehatan seperti fasilitas rawat inap, poliklinik, klinik spesialis dan sebagainya. Penambahan fasilitas pelayanan berarti akan menambah jumlah limbah cair yang dihasilkan oleh rumah sakit. Air limbah sebagai salah satu jenis limbah yang dihasilkan oleh rumah sakit, merupakan jenis limbah yang harus dikelola terlebih dahulu sebelum dibuang kesaluran air. Salah satu metode yang dipergunakan adalah dengan menggunakan metode pengolahan air limbah dengan menggunakan lumpur aktif, dipilihnya metode ini dikarenakan biaya operasional yang murah, mudah dalam perawatan, tidak banyak peralatan yang dipergunakan, lumpur yang dihasilkan masih dapat dimanfaatkan dan dapat diterapkan pada lahan yang tidak terlalu luas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dimensi dari instalasi pengolahan air limbah untuk rumah sakit type B dan apakah kadar kandungan BOD dan TSS yang yang dipeoleh dari air buangan masih dalam batas yang diperbolehkan, dimana dari hasil perhitungan yang sudah dilakukan diperoleh bahwa hasil kandungan BOD dan TSS yang yang dipeoleh dari air buangan masih dalam batas yang diperbolehkan, dimana suspended solid pada bak final sedimentasi adalah sebesar 68,4 mg/l < 100mg/l (batas baku) dan untuk Biochemical Oxygen Demand pada bak final sedimentasi adalah sebesar 3,6mg/l < 75 mg/l (batas baku)Kata Kunci: Metode lumpur aktif, Fasilitas sanitasi, BOD, TSS ABSTRACTToday's high demand for health services has caused many hospitals to add health service facilities such as inpatient facilities, polyclinics, specialist clinics and so on. The addition of service facilities means that it will increase the amount of liquid waste produced by the hospital. Wastewater as one of the types of waste produced by hospitals, is a type of waste that must be managed first before being discharged into waterways. One of the methods used is to use wastewater treatment methods using activated sludge, this method was chosen due to low operating costs, easy maintenance, not much equipment used, the resulting sludge can still be utilized and can be applied to land that is not too large. The purpose of this study was to determine the dimensions of the wastewater treatment plant for type B hospitals and whether the levels of BOD and TSS content obtained from wastewater were still within the permissible limits, where from the results of calculations that have been carried out it was found that the results of BOD and TSS content TSS obtained from wastewater is still within the permissible limits, where suspended solids in the final sedimentation tank are 68.4 mg/l < 100mg/l (standard limit) and for Biochemical Oxygen Demand in the final sedimentation tank it is 3.6 mg. /l < 75 mg/l (standard limit)Keywords: Activated sludge method, sanitation facilities, BOD, TSS
Potensi dan Permasalahan Reformasi Transportasi Umum Massal di Kota Malang Widyatami, Filki Suri
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v5i2.6280

Abstract

ABSTRAK Angkutan umum massal di Kota Malang mulai mengalami penurunan, pada tahun 2016 untuk rata – rata faktor muat (Load factor) dari trayek AH, LDH dan ADL masing – masing sebesar 41%, 40% dan 54%. Penurunan faktor muat dipengaruhi oleh pelayanan angkutan umum yang rendah berdasarkan pengukuran SPM tahun 2015 (Filki Suri, 2016). Maka dari itu perlu adanya sebuah reformasi untuk angkutan umum massal agar diminati lagi oleh masyarakat. Institute for Transportation & Development Policy membuat sebuah panduan reformasi untuk angkutan umum di Indonesia. Dimana ada lima prinsip dasar reformasi, yaitu terciptanya institusi pengelolaan angkutan, tarif angkutan yang terintegrasi, jaringan angkutan umum yang efesien, kualitas layanan yang andal dan industri angkutan umum yang professional. Menggunakan studi persepsi dari stakeholder terkait untuk mendapatkan potensi dan permasalahan reformasi angkutan umum massal, menggunakan gap analysis untuk membandingkan tingkat keterjaungkauan, syarat, kriteria dan langkah – langkah reformasi angkutan umum massal terhadap kesiapan dokumen, anggaran dari presepsi masyarakat dan pemerintah. Serta analisis studi presepsi, untuk mengetahui presepsi masyarakat terhadap angkutan massal. Hasil dari presepsi masyarakat mengatakan lokasi tempat tinggal dan tempat kerja terjangkau dari angkutan massal, tetapi banyak yang tidak menggunakan angkutan massal. Sebanyak 71,9% mengatakan tidak menggunakan angkot karena waktu menunggu yang lama. Dan hasil analisis gap menggunakan prinsip dari ITDP, gap terbesar terjadi antara kondisi yang diharapkan adalah skema tarif yang lebih efeisein dan sistem tiket yang akuntable. Tetapi pemerintah belum ada studi terkait hal tersebut.Kata Kunci: Transportasi massal. Reformasi Transportasi, Analisis Gap, Faktor MuatABSTRACT Mass Public Transportation in Malang City has a degradation, in the year 2016 average load factor at AH, LDH, and ADL lines each are 41%, 40%, 54%. Based on standard service evaluation in 2015, The decrease in loading factor is influenced by low public transport services (Filki Suri, 2016). Therefore, there is a need a reform for mass public transportation to make it more attractive to the public. Institute for Transportation & Development Policy developed a reform guide for public transport in Indonesia. There are five basic principles of reform, that is the creation of transportation management institutions, integrated transportation fares, an efficient public transportation network, reliable service quality and a professional public transportation industry. Using GAP analysis to compare affordability, requirements, criteria and steps for mass public transport reform towards the readiness of documents, budgets and public and government perceptions. And using analysis of perception, to find out public perceptions of mass transit. The results of the public perception say that the location of their residence and workplace is affordable from mass transportation, but many do not use mass transportation. As many as 71.9% said they did not use public transportation because of the long waiting time. And the results of the gap analysis using the principles of ITDP, the biggest gap occurs between the expected conditions is a more efficient fare scheme and an accountable ticket system. But the government has not yet had a study related to this.Keyword: Mass Transportation, Reform of Transportation, GAP Analysis, Load Factor
Perencanaan Geometrik dan Perkerasan Lentur Jalan Raya (Studi Kasus: Ruas Jalan Tarutung - Bts. Kabupaten Tapanuli Selatan) Hidayatulloh, Cecep; Ariostar, Ariostar
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v5i2.6283

