cover
Contact Name
Sri Suryanti
Contact Email
srisuryanti@umg.ac.id
Phone
+6281280297873
Journal Mail Official
didaktika@umg.ac.id
Editorial Address
Faculty Teacher Tranining and Education, Universitas Muhammadiyah Gresik Jl. Sumatera No. 101 GKB Kebomas Gresik Provinsi Jawa Timur
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Didaktika: Jurnal Pemikiran Pendidikan
ISSN : 16934318     EISSN : 26218941     DOI : http://dx.doi.org/10.30587/didaktika
Core Subject : Education,
didaktika Jurnal Pemikiran Pendidikan memuat hasil penelitian dibidang pendidikan, baik pendidikan matematika, pendidikan bahasa inggris maupun pendidikan dasar
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 26 No 2 (2020)" : 9 Documents clear
MENGUKUR KETERAMPILAN BERFIKIR KRITIS PESERTA DIDIK TERHADAP ISUE-ISUE SOSIAL MELALUI PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI (Studi Evaluasi Pada Peserta Didik kelas IV SD Muhammadiyah Manyar) Ismail Marzuki
DIDAKTIKA Vol 26 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (871.281 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v26i2.1470

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi secara mendalam tentang keterampilan berfikir kritis peserta didik terhadap isue-isue sosial dengan memanfaatkan Teknologi Informasi (TI). Jenis penelitian ini adalah penelitian evaluasi (evaluation research) dengan subjek penelitian enam siswa kelas 4 SD Muhammadiyah Manyar. Subjek tersebut terdiri atas 2 siswa dengan kecerdasan tinggi, 2 siswa dengan kecerdasan sedang, dan 2 siswa dengan kecerdasan rendah dengan jenis kelamin berbeda. Fokus penelitian adalah ingin menggali informasi tentang ketajaman berfikir kritis mereka dalam menentukan kebenaran sebuah informasi, kemampuan berargumen, dan kemampuan memecahkan masalah. Data-data penelitian dikumpulkan melalui interview dan test, dan setelah data terkumpul data kemudian dianalisis. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada aspek ketajaman berfikir kritis, seluruh kelompok siswa hasilnya sangat baik. Sementara untuk kemampuan berargumen kelompok dengan kecerdasan tinggi hasilnya baik, sedang kelompok sedang dan rendah hasilnya cukup. Terakhir kemampuan dalam memecahkan masalah hasilnya adalah peserta didik berkecerdasan tinggi nilainya sangat baik, sementara kelompok berkecerdasan sedang dan rendah hasilnya adalah cukup dan kurang.
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DI KELAS VII SMP NEGERI 1 GLAGAH LAMONGAN Muhammad Syarif Hidayatullah; Irwani Zawawi; Fatimatul Khikmiyah
DIDAKTIKA Vol 26 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (934.46 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v26i2.1332

Abstract

Kemampuan berpikir kritis dapat melatih peserta didik membuat keputusan dari berbagai sudut pandang secara cermat, teliti, dan logis. Dengan kemampuan berpikir kritis, peserta didik dapat mempertimbangkan pendapat orang lain serta mampu mengungkapkan pendapatnya sendiri. Oleh karena itu pembelajaran di sekolah sebaiknya melatih peserta didik untuk menggali kemampuan dan keterampilan dalam mencari, mengolah, dan menilai berbagai informasi secara kritis. Model pembelajaran yang digunakan guru seharusnya dapat membantu proses analisis peserta didik. Salah satu model pembelajaran tersebut adalah model pembelajaran Problem Based Learning. Dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning pada pembelajaran Matematika diharapkan peserta didik akan mampu menggunakan dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis untuk menyelesaikan masalah dengan menggunakan berbagai strategi penyelesaian. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam menyelesaikan masalah matematika melalui model pembelajaran Problem Based Learning.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Glagah Lamongan pada kelas VII-A sebanyak 15 peserta didik tahun akademik 2017/2018. Metode pengumpulan data adalah metode tes. Metode tes digunakan untuk mendapatkan data kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam menyelesaikan masalah matematika. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan berpikir kritis.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir kritis peserta didik berkategori tinggi, dengan rincian 9 peserta didik atau 60% memiliki kemampuan berpikir kritis sangat tinggi, 3 peserta didik atau 20% memiliki kemampuan berpikir kritis tinggi, 2 peserta didik atau 14% memiliki kemampuan berpikir kritis sedang, sedangkan 1 peserta didik atau 6% memiliki kemampuan berpikir kritis rendah
LANGUAGE LEARNING STYLE IN MANAGEMENT STUDENTS FROM DIFFERENT GENDER GROUP Daniatussalma Daniatussalma; Yudhi Arifani; Candra Hadi Asmara
DIDAKTIKA Vol 26 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (877.948 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v26i2.1471

