cover
Contact Name
Sherkia Ichtiarsi Prakasiwi
Contact Email
sherkia@unimus.ac.id
Phone
+6285640808050
Journal Mail Official
jpkkebidanan@unimus.ac.id
Editorial Address
Midwifery Program (Program Studi Kebidanan) Universitas Muhammadiyah Semarang NRC Building, 2nd FLoor Jl. Kedungmundu Raya No. 18, Semarang Tlp. +6224-76740288, Fax. +6224-76740287
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
ISSN : 26547996     EISSN : 27758605     DOI : 10.26714 /jpmk
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan is an electronic journal published by the Midwifery Study Program at the Muhammadiyah University of Semarang. Articles submitted to this journal will be reviewed by 3 (three) editors and 4 (four) reviewers. Every submitted article will be checked for originality using Turnitin. Accepted articles will be presented online. Readers who need articles on community service in the fields of midwifery, maternal and child health can download articles on this website. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan is published twice a year, namely in January and July. Accepted articles will be published with an In-Press number before issuing regular numbers. Authors must comply with the writing guidelines at Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan if they want to submit articles. Every writer must register before submitting an article. And for those who already have an account at Journal of Community Service for Midwifery, the author can log in directly.
Articles 102 Documents
MENGGUGAH PERUBAHAN: UPAYA PENURUNAN ANGKA STUNTING MELALUI KELAS IBU BALITA Nur Laela; Syahriani Syahriani; Nurjanna Nurjanna; Chandra Ariani Saputri; Rezki Devi Akib
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 5, No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jpmk.v5i2.12729

Abstract

Kelas ibu balita merupakan program pengabdian masyarakat yang difokuskan pada pendidikan dan pelatihan bagi ibu-ibu dalam upaya penurunan angka stunting. Dalam kelas ini, ibu-ibu diberikan pengetahuan tentang pentingnya nutrisi yang seimbang, asupan makanan bergizi, dan praktik pemberian makan yang baik bagi anak balita. Melalui kelas ibu balita, diharapkan ibu-ibu dapat meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan dalam merawat anak-anak mereka secara sehat dan optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di posyandu yaitu  Posyandu Melati Sikolong dan Posyandu Pelangi Indah Pangmaroan Waktu: 5 April 2023 dan 22 April dengan Sasaran Ibu yang memiliki bayi dan Balita, melalu program pengabdian masyarakat dapat dihasilkan adanya perubahan pola makan, praktik pemberian makan yang baik, dan stimulasi tumbuh kembang yang tepat, diharapkan dapat mengurangi risiko stunting pada anak balita. Pengabdian masyarakat melalui kelas ibu balita menjadi langkah konkrit dalam penurunan angka stunting. Melalui partisipasi aktif dalam kelas ini, ibu-ibu dapat menjadi agen perubahan dalam lingkungan keluarga mereka dan komunitasnya. Diharapkan, dengan melibatkan ibu-ibu dalam program ini, dapat tercapai penurunan angka stunting yang signifikan dan terciptanya generasi balita yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan.
PENINGKATAN EDUKASI PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) PADA REMAJA PUTRI Aris Noviani; Yeni Anggraini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 5, No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jpmk.v5i2.12725

Abstract

Kanker payudara merupakan penyebab kematian sebagian besar perempuan yang saat ini menduduki peringkat kedua setelah kanker leher rahim diantara kanker yang menyerang perempuan. Salah satu cara efektif untuk mendeteksi lebih dini kanker payudara yaitu dengan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode ceramah dengan tehnik presentasi, pemutaran video, tanya jawab serta simulasi praktik langsung yang dikemas dalam bentuk penyuluhan. Media yang digunakan yaitu leaflet, laptop, lcd, MMT. Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada hari Jumat, 13 Januari 2023 yang dimulai pukul 11.30 WIB - selesai bertempat di SMA Negeri Jumapolo Karanganyar dengan jumlah peserta yang mengikuti penyuluhan ini adalah 223 peserta yang terdiri dari Siswi Putri kelas XII. Siswi yang mengisi link pre test dan post test sebanyak 147 Siswi. Hasil dari 147 peserta sebagian besar memiliki pengetahuan Pre Test yang Cukup terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) sebanyak 133 peserta (90%) serta dari 147 peserta sebagian besar memiliki pengetahuan Post Test yang Baik terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) sebanyak 103 peserta (70%). Kegiatan pengabdian masyarakat ini sangat efektif meningkatkan pengetahuan bagi siswi remaja putri dalam melakukan deteksi dini kanker payudara melalui SADARI.
PENDAMPINGAN KELUARGA PADA IBU HAMIL TENTANG MAKANAN BERGIZI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA SERBA JAMAN KABUPATEN ACEH UTARA Myrna Lestari; Rosyita Rosyita; Subki Subki; Ernita Ernita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jpmk.v6i1.14465

