cover
Contact Name
Sherkia Ichtiarsi Prakasiwi
Contact Email
sherkia@unimus.ac.id
Phone
+6285640808050
Journal Mail Official
jpkkebidanan@unimus.ac.id
Editorial Address
Midwifery Program (Program Studi Kebidanan) Universitas Muhammadiyah Semarang NRC Building, 2nd FLoor Jl. Kedungmundu Raya No. 18, Semarang Tlp. +6224-76740288, Fax. +6224-76740287
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
ISSN : 26547996     EISSN : 27758605     DOI : 10.26714 /jpmk
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan is an electronic journal published by the Midwifery Study Program at the Muhammadiyah University of Semarang. Articles submitted to this journal will be reviewed by 3 (three) editors and 4 (four) reviewers. Every submitted article will be checked for originality using Turnitin. Accepted articles will be presented online. Readers who need articles on community service in the fields of midwifery, maternal and child health can download articles on this website. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan is published twice a year, namely in January and July. Accepted articles will be published with an In-Press number before issuing regular numbers. Authors must comply with the writing guidelines at Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan if they want to submit articles. Every writer must register before submitting an article. And for those who already have an account at Journal of Community Service for Midwifery, the author can log in directly.
Articles 104 Documents
OPTIMALISASI PELAKSANAAN SENAM HAMIL SEBAGAI UPAYA MENGATASI KETIDAKNYAMANAN KEHAMILAN PADA IBU PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III DI PUSKESMAS RIJALI Fasiha Fasiha; Widy Markosia Wabula; Meryanna Rotua Simanjuntak
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jpmk.v6i1.14464

Abstract

Salah satu jenis olahraga lain yang dapat dilakukan selama masa kehamilan adalah senam hamil. Senam hamil adalah suatu latihan gerak yang diberikan pada ibu hamil, di mana senam hamil ini dapat dimulai pada usia kehamilan 24 minggu dan dilakukan secara teratur yaitu satu kali dalam seminggu untuk mempersiapkan secara fisik dan mental, agar proses persalinan dapat berlangsung normal. Wanita hamil yang melakukan senam hamil secara teratur akan memperoleh keuntungan persalinan yaitu masa aktifnya (kala II) menjadi lebih pendek, mengurangi section cesaria, mengurangi pengeluaran mekonium didalam cairam amniom, dan mengurangi terjadinya gawat janin pada waktu persalinan. Program senam hamil membuktikan bahwa ternyata senam hamil sangat membantu selama proses melahirkan. Beberapa ibu hamil primigravida yang di temui merasakan ketidaknyamanan pada trimester III yaitu nyeri punggung, kram kaki/betis, cepat Lelah dan sering merasa sesak nafas. Pemberian latihan senam secara optimal diharapkan dapat mengatasi ketidaknyamanan yang terjadi pada ibu primigravida dengan kehamilan trimester III.
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU BERBASIS MENTORSHIP LEARNING METHOD DALAM UPAYA OPTIMALISASI PEMANFAATAN BUKU KIA OLEH KADER KESEHATAN DAN ORANG TUA BALITA Mariyam Mariyam; Dera Alfiyanti; Andi Priyolistiyanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jpmk.v6i1.14460

Abstract

Pencegahan kematian pada bayi baru lahir dan balita merupakan salah satu target SDGs pada tahun, salah satu upayanya adalah dengan meningkatkan kualitas kesehatan balita dengan pemberian pelayanan berkualitas, pemanfaatan sarana prasarana, dan pemantauan secara kontinyu. Buku KIA dapat dimanfaatkan oleh kader posyandu dan orang tua (ibu) dalam optimalisasi kesehatan balita. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di RW 11 Desa Blacir Plamongan Sari Kota Semarang ini bertujuan untuk meningkatkan penegtahuan dan praktik kader dan orang tua dalam pemanfaatan Buku KIA. Metode yang digunakan adalah mentorship learning method, meliputi pemberian pelatihan, pendampingan, dan implementasi keterampilan yang diperoleh. Hasil menunjukkan bahwa ada peningkatan penegtahuan dan praktik kader dalam pemanfaatan Buku KIA, serta ada peningkatakan praktik ibu dalam pemanfaatan Buku KIA. Pemberdayaan kader posyandu berbasis mentorship learning method merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan praktik pemanfaatan Buku KIA oleh kader kesehatan dan orang tua balita. Mentor dapat memantau bagaimana kader dan orang tua memanfaatkan Buku KIA, serta memberikan umpan balik yang membangun. Hal ini dapat membantu memastikan bahwa Buku KIA digunakan dengan baik dan memberikan manfaat maksimal.
EDUKASI PENTINGNYA STRETCHING UNTUK PENCEGAHAN BERAT BADAN BERLEBIH DALAM MENJAGA KETERATURAN SIKLUS MENSTRUASI PADA SANTRI PUTRI Prakasiwi, Sherkia Ichtiarsi; Mulyanti, Lia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jpmk.v6i2.16096

