cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 2,081 Documents
Tinjauan Yuridis Terhadap Penghentian Izin Pelaksanaa Reklamasi Pulau I di Provinsi DKI Jakarta (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 32 PK/TUN/2021) Febrina Permadi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.1687

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana penyelesaian sengketa terhadap Penghentian Izin Reklamasi Pulau I di Provinsi DKI Jakarta dan bagaimana kendala bagi pengembang dalam Pelaksanaan Reklamasi Pulau I di Provinsi DKI Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan pendekatan metode yuridis normatif, yang dilakukan dengan cara meneliti data sekunder berupa putusan pengadilan, peraturan serta literatur terkait. Data yang terkumpul akan dianalisis secara kualitatif dan disimpulkan secara deduktif. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa Gubernur DKI Jakarta berwenang dalam menerbitkan Keputusan Nomor 1409 Tahun 2018 tanggal 6 September 2018 perihal Pencabutan beberapa Keputusan Gubernur tentang Pemberian Izin Pelaksanaan Reklamasi sepanjang yang berhubungan dengan Keputusan Gubernur Nomor 2269 Tahun 2015 tentang Pemberian Izin Pelaksanaan reklamasi Pulau I kepada PT Jaladri Kartika Pakci dan tidak melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku serta asas umum pemerintahan yang baik. Akibat hukumnya adalah bahwa Mahkamah Agung menolak gugatan, menyatakan batal judex facti. Kata Kunci: Pembatalan Penghentian Izin Reklamasi, Pengembang Pulau I, Reklamasi Abstract This research seeks to reveal how to resolve disputes against the termination of the Island I Reclamation Permit in DKI Jakarta Province and how the obstacles for developers in the Implementation of Island I Reclamation in DKI Jakarta Province. This research is a descriptive research that uses a normative juridical method approach, which is carried out by examining secondary data in the form of court decisions, regulations and related literature. The collected data will be analyzed qualitatively and deductively inferred. The results showed that the Governor of DKI Jakarta was authorized to issue Decree Number 1409 of 2018 dated September 6, 2018 concerning the Revocation of several Governor's Decrees concerning the Granting of Reclamation Implementation Permits as far as it relates to Governor's Decree Number 2269 of 2015 concerning the Granting of Permits for the Implementation of Island I reclamation to PT Jaladri Kartika Pakci and does not violate applicable laws and regulations and the principles of good general government. The legal consequence was that the Supreme Court dismissed the suit, declaring it null and void of judex facti. Keywords: Cancellation of Reclamation Permit Termination, Island Developer I, Reclamation
Implementation of Measurement of Zakat Village Index in Cibungur Village, Parungponteng District, Tasikmalaya Regency M Silmi Mubarok; Mulia Amirullah; Eris Munandar
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.2547

Abstract

Abstract The Zakat Village Index is a mechanism tool used to measure the condition of a village so that it can be said that it is feasible or not feasible to be assisted by Baznas with zakat funds. Therefore, the Zakat Village Index can also be used as a monitoring and evaluation tool for the zakat management process in a village. The objectives of this study to be achieved include knowing the implementation of the Zakat Village Index for economic dimensions, health dimensions, and education dimensions for the people of Cibungur Village, Parungponteng District, Tasikmalaya Regency. social and humanitarian dimensions, and dimensions of da'wah or religion in the Cibungur Village community, Parungponteng District, Tasikmalaya Regency. This research uses mixed method research, which combines qualitative and quantitative methodologies to analyze a study. This method allows researchers to present studies qualitatively through descriptive explanations and also quantitatively through numbers, graphs, charts, and statistical data. Based on the research results, it can be concluded as follows: (1) The economic dimension index value has a value of 0.43. (2) The index value of the health dimension is 0.693. (3) The index value of the education dimension is 0.92 (4) The index value of the social and humanitarian dimension is 0.948 (5) The index value of the da'wah dimension is 1. Based on the measurement results of the Zakat Village Index (IDZ) obtained a value of 0.78. Categorized, Cibungur Village is included in the good category, which means that it is not prioritized for assistance. Keywords: Implementation, Measurement, IDZ
Penguatan Karakter Anti Korupsi pada Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi Berbasis Keislaman Raka Ramandita; Ahmad Luqman Hakim; Isa Fauzan Anshory; Aulia Sholichah Iman Nurchotimah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3124

