cover
Contact Name
Suherman
Contact Email
suherman@ar-raniry.ac.id
Phone
+6285277389989
Journal Mail Official
jurnal.libria@ar-raniry.ac.id
Editorial Address
Perpustakaan Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Jln. Ar-Raniry No.1 Darussalam - Banda Aceh, 23111
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
LIBRIA: Library of UIN Ar-Raniry
ISSN : 20861532     EISSN : 25498606     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
This journal specializes in any topics and subjects related to the Librarianship, information and documentation, also it present the subjects and topics related to archives and literacy
Articles 150 Documents
Penggunaan Teknologi Informasi dalam Pelayanan Sumber Informasi di Perpustakaan Rahmawati, Nurul Alifah
LIBRIA Vol 9, No 2 (2017): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/2390

Abstract

Perpustakaan sebagai pusat sumber informasi identik dengan layanan yang merupakan ujung tombak dari kegiatan di perpustakaan yang berhubungan langsung dengan pemustakanya. Perpustakaan juga dituntut untuk semakin mengembang diri dalam melayani kebutuhan informasi para penggunanya. Perkembangan perpustakaan di era globalisasi ini identik dengan teknologi. Perpustakaan yang memiliki sistem teknologi informasi dapat melakukan pelayanan secara lebih efektif dan efisien bagi pemustakanya. Penerapan teknologi ke dalam perpustakaan ini meliputi penerapan teknologi pada pengolahan informasi atau bahan pustaka, pada layanan sirkulasi, maupun pada kegiatan rumah tangga perpustakaan lainnya. Dalam layanan sumber informasi peran teknologi informasi ialah sebagai penunjang pelayanan tersebut. Karena jika pada era teknologi ini perpustakaan tidak bisa mengimbangi perkembangan teknologi tersebut, perpustakaan secara perlahan akan kehilangan peminatnya. Perkembangan layanan sumber informasi di perpustakaan dengan penggunaan teknologi di dalamnya dapat meningkatkan kualitas layanan yang diberikan perpustakaan. Terdapat layanan perpustakaan tanpa dinding atau library without walls dimana pengguna dapat mengakses informasi yang dimiliki perpustakaan kapanpun serta dimanapun penggguna itu berada. Selain itu juga terdapat layanan kerjasama dengan perpustakaan lain untuk memenuhi kebutuhan penggunanya.
Urgensi Pengembangan Perpustakaan Madrasah Berbasis Elektronik di Kotamadya Banda Aceh Ruslan, Ruslan
LIBRIA Vol 8, No 2 (2016): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/1210

Abstract

Teknologi informasi saat ini berkembang begitu pesat seiring dengan perkembangan dinamika sosial masyarakat. Perkembangan ini telah berdampak luas pada penggunaan teknologi berbasis elektronik dalam lembaga pendidikan, termasuk perpustakaan madrasah. Banyak perpustakaan madrasah yang berstatus negeri belum memiliki standar pengelolaan perpustakaan yang moderen dengan penggunaan sistem elektronik dalam pelayanannya. Kondisi tersebut juga terjadi pada 3 (tiga) perpustakaan madrasah negeri yang ada di Kotamadya Banda Aceh, yaitu Perpustakaan MAN Model, Perpustakaan MAN 2 dan Perpustakaan MAN Rukoh. Penelitian ini menganalisa urgensi pengembangan perpustakaan madrasah berbasis elektronik di Kotamadya Banda. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pengambilan data secara observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan perpustakaan berbasis elektronik di MAN Model, MAN 2, dan MAN Rukoh Banda Aceh telah melahirkan dampak positif bagi peningkatan kualitas perpustakaan yang lebih moderen. Dengan adanya otomasi perpustakaan, semua pengadaan, inventarisasi, katalogisasi, pengelolaan anggota, statistik pengunjung, layanan sirkulasi dan penelusuran informasi atau koleksi yang ada di perpustakaan akan dengan mudah dan cepat dilakukan. Di samping itu, terbentuknya layanan koleksi digital di perpustakaan madrasah, dapat meringankan pengeluaran anggaran pembelian koleksi di perpustakaan, tidak memerlukan penambahan ruang dan rak-rak buku, menumbuhkan gaya baru membaca di perpustakaan madrasah, dan dapat memudahkan penulisan ilmiah siswa dengan aplikasi yang dapat ke dalam versi word sebagai aplikasi dalam pengetikan kata. Dengan adanya penggunaan teknologi di perpustakaan madrasah, juga terbentuk sebuah budaya baru dalam membaca koleksi di perpustakaan.
PENDIDIKAN DAN PELATIHAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KINERJA PUSTAKAWAN Nurhayati Ali Hasan, Nurhayati Ali Hasan
LIBRIA Vol 10, No 1 (2018): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/3384

