cover
Contact Name
Erwin Susanto
Contact Email
susanto@ubpkarawang.ac.id
Phone
+6282216045081
Journal Mail Official
civics@ubpkarawang.ac.id
Editorial Address
http://journal.ubpkarawang.ac.id/index.php/CIVICS/about/editorialTeam
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
ISSN : 25279742     EISSN : 25805487     DOI : https://doi.org/10.36805/civics
Core Subject : Education, Social,
Jurnal CIVICS: Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan adalah jurnal yang menerbitkan berbagai jenis artikel ilmiah yang berdasarkan penelitian. Topik yang kami terima adalah artikel yang berkaitan dengan ilmu Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Adapun ruang lingkup publikasi dalam ilmu PPKn adalah ilmu kewarganegaraan; pembelajaran PPKn; karakter, nilai dan moral; pendidikan hukum; dan pendidikan politik
Articles 252 Documents
Pendekatan Integratif-Kultural: Strategi Pondok Pesantren Al Huda dalam Menanamkan Nilai-Nilai Pancasila Toha Masrur
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 10 No. 02 (2025): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v10i02.11422

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap strategi integratif-kultural yang diterapkan Pondok Pesantren Al Huda dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila di tengah tantangan degradasi nilai akibat globalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumen di lingkungan Pondok Pesantren Al Huda. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian mengungkap tiga strategi inti dalam penanaman nilai Pancasila. Pertama, integrasi melalui analogi nilai dalam pengajaran kitab kuning yang menghubungkan ajaran Islam dengan nilai-nilai Pancasila. Kedua, pembiasaan nilai melalui ritual dan aktivitas kehidupan sehari-hari di pesantren. Ketiga, keteladanan langsung (uswah hasanah) dari kyai dan ustadz yang menjadi model konkret implementasi nilai. Pendekatan integratif-kultural yang menyulam nilai Pancasila ke dalam jaringan kultural pesantren yang sudah ada terbukti efektif menciptakan internalisasi nilai yang alamiah, otentik, dan berkelanjutan. Model ini menawarkan alternatif dari pendekatan instruksional yang selama ini dominan, sekaligus menunjukkan bahwa pesantren dengan otoritas kultural kyainya dapat menjadi basis strategis penguatan ideologi Pancasila. Temuan ini berimplikasi pada pengembangan model pendidikan karakter di Indonesia yang lebih kontekstual dan berbasis kearifan lokal.
Dinamika Pancasila sebagai Sistem Filsafat di Era Digital Haris Kurniawan; Najwa Ailsa Fadilla; Zaenul Slam
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 10 No. 02 (2025): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v10i02.11287

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika Pancasila sebagai sistem filsafat di era digital, dengan menyoroti bagaimana perkembangan teknologi memengaruhi pemahaman, penerapan, serta internalisasi nilai-nilai utamanya. Melalui kajian pustaka terhadap 40 sumber ilmiah terbitan 2021–2025, penelitian ini menemukan sejumlah tantangan seperti misinformasi, individualisme digital, degradasi etika komunikasi, serta ketimpangan yang muncul dalam ekosistem ekonomi digital. Analisis menunjukkan bahwa Pancasila tetap relevan sebagai kerangka etika bagi warga digital, penguatan karakter, serta tata kelola sosial ekonomi berbasis teknologi. Studi ini menegaskan pentingnya strategi adaptif dalam mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam literasi digital, pendidikan moral, dan pengembangan kebijakan publik, sehingga kemajuan teknologi tetap sejalan dengan martabat manusia, keadilan, dan persatuan bangsa. Secara keseluruhan, era digital menghadirkan peluang sekaligus risiko yang menuntut penguatan Pancasila sebagai fondasi filosofis yang hidup dalam masyarakat Indonesia modern.
Pengembangan Media Pembelajaran Ular Tangga Edukatif pada Materi Hak dan Kewajiban Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV Muhammad Nasrudin; Nenden Ripa Piqriyanti; Apip Rudianto
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 10 No. 02 (2025): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v10i02.11290

