cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnalppkn@unpam.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalppkn@unpam.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pamulang
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 23020865     EISSN : 2621346X     DOI : 10.32493/jpkn
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan merupakan media komunikasi dan publikasi artikel ilmiah berdasarkan hasil penelitian dan kajian pustaka bagi para akademisi, praktisi, dan peneliti dalam bidang kewarganegaraan dan pendidikan. Jurnal mulai diterbitkan pada tahun 2014 dalam bentuk cetak dan pada tahun 2017 mulai diterbitkan secara online maupun cetak.Fokus dan ruang lingkup kajian: 1) pancasila dan kewarganegaraan; 2) pendidikan pancasila dan kewarganegaraan; 3) hukum dan ketatanegaraan; 4) perundang-undangan dan kebijakan publik; dan 5) pendidikan dan pembelajaran
Articles 218 Documents
Penggunaan Pendekatan Technological Pedagogical And Content Knowledge (Tpack) Dalam Pembentukan Student Well-Being Patmisari, Patmisari; Permatasari, Widanti; Muhibbin, Ahmad
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol.8 No.2 September 2021
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v8i2.y2021.p132-142

Abstract

Student well-being di Indonesia masih kurang diperhatikan. Adanya berita siswi bunuh diri akibat tugas menumpuk, dan siswa yang depresi dengan alasan yang serupa membuktikan bahwa student well-being diperlukan. Contoh kedua kasus tersebut perlu ditindak lanjut agar tidak menimbulkan lebih banyak korban lagi. Upaya yang perlu dilakukan yaitu mewujudkan student well-being di mulai dengan cara menggunakan pendekatan pembelajaran yang cocok dengan keadaan PJJ saat ini. Pendekatan pembelajaran yang digunkan yaitu TPACK. Studi ini bertujuan menguji korelasi antara penggunaan pendekatan TPACK dan pembentukkan student well-being. Desain penelitian menggunaan korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan angket tertutup yang disebarkan kepada sampel penelitian secara online. Teknik sampling menggunakan cluster sampling yaitu siswa kelas XI MIPA 1 SMA Negeri 1 Ngemplak, Boyolali. Uji validitas menggunakan indeks Aiken dari 27 item pertanyaan/pernyataan semuanya valid. Uji reliabilitas menggunakan rumus cronbach alfa dengan bantuan program SPSS 26 dan mendapatkan hasil reliabel. Teknik analisis menggunakan T-tes dengan bantuan program SPSS 26. Hasil studi menunjukkan bahwa nilai signifikasi T-tes lebih besar dari nilai table, maka hipotesis alternatif ditolak dan hipotesis nihil diterima. Kesimpulannya  tidak terdapat hubungan antara penggunaan pendekatan TPACK dan pembentukkan student well-being dikarenakan adanya beberapa faktor yang mempengaruhi.
Dampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Bagi Kesejahteraan Pekerja Non Esensial. Dindin, Dindin; Susanto, Hendry
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol.8 No.2 September 2021
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v8i2.y2021.p81-93

Abstract

Tujuan dari dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak diberlakukannya Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 24 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 dan level 4 Corona Virus Diseaae 2019 di wilayah Jawa dan Bali bagi kesejahteraan pekerja non esensial di Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini dilaksanakan selama dilaksanakannya PPKM darurat yang berlangsung dari tanggal 3 Juli 2021 sampai dengan 20 Juli dan diperpanjang 4 (empat) kali sampai dengan tanggal 16 Agustus 2021 membuat pekerja yang bekerja di sektor non esensial sangat terdampak, mengingat bagi sektor esensial ini bukan merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat sehingga kegiatan dan aktivitasnya di bisa hentikan sementara. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Subjek penelitian yang digunakan adalah “pengusaha dan pekerja di sektor non esensial. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian yang didapatkan adalah sebagai berikut: pelaksanaan PPKM darurat mampu mengurangi jumlah penyebaran virus covid-19 di Kota Tangerang Selatan, bagi pengusaha non esensial mengurangi dan menghentikan sementara pekerjanya, sedangkan bagi sebagian pekerja adalah berkurangnya dan kehilangan sumber pendapatan. Untuk mengatasi permasalahan diatas, maka pemerintah memberikan bantuan dan subsidi bagi pekerja non esensial yang terdampak selama PPKM ini berlangsung
Analisis Rendahnya Minat Melanjutkan Pendidikan ke Jenjang Yang Lebih Tinggi Utaminingsih, Sri
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol.8 No.2 September 2021
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v8i2.y2021.p94-105

