cover
Contact Name
Edisah Putra
Contact Email
edisahputra@umsu.ac.id
Phone
+6282165975455
Journal Mail Official
jakk@umsu.ac.id
Editorial Address
Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Jl. Denai no 217 Medan 20226 Telp; 061-88811104 Email :jakk@umsu.ac.id
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)
ISSN : 26232596     EISSN : 26232596     DOI : https://doi.org/10.30596/jakk.v3i1.5700
Core Subject : Economy,
JAKK | Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer adalah Jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Magister Akuntansi Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. JAKK menerima tulisan yang berasal dari hasil penelitian, literatur riview, konseptual pada lingkup akuntansi keuangan, akuntansi manajemen, akuntansi syariah, akuntansi sektor publik, audit, sistem informasi akuntansi, dan akuntansi perpajakan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 223 Documents
Peran Optimalisasi Promisi Digital Terhadap Brand Awareness Toko Clarissa Desy Bariyyatul Qibtiyah; Nur Diana Cholidah
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v9i1.29099

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran digital yang diterapkan oleh Toko Clarissa dalam membangun brand awareness guna mempertahankan eksistensi usaha di tengah pesatnya perkembangan digital dan tingginya persaingan ritel.Metode Penelitian: Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melalui pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi.Originalitas/Novelty: Kebaruan penelitian ini terletak pada fokus kajian mengenai optimalisasi promosi digital pada usaha toko lokal dalam membangun brand awareness di era pemasaran digital. Penelitian ini juga mengintegrasikan penggunaan media sosial dan strategi konten digital sebagai indikator utama dalam mengukur efektivitas promosi terhadap pengenalan merek konsumen.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Toko Clarissa tidak lagi hanya mengandalkan kualitas produk, tetapi secara aktif membangun ekuitas merek melalui pemanfaatan media digital sebagai sarana komunikasi pemasaran. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa rendahnya brand awareness berpotensi membatasi basis pelanggan dan menghambat pertumbuhan usaha, sehingga adaptasi terhadap perubahan sosial dan digital menjadi faktor krusial dalam menjaga keberlanjutan bisnis.Implikasi: Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa penerapan strategi pemasaran digital yang adaptif dan berorientasi pada konsumen sangat penting bagi pelaku usaha ritel, khususnya UMKM, untuk meningkatkan daya saing, memperluas jangkauan pasar, serta mencapai keberhasilan bisnis secara berkelanjutan Research Objective: This study aims to analyze the digital marketing strategies implemented by Toko Clarissa in building brand awareness and maintaining its existence amidst rapid digital development and intense retail competition.Research Method: The research method used was a qualitative approach with a case study design, through data collection through observation, in-depth interviews, and documentation.Originality/Novelty: The novelty of this research lies in its focus on optimizing digital promotions for local stores in building brand awareness in the digital marketing era. This study also integrates the use of social media and digital content strategies as key indicators in measuring the effectiveness of promotions on consumer brand recognition.Research Results: The results show that Toko Clarissa no longer relies solely on product quality but actively builds brand equity through the use of digital media as a marketing communication tool. The research findings reveal that low brand awareness has the potential to limit the customer base and hinder business growth, making adaptation to social and digital changes a crucial factor in stopping business desires.Implications: The implications of this research confirm that the implementation of adaptive and consumer-oriented digital marketing strategies is very important for retail business actors, especially MSMEs, to increase competitiveness, expand market reach, and achieve sustainable business success.
Strategi Digital Marketing BeeBoo Donuts Probolinggo Untuk Loyalitas Generasi Z Nabila Intan Pramesti; Desy Bariyyatul Qibtiyah
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v9i1.29154

