cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnalppkn@unpam.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalppkn@unpam.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pamulang
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 23020865     EISSN : 2621346X     DOI : 10.32493/jpkn
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan merupakan media komunikasi dan publikasi artikel ilmiah berdasarkan hasil penelitian dan kajian pustaka bagi para akademisi, praktisi, dan peneliti dalam bidang kewarganegaraan dan pendidikan. Jurnal mulai diterbitkan pada tahun 2014 dalam bentuk cetak dan pada tahun 2017 mulai diterbitkan secara online maupun cetak.Fokus dan ruang lingkup kajian: 1) pancasila dan kewarganegaraan; 2) pendidikan pancasila dan kewarganegaraan; 3) hukum dan ketatanegaraan; 4) perundang-undangan dan kebijakan publik; dan 5) pendidikan dan pembelajaran
Articles 157 Documents
Peran Pendidikan Kewarganegaran dalam Membangun Sikap Toleransi Beragama pada Mahasiswa Ahmad, Humam Alwi; Najicha, Fatma Ulfatun
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 10 No. 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v10i1.y2023.p56-65

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan keragaman suku, ras, budaya, dan agama yang beranekaragam. Agama merupakan landasan kehidupan bagi setiap umat manusia, manakala pemahaman agama pada individu itu lemah, maka individu tersebut akan hilang arah dan tidak dapat mengetahui arah tujuan hidupnya, serta dapat dengan mudahnya dipengaruhi oleh individu lain. Agama merupakan peran yang penting dalam kehidupam setiap individu, sebab agama merupakan hal mendasar  yang berkaitan dengan kepercayaan seorang individu. Selain itu agama juga memiliki keterkaitan dengan tradisi yang dimiliki oleh suatu kelompok masyarakat. Sikap yang harus dikedepankan oleh individu yang beragama dalam menyikapi adanya keberagaman agama di Indonesia ialah dengan sikap toleransi. Tanpa adanya toleransi akan menimbulkan perpecahan antar perbedaan, atau bahkan dapat menyebabkan rusaknya suatu wilayah yang disebabkan oleh perpecahan. Toleransi beragama merupakan sikap manusia dalam menyikapi adanya keberagaman agama. Maka dari itu, tidak dapat dibantah bahwa toleransi beragama merupakan hal yang penting agar tidak terjadi perpecahan. Selain itu, menjadi warga negara yang baik tidak semata-mata taat akan hukum atau menumbuhkan rasa kebangsaan saja, melainkan juga harus menumbuhkan rasa toleransi terhadap kemajemukan yang terdapat di Indonesia, khususnya keberagaman agama. Sehingga dengan adanya perbedaan agama atau kepercayaan tersebut, diperlukan ilmu pengetahuan dan pendidikan yang bertujuan guna menumbuhkan sikap toleransi, khususnya mahasiswa.
Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Jiwa Kepemimpinan Peserta Didik sasmita, sk; Prastini, Endang
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 10 No. 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v10i1.y2023.p16-25

Abstract

Beberapa sekolah telah menerapkan dan mengimplementasikan program yang mengarah kearah sana seperti kegiatan pembiasaan, sholat duha, tadarus/literasi dan lain-lain. Dari latar belakang pemikiran inilah, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang Peran Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Jiwa Kepemimpinan Peserta Didik di SMP Perguruan Cikin, Jakarta Pusat. Untuk mendapatkan data yang valid dan kredibel maka peneliti mengambil narasumber utama yakni kepala sekolah dan narasumber penunjang yang benar-benar bersentuhan langsung dengan peserta didik, seperti wali kelas dan guru BK (Bimbingan dan Konseling). Tidak hanya itu peneliti juga melibatkan guru-guru yang lain manakala belum menemukan kepuasan dalam memperoleh informasi yang diinginkan. Sedangkan tujuanya penelitian ini adalah untuk mengetahui jiwa kepemimpinan peserta didik dalam mempersiapkan pemimpim masa depan. Jenis penlitian menggunakan pendekatan kualitatif, studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil dan temuan adalah pentingnya peran kepala sekolah dalam membentuk jiwa kepemimpinan peserta didik di sekolah, disebabkan adanya pergeseran norma. Adapun luaran yang diharapkan dari penelitian ini adalah artikel jurnal ilmiah. Selain itu, hasil penelitian ini bisa menjadi suatu studi sebagai kajian pustaka dalam mengkaji peran pemimpin di masyarakat.
IMPLEMENTASI PROFIL PELAJAR PANCASILA PADA DIMENSI RELIGIUS BERBASIS PEMBIASAAN maryana, windri; Huda, Chorul; Nuvitalia, Duwi; Suwarto, Agus Suwarto
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 10 No. 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v10i1.y2023.p26-34

