cover
Contact Name
Lili Amaliah
Contact Email
jurnal.ilmugizi@untirta.ac.id
Phone
+6285288361971
Journal Mail Official
jurnal.ilmugizi@untirta.ac.id
Editorial Address
Program Studi Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Jl. Jenderal Sudirman KM 3, Cilegon, Banten 42435
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas
ISSN : 27456404     EISSN : 27742547     DOI : http://dx.doi.org/10.52742
Core Subject : Health,
This journal publishes articles and reviews with focus and scope i.e occupational nutrition, clinical nutrition and dietetics, community nutrition, management of food services, sports nutrition, nutrition and productivity, education, and promotion of health and nutrition.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2023): November" : 20 Documents clear
Pengaruh Saraba Instan Terhadap Luka Perineum Pada Ibu Nifas Kusmiati Kusmiati; Gusti Ayu Tirtawati; Anis Novitasari; Ni Ketut Nuratni
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 4, No 2 (2023): November
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v4i2.24926

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh saraba instan terhadap luka perineum pada ibu nifas di Wilayah Puskesmas Tuminting Kota Manado tahun 2023. Jenis penelitian adalah eksperimen, dengan menggunakan desain “posttest control group desaign”. Kelompok eksperimen diberikan perlakuan khusus yaitu dengan memberikan saraba instan berupa minuman dalam bentuk sachet dituangkan air panas 150 ml/cc diberikan sehari 2 kali sehari selama 14 hari. Sedangkan kelompok kontrol diberikan perlakuan seperti biasa (konvensional). Setelah diberikan perlakuan kedua kelompok diobservasi, inspeksi luka perineum pada hari ke 3 sampai hari ke 30 kemudian dibandingkan. Jumlah sampel pada penelitian ini ditentukan dengan menggunakan rumus Slovin sebanyak 76 responden. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisa data dengan menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian yaitu sebagian besar umur responden pada kelompok kontrol umur 20-35 tahun yaitu sebesar 89,5% dan sebagian besar responden dengan paritas 2-3 yaitu pada kelompok kontrol 68,4%. Kemudian, rerata luka perineum hari ke 3 pada kelompok intervensi 1.346 sedangkan pada kelompok kontrol 4.61. Kesimpulan yaitu rerata luka perineum hari ke 3 pada kelompok intervensi lebih rendah dibandingkan dengan kelompok kontrol.
Sifat Kimia dan Daya Terima Permen Jelly Gandaria (Bouea Macrophylla Griffith) Kombinasi Madu Sebagai Pengganti Gula Nurwafiah Marda; Irvan Mustafa; Nur Fauzia Asmi
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 4, No 2 (2023): November
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v4i2.24913

Abstract

Permen Jelly merupakan jajanan popular yang dapat dijadikan alternatif dalam meningkatkan asupan senyawa fungsional seperti serat dan senyawa fenolik dengan penambahan buah yang kaya antioksidan dan fitokimia salah satunya gandaria. Gandaria adalah buah endemic Maluku yang pemanfaatanya masih kurang berbandung terbalik dengan manfaatnya yang luar biasa bagi Kesehatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui sifat kimia serta daya terima permen jelly gandaria kombinasi madu. Penelitian ini menggunakan true experimental menggunakan RAL dengan penambahan ekstrak gandaria (P1:10%, P2:15%, P3:20% dan P4:25%) dan Uji organoleptik. Analisis sifat kimia (kadar air, kadar abu dan vitamin c) dan organoleptic menggunakan Oneway Annova dan Kruskal Wallis bila data tidak terdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan kadar air di semua perlakuan >70%, kadar abu masing masing P1: 0,26% P2: 0,29%, P3: 0,23%, dan P4: 0,29%. Dan vitamin C masing-masing (dalam mg) P1: 61,24 P2:62,65 P3:65,47 dan P4: 66,48. Penambahan gandaria memberikan perbedaan yang signifikan terhadap penerimaan aroma, tekstur dan rasa pada permen jelly (p<0,05). Formula permen jelly gandararia dari segi rasa dan warna adalah P3, dari segi waroma dan tekstur panelis menyukai P2
Studi Kualitatif: Praktik Penggunaan Alat Pelindung Diri Pada Penjamah Makanan di Instalasi Gizi RSUD Bangil Iin Diah Karina; Yudi Arimba Wani; Eva Putri Arfiani
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 4, No 2 (2023): November
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v4i2.24989

