cover
Contact Name
Riki Ruspianda
Contact Email
r.ruspianda@gmail.com
Phone
+6281374246124
Journal Mail Official
jurnalplanologidansipil@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Islam Kuantan Singingi Jl. Gatot Subroto KM. 7 Jake, Telukkuantan Kec. Kuantan Tengah, Kab. Kuantan Singingi, Provinsi Riau
Location
Kab. kuantan singingi,
Riau
INDONESIA
Jurnal Planologi dan Sipil (JPS)
ISSN : -     EISSN : 26562960     DOI : -
Jurnal Planologi dan Sipil (JPS) menerbitkan naskah ilmiah berupa hasil penelitian maupun artikel studi kepustakaan pada bidang ilmu : 1. Perencanaan Wilayah dan Kota yang meliputi : Ilmu Perencanaan, Ilmu Wilayah, Tata Ruang, Pengembangan wilayah/Kawasan, Tata Guna Lahan, Perkotaan, Perdesaan, Ilmu Lingkungan, Geografi dan Pemetaan. 2. Teknik Sipil mencakup beberapa bidang ilmu yaitu : Ilmu Struktur, Sumberdaya Air, Arsitektur, Transportasi, Manajemen Proyek, Jalan raya, dan Geoteknik.
Articles 103 Documents
ANALISIS DISTRIBUSI KECEPATAN ALIRAN SUNGAI PETAPAHAN Anjung Kasianop; Ade Irawan
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Planologi dan Sipil, Februari 2025
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/jps.v7i1.4656

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi kecepatan aliran air di Sungai Petapahan, yang merupakan sumber vital bagi masyarakat sekitar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Point Integrated Sampling (PIS), di mana pengukuran dilakukan pada beberapa titik di penampang sungai untuk mendapatkan data yang representatif. Pengukuran kecepatan aliran dilakukan menggunakan alat Current Meter dan didukung dengan analisis statistik dan visualisasi data menggunakan software GIS. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa kecepatan aliran bervariasi, dengan kecepatan maksimum ditemukan di bagian tengah dan permukaan sungai, sedangkan kecepatan minimum terjadi dekat dasar. Faktor-faktor seperti kekasaran saluran, kedalaman, dan lebar sungai mempengaruhi distribusi kecepatan aliran. Analisis ini juga menunjukkan bahwa perubahan musim dan curah hujan signifikan mempengaruhi pola aliran sungai. Data yang diperoleh sangat penting untuk perencanaan dan pengelolaan sumber daya air, serta untuk mitigasi risiko banjir yang mungkin terjadi akibat perubahan aliran. Penelitian ini memberikan wawasan yang berguna bagi pengembangan kebijakan pengelolaan sungai yang berkelanjutan di wilayah tersebut.
ANALISIS STABILITAS LERENG DI DAERAH ALIRAN SUNGAI PETAPAHAN Ardinul Fajri; Melia Nurafni
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Planologi dan Sipil, Februari 2025
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/jps.v7i1.4657

Abstract

Analisis stabilitas lereng merupakan suatu kondisi yang sangat penting untuk menentukan keamanan suatu lereng, terutama di daerah aliran sungai yang rentan terhadap longsor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas lereng dengan ketinggian 7 meter dan panjang 9 meter, menggunakan tanah aluvial yang memiliki kohesi 5 kPa dan sudut geser 15°. Berat isi tanah adalah 18, dan jenis tanah yang digunakan adalah aluvial. Faktor keamanan (safety factor) lereng yang diperoleh dari analisis adalah 1,165. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Bishop yang disederhanakan dan diaplikasikan menggunakan aplikasi Geoslope Slope. Metode ini digunakan untuk menghitung faktor keamanan (safety factor) lereng, yang merupakan rasio antara tegangan geser tanah dan tegangan geser yang diperlukan untuk mempertahankan kestabilan lereng. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai faktor keamanan lereng adalah 1,165. Dengan nilai ini, lereng berada dalam kondisi yang relatif stabil, namun masih perlu perhatian khusus untuk memastikan kestabilan jangka panjang. Nilai faktor keamanan 1,165 menunjukkan bahwa lereng masih memiliki risiko longsor yang relatif rendah. Namun, karena lereng berada di daerah aliran sungai, faktor-faktor lain seperti intensitas hujan, erosi, dan perubahan kondisi lingkungan juga perlu dipertimbangkan. Oleh karena itu, perlu dilakukan perkuatan tambahan untuk meningkatkan kestabilan lereng, seperti penggunaan dinding penahan atau terasering
PERENCANAAN TANGGUL UNTUK PENGENDALIAN BANJIR DI SUNGAI ORDE 2 (STUDI KASUS SUNGAI SINAMBEK DI RUAS DESA PULAU KOMANG KECAMATAN SENTAJO RAYA) Chintya Kumala Sari; Surya Adinata; Chitra Hermawan
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Planologi dan Sipil, Februari 2025
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/jps.v7i1.4658

