cover
Contact Name
Citra Dwi Palenti
Contact Email
citradwipalenti@unib.ac.id
Phone
+6281541466281
Journal Mail Official
jpnf.fkip@unib.ac.id
Editorial Address
JL WR Supratman Gedung FKIP Universitas Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Journal of Lifelong Learning (JOLL)
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : -     EISSN : 27159809     DOI : https://doi.org/10.33369/joll
Core Subject : Education, Social,
JOLL Journal Of Lifelong Learning encompasses research articles, original research report, reviews, and scientific commentaries in education, including Education for Human Resources Development, Community Empowerment, Social Entrepreanurship, and Family Education by means of nonformal and informal education.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "vol 9 no 1 (2026)" : 10 Documents clear
PERAN ORANG TUA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER TERPUJI ANAK USIA DINI DI PLAYGROUP AN-NURIYAH KOTA TANGERANG Diva Rama Robbyanti; Sudadio; Mochamad Ganiadi
Jurnal Pendidikan Sepanjang Hayat Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/joll.9.1.69-76

Abstract

Pendidikan karakter merupakan pendidikan nilai-nilai luhur untuk membentuk karakter terpuji salah satunya toleransi. Orang tua menjadi referensi pembelajaran pertama dan utama bagi anak oleh karena itu peran orang tua sebagai keteladanan sangat penting diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran orang tua sebagai keteladanan dalam membentuk karakter terpuji yang berfokus pada toleransi anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data penelitian dari 3 orang tua murid playgroup An-Nuriyah Kota Tangerang yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa orang tua memiliki peran sebagai keteladanan anak dimana orang tua haruslah berbicara menggunakan nada yang lembut, bahasa yang sopan, tidak menaikkan volume suara ketika berbicara dengan anggota keluarga atau orang lain. Orang tua juga harus menunjukkan berperilaku yang baik berupa berinteraksi dengan anggota keluarga atau orang lain dengan baik dan tidak bertengkar, menghargai pendapat orang lain dengan membuka ruang diskusi agar permasalahan yang dihadapi dapat menemukan titik temunya, dan tidak mempermasalahkan orang yang kontra dengan pendapat yang orang tua miliki. Orang tua juga harus menunjukkan cara bergaul yang baik seperti berteman tanpa memandang latar tertentu, bergaul dengan tetangga-tetangga di sekitar rumah dengan saling menyapa ketika bertemu, serta menjaga silaturahmi teman dengan bertemu dan mengunjungi rumah satu sama lain. Oleh karena itu, orang tua yang menunjukkan cara berbicara, berperilaku, dan bergaul yang baik akan dilihat dan dijadikan panutan bagi anak usia dini. Sehingga mereka akan berbicara, berperilaku, dan bergaul dengan cara yang baik tersebut.
PERAN ORANGTUA ASUH SEBAGAI PENDIDIK DAN SEBAGAI PEMBIMBING DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK DI YAYASAN PANTI ASUHAN PUTRA ASIH KOTA TANGERANG Hadzakia Robbyanti; Syadeli Hanafi; Ahmad Fauzi
Jurnal Pendidikan Sepanjang Hayat Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/joll.9.1.47-53

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orangtua asuh sebagai pendidik dan sebagai pembimbing dalam pembentukan karakter anak di Yayasan Panti Asuhan Putra Asih Kota Tangerang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara. Subjek dalam penelitian ini adalah dua pengasuh yang berperan sebagai orangtua asuh di Yayasan Panti Asuhan Putra Asih Kota Tangerang. Peran Orangtua Asuh Di Yayasan Panti Asuhan Putra Asih Kota Tangerang Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orangtua asuh sebagai pendidik dan sebagai pembimbing memiliki peran penting dalam pembentukan karakter anak asuh menjadi lebih disiplin dan terarah dalam menjalani kehidupan sosial. Peran orangtua asuh sebagai pendidik yaitu mendidik dengan hukuman dan menanamkan disiplin pada anak asuh. Peran orangtua asuh sebagai pembimbing yaitu dengan memberikan perhatian, memberikan pengarahan, menjalin hubungan sosial, dan memberi teladan yang baik kepada anak asuh. Hasil penelitian diperoleh bahwa, peran orangtua asuh dalam membentuk karakter anak asuh ditunjukan dalam kategori baik, terbukti dalam penelitian ini semua indikator peran orangtua asuh telah dilaksanakan oleh orangtua asuh.
FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT PELATIHAN BARISTA DI BLK KABUPATEN KARAWANG Mayumi Rezkya; Ika Rizqi Meilya; Ratna Sari Dewi
Jurnal Pendidikan Sepanjang Hayat Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/joll.9.1.54-68

