cover
Contact Name
Hafidh 'Aziz
Contact Email
hafidh.aziz@uin-suka.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
aciece.piauduinsuka@gmail.com
Editorial Address
Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Gedung Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Lt. 3 jl. Marsda Adisucipto Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education
ISSN : -     EISSN : 35484516     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ICIECE) merupakan konferensi yang diadakan secara rutin setiap tahun oleh Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Tema yang dikaji dalam konferensi ini adalah tema-tema mutakhir yang relevan dengan pengembangan pendidikan anak usia dini. Kami mengundang pendidik, peneliti, praktisi, dan pemerhati pendidikan anak usia dini untuk mengirimkan artikel yang relevan dan mempresentasikanya dalam forum konferensi. Artikel terpilih yang telah diseminarkan akan dipublikasikan dalam bentuk prosiding (print dan online).
Articles 34 Documents
Search results for , issue "Vol 3 (2018): Annual Conference on Islamic Early Childhood Education" : 34 Documents clear
Mewujudkan Pembelajaran Bermakna Melalui Kisah Elyana, Luluk
ACIECE Vol 3 (2018): Annual Conference on Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemrosesan informasi dalam pembelajaran Anak Usia Dini (AUD) memerlukan strategi dan carayang tepat dengan menyelaraskan tahapan perkembangan usia anak. Mengembangkankapasitas anak secara bertahap untuk memproses informasi sehingga memungkinkan untukmemiliki pengetahuan dan keterampilan yang kompleks. Anak dalam perkembangannyamembutuhkan ruang berpikir yang dapat memenuhi upaya memahami dirinya, keluarganya danlingkungannya dalam multidimensi dan multiarah.Informasi yang diperoleh dan diproses dariwaktu ke waktu tidak hanya terhenti dalam memori jangka pendek saja akan tetapi dapatmengendap dan terefleksikan dalam memori jangka panjang anak sehingga dapat teraktualisasidalam bentuk tindakan dan perilaku sehari-hari. Pembelajaran bermakna diperlukan untukmengubah informasi menjadi pengetahuan adalah penting bagi anak. Mengolah pengetahuanyang didapatkan dari sebuah pemrosesan informasi membutuhkan strategi pembelajaran yangmenyenangkan dan bermakna bagi anak. Kegiatan berkisah (Storytelling) sebagai mediapembelajaran sangatrelevan bagi AUD. Berkisah mengajak anak-anak tidak hanya memusatkanperhatian kepada penyampai kisah akan tetapi padapemrosesan informasi akan berjalan lebihefektif dan membawa pengetahuan ke dalam lingkup memori jangka panjang anak danmemaksimalkan kerja otak. Artikel ini mengupas tentang pembelajaran bermakna melaluikisahpada anak usia 4-6 tahun di TK Laboratorium Belia IKIP Veteran Semarang
Early Childhood Faith Education Trought Story Telling Munafiah, Nida’ul
ACIECE Vol 3 (2018): Annual Conference on Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the education of early childhood faith through stories in the TKITA1 group At-Taqwa Grabag Magelang. The research methodology used uses a qualitativeapproach. The technique used in this study is the technique of observation, interviews,documentation with data collection tools, namely interview guides, observation, documentationand field notes. The population in this study were all A1 group children, totaling 22 people withone class teacher and one accompanying teacher. The results showed that the education ofearly childhood faith through storytelling applied at the At-Taqwa Grabag TKIT in Magelang wasconducted using picture books, videos, and using teaching aids such as hand puppets, fingerpuppets, puppets, and flannel boards. The storytelling activity was carried out at least once amonth especially on Friday as the development of children's faith education through narrating,coloring and writing the name of the Prophet's heart. Plans for learning activities that areoriented towards faith education through narrating at TKIT At-Taqwa Grabag in the oddsemester of school year 2018/2019 including the story of the prophet Adam, the story ofAbraham and Ismail (using video media), the story of the prophet Muhammad and the story ofProphet Moses
Kisah Islami Sebelum Tidur (Bedtime Stories) sebagai Penanaman Nilai Agama dan Moral Anak Usia Dini Hasanah, Raudatul
ACIECE Vol 3 (2018): Annual Conference on Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bercerita tentang kisah islami sebelum tidur untuk anak adalah kegiatan yang sangat sederhanadan mudah untuk dilakukan dan merupakan cara yang efektif digunakan untuk menanamkannilai-nilai agama dan moral pada anak. Karena apa yang dipelajari sebelum tidur diadaptasilebih cepat oleh otak. Hal ini terjadi karena kita berada pada kondisi diri yang lebih tenangsebelum tertidur. Nilai-nilai agama dan moral merupakan nilai-nilai yang harus kita tanamkanpada diri anak sejak usia dini. Nilai agama dan moral anak usia dini yaitu menanamkankecintaan anak pada Allah Swt, membiasakan beribadah pada Allah Swt, dan mengajarkan padaanak akhlak yang mulia seperti bagaimana menghormati orang tua dan guru dan lainnya. Artikelini bertujuan untuk memahami bagaimana kisah Islami sebelum tidur dapat dipergunakansebagai sarana penanaman nilai-nilai agama dan moral bagi anak usia dini untuk menambahkecintaan anak terhadap nilai-nilai agama dan moral yang harus dilaksanakannya.
