cover
Contact Name
Ida Sofiyanti
Contact Email
fakultaskesehatanunw@gmail.com
Phone
+6287747996725
Journal Mail Official
fakultaskesehatanunw@gmail.com
Editorial Address
http://e-abdimas.unw.ac.id/index.php/jhhs/about/editorialTeam
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS)
ISSN : -     EISSN : 26863812     DOI : https://doi.org/10.35473/jhhs.v2i1
Core Subject : Health,
Menerima hasil penelitian dalam bidang kesehatan, keperawatan, kebidanan, dan farmasi. Jurnal ini diterbitkan pada bulan Maret dan September
Articles 216 Documents
Gambaran Praktik Budaya pada Masa Nifas di Suku Dayak Meratus: Description of Cultural Practices during the Postpartum Period in the Meratus Dayak Tribe Ilawati; Ida Sofiyanti
Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS) Vol. 4 No. 1 (2022): Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS), Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v4i1.123

Abstract

In some cultures, prohibition from eating certain foods to postpartum mothers can affect nutritional intake. Food taboo means that several dish or cooking ingredients are not allowed to be eaten by individuals within this particular society for cultural reasons. This study aims to determine the description of cultural practices during the postpartum period in the Meratus Dayak tribe. This study used a qualitative research approach with in-depth interviews. The participant are postpartum mothers, traditional figure, shaman, and midwives of the village. The study found that there was still food taboo such as not being allowed to consume rancid foods like chickens’ meat and eggs. In addition, foods that are too sweet, too spicy and too sour, also foods that can cause itching. Taboo actions, one of which is during the postpartum period, the mother is prohibited from being exposed direct to the sunlight because it can cause blurred vision and even bleeding. The way to treat postpartum care in the Meratus Dayak tribe is to uses turmeric as a wound healing process, they believe that turmeric can dry out stitches in postpartum mothers. Breast milk treatment for the Meratus Dayak tribe is to utilizes a natural product, Lua fruits’ sap which is applied to the mother's breast ABSTRAK Pada beberapa budaya, pantang makan pada ibu nifas dapat berpengaruh terhadap asupan gizi. Pantang makanan adalah bahan makanan atau masakan yang tidak boleh dimakan oleh para individu dalam masyarakat karena alasan yang bersifat budaya. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran praktik budaya pada masa nifas di suku Dayak Meratus. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode wawancara mendalam (in-depth interview). Wawancara mendalam dengan informan utama ibu nifas, infroman triangulasi tokoh adat, dukun beranak, dan bidan desa. Penelitian menemukan masih adanya pantang makanan seperti tidak diperbolehkan mengkonsumsi makanan yang bersifat anyir contohnya daging ayam dan telur, manis, pedas asam serta makanan yang dapat menimbulkan gatal. Pantang perbuatan salah satunya dalam masa nifas ibu di pantang untuk tidak terpapar sinar matahari dikarenakan dapat menyebabkan penglihatan kabur bahkan pendarahan. Cara perawatan masa nifas pada suku Dayak Meratus menggunakan kunyit sebagai proses penyembuhan luka, mereka meyakini bahwa kunyit tersebut dapat mengeringkan luka jahitan pada ibu nifas. Perawatan ASI pada suku Dayak Meratus memanfaatkan hasil alam yaitu getah buah Lua yang dioleskan ke payudara ibu.
Literatur Review : Gambaran Kecemasan dan Perilaku Pencegahan Covid-19 pada Ibu Hamil Selama Pandemik: Literature Review: The Relationship of Anxiety and COVID-19 Prevention Behavior in Pregnant Women During a Pandemic Tina Mawardika; Umi Aniroh; Alvina Rossida
Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS) Vol. 4 No. 1 (2022): Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS), Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v4i1.127

