cover
Contact Name
Erwin Susanto
Contact Email
susanto@ubpkarawang.ac.id
Phone
+6282216045081
Journal Mail Official
civics@ubpkarawang.ac.id
Editorial Address
http://journal.ubpkarawang.ac.id/index.php/CIVICS/about/editorialTeam
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
ISSN : 25279742     EISSN : 25805487     DOI : https://doi.org/10.36805/civics
Core Subject : Education, Social,
Jurnal CIVICS: Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan adalah jurnal yang menerbitkan berbagai jenis artikel ilmiah yang berdasarkan penelitian. Topik yang kami terima adalah artikel yang berkaitan dengan ilmu Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Adapun ruang lingkup publikasi dalam ilmu PPKn adalah ilmu kewarganegaraan; pembelajaran PPKn; karakter, nilai dan moral; pendidikan hukum; dan pendidikan politik
Articles 252 Documents
Penerapan pendidikan pancasila sebagai pengembangan karakter terhadap siswa-siswi sekolah dasar Devi Seftiawati; Ade Rosliana Agustin; Aria Nurrahman Mutaqin; Auliya
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 01 (2026): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v11i01.11414

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi Pendidikan Pancasila di sekolah dasar melalui media interaktif seperti Educaplay dan kartu kata untuk membentuk karakter siswa. Menggunakan pendekatan campuran (kualitatif dominan) pada 22 siswa kelas 5 SD IT AL-BAYYINAH, Kabupaten Cirebon, data dari observasi, survei Likert, dan RPP dianalisis. Hasil menunjukkan peningkatan karakter secara keseluruhan 81% (Sangat Kuat): Integritas & Ketaatan (90%), Gotong Royong & Kepedulian (89%), Toleransi & Kebinekaan (64%, Kuat). Media ini meningkatkan semangat belajar (42%), pemahaman (41%), dan partisipasi (46%), selaras dengan literatur (Fernanda et al., 2024; Mansir et al., 2021). Implikasi: Integrasikan ke Kurikulum Merdeka untuk fondasi moral bangsa. Saran: Penelitian lanjutan dengan sampel lebih luas.
Analisis Konstitusional terhadap Kebebasan Berekspresi dalam Perfilman Indonesia: Evaluasi Batasan Moral, Budaya, dan Perlindungan Masyarakat Aisyahila Putri Aini; Chelsea Azizah Putri Wijaya; Azka Nadhirah Sabiya; Zaenul Slam
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 01 (2026): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v11i01.11793

Abstract

Kebebasan berekspresi merupakan hak konstitusional yang dijamin dalam Undang-Undang Dasar 1945, termasuk dalam dunia perfilman. Namun, dalam perkembangannya, muncul berbagai konten yang dinilai kurang mencerminkan nilai moral, minim unsur edukatif, serta tidak selaras dengan nilai-nilai Pancasila. Padahal, perfilman juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter warga negara, sehingga diperlukan keseimbangan antara kebebasan berkarya dan fungsi edukatif melalui penguatan regulasi, peran keluarga, serta kesadaran masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kebebasan berekspresi dalam perfilman Indonesia dari sudut pandang konstitusi, serta menelaah batasan moral, budaya, dan perlindungan masyarakat dalam perspektif pendidikan kewarganegaraan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian normatif melalui studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebebasan berekspresi tidak bersifat mutlak, melainkan harus disertai tanggung jawab sosial serta kesesuaian dengan nilai-nilai yang berlaku dalam kehidupan masyarakat.
Partisipasi Demokratis Generasi Z di Era Digital: Dari Ekspresi ke Aksi Nyata Paxxia Nafisah Ramadhani; Nova Aulia; Zaenul Slam
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 01 (2026): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v11i01.12025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan dinamika transformasi partisipasi demokratis Generasi Z pada era digital, khususnya pergeseran dari ekspresi di platform media sosial menuju aksi konkret dalam ranah sosial dan politik. Sebagai digital native, Generasi Z memanfaatkan teknologi informasi serta media sosial sebagai arena primer untuk mengartikulasikan aspirasi, membangun kesadaran politik, dan memobilisasi dukungan terhadap isu-isu publik. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif melalui metode studi pustaka (library research), dengan mengumpulkan data dari beragam sumber literatur ilmiah yang relevan. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa partisipasi demokratis Generasi Z berevolusi melalui tiga fase utama, yakni ekspresi digital (aktivisme daring), tahap transisi (mobilisasi via crowdfunding, influencer, dan petisi digital), serta aksi nyata (partisipasi elektoral, pengawasan publik, dan gerakan sosial). Walaupun memiliki potensi signifikan dalam memperkokoh demokrasi, partisipasi digital juga dihadapkan pada tantangan seperti slacktivism, disinformasi, serta rendahnya literasi politik. Oleh karenanya, diperlukan penguatan literasi digital dan integrasi antara aktivitas daring dan luring guna memastikan partisipasi Generasi Z menghasilkan dampak yang berkelanjutan dan substansial bagi dinamika demokrasi.
Pendidikan Pancasila Digital: Rekonstruksi Identitas Monopluralis Generasi Z Indonesia Menghadapi Disrupsi Media Sosial Nur Azizah; Ahmad Ikhwan Saputro; Zaenul Slam
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 01 (2026): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v11i01.12167