Abstract

Artikel ini mencoba membahas tentang bagaimana pendidikan dan pelatihan menjadi hal signifikan dalam dunia perpustakaan. Pustakawan praktisi perlu meningkatkan kompetensi mereka baik kompetensi professional maupun kompetensi individual agar mempunyai kinerja yang baik. Hal ini tidak terlepas dari kompleksnya tanggungjawab pustakawan yang dikarenakan perubahan lingkungan yang dipengaruhi dunia teknologi yang terus berkembang. Tetap disadari kompetensi ini belum dimiliki pustakawan sepenuhnya. Beberapa perspective ditawarkan baik bagi institusi pendidikan, mahasiswa, calon lulusan dan pustakawan itu sendiri.
Model Promosi Perpustakaan pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat Oktavia, Nia; Marlini, Marlini
LIBRIA Vol 12, No 1 (2020): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/7687

Abstract

This study is entitled The Model of Library Promotion at the Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat. The purpose of this study is to describe the promotion model and the constraints faced in carrying out the promotion. data collection method used is to use the method of participation that is directly involved in activities carried out by the library by observing activities. Then use the interview method by asking questions online with the librarian. The results of this study explain that the promotion model that exists in the Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat is to use brochures, social media websites, and special events. In carrying out promotional activities have not been carried out on a scheduled basis. The benefits in carrying out the promotion have made visitors increase but have not shown significant changes.Keywords: promotion model, media promotion, libraryPenelitian ini berjudul Model Promosi Perpustakaan pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripkan model promosi serta kendala yang dihadapi dalam melakukan promosi. metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan metode partisipasi yaitu secara langsung ikut terlibat dalam kegiatan yang dilakukan perpustakaan dengan cara mengamati kegiatan. Kemudian menggunakan metode wawancara yaitu denga bertanya jawab secara online dengan pustakawan. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa model promosi yang ada pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat adalah dengan menggunakan brosur, website media sosial, serta event-event khusus. Dalam melaksanakan kegiatan promosi belum terlaksana secara terjadwal. Manfaat dalam melaksanakan promosi sudah membuat pengunjung bertambah tetapi belum menunjukan perubahan yang signifikan.Kata Kunci:model promosi, media promosi, perpustakaan
Paradigma Shift: Revolusi Peran Pustakawan Di Era Teknologi Informasi Masa Kini Nurjannah, Nur Jannah
LIBRIA Vol 10, No 2 (2018): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/4065

