cover
Contact Name
Zul Anwar
Contact Email
zulanwar17@gmail.com
Phone
+62817259116
Journal Mail Official
mandalikaindo@gmail.com
Editorial Address
Jalan Candi Pawon No. 7, Getap Barata, Kel. Cakranegara Selatan Baru, Kec. Cakranegara, Kota Mataram, NTB. 83238 Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Cahaya Mandalika
ISSN : -     EISSN : 27214796     DOI : https://doi.org/10.36312/jcm
This journal is a means of scientific publication to develop knowledge and information. This journal specifically contains the results of research carried out in all scientific fields. Apart from publishing research results, this journal also accepts manuscripts from literature reviews and other reports for publication
Articles 1,162 Documents
PENGENALAN NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL MELALUI KREASI DAN INOVASI KARYA TARI Sulastuti, Katarina Indah
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.1640

Abstract

In the midst of world civilization, with advances in information and communication technology that are developing rapidly and increasingly sophisticated, it has a significant influence on the threat of the existence of local wisdom values that live in society, which will result in further distance between people and their own culture. Therefore, it is necessary to introduce the values of the local wisdom of the nation's culture to the younger generation. Strategic efforts to maintain the existence of local wisdom values include continuing to echo local wisdom values among the younger generation. The introduction of local wisdom values can be done creatively and innovatively through dance. As an example of the case in the form of an innovative dance model that contains local wisdom values is the Ham Budaya Dance. Innovation and creation are carried out through classical traditional dance forms (dance that lives in the palace), with the development of its elements. The method used is Practice Led Research, which is an artistic research model with steps (1) Observing phenomena to map problems, and collecting the necessary data from the field (2) Developing dance concepts and designs, (3) Collecting Oral data, Libraries, Documents , (4) Exploration, sorting and selecting data: motifs of dance elements originating from classical dance, local wisdom values of national culture which are important to be introduced and/or conveyed to the younger generation (5) Analysis, deciphering data, observing content and meaning, linking and assembling adapted to the design concept of dance innovation with aesthetic considerations. The result of this artistic research is a creative and innovative dance model that represents the local wisdom values of the nation's culture.
PERAN KEPOLISIAN DALAM PENYIDIKAN TINDAK PIDANA KORUPSI (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 27/Pid.Sus-TPK/2021/PN Bdg) Norman Susanto
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.1644

Abstract

Dampak dari kejahatan korupsi tidak saja menghancurkan harapan masyarakat baik di kota maupun pedesaan, melainkan juga mempengaruhi kemajuan dan daya saing bangsa. Korupsi berhubungan erat dengan kekuasaan, melalui penyalahgunaan kekuasaan, mengakibatkan perkembangan korupsi tidak mudah diberantas, karena sistem penyelenggaraan pemerintah yang tidak tertata secara tertib dan tidak terawasi secara baik, juga sistem check and balances yang lemah di antara ketiga kekuasaan pemerintahan (legislatif, eksekutif, dan yudikatif) membuat korupsi menjadi membudaya. Dalam rangka pemberantasan terhadap tindak pidana korupsi, telah diundangkan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Peran serta Kepolisian dalam Penyidikan Tindak Pidana korupsi merupakan bagian dari upaya ditempuh dalam upaya penegakan hukum pemberantasan tindak pidana korupsi. Diperlukan kemampuan dan komitmen yang tinggi dari penegak hukum dalam hal ini penyidik dan institusi Polri dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan sedemikian rupa sehingga kinerja pemberantasan tindak pidana korupsi oleh Polri dapat dilakukan dengan lebih optimal, dikarenakan masih belum Optimalnya penegakkan Tindak Pidana Korupsi yang dilakukan oleh Aparat Penegakak Hukum dari Kepolisian. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami dan menganalisis tindak pidana korupsi tanah kas desa dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Di Desa Satria Jaya Kec. Tambun Utara Kab. Bekasi Jawa Barat Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 27/Pid.Sus-TPK/2021/PN Bdg dan untuk mengetahui peranan penyidik serta hambatan- hambatan yang dihadapi dalam melakukan penanganan tindak pidana korupsi tanah kas desa Di Desa Satria Jaya Kec. Tambun Utara Kab. Bekasi Jawa Barat Putusan Mahkamah Agung Nomor 27/Pid.Sus-TPK/2021/PN Bdg. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis normatif. Pendekatan masalah yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pendekatan undang-undang (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach) dan pendekatan kasus (case approach). Berdasarkan hasil penelitian ditemukan Jenis dan penyebab penyelahgunaan aset desa yang dikemukakan: a) Kesalahan karena ketidaktahuan (mekanisme), b) Tidak sesuai rencana: tidak jelas peruntukannya/tidak sesuai spesifikasi, c) Tidak sesuai pedoman, Juklak (Petunjuk Pelaksanaan), Juknis (Petunjuk Teknis) khususnya pengadaan barang dan jasa, d) Pengadministrasian laporan keuangan: mark-up dan mark-down, double counting, e) Pengurangan Alokasi Dana Desa, misalnya dana desa dijadikan “pundi-pundi” kepala desa dan perangkat untuk kepentingan pribadi, f) Tidak dapat mempertanggungjawabkan penggunaan, g) Penyelewengan aset desa: penjualan atau tukar guling Tanah Kas Desa (Bengkok); penyewaan Tanah Kas Desa (TKD) yang bukan haknya, misalnya untuk perumahan bisnis property, h) Analisis Putusan Mahkamah Agung Nomor 27/Pid.Sus-TPK/2021/PN Bdg bahwa unsur korupsi tidak ditemukan berdasarkan Pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo UU No. 20 tahun 2001 maka Terdakwa harusnya dinyatakan secara sah tidak terbukti dan meyakinkan melakukan tindak pidana seperti didakwakan dalam dakwaan subsidair.
PROCEDURAL JUSTICE, STIGMA TERORIS TERHADAP KOMUNITAS MUSLIM DI AUSTRALIA Voni Sri Wijayanti
Jurnal Cahaya Mandalika Vol. 3 No. 2: Jurnal Cahaya Mandalika
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.1646

