cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 2,081 Documents
Implementasi Program P5 Sebagai Bentuk Penguatan Karakter Gotong-Royong Siswa Melalui Tema Kewirausahaan Di SMPN 16 Pontianak Yumiantika; Thomy Sastra Atmaja
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v9i1.7709

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ingin mengetahui (1.) implementasi program P5 Sebagai Bentuk Penguatan Karakter Gotong-Royong Siswa melalui Tema Kewirausahaan Di SMP Negeri 16 Pontianak, (2.) gambaran karakter gotong-royong yang dibangun dalam program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui tema kewirausahaan, (3.) hambatan yang terjadi dalam proses pelaksanaan program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui tema kewirausahaan, (4.) solusi yang didilakukan dalam proses pelaksanaan program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui tema kewirausahaan. Pada siswa kelas VIII G. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, waka kurikulum, tim fasilitator, siswa. Pengambilan sampel atau pemilihan subjek informan penelitian ini menggunakan Teknik Purposive Sampling yang didasarkan atas peritmbangan tertentu. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumtasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teori Miles dan Huberman (2014) yang berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikkan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan (1.) Implementasi Program P5 Sebagai Bentuk Penguatan Karakter Gotong-Royong Siswa Melalui Tema Kewirausahaan Di SMP Negeri 16 Pontianak melalui beberapa tahapan mulai dari perencanaan, orientasi, kontekstualisasi, aksi nyata, refleksi, dan tindak lanjut lanjut. (2.) Gambaran kaarkter gotong-royong hanya fokus pada satu elemen, yaitu kolaborasi yang mengacu pada siswa diharapkan dapat bekerja sama dan berkomunikasi dengan baik dalam mencapai tujuan bersama, serta membentuk ketergantungan positif dan koordinasi sosial yang baik. (3) Hambatan yang muncul berasal dari internal maupun eksternal, berupa latar belakang dan pengalaman akademisi guru, kemampuan dalam menggunakan model pembelajaran, kesiapan siswa dalam mengikuti program, sarana dan prasarana, kebijakan pemerintah, serta ketersediaan dana dalam mendukung kegiatan. (4.) Solusi yang dilakukan untuk mengurangi hambatan, yaitu dengan melakukan diskusi rutin guru dan komunitas belajar, memahami model pembelajaran, melakukan pendekatan dengan siswa, pengoptimalisasian penggunaan sarana dan prasarana, pengadaan pelatihan lanjutan dengan narasumber ahli, serta pengadaan iuran untuk kegiatan. Kata kunci : Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, Kewirausahaan, Karakter Gotong-royong
Pentingnya Optimalisasi Manajemen Bela Negara dan Filsafat Strategi Pertahanan dalam Merespon Ancaman Geopolitik Global Fikri Nur Aini; Ansori; Tasdik Mustika Alam
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v9i1.7712

Abstract

Dinamika geopolitik global telah mengalami perubahan signifikan dalam dekade terakhir, ditandai dengan meningkatnya kompleksitas ancaman bagi negara-negara di dunia. Pergeseran kekuatan dari unipolaritas menuju multipolaritas, dengan kekuatan besar seperti Amerika Serikat, Cina, dan Rusia yang bersaing untuk mendominasi sistem global, memicu tantangan baru. Dalam konteks Indonesia, bela negara memegang peranan strategis dalam mempertahankan kedaulatan dan integritas teritorial. Bela negara tidak hanya mencakup kemampuan pertahanan militer, tetapi juga keterlibatan masyarakat dalam memperkuat ketahanan nasional di beberapa bidang seperti politik, ekonomi, sosial, serta budaya. Strategi bela negara yang terintegrasi dengan filsafat ilmu pertahanan menjadi kunci untuk menghadapi ancaman internal dan eksternal. Filsafat strategi pertahanan menjadi hal yang penting untuk dipahami bagi para kader intelektual bela negara dalam situasi perkembangan geopolitik global saat ini, di mana ancaman yang ada tidak lagi hanya bersifat militer, namun juga acaman non-militer bahkan hibrida. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara manajemen bela negara dan filsafat strategi pertahanan, serta memberikan rekomendasi bagi para pembuat kebijakan dalam merespons dinamika geopolitik global secara efektif dan berkelanjutan. Dengan pendekatan deskriptif dan analitis, artikel ini diharapkan dapat serta mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan teori dan praktik di bidang pertahanan nasional.
Analisis Ketidaksetaraan Upah dan Jenis Pekerjaan Buruh Tani Sawah di Desa Sungai Liuk Yuslistia Opeska; Alif Aditya Candra
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v9i1.7722

