cover
Contact Name
M. Farkhan
Contact Email
farkhan@dosen.umaha.ac.id
Phone
+6231-7884034
Journal Mail Official
among.pengmas@umaha.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Ngelom Megare No. 30 Taman Sidoarjo
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Among : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 26225328     EISSN : 26227738     DOI : -
Among Jurnal Pengabdian Masyarakat (AJPM) adalah publikasi layanan publik secara berkala untuk mengakomodasi layanan masyarakat bagi dosen di Universitas Maarif Hasyim Latif dan dari universitas lain dalam bentuk literatur, penelitian dan pengembangan yang mencakup berbagai topik yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat lokal atau topik lain yang terkait dengan kebutuhan masyarakat itu sendiri.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2020)" : 6 Documents clear
Pendampingan Untuk Perbaikan Perilaku Anak Terlantar di Kampung Anak Negeri Surabaya Retno Dewi Pulung Sari; Josephine Cindy Prisilla; Aschensio Saogo; Yoga Krisviciyanto
Among : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ajpm.v2i2.744

Abstract

Kesenjangan sosial masih merupakan permasalahan kesejahteraan di kota Surabaya. Permasalahan ini menunjukkan bahwa masih terdapat hak warga negara yang belum terpenuhi. Hak atas kehidupan yang layak masih belum sepenuhnya dapat terpenuhi oleh pemerintah kota, namun Dinas Sosial Kota Surabaya menunjukkan suatu kepedulian dalam merespon permasalahan yang terjadi di masyarakat. Pemerintahan Kota Surabaya memberikan pelayanan bagi anak jalanan, anak terlantar, anak-anak dari berbagai macam latar belakang bahkan yang dipekerjakan untuk mencuri agar dapat memenuhi kebutuhan hidup dengan memberikan fasilitas tempat tinggal dan berbagai pembinaan di Kampung Anak Negeri (KANRI). Dengan ragam latar belakang anak, maka permasalahan yang akan dihadapi oleh pendamping KANRI akan beragam pula, baik dalam etika, kebersihan, moral ataupun hal lain yang tidak dapat diduga. Pengabdian masyarakat di KANRI dimulai dengan penelitian yang dilakukan dengan metode kualitatif. Data yang diperoleh dari data primer yang diperoleh secara langsung dari sumber yang ada di KANRI. Data sekunder diperoleh dari buku referensi dan peraturan yang berlaku di Indonesia. Hasil dari penelitian adalah : kurang disiplin, aksi bullying antar teman, kurang etika, kurang percaya diri.
Pelestarian Dolanan Tradisional Kurangi Kecanduan Gadget Pada Anak Dusun Bendomungal Krian Sidoarjo Aditya Prakoso; Mohamad Hendi Pranoto; Dhea Pramesti Cahyana Putri; Nurul Maslachah; Listya Hendy Artiwi; Irma Nur Susanti; Thoni Anggriawan; Intan Fauziyah
Among : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ajpm.v2i2.745

Abstract

Kemajuan teknologi memang sangat membantu kelancaran pemenuhan kebutuhan dalam segala bidang, mulai pekerjaan, pendidikan, sampai pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Tetapi hal itu jika digunakan dengan benar, bagaimana dengan anak-anak yang menggunakan gadget, tentunya hanya digunakan untuk bermain game dan melihat you tube. Melihat kebiasan yang terbentuk seperti itu jika berlanjut maka pertumbuhan dan perkembangan anak bisa terganggu, baik secara fisik maupun mental. Solusi yang bisa dilakukan adalah dengan mengenalkan lagi dan melestarikan dolanan tradisonal masa lalu yang dijadikan sebagai program pengabdian kepada masyarakat oleh Universitas Maarif Hasyim Latif.  Program kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini terkonsep ke dalam program kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN)  yang dilaksanakan mahasiswa Universitas Maarif Hasyim Latif kepada anak-anak di Dusun Bendomungal Krian Sidoarjo. Dolanan tradisional yang dikenalkan diantaranya adalah permainan Dakon, Engklek, Egrang, dan Lompat Tali. Hasil program kegiatan ini membuat anak-anak semakin bergembira, senang, bersemangat untuk menghidupkan lagi dolanan tradisional yang sudah lama tidak dimainkan. Kendala yang dihadapi adalah kurangnya lahan yang cukup luas untuk memainkan dolanan tradisional, yang ada hanya lapangan desa dengan letak yang lumayan jauh bila dijangkau oleh anak-anak. Intinya para orang tua setuju dan mendukung program kegiatan pelestarian dolanan tradisional, dengan catatan permainan dilakukan di dekat rumah. Dengan demikian program pelestarian dolanan tradisional bisa terlaksana dan berhasil mengurangi ketergantungan gadget pada anak-anak Dusun Bendomungal Krian Sidoarjo.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Program Penghijauan Guna Meminimalisir Polusi Udara di Dusun Bareng Agung Setia Budi; Imam Syafi'i; Rachmad Alfin Saputra; Retno Dwi Yustianingsih; Mohamad Aldi Putra Pradana; Muhammad Singgih Widodo; Dewi Agustya Ningrum
Among : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ajpm.v2i2.746

