cover
Contact Name
Eliza Arman
Contact Email
pppmsyedza@gmail.com
Phone
+6282384992512
Journal Mail Official
pppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes SYEDZA Saintika Padang Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
jurnal abdimas saintika
ISSN : 2746797X     EISSN : 27154424     DOI : 10.30633
Core Subject : Health,
Jurnal Abdimas Saintika adalah jurnal scientific yang ditulis dalam bahasa Indonesia diterbitkan setiap Januari dan Agustus, proses submission manuscript dibuka setiap tahun. Submission manuscript dilakukan dengan metode Double Blind Peer Review dan Editorial Review sebelum diterima dan di publikasi. Jurnal Abdimas Saintika hanya menerima manuscript dalam bidang: Kebidanan (Kehamilan, Persalinan, Nifas, Bayi Baru Lahir, KB, Kebidanan Komunitas dan Reproduksi) Keperawatan (Keperawatan Anak, Medical Bedah, Jiwa, Gerontik, Komunitas, Gawatdarurat, Maternitas dan Manajemen) Ilmu Kesehatan Masyarakat (Epidemiologi Penyakit Menular dan Tidak Menular, Kesehatan Reproduksi, Gizi, Kesehatan Lingkungan, Kebijakan Publik) Biomedik (Farmako Kinetik dan Farmako Dinamik) Teknologi Laboratorium Medik Managemen Informasi Kesehatan
Articles 369 Documents
UPAYA MENINGKATKAN KESADARAN MENCUCI TANGAN DI DESA SIKAPAK BARAT, KECAMATAN PARIAMAN UTARA, KOTA PARIAMAN Marisa Lia Anggraini; Fanny Jesica; Ade Nurhasanah Amir
Jurnal Abdimas Saintika Vol 3, No 1 (2021): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v3i1.1059

Abstract

Mencuci tangan merupakan satu hal yang penting dilakukan dalam kehidupan sehari-hari untuk tetap menjaga kebersihan. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat dan stakeholder yang ada dalam lingkungan di desa sikapak barat dalam hal cuci tangan yang baik dan benar. Metode pelaksanaan dari pengabdian ini adalah sosialisasi, pengetahuan dan demonstrasi, serta evaluasi. Sosialisasi dimulai dari koordinasi bersama Kepala Desa Sikapak Barat, Ketua RT/ RW, dan kepada kepala keluarga setiap masyarakat untuk mengadakan kegiatan di Desa Sikapak Barat. Pengetahuan dan demonstrasi dimulai dari pembagian leaflet emudian memberikan informasi teknik cuci tangan yang benar dan waktu cuci tangan yang baik, serta selanjutnya mencontohkan cara mencuci tangan yang baik dan benar. Setelah itu melakukan monitoring dan evaluasi. Ditemukan bahwa warga mulai perlahan mengalami perubahan kebiasaan, dimana warga selalu mencuci tangan setiap sebelum dan sesudah masuk rumah/ termpat tertentu dan sebelum makan sesuatu. Selain itu teknik cuci tangan yang dilakukan sudah sesuai dengan anjuran WHO. Kesimpulannya bahwa pelaksanaan pengabdian masyarakat ini efektif dilakukan untuk mengubah kebiasaan masyarakat dan perilaku masyarakat untuk melakukan cuci tangan yang baik dan benar.Kata kunci: cuci tangan, kesadaran, masyarakat
PENYULUHAN ACBT (ACTIVE CYCLE OF BREATHING TECHNIQUE) DAPAT MENGURANGI SESAK NAPAS PADA PASIEN PPOK DI POLI KLINIK PARU RSUD SIJUNJUNG Mira Andika; Lenni Sastra; Weny Amelia; Fitria Alisa; Lola Despitasari; Ria Desnita; Vivi Syofia Sapardi; Velga Yazia; Puti Awaliyah
Jurnal Abdimas Saintika Vol 3, No 1 (2021): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v3i1.1075