Abstract

The number of pregnant women with COVID-19 contributed 0,24% of the number of COVID-19 cases. The implementation of COVID-19 prevention in pregnant women, in the community, including universal precautions, has not gone as expected. This is possible due to excessive factors in the COVID-19 pandemic. To determine the relationship between the prevention of COVID-19 in pregnant women during the pandemic. This research design is literature review. The secondary data source is in the form of articles taken from three databases (PubMed, ProQuest and Google Scholar). The criterion articles that are reviewed are the maximum journal publication time span of 5 years, in Indonesian and English, original articles and available full text. The articles that are eligible for review are 14 articles, namely four in Indonesian and ten in English. Anxiety in pregnant women during the COVID-19 pandemic, most of the categories anxious with category mild, moderate and very heavy. Most of the preventive behaviors in pregnant women during the COVID-19 pandemic were in good or high categories. Anxiety related to the prevention of COVID-19 in pregnant women. pregnant women should increase their understanding of COVID-19 prevention by actively deleting literature or measuring health workers by telephone so that they can reduce understanding and increase prevention. ABSTRAK Jumlah wanita hamil dengan COVID-19 ini menyumbangkan 0,24% angka kasus COVID-19. Pelaksanaan pencegahan COVID-19 pada ibu hamil, di masyarakat meliputi universal precaution belum berjalan sesuai harapan. Hal tersebut dimungkinkan karena faktor kecemasan yang berlebihan dari ibu hamil terhadap pandemic COVID-19. Mengetahui gambaran kecemasan dan perilaku pencegahan COVID-19 pada Ibu Hamil Selama Pandemik. Desain penelitian ini literature review. Sumber data sekunder berupa artikel diambil dari tiga data base (PubMed, ProQuest serta Google Scholar). Kriterian artikel yang di review yaitu rentang waktu penerbitan jurnal maksimal 5 tahun, berbahasa Indonesia dan Inggris, original artikel dan tersedia full teks. Artikel yang layak untuk di review sebanyak 14 artikel yaitu empat berbahasa Indonesia dan sepuluh artikel berbahasa Inggris. Kecemasan pada ibu hamil selama pandemik COVID-19, sebagian besar mengalami cemas (71,4%) dengan kategori ringan (21,6%), sedang (23,6%) dan sangat berat (6,1%). Perilaku pencegahan pada ibu hamil selama pandemik COVID-19, sebagian besar mempunyai kategori baik (69,2%). Kecemasan berhubungan dengan perilaku pencegahan COVID-19 pada ibu hamil. sebaiknya masyarakat meningkatkan pemahaman tentang pencegahan COVID-19 dengan aktif berkonsultasi dengan tenaga kesehatan via telefon sehingga dapat meningkatkan pencegahan.
Gambaran Pengelolaan Menyusui Tidak Efektif pada Ibu Post Partum Spontan di Puskesmas Guntur 2 Kabupaten Demak: Description of Ineffective Breastfeeding Management for Spontaneous Postpartum Mothers at the Guntur 2 Health Center, Demak Regency Resa Dian Sulistyani; Siti Haryani
Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS) Vol. 5 No. 1 (2023): Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS), Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v5i1.200