Abstract

Abstrak Tidak dapat dipungkiri, bahwa pada saat ini banyak negara di dunia tidak lepas dari yang namanya korupsi. Hal tersebut disebabkan rusaknya moral dan kurangnya penanaman karakter anti korupsi pada seseorang. Artikel ini menggali lebih dalam tentang betapa pentingnya penanaman karakter anti korupsi pada pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dan juga penerapannya pada tingkat perguruan tinggi yang berbasis keislaman. Artikel ini menggunakan metode kajian pustaka, dengan mereview sumber-sumber ilmiah kemudian mengembangkan ide-ide yang ada pada sumber-sumber tersebut. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa karakter anti korupsi sangatlah penting ditanamkan pada diri seseorang, terutama pada civitas akademika perguruan tinggi yang merupakan generasi penerus bangsa ini dalam mengisi pemerintahan. Penerapannya melalu pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dan juga keikutsertaan para mahasiswa dalam menolak korupsi yang penerapannya pada penyelanggaraan acara-acara kegiatan sebagai bentuk penolakan korupsi di negeri. Hal tersebut sebagai bentuk kampanye besar-besaran sebagai bentuk penguatan karakter anti korupsi, penolakan terhadap tindak pidana korupsi, dan yang paling utama adalah untuk menghilangkan para koruptor dari negara ini, guna menciptakan sebuah negara dan lembaga pemerintahan yang bersih, serta menciptakan lingkungan masyarakat yang aman dan damai. Kata Kunci: Karakter Anti Korupsi, Korupsi, Pendidikan Kewarganegaraan.   Abstract It is undeniable, that at this time many countries in the world can not be separated from the name of corruption. This is due to moral damage and lack of planting anti-corruption character in a person. This article delves deeper into the importance of planting anti-corruption characters in Civic Education Learning and also its application at the level of Islamic-based universities. This article uses the literature review method, by reviewing scientific sources and then developing ideas that exist in these sources. The results of this study states that the character of anti-corruption is very important instilled in a person, especially in the academic community of higher education which is the next generation of this nation in filling the government. Its application is through Civic Education Learning and also the participation of students in rejecting corruption whose application is in the organization of activity events as a form of rejection of corruption in the country. This is a form of large-scale campaign as a form of strengthening the character of anti-corruption, rejection of corruption, and the most important is to eliminate the corruptors from this country, in order to create a clean state and government institutions, and create a safe and peaceful community environment. Keywords: Anti-Corruption Character, Corruption, Civic Education.
Studi Literatur: Bagaimana Orang Tua Mendeteksi Dini Perkembangan Kognitif Anak Usia 3- 4 Tahun ? Laily Rahma Octaviani; Edi Hendri Mulyana; Sumardi Sumardi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3763

Abstract

  Perkembangan kognitif merupakan salah satu perkembangan dari enam aspek perkembangan yang perlu diberi stimulus dan treatment yang sesuai dengan tahapannya. Banyak orang tua yang tidak mengetahui bagaimana orang tua tahu bahwa anaknya sudah berkembang sesuai dengan tahapannya atau tidak, karena ditakutkan dengan abainya rasa ingin tahu orang tua terkait perkembangan kognitif anak usia 3-4 tahun menjadi masalah yang lebih serius salah satunya keterlambatan perkembangan kognitif pada anak. Untuk mengetahui bagaimana tahapan perkembangan kognitif anak usia 3-4 tahun, dengan mendeteksi dini perkembangan anak. Mendeteksi dini perkembangan anak usia 3-4 tahun dengan mengacu pada Permendikbud No 137 Tahun 2014 Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur, metode studi literatur merupakan semua data yang dikumpulkan berasal dari jurnal, buku ataupun sumber lainnya. Dalam penelitian ini, peneliti mencari kajian-kajian yang relevan dengan penelitian yang dilakukan, mengkaji penelitian yang sudah ada. Dan kesimpulan dari penelitian ini dalam mendeteksi dini perkembangan kognitif anak usia 3-4 dapat mengacu pada STPPA. Kata Kunci: Orang Tua, Deteksi Dini Perkembangan Kognitif Anak Usia 3-4 Tahun, Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA)  
Efektivitas Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja dalam Menertibkan Pedagang Kaki Lima di Cikampek Kabupaten Karawang Aditya Rismayanti; Rachmat Ramdani; Lukmanul Hakim
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3764