Abstract

Sungai Sinambek adalah salah satu sungai yang memiliki peran penting di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi. Sungai ini melintasi beberapa kecamatan, yaitu Kecamatan Kuantan Tengah dan Kecamatan Sentajo Raya.Dimana hampir setiap tahunnya mengalami banjir yang mengakibatkan banyak kerugian sehingga mengganggu kegiatan masyarakat di berbagai sektor. Kondisi sungai tersebut pada beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan debit air dikarenakan curah hujan yang cukup tinggi terutama pada musim penghujan. Peningkatan tersebut mengakibatkan kapasitas sungai sudah tidak mencukupi sehingga mengakibatkan tergenangnya pemukiman penduduk yang berada di sekitar alur sungai, dan tergenangnya akses jalan transportasi di wilayah tersebut. Analisis debit banjir rencana menggunakan metode Rasional yang selanjutnya diolah menggunakan aplikasi Hec-Ras untuk melihat ketinggian muka air pada sungai sinambek tersebut. Dari hasil analisis debit banjir dengan berbagai kala ulang, maka didapat Debit banjir sebagai periode ulang 2, 5, 10, 25 tahun adalah sebesar 0,3865 m^3/det (kala ulang 2 tahun), 0,4017 m^3/det (kala ulang 5 tahun), 0,4060 m^3/det (kala ulang 10 tahun), 0,4087 m^3/det (kala ulang 25 tahun)..
ANALISIS KUALITAS AIR MENGGUNAKAN METODE INDEKS PENCEMARAN PADA SUNGAI MUDIK LOMBU DESA LOGAS, KECAMATAN SINGINGI Dicky Dwi Putra Anizar; Chitra Hermawan
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Planologi dan Sipil, Februari 2025
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/jps.v7i1.4659

Abstract

Sungai Mudik Lombu merupakan sungai yang berada di Desa Logas yang bermuara langsung ke Sungai Singingi Kecamatan Singingi. Banyaknya aktivitas manusia seperti pertanian, permukiman, peternakan, bahkan pertambangan emas ilegas di sepanjang sungai mengakibatkan perubahan kualitas air pada sungai tersebut. Bahan organik masuk ke badan air dan menimbulkan dampak buruk seperti pencemaran lingkungan, penyakit, merusak estetika lingkungan, bahkan mampu merusak kontruksi di aliran sungai. Namun saat ini belum ada informasi mengenai beban pencemar terhadap Sungai Mudik Lombu, oleh karena itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengukur tingkat pencemaran di Sungai Mudik Lombu dengan menghitung status mutu air. Lokasi penelitian berada di Sungai Mudik Lombu, Desa Logas, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian ini dibagi menjadi 3 site yaitu hulu, tengah, dan hilir untuk mendapatkan hasil maksimal dari status mutu air Sungai Mudik Lombu. Pengujian sampel dilakukan di Balai Kesehatan Kekarantinaan Kelas I di Pekanbaru, terdapat 6 parameter yang diukur pada Sungai Mudik Lombu yaitu Suhu, TDS, pH, Nitrat, Escerechia Coli, dan Total Coliform. Dalam menentukan status mutu air dilakukan analisis menggunakan metode Indeks Pencemaran. Hasil dari penelitian ini yaitu Parameter yang melebihi baku mutu adalah Escerechia Coli, dan Total Coliform. Hasil perhitungan status mutu air menunjukkan total skor sebesar 2,401. Hal ini mengartikan bahwa status mutu air di Sungai Mudik Lombu termasuk kategori tercemar ringan. Dampak bangunan sipil terhadap kualitas air sungai mudik lombu masih tergolong aman dan tidak perlu menggunakan zat tambahan apapun karena tidak ada beban pencemar atau zat perusak yang melampaui batas yang dapat merusak bangunan sipil
EVALUASI SISTEM DRAINASE UNTUK PENANGGULANGAN GENANGAN AIR DI JALAN PROKLAMASI KOTA TELUK KUANTAN Hanifah Diana; Chitra Hermawan; Ade Irawan
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Planologi dan Sipil, Februari 2025
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/jps.v7i1.4660