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran ular tangga edukatif pada materi Hak dan Kewajiban dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk peserta didik kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya variasi media yang digunakan guru serta kurangnya keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan mengacu pada model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian yaitu siswa kelas IV SD Labschool UPI Cibiru. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara, kemudian dianalisis secara kualitatif untuk menilai kebutuhan, proses penggunaan media, serta efektivitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ular tangga edukatif mampu meningkatkan antusiasme, partisipasi, dan pemahaman peserta didik terhadap materi Hak dan Kewajiban. Media ini juga menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, interaktif, dan menyenangkan sesuai karakteristik pendekatan PAIKEM. Selain itu, guru merasakan adanya kemudahan dalam menyampaikan materi dan melakukan evaluasi secara langsung melalui pertanyaan-pertanyaan dalam permainan. Secara keseluruhan, media ular tangga edukatif dinilai layak dan efektif digunakan sebagai inovasi pembelajaran Pendidikan Pancasila.
Penerapan Pancasila dalam Pengembangan Ilmu dan Teknologi di Indonesia Irma Fitni Lutpiah; Najwa Aulia Rizki; Kayla Shafira; Zaenul Slam
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 01 (2026): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v11i01.11301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pancasila sebagai dasar utama dalam membangun ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Penelitian ini juga mencoba menjelaskan bagaimana Pancasila membantu dalam menghadapi tantangan dari globalisasi dan perkembangan di era digital. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian menggunakan pendekatan studi kepustakaan dengan memperhatikan berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila sangat penting dalam memandu penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi agar tetap terbangun atas dasar moral, kemanusiaan, serta keadilan sosial. Setiap sila memberikan dasar etis dalam penggunaan teknologi, mulai dari penghargaan terhadap nilai spiritual hingga tanggung jawab sosial dan penerapan demokrasi digital. Integrasi nilai-nilai Pancasila dalam pengembangan IPTEK terbukti mampu menjaga keseimbangan antara kemajuan material dengan pembentukan karakter bangsa. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan IPTEK yang berlandaskan Pancasila akan menghasilkan kemajuan yang beretika, adil, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Indonesia
Pancasila Sebagai Sistem Etika : Panduan Moral dalam Kehidupan Bermasyarakat Hilyah zahra; Nur Ajizah; Zenul Slam
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 01 (2026): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v11i01.11310

Abstract

Pancasila merupakan dasar negara Indonesia yang terdiri atas lima sila yang menjadi pedoman hidup serta landasan moral bagi seluruh warga negara. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya tidak hanya berfungsi sebagai arah kebijakan politik dan hukum, tetapi juga sebagai sistem etika yang membentuk karakter bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pancasila dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang berkeadilan dan berkeadaban. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif melalui analisis terhadap berbagai sumber pustaka yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pancasila berperan penting dalam membentuk perilaku sosial yang mencerminkan nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan. Dengan demikian, Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga menjadi panduan moral yang menuntun masyarakat Indonesia menuju kehidupan yang harmonis, religius, dan beradab.
Marjinalisasi Masyarakat Adat dalam Pertambangan: Implementasi Sila Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Suryaningsi Suryaningsi; Citra Ayu Lestari; Salsa Zyahnubah; Muhammad Idam Alfaroji
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 01 (2026): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v11i01.11320

Abstract

Marginalisasi masyarakat adat dalam industri pertambangan di Indonesia merupakan persoalan mendasar dalam proses pembangunan nasional. Komunitas adat yang seharusnya memperoleh perlindungan justru kerap terdampak kebijakan ekonomi yang lebih mengutamakan kepentingan korporasi besar. Dampak yang muncul tidak hanya berupa hilangnya tanah ulayat, tetapi juga kerusakan lingkungan, penurunan kesejahteraan ekonomi, serta memudarnya nilai-nilai budaya lokal. Kondisi tersebut bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, khususnya prinsip persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dan analisis isi untuk menelaah implementasi nilai Pancasila dalam perlindungan masyarakat adat. Hasil kajian menunjukkan bahwa marginalisasi tidak semata-mata disebabkan oleh kelemahan regulasi, melainkan juga oleh faktor sosial, budaya, dan politik. Meskipun terdapat regulasi seperti Undang-Undang Desa dan putusan Mahkamah Konstitusi, implementasinya belum optimal akibat lemahnya pengawasan dan dominasi kepentingan ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan kebijakan berbasis Pancasila yang menjamin partisipasi masyarakat adat serta mendorong pembangunan berkelanjutan yang adil secara sosial, budaya, dan lingkungan.
Analisis dan Membangun Kesadaran Pendidikan Etika Pancasila Terhadap Perilaku Mahasiswa Merokok Naila Syifa; Farel Billy Yakhsy; Asyifa Salsabila; Ahmad Faqih Udin
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 01 (2026): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v11i01.11346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku merokok mahasiswa dan membangun kesadaran etika yang terkait tentang dampak Kesehatan, orang lain dan lingkungan dari kebiasaan tersebut. Perilaku merokok di kalangan mahasiswa ini merupakan keadaan yang terus berkembang dan seringkali di anggap sebagai bagian dari gaya hidup remaja menuju dewasa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada sekelompok mahasiswa yang aktif merokok di area kampus. Pengumpulan data ini dilakukan melalui wawancara, kuesioner dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa perilaku merokok di pengaruhi faktor sosial, pengaruh teman sebaya, kebiasaan, serta rendahnya pemahaman mengenai etika Kesehatan dan kepedulian terhadap lingkungan. Upaya membangun kesadaran nilai etika dan tanggung jawab sosial.
Literasi Digital dan Pemahaman Pancasila: Analisis Pengaruh Teknologi pada Anak Sekolah Dasar Farha Azkyatun Naella; Zahrrotun Laelatul Fajriyah; Muhammad Nazzarudin; Ahmad Faqih Udin
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 01 (2026): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v11i01.11352