Abstract

Postpartum maternal health problems still require attention in handling. One of them is ineffective breastfeeding. Ineffective breastfeeding is a condition where the mother and baby experience dissatisfaction or difficulty with breastfeeding. This study aims to provide an overview of ineffective management of breastfeeding in spontaneous post partum mothers. The type of research used in this compilation uses a descriptive method with a case study design with an assisted care approach including assessment, formulating a diagnosis of involvement, development intervention, implementation of implementation, and evaluation. The research subjects were post partum mothers who experienced ineffective breastfeeding problems. Breastfeeding care is not effective for 3 x 24 hours. interventions made to address ineffective breastfeeding problems include breastfeeding education and lactation counseling by prohibiting breast care using breast care techniques and oxytocin massage. Based on the actions taken, it was found that patient data said that the milk had come out. The results of the analysis can be concluded that ineffective breastfeeding can be overcome. It is hoped that patients can carry out humanitarian actions that have been taught about breast care properly and correctly to anticipate problems in post partum mothers' breasts.   ABSTRAK Masalah kesehatan ibu post partum masih membutuhkan perhatian dalam penangannannya. Salah satunya adalah menyusui tidak efektif.  Menyusui tidak efektif merupakan suatu kondisi dimana ibu dan bayi mengalami ketidakpuasan atau kesulitan pada saat menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang pengelolaan menyusui tidak efektif pada ibu post partum spontan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penyusunan ini menggunakan metode deskriptif dengan rancangan studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan meliputi pengkajian, merumuskan diagnosa keperawatan, intervensi keperawatan, implementasi keperawatan, dan evaluasi. Subyek penelitian adalah ibu post partum yang mengalami masalah menyusi tidak efektif. Asuhan keperawatan menyusui tidak efektif dilakukan selama 3 x 24 jam . Intervensi keperawatan yang dilakukan untuk mengatasi masalah menyusui tidak efektif antara lain edukasi menyusui dan konseling laktasi dengan mengajarkan perawatan payudara menggunakan teknik breast care dan pijat oksitosin. Berdasarkan tindakan keperawatan yang dilakukan, didapatkan data pasien mengatakan ASI sudah keluar. Hasil analisis dapat disimpulkan bahwa menyusui tidak efektif dapat teratasi. Bagi pasien diharapkan dapat melakukan tindakan keperawatan yang sudah diajarkan tentang perawatan payudara dengan tepat dan benar untuk mengantisipasi permasalahan pada payudara ibu post partum.
Gambaran Pengelolaan Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran dan Penglihatan pada Klien Skizofrenia Paranoid: Description of Management of Sensory Perception Disorders: Auditory and Visual Hallucinations in Paranoid Schizophrenic Clients Ela Safitri; Ana Puji Astuti
Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS) Vol. 5 No. 1 (2023): Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS), Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v5i1.261

Abstract

Hallucinations are one of the symptoms of mental disorders in which the client experiences changes in sensory perception, feels false assumptions in the form of sound, sight, taste, touch or smell. The client feels a stimulus that is not real. The purpose of writing this scientific paper is to describe the management of sensory perception disorders: auditory and visual hallucinations with paranoid schizophrenia at Wisma Setyowati Mental Hospital Prof. Dr. Soerojo Magelang. The approach method in compiling this Scientific Paper is a descriptive method because it is used for nursing care outcomes that focus on one of the main priority problems. The data collection technique uses a nursing methodological approach starting from assessment, nursing diagnosis, nursing intervention and evaluation. The implementation of nursing is carried out for 3 days by controlling the client's hallucinations, among others: by rebuking, taking medication properly, conversing with other people and doing positive activities. The results of the nursing evaluation, hearing and vision sensory perception disorders were partially resolved. Suggestions for the community and families can change the mindset / thoughts and views of clients with mental disorders with hallucinations and can accept them without being isolated in their environment. Increase knowledge about mental disorders in order to be able to overcome and treat clients who experience hallucinations, and so that clients can mingle and be open about the problems they are experiencing.   ABSTRAK Halusinasi merupakan salah satu gejala gangguan jiwa yang mana klien mengalami perubahan sensori persepsi, merasa berpraduga palsu berupa suara, penglihatan, pengecapan, perabaan atau penghiduan. Klien merasakan stimulus yang sebenarnya tidak nyata. Tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah untuk mendeskripsikan tentang pengelolaan gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran dan penglihatan dengan skizofrenia paranoid di Wisma Setyowati Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Soerojo Magelang. Metode pendekatan dalam menyusun Karya Tulis Ilmiah ini adalah metode deskriptif karena digunakan untuk hasil asuhan keperawatan yang menitikberatkan pada salah satu masalah prioritas utama. Teknik pengumpulan data menggunakan pendekatan proses asuhan keperawatan meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi keperawatan dan evaluasi. Implementasi keperawatan dilakukan selama 3 hari dengan melakukan mengontrol halusinasi klien antara lain yaitu: dengan cara menghardik, 5 benar minum obat, bercakap-cakap dengan orang lain dan melakukan kegiatan yang positif. Hasil evaluasi keperawatan, gangguan persepsi sensori pendengaran dan penglihatan teratasi sebagian. Saran bagi masyarakat dan keluarga dapat merubah mindset/pikiran serta pandangannya terhadap klien dengan gangguan jiwa dengan halusinasi dan dapat menerimanya tanpa mengucilkan di lingkungannya. Menambah pengetahuan mengenai gangguan jiwa agar dapat mengatasi dan merawat klien yang mengalami halusinasi, serta agar klien dapat berbaur dan terbuka mengenai masalah yang dialaminya.
Akupresure untuk Mengatasi Dismenore pada Remaja Putri: Acupressure to Overcome Dysmenorrhea in Teenager Khamidah; Ida Sofiyanti
Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS) Vol. 5 No. 1 (2023): Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS), Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v5i1.266