Abstract

This research examines the stigma of terrorists against the Muslim community in Australia, which often occurs in Muslims as a minority. After all, Australia is known strongly as a secular and multicultural democratic country that has now faced this issue for a long time. The Australian government has done its best to protect its citizens, including Muslims, as part of the social community. In fact, they have also ratified Article 18 of the Universal Declaration of Human Rights, to protect their citizens. In fact, discrimination against Muslims by the majority, especially the Muslim community, is still common. Creating stereotypes about Muslims who are potential terrorists, because of the symbol of Islam and some terrorist attacks there. After the 9/11 terrorist attacks, many western countries strengthened their anti-terror laws. This weakens the protection of Muslim minorities in the West, they are required to abide by procedures while they are also marginalized from the social sphere. So how does this stigma apply to Australia's Muslim minority? How can this situation lead to the marginalization of the Muslim community there? This question will be answered using procedural justice theory, to analyze why most Muslims there feel marginalized by the law and social environment. To provide data in research will use qualitative methods, sources will be obtained from secondary sources such as books, journal articles, and related research.
URGENSI PENERAPAN ETIKA BISNIS ISLAM DALAM JUAL BELI ONLINE Zulaikah, Zulaikah; Sari, Nova Purnama
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.1647

Abstract

In today's modern era, many business actors do their business by utilizing technological sophistication, such as buying and selling online. However, in practice there are not a few online buying and selling that are carried out with fraud or dishonesty, such as not sending goods when the money has been transferred, sending goods that do not match the description, goods sent have defects. On the consumer side, it is common to find consumers with the COD payment method, unwilling to pay when orders arrive and even canceling orders unilaterally. Therefore it is very important to apply business ethics that can be used as a guide for online buying and selling actors. Business ethics means a set of principles and norms that business people must commit to in transactions, behavior and relationships to achieve their business goals safely and benefit both parties. This study uses a qualitative descriptive method, namely exploring facts and phenomena in depth and then the author analyzes it in the form of descriptive words. The data collection technique was carried out in a triangulation (combined) manner and the analysis in this study used an inductive approach. The results in this study are that the application of Islamic business ethics is very important to be able to encourage online buying and selling to run a business in good ways, not violating existing norms and rules, so that the business being run can continue to exist in the long term and receive blessings from Allah also gives benefit to others. As for the principles that must be applied in Islamic business ethics include honesty, transparency, trustworthiness, selling good quality goods, mutual pleasure, and friendly service. These principles are very important to apply in buying and selling online so that they become the basis for buying and selling behavior online so as not to harm either party.
REPRESENTASI MOTIVASI MAHASISWA MEMILIH KULIAH DI SEKOLAH TINGGI PASTORAL ATMA REKSA (STIPAR) ENDE Age, Maria Yulita C.
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v4i3.1648

