cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnalppkn@unpam.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalppkn@unpam.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pamulang
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 23020865     EISSN : 2621346X     DOI : 10.32493/jpkn
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan merupakan media komunikasi dan publikasi artikel ilmiah berdasarkan hasil penelitian dan kajian pustaka bagi para akademisi, praktisi, dan peneliti dalam bidang kewarganegaraan dan pendidikan. Jurnal mulai diterbitkan pada tahun 2014 dalam bentuk cetak dan pada tahun 2017 mulai diterbitkan secara online maupun cetak.Fokus dan ruang lingkup kajian: 1) pancasila dan kewarganegaraan; 2) pendidikan pancasila dan kewarganegaraan; 3) hukum dan ketatanegaraan; 4) perundang-undangan dan kebijakan publik; dan 5) pendidikan dan pembelajaran
Articles 218 Documents
Peranan Pengakuan dalam Hukum Internasional: Teori Lahirnya Suatu Negara dan Ruang Lingkup Pengakuan Pujilestari, Yulita
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 2 September 2018
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v5i2.y2018.p167-178

Abstract

Pengakuan adalah lembaga yang memainkan peran penting dalam hubungan antar negara, masalah pengakuan adalah hal yang sederhana, namun juga secara naluriah karena terlalu banyak masalah sulit yang sering terjadi dalam kenyataanya. Tujuan artikel ini adalah menjelaskan fungsi dan bentuk pengakuan, teori lahirnya negara, dan ruang lingkup pemberian pengakuan terhadap negara. Untuk mendukung penulisan artikel ini, metode perpustakaan adalah metode yang digunakan, yaitu metode pengumpulan data, yaitu dokumentasi yang memeriksa dokumen dalam bentuk buku, terkait dengan topik jurnal ilmiah yang ditulis dalam artikel ini. Pengakuan negara hanya dilaksanakan, peralihan kerangka suatu negara tidak akan mengubah identitasnya sebagai negara.
Suksesi Kepemimpinan Nasional Secara Selektif Berjenjang: Solusi Permasalahan Sistem Pemilihan Umum di Indonesia Fuadi, Afnan
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 6 No. 1 Maret 2019
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v6i1.y2019.p1-12

Abstract

A variety of weaknesses and problems arise in the current electoral system, including high-cost political participation as well as weak leadership regeneration system. This article presents a solution to the problem through a new mechanism of leadership succession from the lowest level (neighborhood association)  to the highest level (president). A literature review method is used in this study with a focus on; 1) the selection of leader by returning the principle of deliberation and consensus as a feature of Pancasila democracy; 2) the regeneration of leaders through a tiered selective system; and 3) discussion of the process of implementing leadership succession from the lowest to the highest level. Through this new concept of leadership succession, expensive political cost becomes relatively cheap, minimizing the emergence of corrupt behavior, the elected leader has a clear track record and avoid social division and conflict.
Kompetensi Profesional dan Kinerja Guru di Sekolah Avicenna Jagakarsa Saifullah, Aep
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 6 No. 2 September 2019
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v6i2.y2019.p87-94

Abstract

Pendidikan merupakan bagian dari pengembangan manusia seutuhnya, kompetensi profesional dan kinerja guru sangat menentukan kualitas pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompetensi profesional terhadap kinerja guru di sekolah Avicenna. Metode penelitian yang digunakan berupa survei dengan pendekatan penelitian kuantitatif dan dibantu dengan analisis deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 70 orang guru dengan sampel 30% (21 orang guru). Teknik analisis data dilakukan dengan program Statistical Product and Service Solution (SPSS) dan program microsoft excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kompetensi profesional guru di Sekolah Avicenna dalam kategori cukup, tingkat kinerja guru di Sekolah Avicenna dalam kategori baik, dan kompetensi profesional yang diukur oleh kinerja guru memiliki pengaruh yang positif dan tidak signifikan terhadap kinerja guru.
Transformasi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 Nursyifa, Aulia
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 6 No. 1 Maret 2019
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v6i1.y2019.p51-64