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkonstruksi model Pendidikan Pancasila Digital sebagai strategi rekonstruksi identitas monopluralis Generasi Z Indonesia dalam menghadapi disrupsi media sosial. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain survei cross-sectional terhadap 211 responden Generasi Z yang aktif menggunakan media sosial. Instrumen penelitian disusun berdasarkan indikator ontologi diri dan disrupsi identitas digital. Hasil penelitian menunjukkan adanya fenomena ontological dissonance, yaitu kondisi ketika individu meyakini adanya “inti diri” yang tetap, tetapi pada saat yang sama menampilkan identitas digital yang cair dan berbeda di berbagai platform media sosial. Sebanyak 74,4% responden mengaku memiliki “inti diri” yang tidak berubah, sedangkan 70,6% merasa seperti “satu orang dengan banyak wajah”. Penelitian ini menemukan bahwa nilai monopluralisme Pancasila relevan sebagai kerangka filosofis dalam menjembatani kesenjangan antara identitas inti dan ekspresi digital yang beragam melalui penguatan literasi digital dan pendidikan karakter berbasis Pancasila.
Peran Indonesia dalam menjaga stabilitas kawasan:perspektif Geopolotik dan kewarganegaraan global Mutia Rohman; Cahya Nariyah Azizah; Amalia Sundari; Zaenul Slam
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 01 (2026): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v11i01.12653

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kontribusi Indonesia dalam mempertahankan stabilitas regional dengan menggunakan sudut pandang geopolitik dan kewarganegaraan global, di tengah berbagai tantangan yang muncul akibat globalisasi dan perubahan dinamika keamanan di kawasan. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki posisi yang sangat strategis, sehingga menjadi pemain penting dalam menjaga perdamaian, stabilitas, dan kolaborasi di wilayah Asia Tenggara. Metodologi yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, yaitu mengumpulkan dan menganalisis informasi dari berbagai sumber ilmiah seperti jurnal, buku, artikel, serta penelitian terdahulu yang berkaitan dengan isu yang diteliti. Temuan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa Indonesia aktif berperan dalam menstabilkan kawasan melalui diplomasi internasional, kerjasama ASEAN, peningkatan keamanan maritim, dan penerapan kebijakan luar negeri yang bebas dan aktif. Selain itu, Indonesia juga berusaha menghadapi berbagai tantangan regional seperti sengketa wilayah, ancaman siber, terorisme, dan persaingan geopolitik antara negara besar. Dalam mendukung stabilitas dan perdamaian, peran masyarakat juga sangat krusial melalui sikap saling menghormati, kepatuhan terhadap peraturan, serta keterlibatan dalam upaya menjaga kesatuan bangsa. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa Indonesia memiliki peranan yang strategis dalam membangun keamanan dan perdamaian di kawasan melalui pengaruh geopolitik, diplomasi internasional, serta kerjasama regional. Dengan adanya dukungan dari pemerintah dan partisipasi yang aktif dari masyarakat, Indonesia diharapkan mampu terus mempertahankan stabilitas kawasan dan memperkuat posisinya sebagai aktor utama dalam skala global.
Penerapan Picture and Picture Berbasis Canvasite (Website Canva) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Keberagaman Budaya Di SDN Ciloa Naila Nursifa; Naila Syifa Rahma; Ummi Nursetyowati; Rana Gustian Nugraha
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 01 (2026): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v11i01.12671

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Ciloa pada materi keberagaman budaya melalui metode picture and pictureberbasis Canvasite, media pembelajaran berbasis website yang dikembangkan menggunakan platform Canva. Latar belakang penelitian adalahrendahnya motivasi dan hasil belajar siswa, dengan rata-rata pretest 36,875 dan hanya 12,50% dari 16 siswa mencapai KKM (60). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart dilaksanakan dua siklus. Pada siklus I, siswa secara individual mengamati, memasangkan, dan mengurutkan gambar budaya secara logis. Pada siklus II, langkah yang sama diterapkan secara berkelompok dan kompetitif, tetap mengikuti sintaks penyajian materi, pengurutan gambar, dan penanaman konsep. Hasil menunjukkan rata-rata nilai meningkat dari 36,875 menjadi 47,500(Siklus I) dan 58,125 (Siklus II), dengan ketuntasan klasikal meningkat dari 12,50% menjadi 37,50% dan 56,25%, serta kualitas proses pembelajaranmeningkat dari 79,17% menjadi 100%. Meskipun peningkatannya cukup besar, target ketuntasan klasikal 80% belum tercapai, dengan rata-rata nilai akhir 58,125, yang masih di bawah KKM.
Pengembangan E-LKPD Berbasis Wizer.me Sebagai Bahan Ajar Pancasila Materi Patuh Terhadap Norma Lafia Nur Ilmi; Sely Ayu Lestari; Heru Ismaya
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 01 (2026): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v11i01.12853