Abstract

Dysmenorrhea is a condition that occurs during menstruation which can cause disruption of activities and requires treatment if the symptoms are felt to be severe, and are indicated by pain or tenderness in the pelvic and abdominal areas, dizziness, nausea, vomiting, and diarrhea. Madrasah Tsanawiyah Ma'arif Nyatnyono with a total of 60 young women of which 19 young women experienced menstruation without dysmenorrhea and 38 young women experienced menstruation accompanied by dysmenorrhea. Treatments carried out by adolescents are sleeping, lying down, eating, watching cellphones, snacks, and traveling. An alternative non-pharmacological treatment of dysmenorrhea is acupressure which is easy to learn (practical), safe and free of charge and needs to be done independently. Acupressure is an emphasis on certain body meridian points clockwise for 30 rounds for 3-5 minutes. This study aims to determine the effect of acupressure to overcome dysmenorrhea in young women at Madrasah Tsanawiyah Ma'arif Nyatnyono, West Ungaran District. This type of research uses a pre-experimental research design with a one group pretest posttest design. The population in this study amounted to 60 young women, with a sample of 38 respondents using purposive sampling. The instrument used was the SOP and the Numerical Rating Scale (NRS) questionnaire. Data analysis used the Wilcoxon test. The results showed that the average dysmenorrhea pain scale before acupressure was performed was 3.95 points with a minimum value of 2 and a maximum value of 6 and after acupressure was performed, namely 1.68 points with a minimum value of 0 and a maximum value of 3. There was a significant effect between acupressure to overcome dysmenorrhea in young women at Madrasah Tsanawiyah Ma'arif Nyatnyono, West Ungaran District, this is indicated by the P value of 0.000 which is less than 0.05 which means Ho is rejected and Ha is accepted. There is a significant effect between acupressure to overcome dysmenorrhea in young women at Madrasah Tsanawiyah Ma'arif Nyatnyono, West Ungaran District.   ABSTRAK Dismenore adalah suatu kondisi yang terjadi saat menstruasi dimana bisa menyebabkan terganggunya kegiatan serta membutuhkan perawatan apabila gejala yang dirasakan berat, serta ditunjukkan melalui rasa sakit ataupun nyeri pada area panggul serta perut, pusing, mual, muntah, dan diare. Madrasah Tsanawiyah Ma’arif Nyatnyono sejumlah 60 remaja putri yang mana diantaranya 19 remaja putri mengalami menstruasi tanpa disertai dismenore dan 38 remaja putri diantaranya mengalami menstruasi dengan disertai dismenore. Penanganan yang dilakukan oleh remaja yaitu dengan tidur, rebahan, makan, menonton HP, jajan, dan jalan-jalan. Alternatif penanganan dismenore secara non farmakologi yaitu dengan akupresure yang mudah dipelajari (praktis), aman dan tanpa biaya serta perlu dilakukan secara mandiri. Akupresure adalah penekanan pada titik meridian tubuh tertentu searah jarum jam sebanyak 30 putaran selama 3 – 5 menit. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh akupresure untuk mengatasi dismenore pada remaja putri di Madrasah Tsanawiyah Ma’arif Nyatnyono Kecamatan Ungaran Barat. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian pre eksperimental rancangan one group pretest posttes design. Populasi pada penelitian ini berjumlah 60 remaja putri, dengan sampel 38 responden menggunakan purposive sampling. Instrument yang digunakan SOP dan kueisoner Numerik Rating Scale (NRS). Analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan rata rata skala nyeri dismenore sebelum dilakukan akupresure yaitu sebesar 3,95 poin dengan nilai minimum 2 dan nilai maximum 6 dan sesudah dilakukan akupresure yaitu sebesar 1,68 poin nilai minimum 0 dan nilai maximum 3. Ada pengaruh yang signifikan antara akupresure untuk mengatasi dismenore pada remaja putri di Madrasah Tsanawiyah Ma’arif Nyatnyono Kecamatan Ungaran Barat, hal ini ditunjukkan dengan hasil P value sebesar 0,000 yang kurang dari 0,05 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Ada pengaruh yang signifikan antara akupresure untuk mengatasi dismenore pada remaja putri di Madrasah Tsanawiyah Ma’arif Nyatnyono Kecamatan Ungaran Barat.
Gambaran Tingkat Nyeri pada Pasien yang Terpasang Ventilasi Mekanik di Intensive Care Unit Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus: Description of Pain Levels in Patients on Mechanical Ventilation in the Intensive Care Unit Mardi Rahayu Kudus Hospital Yustina Heny Widiyastuti; Emma Setiyo Wulan
Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS) Vol. 5 No. 1 (2023): Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS), Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v5i1.113