Abstract

Penelitian dilakukan karena kapasitas saluran drainase sudah tidak mampu menampung debit air, yang menyebabkan genangan air beraliran deras di ruas jalan Proklamasi Teluk Kuantan, tepatnya dikawasan Alfamart (Kuansing Mart) dekat Klenteng Sungai Jering. Evaluasi drainase menggunakan perhitungan data curah hujan dengan periode pengamatan 2013-2022, perhitungan hujan rencana secara manual untuk kala ulang menggunakan persamaan metode Log Person Tipe III, intensitas curah hujan menggunakan Alternating Block Method (ABM) untuk menghitung debit hujan berdasarkan waktu konsentrasi menggunakan persamaan Kirpich dan rumus Manning untuk menentukan luas penampang. Dari hasil penelitian diperoleh nilai koefisien pengaliran (C) ultimate sebesar 0,391. Debit banjir berbagai periode ulang 2, 5, 10, 25 tahun adalah sebesar 4,845 m3/detik ; 5,035 m3/detik ; 5,059 m3/detik ; 5,123 m3/detik. Hasil debit saluran eksisting menunjukkan dengan kala ulang 2 tahun sudah terlihat bahwa daya tampung saluran existing (1,302 m3/detik) tidak mampu menampung debit banjir rencana sehingga terjadi genangan air pada daerah tersebut
ANALISIS KECELAKAAN LALU LINTAS DI JALAN LINTAS TELUK KUANTAN – PEKANBARU DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANGKA EKIVALEN KECELAKAAN DAN MEODE UPPER CONTROL LIMIT Lela Nurafnizar; Iwayan Dermana
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Planologi dan Sipil, Februari 2025
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/jps.v7i1.4661

Abstract

Jalan proklamasi dan jalan gatot subroto merupakan jalan produksi atau jalan lintas Teluk Kuantan - Pekanbaru dimana termasuk jalan padat kendaraan karena merupakan jalan lintas. Dan seiring bertambahnya penduduk, semangkin banyak pula masyarakat menggunakan jalan untuk beraktivitas, hal ini secara tidak langsung menimbulkan permasalahan serta berdampaknya terjadi kecelakaan lalu lintas. Tujuan penelitian ini merupakaan ini adalah untuk mengetahui karakteristik kecelakaan lalu lintas di jalan lintas teluk kuantan pekanbaru selama periode 2019-2022, mengetahui lokasi rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas, dan memberikan alternative pencegahan kecelakaan lalu lintas di masa pendatang. Hasil dari karakteristik kecelakaan lalu lintas di jalan lintas teluk kuantan pekanbaru dari data polsek teluk kuantan selama empat tahun (2019-2022) berdasarkan lokasi per segmen tertinggi terjadi di segmen 4 dengan jumlah 13 kejadian, kecelakaan berdasarkan waktu (jam) tertinggi pada pukul 12.00-18.00 WIB dengan total 24 kejadian, kecelakaan berdasarkan hari tertinggi terjadi pada hari sabtu dengan total 15 kejadian, kecelakaan berdasarkan kelas korban tertinggi adalah luka ringan (LR) dengan total jumlah 32 korban, kecelakaan berdasarkan jenis kelamin tertinggi adalah berjenis kelamin laki-laki dengan total jumlah 20 korban, kecelakaan berdasarkan usia tertinggi terjadi pada usia kurang dari < 18 dan 23 -27 tahun dengan total jumlah 14 korban, dan kecelakaan berdasarkan jenis kendaraan adalah kendaraan sepeda motor dengan total jumlah 37. berdasarkan metode Angka Ekivalen Kecelakaan (AEK) dan metode Upper Control Limit (UCL) terjadi di segmen 4 ditahun 2022 dengan nilai AEK = 36 dan nilai UCL = 35, segmen 3 ditahun 2020 dengan nilai AEK = 36 dan nilai UCL = 35, segmen 1 dengan nilai AEK = 15 dan nilai UCL = 14 ditahun 2019. Alternatif pencegahan dan penanganan yang diberikan atar lain adalah pemasangan rambu – rambu peringatan lalu lintas pada lokasi yang rawan terjadi kecelakaan, perbaikan jalan yang rusak pada lokasi rawan kecelakaan, dan penambahan marka jalan. Alternatif ini dilakukan untuk mengurangi terjadinya kecelakaan lalu lintas dan jatuhnya korban
STUDI PERENCANAAN TANGGUL UNTUK PENGENDALIAN BANJIR DI SUNGAI ORDE 2 M Bima Aditya; Surya Adinata; Chitra Hermawan; Iwayan Dermana
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Planologi dan Sipil, Februari 2025
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/jps.v7i1.4662