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat sumber daya e-learning berbasis Wizer.me dengan topik Kepatuhan terhadap Norma dan menilai kelayakan solusi yang diusulkan. Model ADDIE, yang terdiri dari lima tahapan, analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi digunakan dalam metodologi penelitian dan pengembangan (R&D) penelitian ini. Dua puluh delapan siswa kelas tujuh dari MTs Mamba'ul Huda menjadi subjek penelitian. E-LKPD yang dirancang mencapai tingkat kepraktisan yang sangat tinggi, menurut hasil validasi. Proporsi 0.89, yang termasuk dalam kategori "sangat layak", dicapai melalui validasi oleh pakar media. Sementara itu, validasi oleh pakar materi 1 menerima skor 1.13, dan validasi oleh pakar materi 2 menerima skor 0.89, keduanya termasuk dalam kategori "sangat layak". Berdasarkan hasil tersebut, rata-rata validasi ahli mencapai 0.97, dan presentase angket respon peserta didik mendapatkan rata-rata 86%. sehingga E-LKPD berbasis Wizer.me dinyatakan “sangat layak” digunakan sebagai bahan ajar materi Patuh Terhadap Norma.
Pengembangan Bahan Ajar Bermuatan Ajaran Sedulur Sikep Samin Berbantuan Aplikasi Canva Aprilia Maharani; Sely Ayu Lestari; Heru Ismaya
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 01 (2026): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v11i01.12854

Abstract

Perkembangan teknologi dan globalisasi menyebabkan peserta didik semakin kurang mengenal budaya lokal. Materi pelestarian budaya bangsaku masih disampaikan secara konvesional dan teoritis sehingga siswa kurang berminata dalam belajar. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji keefektifan bahan ajar bermuatan ajaran Sedulur Sikep Samin berbantuan aplikasi Canva untuk siswa kelas VIII SMP. Penelitian ini memakai metode Research and Development (R&D) dangan model ADDIE yang meliputi analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Metode pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Produk bahan ajar dikembangkan dalam bentuk PDF menggunakan aplikasi Canva dengan materi yang dikaitkan dengan nilai kejujuran, kerukunan, kesederhanaan, gorong royong, harmoni dengan alam, dan saling menghargai sesama. Hasil validasi ahli materi sebesar 0,866 sementara ahli media sebesar 0,855 menunjukkan bahan ajar sangat valid dan layak digunakan. Selain itu, respon peserta didik sebesar 81,5% masuk kategori sangat layak. Hasil dari uji N-gain juga mengalami peningkatan setelah memanfaatkan bahan ajar yang dikembangkan.
Penerapan Nilai-nilai Pancasila pada Generasi Z Kota Madiun di Era Digital Andhini Valencia Framesti; Bella Dwi Purnamasari; Muhammad Hanif
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 01 (2026): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v11i01.12878

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan penerapan nilai-nilai Pancasila pada Generasi Z di era digital, khususnya melalui interaksi di media sosial. Tujuan penelitian adalah menganalisis penerapan nilai-nilai Pancasila pada Gen Z di Kota Madiun serta faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data diperoleh dari hasil kuesioner yang disebarkan kepada Generasi Z di Kota Madiun. Instrumen penelitian adalah peneliti sebagai instrumen utama dengan bantuan pedoman kuesioner. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner. Analisis data menggunakan reduksi, kategorisasi, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian nilai Pancasila telah tercermin, namun masih terdapat komentar yang belum mencerminkan nilai tersebut. Disarankan peningkatan kesadaran bermedia sosial yang berlandaskan nilai Pancasila.
Walking Tour City Berbasis Sejarah Lokal Bojonegoro : Model Pembelajaran Civic Learning untuk Mengembangkan Kesadaran Kewarganegaraan Mahasiswa Sely Ayu Lestari
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 01 (2026): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v11i01.13582

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model Walking Tour City berbasis sejarah lokal Bojonegoro sebagai inovasi civic learning untuk meningkatkan kesadaran kewarganegaraan mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ini mengintegrasikan sejarah lokal, pengalaman belajar langsung, dan refleksi nilai-nilai kewarganegaraan dalam pembelajaran. Implementasinya meliputi perencanaan, kegiatan lapangan, dan refleksi pembelajaran. Model Walking Tour City berkontribusi pada peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap sejarah lokal sebagai bagian dari identitas nasional, pengembangan keterampilan berpikir kritis, serta pembentukan sikap bangga terhadap daerah, toleransi, dan tanggung jawab sebagai warga negara. Dengan demikian, model ini dapat menjadi alternatif pembelajaran kewarganegaraan yang kontekstual, partisipatif, dan bermakna bagi mahasiswa.