Abstract

Perihal otonomi dareah dan penyelengaraan pemerintahan daerah diatur di dalam Undang-Undang No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah sebagai pegganti Undang-Undang No. 22 Tahun 1999. Polisi Pamong Praja (Satpol-PP). Satuan ini merupakan perangkat pemerintah daerah yang bertugas untuk membantu kepala daerah dalam pelaksanaan jalannya pemerintahan dan sebagai garda atau barisan terdepan dalam bidang ketentraman dan ketertiban umum. Salah satu bentuk sektor ekonomi perkotaan yang informal ialah berdagang, namun tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk mulai berdagang dengan skala sedang maupun besar. Mereka yang memiliki modal terbatas lebih memilih untuk berdagang menggunakan gerobak atau sebuah lapak kecil karena tak memiliki dana untuk menyewa kios maupun toko karena keterbatasan modal. Dan pedagang yang minim modal ini biasanya akan berjualan di sepanjang trotoar yang di peruntukan untuk pejalan kaki (Trotoar), pedagang ini disebut dengan Pedagang Kaki Lima. Di Cikampek khususnya di Kawasan Pasar Cikampek, dibawah Fly Over dan di sepanjang Jl. Ir. Haji Juanda masih saja menempati tempat yang tidak peruntukkannya atau tidak sesuai dengan Perda Kabupaten Karawang No. 6 Tahun 2011. rumusan masalah, yaitu: (1) Bagaimana Produktivitas Satuan Polisi Pamong Praja dalam menertibkan Pedagang Kaki Lima di Cikampek? (2) Bagaimana Kualitas Layanan Satuan Polisi Pamong Praja dalam menertibkan Pedagang Kaki Lima di Cikampek? (3) Bagaimana Responsivitas Satuan Polisi Pamong Praja dalam menertibkan Pedagang Kaki Lima Cikampek? (4) Bagaimana Responsibilitas Satuan Polisi Pamong Praja dalam menertibkan Pedagang Kaki Lima di Cikampek? (5) Bagaimana Akuntabilitas Satuan Polisi Pamong Praja dalam menertibkan Pedagang Kaki Lima di Cikampek? Ttujuan penelitian (1) Untuk mengetahui Produktivitas Satuan Polisi Pamong Praja (2) Untuk mengetahui Kualitas Layanan Satuan Polisi Pamong Praja (3) Untuk mengetahui Responsivitas Satuan Polisi Pamong Praja (4) Untuk mengetahui Responsibilitas Satuan Polisi Pamong Praja (5) Untuk mengetahui Akuntabilitas Satuan Polisi Pamong Praja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Peneliti dalam mengoleksi data melakukan kontak langsung dan berhubungan secara kontinyu, yang menjadi informan adalah mereka yang ditentukan sesuai dengan informasi yang kredibel tentang Efektifitas Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja dalam menertibkan Pedagang Kaki Lima di Cikampek Kabupaten Karawang. Kesimpulan hasil Produktivitas, Kualitas Layanan, Responsivitas, Responbilitas, Akuntabilitas. Kata Kunci: Efektivitas, Satuan Polisi Pamong Praja, Pedagang Kaki Lima
Analisis Kinerja Petugas Aviation Security dalam Pemeriksaan Barang Berbahaya di Security Check Piont 1 Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin Bima Nurul Istiqamah; Sri Sutarwati
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3771

Abstract

Abstrak Kinerja merupakan hasil kerja yang telah dicapai seorang sekelompok pegawai yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Kinerja dari petugas Aviation Security (Avsec) sangat mempengaruhi kelancaran dan kemanan suatu penerbangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja dari petugas Avsec dan faktor apa saja penyebab lolosnya bahan/barang berbahaya pada Security Check Point 1 di Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin Bima. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Untuk menguji keabsahan data digunakan teknik triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja petugas Avsec pada Security Check Point 1 sudah sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) dan faktor penyebab lolosnya barang berbahaya sebagian besar berasal dari faktor alat yang kurang maksimal dalam menampilkan barang penumpang ketika melewati mesin X-Ray sehingga menghambat proses pemeriksaan, faktor lainnya berasal dari penumpang yang tidak jujur mengenai barang bawaanya. Kata Kunci: Aviation Security, Kinerja, Barang Bebahaya
Analisis Kinerja Operator Ground Support Equipment (GSE) dalam Menjaga Keamanan dan Keselamatan Penerbangan di Bandar Udara Internasional Lombok Nusa Tenggara Barat Jumriati Jumriati; Aditya Dewantari
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3772