Abstract

Polusi udara sangat berbahaya bagi kesehatan dan berdampak buruk bagi tumbuhan dan lingkungan. Polusi udara bisa bersumber dari aktivas manusia diantaranya seperti transportasi, industri, pembangkit listrik, pembakaran, gas buang pabrik. Dusun Bareng adalah salah satu dusun yang ada di Desa Sidorejo Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur yang terletak di pinggiran jalan raya protokol Surabaya-Mojokerto dan dikelilingi oleh perusahan-perusahaan industri berskala besar. Lingkungan sekitar dusun penuh pemukiman, lahan kosong sudah tidak ada, pepohonan sangat jarang, tiap rumah warga juga sedikit yang memiliki tanaman di teras rumahnya. Hasil survei yang kami terima adalah tingkat kesadaran warga akan pentingnya tanaman sangat rendah, warga tidak mau membeli tanaman mereka lebih memilih untuk membeli kebutuhan lain yang lebih penting, disamping itu tidak punya cukup waktu untuk merawat tanaman karena sudah lelah bekerja di pabrik. Hal inilah yang menjadi dasar program kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan, dengan melaksanakan penghijauan melalui pemberdayaan masyarakat meningkatkan kesadaran akan pentingnya melakukan penghijauan dengan menanam tanaman penangkal polusi udara. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UMAHA dengan memberikan bantuan tanaman penangkal polusi udara dan medianya. Tanaman yang digunakan adalah tanaman lidah mertua, daun dolar, dan dracaena reflexa. Metode yang diguanakan adalah 3P yaitu Pembelajaran, Pendampingan, dan Pembinaan. Hasil pelaksanaan kegiatan ini adalah warga merasa terbantu dan senang, mereka proaktif membantu selama proses kegiatan, warga merasa dimudahkan untuk menanam tanaman penangkal polusi udara, mereka tinggal membiakkan dari tanaman yang sudah terima untuk ditanam di setiap rumah warga, dan perawatan tanaman yang mudah karena jenis tanaman yang diberikan bisa hidup subur di lahan sempit dan tanah yang kering.
Pelatihan Budidaya Pembesaran Ikan Lele di Desa Tanjungan Driyorejo Gresik Dini Retnowati; Moch Anshori; Ahmad Fatih Fudhla; Gusti Ardiasyah; Ika Widya Ardhyani; Asri Dwi Puspita
Among : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ajpm.v2i2.747

Abstract

Di Indonesia ikan lele merupakan salah satu komoditas ikan air tawar yang sangat potensial. Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Pembesaran ikan lele merupakan segmen usaha yang mengkhususkan pembesaran lele sampai mencapai ukuran konsumsi. Pemilihan lokasi yang tepat untuk budidaya pembesaran ikan lele merupakan salah satu faktor kunci keberhasilan pembesaran ikan lele. Desa Tanjungan yang berada di Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik Jawa Timur merupakan desa yang memiliki potensi untuk mengembangkan budidaya pembesaran ikan lele, warga yang antusias dengan budidaya ikan lele serta lahan yang cukup memadai namun belum dimanfaatkan secara ekonomi oleh penduduk. Peluang tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan pembudidayaan ikan lele. Selain itu dengan adanya pelatihan pembudidayaan ikan lele diharapkan dapat memberikan keuntungan lain yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dengan terciptanya lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Studi Kondisi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga pada Suatu Rukun Tetangga Di Kelurahan Semolowaru Surabaya Lasman Parulian Purba; Ridho Said A Laurence; Blandina Angelina Nainggolan
Among : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ajpm.v2i2.743