Abstract

Pain is a real problem in critically ill patients. Patients in the intensive care unit have a variety of complex and life-threatening conditions, which are often associated with pain and discomfort. Unremitting pain causes discomfort to the patient, rest/sleep disturbance, disorientation, fatigue and physiological consequences. Several sources of pain have been identified, such as acute illness, surgery, trauma, invasive equipment (mechanical ventilation), medical care interventions, and mobilization. This study aims to describe the level of pain in patients who are mechanically ventilated at Mardi Rahayu Kudus Hospital. This type of research is descriptive with a cross sectional design. The population of this study were all patients who were mechanically ventilated at Mardi Rahayu Hospital. The sampling technique was purposive sampling and the sample size was 86 respondents. Data collection with the CPOT (Critical-Care Pain Observation Tool) instrument. Statistical data analysis with descriptive analysis. The results of this study showed that patients who were mechanically ventilated in the ICU experienced moderate pain in 45 respondents (52.3%), mild pain in 33 respondents (38.4%) and severe pain in 8 respondents (9.3%). Patients on mechanical ventilation experienced pain ranging from moderate, mild to severe pain. It is hoped that nurses can provide appropriate interventions to reduce the level of pain. ABSTRAK Rasa nyeri adalah masalah nyata pada pasien sakit kritis. Pasien di unit perawatan intensive memiliki berbagai pengalaman yang kompleks dan kondisi yang mengancam jiwa, yang sering dikaitkan dengan rasa nyeri dan ketidaknyamanan. Nyeri yang tak henti-hentinya menimbulkan ketidaknyamanan pada pasien, gangguan istirahat/ tidur, disorientasi, kelelahan dan konsekuensi fisiologis. Beberapa sumber nyeri telah diidentifikasi, seperti penyakit akut, pembedahan, trauma, peralatan invasif (ventilasi mekanik), intervensi perawatan medis, dan mobilisasi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat nyeri pada pasien yang terpasang ventilasi mekanik di Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua pasien yang terpasang ventilasi mekanik di Rumah Sakit Mardi Rahayu.Teknik sampling dengan purposive sampling dan besar sampel sebanyak 86 responden. Pengumpulan data dengan instrument CPOT ( Critical-Care Pain Observasion Tool). Analisa data secara statistik dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pasien yang terpasang ventilasi mekanik di ICU mengalami nyeri sedang sebanyak 45 responden (52.3%), nyeri ringan sebanyak 33 responden (38.4%) dan nyeri berat sebanyak 8 responden (9.3%). Pasien yang terpasang ventilasi mekanik mengalami nyeri dengan berbagai rentang sedang, ringan hingga nyeri berat. Diharapkan perawat dapat memberikan intervensi yang tepat untuk menurunkan tingkat nyeri tersebut.
Analisis Kepuasan Pasien Peserta JKN Rawat Jalan terhadap Kualitas Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas: Analysis of Outpatient JKN Participant Patient Satisfaction on the Quality of Pharmaceutical Services at the Health Center Pravida Shania Septiyany; Richa Yuswantina
Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS) Vol. 5 No. 1 (2023): Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS), Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v5i1.214

