cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 3,219 Documents
Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) Sebagai Penangkal Penyakit Paisal Hamidi; Rafiqurrahim; Alza Annisa Hasibuan; Aurora Zahra; Nurhayati Harahap; Nisfi Maulida Nasution; Reza Nur Aisyah; Riska Nasution; Suaidah Mawaddah Harahap; Henny Syawal
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.1865

Abstract

Abstrak Toga adalah singkatan dari tanaman obat. Tanaman obat pada dasarnya adalah sebidang tanah baik di halaman, taman, atau lading digunakan untuk menumbuhkan tanaman yang memiliki khasiat obat untuk memenuhi kebutuhan keluarga akan obat-obatan. Taman herbal atau bahan dan kemudian didistribusikan kepada masyarakat, terutama obat yang berasal dari tanaman. Upaya Kesehatan Bersumber daya Manusia merupakan wujud nyata peran serta masyarakat dalam pembangunan kesehatan sebagai pemicu kegiatan pemberdayaan masyarakat, salah satunya adalah TOGA (Tanaman Obat Keluarga). TOGA merupakan beberapa jenis tanaman obat pilihan yang dapat ditanam di pekarangan rumah. Keberadaan TOGA di lingkungan rumah sangat penting, terutama bagi keluarga yang tidak memiliki akses untuk pelayanan kesehatan. Nama kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Pemberdayaan Masyarakat “Pemanfaatan TOGA pada masyarakat Desa Ridan Permai kecamatan Bangkinang kota”. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan kader posyandu beserta masyarakat mengenai pemanfaatan TOGA. Kata Kunci: Toga, Tanaman, Obat Abstract Toga stands medicinal plants. Medicinal plants is essentially a piece of land either in the Yard, garden or lading used to cultivate plants that have medicinal properties in order to meet family Needs will be drugs. Garden herbs or ingredients and then be distributed to the public, especially Drugs derived from plants. Health Effort Based Human Resources is a real fact of community participated in health development that can trigger the community empowerment activities, such as Family Medicinal Plants (FMP), FMP are several kinds of selection plants that could be planted in the yard or home environment. The existence of this plants in the home yard are important, especially for the family with lack of access to the health services. This was a community service; community empowerment entitled “utilization the family medicinal plants (FMP) of community village Ridan Permai districts Bangkinang Kota. The aims were to improve the community and cadre knowledge and ability about the utization of FMP. Keywords: Toga, Plants, Medicinel
Sosialisasi tentang Pengentasan Stunting dan Sanitasi Hariyanti; Anggi Fauziah Harahap; Adiva R.M Sinaga; Anisyah Saputri; Ayu Lestari; Camelia Esperanza; Primasakti Yudhistira; Rita Fronika Lumban Gaol; Sindy Arfilia Deshinta; Wulanika Apriananda Widi; Zahwa Anugrah Putri
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.1936

