cover
Contact Name
Yohanes Hasiholan Tampubolon
Contact Email
jotampubolon@ymail.com
Phone
+62263-2323854
Journal Mail Official
tedeum@sttsappi.ac.id
Editorial Address
Kp. Palalangon RT 02 RW 09, Desa Kertajaya, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat Kotak Pos 10 Ciranjang 43282 Cianjur, Jawa Barat
Location
Kab. cianjur,
Jawa barat
INDONESIA
Te Deum (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan)
ISSN : 22523871     EISSN : 27467619     DOI : http://doi.org/10.51828/td
Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah untuk memublikasikan hasil kajian ilmiah dan penelitian dalam lingkup kajian: 1. Penelitian teologi dan tinjauan Alkitabiah (Theological and Biblical research) 2. Pembangunan pedesaan (rural development) 3. Pendidikan kristen (Christian education) 4. Misi holistik (holistic mission) 5. Etika Kristen (Christian ethics).
Articles 187 Documents
Pengaruh Keberadaan Pangan Hasil Rekayasa Genetika terhadap Tugas Pokok dan Fungsi Pengajar di Perguruan Tinggi Dreitsohn Franklyn Purba
TE DEUM (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan) Vol 2 No 2 (2013): Januari-Juni 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi SAPPI Ciranjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51828/td.v2i2.162

Abstract

Kebutuhan akan pangan yang terus meningkat, sementara produksi yang dikarenakan lahan yang semakin menyempit lantaran eksploitasi pembangunan, telah mendorong para ahli untuk memikirkan bagaimana agar dapat memenuhi tingkat kebutuhan dengan memberikan hasil yang lebih baik dan berlipat. Jawabannya ada pada rekayasa genetika pada produk-produk yang menjadi kebutuhan utama manusia. Hebatnya, ternyata bisa. Tetapi tentu saja semuanya harus dilihat dari berbagai aspek, seperti teknis, ekonomi, sosial-hukum, etika dan religi serta dampak-dampaknya.
Religiusitas Eksistensial Manusia Noh Ibrahim Boiliu
TE DEUM (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan) Vol 2 No 2 (2013): Januari-Juni 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi SAPPI Ciranjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51828/td.v2i2.163

Abstract

Pada dasarnya, kebenaran dalam agama itu tidak menjadi persoalan, yang menjadi persoalan adalah para pemeluknya. Dalam konteks ini, tentu kita memahami dalam konteks umum kebenaran agama-agama. Hal ini tentu saja disebabkan oleh pemahamannya terhadap The Holy One yang bagi setiap orang bisa dimaknai berbeda, tergantung pada siapa dan apa latarbelakangnya. Yang jelas, soal religiusitas tetap menjadi kebutuhan setiap individu, apapun itu bentuknya dan bagaimana cara mengekspresikannya.
Partikularisme Keselamatan dalam Masyarakat Multiagama Sudianto Manullang
TE DEUM (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan) Vol 2 No 2 (2013): Januari-Juni 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi SAPPI Ciranjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51828/td.v2i2.164

Abstract

Soal inklusif dan eksklusivisme agama itu sudah terjadi sejak dahulu kala. Kalau tidak, pasti tidak akan muncul berbagai agama di dunia ini. Masalahnya adalah, apakah setiap agama itu mau dan mampu untuk tetap mengklaim bahwa agamanya adalah agama yang paling benar, tanpa harus menjelekkan dan menganggap agama lainnya tidak benar? Soal kebenaran itu sangat lekat bagaimana masing-masing memercayai agamanya sendiri. Dengan demikian maka partikularisme keselamatan dalam masyarakat multi agama seperti di negara kita ini pasti tidak akan dipersoalkan. Yang penting manusianya - khususnya kita sebagai orang Kristen bagaimana harus bersikap dan mampu memegang teguh mandat dan amanat Kristus dalam menjalankan kebenaran dan musi-Nya seperti Dia telah melakukannya.
Pengalaman Religius Kristen dalam Peristiwa Spektakular dalam Gereja Kontemporer Togardo Siburian
TE DEUM (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan) Vol 2 No 2 (2013): Januari-Juni 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi SAPPI Ciranjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51828/td.v2i2.165