Abstract

This study aims to describe the motivation of students to choose to study at Stipar Ende. The method used in this study is a descriptive survey. Determination of the sample was carried out by purposive sampling technique (purposive sampling). The sample in this study were all Stipar Ende students (semester I), totaling 165 people. The variable of this research is the motivation to choose to study at Stipar Ende, which consists of intrinsic motivation and extrinsic motivation. Data collection techniques were carried out using scaleless questionnaires which would be converted into numbers so that they could be analyzed statistically and structured interviews were conducted to test the credibility of the research. The data analysis technique in this study is percentage analysis. The results showed that students' intrinsic motivation in choosing to study at Stipar Ende was dominated by the dream of becoming a Catholic religion teacher or catechist, amounting to 33.96%. Meanwhile, extrinsic motivation was dominated by parents' willingness to have their children study at Stipar Ende by 11.32%.
ANALISIS KOMUNIKASI PEMASARAN SEBAGAI UPAYA MENCAPAI TUJUAN PEMASARAN RUMAH SAKIT: LITERATUR REVIEW Hadi , Putri Halley Sari; Sulistiadi, Wahyu
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.1652

Abstract

Strategi pemasaran menjadi salah satu cara yang efektif dalam memenangkan persaingan yang terjadi antar rumah sakit. Komunikasi pemasaran menjadi salah satu strategi pemasaran yang dapat digunakan rumah sakit dalam mempromosikan, memperkenalkan, dan menyampaikan informasi terkait rumah sakit pada masyarakat. Tujuan kajian literatur ini adalah untuk menganalisis terkait komunikasi pemasaran sebagai upaya mencapai tujuan pemasaran rumah sakit. Penulisan ini dilakukan secara literature review dari database Google Scholar, Pro Quoest, dan Garuda. Artikel diskrining sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Sebanyak 6 artikel disaring dari 56 artikel dan kemudian dilakukan kajian literatur yang membahas komunikasi pemasaran sebagai upaya dalam mencapai tujuan pemasaran rumah sakit. Diketahui bahwa tiap rumah sakit memiliki cara sendiri dalam melaksanakan komunikasi pemasaran namun dengan tetap memperhatikan situasi dan kondisi sekitar. Selain itu diketahui bahwa komunikasi pemasaran berpengaruh terhadap tujuan pemasaran. Rumah sakit perlu untuk melakukan analisis menyeluruh terhadap kommunikasi pemasaran yang akan dilaksanakan untuk mencapai tujuan pemasaran.
MANAJEMEN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI DALAM PENYELENGGARAAN PELAYANAN MEDICAL CHECK UP Setyawati, Maya; Oktamianti, Puput
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.1653

Abstract

Rangkaian pemeriksaan di pelayanan instalasi medical check up (MCU) berpotensi mengakibatkan memanjangnya waktu tunggu pelayanan, maupun dalam mendapatkan hasil pemeriksaan. Penggunaan sistem informasi MCU akan mempermudah dan mempercepat user dalam melakukan pendataan sehingga penginputan, pengolahan, maupun pembuatan laporan MCU lebih cepat, dan potensi terjadinya kesalahan dalam penginputan, pengolahan maupun pembuatan laporan juga dapat diturunkan. Hingga saat ini belum banyak rumah sakit yang menerapkan penggunan sistem informasi MCU secara holistik mulai dari pendaftaran hingga mendapatkan hasil MCU. Untuk itu perlu diketahui bagaimana prinsip manajemen perancangan sistem informasi pelayanan MCU yang dapat dilakukan oleh rumah sakit untuk menjawab tantangan dalam penyelenggaraan pelayanan MCU yang efisien. Penelitian ini menggunakan metode literature review, dengan menganalisis beberapa artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi penelitian terkait perancangan sistem informasi dalam pelayanan MCU. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa perancangan sistem informasi menyesuaikan dengan kebutuhan rumah sakit berdasarkan informasi yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi maupun penelusuran dokumen. Tahapan dalam manajemen perancangan sistem informasi MCU terdiri dari analisis kebutuhan, tahap perancangan, implementasi dan uji coba. Tahap perancangan meliputi perancangan bagan alir pelayanan, rancangan input dan output, basis data dan perancangan model. Tahap implementasi dan uji coba merupakan tahapan yang penting untuk melihat kesesuaian sistem yang diujikan dengan tujuan yang telah ditentukan
GAMBARAN KEBIJAKAN PEMENUHAN KEBUTUHAN TENAGA DOKTER SPESIALIS DI INDONESIA Dewi, Rizza Norta Villeny Rosita; Oktamianti, Puput; Muliawati, Dian
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.1661