Abstract

The technological advancement of today is so rapidly that librarianscan no longer think that the role of librarians only collects, processesthe collection and presents it to the users and preserves it. It isexactly the old thinking, but times have changed over time. Theexistence of technology leads librarians to change the paradigmfurther ahead for the existence of libraries and the elimination of therole of librarians. The existence of the internet changes the paradigmof information retrieval. This can be seen from the more dominantuse of e-books. The conversion of scientific journals, the effort todigitize the collection and so on. From this phenomenon raisesconcern that the computer can also replace the role of librarians,Internet media facilitate the search for information. Thereforelibrarians are required to follow the changes and adapt to them.Librarians in the information age must be able to adapt to changingusage to meet the needs of users in a relevant, accurate, and fast way.To undertake a change in librarianship, especially concerning theempowerment of human resources and must compete with otherlibrarians in terms of lifting librarian's career and profession withthe latest insights, in accordance with the times and emergingtechnologies. It therefore requires strong commitment andcommitment from the librarian himself as well as the real support ofthe library organization. In the challenge for librarians / librariansto show their identity, by creating new products or services, or oldproducts with new packaging, creativity, new innovations wecombine with the use of information technology, to becomeinformation and change angle for the world of libraries .
PENGEMBANGAN KOLEKSI PERPUSTAKAAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA 22 KOTA JAMBI Hikmat, Arsyad Nuzul
LIBRIA Vol 11, No 2 (2019): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/5985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan koleksi perpustakaan yang dilakukan di Sekolah Menengah Pertama 22 Kota Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, teknik pengumpulan data yakni melalui wawancara terstruktur serta studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan SMP 22 Kota Jambi melaksanakan kegiatan pengembangan koleksi perpustakaan melalui tahapan yang dimulai dari analisis pengguna, seleksi, pengadaan, penyiangan, dan diakhiri dengan evaluasi koleksi. Seluruh tahapan ini berjalan dengan lancar dan disertai dengan beberapa kendala seperti kurangnya dana, tidak adanya kebijakan pengembangan koleksi, dan tidak adanya kebijaka seleksi. Adapun saran dari peneliti adalah perpustakaan SMP 22 Kota Jambi membuat kebijakan pengembangan koleksi, membuat kebijakan seleksi koleksi, mengalokasikan dana paling sedikit 5% untuk pengembangan perpustakaan, dan menyediakan layanan perpustakaan berbasis teknologi informasi.
KEGIATAN PENYIANGAN BAHAN PUSTAKA (WEEDING) DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI RAPITA, RAPITA
LIBRIA Vol 12, No 02 (2020): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/9015

Abstract

Tujuan dari Artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana Kagiatan Penyiangan Bahan Pustaka (Weeding) di Perpustakaan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, dan untuk mengetahui Faktor Yang Menjadi Pertimbangan Dalam Menggudangkan Bahan Pustaka, serta untuk mengetahui Apa Saja Hambatan Dalam Melakukan Kegiatan Penyiangan Bahan Pustaka (Weeding) Di Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data yaitu melalui observasi dan wawancara terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kegiatan Penyiangan Bahan Pustaka (Weeding) Di Perpustakaan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dilakukan dalam waktu yang tidak menentu. Tidak ada waktu khusus untuk melakukan weeding. Dari januari-desember itu akan dilakukan. Jika pustakawan/ pengelola perpustakaan menemukan koleksi yang rusak, tidak up to date, ada koleksi terbaru, maka koleksi-koleksi tersebut akan ditarik dari rak koleksi kemudian nanti digudangkan atau dihibahkan tergantung kondisi koleksi. Sarana yang diperlukan saat penyiangan tidak ada, tinggal lihat, dengar dari teman-teman (pustakawan/pengelola perpustakaan) misal koleksi ini terlalu banyak maka dikeluarkan. Koleksi ini buruk dikeluarkan dan diperbaiki. Tidak ada sarana yang khusus. Faktor Yang Menjadi Pertimbangan Dalam Menggudangkan Bahan Pustaka bahwa ada pertimbangan-pertimbangan untuk menggudangkan koleksi hasil penyiangan antara lain, koleksi tersebut tidak update dan rapuh, rusak berat dan tidak bisa diperbaiki lagi, kemudian ada koleksi yang terbarukan, jadi koleksi yang lama-lama itu akan di gudangkan. Namun, jika koleksi tersebut masih bagus maka perpustakaan akan menghibahkan koleksi tersebut kepada yang membutuhkan. Hambatan Dalam Melakukan Penyiangan Di Perpustakaan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Kegiatan penyiangan bahan pustaka (weeding) di perpustakaan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi tidak mengalami hambatan yang terlalu sulit, hanya saja tidak adanya peraturan tertulis yang dibuat tentang penyiangan sehingga pustakawan/pengelola perpustakaan bekerja sesuai dengan insting mereka sendiri. Kata Kunci: Penyiangan, Weeding, Kegiatan, Hambatan 
Program Pengembangan Perpustakaan UIN Ar-Raniry Suherman, Suherman
LIBRIA Vol 9, No 2 (2017): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/1225