Abstract

Kesetaraan dan keadilan gender di Indonesia masih menjadi suatu hal yang perlu digaungkan, hal ini dikarenakan masih banyak terdapat kasus dan permasalahan berkaitan dengan ketidaksetaraan gender di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terkait dengan penyebab dari ketidaksetaraan upah dan jenis pekerjaan yang terjadi di masyarakat. Penelitian ini dikaji menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara dengan didukung dengan kajian terdahulu yang bersumber dari artikel ilmiah, dengan lokasi Penelitian di Desa Sungai Liuk, Kota Sungai Penuh, Jambi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan menunjukkan bahwa ketidaksetaraan upah dan jenis pekerjaan tersebut sudah berlangsung cukup lama di masyarakat, sehingga ini menggambarkan ada peran budaya masyarakat dalam mempertahankan tradisi pengupahan tersebut. Selain peran budaya, setelah dianalisis ada peran hukum yang melanggengkan tradisi tersebut terkait dengan peraturan mengenai upah yang bersifat formal saja. Kemudian tradisi tersebut berlaku lama di masyarakat juga disebabkan oleh masyarakat itu sendiri yang merasa nyaman dan tidak terbebani.
Pemahaman dan Penerapan Nilai-Nilai Pancasila oleh Siswa SMA dalam Kehidupan Sehari-hari Nancy Manuela; Jenda Rizkinta Tarigan
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v9i1.7729

Abstract

Pancasila sebagai dasar negara memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila oleh siswa SMA dalam kehidupan sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan teknik pengumpulan data melalui angket yang dibagikan kepada siswa di beberapa SMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki pemahaman yang baik terhadap nilai-nilai Pancasila, terutama dalam aspek menghormati dan toleransi. Namun, terdapat kesenjangan antara pemahaman dan penerapan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal kedisiplinan dan tanggung jawab sosial. Oleh karena itu, diperlukan upaya lebih lanjut dari pihak sekolah dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila secara lebih aplikatif melalui pembelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler. Kata Kunci: Pancasila, Pemahaman, Penerapan, Siswa SMA
Gugatan Perwakilan Kelompok (Class Action) sebagai Upaya Perlindungan Hukum Warga Terdampak Penggusuran: Studi Kasus Bukit Duri melawan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Moody Rizqy Syailendra; Glorya Heavennina Blessyah; Tabitha Roulina Anastasya; Giovanni Cornelia
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v9i1.7977

Abstract

Penggusuran paksa terhadap warga Bukit Duri oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2016 menjadi contoh konkret pelanggaran hak atas tempat tinggal yang layak, yang merupakan hak konstitusional setiap warga negara. Dalam merespons tindakan tersebut, warga Bukit Duri menempuh jalur hukum dengan mengajukan Gugatan Perwakilan Kelompok (class action) terhadap pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme dan implementasi hukum acara perdata dalam gugatan class action serta mengevaluasi efektivitasnya sebagai upaya perlindungan hukum kolektif. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis-normatif dengan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gugatan warga Bukit Duri telah memenuhi seluruh unsur yang disyaratkan dalam PERMA No. 1 Tahun 2002, dan pengadilan pada tingkat pertama mengabulkan sebagian gugatan serta memerintahkan pembayaran ganti rugi. Meskipun putusan tersebut dibatalkan pada tingkat kasasi, proses gugatan ini menjadi preseden penting dalam penerapan class action sebagai sarana perjuangan keadilan sosial. Gugatan Perwakilan Kelompok terbukti mampu membuka akses keadilan bagi masyarakat marjinal dan memperkuat fungsi hukum acara perdata sebagai instrumen pemberdayaan hukum warga negara terhadap kebijakan publik yang merugikan. Kata Kunci: Perwakilan Kelompok, Hukum Acara Perdata, Perlindungan Hukum Kolektif
Hukum Acara Perdata Konvensional vs E-court: Efisiensi dan Substansi Keadilan Graciella Azzura Putri Ananda; Livia Aurelia Naftalie
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v9i1.7997