Abstract

Abstrak Kurang optimalnya para operator GSE terkait proses pelayanan yang diberikan seperti sering terjadi keterlambatan baik pada saat penanganan bongkar muat bagasi maupun peralatan yang rusak. Ada pula salah peletakan barang yang disebabkan oleh para operator GSE yang kurang teliti. Oleh karena itu peneliti bertujuan untuk meniliti 1) kinerja operator GSE dalam menjaga kemanan dan keselamatan penerbangan di Bandar Udara Internasional NTB 2) Cara mengatasi faktor penghambat kinerja operator GSE dalam menjaga kemanan dan keselamatan penerbangan di Bandar Udara Internasional NTB. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tehnik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Tehnik keabasahan data yang gunakan oleh peneliti yaitu triangulasi dan tehnik analisis data yang peneliti gunakan yaitu pengupulan data, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) Ground Support Equipment (GSE) dapat dilihat dari kualitas, kuantitas dan ketepan waktu, hal ini menunjukan bahwa kinierja GSE di bandar udara internasional lombok dalam menjaga keamanan dan keselamatan di bandara lombok sudah berjalan dengan lancar dan benar susai dengan Standar Operational Prosedur (SOP) dan Sistem Manajment Keselamatan (Safety Management Seselamatan) 2) Operator Ground Support Equipment (GSE) melalukan daily check sheet di pagi hari agar memastikan peralatan yang akan digunakan tidak memiliki kendala dan siap digunakan. Melakukan pengecekan atau prepare pada alat terlebih dahulu agar tidak ada kendala atau hambatan disaat melakukan pengoprasian alat di apron.Kata Kunci: Kinerja operator GSE, Keamanan dan keselamatan Bandar Udara Internasiona Lombok               Abstract The GSE operators are less than optimal regarding the service process provided, such as frequent delays in handling baggage loading and unloading or damaged equipment. There is also a misplacement of goods caused by the GSE operators who are not careful. Therefore, the researcher aims to examine 1) the performance of GSE operators in maintaining flight safety and security at NTB International Airport 2) How to overcome the factors that hinder the performance of GSE operators in maintaining flight security and safety at NTB International Airport. This study uses qualitative methods with data collection techniques of observation, interviews and documentation. The data validity technique used by the researcher is triangulation and the data analysis technique that the researcher uses is data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of this study indicate that 1) Ground Support Equipment (GSE) can be seen from the quality, quantity and punctuality, this shows that the performance of GSE at the Lombok international airport in maintaining security and safety at the Lombok airport has been running smoothly and correctly after Standard Operational Procedure (SOP) and Safety Management System 2) Ground Support Equipment (GSE) operators perform daily check sheets in the morning to ensure that the equipment to be used has no problems and is ready for use. Check or prepare the tools beforehand so that there are no obstacles or obstacles when operating the tools on the apron. Keywords: GSE operator performance, Security and safety of Lombok International Airport
Pengaruh Metode Resitasi Terhadap Keterampilan Berfikir Kreatif pada Karakteristik Siswa di Sekolah Kelas II SDN Gayungan II Surabaya Mya Salsabilla Al Adilla; Achmad Fanani; Rarasaning Setianingsih
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3773