Abstract

Alat pelindung diri (APD) merupakan alat yang mampu memberikan perlindungan terhadap bahaya kecelakaan dan menjaga keselamatan pekerja itu sendiri maupun orang di sekelilingnya, contohnya adalah penutup kepala, masker, celemek, dan sepatu. APD sangat penting digunakan oleh penjamah makanan di suatu penyelenggaraan makanan untuk mencegah terjadinya kontaminasi makanan. Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji lebih dalam terkait praktik penggunaan APD pada penjamah makanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data in-depth interview. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling pada pegawai penjamah makanan di instalasi gizi RSUD Bangil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak faktor yang memengaruhi kepatuhan penggunaan APD, yaitu pengetahuan, usia, pendidikan, dorongan rekan kerja, ketersediaan APD di Rumah Sakit, dan adanya sosialisasi kebijakan penggunaan APD. Kesulitan dan hambatan dalam penggunaan APD adalah kelalaian pegawai itu sendiri. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah, kepatuhan penjamah makanan terhadap penggunaan APD sudah baik dengan adanya dukungan dari Ahli Gizi dan motivasi pegawai.
Hubungan Body Image dan Asupan dengan Status Gizi Siswa SMA Negeri 6 Pandeglang Aliefina Putri Damayanti; Ratu Diah Koerniawati; Mukhlidah Hanun Siregar
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 4, No 2 (2023): November
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v4i2.24922

Abstract

Remaja merupakan kelompok yang rentan terkena masalah gizi. Masalah gizi yang terjadi dapat disebabkan oleh berbagai faktor, baik itu faktor langsung maupun tidak langsung. Masalah gizi dapat diketahui salah satunya melalui status gizi seseorang. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara body image dan asupan dengan status gizi. Desain penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 6 Pandeglang dengan jumlah sampel minimal sebanyak 53 orang, yang dipilih menggunakan metode simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner body image (BSQ – 16), dan wawancara langsung menggunakan SQ – FFQ, serta pengukuran tinggi dan berat badan secara langsung. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki body image positive (60%), asupan energi tidak baik (51,6%), sebagian besar asupan protein tercukupi (53,3%), asupan lemak sebagian besar tercukupi (55%), dan sebagian besar asupan karbohidrat kurang (60%). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu, terdapat hubungan antara body image, asupan energi, asupan lemak, dan asupan karbohidrat dengan status gizi (p<0,05) serta tidak terdapat hubungan antara asupan protein dengan status gizi (p>0,05).
Status Pekerjaan, Pola Makan, dan Kepatuhan Mengonsumsi Tablet Besi Terhadap Anemia Pada Ibu Hamil Siti Nur Qomarul &#039;Aisyah; Arlina Azka; Margiyati Margiyati
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 4, No 2 (2023): November
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v4i2.21379

Abstract

Angka anemia di Indonesia tergolong masih cukup tinggi. Anemia pada ibu hamil disebabkan oleh banyak faktor antara lain status pekerjaan yang menjadikan ibu kelelahan dan berisiko mengalami penurunan hemoglobin, pola makan yang salah sehingga berdampak pada gangguan gizi, dan rendahnya tingkat kepatuhan mengonsumsi tablet besi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh status pekerjaan, pola makan, dan kepatuhan mengonsumsi tablet besi terhadap anemia pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional. Penelitian dilakukan bulan April 2023 - Mei 2023 di Puskesmas Sewon II Kabupaten Bantul. Sampel penelitian sebanyak 48 ibu hamil trimester III yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (45.80%) ibu mengalami anemia, (54.20%) ibu tidak mengalami anemia, (39.60%) ibu tidak patuh mengonsumsi tablet besi (60.40%) ibu patuh mengonsumsi tablet besi, (66.70%) ibu dengan pola makan kurang baik, (33.30%) ibu dengan pola makan baik, (27.10%) ibu bekerja dan (72.90%) ibu tidak bekerja. Sehingga menunjukkan ibu yang tidak patuh mengonsumsi tablet besi memiliki risiko 4.81 kali untuk mengalami anemia dibandingkan ibu yang patuh mengonsumsi tablet besi (OR=4.81; 95% CI=1.38-16.75; p-value=0.018). Ibu yang bekerja memiliki risiko anemia sebesar 34% lebih rendah dibandingkan ibu yang tidak bekerja namun secara statistik tidak signifikan (OR=0.66; 95% CI=0.18-2.42; p-value=0.746). Pola makan yang kurang baik meningkatkan risiko anemia sebesar 2.49 kali namun secara statistik tidak bermakna (OR=2.49; 95% CI=0.70-8.83; p-value=0.221). Kepatuhan mengonsumsi tablet besi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap anemia sedangkan status pekerjaan dan pola makan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap anemia pada ibu hamil
Status Gizi, Kebiasaan Sarapan Dengan Produktivitas Kerja Karyawan Startup Jakarta Alda Luna Maedah; Laras Sitoayu; Vitria Melani; Mury Kuswari; Rachmanida Nuzrina
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 4, No 2 (2023): November
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v4i2.24927

