cover
Contact Name
Patria Asda
Contact Email
jurnalmikkiwh@gmail.com
Phone
+6281392306554
Journal Mail Official
jurnalmikkiwh@gmail.com
Editorial Address
STIKES Wira Husada Jalan Babarsari, Glendongan, Caturtunggal Depok Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan kesehatan Indonesia
ISSN : 19792298     EISSN : 26850990     DOI : https://doi.org/10.47317
Core Subject : Health,
MIKKI merupakan terbitan berkala ilmiah di bidang keperawatan dan kesehatan. Jurnal MIKKI pertama kali terbit pada tahun 2010 dalam bentuk media cetak. MIKKI merupakan wadah bagi peneliti ataupun praktisi untuk mempublikasikan hasil penelitian maupun literature review dalam bidang keperawatan dan kesehatan. lingkup bidang keperawatan : Keperawatan Dasar, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan medikal bedah, keperawatan komunitas keluarga, keperawatan gerontik, keperawatan gawat darurat dan kritis, keperawatan jiwa, manajemen keperawatan Lingkup bidang kesehatan : kesehatan Ibu dan Anak, kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, Administrasi kesehatan, Manajemen Rumah Sakit
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2022)" : 10 Documents clear
Hubungan antara tingkat kecemasan dengan kesiapan diri dalam menghadapi ujian kompetensi pada mahasiswa program studi profesi keperawatan di Yogyakarta Indonesia Judha, Mohamad; Lorica, Josephine D.
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v11i1.414

Abstract

Latar Belakang: Kecemasan adalah gangguan alam perasaan yang ditandai dengan ketakutan dan kekhawatiran akan suatu hal temasuk ujian sehingga membuat seseorang untuk mempunyai kesiapan dalam menghadapi ujian. Studi pendahuluan yang dilakukan pada 2020 didapatkan data bahwa  ujian kompetensi bagi calon perawat lulusan Ners dirasakan sangat menegangkan dan menakutkan.Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan kesiapan diri dalam menghadapi ujian kompetensi pada Mahasiswa Program  Keperawatan  di Yogyakarta, IndonesiaMetode penelitian: Jenis penelitian ini adalah metode deskriptif korelation dengan menggunakan rancangan cross sectional study. Teknik sampel yang digunakan adalah simple random sampling, jumlah sampel 68 orang, alat pengumpulan data menggunakan kuisioner. Analisa data menggunakan analisis kendal tau, waktu penelitian pada tahun 2020.Hasil penelitian: karakteristik usia dan jenis kelamin mahasiswa yang memiliki tingkat kecemasan dan kesiapan diri dalam menghadapi ujian Kompetensi adalah yang berusia 18 tahun yaitu 34 responden (50,0%), dan berjenis kelamin perempuan yaitu 56 responden (82,4%). Sedangkan responden yang mempunyai tingkat kesiapan diri berada dalam kategori cukup yaitu sebayak 66,2%, dan tingkat kecemasan berada dalam kategori berat yaitu 64,7%. Hasil uji didapatkan p-value sebesar 0,037 < 0,05 dengan tingkat keeratan rendah yaitu -0,246Kesimpulan: Ada hubungan antara tingkat kecemasan dengan kesiapan diri dalam menghadapi ujian kompetensi pada Mahasiswa Program Keperawatan di Yogyakarta.
Hubungan persepsi pasien tentang perilaku caring perawat dengan mutu pelayanan di Ruang Hemodialisa RS Bhayangkara POLDA DIY Yulianti, Suci Vita; Antara, Antok Nurwidi; Toha, Akhmad
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v11i1.444