Abstract

penelitian yang dilakukan meneliti mengenai penanaman karakter religius pada peserta didik di sekolah dasar melalui kegiatan pembiasaan disekolah. kegiatan pembiasaan yang rutin dilakukan disekolah, diharapkan dapat dapat menjadikan peserta didik manusi berkarakter religius yang dapat dijadikan sebagai identitas diri. mengingat karakter religius merupakan dondasi awal bagi kehidupan peserta didik.
MEMBANGUN KEMANDIRIAN SISWA DALAM BELAJAR MENUJU MASYARAKAT GOOD CITIZENSHIP Lusie Putri, Mas Fierna Janvierna; Utaminingsih, Sri; Siswandi, R Dede
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 10 No. 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v10i1.y2023.p35-43

Abstract

Seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan, seseorang akan belajar untuk mandiri. kemandirian adalah kemampuan remaja dalam berpikir, merasakan dan membuat keputusan secara pribadi berdasarkan diri sendiri dibandingkan mengikuti apa yang orang lain percayai. Membangun kemandirian siswa dalam belajar tugas dan kewajiban bagi seorang pendidik. Kemandirian tujuan guru agar siswa belajar mandiri, sesuai dengan tujuan kompetensi inti sikap dalam ranah afektif. Pembelajaran kemandirian sebagai transmisi kewarganegaraan berkaitan erat dengan penanaman tingkah laku siswa dalam belajar dan hidup bermasyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Walaupun banyak kendala dalam belajar namun siswa-siswi tetap membangun kemandirian menjadi individu yang mandiri, disiplin, tanggung jawab, mampu menyelesaikan masalah, mengambil keputusan sendiri, inisiatif dan kreatif dalam belajar. Kemandirian juga di dukung oleh faktor ekternal yaitu  guru dan orangtua. Guru selalu memberikan motivasi kepada siswa untuk mandiri dalam belajar, begitupun orangtua selalu memberikan bimbingan, nasehat, serta pantauan kepada anak-anakanya dirumah. Warga negara yang baik, yaitu masyarakat yang  memiliki kecerdasan intelektual, emosional yang baik, kehidupan sosial yang baik, spiritual, rasa bangga terhadap tanah airnya, berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, tumbuh rasa kebangsaan dan cinta tanah air, kepribadian dan akhlak yang baik, bersikap demokratis, mampu bersaing dan berprestasi dalam bidangnya dan kemajuan teknologi dan  komunikasi, terutama bertanggung jawab sebagai generasi muda
Peranan Pancasila Dalam Membentuk Karakter Mahasiswa Di Era Modernisasi dan Westernisasi Zuliansah, Rizky Adi; Firdaus, Rizal Zayis; Supriyono, Supriyono
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 10 No. 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v10i1.y2023.p44-55