Abstract

Kegiatan ini melibatkan penyampaian informasi dan edukasi melalui ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Kegiatan ini telah dilaksanakan di Desa Serba Jaman pada tanggal 29 Januari 2024. Laporan ini menjelaskan bahwa stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, yang menyebabkan gangguan pertumbuhan pada anak. Masalah stunting di Indonesia masih tinggi, dengan prevalensi anak umur dibawah 5 tahun di Indonesia tahun 2010 tetap tinggi 35,6%. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan dapat meningkatkan kesehatan masyarakat terutama dalam melakukan pencegahan stunting. Dalam laporan ini juga terdapat informasi tentang tujuan, manfaat, metode pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat memperoleh informasi yang akurat tentang pendampingan keluarga pada ibu hamil tentang makanan bergizi dalam upaya pencegahan stunting, mampu menjaga kesehatan ibu hamil tetap sehat, dan memberikan manfaat bagi ibu hamil agar ia dapat melahirkan bayi sehat dan bebas stunting. Kegiatan ini merupakan bagian dari kebijakan Indonesia untuk memperbaiki lingkungan politik, memajukan kebijakan dan undang-undang, dan mempercepat tindakan scaling up gizi yang efektif.
PEMBERDAYAAN AISYIYAH KOWANGAN DALAM PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PENINGKATAN PENGETAHUAN PEMBUATAN KUDAPAN DARI PANGAN FUNGSIONAL Sufiati Bintanah; Yuliana Noor Setiawati Ulvie; Abdul Rohman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jpmk.v6i1.14461

Abstract

Hadirnya pandemi covid 19 tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat akan tetapi juga berdampak terhadap perekonomian, pendidikan dan juga timbulnya balita stunting di Indonesia. Banyak keluarga kehilangan pendapatan karena pemutusan hubungan kerja, yang berdampak pada penurunan pendapatan keluarga dan  daya beli pangan bergizi yang cukup sehingga berefek pada peningkatan balita stunting. Untuk meningkatkan pendapatan keluarga perlu adanya terobosan melalui  peningkatan pengetahuan dan  keterampilan berwirausaha bagi para ibu rumah tangga untuk menumbuhkan ekonomi keluarga. Aisyiah merupakan suatu kelompok kegiatan wanita yang mempunyai kegiatan pengajian, wirausaha, kesehatan dan lain sebagainya. Tujuan Kegiatan meningkatkan  pengetahuan pembuatan pangan fungsional untuk balita stunting pada kelompok Aisyiyah Kowangan . Metode: Melalui pelatihan yang dilaksanakan sebanyak 3 kali. Jumlah mitra yang terlibat ada 15 orang anggota Aisyiyah Kowangan. Peningkatan pengetahuan dinilai dengan menggunakan kuesioner sebelum dan setelah dilaksanakan pelatihan. Analisa data dilakukan menggunakan SPSS dan disajikan dalam bentuk tabel dan gambar serta dinarasikan dalam bentuk deskriptif. Hasil 98% terjadi peningkatan pengetahuan dengan katagori baik tentang proses pembuatan mie, 95% terdapat  peningkatan pengetahuan pembuatan aneka roti kering, sebesar 72%, meningkat pengetahuan dalam pembuatan label dengan kategori baik. Hasil penilaian  sikap 92% memperoleh nilai >80% (Baik), evaluasi praktik (keterampilan) 73,33% telah memiliki kemampuan baik dalam persiapan, proses dan penyajian, 100% peserta sudah memiliki kreatifitas.Kesimpulan: Terdapat meningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan produk pangan fungsional untuk balita stunting setelah diberikan pelatihan.
GROUP ANTENATAL CARE (G-ANC) MENUJU KEHAMILAN YANG SEHAT DENGAN BEBAS ANEMIA DI DESA GONDANG KECAMATAN LIMBANGAN KABUPATEN KENDAL Rr. Catur Leny Wulandari; Muliatul Jannah; Putri Febriyanti Ludin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jpmk.v6i1.14466

