cover
Contact Name
Erwin Susanto
Contact Email
susanto@ubpkarawang.ac.id
Phone
+6282216045081
Journal Mail Official
civics@ubpkarawang.ac.id
Editorial Address
http://journal.ubpkarawang.ac.id/index.php/CIVICS/about/editorialTeam
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
ISSN : 25279742     EISSN : 25805487     DOI : https://doi.org/10.36805/civics
Core Subject : Education, Social,
Jurnal CIVICS: Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan adalah jurnal yang menerbitkan berbagai jenis artikel ilmiah yang berdasarkan penelitian. Topik yang kami terima adalah artikel yang berkaitan dengan ilmu Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Adapun ruang lingkup publikasi dalam ilmu PPKn adalah ilmu kewarganegaraan; pembelajaran PPKn; karakter, nilai dan moral; pendidikan hukum; dan pendidikan politik
Articles 252 Documents
Pengembangan Game MONARSA Sebagai Media Pembelajaran Pendidikan Pancasila dalam Meningkatkan Karakter Gotong Royong Faizah Nur Ivana; Listyaningsih Listyaningsih; Oksiana Jatiningsih; Rianda Usmi
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 01 (2026): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v11i01.13778

Abstract

Penelitian ini dimotivasi oleh penggunaan media pendidikan yang kurang optimal dalam pengajaran Pancasila sebagai kekuatan pemersatu bangsa. Situasi ini menyoroti kebutuhan untuk mengembangkan media pendidikan yang dapat mendukung proses pembelajaran yang lebih interaktif dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Permainan Monarsa sebagai media pembelajaran untuk mendukung pengembangan karakter kooperatif siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan menggunakan model ADDIE, yang terdiri dari lima tahapan: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Penilaian kelayakan dilakukan oleh pakar media dan pakar bidang studi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Permainan Monarsa yang dikembangkan mendapat peringkat kelayakan 100% dari pakar media dan 86,11% dari pakar bidang studi, sehingga termasuk dalam kategori “Sangat Layak”. Penggunaan Permainan Monarsa juga menunjukkan perkembangan positif dalam semangat kerja sama siswa, sebagaimana dibuktikan oleh hasil tes efektivitas dalam kuesioner pra dan pasca pembelajaran, dengan skor N-Gain sebesar 88,65, yang diinterpretasikan sebagai termasuk dalam kategori “Efektif”. Hal ini diperkuat oleh hasil observasi guru terhadap siswa setelah penggunaan media tersebut, dengan skor rata-rata 3,44 dalam kategori “Sangat Baik”, yang menunjukkan bahwa penggunaan media tersebut secara efektif mendukung keterlibatan dan kolaborasi siswa selama proses pembelajaran.
Integrasi Sustainable Development Goals (SDGs) Dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Membentuk Karakter Peduli Lingkungan Bali; Yogi Nugraha
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 01 (2026): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v11i01.13965

Abstract

Fenomena kerusakan lingkungan di negara Indonesia mencerminkan masih rendahnya kesadaran ekologis warga masyarakat. Namun demikian, hal ini tentu tidak hanya sekedar masalah ekologis tapi sudah menjadi masalah kewarganegaraan yaitu berkaitan dengan bagaimana membangun karakter peduli lingkungan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui sejauhmana pengaruh integrasi Sustainable Development Goals (SDGs) dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dalam merubah perilaku warga negara menjadi sosok yang peduli lingkungan. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berasal dari berbagai sumber artikel ilmiah dan berbagai pustaka serta hasil tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukan mahasiswa mampu menganalisis akar masalah kerusakan lingkungan, adanya aksi nyata dari mahasiswa dengan membuat kampanye sosial berupa pesan moral, dan karya dengan menjadikann sampah menjadi produk yang ramah lingkungan serta merubah cara berpikir yang pasif dan apatis terhadap lingkungan ke arah pemahaman yang kritis bahwa merusak lingkungan sama saja dengan melanggar konstitusi dan hak keadilan generasi berikutnya.