Abstract

Learning style is one factor which can determine students in the way how they obtained the learning or information. Between male and female students were different in choosing their learning styles. This study tried to investigate the perceptual learning styles preference in Management students and to know the differences between male and female Management students in learning styles in the first semester at University of Muhammadiyah Gresik. Perceptual Learning Style Preference Questionnaire (PLSPQ) developed by Reid 1987was used and administered to 230 students. An observation check-list also used to support the data with questionnaire. Descriptive Statistic was used to analyze the data. The result indicated that students preferred in Group style when they learned English as Academic Purpose (EAP). In gender, between female and male students showed there were some differences in their learning styles. The result revealed that female students preferred in Group style, meanwhile male students preferred in auditory style. The least preference of learning style both female and male students was Individual style
PENGARUH MOTIVASI DAN KEMANDIRIAN BELAJAR (SELF REGULATED LEARNING) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA PESERTA DIDIK KELAS VII DI SMP NEGERI I KEBOMAS Ismawati Dwi Saputri; Sarwo Edy; Midjan Midjan
DIDAKTIKA Vol 26 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (827.54 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v26i2.1467

Abstract

Motivasi dan kemandirian belajar (self regulated learning) sangat diperlukan untuk mendapatkan hasil belajar yang baik. Dengan adanya motivasi dan kemandirian belajar peserta didik dapat menyelesaikan tugas tanpa menggantungkan orang lain. Dalam motivasi dan kemandirian belajar terdapat lima faktor didalamnya yaitu self eficacy, intrinsic value, tes anxiety, cognitif strategi use dan self regulation. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi dan kemandirian belajar (self regulated learning) terhadap hasil belajar peserta didik kelas VII di SMP Negeri I Kebomas.Penelitian ini adalah penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VII di SMP Negeri I Kebomas yang berumlah 288 peserta didik dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan rumus slovin dengan taraf kesalahan sebesar 5%, maka jumlah sampel sebanyak 167 peserta didik namun dikarenakan ada satu hasil yang tidak valid, maka peneliti hanya mendapatkan 166 sampel. Instrumen yang digunakan adalah angket motivasi dan kemandirian belajar (self regulated learning) dan tes hasil belajar matematika.Hasil perhitungan regresi linier berganda pada masing – masing variabel x memiliki nilai sig 0,000 sehingga sig. <
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS MENGGUNAKAN PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA (PMRI) DI SMK AL KARAMAH Yundaryati Yundaryati; Suyoto Suyoto
DIDAKTIKA Vol 26 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1079.029 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v27i1.2106

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis diperlukan dalam memahami pelajaran yang diberikan oleh guru. Rendahnya kemampuan komunikasi matematis peserta didik SMK Al Karamah Jombang disebabkan karena peserta didik kurang diikutsertakan dalam pembelajaran atau peserta didik jarang diberikan kesempatan untuk bertanya maupun mengungkapakan pendapat. Pendekatan pembelajaran yang digunakan guru selama ini kurang tepat, sehingga kemampuan komunikasi matematis peserta didik belum mampu tersampaikan. Salah satu model pembelajaran yang cocok adalah pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) untuk melihat apakah terdapat perbedaan pembelajaran tersebut dengan model pembelajaran konvensional terhadap peningkatan kemampuan komunikasi matematis ditinjau dari jenis kelamin peserta didik. Jenis eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperimen Design menggunakan pretes dan postes. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas XII SMK Al Karamah Jombang. Sampel yang digunakan sebanyak 1 kelas yang dipilih dengan teknik acak kelas, yaitu kelas XII SMK Al Karamah Jombang dengan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes. Analisis data yang digunakan adalah uji Kruskal-Wallis Menurut hasil penelitian dan pembahasan, perhitungan dengan menggunakan uji Kruskal-Wallis, diperoleh nilai H = 1,233 < 7,815. Sehingga dapat diambil keputusan Ho dari hipotesis ini diterima, dengan kata lain bahwa Ha dari hipotesis yang diajukan ditolak maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis yang menggunakan pendekatan pembelajaran Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) SMK Al Karamah Jombang Tahun Ajaran 2019/2020.
THE EFFECT OF GRAPHIC ORGANIZER WITH SCHOOLOGY ON STUDENTS’ WRITING SKILL AT MA MASYHUDIYAH GIRI Betty Indah Cahyaningtias; Khoirul Anwar; Ulfatul Ma’rifah
DIDAKTIKA Vol 26 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1007.237 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v26i2.1472

