cover
Contact Name
Ruka Yulia
Contact Email
ruka.yulia@gmail.com
Phone
+628126911594
Journal Mail Official
sjat@serambimekkah.ac.id
Editorial Address
Jl. Unmuha, Batoh, Lueng Bata, Banda Aceh, Aceh, 23245
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Serambi Journal of Agricultural Technology
ISSN : -     EISSN : 26849879     DOI : https://doi.org/10.32672/sjat.v2i2
Core Subject : Agriculture,
The Serambi Journal of Agricultural Tehnology (SJAT) is published twice a year, namely in June and December by the Faculty of Agricultural Technology, Serambi Mekkah University. SJAT contains the results of research in the scope of science which includes: Agriculture Products Technology Agricultural Industrial Technology Food and Nutrition Technology Agricultural Engineering Fisheries and Marine Products Technology Animal Husbandry Products Technology
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 101 Documents
The Effect of Coconut Shell Liquid Smoke Concentration and Storage Time on The Quality of Fresh Cob Fillet mudasir mudasir; Ruka Yulia; Irmayanti Irmayanti
Serambi Journal of Agricultural Technology Vol 3, No 1 (2021): Juni
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/sjat.v3i1.2981

Abstract

This study aims to determine the effect of the concentration of coconut shell waste liquid smoke on the preservation of tuna, determine the effect of storage time on the preservation of tuna, determine the effect of the interaction between liquid smoke and storage time on the preservation of tuna. The study used a descriptive method with two factors, namely the concentration of coconut shell liquid smoke, namely 1, 2, 3%. The data was taken on the storage time, namely 1 day, 3 days, 5 days. The results showed that the best conditions for preserving fresh cob fillets were from a concentration of 2% liquid smoke and a storage time of 5 days. with the highest water content of 70.64%, pH of 2.23, aroma organoleptic test of 3.65 (like), and texture organoleptic test of 4.20 (like).
Analysis of Coliform and Colifecal Total Pollution Test on Various Types of Drinking Water Using the MPN (Most Probable Number) Method Wanda Aulya; Fadhliani Fadhliani; Vivi Mardina
Serambi Journal of Agricultural Technology Vol 2, No 2 (2020): Desember
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/sjat.v2i2.2416

Abstract

Water is the main source for life and also the most severe substance caused by pollution. The mandatory parameters for determining microbiological quality of drinking water are total non-fecal Coliform bacteria and Coliform fecal (Escherichia coli). Coliform bacteria are a group of microorganisms commonly used as indicators, where these bacteria can be a signal to determine whether a water source has been contaminated by bacteria or not, while fecal Coliform bacteria are indicator bacteria polluting pathogenic bacteria originating from human feces and warm-blooded animals (mammals) . The water inspection method in this study uses the MPN (Most Probable Number) method which consists of 3 tests, namely, the presumption test, the affirmation test, and the reinforcement test. The results showed that of 15 drinking water samples 8 samples were tested positive for Coliform bacteria with the highest total bacterial value of sample number 1, 15 (210/100 ml), while 7 other samples were negative. From 8 positive Coliform samples only 1 sample was stated to be negative fecal Coliform bacteria and 7 other samples were positive for Coliform fecal bacteria with the highest total bacterial value of sample number 1 (210/100 ml).
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG MELINJO (Gnetum gnemon Linn.) DAN LAMA PENGUKUSAN TERHADAP SIFAT FISIK DAN UJI HEDONIK FLAKES Irmayanti Irmayanti; Juliani Juliani; Chairil Anwar; Irhami Irhami; Ika Rezvani Aprita
Serambi Journal of Agricultural Technology Vol 5, No 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/sjat.v5i1.6168