Abstract

Latar Belakang: Perilaku Caring perawat adalah sikap peduli terhadap pasien dengan memberikan perhatian pada kebutuhan pasien. Perilaku caring perawat merupakan hal yang penting karena dapat meningkatkan derajat Kesehatan pasien secara sosial dan psikologis terjalin hubungan interpersonal antara perawat dan pasien. Seorang perawat harus memiliki pengetahuan dalam melaksanakan tindakan keperawatan serta sikap baik tentang caring. Hasil wawancara pada 5 pasien di tempat penelitian didapatkan bahwa terdapat perawat dalam menyampaikan informasi kepada pasien kurang jelas, kurang halus dan respon dalam menanggapi keluhan pasien kurang cepat. Tujuan: Mengetahui hubungan persepsi pasien tentang perilaku caring perawat dengan mutu pelayanan di Ruang Hemodialisa RS Bhayangkara Polda DIY.Metode: Metode penelitian ini yaitu deskriptif korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien rutin yang menjalani Tindakan hemodialisa di RS Bhayangkara Polda DIY berjumlah 18 pasien. Teknik pengambilan sampel yaitu total populasi. Analisis data menggunakan uji pearson product moment.Hasil: Hasil penelitian didapatkan Sebagian besar perilaku caring perawat dalam kategori baik (83.3%) dan mutu pelayanan sebagian besar dalam kategori baik (72.2%). Hasil uji pearson product moment didapatkan nilai p=0.001 yang berarti ada hubungan yang signifikan antara perilaku caring dengan mutu pelayanan.Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara perilaku caring dengan mutu pelayanan di Ruang Hemodialisa RS Bhayangkara Polda DIY.
Pengetahuan, sikap dan perilaku mahasiswa stikes wira husada terhadap penyebaran Covid-19 Jati, Marius Agung Sasmita; Antara, Antok Nurwidi; Istanti, Novi
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v11i1.431

Abstract

Covid-19 terutama varian Omicron merupakan masalah kesehatan yang terjadi pada penduduk di Indonesia maupun seluruh negara di dunia untuk penghujung tahun 2021. Mahasiswa dari Rumpun Ilmu Kesehatan dapat berperan role model dalam memberikan edukasi tentang pengetahuan, sikap dan tindakan pencegahan yang baik namun mahasiswa dari Rumpun Ilmu Kesehatan tergolong kedalam kelompok usia muda yang rentan terpapar COVID-19. Pengetahuan, sikap dan tindakan pencegahan merupakan salah satu cara dalam mengantisipasi dan mengontrol penyebaran, penularan dan peningkatan penderita Covid-19.Untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap terhadap tindakan pencegahan penyebaran COVID-19 pada Mahasiswa mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Wira Husada Yogyakarta yang merupakan penyintas COVID-19 dengan gejala ringan-sedang. Penelitian deskriptif dengan rancangan cross-sectional yang mempunyai maksud untuk menilai pemahaman atau wawasan dan sikap terhadap tindakan mahasiswa mengenai pencegahan penyebaran infeksi virus COVID-19 dengan cara pemberian kuesioner terhadap sample penelitian Untuk jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 33 sampel. Pengambilan sampel dengan teknik total sampling. Jenis instrumen yang digunakan ada 4 yaitu kuesioner data demografi responden, kuesioner Tingkat Pengetahuan, Sikap dan Tindakan pencegahan COVID-19.Secara simultan (bersama-sama) pengetahuan dan sikap berpengaruh signifikan terhadap tindakan, maka dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap secara bersama-bersama berpengaruh signifikan terhadap tindakan. Hal ini nyata karena taraf nyata > dari p-value dari hasil Data Analysis dengan menggunakan Microsoft Excel 2019
Pengetahuan dan pelatihan perawat mempengaruhi kualitas pendokumentasian asuhan keperawatan Kholifah, Siti; Asda, Patria
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v11i1.451