Abstract

Produktivitas kerja karyawan sangat dibutuhkan dalam meningkatkan kualitas kinerja sehingga dapat mencapai tujuan perusahaan secara efektif dan efisien. Produktivitas karyawan yang tinggi akan menghasilkan pencapaian yang maksimal dalam pekerjaan. Produktivitas kerja dipengaruhi oleh berbagai hal salah satunya yaitu status gizi tenaga kerja dan kebiasaan sarapan. Gizi kerja merupakan salah satu syarat untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal, khususnya bagi para pekerja. Kondisi gizi lebih atau kurang yang dialami oleh tenaga kerja akan memengaruhi pada kondisi kesehatan dan kemampuan mobilitas sehingga dapat memengaruhi kemampuan kerja dan produktivitas. Tujuan penelitian mengetahui hubungan antara status gizi (Indeks Massa Tubuh/IMT, Persen Lemak Tubuh/PLT), kebiasaan sarapan terhadap produktivitas kerja karyawan startup Jakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross-sectional. Sampel penelitian yaitu 52 karyawan starup. Besar sampel masing-masing kelompok ditentukan dengan perhitungan proportionate stratified random sampling, dengan menggunakan uji statistik Chi-square. Terdapat hubungan yang signifikan antara IMT (p = 0.005), PLT (p=0.010), dan kebiasaan sarapan (p= 0.006) dengan produktivitas kerja karyawan. Status gizi (IMT, PLT), kebiasaan sarapan berhubungan kuat dengan produktivitas kerja karyawa startup. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk dapat menggali faktor-faktor lain yang memengaruhi tingkat produktivitas kerja
Hubungan antara Karakteristik, Pengetahuan, dan Perilaku Ibu dengan Status Gizi Balita Usia 24-59 Bulan Yustiyani Yustiyani
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 4, No 2 (2023): November
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v4i2.24914

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik, penegtahuan dan perilaku ibu terkait pemantauan tumbuh kembang dengan status gizi balita usia 24-59 bulan. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study. Terdapat 142 responden ibu balita usia 24-59 bulan di Kota Tangerang Selatan yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terhadap ibu dan pengukuran antropometri balita. Hasil analisis menunjukkan terdapat 14.8% balita pendek dan 6.3% balita gizi kurang. Sebagian besar ibu telah memiliki pengetahuan (64.8%) dan perilaku (70.4%) yang baik terkait dengan pemantauan tumbuh kembang anak. Terdapat hubungan antara pendapatan keluarga (p-value = 0.039) dan pengetahuan ibu (p-value = 0.009) dengan status balita gizi kurang. Tidak ditemukan hubungan antara karakteristik, pengetahuan, sikap dan perilaku ibu dengan kejadian stunting dan underweight balita. Pemerintah dianjurkan meningkatkan upaya edukasi dan perubahan perilaku pada keluarga dengan pendapatan rendah, misalnya melalui pendekatan positive deviance. Ibu disarankan untuk meningkatkan pengetahuannya agar mampu melakukan pengasuhan anak dengan baik
Gaya Hidup Generasi Z Dalam Konteks Perilaku Makan, Tingkat Stres, Kualitas Tidur dan Kaitannya Dengan Status Gizi: Literature Review Nila Reswari Haryana; Risti Rosmiati; Edy Marjuang Purba; Hardi Firmansyah
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 4, No 2 (2023): November
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v4i2.24990