Abstract

Sekolah merupakan salah satu komponen penting dalam kehidupan masyarakat yang berfungsi sebagai lembaga pendidikan formal untuk membentuk karakter, pengetahuan, serta keterampilan generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa di masa depan. Melalui proses pendidikan yang berlangsung secara berkelanjutan, sekolah tidak hanya berperan dalam mengembangkan kemampuan akademik peserta didik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral, etika, dan tanggung jawab sosial yang diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat. Seiring dengan perkembangan zaman, sekolah telah berkembang menjadi sebuah komunitas yang menjunjung tinggi budaya berdasarkan pengakuan dan penghormatan terhadap hak serta kewajiban setiap warga sekolah. Kondisi tersebut mendorong terciptanya kehidupan sosial yang tertib, adil, harmonis, dan beradab. Dalam konteks tersebut, Pendidikan Pancasila memiliki peran yang sangat strategis sebagai landasan pembentukan karakter peserta didik agar memiliki sikap demokratis, menghargai keberagaman, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, serta mampu bertanggung jawab terhadap diri sendiri, lingkungan, dan kehidupan berbangsa serta bernegara.
Nilai Pancasila di Tengah Gaya Hidup Mahasiswa Masa Kini Putri renanda leksana; Risnanda Amalia; Perseveranda Virgilia Anita Niung
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 01 (2026): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v11i01.11399

Abstract

Perkembangan globalisasi dan teknologi digital memengaruhi gaya hidup serta perilaku mahasiswa, yang berdampak pada pengamalan nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman dan penerapan nilai Pancasila dalam kehidupan mahasiswa masa kini serta peran perguruan tinggi dalam penguatannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa umumnya telah memahami Pancasila secara konseptual, namun penerapannya dalam kehidupan sehari-hari belum konsisten akibat pengaruh gaya hidup modern dan budaya digital. Oleh karena itu, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menginternalisasikan nilai Pancasila melalui pembelajaran dan kegiatan kemahasiswaan agar terbentuk karakter mahasiswa yang berlandaskan nilai kebangsaan.
Peran Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SD Dwi Nurlistya; Hikmah Maula Firda'us; Juwita Septiyani; Auliya
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 01 (2026): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v11i01.11412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru sekolah dasar dalam meningkatkan motivasi belajar siswa melalui penguatan nilai-nilai Pancasila dalam proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologi yang berfokus pada pengalaman guru, siswa, dan kepala sekolah di MI Syarif Hidayatullah. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi yang kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran penting dalam menumbuhkan motivasi belajar siswa melalui penerapan metode pembelajaran yang kreatif, penguatan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila, serta komunikasi aktif antara guru, siswa, dan orang tua. Hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan fasilitas serta variasi karakter siswa, namun guru mengatasinya dengan mengembangkan strategi pembelajaran inovatif dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Temuan pendukung melalui diagram akademik, perilaku, dan dukungan orang tua menunjukkan bahwa motivasi dan hasil belajar siswa meningkat seiring penerapan nilai-nilai Pancasila secara konsisten di sekolah dasar.