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan masalah serius yang perlu diatasi salah satunya melalui pelayanan Group Antenatal Care (G-ANC) yang dilakukan secara terintegrasi. Pengabdian Masyarakat pada ibu hamil dengan memberikan pendidikan kesehatan dan pengetahuan tentang anemia  dapat mendeteksi lebih awal kondisi kehamilan yang berisiko tinggi seperti anemia, sehingga intervensi dapat segera dilakukan pada ibu hamil.  Tujuan : Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan pendidikan kesehatan pada ibu hamil agar meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan anemia pada kehamilan Di Desa Gondang Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal. Metode : Penelitian ini menggunakan metode edukasi, one-group pre-test-post-test dengan lembar kuisioner untuk mengukur tingkat pengetahuan ibu hamil tentang Anemia dan pemeriksaan kadar hemoglobin dengan menggunakan alat ukur digital dengan merk Easy Touch GCHb dengan jumlah peserta 20 ibu hamil. Hasil : Terlihat adanya perubahan yang signifikan menunjukkan bahwa dari 20 responden tingkat pengetahuan sebelum diberikan penyuluhan mayoritas cukup sebesar 65%, kemudian baik 15% dan cukup 20%. Setelah dilakukan penyuluhan terjadi perubahan tingkat pengetahuan yaitu mayoritas baik 60% dan cukup 40%. Kesimpulan : Terdapat peningkatan pengetahuan yang cukup signifikan pada ibu hamil setelah diberikan pendidikan kesehatan dan edukasi tentang anemia.
EDUKASI PNEUMONIA PADA BALITA DI KELURAHAN MANGUNHARJO KECAMATAN TEMBALANG KOTA SEMARANG Ariyani Lutfitasari; Erna Kusumawati; Fitriani Nur Damayanti; Umi Khasanah; Maria Ulfah Kurnia Dewi; Lia Mulyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jpmk.v6i1.14462

Abstract

Pneumonia menyumbang 15% dari seluruh kematian anak - anak di seluruh dunia. pneumonia menyebabkan kematian 444 balita di Indonesia. tujuan pembangunan berkelanjutan untuk menghilangkan kematian anak yang dapat dicegah pada tahun 2030 tidak akan dapat dicapai kecuali kematian akibat pneumonia pada anak dapat dikurangi secara signifikan. Pengabdian           masyarakat               ini dilaksanakan di Kelurahan Mangunharjo Kota Semarang. Kegiatan dilaksanakan tanggal 2 Maret 2024, sasaran dari pengabdian masyarakat ini adalah ibu yang mempunyai anak balita dan kader di Keluarahan Mangunharjo. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini diharapkan dapat  membantu program promosi kesehatan di kelurahan Mangunharjo dan membantu masyarakat mencegah dan menangani penyakit pneumonia pada balita
PENDIDIKAN KESEHATAN MENJAGA TUBUH MENGGUNAKAN FLASH CARD “TuBa” TUBUHKU BERHARGA PADA SISWI SD BAITURROHMAN KOTA TASIKMALAYA Meti Patimah; Ratni N; Kayla Adna Kusmayadi; Rosye Syifa Fadillah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jpmk.v6i1.14467

Abstract

Fenomena kekerasan seksual pada anak di Indonesia cukup tinggi, sehingga sangat diperlukan pengkatan pengetahuan dan kewaspadaan anak untuk mencegah terjadinya kekerasan seksual. Peningkatan pengetahuan tentang tubuh dan fungsinya menjadi hal yang sangat penting bagi anak, penanaman bahwa tubuhnya berharga dapat menjadi banteng untuk mencegah terjadinya pelecehan maupun kekerasan seksual. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pendidikan kesehatan tentang menjaga tubuh menggunakan flash card “TuBa” Tubuhku Berharga Pada Siswi SD Baiturrohman Kota Tasikmalaya.Flash card ini berisi dari 18 halaman yang berisi informasi bagian tubuh yang tidak boleh disentuh, siapa yang boleh menyentuh, apa yang harus dilakukan jika ada yang menyentuh, pubertas dan menstruasi. Kegiatan ini dilakukan kepada 58 siswi level 4 SD Baiturrohman Tasikmalaya, dengan memberikan flashcard dan powerpoint serta video lagu Kujaga Diriku. Setelah dilakukan edukasi dilakukan posttest, dengan hasil 100% siswi tahu bagian tubuh yang tidak boleh sembarangan disentuh, 94% siswi sudah tahu apa yang harus dilakukan jika ada yang menyentuh, 96% siswa tahu siapa saja yang boleh menyentuh secara wajar.
PELATIHAN KOMPETENSI PPGD PADA REMAJA DI KARANG TARUNA KELURAHAN GENUKSARI Fitriani Nur Damayanti; Lia Mulyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jpmk.v6i1.14463