Abstract

Abstrak Stunting merupakan masalah gizi global, terutama di negara berkembang dan miskin. Stunting dapat meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas, serta perkembangan otak yang kurang optimal, termasuk keterlambatan perkembangan keterampilan motorik dan intelektual. Stunting menggambarkan suatu kondisi kekurangan gizi kronis sejak masa kanak-kanak dan seterusnya selama pertumbuhan dan perkembangan. Keterlambatan perkembangan pada anak di bawah usia 5 tahun dapat disebabkan oleh banyak faktor, antara lain: B. Karakteristik dan faktor sosial ekonomi anak di bawah usia 5 tahun. Penelitian observasional ini dilakukan di Desa Rimba Sekampong, Kecamatan Dumai Kota, Kota Dumai. Karena minimnya pengetahuan masyarakat tentang stunting, mahasiswa KKN Universitas Riau bekerjasama dengan Kerlahan untuk kembali mengikutsertakan warga dalam kegiatan penyuluhan anti stunting. Kegiatan ini mencakup advokasi pencegahan stunting dan penanganan yang tepat. Kedua, dampak kesenjangan yang terjadi bila tidak menerapkan pola hidup sehat dan bersih yang dapat menyebabkan terhambatnya tumbuh kembang pada anak. Diperagakan di masyarakat untuk memberikan sosialisasi terkait stunting. Dalam kegiatan ini, prestasi dan tujuan yang harus dicapai mahasiswa KKN adalah orang-orang yang sangat antusias agar kegiatan sosialisasi ini berjalan dengan lancar. Penduduk desa tidak lagi asing dan tahu bagaimana mencegah stunting. Kata Kunci: Edukasi, Stunting, Sosialisasi Abstract Stunting is a global nutrition problem, especially in developing and poor countries. Stunting may increase the risk of morbidity and mortality, as well as suboptimal brain development, including delayed motor skills Developmental and intellectual disability. Stunting describes a condition of chronic malnutrition from childhood onwards during growth and development. Developmental delay in children under the age of 5 can be caused by many factors, including: B. Characteristics and socioeconomic factors of children under 5 years of age. This observational study was conducted in Rimba Sekampong Village, Dumai Kota District, Dumai City. Due to the lack of public knowledge about stunting, students from the University of Riau Community Service Program worked with Kerlahan to re-engage residents in anti-stunting counseling activities. This activity includes advocating for stunting prevention and proper management. Second, the effects of gaps that occur when not adopting a healthy and clean lifestyle that can cause growth retardation in children. Demonstrated in the community to provide socialization related to stunting. In this activity, the achievements and goals that KKN students should achieve are people who are very enthusiastic about making this outreach work go smoothly. Villagers are no longer strangers and know how to prevent stunting. Keywords: Education, Stunting, Socialization
PENGARUH BUDAYA ASING DALAM KEPEMIMPINAN NASIONAL DI MASA MENDATANG
Jurnal Kewarganegaraan Vol 8 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v8i1.1948

Abstract

A
Penguatan Peran Desa dalam Konvergensi Pencegahan Stunting Terintegrasi di Desa Tandun Barat Kabupaten Rokan Hulu Hariyanti; Adriano Megumi; Devi Safitri Pasaribu; Emia Kezia Aginta Br. Karo-karo; Hafif Anugerah; Muhammad Fadhal Al Giffari; Nur Mahmudah; Reci Sartika; Rika Enjelina Simatupang; Vera Anjeliana Simanjuntak; Wahyu Nur Khasanah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.1995