Abstract

Pengalaman spektakuler adalah suatu pengalaman yang unik, subjektif dan individual sama seperti pengalaman keselamatan Kristen lainnya. Sehingga harus tetap didasarkan pada suatu objektivitas tertentu, yaitu berdasarkan Kristus historis, yang ada dalam Alkitab. Oleh karena itu, sebenarnya tidak perlu dipertentangkan. Yang penting, apakah pengalaman tersebut membawa kepada Kristus sebagai Juruselamat dan Tuhan secara pribadi, atau meneguhkan iman yang dikerjakan oleh Kristus melalui Roh Kudus di konteks Gereja-Nya, membangkitkan kebenaran persaudaraan kristiani sejati dan kehidupan yang lebih suci di hadapan Allah dan di antara manusia, atau sebaliknya?
Puritanisme dan Relevansinya Sekarang Ini Yohannis Trisfant
TE DEUM (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan) Vol 2 No 2 (2013): Januari-Juni 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi SAPPI Ciranjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51828/td.v2i2.166

Abstract

Tuntutan untuk menjadi hidup kudus itu bukan hanya berlaku bagi umat Tuhan pada masa Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. Sepanjang sejarah kehidupan umat manusia , tuntutan Allah terhadap umat-Nya tidak pernah berubah: dulu, kini dan sampai selama-lamanya. Itu tidak hanya terbatas bagi para pemimpin agama atau para rohaniawan, melainkan terhadap setiap orang percaya. "Kuduslah kamu, sebab Aku kudus." (Im. 11:44-45; 1Pet. 1:16).
Prinsip Teologi Reformed (Principia) Aeron Frior Sihombing
TE DEUM (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan) Vol 1 No 2 (2012): Januari-Juni 2012
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi SAPPI Ciranjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51828/td.v1i2.193

Abstract

Prinsip teologi Reformed adalah teosentris trinitarianisme (bukan teosentris John Hicks) yang berpusatkan kepada Allah Tritunggal. Hal inilah yang membentuk kerangka berpikir, worldview, teologi dan juga menjadi dasar etis Kristen Injili (atau Reformed Injili)
Zwingli Hadi P. Sahardjo
TE DEUM (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan) Vol 1 No 2 (2012): Januari-Juni 2012
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi SAPPI Ciranjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51828/td.v1i2.194

Abstract

Sejarah kekristenan tidak bisa dilepaskan dari gerakan reformasi yang terjadi pada awal abad ke-16. Tokoh-tokoh penting dalam gerakan reformasi telah memicu terjadinya perpecahan dalam gereja Katolik yang diikuti dengan gerakan protestanisme. Salah satu tokoh reformasi yang jarang dimunculkan adalah Zwingli, padahal dia banyak memberikan kontribusi dalam perkembangan teologi Kristen.
Karakter Sang Reformator Yesus Kristus dan Aplikasinya Edwin Yen Gandaputra
TE DEUM (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan) Vol 1 No 2 (2012): Januari-Juni 2012
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi SAPPI Ciranjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51828/td.v1i2.195

Abstract

Karakter Sang Reformator Yesus Kristus dan Aplikasinya
Gereja dan Negara Chandra Gunawan
TE DEUM (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan) Vol 1 No 2 (2012): Januari-Juni 2012
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi SAPPI Ciranjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51828/td.v1i2.196

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk membandingkan pemikiran para reformator yang memengaruhi cara pandang gereja-gereja Protestan masa kini dalam memandang hubungan gereja dan negara dengan pemikiran Paulus dalam Roma 13:1-7
Respons Injili terhadap Allah Kontemporer Aripin Tambunan
TE DEUM (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan) Vol 1 No 2 (2012): Januari-Juni 2012
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi SAPPI Ciranjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51828/td.v1i2.197

Abstract

Allah kontemporer yang ditawarkan plej open teism dan filsafat proses, adalah Allah yang terbatas.