cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
kmultidisiplin@uinsgd.ac.id
Editorial Address
A.H Nasution Street No.104
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Khazanah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 27462803     DOI : https://doi.org/10.15575
Jurnal Multidisiplin e-ISSN 2746-2803 merupakan media ilmiah sebagai wadah publikasi hasil penelitian, kajian pustaka, dan / atau gagasan dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal Khazanah Multidisiplin merupakan wadah publikasi bersama Ilmuwan Humaniora dan Ilmu Sosial, serta IPTEK yang bertujuan untuk mengembangkan peradaban manusia ke arah yang lebih baik, antara lain: Ilmu Sosial, Hukum dan Hukum Islam, Pendidikan, Politik, Sains dan Teknologi, dan Linguistik. Khazanah Multidisiplin adalah jurnal ilmiah berkala dua tahunan (satu tahun dua publikasi ) yang diterbitkan oleh Pusat Sistem Informasi Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 142 Documents
Pengembangan Pantai Sarwajala Sebagai Destinasi Ekowisata Berkelanjutan Busthomi, Achmad Otong; Nasir, Abdul
Khazanah Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2025): Khazanah Multidisiplin
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/kl.v6i2.52473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis skenario pengembangan ekowisata Pantai Sarwajala, memetakan dukungan aktor, dan merumuskan model pengembangan ekowisata guna memberdayakan ekonomi masyarakat. Metode penelitian menggunakan metode campuran (mixed method) dengan pendekatan model pengembangan 4D dari Thiagarajan yang terdiri dari tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Data dikumpulkan melalui survei analisis kebutuhan kepada 100 responden dan Focus Group Discussion (FGD) dengan informan kunci. Hasil tahap Define menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap promosi digital dan perbaikan infrastruktur. Analisis stakeholder menggunakan perangkat lunak MACTOR pada tahap Develop menunjukkan bahwa aktor paling berpengaruh (dominan) dalam pengembangan ekowisata Pantai Sarwajala adalah Pemerintah Desa dan masyarakat yang diwakili oleh Karang Taruna. Analisis konvergensi menunjukkan adanya aliansi kuat antara kedua aktor tersebut dalam mendorong program pengembangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model Community-Based Tourism (CBT) yang diterapkan mampu mengintegrasikan konservasi lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi melalui sinergi antar aktor, penyediaan fasilitas ramah lingkungan, dan strategi pemasaran digital.
Integrasi Keuangan Syariah dan Islamic HRM: Analisis Bibliometrik Sistem Pengupahan Berbasis Bagi Hasil (2010–2025) Rismaya, Erin; Jaelani, Aan; Wartoyo, Wartoyo
Khazanah Multidisiplin Vol. 7 No. 1 (2026): Khazanah Multidisiplin
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/kl.v7i1.52474

Abstract

Sistem pengupahan berbasis bagi hasil merupakan manifestasi konkret integrasi nilai ekonomi syariah ke dalam manajemen sumber daya manusia (SDM) yang menawarkan mekanisme kompensasi berkeadilan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan integrasi antara literatur keuangan syariah dan Islamic Human Resource Management (Islamic HRM) terkait sistem pengupahan bagi hasil periode 2010–2025. Menggunakan protokol PRISMA, penelitian ini menganalisis 242 publikasi ilmiah terseleksi dari database Scopus dan Google Scholar yang diolah menggunakan VOSviewer dan Publish or Perish. Hasil analisis menunjukkan pola pertumbuhan bifasik dengan fase akselerasi tertinggi pada rentang 2015–2018, diikuti fase konsolidasi riset. Pemetaan bibliometrik mengidentifikasi lima kluster intelektual utama: fundamental keuangan Islam, mekanisme bagi hasil, Islamic HRM, keadilan distributif, serta tantangan implementasi praktis. Temuan krusial mengungkapkan adanya kesenjangan metodologis signifikan, di mana studi longitudinal (3%) dan eksperimental (6,6%) masih sangat minim, serta fokus sektoral yang terlalu terpusat pada industri perbankan (42%). Penelitian ini berkontribusi dalam menyusun peta jalan riset masa depan, merekomendasikan pergeseran dari studi konseptual menuju pembuktian empiris, serta perluasan konteks ke sektor non-keuangan untuk memperkuat teori kompensasi berbasis syariah.