Abstract

Writing is a productive skill which makes the students managing the ideas into texts or paragraphs. Writing skill is one of the things that noticed by the Indonesian Minister of Education and Culture. It can be seen at the curriculum. The curriculum expects that the students will be able to write in English texts well at the end of learning process. However to reach the goal at curriculum is not easy. It because the students have a lot of problems in learning writing. For instance, when the students write paragraph, they usually has no unity so the content of each paragraph did not appropriate with the topic. Then, the students difficult to organize ideas properly. Besides that, the students also difficult to choose the appropriate words. These problems are caused by the ways students learn writing are not really effective. To solve the problems, the researcher use Graphic Organizer with Schoology as the alternative in teaching writing. This study was investigate the significant effect of Graphic Organizer with Schoology on Students’ Writing Skill. The researcher chose eleventh grade at MA Masyhudiyah Giri to conduct this study. The sample was 11 MIPA 2 as the experimental group and 11 MIPA 3 as the control group. Both of class consisted of 30 students. So, the number of the participants in this study was 60 students. The research finding showed that there was a signinificant difference between experimental group who were taught by using graphic organizer with schoology and control group who were taught by only using graphic organizer. It is proven by the result of sig. (2-tailed) is lower than 0.05 (0.000<0.05). So, the null hypothesis can be rejected. It means that Graphic Organizer with Schoology has significantly effects on students’ writing skill. Therefore, the researcher suggest to the English teacher for Implementing of Graphic Organizer with Schoology as the alternative in teaching writing. For the future researcher, the researcher hopes that can use Graphic Organizer with Schoology in different way to develop other skill such as reading skill to make a difference with this study
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF FLIP BOOK MENGGUNAKAN KVISOFT FLIP BOOK MAKER BERBASIS SENI BUDAYA LOKAL Reni Ariska Putri; Sri Uchtiawati; Nur Fauziyah
DIDAKTIKA Vol 26 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.917 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v26i2.1468

Abstract

Pengembangan media pembelajaran interaktif flip book menggunakan kvisoft flip book maker berbasis seni budaya lokal adalah salah satu cara dalam memanfaatkan tekonologi pendidikan berupa software kvisoft flip book maker yang dipadukan dengan seni budaya lokal dan dihasilkan suatu produk pengembangan berupa media pembelajaran matematika flip book. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui proses pengembangan media pembelajaran flip book dan efektifitas media pembelajaran flip book dalam proses pembelajaran di kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah 30 orang peserta didik yang terdiri dari 16 laki-laki dan 14 perempuan kelas VII sekolah menengah pertama di Indonesia. Model pengembangan dalam penelitian ini menggunakan model 4D yang terdiri dari tahapan define, design, develop, dan disseminate. Proses pengembangan dalam penelitian ini dimulai dari tahap define dengan melakukan analisis awal akhir, analisis peserta didik, analisis tugas, analisis konsep, dan spesifikasi tujuan pembelajaran; tahapan selanjutnya adalah tahap design dengan melakukan penyusunan tes acuan patokan, pemilihan media, pemilihat format, dan rancangan awal media; tahapan selanjutnya adalah tahap develop dengan melakukan validasi ahli dan uji pengembangan; dan tahapan terakhir adalah tahap disseminate dengan melakukan pengemasan media dan penyebaran media pada lingkup sekolah yang sama dengan kelas yang berbeda. Pengembangan media pembelajaran flip book ini dapat menjadi alternatif pilihan dalam penggunaan media pembelajaran matematika, khususnya pada materi aritmatika sosial.
PENERAPAN DISCOVERY LEARNING DENGAN STRATEGI REACT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI-B SMA PLUS AR-RAHMAT BOJONEGORO MATERI POLINOMIAL Ahmad Hasan Saifurrisal; Suyoto Suyoto; Sri Uchtiawati; Nur Fauziyah
DIDAKTIKA Vol 26 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.494 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v27i1.2107