Abstract

The quality of health services sulks at the level of perfection of health services in causing satisfaction in each patient. Good quality of service will affect satisfaction the more perfect the satisfaction, the better the quality of health services.Analyzing the patient satisfaction level of outpatient JKN users at Puskesmas Demak 1 which is seen from the dimensions of service quality, namely reliability, responsiveness, assurance, empathy, and tangible. This type of research is included in descriptive analytical research. The research method used is a survey using questionnaires with a cross sectional approach. Sampling is done by accidental sampling technique. The sample in the study was 100 patients. The patient satisfaction analysis was conducted using the likert scale. The level of patient satisfaction of JKN users in Puskesmas Demak 1 based on the scale range of satisfaction index values of each dimension of service quality is: reliability dimensions included in the high category of 77.8%, responsiveness of 74.65% high, assurance of 78.05% height, emphaty of 75.9% (height), tangible of 77.4% high. The level of outpatient satisfaction (JKN) to the quality of service at Puskesmas Demak 1 is included in the high category, which is with a percentage of 76.76%.   ABSTRAK Mutu pelayanan kesehatan bertujuan pada tingkat kesempurnaan pelayanan kesehatan dalam menimbulkan rasa puas pada diri setiap pasien. Kualitas pelayanan yang baik akan mempengaruhi kepuasan semakin sempurna kepuasan tersebut, makin baik pula mutu pelayanan kesehatan. Menganalisis tingkat kepuasan pasien pengguna JKN rawat jalan di Puskesmas Demak 1 yang dilihat dari dimensi kualitas pelayanan yaitu kehandalan, daya tangkap, jaminan, empati, dan bukti fisik. Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif analitik. Metode penelitian yang digunakan adalahh survei menggunakan kuesioner dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 pasien dengan kriteria inkluasi pasien BPJS di bulan Desember-Januari 2022 berusia 17-50 tahun. Dengan teknik analisa data dilakukan dengan menggunakan skala likert, diolah dengan teknik analisis indeks kepuasan. Tingkat kepuasan pasien pengguna JKN di Puskesmas Demak 1 berdasarkan rentang skala nilai indeks kepuasan tiap dimensi kualitas pelayanan yaitu: dimensi kehandalan termasuk dalam kategori tinggi yaitu 77,8%, ketanggapan sebesar 74,65%, jaminan sebesar 78,05% tinggi, perhatian sebesar 75,9% tinggi, bukti fisik sebesar 77,4% tinggi. Tingkat kepuasan pasien rawat rawat jalan (JKN) terhadap kualitas pelayanan di Puskesmas Demak 1 yakni masuk dalam kategori tinggi yaitu dengan presentase 76,76%.
Perbandingan Aktivitas Antifungi Ekstrak Etanol 70% Dan 96% Buah Parijoto (Medinilla speciosa) Terhadap Candida albicans: Comparison of Anti-fungal Activity of 70% and 96% Ethanol Extract of Parijoto Fruit (Medinilla speciosa) Against Candida albicans Puji Astutik; Richa Yuswantina; Rissa Laila Vifta
Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS) Vol. 3 No. 1 (2021): Journal of Holistics and Health Science (JHHS), Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v3i1.66