Abstract

Perpustakaan Perguruann Tinggi yang dikelola secara professional akan melahirkan lulusan Perguruan Tinggi yang memiliki keunggulan kompetitif (competitive advantages) di bidang akademik, moral dan spiritual. Jika lulusan semacam ini dapat dilahirkan, maka citra Perguruan Tinggi menjadi baik dan memiliki nilai tambah dibandingkan dengan perguruan tinggi lain. Hal ini pula yang perlu dipertimbangkan oleh UPT Perpustakaan UIN Ar-Raniry karena realita di lapangan masih mengindikasikan bahwa Perpustakaan masih kurang eksis dan kurang diminati civitas akademika. Hal ini disebabkan perpustakaan masih belum mampu menyediakan kebutuhan informasi pemustakanya di samping layanan yang masih kurang baik serta fasilitas lain yang belum membuat pemustaka merasa nyaman berada di perpustakaan. Oleh karena itu, adanya suatu rencana pengembangan yang baik menjadi suatu keniscayaan demi meningkatkan kebutuhan informasi para pemustaka dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia pada umumnya dan pendidikan di UIN Ar-Raniry pada khususnya agar dapat menghasilkan output yang berdaya saing tinggi menuju 'world class university library'.
TRANFORMASI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP PENGEMBANGAN PERPUSTAKAAN MIN 3 KOTA BANDA ACEH Cut, Cut Afrina
LIBRIA Vol 11, No 1 (2019): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/4993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tranformasi kepemimpinan kepala perpustakaan terhadap pengembangan perpustakaan Sekolah MIN 3 Kota Banda Aceh. Penelitiaan ini merupakan penelitiaan lapangan (field researsch), yakni penelitiaan yang mengumpulkan data dilakukan di lapangan untuk mengadakan mengadakan pengamatan terhadap suatu fenomena dalam suatu keadaan alamiah. Jenis penelitiaan ini adalah penelitiaan kualitatif, dimana yang dimaksud dengan penelitiaan kualitatif yaitu metode penelitiaan naturalistic karena penelitiaannya dilakukan pada kondisi yang alamiah. Adapun objek yang diamati adalah kepala sekolah dan strategi kepemimpinan dalam pengembangan perpustakaan. Adapun hasil penelitiannya adalah; Transformasi kepala perpustakaan sangatlah penting untuk meningkatkan mutu pendidikan pada masa sekarang ini, Kalaborasi transformasi menjadi salah satu pendorong untuk terlaksananya visi dan misi perpustakaan sekolah, dan Dengan adanya transformasi kepala sekolah dapat meningkatkan pengembangan perpustakaan baik dari sumber daya manusia ataupun perbaikan fasilitas, sarana dan prasarana perpustakaan sekolah
Komunikasi Non-Verbal Pustakawan sebagai Penyaji Informasi Andayani, Sri
LIBRIA Vol 9, No 2 (2017): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/2397

Abstract

Komunikasi non-verbal merupakan komunikasi yang tercipta secara non-lisan yang berlangsung secara alamiah, contohnya dari ekspresi wajah. Pesan dapat diketahui meskipun seseorang tidak sedang berbicara. Selain itu, juga dapat menunjang komunikasi verbal seseorang. Apabila komunikasi non-verbal tidak efektif maka akan berpengaruh negatif ke komunikasi verbal. Pesan yang disampaikan secara verbal akan terlihat meyakinkan dan dipercaya jika didukung oleh pola komunikasi non-verbal yang efektif. Oleh karena itu, penting bagi pustakawan untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara non-verbal. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang pola komunikasi non-verbal yang efektif bagi pustakawan. Pembahasan dalam artikel ini diharapkan dapat menjadi saran dan inspirasi bagi pustakawan dalam melaksanakan kewajibannya sebagai penyaji infromasi di perpustakaaan.

Page 6 of 15 | Total Record : 150