Abstract

Remaja memiliki kecenderungan mengalami gangguan siklus menstruasi, salah satunya adalah ketidakaturan siklus menstruasi. Gerakan exercise (Latihan fisik) merupakan salah satu cara yang dilakukan secara non farmakologis untuk mengurangi nyeri haid, meningkatkan elastisitas, menguatkan tulang belakang dan otot panggul sehingga dapat memperngaruhi kelancaran oksigen ke otak dan aliran darah sampai ke Rahim serta dapat meningkatkan hormon endorphin yang diikuti dengan penurunan kadar prostaglandin. Rencana pengabdian masyarakat yang akan dilaksanakan di Ponpes Putri Sahlan Rosjidi Unimus adalah dengan mengajarkan para santri putri pentingnya melakukan aktivitas fisik seperti stretching untuk menjaga berat badan agar tidak berlebih dan untuk mengatur keteraturan siklus menstruasi. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan santri putri tentang pentingnya stretching, mencegah berat badan berlebih pada santri putri, menjaga keteraturan siklus menstruasi, memberikan edukasi tentang stretching, menjaga berat badan, dan keteraturan siklus menstruasi. Metode kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan edukasi, latihan stretching, penerapan teknologi (media sosial), pendampingan dan evaluasi melakukan stretching selama satu bulan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan tentang pentingnya melakukan stretching untuk pencegahan berat badan berlebih dalam menjaga keteraturan siklus menstruasi pada santri putri.
EDUKASI PERSIAPAN LANCAR KEHAMILAN DAN PENCEGAHAN RESIKO TINGGI DI KELURAHAN MANGUNHARJO KOTA SEMARANG Khasanah, Umi; Prakasiwi, Sherkia Ichtiarsi; Lutfitasari, Ariyani; Mulyanti, Lia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jpmk.v6i2.16102

Abstract

Negara-negara menetapkan target baru untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu pada tahun 2030. Pemberdayaan terkait deteksi dini kehamilan beresiko tidak lepas dari peran puskesmas dalam melaksanakan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K). Masih perlu adanya edukasi atau pendidikan kesehatan dikomunitas terkait kehamilan sehat dan resiko tinggi yang bisa terjadi pada perempuan saat kehamilan. Pendidikan dan promosi kesehatan dilakukan untuk mencapai perubahan sosial dalam program kesehatan. Perubahan sosial diperlukan salah satunya untuk meningkatkan taraf kesehatan ibu dan anak. Pendidikan dan promosi kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan ibu dalam mendeteksi dini kehamilan beresiko. Upaya yang dapat dilakukan untuk keseluruhan hal tersebut adalah edukasi persiapan kehamilan dan pencegahan resiko tinggi dengan deteksi dini pada perempuan sehingga masa kehamilannya sehat dan aman. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu dan sebagai preventif untuk menghadapi ibu dengan kehamilan berisiko tinggi. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan edukasi tentang kehamilan sehat dan deteksi dini resiko tinggi ibu hamil. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman ibu tentang penting perencanaan kehamilan yang sehat dan mendeteksi dini komplikasi yang bisa terjadi selama kehamilan sehingga dapat membantu mencegah kematian ibu maupun janin.
EDUKASI PEMBATASAN KONSUMSI MANIS SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN MASALAH GIZI Sulistiani, Ria Purnawian; Ulvie, Yuliana Noor Setiawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jpmk.v6i2.16097

Abstract

Obesitas merupakan penyakit multifaktorial yang tidak hanya ditemukan pada orang dewasa tetapi juga pada anak-anak dan remaja. Obesitas pada anak dapat menjadi risiko penyakit kardiovaskular di kemudian hari. Obesitas pada anak disebabkan oleh kebiasaan mengonsumsi minuman manis. Minuman manis mengandung gula dan kalori yang tinggi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendeteksi obesitas sejak dini dengan mengukur status gizi dan memberikan edukasi mengenai konsumsi minuman manis yang perlu diberikan untuk mencegah obesitas. Cara pengukuran status gizi dengan mengukur tinggi badan dan berat badan kemudian menghitung nilai IMT/U. Hasil pengukuran dicatat pada buku kendali antropometri. Edukasi mengenai minuman manis menggunakan booklet bergambar dalam tiga bahasa. Hasil skrining menunjukkan bahwa 43% (SB Sentul) dan 20% (SB Segambut) mengalami kelebihan berat badan dan obesitas. Anak memiliki riwayat mengonsumsi minuman manis, soda, dan minuman berenergi. Setelah mendapatkan edukasi, anak-anak mengetahui bahwa mengonsumsi makanan manis tidak dilarang, tetapi konsumsinya harus dibatasi agar tidak menyebabkan obesitas.
MENGENALI TANDA BAHAYA KEHAMILAN MUDA PADA CALON PENGANTIN Andayani, Sri; Rosyadia W, Fetty; Manudyaning S, Hayun
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jpmk.v6i2.16103