Abstract

AbstrakJalan merupakan akses yang menghubungkan satu tempat dengan tempat lainnya dalam satu daratan. Perencanaan jalan ini bertujuan untuk membangun sarana trasportasi antar daerah yang dimana berfungsi untuk melancarkan perekonomin Kawasan Danau Toba dan sekitarnya. Metode penelitian ini dilakukan beberapa langkah yaitu: perumusan masalah, survey lokasi, pengumpulan data, pengolahan data sehingga didapatkan analisis yang relevan. Lokasi penelitian akan direncanakan pada ruas jalan Tarutung - Bts. Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara. Hasil penelitian ini menghasilkan perhitungan secara teknis untuk Aliyemen Horizontal dengan beberapa jenis tikungan yang dihasilkan, yaitu: 1 (satu) unit tikungan Full Circle, 5 (lima) unit tikungan Spiral Circle Spiral, dan 4 (empat) unit Tikungan Spiral Spiral. Dengan tebal perkerasan jalan, yaitu Surface Course 7,5 cm, Base Course 20 cm dan Sub Base Course 29 cm. Sehingga pengguna jalan dapat melintas dengan aman dan nyaman.Kata Kunci: Geometrik Jalan, Tikungan, Perkerasan Lentur, Tebal Lapisan Perkerasan.Abstract Road is an access that connects one place to another in one land. This road plan aims to build inter-regional transportation facilities which function to launch the economy of the Lake Toba Region and its surroundings. This research method is carried out in several steps, namely: problem formulation, site survey, data collection, data processing so that relevant analysis is obtained. The research location will be planned on the Tarutung - Bts road. South Tapanuli Regency, North Sumatra Province. The results of this study produce technical calculations for Horizontal Alignment with several types of bends produced, namely: 1 Full Circle Bend, 5 Spiral Circle Spiral Bend, and 4 Spiral Spiral Bend. The pavement thickness is 7.5 cm for the Surfase Course, 20 cm for the Base Course and 29 cm for the Sub Base Course. So that road users can pass safely and comfortably.Key words: Road Geometry, Bends, Flexible Pavement, Pavement Layer Thickness.
Kondisi Terumbu Karang dan Ikan Karang di Perairan Desa Waigoiyofa, Kabupaten Kepulauan Sula Alimuddin, Alimuddin; Idris, Muhammad Kemal; Lubis, Muhammad Zainuddin; Giu, La Ode M. Gunawan; Zibar, Zan
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v5i2.6286