Abstract

Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk pengenalan karakteristik mahasiswa di era Modernisasi dan Westernisasi dalam upaya pembentukan karakteristik mahasiswa yang sesuai dalam nilai - nilai pancasila untuk bisa diterapkan di kehidupan mahasiswa khususnya dalam lingkup pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif tinjauan literatur, yang menggunakan  sumber  data dari  literatur  jurnal, serta kajian ilmiah lainnya yang relevan dan akurat. Dalam menghasilkan penelitian ini menunjukan bahwa mahasiswa sebagai penerus bangsa bukan hanya sekedar mengenal budaya barat tetapi juga harus lebih mengenal budaya bangsanya sendiri sehingga dalam proses perkembangan teknologi tidak akan tertelan zaman, untuk itu penelitian ini dilakukan untuk mengenalkan karakter mahasiswa dalam peranan serta nilai - nilai pancasila yang mampu membangkitkan penghayatan dan pengalamannya sebagai warga negara di era modernisasi dan westernisasi. Dengan demikian, penelitian ini sangat erat berkaitan dalam membentuk karakter mahasiswa yang sesuai dengan norma yang ada di khalayak umum serta nilai - nilai pancasila guna menuju terwujudnya penerus bangsa yang bercirikan pancasila.
Implementasi Kebijakan Permendikbud No. 20 Tahun 2019 tentang Sistem Zonasi Dalam Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Jenjang Tingkat SMP Untuk Meningkatkan Pemerataan dan Mutu Pendidikan Haryanti, Amelia
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol.7 No.2 September 2020
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v7i2.y2020.p97-106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui impementasi dari kebijakan Permendikbud No. 20 Tahun 2019 di Kota Tangerang Selatan.  Peraturan ini berlaku bagi seluruh sekolah negeri, baik dari jenjang sekolah dasar, dan sekolah menengah pertama. Khusus untuk sekolah menegah atas dan sekolah menengah kejuruan negeri dan sekolah khusus negeri peraturan yang digunakan menggunakan peraturan gubernur Nomor 22 Tahun 2020 tentang penerimaan peserta didik baru. Digunakannya sistem zonasi ini dalam rangka meningkatkan pemerataan dan mutu pendidikan di Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini dilaksanakan selama 4 bulan dari bulan April 2020 sampai dengan bulan Juli 2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek yang digunakan adalah orang tua calon peserta didik yang akan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, kepala sekolah menengah pertama, dan kepala seksi kurikulum SMP. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil dari penelitian ini, pemberlakuan sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru di Kota Tangerang Selatan berjalan cukup baik dan telah berhasil memeratakan serta meningkatkan mutu pendidikan di wilayah Kota Tangerang Selatan, jumlah sebaran siswa dari sisi jarak sudah sesuai dengan domisili dan dari sisi input juga sebaran siswa sudah tersebar diberbagai sekolah, sehingga tidak ada lagi sebutan sekolah favorit  dan tidak favorit.
Implementasi Good Governance Pada Organisasi Mahasiswa Sulastri, Sulastri; Utami, Ichwani Siti
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol.7 No.2 September 2020
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v7i2.y2020.p87-96

Abstract

Organisasi mahasiswa di seluruh Fakultas Universitas Pamulang khususnya bidang eksekutif yang dijalankan oleh mahasiswa  telah berkembang pesat dalam segi kuantitas. Akan tetapi, dalam menjalankan tata kelola organisasinya masih belum optimal. Sering terjadi ketidakjelasan dan kebingungan  dalam mengatur dan mengelola organisasi mahasiswanya secara baik dan benar.Terlihat masih minimnya peran aktif mahasiswa di seluruh Fakultas Universitas Pamulang untuk ikut berpartisipasi demi mewujudkan tata kelola organisasi mahasiswa. Partisipasi, akuntabilitas dan transparansi tersebut merupakan bagian dari prinsip good governance yang harus dijalankan dengan baik dalam sebuah organisasi. Oleh karena itu tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana implementasi ketiga prinsip good governance tersebut pada organisasi mahasiswa di Universitas Pamulang. Metode dalam penelitian ini yakni kualitatif dengan jenis pendekatan normatif-empiris. Hasil penelitian ini menunjukan masih minimnya partisipasi keaktifan pengurus organisasi mahasiswa dari beberapa program studi, transparansi dokumen dan kebijakan lainnya hanya bisa dikonsumsi atau diketahui oleh pengurus mahasiswa dan tidak dipublikasikan untuk umum karena hanya beberapa prodi yang mempublikasikan, sedangkan akuntabilitas dokumen sudah dilaksanakan dengan baik. Dari hal tersebut maka implementasi good governance pada prinsip partisipasi, transparansi dan akuntabilitas pada organisasi mahasiswa di Universitas Pamulang belum sepenuhnya berjalan baik. Oleh karena itu perlu adanya sebuah kebijakan dari yang menaungi organisasi tersebut agar dapat menjalankan ketiga prinsip good governance dengan baik.
Analisis Pemanfaatan ICT berdasarkan sudut pandang gender dalam menumbuhkan budaya literasi Nurdiyana, Nurdiyana; Suanto, Suanto
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol.7 No.2 September 2020
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v7i2.y2020.p69-78