Abstract

Tahap awal yang dilakukan peserta Pengabdian Masyarakat (Abdimas) seperti biasa adalah melakukan analisis sosial (Ansos). Ansos kali ini terasa cukup mudah karena pada Abdimas sebelumnya sudah dilakukan Ansos bersama dengan tim Abdimas Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Katolik Darma Cendika (UKDC) Tahun2019 sebagaimana dilaporkan oleh Purba (2020). Setelah mendapatkan ijin baik dari pihak RT 04 / RW VII dan LPPM UKDC maka tim Abdimas kali ini mengawali dengan Rapat tim Abdimas pada 06 Desember 2019. Dari sejumlah  83  Kepala  Keluarga  (KK)  di  RT 04  RW VII  tim  Abdimas diarahkan  agar  melakukan  penyuluhan  pemilahan  sampah  lebih  rinci kepada 11 (sebelas) KK saja setelah terlebih dahulu memberikan penjelasan awal  mengenai  pentingnya  pemilahan  sampah  pada  suatu  pertemuan bulanan  para  Ibu-Ibu  PKK  pada  medio  Desember  2019.  Volume total sampah organik selama 7 hari setelah dikumpulkan dari 11 KK adalah 62.30Kg (73.49%) dan sampah anorganik 22.48 Kg (26.51%). Rata-rata volume sampah organik per KK perhari 0.81 Kg sedangkan sampah anorganik sebesar 0.29 Kg. Untuk besaran sampah terbanyak perhari dari seluruh data yang dikumpulkan terdapat pada KK.9 yakni 4.30 Kg (sampah organik) setara dengan 5.07% dari total volume sampah yang terkumpul, setara dengan 6.90% dari total volume sampah organik yang terkumpul, dan dari seluruh pengumpulan data yang ada bahwa setiap KK rata-rata mengumpulkan sampah organik lebih banyak daripada sampah anorganik. Rata-rata volume sampah organik perminggu per KK sebesar 5.66 Kg dan sampah anorganik 2.04 Kg. Dari data-data dan informasi yang dihimpun membuktikan bahwa kegiatan Abdimas ini sudah sukses diimplementasikan pada media atau objek 11 KK di Kelurahan Semolowaru RT 04 RW VII. Selain itu juga pada tahapan akhir semua dari 11 KK sangat senang dan tidak keberatan jika dilakukannya kegiatan untuk memilah sampah organik dan anorganik sedari rumah dan mereka setuju jika kegiatan ini dijalankan kedepannya.
Pelatihan Pembuatan Risoles Jantung Pisang Guna Meningkatkan UMKM di Dusun Bendomungal dan Bareng Agus Hayafudin
Among : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ajpm.v2i2.748

Abstract

Dusun Bendomungal dan dusun Bareng berada di desa Sidorejo kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo. Desa Sidorejo sudah memiliki program tersendiri untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, diantaranya dengan mengupayakan warganya untuk mulai mengenal Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Pada dusun Bendomungal dan dusun Bareng belum terdapat warga yang berwirausaha karena rendahnya tingkat kesadaran dan pengetahuan akan UMKM, rata-rata masyarakatnya hanya mengandalkan gaji hasil kerja dari pabrik. Hal ini yang menjadi dasar untuk membuat program kegiatan pengabdian masyarakat melalui pelatihan pembuatan risoles jantung pisang guna meningkatkan UMKM di dusun Bendomungal dan Bareng. Program pengabdian kepada masyarakat ini masuk pada skema kegiatan KKN mahasiswa Universitas Maarif Hasyim Latif (UMAHA). Pemilihan produk risoles jantung pisang karena produk jajanan ini paling banyak digemari dari segala tingkat usia mulai anak-anak sampai dewasa, disamping itu memiliki manfaat kesehatan yang banyak. Program kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan selama 1 (satu) minggu pada pertengahan bulan Agustus tahun 2019. Program pengabdian masyarakat dilakukan dalam 3 tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap akhir. Inti pelaksanaan yaitu memberikan sosialisasi tentang pengetahuan UMKM, cara membuat produk, cara mengemas produk,  menentukan harga sebuah produk, cara pemasaran, sampai manfaat utama dari jantung pisang bagi kesehatan, dan praktek pembuatan risoles jantung pisang. Hasil setelah pelaksanaan program dengan adanya sosialisasi UMKM mengubah pola pikir warga setempat yang awalnya tidak peduli dengan UMKM menjadi sadar akan pentingnya UMKM, bahwa dengan adanya UMKM perekonomian dusun bisa lebih meningkat. Setelah dilakukan praktek pembuatan risoles jantung pisang membuat warga mulai tertarik dan termotivasi untuk membuka usaha mengambil peluang yang ada.

Page 1 of 1 | Total Record : 6