Abstract

Tenaga dokter spesialis merupakan faktor penting dalam pelayanan kesehatan spesialistik. Saat ini Indonesia masih kekurangan dokter spesialis baik dalam hal jumlah maupun distribusi. Dokter spesialis masih terkonsentrasi pada ibu kota provinsi, kota-kota besar dan kota dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Untuk meningkatkan jumlah dan distribusi tenaga dokter spesialis dilakukan berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah mulai dari mekanisme penyediaan hingga pendayagunaan. Dengan semakin banyaknya dan meratanya tenaga dokter spesialis diharapkan dapat meningkatkan akses dan derajat kesehatan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah menggambarkan kebijakan pemenuhan kebutuhan tenaga dokter spesialis di Indonesia. Studi ini menggunakan metode literature review terhadap data sekunder yaitu peraturan perundang-undangan sebanyak 11 peraturan dan 3 artikel yang diperoleh dari mesin pencarian Google Scholar. Hasil studi ini menunjukkan bahwa setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah didasari oleh Peraturan perundang- undangan namun perlu upaya-upaya dari Pemerintah Daerah agar kebijakan tersebut dapat memberikan manfaat secara optimal
PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI PENJADWALAN TINDAKAN HEMODIALISIS DI RUMAH SAKIT Trivalni, Ratih; Eryando, Tris
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.1662

Abstract

Pelayanan hemodialisis merupakan salah satu pelayanan khusus bagi pasien yang memerlukan terapi pengganti ginjal yanag disebut dengan Hemodialisis atau cuci darah. Terapi ini menjadi modal penting bagi pasien dengan kemampuan fungsi ginjal yang sangat minimal. Meningkatnya kasus gagal ginjal stadium akhir yang memerlukan tindakan hemodialisis tidak sebanding dengan ketersediaan fasilitas layanan hemodialisis di Indonesia. Keterbatasan fasilitas hemodialisis menyebabkan terjadinya penumpukan rujukan pelayanan di berbagai daerah, sehingga diperlukan suatu sistem pengaturan jadwal layanan agar keterbatasan jumlah fasilitas tetap mampu memberikan pelayanan hemodialisis kepada pasien yang membutuhkan. Selama ini proses penjadawalan layanan hemodialisis masih bersifat manual yaitu pasien harus datang ke fasilitas layanan, membawa surat rujukan atau pengantar dan menunggu konfirmasi jadwal dari unit pemberi layanan. Kondisi seperti ini tidak efektif dan efisien bagi pasien maupun keluarga di saat aktifitas pasien dengan penyakit gagal ginjal harus membatasi aktifitas Terjadinya perubahan jadwal layanan yang tidak tersistem menyebabkan terganggunya pelayanan hemodialisis yang diberikan, sehingga akan berdampak pada kondisi perburukan kesehatan pasien bahkan beresiko kematian. Pembangunan suatu sistem informasi berbasis web saat ini sangat membantu mempermudah pasien maupun internal unit perawatan untuk memperoleh akses layanan secara online, sehingga dapat mengetahui jadwal dan informasi perubahan dan saran alternatif jadwal layanan hemodialisis. Pembangunan sistem informasi dengan menggunakan metode System Development Life Cycle - Waterfall yang dimulai dengan tahapan analisis kebutuhan , desain, perancangan sistem, uji sistem dan implementasinya
ANALISIS SPASIAL KEPADATAN PENDUDUK TERHADAP KASUS TUBERKULOSIS DI PROVINSI JAWA BARAT 2019-2021 Lestari, Andini Ayu; Makful, Martya Rahmaniati; Okfriani, Coraima
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.1663

Abstract

Indonesia merupakan negara ke-3 dengan kasus TB tertinggi di dunia. Jawa Barat merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang dilaporkan memiliki jumlah kasus tertinggi. Salah satu factor yang menyebabkan penyebaran TB yaitu kepadatan penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari sebaran analisis spasial kasus baru TB berdasarkan faktor risiko kepadatan penduduk di Provinsi Jawa Barat tahun 2019-2021. Penelitian ini merupakan studi ekologi dengan menggunakan Exploratory Spatial Data Analysis (ESDA). Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kasus baru (insiden) TB dan kepadatan penduduk di Jawa Barat tahun 2019-2021. Hasil perhitungan nilai indeks moran terhadap hubungan kasus baru TB dengan kepadatan penduduk menunjukkan hasil bahwa terdapat autokorelasi positif. Uji LISA menunjukkan tiga wilayah yang masuk kategori High-high untuk penyebaran TB berdasarkan kepadatan penduduk pada tahun 2019-2021 yaitu: Kota Depok, Kota Bogor, dan Kota Bekasi. Ketiga wilayah tersebut disarankan menjadi wilayah prioritas intervensi program TB untuk Provinsi Jawa Barat.

Page 20 of 117 | Total Record : 1162