Abstract

AbstrakPembelajaran merupakan suatu proses yang terdiri dari serangkaian perilaku yang terjadi dalam situasi pendidikan oleh guru dan siswa berdasarkan hubungan timbal balik untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam pembelajaran, ada banyak tujuan yang harus dicapai. Dalam konteks ini, pembelajaran adalah kumpulan komponen pembelajaran yang berinteraksi dan berintegrasi satu sama lain. Termasuk dalam studi kuasi-eksperimental, studi kuasi-eksperimental adalah studi yang memberikan pengobatan dan mengukur konsekuensi pengobatan tetapi tidak menggunakan sampel acak untuk menyimpulkan perubahan yang disebabkan oleh pengobatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes esai. Hasil Berdasarkan analisis dalam penelitian ini, terdapat pengaruh metode pengajian terhadap kemampuan berpikir kreatif terhadap karakteristik siswa kelas dua SDN Gayungan II Surabaya. Hal ini dapat dibuktikan dengan menggunakan rumus t-test. Sehingga dapat dikatakan bahwa metode pengajian keterampilan berpikir kreatif terhadap karakteristik siswa kelas II di SDN Gayungan II Surabaya.Kata Kunci: Metode Pengajian, Keterampilan Berpikir Kreatif AbstractLearning is a process consisting of a series of behaviors that occur in educational situations by teachers and students based on reciprocal relationships to achieve certain goals. In learning, there are many goals to be achieved. In this context, learning is a collection of learning components that interact and integrate with each other.Included in quasi-experimental studies, quasi-experimental studies are studies that provide treatment and measure the consequences of treatment but do not use a random sample to infer changes caused by the treatment. The method used in this research is essay test questions.Results Based on the analysis in this study, there is an effect of the recitation method on creative thinking skills on the characteristics of the second grade students of SDN Gayungan II Surabaya. This can be proven by using the t-test formula. So it can be said that the method of recitation of creative thinking skills on the characteristics of class II students at SDN Gayungan II Surabaya.Keywords: Recitation Method, Creative Thinking Skills
Analisa Pelaksanaan Prinsip Good Manufacturing Practice (GMP) di Pabrik Tahu Dele Emas Krajan Mojosongo Surakarta Guna Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Cicik Sudaryantiningsih; Yonathan Suryo Pambudi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3774

Abstract

AbstrakPabrik tahu DELE EMAS terletak di kampung Krajan RT02 RW 01. Dari penelitian awal, pabrik belum menjalankan prinsip Good Manufacturing Practice (GMP) dengan baik, karena tidak ada Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam produksi tahu. Tujuan dari penelitian ini 1) Menganalisa penerapan Prinsip Good Manufacturing Practice (GMP) oleh pabrik tahu dele Emas Krajan. 2) Menganalisa Aspek produksi di pabrik tahu DELE EMAS Krajan yang perlu disesuaikan dengan GMP. 3) Menyusun Draft Standart Operasional Prosedur (SOP), Higiene dan Sanitasi Tempat Kerja dan higienitas karyawan di pabrik tahu DELE EMAS Krajan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2021-Januari 2022, bertempat di pabrik tahu DELE EMAS Krajan mojosongo, Surakarta. Guna memperoleh data penerapan Prinsip Good Manufacturing Practice (GMP) dilakukan dengan pengamatan dan wawancara tentang penerapan GMP. Selanjutnya dibandingkan dengan Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor HK.03.1.23.04.12.2206 Tahun 2012. Kesimpulan dari penelitian ini adalah 1) Penerapan Prinsip Good Manufacturing Practice (GMP) dalam aspek Kesehatan dan hygiene karyawan, serta Pemeliharaan dan program Higiene dan sanitasi oleh pabrik tahu DELE EMAS di Krajan Mojosongo, Surakarta, belum dilaksanakan dengan baik.2) Sub aspek GMP yang belum diterapkan di Pabrik tahu DELE EMAS antara lain: kebersihan dan kebiasaan karyawan, pemeliharaan dan pembersihan, program pengendalian hama, dan mencegah masuknya hama. 3) Perlu Menyusun Draft Standart Operasional Prosedur (SOP), yaitu Standar Operasional Prosedur Kesehatan dan Higiene Pengrajin Tahu, dan Standar Operasional Pemeliharaan dan Program Hygiene Sanitasi.Kata Kunci: Good Manufacturing Practice, Protokol Kesehatan, Standar Operasional Prosedur AbstractThe DELE EMAS tofu factory is located in Krajan village RT02 RW 01. From the initial research, the factory has not properly implemented the principles of Good Manufacturing Practice (GMP) because there is no Standard Operating Procedure (SOP) in the production of tofu. The purpose of this study 1) To analyze the application of the principles of Good Manufacturing Practice (GMP) by the Dele Emas Krajan tofu factory. 2) Analyzing the production aspects at the DELE EMAS Krajan tofu factory that needs to be adjusted to GMP. 3) Prepare a Draft Standard Operating Procedure (SOP), Workplace Hygiene and Sanitation, and employee hygiene at the DELE EMAS Krajan tofu factory. This research was conducted from September 2021 – January 2022 at the DELE EMAS tofu factory in Krajan mojosongo, Surakarta. In order to obtain data on the application of Good Manufacturing Practice (GMP) principles, observations and interviews were conducted on the application of GMP. Furthermore, it is compared with the Regulation of the Head of the Food and Drug Supervisory Agency of the Republic of Indonesia Number HK.03.1.23.04.12.2206 the Year 2012. The conclusions of this study are 1) The application of the principles of Good Manufacturing Practice (GMP) in the health and hygiene aspects of employees, as well as the Hygiene and Sanitation Maintenance and program by the DELE EMAS tofu factory in Krajan Mojosongo, Surakarta, has not been implemented properly. 2) GMP sub-aspects Those that have not been implemented at the DELE EMAS tofu factory include: employee hygiene and habits, maintenance and cleaning, pest control programs, and preventing the entry of pests. 3) It is necessary to draw up a draft of Standard Operating Procedures (SOP), namely Standard Operating Procedures for Health and Hygiene for Tofu Craftsmen and Standard Operational Maintenance and Sanitation Hygiene Programs.Keywords: Good Manufacturing Practice, Health Protocol, Standard Operating Procedure
Analisis Kelayakan Pengadaan Moda pada PT X dengan Metode Capital Budgeting Nurlaela Kumala Dewi; Vina Pandusa
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3775

