cover
Contact Name
Riki Ruspianda
Contact Email
r.ruspianda@gmail.com
Phone
+6281374246124
Journal Mail Official
jurnalplanologidansipil@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Islam Kuantan Singingi Jl. Gatot Subroto KM. 7 Jake, Telukkuantan Kec. Kuantan Tengah, Kab. Kuantan Singingi, Provinsi Riau
Location
Kab. kuantan singingi,
Riau
INDONESIA
Jurnal Planologi dan Sipil (JPS)
ISSN : -     EISSN : 26562960     DOI : -
Jurnal Planologi dan Sipil (JPS) menerbitkan naskah ilmiah berupa hasil penelitian maupun artikel studi kepustakaan pada bidang ilmu : 1. Perencanaan Wilayah dan Kota yang meliputi : Ilmu Perencanaan, Ilmu Wilayah, Tata Ruang, Pengembangan wilayah/Kawasan, Tata Guna Lahan, Perkotaan, Perdesaan, Ilmu Lingkungan, Geografi dan Pemetaan. 2. Teknik Sipil mencakup beberapa bidang ilmu yaitu : Ilmu Struktur, Sumberdaya Air, Arsitektur, Transportasi, Manajemen Proyek, Jalan raya, dan Geoteknik.
Articles 103 Documents
EVALUASI KUAT TEKAN, DENSITAS, DAN VARIABILITAS BETON RENCANA K-225 PADA VARIASI CAMPURAN MORTAR BETON Surya Adinata; Meirantika Putri
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Planologi dan Sipil, Agustus 2026
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/jps.v8i2.6085

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi kembali data hasil uji kuat tekan beton rencana K-225 yang berasal dari empat kelompok praktikum dengan campuran dan umur pengujian berbeda. Sebanyak 16 benda uji kubus berukuran 150 × 150 × 150 mm dianalisis pada umur 24, 31, 50, dan 91 hari. Kelompok yang dikaji terdiri atas beton normal, beton ringan dengan abu boiler dan foam agent, beton dengan abu cadas, serta beton berserat sabut kelapa. Data beban maksimum dihitung ulang menggunakan luas tekan aktual 225 cm², sedangkan densitas dihitung dari massa dan volume benda uji. Analisis meliputi nilai rata-rata, simpangan baku, koefisien variasi, rasio pencapaian terhadap nilai nominal K-225, serta hubungan densitas-kuat tekan. Hasil menunjukkan densitas rata-rata 1.518,52 kg/m³ - 2.157,63 kg/m³ dan kuat tekan rata-rata 5,72 MPa - 8,11 MPa. Kelompok abu cadas umur 50 hari menghasilkan rata-rata tertinggi sebesar 8,11 MPa, sedangkan beton ringan abu boiler dan foam agent umur 91 hari menghasilkan rata-rata terendah sebesar 5,72 MPa. Seluruh kelompok hanya mencapai 25,9% - 36,8% dari nilai nominal K-225 (22,06 MPa). Koefisien variasi berkisar 12,12 - 38,49%, yang menunjukkan ketidakseragaman cukup besar pada sebagian kelompok. Hubungan densitas dan kuat tekan bersifat positif sedang (r = 0,49; R² = 0,24), tetapi belum kuat secara statistik. Karena umur pengujian tidak dikontrol pada campuran yang sama, pengaruh umur dan pengaruh komposisi tidak dapat dipisahkan secara kausal. Temuan ini menegaskan perlunya standardisasi mix design, pemadatan, curing, pencatatan material, dan replikasi pengujian untuk mencapai mutu rencana secara konsisten.
VANALISIS DAMPAK PEMBANGUNAN JEMBATAN TERHADAP SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DESA TOAR DAN DESA TEBERAU PANJANG KECAMATAN GUNUNG TOAR KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Karmila Tantri; Agus Chandra; Ria Asmeri Jafra
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Planologi dan Sipil, Agustus 2026
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/jps.v8i2.6089

Abstract

Pembangunan infrastruktur jembatan memiliki peranan penting dalam meningkatkan aksesibilitas, konektivitas, serta kesejahteraan masyarakat pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembangunan Jembatan Gunung Toar terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Desa Toar dan Desa Teberau Panjang di Kecamatan Gunung Toar, Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap perangkat desa, masyarakat, pedagang, petani, serta pelajar yang terdampak langsung. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pendapatan rumah tangga, terbukanya peluang usaha baru, serta semakin lancarnya mobilitas barang dan jasa pasca pembangunan jembatan. Selain itu, interaksi sosial antar warga, akses terhadap layanan pendidikan dan kesehatan, serta partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial juga meningkat signifikan. Namun, ditemukan pula dampak negatif berupa hilangnya mata pencaharian pemilik jasa penyeberangan, potensi kerusakan lingkungan, serta pergeseran sosial budaya. Secara keseluruhan, pembangunan Jembatan Gunung Toar memberikan dampak positif yang lebih dominan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan penguatan kohesi sosial masyarakat desa.
POLITIK JEMBATAN DI KAMPUS: RELASI KUASA, LEGITIMASI, DAN INSTITUSIONALISASI INOVASI AKADEMIK DALAM TRANSISI PEMBELAJARAN MBKM–OBE Surya Adinata
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Planologi dan Sipil, Agustus 2026
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/jps.v8i2.6093

Abstract

Pendidikan tinggi merupakan ruang pembelajaran sekaligus organisasi sosial yang mempertemukan kreativitas akademik, kewenangan formal, kepemimpinan, birokrasi, legitimasi, dan pengakuan institusional. Penelitian ini bertujuan mengembangkan konsep Politik Jembatan melalui studi kasus pembangunan jembatan di lingkungan kampus sebagai bagian dari pembelajaran Mata Kuliah Perencanaan Jembatan. Jembatan beton bertulang berukuran panjang 4 meter, lebar 2,5 meter, dan tebal 0,25 meter tersebut pada awalnya merupakan artefak pembelajaran Teknik Sipil berbasis proyek dengan pembiayaan swadaya dosen dan mahasiswa, tetapi dalam perkembangannya melibatkan berbagai aktor dan struktur organisasi perguruan tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif-reflektif, analisis dokumen, dan rekonstruksi kurikuler. Data bersumber dari Rencana Pembelajaran Semester (RPS), laporan praktik, dokumentasi kegiatan, produk proyek mahasiswa, serta rekonstruksi RPS berbasis Outcome-Based Education (OBE). Analisis difokuskan pada enam dimensi Politik Jembatan, yaitu grassroots academic initiative, peran dosen sebagai boundary-spanning academic actor, kekuasaan organisasional, legitimasi formal dan substantif, pengakuan simbolik, serta sensemaking antaraktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan teknis inovasi akademik tidak secara otomatis menghasilkan legitimasi organisasional. Inovasi dapat memperoleh legitimasi pedagogik dan teknis, tetapi menghadapi ambiguitas prosedural, batas kewenangan, dan negosiasi makna simbolik. Rekonstruksi RPS berbasis OBE menjadi mekanisme institusionalisasi untuk mentransformasikan inovasi individual menjadi praktik akademik yang terukur dan berkelanjutan. Kerangka Politik Jembatan dirumuskan melalui tahapan Grassroots Academic Initiative → Engineering Learning Artefact → Organisational Negotiation → Structural Legitimacy → Symbolic Recognition → OBE-Based Institutionalisation → Continuous Quality Improvement.

Page 11 of 11 | Total Record : 103