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung melinjo terhadap  karakteristik fisik dan uji hedonik, untuk mengetahui pengaruh lama pengukusan terhadap karakteristik fisiko dan uji hedonik flakes, untuk mengetahui pengaruh interaksi antara penambahan tepung melinjo dan lama pengukusan terhadap karakteristik fisik dan uji hedonik flakes. Faktor penelitian yaitu menggunakan model Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor dengan 2 kali ulangan perlakuan, sehingga diperoleh 18 satuan percobaan yaitu : Faktor I. Penambahan tepung melinjo (P) terdiri dari 3 level yaitu : P1 = 10%, P2 = 30%, P3 = 50 % . Faktor II. Lama pengukusan (T) terdiri dari 3 level yaitu : T1 = 5 menit, T2= 10 menit, T3 = 15 menit. Parameter yang diamati adalah uji fisik (daya serap, densitas kamba, rendemen), dan uji organoleptik secara hedonik (warna, rasa, aroma, rasa). Flakes  terbaik diperoleh dari perlakuan penambahan tepung melinjo  50 % dan lama pengukusan 15 menit (P3T3).
EFEKTIFITAS SERASAH SEBAGAI MEDIA TUMBUH TANAMAN HALIA FASE GENERATIF (ZINGIBER OFFICINALE) Lukmanul Hakim
Serambi Journal of Agricultural Technology Vol 5, No 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/sjat.v5i1.6042

Abstract

Tanaman halia (Zingiber officinale)  adalah tanaman rimpang atau tanaman semusin dari   family Zingiberacea yang banyak manfaat. Untuk meningkatkan produktivitas dan memicu pertumbuhan genetatif diperlukan media tanam yang sesuai, seperti penambahan serasah sebagai media yang dicampurkan dengan tanah. Tujuan yang harapkan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas serasah sebagai media tanam untuk  memicu pertumbuhan generatif. Metoda yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap Faktorial. Masing-masing faktor terdiri dari serasah dan tanah berbanding 1:1 (S1.T1)., serasah dan tanah berbanding 1:2 (S1.T2)., Serasah dan tanah berbanding 2:1 (S2.T1)., serasah dan tanah 2:2 (S2.T2). data dianalisis dengan menggunakan ANOVA dan uji lanjut Duncant Multiple Ring Test (DMRT) pada taraf 5%. Masing-masing perlakuan dengan tiga kali pengulangan. Berdasarkan hasil yang dicapai terhadap efektifitas  serasah sebagai media pertumbuhan generatif tanaman halia (Zingiber officinale), maka perlakuan terbaik terhadap berat rimpang  pada perbandingan serasah dan tanah 2:2.
PEMANFAATAN DAUN KIRINYUH (Chromolaen odorata L.) SEBAGAI ALTERNATIF TEH HERBAL MENGGUNAKAN OPTIMASI SUHU PENGERINGAN OVEN Suci Rahmi; Desi Susanti
Serambi Journal of Agricultural Technology Vol 5, No 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/sjat.v5i1.6208

Abstract

Kirinyuh merupakan tanaman semak yang tersebar luas di daerah tropis. Tanaman kirinyuh banyak tumbuh liar di provinsi Aceh. Salah satu pemanfaatan secara tradisional maupun mekanis tanaman kirinyuh (Chromolaen odorata L.) adalah dengan mengolah menjadi produk alternatif teh herbal. Teknik pengolahan teh dari bahan baku komoditas pertanian biasanya dilakukan proses pengeringan. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan daun kirinyuh sebagai alternatif teh herbal dengan menggunakan optimasi suhu pengeringan oven. Tahapan proses pengeringan daun kirinyuh adalah dilakukan optimasi suhu pengeringan oven (T) dengan 3 perlakuan (40 oC, 50 oC, 60 oC). selama (60 menit, 120 menit, 180 menit). Hasil pengukuran pengeringan daun kirinyuh, diukur persentase kadar air. Berdasarkan berat bahan sampel daun kirinyuh, pengeringan oven dengan variasi suhu (40, 50, 60)oC menunjukkan bahwa pada suhu 60oC paling optimal dalam pengurangan kadar air teh herbal daun kirinyuh sebesar 4,91- 5,48  %
PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN BAYAM (Amaranthus Hybridus L.) TERHADAP KUALITAS KERUPUK TEMPE Sri Agustina; Yusran Akbar; Ika Rezvani Aprita; Chairil Anwar; Irmayanti irmayanti
Serambi Journal of Agricultural Technology Vol 5, No 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/sjat.v5i1.6121