Abstract

AbstrakTerumbu karang sangat dipengaruhi oleh kegiatan manusia dan kenaikan suhu permukaan laut karena perubahan global.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi terumbu karang dan ikan karang di Desa Waigoiofa tahun 2019. Pengambilan data karang menggunakan metode Line Intercept Transect (LIT) sedangkan pengambilan data ikan karang menggunakan metode visual sensus. Parameter perairan yang diukur adalah suhu, salinitas, derajat keasaman (pH), kecerahan dan kecepatan arus. Berdasarkan pengamatan, suhu perairan berkisar antara 30,1 °C – 30,2 °C.  Salinitas perairan bernilai 30 "°. pH perairan bernilai 6,76 – 6,77 yang menunjang bagi kehidupan biota karang.  Tingkat kecerahan perairan adalah 100 %. Kecepatan arus sebesar 0,1 m/det. Kondisi ekosistem terumbu karang berdasarkan persentase penutupan karang keras berkisar antara 18,24 % – 44,44 % dengan kategori buruk sampai sedang. Indeks mortalitas karang di lokasi studi adalah kecil berkisar antara 0 – 0,471, artinya bahwa tidak ada perubahan berarti bagi karang hidup. Kelimpahan ikan karang berkisar antara 1,96 ind/m2 – 2,58 ind/m2 yang didominasi oleh famili Pomacentridae dan Labridae dimana kedua famili tersebut merupakan kelompok ikan yang memanfaatkan terumbu karang sebagai habitat untuk mencari makan. Nilai indeks keanekaragaman ikan karang di ekosistem terumbu karang di semua lokasi berkisar 3.95 – 4,11 yang berada dalam kategori sedang. Indeks keseragaman berada dalam kategori tinggi dengan nilai berkisar antara 0,63 – 0,64 yang menggambarkan perbedaan jumlah individu tiap spesies relatif sama dan tidak terlalu berbeda nyata. Indeks dominansi ikan karang berada dalam kategori rendah yaitu berkisar antara 0,02 – 0,03 yang menunjukkan bahwa dominasi spesies adalah rendah, sehingga kondisi komunitas ikan karang relatif stabil.Kata kunci: Metode LIT, Metode visual sensus, struktur komunitas, persentase penutupanAbstractCoral reefs are greatly affected by human activities and rising sea surface temperatures due to global changes. This study aims to determine the condition of coral reefs and reef fish in Waigoiofa Village in 2019. Data collection of coral reefs using Line Intercept Transect method while data collection of reef fishes using the visual census method. The water parameters measured were temperature, salinity, acidity (pH), brightness and current speed. Based on observations, the water temperature ranged from 30.1 °C – 30.2 °C. The salinity of the waters is 30"°. The pH of the waters is 6.76 – 6.77 which supports the life of coral biota. The brightness level of the waters is 100%. The current speed is 0.1 m/s. Conditions of coral reef ecosystems based on the percentage of hard coral cover ranged from 18.24% - 44.44 % with low to medium categories. The coral mortality index in the study area was small ranged from 0 – 0.471, meaning that there was no significant change for live corals. The abundance of reef fishes ranged from 1.96 ind/m2 – 2.58 ind/m2 which was dominated by families Pomacentridae and Labridae where both families are groups of fish that use coral reefs as a habitat for foraging. The index value of reef fish diversity in coral reef ecosystems at all stations ranged from 3.95 to 4.11 where the diversity index value was in the medium category. The uniformity index is in the high category with values ranging from 0.63 to 0.64 which illustrates the difference in the number of individuals of each species is the same and not different significantly. Reef fishes dominance index is in the low category, ranging from 0.02 to 0.03 which indicates that the species dominance is low, so the condition of the reef fish community is relatively stable.Keyword: LIT method, visual sensus method, community structure, coverage percentage
Analisis Kondisi Geometrik Jalan terhadap Tingkat Kecelakaan (Studi Kasus: Jalan Lintas Sumatera Desa Tarahan, Katibung, Lampung Selatan) Mahmud, Suherul; Dharmawan, Weka Indra; Wisman, Mira
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v5i2.5849

Abstract

Tingkat kecelakaan Pada Jalan Lintas Sumatra, Tarahan Kecamatan Ketibung Kabupaten Lampung Selatan cukup tinggi, kondisi jalan yang menurun, menanjak serta tikungan tajam kemungkinan besar mengakibatkan kecelakaan. Data kecelakaan Polres Lampung Selatan Tahun 2020 terjadi 30 kecelakaan lalu lintas mengakibatkan 12 orang meninggal dunia. Tujuannya untuk mengetahui jenis tikungan dan melakukan desai alternatif pada tikungan. Metode yang digunakan adalah data sekunder dan primer, dari pengumpulan data didapat gambar long section dan cross section. Dilakukan pengukuran jari-jari lingkaran pada tikungan, dilakukan perhitungan geometrik jalan berdasarkan Bina Marga. Jika jari-jari lingkaran ekisting belum memenuhi syarat standar maka dilakukan desain alternatif. Dari hasil perhitungan jenis ekisting tikungan bahwa dua tikungan yang belum memenuhi syarat Bina Marga, maka dilakukan desain alternatif pada tikungan tiga (T-03), dengan kecepatan Rencana (Vr) 60 Km/Jam, Jari-jari Lingkaran (Rc) 258,32 Meter, superelevasi 6,93 %, jenis tikungan Spiral-Circle-Spiral (S-C-S), dan pada tikungan lima (T-05), dengan kecepatan Rencana (Vr) 60 Km/Jam, Jari-jari Lingkaran (Rc) 130,00 Meter, superelevasi 9,80 % jenis tikungan Spiral-Circle-Spiral (S-C-S).Kata Kunci: Geometrik, Lengkung Horizontal, Superelevasi

Page 1 of 1 | Total Record : 6