Abstract

Parijoto fruit (Medinilla speciosa) contains active compounds of flavonoids, tannins, saponins, glycosides. Parijoto fruit (Medinilla speciosa) has many benefits for human health, one of which is as an anti-fungal. In this study, the antifungal activity test of 70% ethanol extract and 96% ethanol extract of parijoto fruit (Medinilla speciosa) was tested against Candida albicans. This research was conducted by maceration using 70% ethanol and 96% ethanol as solvents. While the anti-fungal activity used the disc diffusion method using a concentration variation of 2.5% w / v; 5% w / v and 10% w / v using the ratio of ketoconazole antibiotics. Parijoto fruit extract (Medinilla speciosa) obtained 70% (%) ethanol and 96% (%) ethanol. Ethanol 70% with a concentration of 2.5% w / v of 25.83 mm; 5% w / v was 27.03 mm and 10% w / v was 28.03 mm, while the ethanol extract of 96% parijoto fruit (Medinilla speciosa) at a concentration of 2.5% w / v was 31.59 mm; 5% w / v of 33.24 mm and 10% w / v of 36.11 mm. The statistical results of 70% ethanol and 96% ethanol, both of which have anti-fungal activity, are not much different, as evidenced by the T-Test statistical test with a P-Value of 0.00 <0.05, because the effect of the 96% parijoto fruit compound is more effective. . The 70% ethanol extract and 96% ethanol extract of parijoto fruit (Medinilla speciosa) can inhibit the growth of Candda albicans with a concentration of 10%. ABSTRAK Buah Parijoto (Medinilla speciosa) mengandung senyawa aktif flavonoid, tanin, saponin, glikosida. Buah parijoto (Medinilla speciosa) merupakan yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia, salah satunya adalah sebagai antifungi. Dalam penelitian ini, uji aktivitas antifungi dari ekstrak etanol 70% dan ekstrak etanol 96% buah parijoto (Medinilla speciosa) akan diuji terhadap Candida albicans. Penelitian ini dilakukan dengan maserasi menggunakan pelarut etanol 70% dan etanol 96%. Sedangkan aktivitas antifungi menggunakan metode difusi cakram menggunakan variasi kosentrasi 2,5% b/v; 5% b/v dan 10% b/v dengan menggunakan perbandingan antibiotik ketokonazole. Ekstrak buah parijoto (Medinilla speciosa) diperoleh hasil etanol 70% (%) dan etanol 96% (%). Etanol 70% dengan konsentrasi 2,5% b/v sebesar 25,83 mm; 5% b/v sebesar 27,03 mm dan 10% b/v sebesar 28,03 mm sedangkan ekstrak etanol 96% buah parijoto (Medinilla speciosa) pada konsentrasi 2,5% b/v sebesar 31,59 mm; 5% b/v sebesar 33,24 mm dan 10% b/v sebesar 36,11 mm. Hasil statistik etanol 70% dan etanol 96% aktivitas antifungi keduanya memiliki aktivitas antifungi yang tidak jauh berbeda sebagaimana dibuktikan dari uji statistik T-Test dengan nilai P-Value 0,00 <0,05, karena pengaruh dari senyawa buah parijoto 96% lebih efektif. Ekstrak etanol 70% dan etanol 96% buah parijoto (Medinilla speciosa) dapat menghambat pertumbuhan Candda albicans dengan kosentrasi 10%.
Kajian Pengaruh Pelarut Terhadap Aktivitas Antioksidan Alga Coklat Genus Sargassum dengan Metode Dpph : Study of the Effect of Solvents on Antioxidant Activity of Brown Algae Genus Sargassum Using the DPPH Method Ni Putu Yunika Candra Riskiana; Rissa Laila Vifta
Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS) Vol. 3 No. 2 (2021): Journal of Holistics and Health Science (JHHS), September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v3i2.80

Abstract

Brown algae of the genus Sargassum contain phenolic, chlorophyll and carotenoid compounds that function as the most effective antioxidants. The withdrawal of active compounds from natural ingredients is influenced by the nature of the polarity of a solvent. This study aims to examine the effect of solvent variations on antioxidant activity and secondary metabolites in the genus sargassum using the DPPH method. : This research was conducted using a journal review method using secondary data The solvents used were ethanol and methanol (polar), ethyl acetate (semi polar) and n-hexane (non polar). Antioxidant activity Sargassum in ethyl acetate solvent, namely IC50 = 68.89 mg/L, methanol = 69.27 mg/L, ethanol = 239.51 mg/L and n-hexane = 148 ,16 mg/L. The content of secondary metabolites that have antioxidant activity is phenolic compounds of 1,348.18 mg GAE/g, chlorophyll of 2.84 mg/g and carotenoids of 2.69 mol/g. The solvent variation has an influence on the antioxidant activity. ABSTRAK Alga coklat genus Sargassum mengandung senyawa fenolik, klorofil dan karotenoid yang berfungsi sebagai antioksidan yang paling efektif. Penarikan senyawa aktif dari bahan alam dipengaruhi oleh sifat kepolaran suatu pelarut. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi pelarut terhadap aktivitas antioksidan dan senyawa metabolit sekunder pada genus (Sargassum) dengan metode DPPH. Penelitian ini dilakukan dengan metode review jurnal menggunakan data sekunder. Pelarut yang digunakan yaitu etanol dan metanol (polar), etil asetat (semi polar) dan n-heksan (non polar). Aktivitas antioksidan (Sargassum) pada pelarut etil asetat yaitu IC50 = 68,89 mg/L, methanol = 69,27 mg/L, etanol = 239,51 mg/L dan n-heksan = 148,16 mg/L. Kandungan senyawa metabolit sekunder yang memiliki aktivitas antioksidan adalah senyawa fenolik sebesar 1.348,18 ± 2.57 mg GAE/g, klorofil sebesar 2,84 mg/g dan karotenoid sebesar 2,69 µmol/g. Variasi pelarut memberikan pengaruh terhadap aktivitas antioksidan.
Potensi Antioksidan dan Tabir Surya Ekstrak dan Sediaan Krim Rambut Jagung (Zea mays L.): The Potential of Antioxidant and Sunscreen Effect of Zea mays L. Extract and Cream Formulation Indah Mahendra Wardani; Rissa Laila Vifta
Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS) Vol. 3 No. 2 (2021): Journal of Holistics and Health Science (JHHS), September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v3i2.92