Abstract

AbstrakPT X pemasok kelapa tua yang berasal dari Kabupaten Tasikmalaya Propinsi Jawa Barat, setiap tahunnya PT.X mengalami peningkatan permintaan kelapa tua untuk konsumen yang berada di kota Bandung dan sekitarnya, Saat ini PT X hanya memiliki 2 moda angkutan dengan kapasitas setiap moda angkutnya adalah sebanyak 2100 butir kepala tua. Saat ini PT X sedang menghitung kemungkinan pengaturan kapasitas dan kelayakan pembelian investasi yaitu moda angkut baru dengan alternatif keputusan terbaik antara membeli atau menyewa. Metode yang digunakan pada penelitian ini meliputi Metode Forecasting (Peramalan) dengan 3 metode berbeda yaitu Freehand’s Method, Metode Semi Rata-Rata dan Least Squares Method. Selanjutnya metode yang digunakan adalah Metode Kapasitas Angkut dan Capital Budgeting yang meliputi Net Present Value (NPV), Internal Rate Return (IRR), serta Payback Period. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa PT X harus sudah memiliki angkutan baru pada Tahun 2023 bulan September berdasarkan peramalan permintaan dengan menggunakan metode Least Square Method dan dilanjutkan menghitung kapasitas angkut menggunakan hasil ramalan hasil dari Least Square Method, serta total membeli moda selama lima tahun dengan menghitung biaya operasional pertahun serta harga kendaraan adalah Rp. 1,232,283,784 dan total menyewa moda selama lima tahun dengan biaya Rp.650.000/hari dan kenaikan pertahun sebesar 5% adalah Rp. 1,311,672,640. Artinya investasi yang akan dilakukan oleh PT X adalah membeli moda baru karena biaya yang dikeluarkan lebih sedikit daripada menyewa.Kata Kunci: Capital Budgedting, Forecasting, Kapasitas Angkut, Kelapa AbstractPT X is an old coconut supplier from Tasikmalaya Regency, West Java Province, every year PT. X experienced an increase in demand for old coconuts for consumers in the city of Bandung and its surroundings, currently PT X only has 2 modes of transportation with the capacity of each mode of transportation is as many as 2100 old heads. Currently, PT X is calculating the possibility of capacity arrangements and the feasibility of purchasing investments, namely new modes of transportation with the best alternative decision between buying or renting. The methods used in this study include the Forecasting Method (Forecasting) with 3 different methods, namely the Freehand's Method, the Semi-Average Method and the Least Squares Method. Furthermore, the method used is the Carrying Capacity Method and Capital Budgeting which includes Net Present Value (NPV), Internal Rate Return (IRR), and Payback Period. From the results of the research that has been carried out, the results were obtained that PT X must already have new transportation by 2023 in September based on demand forecasting using the Least Square Method and continue to calculate the transportation capacity using the results of the estimated results of the Least Square Method, as well as a total of buying modes for five years by calculating the operating costs per year and vehicle prices are Rp. 1,232,283,784 and a total of renting modes for five years with  costs Rp.650,000/day and an annual increase of 5% is Rp. 1,311,672,640. This means that the investment to be made by PT X is to buy a new mode because the costs incurred are less than renting.Keywords: Capital Budgedting, Forecasting, Carrying Capacity, Coconut