Abstract

Rendahnya minat melanjutkan Pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi menjadi permasalahan tersendiri bagi  sebagian masyarakat di Desa Kuripan Kecamatan Ciseeng Kabupaten Bogor. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yang menjadi kendala bagi sebagian masyarakat desa setempat untuk melanjutkan pendidikannya, diantaranya faktor ekonomi, kurangnya antusisme masyarakat terhadap Pendidikan, faktor budaya, belum tersedianya lembaga pendidikan setingkat SMA, dan lain sebagainya. Tujuan dari dilaksanakan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menyebabkan sebagian masyarakat Desa Kuripan tidak berminat untuk melanjutkan Pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, upaya apa yang dilakukan oleh masyarakat dan pemerintah Desa Kuripan untuk meningkatkan minat masyarakat agar mau melanjutkan pendidikannya ke tingkat yang lebih tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang didapatkan adalah sebagai berikut: kurangnya faktor ekonomi, kurangnya antusisme masyarakat terhadap Pendidikan, faktor budaya, belum tersedianya lembaga pendidikan setingkat SMA, untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka sejak tahun 2017, Pemerintah desa setempat berupaya meningkatkan pemahaman tentang pentingnya pendidikan dan menyelengarakan program satu rumah satu sarjana
Tata Kelola Pemerintahan Desa Kuripan Kecamatan Ciseeng Kabupaten Bogor Dalam Mewujudkan Good Governance Lastri, Sulastri; Abdurrahman, Rohman
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol.8 No.2 September 2021
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v8i2.y2021.p106-116

Abstract

Pada perkembangan saat ini, pelaksanaan pemerintahan Desa masih banyak yang belum tertata rapih dan belum sesuai dengan peraturan sehingga mengakibatkan banyaknya pelaksanaan tata pemerintahan Desa jauh dari kata Good Governance. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan tata kelola pemerintahan desa Kuripan Kecamatan Ciseeng Kabupaten Bogor dalam mewujudkan good Governance. Metode pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat analitis deskriptif. Analitis data didapatkan dari data sekunder dan primer. Untuk data primer diperoleh dengan cara wawancara kepada responden yang memahami bidang pemerintahan desa di desa Kuripan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari pelaksanaan tata kelola pemerintahan dalam mewujudkan good governance di desa Kuripan maka pelaksanaan Tata kelola pemerintahan di Desa Kuripan untuk mewujudkan good governance masih belum sepenuhnya baik jika mengarah kepada prinsip-prinsipnya walaupun pelaksanaan pemerintahan mengikuti SOP yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan berusaha memberikan layanan yang terbaik untuk masyarakat. Beberapa prinsip yang perlu ditingkatkan dalam menjalankan tata kelola pemerintahan desa Kuripan seperti prinsip penerapan hukum, prinsip orientasi, prinsip efektifitas, prinsip akuntabilitas, prinsip strategi visi. Selain itu desa kuripan harus membangun relasi dalam berbagai bidang yang lebih luas lagi untuk mewujudkan visi Desa Kuripan karena tanpa adanya dukungan dari berbagai pihak maka visi desa akan sulit diwujudkan.     
Membentuk Sikap Disiplin Siswa Melalui Implementasi Tata Tertib Sekolah Lestari, Yulita Puji; Yulyani, Dini
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 9 No. 1 (2022): Vol. 9 No.1 Maret 2022
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v9i1.y2022.p1-14

