cover
Contact Name
Komarudin
Contact Email
komarudin_pko@upi.edu
Phone
+6281646894417
Journal Mail Official
jurnal.jko@upi.edu
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga FPOK Lt. 2 UPI. Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Kepelatihan Olahraga
ISSN : 2086339X     EISSN : 26571765     DOI : https://doi.org/10.17509/jko-upi
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kepelatihan Olahraga (JKO) is a media for widespread the results of research, studies and ideas in the field of sports coaching. Jurnal Kepelatihan Olahraga focuses on information related to the issues of the latest sports training development. The scope of the journal includes: 1) Sports Coaching Theory and Methodology, 2) Physical conditioning, 3) Sports Biomechanics, 4) Anatomy, 5) Exercise Physiology, 6) Sports Psychology, 7) Sports Sociology, 8) Sports Nutrition, 9) Sports Recovery, 10) Sports Tests and Measurements.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2015)" : 8 Documents clear
HUBUNGAN RENTANG LENGAN, POWER TUNGKAI, DAN MOTIVASI BERPRESTASI PADA PRESTASI MENDAYUNG ROWING SINGLE SCULE 2000 METER supriyatni, deswita
Jurnal Kepelatihan Olahraga Vol 7, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jko-upi.v7i1.16290

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aspek biometrik dankondisi fisik, dan aspek psikologi/mental dengan prestasi olahraga dayung. Aspekbiometrik di sini adalah rentang lengan, kemudian aspek fisik adalah power tungkai,dan aspek psikologis adalah motivasi berprestasi. Selain itu, penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui hubungan rentang lengan, power tungkai, dan motivasi berprestasisecara bersama-sama terhadap prestasi mendayung rowing single scull 2000 meter.Penelitian ini dilaksanakan di arena Kejuaraan Nasional 2014 Situ Cipule Karawang,Provinsi Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptifdengan rancangan korelasional pada jumlah sampel sebanyak 18 orang. Berdasarkanhasil penelitian maka kesimpulan dalam penelitian ini adalah : Terdapat hubunganyang signifikan antara rentang lengan dengan prestasi mendayung rowing single scule2000 meter. Terdapat hubungan yang signifikan antara power tungkai dengan prestasimendayung rowing single scule 2000 meter. Terdapat hubungan yang signifikan antaramotivasi berpretasi dengan prestasi mendayung rowing single scule 2000 meter.Berdasarkan hasil uji korelasional tunggal dan multi korelasi dapat ditarik kesimpulanbahwa rentang lengan dan motivasi berprestasi secara bersama-sama memilikihubungan yang signifikan terhadap prestasi mendayung rowing single scull 2000meter. Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai uji rata-rata yang berada pada tarafsignifikan.
PERBANDINGAN KOMBINASI TEKNIK KO-UCHI GARI KE O GURUMA DENGAN O-UCHI GARI KE O GURUMA TERHADAPA HASIL BANTINGAN DALAM OLAHRAGA JUDO muhanap, saeful; rohmat n, dede; tafaqur, muhamad
Jurnal Kepelatihan Olahraga Vol 7, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jko-upi.v7i1.16291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak metode latihan permainan terhadap peningkatan daya tahan aerobic, dan manakah yang lebih berpengaruh dari metode latihan permainan end zone ball, dan metode latihan permainan menghalau bom terhadap peningkatan daya tahan aerobic pada atlet sepak bola usia dini. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemain sepak bola usia dini (12-15 tahun) Arda Junior sebanyak 20 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes daya tahan aerobic (bleep test). Berdasarkan hasil pengolahan, dan analisis data, maka kesimpulan penelitian ini adalah: Terdapat dampak yang signifikan metode latihan permainan end zone ball terhadap peningkatan daya tahan aerobic pada atlet sepakbola usia dini (12-15 tahun) di Klub Arda Junior, itu terlihat pada hasil peningkatan latihan dimana t hitung sebesar 9,3 lebih besar dari t tabel sebesar 1,73 dan yang kedua yaitu terdapat dampak yang signifikan metode latihan permainan menghalau bom terhadap peningkatan daya tahan aerobic pada atlet sepakbola usia dini (12-15 tahun) di Klub Arda Junior, terlihat hasil peningktan latihan dimna t hitung sebesar 7,41 lebih besar dari t tabel sebesar 1,73. Tetapi tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara metode latihan permainan end zone ball, dan metode latihan permainan menghalau bom terhadap peningkatan daya tahan aerobic pada pemain sepakbola usia dini (12-15 tahun) di Klub Arda Junior, itu terlihat dari hasil perhitungan uji perbedaan peningkatan hasil latihan , dimana t hitung sebesar 0,827 lebih kecil dari t tabel sebesar 1,73, yang artinya Tidak Signifikan.
STUDI PERBANDINGAN PERSONALITY TRAITS ANTARA ATLET CABANG OLAHRAGA INDIVIDU DAN BEREGU permana, dian; hoedaya, danu
Jurnal Kepelatihan Olahraga Vol 7, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jko-upi.v7i1.16286