Abstract

PPOK merupakan gangguan yang diderita banyak orang yang disebabkan oleh merokok dengan keluhan mukus berlebih, batuk, marusak fungsi silia, menyebabkan inflamasi, serta kerusakan bronkiolus dan dinding alveolus. Jika tidak diatasi akan menyebabkan infeksi saluran napas. Adapun tujuan dari terapi pada PPOK adalah untuk memperbaiki ventilasi, memfasilitasi pembersihan sekret bronkial, mengurangi komplikasi, dan memperlambat progresifitas gejala klinis, serta menjaga kesehatan serta manajemen penyakit klien (Black & Hawks, 2014). Bronkodilator menjadi fokus utama dalam penanganan simtomatik pada PPOK, dimana obat-obat tersebut meringankan obstruksi pada PPOK, adapun penatalaksanaan untuk memperlancar jalan napas pasien PPOK adalah dengan ACBT (Active Cycle Of Breathing Technique) merupakan teknik pembersihan jalan nafas untuk perbaikan jangka pendek dalam menghilangankan sekresi dan dapat diyakini akan kemanjurannya dibandingkan dengan teknik pembersihan jalan nafas. Kegiatan dari pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga dalam mengatasi sumbatan jalan napas akibat seksresi sekret di Poli Klinik RSUD Sijunjung. Metode yang digunakan ceramah dan demonstrasi. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan peserta sangat aktif mendengarkan dan melakukan ACBT (Active Cycle Of Breathing Technique).
PEGABDIAN MASYARAKAT EDUKASI TENTANG SENAM IBU HAMIL Fenny Fernando; Melia Pebrina
Jurnal Abdimas Saintika Vol 3, No 1 (2021): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v3i1.1045

Abstract

Senam hamil merupakan  program  kebugaran yang diperuntukkan bagi ibu hamil. Oleh karena itu senam hamil memiliki prinsip-prinsip gerakan khusus yang di sesuaikan dengan kondisi ibu hamil. Senam hamil sangat penting dilakukan oleh ibu hamil setelah kehamilan mencapai 22 minggu, salah satu manfaat senam hamil adalah dapat mengurangi terjadinya berat badan bayi lahir rendah, mengurangi terjadinya persalinan premature. Tujuan umum senam hamil adalah melalui latihan senam hamil yang teratur dapat dijaga kondisi otot-otot dan persendian yang berperan dalam mekanisme persalinan, mempertinggi kesehatan fisik serta kepercayaan pada diri sendiri dan penolong dalam menghadapi persalinan dan membimbing wanita menuju suatu persalinan yang fisiologis. Metode pemecahan masalah yang dilakukan adalah dengan cara memberikan edukasi mengenai pentingnya senam ibu hamil melalui Presentasi dan juga menyebarkan Leaflet yang berisi tentang senam ibu hamil dan manfaatnya. Pada saat melakukan kegiatan pengabdian masyarakat peserta yang hadir sebanyak 15 orang ibu hamil, WUS, 1 orang Bidan Koordinator, 1 orang Bidan Desa,  3 orang kader, 1 orang bagian Tata Usaha di Puskesmas Nanggalo. Hasil kegiatan didapatkan Peserta antusias terhadap edukasi yang disampaikan, tidak ada peserta yang meninggalkan tempat penyuluhan selama proses penyuluhan berlangsung dan Lebih dari 75% dari peserta yang hadir mampu menjawab pertanyaan dari penyuluh tentang materi yang disampaikan. Hal ini membuktikan bahwa peserta memperhatikan materi yang disampaikan. Kesimpulan didapatkan edukasi tentang senam ibu hamil berdampak positif pada masyarakat, sehingga masyarakat paham tentang Pemeriksaan senam ibu hamil.
PELATIHAN PERAWATAN LUKA BAGI SISWA ANGGOTA UKS DI SMP N 5 PADANG PANJANG Rosa Fitri Amalia
Jurnal Abdimas Saintika Vol 3, No 1 (2021): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v3i1.1103