Pengembangan Ilmu Pendidikan Islam Anak Usia Dini (Berkisah Membangun Dunia yang Damai) Fatmawati, Fatmawati
ACIECE Vol 3 (2018): Annual Conference on Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Development in a national education based on a paradigm that builds the Indonesian nation asa whole that functions an object that has the capacity to actualize in the potential anddimensions of humanity optimally, directed to improve the quality and competitiveness ofhuman resources. Education is a form of learning institution that takes place in the family,school, and community environment to develop abilities as optimal as possible from birth to theend of life in education during the birth period until the age of six years is known as earlychildhood education.
Pengembangan Bahasa Anak Usia Dini Melalui Berkisah Zubaedah, Siti
ACIECE Vol 3 (2018): Annual Conference on Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa merupakan alat sosialisasi untuk merespon orang lain. Kemampuan bahasa anak usiadini, harus menjadi perhatian penting bagi para orang tua, khususnya juga para penggiatpendidikan anak usia dini. Tulisan ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berbahasaanak usia dini melalui berkisah/dongeng. Seorang anak mengekspresikan bahasa denganberbagai cara. Menyimak dan membaca merupakan keterampilan bahasa reseptif, karena padaproses ini bahasa didapatkan melalui proses simbol visual dan juga verbal. Berbicara danmenulis merupakan kemampuan bahasa eksresif. Hal ini merupakan proses pemindahan artiyang melibatkan simbol visual dan juga verbal yang didapatkan lalu diekspresikan oleh anak. Inimenunjukkan bahwa anak sedang menyusun dan mengonsepkan arti dari suatu bahasa.Dongeng yang dapat menarik perhatian anak akan dengan mudah diserap oleh sensor memoriuntuk kemudian diteruskan ke memori jangka pendek dan akhirnya ke dalam memori jangkapanjang. Seperti penggunaan media ketika mendongeng dapat membuat anak tertarik untukmemperhatikan pendongeng ketika bercerita, karena terdapat benda-benda menarik perhatiananak dengan bentuk dan warna yang membuat anak tertarik untuk memperhatikanpendongeng
Efektifitas Penggunaan Sentra Imtaq Dalam Pembelajaran Sirah Nabawiyah Bagi Anak Usia Dini Salis Hijriyani, Yuli
ACIECE Vol 3 (2018): Annual Conference on Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sirah nabawiyah is the life journey of Prophet Muhammad in conveying and manifesting islamictreatises for human life. Learning sirah nabawiyah is the first step to love God by following anddoing His messenger’s sunnah. Sirah nabawiyah is part of the source of islamic law and the bestmeans to find uswatun hasanah for a child’s life. Therefore, learning sirah nabawiyah for earlychildhood is so very important to be delivered pleasantly that a child can understand it easily.One of the learning ways is by using a certain kind of learning center, namely the center ofImtaq. Sirah nabawiyah learning can be succesful with the support of educational toys andgames that can be played by child’s in Imtaq center. The internalization of religious valuesthrough the educational toys and games can form well understanding of sirah nabawiyah. As aresult, a child’s achievement in knowing His God and knowing the prophet and the messengersare the indicators of his well sirah nabawiyah learning in using Imtaq center effectively
Hand Puppet Berbasis Tema: Media Bercerita untuk Anak Usia Dini Jazariyah, Jazariyah
ACIECE Vol 3 (2018): Annual Conference on Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to produce appropriate and effective theme-based hand puppetmedia to be used as a medium for storytelling in early childhood. This research model uses adevelopment model (R & D) by adopting the following stages: potential problems, informationcollection, product design, design validation, design revisions, products, small-scale producttrials, large-scale trials and mass production. In this study not all stages are carried outconsidering the limited time and cost so that the research only reaches the stage of feasibilityvalidation and design revision to be the final product. The feasibility of this theme-based handpuppet is based on expert testing and assessment from users. Based on data analysis, the resultsof this study indicate that theme-based hand puppets are sufficient to be used as media. Forthat according to user ratings, more than 50%