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan kepribadian atlet olahraga individudan beregu. Metode penelitian menggunakan ex post facto. Sampel penelitian adalahatlet Jawa Barat antara usia 18 sampai 30 tahun berjumlah 110 orang dari beberapacabang olahraga berbeda. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposivesampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Five Factor Model (neuroticism,extroversion, openness, agreeableness, conscientiousness) . Analisis data dalampenelitian ini menggunakan uji independent samples t test untuk melihat perbedaanskor rata-rata kelompok sampel. Hasil penelitian menunjukkan nilai Sig (tailed)neuroticism 0,227 0,05 dan openness 0,256 0,05 yang berarti tidak terdapatperbedaan neuroticism dan openness antara atlet cabang olahraga individu danberegu. Nilai Sig (tailed) extroversion 0,020 0,05 dan agreeableness 0,020 0,05dengan perbedaan rata-rata -4.937 dan -12.303 (negatif), artinya pada kedua faktorini atlet individu memiliki rata-rata lebih rendah daripada atlet beregu. Sedangkan NilaiSig (tailed) conscientiousness 0,000 0,05 dengan perbedaan rata-rata 10.940 danperbedaan rata-rata 10.940 (positif) yang berarti atlet cabang olahraga individumemiliki rata-rata conscientiousness lebih tinggi daripada atlet olahraga beregu.
PERBANDINGAN LATIHAN MENGGIRING BOLA DENGAN KAKI BAGIAN DALAM DAN KAKI BAGIAN LUAR TERHADAP KECEPATAN PADA PERMAINAN SEPAKBOLA syamsudar, bangbang
Jurnal Kepelatihan Olahraga Vol 7, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jko-upi.v7i1.16292

Abstract

Pembinaan olahraga merupakan bagian integral dari kebijakan Departemen Pendidikan Nasional. Melalui jalur formal disekolah dapat dijadikan sebagai wadah strategis dalam menciptakan prestasi olahraga khususnya sepakbola. Penguasaan teknik dasar sepakbola merupakan fondasi dalam peningkatan prestasi sepakbola, khususnya teknik menggiring bola yang membutuhkan kecepatan dalam pertandingan sepakbola. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SD Negeri Giriawas 2 Kecamatan Cikajang Kabupaten Garut yang berjumlah 103 orang, terdiri dari kelas IV, V, VI putra dan putri. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang siswa dari kelas IV, V, dan kelas VI. Setelah data terkumpul selanjutnya diolah secara statistik dengan menggunakan uji koefesien korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis dan pengolahan data dapat penulis simpulkan bahwa latihan menggiring bola dengan menggunakan kaki bagian dalam dan kaki bagian luar, member pengaruh yang berarti terhadap kecepatam pada permainan sepakbola.
PENERAPAN PROGRAM LATIHAN SPEED, AGILITY AND QUICKNESS (SAQ TRAINING) DALAM MENINGKATKAN KEBERBAKATAN SISWA jakariyadi, dudi; sidik, dikdik zafar
Jurnal Kepelatihan Olahraga Vol 7, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jko-upi.v7i1.16287

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuanuntuk mengetahui peningkatan kecepatan gerak (speed, agility, and quickness) siswa setelah diberikan treatment SAQ Training, antara siswa yang memiliki tingkat keberbakatan tinggi dan rendah. Penelitian ini menggunakan metode preexsperimental dengan desain one group pretest-posttest design. Teknik penyampelan yang digunakan adalah purposif sampling sejumlah 40 siswa. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok sama banyak (20 siswa per kelompok) melalui metode identifikasi bakat secara fisik dan kemampuan motor educability. Pretest dan posttest dalam penelitian ini menggunakan SAQ test, sedangkan treatment yang diberikan adalah SAQ Training yang dilaksanakan selama 12 minggu dengan jumlah pertemuan 3 kali/minggu. Data diperoleh dari hasil pretest dan posttest yang diolah menggunakan software MS. Excel 2007 dan IBM SPSS versi 20. Dari hasil pengolahan data diperoleh informasi bahwa: 1) Terdapat peningkatan speed, agility, and quickness pada kelompok siswa dengan tingkat keberbakatan tinggi dengan t-hitung 17,121 0,05; 2) Terdapat peningkatan kecepatan gerak (speed, agility, and quickness) pada kelompok siswa dengan tingkat keberbakatan rendah dengan t-hitung 16,505 0,05. 3) Terdapat perbedaan peningkatan antara siswa dengan keberbakatan tinggi dan rendah didapat t-hitung 5,757 0,005. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa peningkatan tingkat keberbakatan tinggi lebih baik dibandingkan dengan siswa dengan keberbakatan rendah.
TINGKAT KEJENUHAN ATLET USIA DINI DALAM LATIHAN KETERAMPILAN TEKNIK DASAR MENGGUNAKAN METODE DRILL PADA CABANG OLAHRAGA SEPAK BOLA ginanjar, mochamad; yusup, ucup; hermanu, entang
Jurnal Kepelatihan Olahraga Vol 7, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jko-upi.v7i1.16293