Abstract

Kecelakaandapatterjadidimanasajaseperti di rumah, di jalan, di tempatkerjabahkan di sekolah, misalnyaanakterpeleset yang menyebabkanlukaakutsepertilukarobekataumemar, bisajugaberupacederaringan, sedang, berat, bahkansampaimeninggal dunia. Tujuankegiatanpelatihaniniuntukmeningkatkanpengetahuandanketerampilansiswa UKS dalammelakukanpertolonganpertamaperawatanluka.Metode yang digynakanadalahpenyuluhan, pelatihandandiskusi.Hasildarikegiataninimeningkatkanpengetahuansiswa UKS dalammelakukanpertolonganpertamadalamperawatanluka.Kesimpulan :siswa UKS mampumemahamidanmempraktekkancaramelakukanperawatanlukasecaramandiri.
PENGABDIAN MASYARAKAT EDUKASI TENTANG PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT (IVA) Ika Yulia Darma; Silvi Zaimy; Meldafia Idaman
Jurnal Abdimas Saintika Vol 3, No 1 (2021): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v3i1.1029

Abstract

Kanker serviks adalah salah satu gangguan yang kerap terjadi pada wanita. Penyakit ini dapat memengaruhi sel-sel di leher rahim yang dapat membahayakan jika tidak segera ditangani. Dari data kesehatan dunia (WHO) tahun 2010,  terdapat 493.243 jiwa per tahun, yang menderita kanker serviks baru di dunia dengan angka kematian sebanyak 273.505 jiwa per tahun. Pemeriksaan rutin pada bagian rahim setiap wanita disarankan dilakukan setiap tahun. Salah satu pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk mendeteksi kanker serviks adalah IVA test. Inspeksi Visual   Asam Asetat ( IVA ) merupakan cara sederhana untuk mendeteksi kanker leher rahim sedini mungkin. Kegiatan sosialisasi mengenai IVA dilaksanakan di Aula Puskesmas Pasar Usang. Fakta yang ditemukan Rendah nya pengetahuan bahaya kanker servik dan Deteksi awal dengan IVA. Metode pemecahan masalah yang dilakukan adalah dengan cara memberikan edukasi mengenai IVA kepada Wanita Usia Subur(WUS) melalui Presentasi dan juga menyebarkan Leaflet yang berisi tentang bahaya kanker servik dan manfaat dari pemeriksaan IVA. Pada saat melakukan kegiatan pengabdian masyarakat peserta yang hadir sebanyak 20 orang WUS, 1 orang Bidan Koordinator, 1 orang Bidan Desa,  3 orang kader, 1 orang bagian Tata Usaha Puskesmas Pasar Usang. Hasil kegiatan didapatkan Peserta antusias terhadap edukasi yang disampaikan, tidak ada peserta yang meninggalkan tempat penyuluhan selama proses penyuluhan berlangsung dan Lebih dari 75% dari peserta yang hadir mampu menjawab pertanyaan dari penyuluh tentang materi yang disampaikan. Hal ini membuktikan bahwa peserta memperhatikan materi yang disampaikan. Kesimpulan didapatkan edukasi tentang pemeriksaan IVA berdampak positif pada masyarakat, sehingga masyarakat paham tentang Pemeriksaan IVA.
PELATIHAN UPAYA PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 KEPADA KADER KESEHATAN DI DUSUN PRINGWULUNG CONDONG CATUR DEPOK SLEMAN Margareta Hesti Rahayu; Theresia Titin Marlina; Siwi Ikaristi Maria Theresia
Jurnal Abdimas Saintika Vol 3, No 1 (2021): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v3i1.972

Abstract

ABSTRAK Covid-19 menjadi permasalahan pandemic global, tingkat penyebaran dan keparahan menjadi menghawatirkan dari virus tersebut. Kabupaten Sleman merupakan salah satu wilayah yang mengalami transmisi lokal. Penularan virus Corona dapat terjadi dengan mudah dari satu orang ke orang lain. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan warga masyarakat Padukuhan Pringwulung tentang pencegahan penyebaran Covid-19. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, pelatihan dan diskusi. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pengetahuan dan kemampuan untuk membuat face shield. Kesimpulan: Kader mampu memahami tentang pencegahan penyebarab Covid-19 dan mampu membuat face shield secara mandiri.Kata Kunci: pencegahan penyebaran, Covid-19, pengetahuan   ABSTRACT Covid-19 is a global pandemic problem, the level of spread and severity of the virus is worrying. Sleman Regency is one of the areas experiencing local transmission. Corona virus transmission can occur easily from person to person. The purpose of this activity is to increase the knowledge of the residents of the Padukuhan Pringwulung community about preventing the spread of Covid-19. The methods used are health education, training and discussion. This activity resulted in increased knowledge and the ability to make face shields. Conclusion: Cadres are able to understand about preventing the spread of Covid-19 and are able to make face shields independently.Keywords: prevention of spread, Covid-19, knowledge 
SOSIALISASI PEMANFAATAN JARINGAN LAN DAN INTERNET KEPADA STAFF REKAM MEDIS RSUP DR. M. DJAMIL PADANG Nurul Abdillah; Ropendi Pardede
Jurnal Abdimas Saintika Vol 3, No 1 (2021): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v3i1.1132