Abstract

Latar Belakang: Dokumentasi asuhan keperawatan yang benar sebagai bukti secara profesional dan legal tentang pekerjaan perawat yang dapat dipertanggungjawabkan. Aktivitas yang dilakukan perawat terhadap pasien harus terdokumentasikan dengan baik. Evaluasi penerapan standar asuhan keperawatan periode bulan Januari 2017 s.d Juni 2017 didapatkan hasil rata–rata 62,21%.Tujuan: Menganalisis pengaruh secara parsial dan simultan pengetahuan dan pelatihan terhadap kualitas pendokumentasian asuhan keperawatan di Rumah Sakit Condong Catur.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif analitik regresi dengan pendekatan cross sectional. Populasi seluruh perawat yang bekerja di Rumah Sakit Condong Catur sebanyak 56 perawat, dengan teknik purposive sampling sebanyak 20 perawat. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi, analisis bivariat menggunakan uji t dan analisis multivariat menggunakan uji F dengan regresi linier berganda.Hasil: Hasil uji t nilai signifikansi pengetahuan 0,003<0,05 Ha diterima Ho ditolak, pelatihan 0,242>0,05 Ho diterima Ha ditolak, uji F pengetahuan dan pelatihan 0,002<0,05 Ha diterima Ho ditolak.Kesimpulan: Ada pengaruh secara parsial pengetahuan terhadap kualitas pendokumentasian asuhan keperawatan di Rumah Sakit Condong Catur, tidak ada pengaruh secara parsial pelatihan terhadap kualitas pendokumentasian asuhan keperawatan di Rumah Sakit Condong Catur, ada pengaruh secara simultan pengetahuan dan pelatihan terhadap kualitas pendokumentasian asuhan keperawatan di Rumah Sakit Condong Catur.
Hubungan paparan asap rokok dengan kejadian ISPA pada balita di Dusun Banyumeneng Gamping Sleman Yogyakarta Asamal, Victor Lorense; Sumekar, Ariana; Kristiani, Eva Runi
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v11i1.432

Abstract

Latar Belakang: Merokok merupakan salah satu gaya hidup yang berpengaruh pada kesehatan manusia. Tingginya prevalensi merokok negara berkembang termasuk Indonesia menyebabkan masalah merokok semakin serius. Kebiasaan dan keberadaan anggota keluarga dalam rumah juga menjadi faktor penyebab terjadinya masalah kesehatan didalam keluarga seperti gangguan pernapasan khususnya pada balita. Penyakit ISPA merupakan penyakit yang paling sering menyebabkan kematian pada anak balita, sehingga ISPA masih merupakan penyakit yang mengakibatkan kematian cukup tinggi. Kematian tersebut sebagian besar disebabkan oleh pneumonia.Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan Paparan Asap Rokok Dengan Kejadian ISPA pada Balita di Dusun Banyumeneng Gamping Sleman Yogyakarta.Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan rancangan penelitian croos sectional Subjek penelitian ini adalah ibu dari balita yang berjumlah 63 dan merupakan warga di Dusun Banyumeneng. Teknik pengambilan sampel menggunakan Stratified Random Sampling.Hasil: Menunjukan bahwa 46 balita di Dusun Banyumeneng terpapar asap rokok dan 24 balita penderita ISPA memiliki resiko terpapar asap rokok secara langsung. Analisis Fhisher’s Exact Test menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara paparan asap rokok dengan kejadian ISPA diketahui Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05 yang artinya terdapat Hubungan antara paparan asap rokok dengan kejadian ISPA pada balita di Dusun Banyumeneng Gamping Sleman Yogyakarta.Kesimpulan: Ada hubungan paparan asap rokok dengan kejadian ISPA pada balita di Dusun Banyumeneng Gamping Sleman Yogyakarta
Pengaruh pelaksanaan bladder training terhadap frekuensi berkemih lansia di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Morawa Giawa, Nirmala Putri Ayuningsih; Purba, Monica Nysia; Manalu, Ester Y.R; Ndraha, Herti Wahyu Ningsih; Harefa, Perdamaian; Kaban, Karmila BR
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v11i1.450

Abstract

Ada banyak masalah pada sistem tubuh lansia, karena dengan bertambahnya usia, sistem urine adalah salah satunya. Inkontinensia urine adalah gangguan urologi umum pada lansia. Obat-obatan memiliki kebiasaan menyebabkan efek samping, jadi lebih efektif non-pengobatan medis yaitu bladder training (pelatihan kandung kemih). Adanya pengaruh latihan kandung kemih terhadap frekuensi buang air kecil lansia di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Morawa merupakan tujuan dilaksanakan penelitian. Metode yang digunakan adalah pre-eksperimen, metode yang berfokus pada serangkaian rencana pre-test dan post-test. Berdasarkan kriteria peringkat karakter uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan nilai Z.=.-8,913b dan nilai p.= 0,00 < 0,05 pada pre-test.dan.post-test. Dengan uji tes diputuskan.bahwa. Ho.ditolak.dan.Ha.diterima.,Sehingga.kesimpulan yang didapat adalah bahwa frekuensi buang air kecil berkurang secara signifikan untuk lansia yang berlatih kandung kemih (bladder training). 
Hubungan aktivitas fisik dengan status gizi pasien di Poli Prolanis Puskesmas Ngaglik I Yogyakarta Anida, Anida; Hidayat, Nur
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v11i1.436