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui faktor sebab timbulnya pelanggaran tata tertib sekolah di SMP Islam Parung, dalam menciptakan sikap disiplin siswa melalui implementasi tata tertib sekolah dengan baik di SMP Islam Parung, dan untuk mengetahui upaya dalam menyelesaikan pelanggaran tata tertib di SMP Islam Parung. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif.  Hasil penelitian menunjukan faktor penyebab timbulnya pelanggaran tata tertib sekolah di SMP Islam Parung yaitu karena kemauan diri sendiri seperti tanpa adanya ajakan dari pihak manapun, faktor keluarga seperti anak yang kurang perhatian orang tua dan anak korban broken home, dan faktor lingkungan sekolah seperti teman. Melaksanakan peraturan sekolah dengan betul dapat membentuk sikap disiplin pelajar di Sekolah Menengah Islam Parung. Usaha mengatasi pelanggaran peraturan sekolah di SMP Islam Parung. Terdiri dari pada usaha pencegahan dan penindasan. Usaha pencegahan penting sebagai usaha mencegah pelanggaran. Usaha penindasan juga penting dikarenakan pengenaan pemberian sanksi tegas terhadap pelaku pelanggaran adalah upaya mengatasi pelanggaran peraturan. Supaya pelajar yang melanggar peraturan dapat memberikan kesan jera Kata-kata kunci:Implementasi 1; Tata tertib 2; sikap disiplin 3
Implementasi Nilai Karakter Toleransi Dalam Pembelajaran Pkn Yuliani, Dinar; Isnaini, Putri Nur; Nafisah, Syifaun; Dewi, Dinie Anggraeni; Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol.8 No.2 September 2021
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v8i2.y2021.p143-152

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi nilai karakter toleransi secara tersirat dalam kehidupan sehari-hari, melalui kegiatan bernyanyi lagu nasional, berdo’a mengajarkan bagaimana menyikapi perbedaan dan lain sebagainya. Hal tersebut terdapat di dalam pembelajaran PKn di SDN Baranangsiang. Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif. Pengamatan, dan teknik pengumpulan data wawancara. Hasil penelitian yang dilakukan adalah implementasi nilai-nilai toleransi dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan, faktor pendukung atau penghambat dalam implementasi nilai-nilai toleransi dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan. Dalam proses pembelajaran masih ada sedikit hambatan dalam pengimplementasian nilai karakter toleransi yaitu siswa perempuan dan laki-laki yang masih belum bisa bekerja sama seakan-akan ada sekat pemisah diantara mereka. Dan juga dengan kondisi adanya pandemi, pembelajaran tatap muka terbatas ini menjadikan waktu untuk memberikan pembelajaran menjadi sedikit. Tentunya masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki dalam menerapkan nilai toleransi itu sendiri kepada siswa, sehingga pelaksanaan nilai toleransi dapat dijalankan secara optimal.
Analisis Kebijakan Pemerintah Terkait Budaya Mudik Masyarakat Indonesia Selama Pandemi Nugroho, Averina Natalia; Aufa, Fatihah Jaza; Khorunnisa, Khorunnisa; Fadhilah, Nurul; Listiani, Ariqah Maulia
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 9 No. 1 (2022): Vol. 9 No.1 Maret 2022
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v9i1.y2022.p15-23

Abstract

Hari raya menjadi ajang mudik atau pulang kampung bagi masyarakat Indonesia. Kebiasaan ini telah menjadi tradisi yang tak pernah terlewatkan setiap tahunnya. Akan tetapi, kehadiran pandemi COVID-19 menyebabkan pemerintah harus mengeluarkan kebijakan terkait lararangan mudik. Tindakan tersebut dilakukan untuk menekan angka penyebaran COVID-19 yang masih menjadi masalah serius di Indonesia. Sayangnya, larangan tersebut bagaikan angin lewat, tidak sedikit masyarakat yang masih bisa melakukan mudik. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk mengkaji kembali larangan mudik 2021 terhadap ambiguitas kebijakan yang ditetapkan, dampak dari larangan terkait HAM, serta solusi yang dapat ditawarkan. Pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan survey dengan populasi penelitian adalah mahasiswa ITB, sedangkan pengolahannya dilakukan melalui metode analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa larangan mudik tidak membatasi kebebasan masyarakat, tetapi kekecewaan tetap timbul akibat adanya ambiguitas pada kebijakan pemerintah serta kenyataan lapangan yang tidak sesuai harapan. Melalui hal tersebut, diharapkan pemerintah lebih konsen terhadap longgarnya peraturan dan mengkaji ulang kebijakan yang ditetapkan. Disamping itu, masyarakat sebagai pelaku harus memiliki kesadaran bertanggung jawab dengan tidak mengabaikan aturan yang telah ditetapkan.
Memperkokoh Ideologi Pancasila M.Pd, Hendri S.Pd.; Herdiawanto, Heri; Arfan, Arfan
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 9 No. 1 (2022): Vol. 9 No.1 Maret 2022
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v9i1.y2022.p24-35