Abstract

Abstrak Stunting merupakan prediktor rendahnya kualitas sumber daya manusia sehingga pencegahan dan penanggulangan stunting menjadi sangat penting. Upaya percepatan pencegahan stunting lebih efektif apabila semua program intervensinya dilakukan secara konvergen. Dengan mekanisme konvergensi akan tercipta keterpaduan proses mulai dari proses perencanaan, penganggaran, dan pemantauan program/kegiatan pemerintah dari berbagai lintas sektor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbup no.2 tahun 2021 tentang peran desa dalam konvergensi pencegahan stunting terintegrasi di desa Tandun Barat Kabupaten Rokan Hulu. Kebijakan konvergensi percepatan penurunan stunting di Desa merupakan program prioritas nasional, masih terdapat interpretasi implementasi peraturan terkait konvergensi stunting,dan kata lain kolaborasi yang sifatnya saling membutuhkan. Percepatan penurunan stunting di desa diharapkan dapat bebas di desa tahun 2024, tentunya sangat memerlukan mekanisme yang disepakati bersama antara desa dan supradesa dalam penetapan bersama indikator cakupan intervensi konvergensi stunting skala prioritas di desa berdasarkan kewenangan lokal desa. Metode yang diterapkan adalah melalui sosialisasi. Kegiatan sosialisasi tentang stunting dilaksanakan di Desa Tandun Barat Kabupaten Rokan Hulu pada tanggal 10 Agustus 2022. Kegiatan sosialisasi berupa penyuluhan dengan memberikan informasi dan edukasi mengenai stunting,gizi dan pola hidup sehat oleh mahasiswa Kukerta UNRI tahun 2022. Dan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sosialisasi yang dilakukan melalui pendekatan dan penggunaan media yang disesuaikan dengan kondisi Obyektif yang ada di desa, dan dapat dilakukan secara informal maupun formal. Peran mahasiwa Kukerta UNRI 2022 lainnya di wujudkan dalam pembagian makanan tambahan (MT ) bergizi berupa bubur untuk menunjang pertumbuhan gizi setiap balita terbukti dengan adanya data bahwa berat badan dan tinggi balita usia 0-59 dalam keadaan normal dapat di indikasikan bahwa tidak adanya stunting pada anak di desa Tandun Barat. Hal tersebut juga didukung oleh partisipasi masyarakat yang secara rutin ikut serta posyandu. Kata Kunci: Aksi Konvergensi, Stunting, Cakupan Program Perbaikan Gizi, Pemerintah Daerah, Mahasiswa Kukerta UNRI 2022 Abstract Stunting is a predictor of the low quality of human resources, so stunting prevention and control is very important. Efforts to accelerate stunting prevention are more effective if all intervention programs are carried out convergently. The convergence mechanism will create an integrated process starting from the planning, budgeting, and monitoring of government programs/activities from various cross-sectors. This study aims to find out Perbup No. 2 of 2021 regarding the role of villages in the convergence of integrated stunting prevention in Tandun Barat Village, Rokan Hulu Regency. The convergence policy for the acceleration of stunting reduction in villages is a national priority program, there are still interpretations of the implementation of regulations related to stunting convergence, and in other words collaboration that is mutually necessary. The acceleration of stunting reduction in the village is expected to be free in the village by 2024, of course it really requires a mutually agreed mechanism between the village and the supra-village in the joint determination of indicators for the priority scale stunting convergence intervention coverage in the village based on the local authority of the village. The method applied is through socialization. The socialization activity about stunting was carried out in Tandun Barat Village, Rokan Hulu Regency on August 10, 2022. The socialization activity was in the form of counseling by providing information and education about stunting, nutrition and healthy lifestyles by UNRI Kukerta students in 2022. And this is done through an approach and use of media that is adapted to the objective conditions in the village, and can be done informally or formally. The role of other UNRI 2022 Kukerta students is manifested in the distribution of nutritious supplementary food (MT) in the form of porridge to support the nutritional growth of each toddler as evidenced by the data that the weight and height of toddlers aged 0-59 under normal circumstances can indicate that there is no stunting in children. in the village of West Tandun. This is also supported by the participation of the community who regularly participates in the Posyandu. Keywords: Convergence Action, Stunting, Coverage Of Nutrition Improvement Programs, Local Government, UNRI 2022 Kukerta Students.
Pembuatan Apotek Hidup Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat di Desa Indra Sakti Hariyanti; Fayzil Auliaswan; Gari Ardiansyah; Indah Annisa Ramadhani; Latifah Fitri Siregar; Lifeony Maharani; Luqmanul Hakim; Rahmat Hidayat; T. Nadifa Septiani; Tiara Sapta Audia; Tuti Ramadhani
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.2001

Abstract

Abstrak Desa Indra Sakti merupakan daerah dengan mayoritas penduduk bermata pencaharian dibidang perkebunan. Sebagian besar masyarakat belum memahami jenis-jenis tanaman obat serta khasiatnya. Tanaman obat banyak dijumpai, namun pemanfaatannya belum optimal. Tujuan pembuatan apotek hidup adalah untuk memberikan informasi dan pengetahuan tentang manfaat tanaman obat serta sarana dalam meningkatkan kesehatan masyarakat Desa Indra Sakti. Tahapan yang digunakan antara lain persiapan, survei lapangan, pembuatan apotek hidup dan pemeliharaan. Jenis tanaman obat yang dibudidaya adalah jahe (Zingiber officinale), lengkuas (Alpinia pyramidata), kencur (Kaemferia galangal), kunyit (Curcuma longa L.), temulawak (Curcuma Xanthorrhiza), serai wangi (Cymbopogon nardus (L.) Rendl), sirih (Piper battle L.), sirih merah (Piper ornatum), binahong (Anredera cordifol) dan betadine (Jatropha multifida L.) Program kerja pengabdian masyarakat di Desa Indra Sakti, Kecamatan Tapung ini menghasilkan apotek hidup sebagai sarana dalam budidaya tanaman obat. Kata Kunci: Apotek Hidup, Tanaman Obat, Indra Sakti Abstract Indra Sakti Village is an area with the majority of the population working in the plantation sector. Most people do not understand the types of medicinal plants and their properties. Many medicinal plants are found, but their utilization is not optimal. The purpose of making a live pharmacy is to provide information and knowledge about the benefits of medicinal plants and facilities in improving the health of the people of Indra Sakti Village. The stages used include preparation, field surveys, manufacture of live pharmacies and maintenance. The types of medicinal plants cultivated are ginger (Zingiber officinale), galangal (Alpinia pyramidata), kencur (Kaemferia galangal), turmeric (Curcuma longa L.), temulawak (Curcuma Xanthorrhiza), citronella (Cymbopogon nardus (L.) Rendl), betel (Piper battle L.), red betel (Piper ornatum), binahong (Anredera cordifol) and betadine (Jatropha multifida L.) This community service work program in Indra Sakti Village, Tapung District produces live pharmacies as a means of cultivating medicinal plants. Keywords: Living Pharmacy, Medicinal Plants, Magic Senses
Strategi Pengembangan Economic Civic di Lingkungan Persekolahan Guna Mendorong Peserta Didik Sebagai Wirausaha Muda Hariyanti; Filma Alia Sari
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.2034