Abstract

Kerupuk tempe merupakan salah satu makanan tradisional yang digemari oleh semua lapisan masyarakat. Bayam merupakan sayuran yang memiliki nilai serat dan gizi yang tinggi. Penambahan ekstrak daun bayam pada proses pembuatan kerupuk tempe diharapkan menjadi inovasi pada produk kerupuk tempe. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi penambahan ekstrak daun bayam yang terbaik terhadap kualitas kerupuk tempe yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan yaitu B0=0%, B1=10%, B2=20%, B3=30% dan 5 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan penambahan ekstrak daun bayam memberikan pengaruh nyata terhadap nilai organoleptik warna, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap nilai kadar air, kadar abu, nilai organoleptik (rasa, aroma, tekstur). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan penambahan ekstrak daun bayam sebesar 10% (B1) mendapatkan nilai yang terbaik pada rasa yaitu 3,91 dan nilai aroma 3,70 dari kerupuk tempe yang dihasilkan.
PENAMBAHAN EKSTRAK JAHE MERAH (Zingiber officinale Rosc.) DENGAN KONSENTRASI YANG BERBEDA TERHADAP KUALITAS DENDENG SAYAT DAGING AYAM Mulla Keumalawaty; Irhami Irhami; Chairil Anwar; Ika Rezvani Aprita; Endiyani Endiyani; Irmayanti Irmayanti
Serambi Journal of Agricultural Technology Vol 5, No 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/sjat.v5i1.6210

Abstract

Dendeng merupakan produk olahan daging yang mengkombinasikan bumbu-bumbu dan pengeringan. Jahe merah merupakan salah satu dari rempah-rempah yang biasa digunakan sebagai bumbu masak, selain itu pemberi aroma dan rasa pada makanan serta minuman, industri obat, minyak wangi dan jamu tradisional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penambahan ekstrak jahe merah dengan konsentrasi yang berbeda terhadap kualitas dendeng sayat daging ayam. Penelitian ini menggunakan metode percobaan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan yaitu A=0%, B=10%, C=15%, D=20% dan 5 kali ulangan. Hasil penelitian ini memiliki perbedaan nyata terhadap analisis kadar dan uji organoleptik rasa, akan tetapi tidak memiliki perbedaan yang nyata terhadap analisis total mikroba, uji organoleptik warna, aroma dan tekstur. Analisis kadar air tertinggi terdapat pada perlakuan tanpa penambahan konsentrasi ekstrak jahe merah 0% (11,30%) dan terendah pada perlakuan 20% (10,59%).Analisis total mikroba tertinggi terdapat pada perlakuan tanpa penambahan konsentrasi ekstrak jahe merah 0% (48,50 cfu/mL) dan terendah pada penambahan konsentrasi ekstrak jahe 15% (20,80 cfu/mL).Dendeng sayat daging ayam dengan kualitas organoleptik terbaik diperoleh pada perlakuan dengan penambahan ekstrak jahe merah 10% dengan karakteristik rasa 3,12; warna 3,16; aroma 3,14; dan tekstur 10%  2,63 (agak suka); pada tingkat peneriman agak suka. 
PENENTUAN KADAR NATRIUM SIKLAMAT DALAM MINUMAN SERBUK INSTAN SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Rizki Andalia; Lisma Luciana; Azmalina Adriani; Rahmatina Rahmatina
Serambi Journal of Agricultural Technology Vol 5, No 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/sjat.v5i1.6126