Abstract

Tokoh bangsa kita telah sampai pada kata sepakat, bahwa Pancasila adalah Dasar Negara dan Ideologi Bangsa Indonesia. Maka yang harus dilakukan oleh generasi selanjutnya adalah bagaimana memperkokoh, meyakini dan mengamalkan amanah yang disampaikan dalam butir-butir Pancasila. Salah satunya kepada santri sebagai kaulamuda yang mempunyai potensi besar untuk kemajuan bangsa ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi upaya pesantren dalam memperkokoh pemahaman santri mengenai Pancasila sebagai Ideologi bangsa. Jenis penlitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil yang diperoleh bahwa pesantren melakukan upaya-upaya dalam memperkokoh Ideologi Pancasila melalui keteladanan, pendidikan, dan aktivitas pesantren
Optimalisasi Sikap Wawasan Kebangsaan Peserta Didik Melalui Pendidikan Kewarganegaraan Cahyani, Indah Fitri; Wardhani, Novia Wahyu
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 9 No. 1 (2022): Vol. 9 No.1 Maret 2022
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v9i1.y2022.p36-44

Abstract

AbstrakAdanya pengaruh perkembangan arus globalisasi berdampak pada menurunya semangat kebangsaan pada peserta didik. Hal ini menekan adanya suatu upaya yang dilakukan untuk mengoptimalisasikan semangat wawasan kebangsaan. Melalui pendidikan kewarganegaraan diharapkan mampu meningkatkan semangat wawasan kebangsaan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman serta pengetahuan peserta didik serta upaya optimalisasi yang dapat dilakukan terhadap wawasan kebangsaan Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini yakni berupa penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Kemudian teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pengetahuan dan semangat wawasan kebangsaan peserta didik beragam sesuai dengan pribadi masing-masing.Kata-kata kunci: wawasan kebangsaan, peserta didik, pendidikan kewarganegaraan
Krisis Identitas Nasional sebagai Tantangan Generasi Muda di Era Globalisasi Alfiana, Hilda Nur; Najicha, Fatma Ulfatun
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 9 No. 1 (2022): Vol. 9 No.1 Maret 2022
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v9i1.y2022.p45-52

Abstract

Identitas nasional ialah sebuah penanda berupa jati diri yang dimiliki dan terpaku pada suatu bangsa atau suatu negara yang dapat dijadikan sebagai pembeda dengan bangsa lain. Identitas nasional memegang peran penting pada kelangsungan hidup dan masa depan bangsa karena didalamnya memuat nilai-nilai budaya yang memiliki kesamaan ciri-ciri, fisik, cita-cita serta tujuan yang ingin dicapai. Oleh sebab itu, identitas nasional sangat fundamental dan harus ditanamkan pada generasi muda karena menyangkut masa depan bangsa. Pada era globalisasi sekarang ini, terjadi banyak perubahan pada sebagian besar aspek kehidupan. Hal tersebut tentu membawa dampak baik sekaligus buruk yang harus dihadapi masyarakat. Banyak budaya asing yang masuk dan berkembang dalam kalangan masyarakat. Hal ini tentu saja dapat mengancam identitas nasional bangsa. Krisis identitas nasional dapat terjadi khususnya pada generasi muda, yang sangat mudah terpengaruh dengan arus globalisasi. Kesadaran tentang pentingnya menjaga nilai-nilai budaya sebagai identitas nasional mulai memudar. Untuk itu, harus dilakukan cara-cara untuk menumbuhkan kembali kesadaran masyarakat terhadap identitas nasional, namun dengan metode yang mengikuti arus perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sekarang ini.