Abstract

Abstrak Sumber Daya Manusia yang berkualitas dihasilkan dari system pendidikan yang mampu membekali lulusannya dengan kemampuan intelektualitas yang bermutu, keterampilan soft skill maupun hard skill dan karakter yang matang, artinya SDM yang berkualitas harus memiliki civic competences yang menyatu dalam dirinya. Artikel ini menggunakan metode literature review dalam menganalisis permasalahan melalui kajian teori dan hasil penelitian yang relevan untuk membuah sebuah solusi. Tahun 2045, Indonesia diperkirakan mengalami bonus demografi, dimana jumlah penduduk yang berusia produktif cukup tinggi. Economic civic merupakan salah satu upaya untuk mempersiapkan warga negara yang berkualitas dan berdaya saing sehingga tidak hanya menjadi konsumen produk negara lain tetapi menjadi produsen yang mampu mendatangkan income. Economic civic dibangun dalam lingkungan sekolah karena nilai-nilai entrepreneurship harus dibekali sejak dini, dilakukan secara kontiniu dan terbina. Economic civic dapat dikembangkan melalui (1) infiltrasi dalam mata pelajaran di sekolah; (2) membentuk kegiatan ekstrakurikuler entrepreneurship di sekolah yang peminatannya bersifat pilihan bagi peserta didik; (3) sinergi antara pihak sekolah dan pemerintah daerah untuk mengikutsertakan dan mendorong peserta didik untuk membuat dan menjual produk/karya mereka dalam kegiatan ekonomi kreatif. Kata Kunci: Economic Civic, Sekolah Abstract Quality human resources are produced from an education system that is able to equip graduates with quality intellectual abilities, soft skills and hard skills and mature characters, meaning that quality human resources must have civic competences that are integrated within them. This article uses the literature review method in analyzing problems through theoretical studies and relevant research results to produce a solution. In 2045, Indonesia is estimated to experience a demographic bonus, where the number of people of productive age is quite high. Economic civic is one of the efforts to prepare qualified and competitive citizens so that they are not only consumers of other countries' products but also producers who are able to bring in income. Economic civic is built in a school environment because entrepreneurship values ​​must be provided from an early age, carried out continuously and nurtured. Economic civic can be developed through (1) infiltration in subjects at school; (2) establishing entrepreneurship extracurricular activities in schools whose specialization is optional for students; (3) synergy between schools and local governments to involve and encourage students to make and sell their products/works in creative economic activities. Keywords: Economic Civic, School.
Pendidikan Karakter Berbasis Potensi Diri di SMP NU Bantaran Probolinggo Ilyas Hidayat; Fathullah Rusly; Imam Muttaqin
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.2150