Abstract

Jaringan komputer merupakan teknologi yang sangat berkembang akhir-akhir ini. Dengan teknologi ini menghubungkan satu komputer dengan komputer lain, baik dalam satu area maupun di lain area bahkan lain Negara. Staff Rekam Medis merupakan salah satu komponen SDM yang harus mengenal dan dapat memanfaatkan perangkat teknologi. Tugas-tugas yang diembannya sangat berat meliputi penyelenggarakan administrasi rumah sakit, mulai dari pasien datang ke Rumah Sakit sampai Pasien pulang meninggalkan Rumah Sakit. Dengan kemampuan menggunakan sarana teknologi informasi berupa pemanfaatan sharing data, sharing printer, penggunaan email dan internet, diharapkan koordinasi internal staff rekam medis dan staff bagian lain dapat terjalin lebih baik. Metodologi pelakasanaan dilakukan dengan pengamatan, analisis, desain jaringan dan implementasi jaringan pada laboratorium. Untukmenghubungkan satu komputer dengan computer lain menggunakan LAN, diperlukan peralatan jaringanyang mendukung diantaranya: kartu jaringan, kabel UTP, komputer, dan switch. Sosialisa jaringan LAN yang dilakukan pada pengabdian masyarakat kali ini adalah menggunakan media zoom. Maksud pengabdian masyarakat di RSUP M.Djamil Padang adalah untuk menambha pengetahuan staf rekam medis mengenai jaringan LAN. Implementasi dilakukan dengan melibatkan staf rekam medis dengan pola sosialisasi. Hasil dari pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah menambah pengetahuan staff rekam medis mengenai instalasi jaringan LAN.
Pemberian Edukasi Tentang Hipertensi Dengan Media WhatsApp Blast Di Puskesmas Dadok Tunggul Hitam Kota Padang Annisa Novita Sary
Jurnal Abdimas Saintika Vol 3, No 1 (2021): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v3i1.1049

Abstract

ABSTRAK Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi salah satu penyebab utama kematian di dunia. Berdasarkan data Puskesmas Dadok Tunggul Hitam terdapat kasus dengan diagnosa hipertensi sebanyak 5.587 jiwa (2018) meningkat menjadi 6.367 jiwa (2019). Salah satu intervensi yang dapat dilakukan yaitu pemberian edukasi tentang hipertensi. Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Dadok Tunggul Hitam pada bulan September 2020. Kegiatan diawali dengan pemberian pre test untuk melihat tingkat pengetahuan masyarakat tentang penyakit hipertensi, kemudian pemberian edukasi kesehatan tentang penyakit hipertensi. Pelaksanaan penyuluhan kesehatan dilaksanakan dengan memberikan edukasi terkait hipertensi kepada masyarakat melalui media Whatsapp Blast, dan diakhiri dengan post test untuk mengukur peningkatan pengetahuannya. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat terhadap pasien yang terdiagnosis penyakit hipertensi dari 15 orang pasien terdapat 5 orang (33%) memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang hipertensi sebelum diberikan penyuluhan. Setelah diberikan penyuluhan secara daring melalui media Whatsapp Blast  dari 15 orang pasien terdapat 12 orang (80%) memiliki pengetahuan yang baik tentang hipertensi dan upaya pencegahannya. Dapat disimpulkan adanya pengingkatan pengetahuan tentang upaya pencegahan hipertensi setelah diberikan edukasi dengan media Whatsapp Blast. Disarankan agar pemberian edukasi dengan media Whatsapp Blast dapat dilakukan bagi petugas kesehatan dalam memberikan promosi kesehatan kepada masyarakat tentang pencegahan penyakit hipertensi.Kata Kunci: Hipertensi; media whatsapp blast; edukasi  ABSTRACT                                                                                          Hypertension is a non-communicable disease which is one of the main causes of death in the world. Based on data from the Public Health Center Dadok Tunggul Hitam, there were cases of hypertension from 5,587 people (2018), increase to 6,367 people (2019). The intervention from this case by providing education about hypertension. The activity was carried out at the Public Health Center Dadok Tunggul Hitam in September 2020. The activity started by giving a pre test about hypertension, then providing health education about hypertension. The health education is delivered through the Whatsapp Blast media, and ends with a post test. The results of the activities for patients diagnosed with hypertension, from 15 patients there were 5 patients (33%) who had a good level of knowledge before given education. After given education through Whatsapp Blast media, there were 12 patients (80%) who had good knowledge about hypertension and its prevention efforts. It can be concluded that there is an increase in knowledge about hypertension and prevention after given education through Whatsapp Blast media. It is suggested that education using Whatsapp Blast media can be carried out for health workers in providing health promotion to the public regarding the prevention of hypertension.Keywords: Hypertension; whatsapp blast media; education 
PEMANFAATAN ALOE VERA SEBAGAI BAHAN SABUN BATANG ALAMI Rahmi Novita Yusuf; Dewi Fransica; Niken Niken
Jurnal Abdimas Saintika Vol 3, No 1 (2021): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v3i1.1093