Abstract

Pemanis buatan merupakan bahan tambahan yang dapat memberikan rasa manis dalam makanan dan minuman, tetapi tidak memiliki nilai gizi. Natrium siklamat termasuk pemanis buatan umum digunakan oleh industri makanan atau minuman yang memiliki sifat sangat mudah larut dalam air dan mempunyai tingkat kemanisan 30 kali dari gula pasir. Batas Maksimum penggunaan Natrium siklamat pada minuman ringan telah ditetapkan oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan No. 4 Tahun 2014 yaitu 350 mg/kg bahan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar Natrium Siklamat pada minuman serbuk instan secara Spektrofotometri UV-Visible. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah minuman serbuk instan yang pada kemasan tertulis mengandung natruim siklamat, dan sampel dianalisis menggunakan metode Spektrofotometri UV-Visible pada panjang gelombang 314 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan natrium siklamat pada sampel A,B, dan C masing-masing sebesar 488,31 mg/kg, 536,81 mg/kg dan 665,57 mg/kg. Kadar natrium siklamat dalam ketiga sampel melebihi batas standar persyaratan yang ditetapkan oleh BPOM No. 4 Tahun 2014 dalam minuman ringan.
VALIDASI METODE PENGUJIAN KADAR AIR DENGAN ANALISIS PERBANDINGAN AKURASI DAN PRESISI Fatmawati Fatmawati; Rita Sunartaty; Fahliza Meutia
Serambi Journal of Agricultural Technology Vol 5, No 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/sjat.v5i1.6214

Abstract

Validasi metode presisi dan akurasi adalah proses untuk mengevaluasi sejauh mana metode pengukuran memberikan hasil yang konsisten (presisi) dan mendekati kebenaran (akurasi) dalam pengujian atau evaluasi yang dilakukan.Dalam pengujian kadar air, nilai presisi (0.155%, 0.816%, 0.38%, dan 0.24%) menunjukkan persentase hasil yang dianggap relevan atau benar. Semakin tinggi nilai presisi, semakin tinggi tingkat akurasi atau ketepatan pengujian tersebut. Nilai akurasi (93%, 96%, 91%, dan 93%) menunjukkan persentase keberhasilan atau ketepatan hasil atau prediksi dalam pengujian. Tingkat akurasi yang lebih tinggi dianggap lebih baik dalam evaluasi atau pengujian tersebut. Penting untuk mempertimbangkan standar dan kriteria yang relevan dalam penilaian presisi dan akurasi dalam konteks pengujian kadar air.
FORMULASI, UJI FISIKOKIMIA DAN DAYA TERIMA COOKIES BERBAHAN TEPUNG UBI JALAR UNGU (Ipomeae batatas L.) DAN MADU HUTAN ACEH FLOUR (Ipomeae batatas L.) AND ACEH FOREST HONEY Elfariyanti Elfariyanti
Serambi Journal of Agricultural Technology Vol 5, No 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/sjat.v5i1.6136

Abstract

Cookies adalah makanan ringan yang terbuat dari tepung, telur, gula dan mentega. Umumnya cookies dibuat dari tepung terigu. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat cookies menggunakan tepung ubi jalar ungu dan madu hutan Aceh, selanjutnya diuji parameter mutunya berdasarkan SNI 2973:2011 meliputi uji fisik, kadar air, dan kadar protein, selain itu juga diuji daya terima atau tingkat kesukaan konsumen terhadap formulasi cookies yang dihasilkan. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimental dengan membuat 3 (Tiga) formula cookies dengan komposisi tepung ubi jalar ungu sebesar 40%, 60% dan 80%. Hasil penelitian didapatkan bahwa uji fisik formula F1 dan F2 menghasilkan cookies dengan warna kecoklatan, rasa manis, aroma khas ubi ungu dan tekstur renyah; sedangkan formula F3 menghasilkan warna ungu tua dengan rasa manis khas ubi ungu, aroma khas ubi ungu serta tekstur yang renyah. Hasil uji kadar air formula F1, F2 dan F3 berturut-turut sebesar 4,05%, 4,40% dan 4,65%. Hasil uji kadar protein formula F1, F2 dan F3 berturut-turut sebesar 4,58%, 4,24% dan 3,87%. Adapun hasil uji daya terima atau tingkat kesukaan formula F1, F2 dan F3 berturut-turut sebesar 68,96, %, 65,44 % dan 86,08%. Hasil uji fisikokimia formulasi cookies sudah memenuhi syarat SNI 2973:2011, sedangkan uji daya terima menunjukkan bahwa formula F3 paling disukai dengan kategori amat sangat suka.

Page 10 of 11 | Total Record : 101