Abstract

Abstrak Pendidikan Karakter merupakan pilihan dan strategi mengetahui potensi diri siswa untuk mengatasi krisis multidimensi dan kemerosotan moral bangsa. Sekolah Menengah Pertama Nahdlatul Ulama’ Bantaran merupakan salah satu lembaga yang menerapkan pendidikan karakter berbasis potensi diri dengan melibatkan beberapa tenaga sekolah, keluarga, dan masyarakat. Sekolah ini memiliki visi dan misi menghasilkan siswa yang cerdas, berkarakter dan religius. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis pendidikan karakter di Sekolah Menengah Pertama Nahdlatul Ulama’ (SMP NU) Bantaran dimulai dengan proses input identifikasi kemampuan siswa dan latar belakang keluarga sebagai dasar untuk strategi pengembangan internalisasi nilai-nilai yang dikembangkan melalui program kegiatan sekolah. Lalu, melakukan evaluasi secara bertahap kepada elemen sekolah, baik guru, staf, maupun siswa, bisa berupa tes maupun non tes. Tes dilakukan untuk mengevaluasi kompetensi siswa dan guru, sedangkan yang non tes untuk mengevaluasi kepribadian guru dan siswa. Kendala penerapan pendidikan karakter berbasis potensi diri terdapat pada lemahnya komitmen sebagian guru untuk memberikan keteladanan serta keadaan yang kurang mendukung baik dari lingkungan keluarga maupun lingkungan masyarakat. Sedangkan keunggulan pendidikan karakter berbasis potensi diri yaitu membentuk karakter, melatih mental dan moral, serta menciptakan generasi yang berintegritas. Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Potensi Diri Abstract Character education is a choice and strategy to find out the potential of students to overcome multidimensional crises and the nation's moral decline. Nahdlatul Ulama' Bantaran Junior High School is one of the institutions that implements self-potential-based character education by involving several school staff, families, and the community. This school has a vision and mission to produce intelligent, character and religious students. This research methodology uses a descriptive qualitative approach based on character education at the Bantaran Nahdlatul Ulama Junior High School (SMP NU) starting with the input process of identifying student abilities and family backgrounds as the basis for strategies for developing internalization of values ​​developed through school activity programs. Then, evaluate gradually to school elements, both teachers, staff, and students, it can be in the form of tests or non-tests. The test was conducted to evaluate the competence of students and teachers, while the non-test was to evaluate the personality of teachers and students. The obstacle to implementing self-potential-based character education lies in the weak commitment of some teachers to provide exemplary and unsupportive conditions both from the family environment and the community environment. While the advantages of character education based on self-potential are to form character, train mentally and morally, and create a generation of integrity Keywords: Character Education, Self Reduction
Manfaat Pembelajaran Daring dalam Menciptakan Proses Pembelajaran yang Menarik pada Masa Pandemi di SMP Negeri 20 Ambon Samina Buton; Agustinus Soumokil; Jumiati Tuharea
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.2485

Abstract

Abstrak Pendidikan merupakan peranan penting dalam mimbina setiap generasi mudah dalam mencapai suatu kurikulum pendidikan yang mutuh, dalam hal ini perlu adanya dilakukan pembelajaran pada masa pandemi sehingga parah siswa dan siswi tidak terlambat dalam mendapatkan pendidikan. Oleh karena itu guru sangat berperan aktif dalam memberikan pembelajaran yang menarik perhatian siswa pada masa pandemi ini, guru ditentut untuk mampu memberikan suatu pembelajran yang menarik dan menggunakan metode-metode dalam memberikan pembelajaran sehingga siswa yang mendapatkan materi tidak merasa bosan dengan apa yang disampaikan oleh guru saat belajar mengajar berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengatehui serta memberikan penjelasan terkait dengan manfaat pembelajaran daring dalam menciptakan proses pembelajaran yang menarik pada masa pandemi di smp negeri 20 ambon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara serta yang terdiri dari 10 siswa ditambah 1 orang guru pkn dan kepala sekolah smp negeri 20 ambon. Kata Kunci: Manfaat Pembelajaran Daring Terhadap Siswa SMP Negeri 20 Ambon Abstract Education is an important role in fostering every easy generation in achieving a quality education curriculum, in this case it is necessary to carry out learning during the pandemic so that it is not too late for students and students to get education. Therefore, the teacher plays an active role in providing learning that attracts students' attention during this pandemic, the teacher is required to be able to provide an interesting learning and use methods in providing learning so that students who get the material do not feel bored with what is conveyed by the teacher. while teaching and learning takes place. This study aims to identify and provide an explanation related to the benefits of online learning in creating an interesting learning process during the pandemic at SMP Negeri 20 Ambon. The method used in this study was qualitative, and the data collection techniques were observation and interviews and consisted of 10 students plus 1 PKN teacher and the principal of 20 Ambon State Junior High Schools. Keywords: The Benefits Of Online Learning For Students of SMP Negeri 20 Ambon
Sistem Pengelolaan Pamsimas Desa Menggunakan Framework Codeigniter Fatimah Nur Arifah; Yusuf Wahyu Setiya Putra
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.2546