Abstract

Generasi Z atau iGeneration berkaitan dengan kemampuan mereka dalam menggunakan dan memanfaatkan teknologi. Selama masa hidupnya, orang-orang di usia ini tidak hanya mengalami banyak perubahan dalam hidupnya. Tujuan dari tinjauan literatur ini adalah untuk mengeksplorasi gaya hidup Generasi Z dalam konteks tingkat stres, kualitas tidur dan perilaku makan serta dampaknya terhadap status gizi mereka. Tinjauan literatur ini menggunakan literatur eksplorasi non-sistematis yang dilakukan dengan menggunakan platform basis data elektronik seperti Google Scholar, Pubmed/Medline, dan Google. Kata kunci seperti generasi Z, remaja, stres, kualitas tidur, perilaku makan, dan status gizi beserta sinonimnya digunakan untuk pencarian melalui metode pencarian Boolean. Kajian literatur menunjukkan bahwa Generasi Z di Indonesia memiliki prevalensi kelebihan berat badan dan obesitas yang meningkat. Generasi Z yang saat ini berusia remaja dan mahasiswa mengatasi stres dengan makan secara tidak terkendali karena dipengaruhi oleh emosi dan hal ini jika terjadi terus menerus akan mempengaruhi status gizi. Selain itu, status gizi juga dapat dipengaruhi secara langsung oleh ritme sirkadian tubuh (kualitas tidur) dan melalui perantara perilaku makan. Kualitas tidur yang menurun berhubungan dengan penurunan kadar leptin dan peningkatan kadar ghrelin, yang meningkatkan nafsu makan. Kualitas tidur, stres, dan perilaku makan semuanya berhubungan dengan status gizi pada Generasi Z, baik melalui perantara perilaku makan, maupun secara langsung. Gaya hidup Generasi Z harus menjadi perhatian karena mereka berisiko lebih tinggi terkena PTM saat dewasa.
Hubungan Kebiasaan Olahraga dan Kualitas Diet dengan Kejadian Dismenorea Primer pada Remaja Anita Wulandari; Bahriyatul Ma’rifah; Arwin Muhlishoh
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 4, No 2 (2023): November
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v4i2.24923

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan olahraga dan kualitas diet dengan kejadian dismenorea primer pada remaja di SMPN 1 Tasikmadu, Karanganyar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 57 remaja SMPN 1 Tasikmadu, Karanganyar dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Data diambil dengan melakukan wawancara menggunakan kuesioner kebiasaan olahraga, instrumen (DQI-I) untuk mengukur kualitas diet melalui wawancara kebiasaan makan dengan (SQ-FFQ) dan kuesioner MSQ untuk mengukur dismenorea primer. Data dianalisis menggunakan uji Spearman dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 19 responden (33,3%) mengalami dismenorea primer, 36 responden (63,2%) memiliki kebiasaan olahraga yang tidak teratur dan terdapat 28 responden (49,1%) memiliki kualitas diet yang rendah. Hasil analisis Spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kebiasaan olahraga dengan kejadian dismenorea primer (p = 0,003) serta tidak terdapat hubungan antara kualitas diet dengan kejadian dismenorea primer (p = 0,832). Semakin teratur kebiasaan olahraga maka kejadian dismenorea primer akan menurun
Tingkat Kecukupan Energi dan Zat Gizi Makro kaitannya dengan Status Gizi Anak Sekolah Dasar Putri Destya Ramadani; Sofya Maya; Yanti Ernalia
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 4, No 2 (2023): November
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v4i2.21540

Abstract

Terdapat banyak faktor yang dapat mempengaruhi status gizi pada anak, salah satunya adalah asupan makanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat kecukupan energi dan zat gizi makro terhadap status gizi anak sekolah dasar di SDN 01 Bunga Raya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 87 responden yang merupakan siswa/i kelas 4 dan 5 SDN 01 Bunga Raya. Data yang dikumpulkan adalah food recall 2x24 jam dan pengukuran langsung berat badan dan tinggi badan responden melalui pengukuran indeks massa tubuh menurut umur. Data dianalisis menggunakan uji pearson dengan p-value˂0,05. Tingkat kecukupan energi responden sebagian besar berada pada kategori baik (44,8%) namun masih ada responden yang mengalami tingkat kecukupan energi pada kategori defisit dan lebih. Tingkat kecukupan zat gizi makro responden sebagian besar pada kategori defisit berat, yaitu tingkat kecukupan protein 27,6% defisit berat, tingkat kecukupan lemak 50,7% defisit berat, dan tingkat kecukupan karbohidrat 49,4% defisit berat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 9,2% responden berstatus gizi kurang, 56,3% status gizi baik, dan 34,5% status gizi lebih. Hasil uji pearson menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecukupan energi dan zat gizi makro (protein, lemak) terhadap status gizi anak sekolah dasar (p-value>0,05) namun terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecukupan karbohidrat terhadap status gizi anak sekolah dasar di SDN 01 Bunga Raya dengan p-value=0,029. Hasil tersebut menyimpulkan bahwa asupan karbohidrat yang cukup maka akan berdampak pada status gizi yang baik.

Page 1 of 2 | Total Record : 20