Abstract

This study investigates the supporting and inhibiting factors of the barista training program in enhancing entrepreneurial competence at the Balai Latihan Kerja (BLK) in Karawang Regency. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through interviews, observations, and documentation. Informants included one staff member, one instructor, and four training participants. The results show that internal supporting factors include relevant training materials, skilled instructors, and participant motivation driven by personal and economic needs. External supports include adequate facilities, high public interest in the barista profession, and strong family support. However, several challenges were identified. Internal obstacles involve reduced training time due to budget efficiency, varying participant attitudes, and feelings of insecurity. External challenges include equipment limitations, vendor errors in material delivery, and lack of participant commitment. Overall, the success of the barista training program is influenced by both internal motivation and external conditions that must be managed effectively.
MANAJEMEN ALAT BERMAIN BERBASIS PERKEMBANGAN ANAK Desvi Wahyuni; Mona Ardina; Nurul Fajar Muslimah Ningrum; Azizatul Khairi
Jurnal Pendidikan Sepanjang Hayat Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/joll.9.1.21-13

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model manajemen alat bermain yang berfokus pada kebutuhan perkembangan anak guna meningkatkan kualitas pembelajaran di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pengelolaan alat bermain yang tidak sistematis sering mengakibatkan pemanfaatan alat permainan edukatif yang suboptimal dalam merangsang aspek perkembangan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek guru PAUD dan anak usia 4–6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, selanjutnya dianalisis secara tematik. Penelitian menunjukkan bahwa model manajemen alat bermain, yang mencakup tahap perencanaan berdasarkan indikator perkembangan anak, pengorganisasian alat bermain sesuai area perkembangan, pelaksanaan penggunaan alat bermain secara terstruktur, serta evaluasi berkala, dapat meningkatkan keterlibatan anak dalam kegiatan bermain dan belajar. Model ini juga membantu guru dalam memilih dan memanfaatkan alat bermain secara lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak. Oleh karena itu, penerapan model manajemen alat bermain yang berfokus pada kebutuhan perkembangan anak berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di PAUD.
KAJIAN LITERATUR: SUMBANG NAN DUO BALEH DALAM MENGAJARKAN TATA KRAMA KEPADA ANAK SEDARI DINI DI MINANGKABAU Arifah Prima Satrianingrum; Egy Abdi; Eva Septiana Manurung
Jurnal Pendidikan Sepanjang Hayat Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/joll.9.1.8-13

Abstract

Sumatera Barat merupakan salah satu provinsi yang masih kental dengan adat dan istiadatnya. Prinsip dan nilai yang dipegang menjadikannya sebagai simbol indak lakang dek paneh, indak lapuak dek hujan. Makna yang terkandung pada petitih tersebut menyiratkan bahwa nilai yang dipegang masyarakat memiliki pondasi yang penting untuk menghadapi sebuah kemajuan zaman. Kajian literatur ini bertujuan untuk menyebarluaskan mengenai pola pendidikan karakter yang ditanamkan oleh adat di Minangkabau. Ada duo baleh (dua belas) hal yang dilarang dan menjadi pedoman anak-anak di Minangkabau dalam menjalani pola pendiidkan karkater sedari dini. Dengan harapan, sumbang duo baleh bisa menjadi kompas moral ke depan sehingga pendidikan karakter, empati, moral tidak tergerus. Artikel ini tidak lain untuk memberikan pandangan bagaimana pola pendidikan karakter di Minangkabau.
EVALUASI IMPLEMENTASI PROGRAM P2K2 DALAM PEMBERDAYAAN KELUARGA PENERIMA PKH DI KELURAHAN TUA TUNU INDAH Afifah Thohirah; Lidiya Yudistira; Shomedran
Jurnal Pendidikan Sepanjang Hayat Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/joll.9.1.1-7