Abstract

Hasil pengamatan yang dilakukan di kelas XI-B SMA Plus Ar-Rahmat Bojonegoro menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik mengalami kesulitan pada materi polinomial. Kesulitan yang dialami peserta didik diduga karena guru lebih sering mengajar dengan model pembelajaran ekspositori sehingga peserta didik kurang aktif dalam proses belajar mengajar dan menyebabkan hasil belajar peserta didik kurang maksimal. Maka, perlu diterapkan metode pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik, yaitu discovery learning dengan strategi REACT. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran discovery learning dengan strategi REACT yang dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik kelas XI-B SMA Plus ArRahmat Bojonegoro materi polinomial. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Data penelitian berupa daftar nilai peserta didik pada tes di tiap akhir siklus dan data hasil observasi yang didapatkan dari observer. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, angket, lembar penilaian aktivitas peserta didik, tes, catatan lapangan, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis tersebut, diperoleh dua kesimpulan sebagai berikut. Pertama, bahwa penerapan discovery learning dengan strategi REACT pada materi polinomial yang dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik kelas XI-B SMA Plus Ar-Rahmat Bojonegoro memiliki langkah-langkah: 1) guru memberikan apersepsi dan motivasi; 2) menerapkan discovery learning dengan strategi REACT dengan tahapan: stimulation, problem statement, data collection, data processing, dan verification; 3) peserta didikmengomunikasikan hasil diskusi kelompok kemudian bersama-sama guru membuat kesimpulan. Kedua, bahwa pembelajaran dengan discovery learning dengan strategi REACT meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didikkelas XI-B SMA Plus Ar-Rahmat Bojonegoro. Skor rata-rata aktivitas peserta didik pada siklus I sebesar 27,5 dengan kategori baik, tetapi masih ada poin pengamatan yang bernilai 2. Skor rata-rata aktivitas peserta didik pada siklus II sebesar 35,5 dengan kategori sangat baik, dan setiap poin pengamatan mencapai minimal nilai 3. Hasil tes peserta didik pada siklus I menunjukkan bahwa 60% peserta didik yang memperoleh nilai mencapai KKM dengan rata-rata hasil tes yang diperoleh adalah sebesar 78,25. Hasil tes peserta didik pada siklus II menunjukkan bahwa 90% peserta didik yang memperoleh nilai mencapai KKM dengan rata-rata hasil tes yang diperoleh adalah sebesar 85,45.
Meningkatkan Keterampilan Menulis Karangan Deskripsi Siswa dengan Menggunakan Media Gambar di Kelas X IPA SMAN 4 Sampang Dewi Wahyuni
DIDAKTIKA Vol 26 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.714 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v26i2.1469

Abstract

Gambar merupakan salah satu media pembelajaran yang digunakan peneliti untuk meningkatkan kemampuan keterampilan menulis karangan deskripsi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur bagaimana media gambar dapat meningkatkan kemampuan keterampilan menulis karangan deskripsi siswa. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas yang mencakup tahap perencanaan, tahap implementasi, tahap observasi, dan tahap refleksi. Data diambil melalui rubrik penilaian menulis karangan deskripsi, kuesioner, dan ceklis observasi. Data diperoleh melalui pre-study, siklus 1, dan siklus 2. Pada tahap pre-study, banyak siswa yang mengalami kesulitan memulai dan mengembangkan idenya sehingga mereka kurang minat untuk menulis karangan deskripsi. Disamping itu, peneliti juga menemukan hanya 10 siswa yang mencapai nilai KKM (≥76) atau 31% persentase sukses. Sedangkan pada siklus kesatu, peneliti menemukan 21 siswa yang mencapai nilai KKM (≥76) atau 66% persentase sukses. Berdasarkan temuan pada siklus kesatu, peneliti dan guru kelas merevisi pembelajaran dengan menambahkan strategi pembelajaran menulis karangan deskripsi dengan bantuan media gambar. Pada siklus kedua, peneliti menemukan 27 siswa yang mencapai nilai KKM (≥76) atau 84% persentase sukses. Peneliti dan guru kelas juga menemukan bahwa siswa memberikan respon yang lebih baik daripada sebelumnya, banyak siswa termotivasi untuk aktif di kelas sehingga mereka memiliki sikap percaya diri menulis karangan deskripsi. Dari hasil penelitian diatas menunjukkan bahwa penggunaan media gambar dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan deskripsi siswa kelas X IPA SMAN 4 Sampang.

Page 1 of 1 | Total Record : 9