Abstract

Di masa kehamilan memungkinkan untuk ibu hamil mengalami beberapa perubahan dan keluhan pada tubuh. Keluhan-keluhan yang umum biasanya akan hilang sendiri, namun ada beberapa keadaan tertentu yang perlu ibu hamil waspadai. Keadaan tersebut harus diketahui oleh ibu hamil sebagai tanda bahaya pada masa kehamilan. Tanda bahaya kehamilan merupakan gejala yang menunjukkan ibu dan bayi yang dikandungnya dalam keadaan bahaya. Bila ada tanda bahaya, ibu harus segera mendapat pertolongan di fasilitas kesehatan terdekat. Penyebab tingginya angka kematian ibu adalah komplikasi kehamilan yang dapat muncul melalui tanda bahaya kehamilan. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya calon pengantin untuk memahami tanda bahaya kehamilan muda.Metode  yang  dilakukan  dalam pelaksanaan  pengabdian  ini  adalah berupa  kegiatan  penyuluhan  secara  satu  arah.  Kegiatan pengabdian  kepada  masyarakat  dengan  dilakukannya  penyuluhan  mengenali tanda bahaya kehamilan muda pada calon pengantin.  Melalui penyuluhan  yang  dihadiri  oleh  22  orang  ini,  meningkatkan  pemahaman  para  audience mengenai tanda bahaya kehamilan muda.
SOSIALISASI SENAM HAMIL DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIOVISUAL DI KELAS IBU HAMIL POSYANDU KINASIH SURAKARTA Pratiwi, Ajeng Maharani; Hapsari, Erlyn; Noor, Frieda Ani; Prastyoningsih, Aris
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jpmk.v6i2.16093

Abstract

Senam hamil merupakan suatu bentuk olah raga atau latihan yang terstruktur. Olah raga pada yang teratur akan memperlancar peredaran darah, menguatkan otot dan melenturkan persendian serta dapat mengurangi gangguan yang biasa terjadi saat hamil seperti pegal- pegal, sakit punggung, otot kaku, sembelit, serta mengurangi pembengkakan kaki. Melakukan senam hamil secara teratur dapat menurunkan nyeri punggung bawah, salah satunya dengan gerakan berlutut memutar tulang panggul, menekuk bokong, menekuk lutut, dada. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah setelah mendapatkan sosialisasi   senam hamil dengan menggunakan audio visual diharapkan ibu hamil dan Kader Kesehatan anggota Posyandu Balita Kinasih Kelurahan Banjarsari Surakarta dapat menerapkan dan bisa memberi edukasi pada ibu hamil untuk melaksankan senam hamil.Target kegiatan penyuluhan tentang senam hamil adalah semua Kader Kesehatan dan ibu hamil  di Kelurahan Banjarsari Surakarta. Hasil dari kegiatan penyuluhan senam hamil  pada kader dan ibu hamil di kelas ibu hamil Posyandu Kinasih Surakarta adalah peningkatan pengetahuan ibu kader dan ibu tentang pentingnya senam hamil untuk para ibu hamil
PANDANGAN MASYARAKAT TENTANG INFERTILITAS DENGAN PENYAKIT KEGANASAN (FOCUS GROUP DISCUSSION) DI KELURAHAN “S” Semarang Puspitaningrum, Dewi; Mustika, Dian Nintyasari; Indrawati, Nuke Devi; Dewi, Maria Ulfa Kurnia; Triwahyuni, Yulia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jpmk.v6i2.16098