Abstract

Pelayanan kesehatan kegawatdaruratan sehari-hari adalah hak asasi setiap orang dan merupakan kewajiban yang harus dimiliki oleh semua orang. Pertolongan pertama merupakan pemberian pertolongan segera kepada penderita sakit/cedera yang memerlukan penanganan medis yang mendasar.Berdasarkan kondisi tersebut, Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk menambah pengetahuan bagi remaja tentang pertolongan pertama gawat darurat (PPGD). Metode yang digunakan adalah pelatihan pertolongan pertama gawat darurata dengan dilakukan pembentukan kelompok dengan cooperatif learning. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatkan angka pengetahuan remaja mengenai pertolongan pertama gawat darurat.
PENYULUHAN EDUKASI REMAJA TENTANG ANEMIA DAN PENTINGNYA TABLET TAMBAH DARAH MELALUI VIDEO ANIMASI Siti Naili Ilmiyani; Nurannisa Fitria Aprianti; Rosmiatun Rosmiatun; Rosita Endang S
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jpmk.v6i1.14468

Abstract

Hingga saat ini, angka kejadian anemia pada remaja masih cukup tinggi. Menurut informasi dari data Riskesdas tahun 2018, ditemukan bahwa sekitar 32% dari remaja usia 15-24 tahun mengalami anemia. Selain itu, proporsi anemia pada ibu hamil dalam rentang usia yang sama mencapai 84,6%. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan Remaja tentang anemia dan upaya pencegahannya. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode quasy experimental dengan pemberian pre-test dan post-test. Edukasi diberikan melalui pemutaran video tentang anemia kepada kelompok yang terdiri dari 15 peserta. Hasil enunjukkan bahwa setelah mengikuti pendidikan menggunakan media video animasi, pengetahuan rata-rata remaja mengalami peningkatan. Di antara kelompok yang menerima edukasi melalui video animasi, terjadi peningkatan skor pengetahuan dari 69,33 menjadi 91,33. Pemberian edukasi melalui video  animasi lebih efektif terhadap meningkatnya pengetahuan remaja terkait anemia. Hasil uji statistik menunjukkan ada perbedaan pengetahuan tentang anemia pada mahasiswi setelah diberikan edukasi melalui media video animasi nilai p sebesar 0,000. Efektifitas media yang paling berpengaruh dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang anemia adalah dengan menggunakan media video animasi.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KADER PEMBANGUNAN MANUSIA DALAM DETEKSI STUNTING SEBAGAI UPAYA KONVERGENSI PENANGANAN STUNTING Khobibah Khobibah; Tri Nurhidayati; Rozikhan Rozikhan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jpmk.v6i1.14459

Abstract

Kader Pembangunan Manusia (KPM) atau juga dikenal dengan adalah kader terpilih yang mempunyai kepedulian dan bersedia mendedikasikan diri untuk ikut berperan dalam pembangunan manusia di Desa, terutama dalam monitoring dan fasilitasi konvergensi penanganan stunting. Tugas seorang KPM salah satunya adalah memfasilitasi pengukuran panjang/tinggi badan balita sebagai deteksi stunting. Upaya peningkatan atau penambahan ketrampilan dan pengetahuan di luar jenjang formal bagi kader dengan melalui pelatihan kader secara merata untuk dapat meningkatkan kinerja para kader, khususnya pada wilayah-wilayah dengan kasus stunting yang tinggi. Tujuan kegiatan pelatihan dan pandampingan kader ini adalah meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan ketrampilan kader dalam melakukan deteksi dini balita stunting di desa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Kelurahan Bandengan Kecamatan Kota Kendal dengan jumlah kader 19 orang. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi ceramah, tanya jawab, praktik deteksi dini dan pendampingan dalam kegiatan posyandu. Narasumber kegiatan adalah Petugas Gizi dan Bidan dari Puskesmas Kendal II. Setelah kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan motivasi ibu-ibu kader untuk dapat meningkatkan kinerjanya dalam upaya deteksi stunting sehingga kejadian stunting di desa dapat diketahui secara dini dan dilakukan upaya penanganan secepatnya sehingga komplikasi atau dampak stunting lainnya bisa di cegah.

Page 9 of 11 | Total Record : 102