Abstract

Sungai desa Logas Hilir adalah Sungai yang terletak di Kecamatan Singingi Kabupaten Kuantan Singingi, dimana hampir setiap tahunnya di musim penghujan menimbulkan banjir yang mengakibatkan banyak kerugian sehingga mengganggu kegiatan masyarakat diberbagai sektor, seperti tergenangnya pemukiman penduduk yang berada disekitar alur sungai. Analisis debit banjir rencana menggunakan metode Rasional yang selanjutnya diolah menggunakan aplikasi Hec-Ras untuk melihat ketinggian muka air Sungai desa Logas Hilir. Dari hasil analisis debit banjir dengan berbagai kala ulang, maka di dapat Debit banjir sebagai periode ulang 2, 5, 10, 25 tahun adalah sebesar 1,638 m3/detik : 2,034 m3/detik : 1,810 m3/detik : 3,172 m3/detik.
ANALISIS LAJU EROSI PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) MUDIK LOMBU DESA LOGAS KECAMATAN SINGINGI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Nur Repsi Aswarni; Chitra Hermawan
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Planologi dan Sipil, Agustus 2025
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/jps.v7i2.4663

Abstract

Sungai Mudik Lombu Desa Logas Kecamatan Singingi merupakan sungai yang rawan terjadi banjir apabila intensitas curah hujan tinggi. Hal ini umumnya disebabkan oleh rusaknya Daerah Aliran Sungai yaitu erosi lahan karena perubahan tata guna lahan akibat aktivitas penambangan emas tanpa izin. Maka, apabila curah hujan tinggi, akan terjadi erosi yang menyebabkan sedimentasi sehingga terjadi pendangkalan pada sungai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya laju erosi pada DAS Mudik Lombu, Tingkat Bahaya Erosi dan besarnya sedimentasi pada Sungai Mudik Lombu tersebut. Metode yang digunakan adalah metode Universal Soil Loss Equation (USLE) untuk mengetahui besarnya laju erosi dan metode Sediment Delivery Ratio (SDR) untuk mengetahui nilai sedimentasi akibat erosi. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan diperoleh besarnya laju erosi pada DAS Mudik Lombu adalah sebesar 8,2780 ton/ha/tahun, dengan klasifikasi Tingkat Bahaya Erosi Kelas II (ringan) yang memiliki erosi rentang 1,75 – 17,50 ton/ha/tahun dan besarnya sedimen berdasarkan perhitungan laju erosi adalah 2.363,6219 ton/tahun. Maka perlu dilakukan pembangunan dinding penahan tanah pada bagian yang sering terjadi erosi, agar bangunan dapat menahan tanah sehingga tanah tidak masuk ke dalam sungai
ANALISIS KARAKTERISTIK TRANSPORT SEDIMENT DI SUNGAI MUDIK LOMBU, DESA LOGAS, KECAMATAN SINGINGI Puspa Diva Yolanda; Iwayan Dermana; Ade Irawan
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Planologi dan Sipil, Agustus 2025
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/jps.v7i2.4664

Abstract

PERENCANAAN SALURAN DRAINASE DALAM MENGATASI GENANGAN DI DESA TELUK PAUH PANGEAN Randa Oktorio; Melia Nurafni
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Planologi dan Sipil, Agustus 2025
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/jps.v7i2.4665

Abstract

Drainase mempunyai arti mengalirkan, menguras, membuang air. Secara umum, drainase didefinisikan sebagai serangkayan bangunan air yang berfungsi untuk mengurangi atau membuang kelebihan air dari suatu kawasan atau lahan, sehingga lahan dapat difungsikan secara optimal. Drainase juga diartikan sebagai usaha untuk mengontrol kualitas air tanah dalam kaitannya dengan salinitas. Tujuan dari penelitian ini untuk merencanakan Dimensi Drainase di Ruas Jalan Desa Teluk Pauh Pangean. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Dinas Pertanian Kabupaten Kuantan Singingi dan data primer diperoleh dari survey langsung dilapangan. Metode pengolahan data menggunakan perhitungan secara manual sesuai dengan metode rasional untuk menghitung debit banjir, dan rumus manning untuk menghitung kecepatan saluran. Setelah dilakukan perhitungan maka didapat dimensi saluran ekonomis untuk saluran drainase utama adalah dengan lebar dasar B = 0,60 m dan tinggi saluran H = 0,80 m dengan penampang melintang saluran berbentuk persegi panjang.

Page 9 of 11 | Total Record : 103