Abstract

Era revolusi industri 4.0 menjadi fenomena penting di berbagai bidang termasuk dalam bidang pendidikan. Permasalahan yang dihadapi dalam era ini siswa tidak hanya dituntut menggunakan teknologi digital, namun kualitas sumber daya manusia harus lebih ditingkatkan agar mampu beradaptasi dari perubahan. Artikel ini merupakan kajian literatur yang bertujuan untuk mengungkapkan tantangan Pendidikan IPS dalam menghadapi era revolusi industri 4.0. Hasil kajian ini mengungkapkan bahwa pendidikan IPS sebagai bekal dalam menghadapi perubahan zaman, pengajaran IPS bukan hanya konsep atau teori, tetapi implementasi dari pendidikan IPS menjadi pedoman bagi siswa untuk dapat memecahkan persoalan sosial. Pengajaran IPS harus bertransformasi menjadi pembelajaran yang menarik dan menyenangkan, kreatif, menumbuhkan rasa ingin tahu yang tinggi, berpikir kritis, berpendapat, kolaborasi dalam tim, kepekaan sosial, dan kemampuan pemecahan masalah. Peran pendidikan IPS tidak hanya sekedar membuat peserta didik cerdas, namun juga menjadi warga negara yang baik, berjiwa sosial, berakhlak, dan berkarakter. Oleh karena itu, dalam menghadapi tantang di era ini diperlukan kolaborasi semua pihak meliputi: sekolah, keluarga, masyarakat, serta pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di era revolusi industri 4.0.
Mengembangkan Kemandirian Belajar dalam Pembelajaran PPKn melalui Reward dan Punishment Alinurdin, Alinurdin; Suwahyu, Suwahyu
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 6 No. 1 Maret 2019
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v6i1.y2019.p13-24

Abstract

Banyak guru tidak paham dengan apa yang dibutuhkan peserta didik, bahkan tidak mengerti cara memberikan motivasi. Padahal, terdapat berbagai cara yang bisa diterapkan guru dalam memotivasi  peserta didik untuk mengembangkan kemandirian, salah satunya adalah dengan memberikan reward dan punishment. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian reward dan punishment terhadap kemandirian belajar peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling sederhana sebanyak 78 responden sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian reward dan punishment berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian belajar peserta didik dalam pembelajaran PPKn. Para guru hendaknya melakukan pemberian reward dan punishment seperti pujian atau hadiah, teguran, tugas tambahan atau memberlakukan time out. Sehingga, secara tidak langsung memberikan pilihan kepada peserta didik untuk menentukan sikap mana yang harus mereka tampilkan.
Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Pujilestari, Yulita; Alawiyah, Sri Putri Utami
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 6 No. 1 Maret 2019
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v6i1.y2019.p25-36

Abstract

Proses belajar mengajar tidak selalu menyampaikan informasi kepada siswa, tetapi membutuhkan keterlibatan siswa secara mental serta fisik. Penelitian ini mempunyai tujuan yaitu agar dapat mengetahui ada atau tidaknya pengaruh positif dan signifikan antara penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di SMK Yapia Parung. Pendekatan kuantitatif dipergunakan pada penelitian ini, dengan metode penelitian Purposive Sampling. Atas hal demikian dapat dijelaskan bahwa ada pengaruh positif dan signifikan antara penerapan Model Pembelajaran Kooperatif STAD (Student Team Achievement Division) terhadap Hasil Belajar Siswa di Mata Pelajaran Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan pada Siswa Kelas X SMK Yapia Parung.
Perubahan Moral Peserta Didik Melalui Lingkungan Sekolah Utami, Ichwani Siti; Saputra, Aditya
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 6 No. 2 September 2019
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v6i2.y2019.p95-104