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi digital marketing yang diterapkan oleh BeeBoo Donuts Probolinggo dalam membangun dan mempertahankan loyalitas pelanggan Generasi Z yang memiliki karakteristik digital native, adaptif, dan responsif terhadap tren media sosial.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi konten media sosial Instagram dan TikTok, wawancara semi-terstruktur dengan tim pemasaran, serta dokumentasi dari data sekunder. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Originalitas/Novelty: Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi strategi konten interaktif dengan pendekatan komunitas digital lokal yang diterapkan oleh BeeBoo Donuts Probolinggo. Pendekatan ini menggabungkan interaksi emosional, kolaborasi dengan micro-influencer lokal, serta pemanfaatan tren lokal untuk memperkuat loyalitas pelanggan Generasi Z dalam konteks persaingan industri makanan dan minuman berbasis digital.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi digital marketing BeeBoo Donuts Probolinggo berfokus pada penguatan interaksi emosional dengan pelanggan melalui konten visual yang interaktif, kolaborasi dengan micro-influencer lokal, serta program loyalitas berbasis media digital seperti giveaway dan layanan aplikasi pengantaran makanan. Pendekatan ini terbukti efektif dalam membangun kedekatan merek dengan Generasi Z melalui konten yang autentik, partisipatif, dan relevan dengan tren media sosial.Implikasi: Penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan pemasaran digital pada segmen Generasi Z sangat bergantung pada kemampuan merek dalam menghadirkan komunikasi yang relevan, interaktif, dan sesuai dengan dinamika media sosial. Implikasi praktisnya, pelaku usaha perlu mengoptimalkan strategi konten visual, membangun keterlibatan audiens secara langsung, serta memanfaatkan komunitas digital lokal dan influencer mikro untuk meningkatkan loyalitas pelanggan secara berkelanjutan. Research Objective: This study aims to explore the digital marketing strategies implemented by BeeBoo Donuts Probolinggo in building and maintaining customer loyalty among Generation Z, who are characterized as digital natives, adaptive, and highly responsive to social media trends.Research Method: This study employs a descriptive qualitative approach. Data collection techniques include observation of Instagram and TikTok social media content, semi-structured interviews with the marketing team, and secondary data documentation. Data analysis is conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing.Originality/Novelty: The novelty of this study lies in the integration of interactive content strategies with a local digital community approach implemented by BeeBoo Donuts Probolinggo. This approach combines emotional engagement, collaboration with local micro-influencers, and the utilization of local trends to strengthen Generation Z customer loyalty within the competitive digital food and beverage industry.Research Findings: The findings show that BeeBoo Donuts Probolinggo’s digital marketing strategy focuses on strengthening emotional interaction with customers through interactive visual content, collaboration with local micro-influencers, and digital-based loyalty programs such as giveaways and food delivery application services. This approach is effective in building brand closeness with Generation Z through authentic, participatory, and trend-relevant content.Implications: The study indicates that the success of digital marketing in the Generation Z segment largely depends on a brand’s ability to deliver relevant, interactive communication aligned with social media dynamics. Practically, businesses should optimize visual content strategies, enhance direct audience engagement, and leverage local digital communities and micro-influencers to sustainably improve customer loyalty.
Faktor yang mempengaruhi Financial Distress pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Tekstil dan Garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Brambir Kaur; Hana Brigit Tina br Sebayang; Arie Pratania Putri; Rahima br Purba
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v9i1.30263

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Likuiditas, Solvabilitas, Profitabilitas, dan Ukuran Perusahaan terhadap kondisi Financial Distress pada perusahaan tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024, sekaligus mengidentifikasi variabel yang memiliki pengaruh dominan.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif verifikatif. Data berupa laporan keuangan tahunan (data sekunder) diperoleh dari situs resmi BEI. Sampel ditentukan dengan purposive sampling sebanyak 13 perusahaan (65 observasi). Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS untuk menguji pengaruh secara parsial dan simultan.Originalitas/Novelty: Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan periode terbaru (2020–2024) yang mencakup masa krisis hingga pemulihan pasca pandemi COVID-19, serta pengintegrasian empat indikator keuangan utama dalam satu kerangka analisis yang disesuaikan dengan karakteristik sektor tekstil dan garmen sektor yang sangat sensitif terhadap penurunan ekspor dan guncangan ekonomi. Penelitian ini memberikan bukti empiris baru yang belum banyak dikaji secara mendalam pada konteks industri ini pasca tahun 2020.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Likuiditas, Solvabilitas, Profitabilitas, dan Ukuran Perusahaan memiliki pengaruh signifikan terhadap kondisi Financial Distress, baik secara parsial maupun simultan. Secara Parsial, Likuiditas dan Profitabilitas berpengaruh negatif (semakin tinggi nilainya, semakin rendah resiko kesulitan keuangan), sedangkan Solvabilitas berpengaruh positif (semakin tinggi utang, semakin besar risiko Financial Distress). Ukuran Perusahaan berpengaruh negatif namun dengan tingkat signifikan lebih rendah. Variabel Profitabilitas terindentifikasi sebagai faktor yang paling dominan memengaruhi kondisi Financial Distress.Implikasi: Penelitian ini memberikan implikasi bagi investor dan manajemen perusahaan sebagai bahan pertimbangan dalam mengidentifikasi risiko Financial Distress serta dalam pengambilan keputusan strategis guna menjaga stabilitas dan kelangsungan usaha di tengah ketidakpastian ekonomi. Research Objectives: This study aims to examine the effect of Liquidity, Solvency, Profitability, and Firm Size on Financial Distress in textile and garment companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2020–2024 period, while also identifying the most dominant influencing variabel.Research Method: This study employs a quantitative method with a descriptive verificative approach. The data used are secondary data in the form of annual financial statements obtained from the official Indonesia Stock Exchange (IDX) website. The sample was selected using purposive sampling, consisting of 13 companies (65 observations).  Data analysis was conducted using multiple linear regression with SPSS to test both partial and simultaneous effects.Originality/Novelty: The novelty of this study lies in the use of the latest period (2020–2024), covering the crisis period through economic recovery following the COVID-19 pandemic, as well as the integration of four key financial indicators within an analytical framework adapted to the characteristics of the textile and garment sector an industry highly sensitive to export decline and economic shocks. This study provides updated empirical evidence that has not been extensively explored in depth within this industrial context post 2020.Research Results: The results indicate that Liquidity, Solvency, Profitability, and Firm Size have a significant effect on Financial Distress, both partially and simultaneously. Partially, Liquidity and Profitability show a negative effect (higher values reduce the risk of financial distress), while Solvency shows a positive effect (higher debt levels increase the risk of Financial Distress). Firm Size has a negative effect but with a lower significance level. Profitability is identified as the most dominant factor influencing Financial Distress conditions.Implications: This study provides implications for investors and company management as a reference for identifying the risks of financial distress and for making strategic decisions to maintain business stability and sustainability amid economic uncertainty.