Abstract

Latar Belakang: Aktivitas fisik adalah setiap gerakan tubuh yang dihasilkan oleh otot rangka yang memerlukan pengeluaran energi. Kurangnya aktivitas fisik yang tidak ada (kurangnya aktivitas fisik) merupakan faktor risiko independen untuk penyakit kronis, dan secara keseluruhan diperkirakan menyebabkan kematian secara global. Afisik di waktu senggang (rekreasi) menunjukkan bahwa 30 % orang dewasa tidak aktif beraktivitas fisik, 45 % kurang aktif dan hanya 25% aktif pada tingkat yang direkomendasikan.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bubungan aktivitas fisik dengan status gizi pasien Di Poli Prolanis Puskesmas Ngaglik IYogyakarta.Metode: Penelitian ini dilakukan di Wilayah Puskesmas Ngaglik I Sleman Yogyakarta dengan metode penelitian observasional menggunakan rancangan cross - sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan metodepurposive sampling. Tahap analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariate. Analisis univariat bertujuan untuk menjelaskan atau mendeskripsikan karakteristik responden, tingkat aktivitas  fisik, dan status gizi. Analisis bivariat bertujuan untuk menjelaskan hubungan antar dua variabel penelitian. Penelitian ini menggunakan uji Spearman Rho untuk mengetahui hubungan antara tingkat aktivitas fisik dan status gizi.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisa bivariate dengan Spearman Rank bahwa aktivitas fisik dan status gizi pasien di Poli Prolanis Puskesmas Ngaglik I Yogyakarta didapatkan nilai p = 0,95.Kesimpulan: tidak ada hubungan antara aktivitas fisik dan status gizi pasien di Poli Prolanis Puskesmas Ngaglik I Yogyakarta
Pengaruh terapy musik terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre-operasi katharak di Rumah Sakit Condong Catur Yogyakarta Santosa, Setyo Budi; Muryani, Muryani; Handari, Murgi
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v11i1.449

Abstract

Latar Belakang: Khatarak bisa disembuhkan dengan tindakan pembedahan/operasi berupa tindakan Phacoemulsification. Jenis tindakan operasi ini membutuhkan kooperatif dari klien karena selama proses operasi mata klien harus tetap membuka atau melihat. Dampak secara Psikologis bagi klien sebelum dilakukan operasi adalah mengalami kecemasan sehingga memerlukan penatalaksanaan dengan teknik farmakologi maupun non farmakologi untuk mengatasi kecemasan klien.5 Teknik farmakolgi bisa menimbulkan efek samping yaitu ketergantungan. Maka dikembangkanlah penanganan secara non farmakologi, salah satu teknik non farmakologi adalah terapi musikTujuan: Mengetahui pengaruh terapi musik dalam penurunan kecemasan pasien pre operasi katarak dengan teknik phacoemulsification surgery di RS Condong CaturMetode: Jenis penelitian adalah deskriptif Kuantitatif, rancangan penelitian yang digunakan adalah Pra-Eksperimental dengan menggunakan desain penelitian one-group pra-post test. Populasi dalam penelitian ini adalah Pasien yang akan menjalani operasi katarak dengan teknik operasi phacoemulsifikation di RS Condong Catur Yogyakarta. Pengambilan sampel sebanyak 30 responden yang masuk dalam kriteria inklusi dan eksklusi. Alat pengumpulan data kuesioner, analisa data dengan uji Wilcoxon.Hasil: Berdasarkan hasil analisis uji Wilcoxon didapatkan semua responden mengalami penurunan kecemasan selisih -4.789 < 10 dan nilai p = 0,000 < 0.05.Kesimpulan: Terapi musik instrumental secara statistik berpengaruh terhadap penurunan kecemasan pada pasien pre operasi katarak di RS Condong Catur Yogyakarta, tetapi secara klinis menunjukan selisih -4,789 yang artinya tidak terdapat perbedaan kecemasan yang bermakna antara sebelum dan sesudah diberikan terapi musik 
Hubungan tingkat pengetahuan kepala keluarga tentang kepatuhan menerapkan protokol kesehatan saat pandemi Covid-19 Lathifah, Ummi; Syarifah, Nur Yeti; Hidayat, Nur
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v11i1.391