Abstract

Kajian dalam penelitian ini adalah latihan penguasaan keterampilan teknik dasar dalam permainan sepak bola khususnya untuk anak usia dini, diperlukan latihan intensif yang bersifat menggembleng dan berkesinambungan agar dapat melahirkan keterampilan (skill) yang terasah, tetapi sejalan dengan itu, dengan menerapkan latihan intensif dan berkesinambungan (metode drill), pemain terlihat jenuh dan bosan karena dilakukan terus-menerus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, sampel penelitian adalah pelatih dan 25 pemain dari setiap sekolah sepak bola yaitu SSB Produta, SSB BSA, dan SSB Perciba yang berumur 10-12 tahun. Teknik pengumpulan data melalui teknik angket, wawancara, observasi, dan temuan peneliti. Hasil dari penelitian bahwa tingkat kejenuhan pada semua SSB yang paling tinggi disebabkan oleh faktor/komponen perhatian. Rata-rata tingkat kejenuhan pada setiap responden berada pada tingkat/taraf “sedang” ini membuktikan bahwa setiap aktivitas atau latihan yang benar dan berkesinambungan akan menyebabkan kejenuhan.
PROFIL KONDISI FISIK PEMAIN PELITA BANDUNG RAYA (PBR) DALAM MENGHADAPI INDONESIA SUPER LEAGUE (ISL) 2013/2014 pramdan, kartono
Jurnal Kepelatihan Olahraga Vol 7, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jko-upi.v7i1.16288

Abstract

Dalam olahraga prestasi aspek kondisi fisik merupakan aspek penting untuk diperhatikan. Dalam menghadapi Indonesia Super League (ISL) para pemain harus selalu menampilkan penampilan yang maksimal untuk meningkatkan prestasi, baik itu prestasi pemain itu sendiri ataupun prestasi timnya. Oleh karenanya pelatih harus mempunyai perhatian khusus dalam hal kondisi fisik pemain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kondisi fisik pemain Pelita Bandung Raya (PBR) dalam menghadapi Indonesia Super League (ISL) 2013/2014. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan populasi adalah seluruh pemain Pelita Bandung Raya (PBR). Dengan jumlah sampel sebanyak 26 Orang. Sampel yang digunakan adalah Sampling Jenuh. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data, bahwa dapat digambarkan pada komponen Flexibility tergolong memiliki kemampuan sedang dari 26 pemain PBR sebanyak 6 pemain (23,1%). Pada komponen Speed sebanyak 18 pemain (69,2%) berkategori sedang. Komponen Agility sebanyak 22 pemain (84,6%) berkategori sedang. Pada komponen Power Tungkai sebanyak 12 pemain (46,2%) berkategori baik. Dan pada VO2Max 21 pemain (80,8%) berkategori baik. Berdasarkan data diatas secara keseluruhan memberikan implikasi bahwa kondisi fisik pemain Pelita Bandung Raya (PBR) dalam menghadapai Indonesia Super League (ISL) 2013/2014 memiliki kondisi fisik kurang karena dengan perolehan rata-rata persentasi paling besar dari keseluruhan komponen fisik yaitu sebanyak 11 pemain atau sebesar 42,3% dari 26 pemain PBR berkategori sedang. Persentase dari pencapaian target kondisi fisik yang ditetapkan baru memperoleh rata-rata 82%.
PENGARUH PERMAINAN OUTBOUND (DATA PROCESSING, HANDS DAN STAR) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA akin, yogi
Jurnal Kepelatihan Olahraga Vol 7, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jko-upi.v7i1.16289

Abstract

Permasalahan yang diteliti dalam penelitian ini adalah adakah perbedaan pengaruhyang signifikan antara kelompok permainan outbound dan kelompok kontrol penelitianterhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMP. Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah Quasi-Experiment. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMPNegeri 20 Bandung, dengan jumlah sampel 60 orang. Alat ukur yang digunakan yaitutes skala kemampuan berpikir kritis dengan desain penelitian yaitu NonequivalentControl Design. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh rata-rata hasil pre-test teskemampuan berpikir kritis untuk kelompok permainan outbound dan kelompok kontrolpenelitian, yang menunjukkan rata-rata positif pada kedua variabel tersebut. Sehinggahasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikirkritis antara siswa yang terlibat dalam permainan outbound dan siswa yang tidakterlibat.

Page 1 of 1 | Total Record : 8