Abstract

Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program bantuan sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan pendekatan pemberdayaan keluarga. Salah satu kegiatan dalam program ini adalah Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) yang berfungsi sebagai media edukasi untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penelitian ini bertujuan untuk menilai penerapan program P2K2 dalam memberdayakan KPM PKH di Kelurahan Tua Tunu Indah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pendamping PKH dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan P2K2 dilakukan secara rutin dan terstruktur dengan tingkat partisipasi yang tinggi, yaitu sekitar 75%–87% dari total peserta. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku KPM, terutama dalam pengasuhan anak, pengelolaan keuangan, dan kesadaran kesehatan. Namun, pelaksanaan program masih menghadapi masalah seperti keterbatasan sarana pendukung dan perbedaan pemahaman peserta. Dengan demikian, program P2K2 dapat dianggap cukup efektif dalam mendukung pemberdayaan KPM, namun masih perlu penguatan agar hasil lebih optimal dan berkelanjutan.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN KEWIRAUSAHAAN NAKRIAN (SANTRI) MELALUI DIKLAT PEMBUATAN KHANOM PAKARANG BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI BUMRUNGSUKSA ISLAMIC BOARDING SCHOOL HATYAI, THAILAND Bunga Septiani Sesar; Ani Safitri; Noorinee Hemman
Jurnal Pendidikan Sepanjang Hayat Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/joll.9.1.14-20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya meningkatkan keterampilan kewirausahaan santri melalui diklat pembuatan Khanom Pakarang berbasis kearifan lokal di Bumrungsuksa Islamic Boarding School Hatyai, Thailand. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi pelatih, santri peserta diklat, serta pihak sekolah yang terlibat dalam kegiatan pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan pembuatan Khanom Pakarang mampu meningkatkan keterampilan kewirausahaan santri, baik dari segi keterampilan teknis maupun nonteknis. Dari aspek teknis, santri mampu mengolah bahan baku, menjaga kualitas rasa, dan memahami proses produksi secara sistematis. Dari aspek nonteknis, santri belajar tanggung jawab, kerja sama, serta manajemen waktu dan modal. Pelatih berperan penting dalam memberikan arahan, bimbingan, dan motivasi selama proses pelatihan berlangsung. Penerapan kearifan lokal menjadi nilai tambah dalam pembentukan karakter kewirausahaan santri, karena kegiatan ini menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya setempat sekaligus membuka peluang usaha yang relevan dengan lingkungan masyarakat sekitar. Dengan demikian, diklat berbasis kearifan lokal terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan dan semangat wirausaha santri di lingkungan pesantren.
LITERASI DIGITAL DALAM PENDIDIKAN MASYARAKAT DI ERA DIGITAL: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Dita Afianti; Akhmad Suyatno; St. Adrianti; Brian Syah Putra
Jurnal Pendidikan Sepanjang Hayat Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/joll.9.1.32-46