Abstract

Background: The Covid-19 pandemic has hit various countries including Indonesia. The number of Covid-19 cases in Indonesia is increasing every day. Ngleri Lor Hamlet, Ngleri Village, Playen District, Gunungidul Regency is one of the hamlets that has Covid-19 cases. The number of positive confirmed cases of Covid-19 in Ngleri Lor Hamlet currently (Mari 2021) is 2 cases. For this reason, efforts are needed to break the chain of transmission of Covid-19 that involves all elements of society. This knowledge about Covid-19 is very important for the community so that people are able to make decisions in appropriate behavior in order to break the chain of transmission of Covid-19.Objective: To determine the relationship between the level of knowledge of the head of the family regarding compliance with implementing the Covid-19 protocol in the Ngleri Lor Hamlet.Methods: This research is an analytic observational study with a cross sectional research design. Samples were taken using the accidental sampling method. The measuring instrument used is a questionnaire. Data analysis using Chi-Square correlation test.Results: The results of the study using the Chi-Square test obtained a p value of 0.000 which means there is a significant relationship between Knowledge Level and Compliance with implementing the Covid-19 protocol in Ngleri Lor Hamlet.Conclusion: The knowledge and compliance of the majority of the people of Dusun Ngleri Lor Hamlet were good. This condition is expected to support efforts to handle the Covid-19 case in Ngleri Lor Hamlet, Ngleri Village, Playen District, Gunungkidul Regency. However, monitoring from the government and community members is still needed to maintain a conducive situation in efforts to break the chain of transmission of Covid-19. 
Faktor yang berhubungan dengan ketaatan perawat rawat inap dalam penggunaan simbol berkas rekam medis di Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar Tarigan, Andini Mentari; Purba, Byodilie Kerinci; Nur, Fauziah; Sulisna, Aida
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v11i1.442

Abstract

Pendahuluan. Rumah Sakit adalah bagian dari integral sistem kesehatan yang dikembangkan melalui rencana pembangunan kesehatan. Menurut PERMENKES Tahun 1988 No.159b/Men-Kes/Kes/II/1988 Bab II pasal III bahwa Rumah Sakit dapat dimiliki dan diselenggarakan oleh pemerintah dan swasta.Tujuan. untuk mengetahui pengetahuan, sikap dan perilaku perawat dalam penggunaan simbol di berkas rekam medis.Metode. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif, pendekatan kuantitatif dengan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 60 responden dan 60 berkas rekam medis pasien pulang rawat inap.Hasil. penelitian ketaatan perawat dalam penggunaan simbol di berkas rekam medis untuk pengetahuan, kategori cukup sebanyak (1,6%) yang tidak sesuai standar dan sebanyak (8,3%) yang sesuai standar, kategori baik sebanyak (53,3%) yang tidak sesuai standar dan sebanyak (36,7%) yang sesuai standar. Sikap perawat dengan kategori cukup sebanyak (23,3%) yang tidak sesuai standar dan sebanyak (13,3%) yang sesuai standar, kategori baik sebanyak (31,7%) yang tidak sesuai standar dan sebanyak (31,7%) yang sesuai standar. Perilaku perawat kategori cukup sebanyak (2%) yang tidak sesuai standar dan sebanyak (16,7%) yang sesuai standar, kategori baik sebanyak (35%) yang tidak sesuai standar dan sebanyak (28,3%) yang sesuai standar.Kesimpulan; ketaatan perawat dalam penggunaan simbol di berkas rekam medis sangat penting untuk menjaga keselamatan pasien terhindar dari kejadian yang tidak diinginkan selama dalam perawatan, kepada seluruh perawat perlu diberikan motivasi dan kepada pegawai yang memiliki kinerja baik perlu diberikan reward.

Page 1 of 1 | Total Record : 10