Abstract

Kemajuan Information and Communication Technology (ICT) yang demikian pesat serta potensi pemanfaatannya secara luas telah membuka akses, komunikasi jarak jauh secara langsung maupun tidak langsung yang efektif, dan membuka peluang dalam pendayagunaan informasi secara cepat dan akurat, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia. Kebutuhan akan ICT dipandang berbeda sesuai kebutuhan dan pemanfaatannya akan berbeda antara laki-laki dan perempuan, begitu pula penggunaannya di dalam proses pembelajaran. Dalam dunia pendidikan tinggi, kehadiran ICT disambut dengan baik dalam Interaksi antara mahasiswa dengan dosen dan sumber belajar. Teknologi berperan bukan hanya sebagai alat, akan tetapi juga berperan sebagai proses maupun sumber pembelajaran. Namun dalam pelaksanaannya, mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan harus dipastikan untuk dapat memiliki kemampuan literasi yang baik, agar dapat menghasilkan calon guru masa depan harus dipastikan memiliki pengetahuan, keterampilan dan kompetensi teknologi yang baik, supaya dapat mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran dengan efektif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk mencari realita dalam pembelajaran di kampus sebagai tempat penelitian ini dilakukan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi penelitian.  Adapun responden dalam penelitian ini terdiri dari Ketua Program Studi PPKn, dosen dan mahasiswa semester 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik mahasiswa maupun mahasiswi memiliki pemahaman yang baik mengenai internet, mereka sering dan terbiasa dengan internet. Namun dalam penggunaan internet untuk pembelajaran seperti dalam mencari artikel-artikel jurnal, modul digital lebih sering dilakukan oleh mahasiswi, namun perbedaannya tidak terlalu besar.
Implementasi Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 Tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) Suanto, Suanto; Nurdiyana, Nurdiyana
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol.7 No.2 September 2020
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v7i2.y2020.p107-114

Abstract

Pendidikan “karakter pada satuan pendidikan formal menjadi suatu hal yang sangat penting hal ini tertulis dalam Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK),”akan tetapi bagaimana implementasi kebijakan dan pengintegrasiannya dalam kurikulum serta dampak pendidikan karakter bagi siswa dalam satuan pendidikan masih perlu dimonitoring dan dievaluasi implementasinya. Atas dasar “latar belakang tersebut maka tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis”data secara empiris tentang  implementasi“Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)”di SMK Letris Indonesia. Jenis Penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Normatif Empiris dengan menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket, studi dokumen, observasi, dan wawancara, dengan responden yang terdiri dari kepala sekolah, guru, dan siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa sekolah telah mengimplementasikan dan mengintegrasikan kebijakan PPK yang terlihat dari prinsip pelaksanaan PPK sebagaimana telah diatur pada Pasal 5, dan Penyelenggaraan PPK yang sesuai dengan Pasal 6 ayat 1“Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Dengan demikian”dapat disimpulkan bahwa implementasi kebijakan PPK telah sesuai dengan perpres tersebut, namun masih perlu dievaluasi secara berkala pengintegrasiannya dalam proses belajar mengajar dan dampaknya bagi siswa.
Evaluasi Implementasi Peraturan Presiden No.87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter Setiawati, Setiawati; Sulastri, Sulastri
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol.7 No.2 September 2020
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v7i2.y2020.p79-86

Abstract

Bergesernya nilai-nilai kehidupan baik secara individu, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara dipengaruhi oleh banyak faktor penyebabnya diantaranya memudarnya nilai-nilai budaya yang ada, bergesernya nilai-nilai pada tatanan kehidupan, kurangnya rasa malu pada masyarakat atau bahkan hampir hilang, kemandirian bangsa yang semakin melemah, serta masih banyak lagi faktor-faktor yang lainnya. Untuk mengatasi permasalahan yang sangat sulit seperti ini diperlukan adanya pendidikan karakter yang didirikan oleh bidang pendidikan yang harus melibatkan seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Melihat hal tersebut mengembangkan intelektualitas, karakter peserta didik perlu dikembangkan dalam sistem pendidikan nasional negara kita ini. Untuk itu Telah dikeluarkan Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Penelitian bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi implementasi Peraturan Presiden No.87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter. Dalam Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif, adapun mengambil data dilakukan dengan metode wawancara, dan observasi lapangan. Objek dalam penelitian ini Sekolah Menengah Atas  yang ada di kecamatan Ciseeng. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi Peraturan Presiden No. 87 tahun 2017 tentang penguatan pendidikan karakter di setiap sekolah berbeda beda karena dipengaruhi oleh kesiapan masing-masing sekolah dalam menjalankan peraturan tersebut.

Page 10 of 16 | Total Record : 157