Abstract

Permasalahan pada saat ini lingkungan sekolah terbatas dalam mengawasi peserta didik saat sepulang sekolah. Interaksi di luar sekolah dan penggunaan gadget berlebihan serta keterbatasan orang tua dalam mengakses media elektronik yang digunakan peserta didik saat berada di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris dengan menganalisis lingkungan sekolah dalam pembentukan moral siswa di kelas X Madrasah Aliyah (MA) Al-Amanah Al-Gontory, Tangerang Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, karena dalam penelitian ini bahan yang di sajikan menggunakan angka-angka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget pada peserta didik dapat dikurangi, namun kita harus sabar karena ada tahapan dalam proses pembiasaan, yaitu dengan menggantinya dengan kegiatan yang lebih bermanfaat. Saran dari penelitian ini yaitu pendekatan secara intensif terhadap peserta didik yang memiliki karakter khusus berupa diskusi, agar mereka merasa aman dan nyaman dengan lingkungan yang baru di boarding school.
Etika Penggunaan Internet (Digital Etiquette) di Lingkungan Mahasiswa Alinurdin, Alinurdin
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 6 No. 2 September 2019
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v6i2.y2019.p123-142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku mahasiswa dalam menggunakan internet. Penelitian menggunakan metode survei. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mahasiswa memiliki kemampuan dalam mencegah tindak kejahatan dan melindungi keselamatan pribadi yang ditandai dengan sikap menutup informasi privasi, menggunakan medsos dengan wajar, dan tidak terbujuk ajakan radikalisme dan terorisme. Namun, mereka masih belum menyadari atau kurang waspada terhadap kejahatan cyber. Mahasiswa juga memiliki kemampuan dalam mencegah pelangagaran hukum di dunia maya yang ditandai dengan sikap menghindari postingan bebas bully, selektif membaca dan/atau menshare berita, menggunakan tata bahasa yang baik dan benar, dan menjauhi tindakan asusila. Begitu juga mahasiswa memiliki cukup kemampuan dalam menghargai hak cipta yang ditandai dengan penguasaan dalam mengutip tulisan, foto atau video dan mereka juga tidak suka mengutip tulisan orang lain tanpa menyebutkan sumbernya.
Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK): Kerangka Pengetahuan Guru Abad 21 Rahmadi, Imam Fitri
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 6 No. 1 Maret 2019
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v6i1.y2019.p65-74

Abstract

Guru abad 21 harus memiliki pengetahuan sekaligus keterampilan dalam menggunakan berbagai perangkat teknologi baik yang tradisional maupun modern untuk memfasilitasi belajar dan meningkatkan hasil pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk mendefinisikan, menjelaskan tentang pengukuran, dan menjelaskan tentang pengembangan technological pedagogical content knowledge (TPACK). Penulisan artikel menggunakan metode kajian pustaka dari buku, artikel jurnal, dan dokumen lain yang berkaitan dengan topik pembahasan. Hasil kajian mendapati bahwa, TPACK merupakan salah suatu jenis pengetahuan baru yang harus dikuasi guru untuk dapat mengintegrasikan teknologi dengan baik dalam pembelajaran, pengukuran TPACK merupakan aktivitas penilaian tingkat penguasaan TPACK yang dilakukan menggunakan TPACK framework, dan pengembangan TPACK merupakan kelanjutan dari proses pengukuran yang dilakukan untuk meningkatkan penguasaan TPACK. TPACK dapat dijadikan sebagai kerangka kerja untuk mendesain kurikulum pendidikan guru yang lebih sesuai dengan era dan tuntutan pembelajaran Abad 21.
Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0: Perspektif Sosiologi Pendidikan Nursyifa, Aulia
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 6 No. 2 September 2019
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v6i2.y2019.p143-154

Abstract

Pendidikan di era revolusi industri 4.0 bertransformasi mengalami berbagai perubahan, salah satunya gaya kepemimpinan kepala sekolah ditutut untuk disesuaikan dengan tuntutan era revolusi industri 4.0. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam menghadapi era revolusi industry 4.0 dalam perspektif Sosiologi Pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi penelitian. Sedangkan narasumber penelitian yaitu berjumlah 10 kepala sekolah dan 1 pengawas di Kabupaten Tangerang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan kepala sekolah yang tranformasi yang demokratis mengikuti perubahan, berbagai pengetahuan serta keterampilan kepala sekolah di era revolusi industry 4.0 perlu untuk diperkuat terutama dalam keterampilan menggunakan teknologi dan kompetensi kewirausahaan.