Abstract

Banyaknya tanaman aloe vera yang ada di sekeliling permukiman penduduk. Namun belum bisa dimanfaatkan dengan baik. Sejauh ini baru hanya sebagai bunga hiasan di dalam pot saja. Padahal aleo vera memiliki banyak manfaat, karena mengandung berbagai zat alami yang baik bagi kesehatan. Jd dalam pengabdian ini solusi yang ditawarkan adalah bagaiman kita bisa memanfaatkan aloe vera dengan baik, bukan saja sebagai hiasan didepan rumah tetapi juga bisa dibuat yang lainnya. Salah satunya adalah sebagai bahan dasar sabun batang alami.
PEMBERIAN INTERVENSI GIZI SPESIFIK UNTUK PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK TERHADAP ORANG TUA Velga Yazia; Hidayatul Hasni; Nurleny Nurleny; Mira Andika; Cindi Arista
Jurnal Abdimas Saintika Vol 3, No 1 (2021): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v3i1.1076

Abstract

Tingginya kejadian stunting (balita pendek) di Indonesia (37,2%) merupakan permasalaha gizi yang berdampak serius terhadap kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Ada bukti jelas bahwa individu yang stunting memiliki tingkat kematian lebih tinggi dari berbagai penyebab dan terjadinya peningkatan penyakit. Stunting akan mempengaruhi kinerja pekerjaan fisik dan fungsi mental dan intelektual akan terganggu. Di Indonesia, diperkirakan 7,8 juta anak mengalami stunting, data ini berdasarkan laporan yang dikeluarkan oleh UNICEF dan memposisikan Indonesia masuk ke dalam 5 besar negara dengan jumlah anak yang mengalami stunting tinggi. Hasil Riskesdas 2010, secara nasional prevalensi kependekan pada anak umur 2-5 tahun di Indonesia adalah 35,6 % yang terdiri dari 15,1 % sangat pendek dan 20 % pendek. Secara umum gizi buruk disebabkan karena asupan makanan yang tidak mencukupi dan penyakit infeksi. Terdapat dua kelompok utama zat gizi yaitu zat gizi makro dan zat gizi mikro. Zat gizi makro merupakan zat gizi yang menyediakan energi bagi tubuh dan diperlukan dalam pertumbuhan, termasuk di dalamnya adalah karbohidrat, protein, dan lemak. Sedangkan zat gizi mikro merupakan zat gizi yang diperlukan untuk menjalankan fungsi tubuh lainnya, misalnya dalam memproduksi sel darah merah, tubuh memerlukan zat besi. Termasuk di dalamnya adalah vitamin dan mineral. Kegiatan dari pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga mengenai stunting. Metode yang digunakan dengan ceramah dan demonstrasi secara daring . Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan peserta sangat aktif mendengarkan materi yang disampaikan.

Page 10 of 37 | Total Record : 369