Abstract

Sunlight emits electromagnetic radiation consisting of infrared, visible light, and UV radiation. High sun exposure can have an impact on skin damage. Corn silk is a waste from the cultivation of corn crops whose utilization is still very limited. Corn silk extract contains phenolic, flavonoids, and carotenoids that are efficacious as antioxidants and sunscreens. This study aims to find out the potential of antioxidants and sunscreens in corn silk extract and cream. This study by reviewing 5 articles consisting of 1 international article and 4 accredited National articles that discuss the activity of antioxidants and sunscreens both extracts and corn silk cream (Zea mays L.) published in 2011-2021. The results of the study of the five articles show that the compounds contained in corn hair extract that have antioxidant activity and sunscreen are phenolic, flavonoid, and carotenoids. Corn hair extract (Zea mays L.) has a very strong antioxidant activity category and has activity as an ultra protection category sunscreen. Corn silk cream have a very weak antioxidant activity and have maximum protection sunscreen activity. Both of corn silk extract and cream have antioxidant and sunscreen activity in the presence of secondary metabolite compounds phenolic, flavonoid, and carotene. ABSTRAK Sinar matahari memancarkan radiasi elektromagnetik yang terdiri dari inframerah, cahaya tampak, dan radiasi sinar UV. Paparan sinar matahari yang tinggi dapat berdampak pada kerusakan kulit. Rambut jagung merupakan limbah hasil budidaya tanaman jagung yang pemanfaatannya masih sangat terbatas. Rambut jagung mengandung fenolik, flavonoid, dan karotenoid yang berkhasiat sebagai antioksidan dan tabir surya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi antioksidan dan tabir surya pada ekstrak dan krim rambut jagung. Penelitian ini dilakukan dengan mengkaji sebanyak 5 artikel yang terdiri dari 1 artikel Internasional dan 4 artikel Nasional terakreditasi yang membahas aktivitas antioksidan dan tabir surya baik ekstrak maupun dalam bentuk sediaan krim rambut jagung (Zea mays L.) yang dipublikasikan tahun 2011-2021. Hasil studi dari kelima artikel menunjukkan bahwa senyawa yang terkandung dalam ekstrak rambut jagung yang memiliki aktivitas antioksidan dan tabir surya adalah fenolik, flavonoid, dan karotenoid. Ekstrak rambut jagung (Zea mays L.) memiliki aktivitas antioksidan kategori sangat kuat dan memiliki aktivitas sebagai tabir surya kategori proteksi ultra. Sediaan krim rambut jagung memiliki aktivitas antioksidan kategori sangat lemah dan memiliki aktivitas tabir surya kategori proteksi maksimal. Ekstrak maupun sediaan krim rambut jagung memiliki aktivitas baik antioksidan maupun tabir surya dengan adanya kandungan senyawa metabolit sekunder fenolik, flavonoid, dan karoten.

Page 11 of 22 | Total Record : 216