Abstract

Literasi digital dipandang sebagai kebutuhan mendasar yang harus dimiliki warga agar mampu beradaptasi dengan perubahan cepat akibat perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi penguatan literasi digital dalam pendidikan masyarakat di era digital. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap berbagai penelitian yang relevan. Proses pencarian artikel dilakukan dengan bantuan aplikasi Publish or Perish (PoP) 8 menggunakan kata kunci terkait literasi digital dan pendidikan masyarakat, dengan batasan tahun publikasi 2021–2026. Seleksi literatur mengikuti kerangka PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) melalui tahapan identifikasi, seleksi, penilaian kelayakan, dan inklusi artikel. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi digital berperan penting dalam membentuk masyarakat yang tangguh menghadapi era digital, meningkatkan kualitas partisipasi sosial dan ekonomi, serta memberi arah bagi kebijakan dan program pendidikan yang lebih relevan dan inklusif. Pendekatan yang terbukti efektif meliputi pendidikan nonformal berbasis komunitas, pelatihan digital, dan pemanfaatan platform daring.
PENGGUNAAN PAPAN INFORMASI “SAMPAH TERURAI” SEBAGAI MEDIA EDUKASI UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN DAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI KELURAHAN SINDANGBARANG Ade Nailul Huda Diansyah; Ani Safitri; Holva Lovana Siregar
Jurnal Pendidikan Sepanjang Hayat Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/joll.9.1.69-79

Abstract

Perkembangan pola konsumsi masyarakat modern telah meningkatkan jumlah sampah, terutama sampah plastik sekali pakai, yang menimbulkan permasalahan lingkungan di Kelurahan Sindangbarang. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah menjadi tantangan utama yang perlu diatasi melalui media edukasi kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi lingkungan sebelum dan sesudah pemasangan papan informasi “Sampah Terurai”, menganalisis dampak media edukasi terhadap peningkatan kesadaran dan keterampilan masyarakat, serta mengkaji partisipasi masyarakat dalam program pengelolaan sampah berbasis konsep Society 5.0. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan masyarakat Gg. Roda 2 RT.03 RW.01, Kelurahan Sindangbarang, Kota Bogor, sebanyak 157 jiwa yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan signifikan setelah pemasangan papan informasi, ditandai dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah organik dan anorganik, berkurangnya praktik pembuangan sembarangan, serta tumbuhnya keterampilan dalam mengolah sampah menjadi produk bermanfaat. Selain itu, partisipasi masyarakat meningkat melalui gotong royong rutin, forum diskusi lingkungan, dan kreativitas mengolah botol plastik menjadi pot tanaman. Papan informasi terbukti efektif sebagai media edukasi visual yang sederhana, menarik perhatian, mudah dipahami, dan mampu mendorong perubahan perilaku kolektif yang berkelanjutan. Kata Kunci: Edukasi Lingkungan, Papan Informasi Sampah Terurai, Society 5.0
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT BACA MASYARAKAT PADA PERPUSTAKAAN PKBM PERSADA BANTUL Dwi Elsi Flora; M. Wagio; Mega Yurnali Simanjuntak
Jurnal Pendidikan Sepanjang Hayat Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/joll.9.1.80-90

Abstract

  Minat baca masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Namun, rendahnya minat baca masih menjadi permasalahan di berbagai perpustakaan masyarakat, termasuk Perpustakaan PKBM Persada Bantul. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi minat baca masyarakat di Perpustakaan PKBM Persada Bantul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan dokumentasi terhadap 30 responden pengguna perpustakaan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor lingkungan keluarga memperoleh persentase sebesar 76%, faktor kurikulum 72%, faktor infrastruktur perpustakaan 72%, dan faktor lokasi 71%, yang seluruhnya berada pada kategori tinggi. Temuan tersebut menunjukkan bahwa minat baca masyarakat dipengaruhi oleh dukungan keluarga, penerapan kurikulum, kondisi infrastruktur perpustakaan, serta kemudahan akses menuju perpustakaan. Oleh karena itu, peningkatan minat baca masyarakat perlu dilakukan melalui penguatan peran keluarga, optimalisasi pembelajaran, peningkatan kualitas fasilitas dan koleksi perpustakaan, serta perbaikan aksesibilitas perpustakaan sehingga mampu mendukung berkembangnya budaya literasi masyarakat

Page 1 of 1 | Total Record : 10