Mengembangkan Kecerdasan Linguistik Anak Usia Dini Melalui Cerita Menggunakan Media Permainan Tradisional Maziyatul Hasanah, Nurul
ACIECE Vol 3 (2018): Annual Conference on Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan zaman yang diikuti dengan perkembangan teknologi perlahan-perlahanmennggeser keberadaan permainan tradisional. Sekarang ini jarang sekali kita melihat anak-anakmemainkan permainan tradisional seperti telepon bambu, kelereng dan petak umpet. Permainantradisional merupakan kekayaan budaya lokal yang seharusnya dapat dimanfaatkan dalampembelajaran, justru tergeser dengan munculnya berbagai permaianan yang dapat diunduh secaraonline di komputer maupun di gadget. Adapun permasalahan yang ada di atas, bahwa kecerdasananak dapat dikembangkan melalui cerita menggunakan media permaianan tradisional. Teknik yangdipakai dalam penulisan ini adalah kajian pustaka. Hasil kajian pustaka yang telah dikaji bahwakecerdasan linguistik anak bisa dikembangkan melalui cerita. Dimana cerita tersebut diaplikasikan pada permainan tradisional meliputi telepon bambu, kelereng dan petak umpet.Adapun permainan tradisional tersebut dapat memberi manfaat melatih keterampilankomunikasi anak dan mengenalkan anak pada salah satu jenis alat komunikasi karenapermainan ini dilakukan secara bersama-sama. Ketika bermain bersama, anak-anak menjalinkomunikasi, saling bercerita
Metode Bercerita dengan Media Boneka untuk Mengembangkan Bahasa Anak Usia Dini Handayani, Iys Nur
ACIECE Vol 3 (2018): Annual Conference on Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bercerita menggunakan media boneka untuk anak usia dini merupakan kegiatan yang sangatmenarik bagi anak. Karena dengan adanya media boneka anak akan tertarik dalam menyimakcerita yang dibawakan oleh orang tua atau guru. Cara tersebut sangat efektif terutama untukmengembangkan kemampuan bahasa anak, selain itu untuk mengembangakn kognitifkeerdasan anak usia dini. Anak seakan dapat merasakan suasan ayang sesunguhnya denganadanya boneka tersebut sesuai dengan cerita yang dibawakan. Selainitu melaui penuturan olehpencerita anak akan memperhatikan kata, bunyi dan eksresi pencerita, dari situ anak dapatbelajar dalam memahami berinteraksi, dan memahi bahasa. Bahasa menjadi aspekperkembangan anak yang sangat penting untuk diberikan stimulus. Tugas orang tua danpendidik agar dapat memberikan pengarahan dan ajaran anak agar anak dapatmengembangkan kemampuannya dengan baik. Kemampuan yang dikembangkan yaitukemampuan bahasa verbal maupun kemampuan bahasa nonverbal. Dalam artikel ini bertujuanuntuk memahami mengenai metode bercerita menggunakan media boneka dalammengembangkan bahasa anak usia dini. Agar anak nantinya dapat menyeimbangkankemampuan-kemampuan yang dimilikinya
Membangun Kebudayaan Wayang sebagai Media Bercerita untuk Anak Usia Dini (0-8 tahun) Ulfa, Maria
ACIECE Vol 3 (2018): Annual Conference on Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebudayaan merupakan suatu kebiasaan yang akan ada disetiap daerah bahkan menjadi cirikhas tersendiri. Budaya akan hilang jika tidak dilestarikan dan dirawat oleh generasi selanjutnya,karena zaman semakin canggih membuat generasi lupa bahkan tidak mengenal kebudayaannyasendiri. Saat ini masyarakat jawa kembali menghidupkan kebudayaan yang ada supaya terusberkembang dan menjadi kearifan lokal, yaitu kebudayaan wayang. Wayang ada kurang lebih900 tahun yang lalu, dan terus mengalami kemajuan. Dahulu wayang digunakan oleh wali songodalam menyebarkan agama Islam melalui cerita-cerita yang menjadikan wayang sebagai media.Oleh sebab itu banyak masyarakat jawa yang akhirnya masuk Islam. seiring berjalannya waktuwayang tidak hanya di gunakan untuk mengkisahkan yang bisa dilihat orang dewasa bahkanbisa di tampilkan pada anak usia dini guna membangun kebudayaan Indonesia. Hal ini sangatbagus diterapkan kepada anak usia dini selain memiliki pesan moral, wayang juga bisameningkatkan imajinasi anak, sosial emosional, kognitif, dan seni pada anak usia dini. Bahkanbisa mengembangkan 6 aspek

Page 1 of 4 | Total Record : 34