Abstract

Abstrak Program PAMSIMAS (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) merupakan program pemerintah pusat yang membantu penyediaan air minum dan sanitasi dengan konsep berbasis kebutuhan masyarakat bagi kabupaten dan kota di seluruh Indonesia yang memiliki kesulitan didalam pemenuhan akses air dan sanitasi. Desa Sukodadi adalah salah satu desa di Kabupaten Kendal yang berhasil mendapatkan dana anggaran dari pemerintah untuk pembangunan PAMSIMAS. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Petugas yang melakukan pemeliharaan, pengoperasian, pengontrolan disebut BP SPAMS (Badan Pengelola Sarana Penyediaan Air Minum dan Sanitasi), petugas sangat sulit dalam melalukan penghitungan dan pengolahan data pembayaran PAMSIMAS perbulanya. Kemudian akan dibuat sebuah Sistem Pengelolaan PAMSIMAS menggunakan Framework Codeigniter berbasis website. Metode pengembangan sistem yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan metode waterfall. Metode ini bertujuan untuk menggambarkan dan keberlanjutan sistem pengelolaan di BP SPAMS Suka Makmur. Dengan adanya sistem ini, dapat memudahkan petugas dalam melayani pelanggan dalam pembayaran rekening air dengan hasil yang lebih efektif dan lebih akurat, selain itu dengan adanya sistem ini dapat memudahkan dalam pengolahan data pelanggan dan penyajian laporan laporan seperti laporan data pelanggan dan laporan pembayaran rekening air secara terkomputerisasi. Kata Kunci: PAMSIMAS, Sistem Pengelolaan, Codeigniter, Waterfall Abstract The PAMSIMAS (Community-Based Drinking Water and Sanitation Provision) program is a central government program that assists the provision of drinking water and sanitation with a concept based on community needs for districts and cities throughout Indonesia that have difficulty in fulfilling access to water and sanitation. Sukodadi Village is one of the villages in Kendal Regency that has succeeded in obtaining budget funds from the government for the construction of PAMSIMAS. The problem in this research is the officer who performs maintenance, operation, control is called BP SPAMS (Management Agency for Drinking Water Supply and Sanitation Facilities), the officer is very difficult in calculating and processing monthly PAMSIMAS payment data. Then a PAMSIMAS Management System will be created using a website-based Codeigniter framework. The system development method used in this study uses the waterfall method. This method aims to describe and sustain the management system at BP SPAMS Suka Makmur. With this system, it can make it easier for officers to serve customers in paying water bills with more effective and more accurate results. computerized. Keywords: PAMSIMAS, Management System, Codeigniter, Waterfall
Implementation of Measurement of Zakat Village Index in Cibungur Village, Parungponteng District, Tasikmalaya Regency M Silmi Mubarok; Mulia Amirullah; Eris Munandar
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.2547

Abstract

Abstract The Zakat Village Index is a mechanism tool used to measure the condition of a village so that it can be said that it is feasible or not feasible to be assisted by Baznas with zakat funds. Therefore, the Zakat Village Index can also be used as a monitoring and evaluation tool for the zakat management process in a village. The objectives of this study to be achieved include knowing the implementation of the Zakat Village Index for economic dimensions, health dimensions, and education dimensions for the people of Cibungur Village, Parungponteng District, Tasikmalaya Regency. social and humanitarian dimensions, and dimensions of da'wah or religion in the Cibungur Village community, Parungponteng District, Tasikmalaya Regency. This research uses mixed method research, which combines qualitative and quantitative methodologies to analyze a study. This method allows researchers to present studies qualitatively through descriptive explanations and also quantitatively through numbers, graphs, charts, and statistical data. Based on the research results, it can be concluded as follows: (1) The economic dimension index value has a value of 0.43. (2) The index value of the health dimension is 0.693. (3) The index value of the education dimension is 0.92 (4) The index value of the social and humanitarian dimension is 0.948 (5) The index value of the da'wah dimension is 1. Based on the measurement results of the Zakat Village Index (IDZ) obtained a value of 0.78. Categorized, Cibungur Village is included in the good category, which means that it is not prioritized for assistance. Keywords: Implementation, Measurement, IDZ