Abstract

Pencegahan angka kesakitan pada kesehatan reproduksi merupakan salah satu target SDGs pada tahun 20230, salah satu upayanya adalah dengan meningkatkan kualitas hidup bagi pasangan dengan infertilitas, pemanfaatan sarana prasarana, dan pemantauan secara kontinyu dapat dilakukan tenaga kesehatan dalam promosi kesehatan reproduksi kaitan infertilitas yang disertai adanya penyakit keganasan. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Kelurahan “S” Semarang ini bertujuan untuk mengetahui pandangan masyarakat kaitan infertilitas yang disertai adanya penyakit keganasan. Metode yang digunakan adalah Focus Group Discussion (FGD), meliputi pemberian informasi, dan implementasi FGD. Hasil menunjukkan bahwa masih adanya perbedaan pandangan masyarakat kaitan infertilitas yang disertai penyakit keganasan, masih adanya faktor budaya dan gender yang membedakan pendapat masyarakat, masih perlunya pemahaman dan dukungan yang penting dari keluarga dan masyarakat sekitar tentang infertilitas. Sehingga masih perlu sekali peningkatan pemahaman bagi masyarakat dengan sering diberikan pendidikan kesehatan dan edukasi,serta diperlukan media edukasi yang menarik, sehingga masyarakat lebih paham kaitan infertilitas yang disertai penyakit keganasan.
EDUKASI PENANGANAN AWAL KEGAWATDARURATAN PADA BAYI, BALITA DAN ANAK DI KELURAHAN MANGUNHARJO KOTA SEMARANG Lutfitasari, Ariyani; Khasanah, Umi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jpmk.v6i2.16094

Abstract

Kondisi darurat dapat terjadi di mana saja, termasuk di rumah Anda. Misalnya, tersedak tiba-tiba saat makan, atau terkena luka bakar dan kejang karena demam di rumah. Situasi ini perlu ditangani segera. Setiap orang harus diberi pengetahuan dan pelatihan praktis tentang cara memberikan pertolongan pertama dalam situasi gawat darurat di lingkungan rumah dan keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat diadakan di Balai RW 5 Kelurahan Mangunharjo, dan 16 orang hadir. Sebelum acara dimulai, bayi, balita, dan anak-anak diuji keterampilan penanganan awal kegawatdaruratan. Selanjutnya, presentasi PowerPoint dan demonstrasi penanganan awal kegawatdaruratan pada bayi, balita, dan anak-anak digunakan untuk memberikan pendidikan kesehatan menggunakan lembar observasi. Pengukuran dilakukan setelah ujian. Pendidikan dimulai dengan penjelasan tentang apa itu tersedak, kejang, dan diare, serta penyebab, tanda, dan gejalanya. Selanjutnya, demonstrasi pertolongan pertama pasien tersedak dilakukan dengan menggunakan teknik backblow, penanganan, kejang, dan diare, serta tanya jawab. Program peningkatan pengetahuan ibu untuk melakukan penanganan awal kegawatdaruratan pada bayi, balita, dan anak ini dimulai dengan tes pra-pemeriksaan untuk melihat seberapa banyak pengetahuan ibu tentang tanda dan gejala, pencegahan, dan pertolongan pertama. karena tidak dapat memberikan informasi yang tepat tentang kategori pecegahan dan pertolongan pertama untuk penanganan awal kegawatdaruratan bayi, balita, dan anak-anak. Hasil pretest pengetahuan ibu menunjukkan empat ibu (25%) memiliki pengetahuan yang baik dan dua belas ibu (75%) memiliki pengetahuan yang kurang. Kebanyakan pertanyaan tentang pertolongan pertama dan pencegahan.
PENDIDIKAN KESEHATAN PADA REMAJA PUTRI TENTANG PENYAKIT MENULAR SEKSUAL DI SMA 1 MUHAMMADIYAH SEMARANG Mulyanti, Lia; Puspitaningrum, Dewi; Mustika, Dian Nintyasari; Nurjanah, Siti; Vernanda, Chelsea Ledyfia; Rosadi, Margita Mutiara
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jpmk.v6i2.16099

Abstract

Data menunjukkan dari remaja usia 12-18 tahun, 16% mendapat informasi seputar seks dari teman, 35% dari film porno, dan hanya 5% dari orang tua. Berkembang pula opini seks adalah sesuatu yang menarik dan perlu dicoba (sexpectation). Remaja banyak yang tidak sadar dari pengalaman yang tampaknya menyenangkan justru dapat menjerumuskan, salah satu problema dari kaum remaja apabila kurangnya pengetahuan seksual pranikah adalah kehamilan yang tidak diinginkan, aborsi tidak aman dan juga penyakit kelamin. Tujuan Pengabdian kepada masyarakat ini adalah mendambah pengetahuan remaja putri tentang penyakit menukar seksual. Metode pengabdian ini adalah dengan metode ceramah dan diskusi. Hasil dari pengabdian ini bahwa semua siswi mengetahui tentang penyakit menular seksual  Kesimpulan dari pengabdian masyarakat ini diharapkan remaja khususnya remaja putri untuk menjauhi perilaku yang mengarah ke seks bebas agar dapat terhindar dari penyakit menular seksual.

Page 10 of 11 | Total Record : 104