Abstract

Transformasi digital dalam sistem peradilan Indonesia telah melahirkan inovasi berupa penerapan e-court sebagai alternatif dari hukum acara perdata konvensional. Artikel ini bertujuan untuk membandingkan dua sistem tersebut dari segi efisiensi prosedural dan pemenuhan substansi keadilan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan studi literatur sebagai dasar analisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa e-court menawarkan efisiensi signifikan dalam hal waktu, biaya, dan aksesibilitas, namun juga menimbulkan tantangan baru terkait kesenjangan teknologi, kendala administratif, serta perlindungan hak-hak pihak yang kurang melek digital. Sementara itu, hukum acara perdata konvensional masih unggul dalam menjamin partisipasi langsung para pihak dan mendalami pembuktian secara lebih substantif. Dengan demikian, diperlukan harmonisasi dan evaluasi berkelanjutan untuk memastikan bahwa digitalisasi peradilan tidak hanya efektif secara prosedural, tetapi juga adil secara substansial. Kata Kunci: Hukum Acara Perdata, E-Court, Efisiensi, Keadilan, Peradilan Digital
Mendorong Pembentukan Undang-Undang Etika Penyelenggara Negara Sebagai Instrumen Konstitusional Dalam Mengatasi Krisis Kepercayaan Publik Tegar Prayoga Purwantoro; Muhammad Masyeh Guruh Tuanaya; Yehuda Natanael Thesti
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v9i1.8030

Abstract

Urgensi pembentukan Undang-Undang Etika Penyelenggara Negara dalam sistem hukum ketatanegaraan Indonesia saat ini menjadi semakin penting di tengah menurunnya kepercayaan publik terhadap integritas pejabat negara. Dalam praktik penyelenggaraan pemerintahan, pelanggaran etika oleh pejabat publik sering kali tidak dapat dijangkau oleh hukum formil, karena lemahnya instrumen hukum yang tersedia serta terbatasnya wewenang lembaga penegak etik. Norma-norma etik yang ada saat ini tersebar dalam berbagai peraturan sektoral dan tidak mengikat secara nasional, menyebabkan ketimpangan dalam penegakan etika antar-lembaga. Ketiadaan standar etik nasional yang sistemik dan komprehensif juga mengakibatkan lemahnya mekanisme kontrol sosial terhadap perilaku pejabat negara. Oleh karena itu, pembentukan Undang-Undang Etika Penyelenggara Negara menjadi kebutuhan mendesak untuk menciptakan kepastian hukum atas standar perilaku pejabat publik, memperkuat legitimasi jabatan publik, serta membangun kembali kepercayaan rakyat. Undang-undang ini akan memberikan dasar hukum yang kuat bagi pembentukan lembaga etik nasional yang independen dan memiliki kewenangan menegakkan norma etik lintas sektor. Selain itu, UU ini juga menjadi bagian dari reformasi birokrasi dan perlindungan hak masyarakat atas pemerintahan yang bersih. Pembentukan UU ini diharapkan mampu menutup kekosongan hukum dan menjadi pilar etik dalam sistem demokrasi Indonesia yang berlandaskan hukum dan moralitas publik. Kata Kunci: Etika Penyelenggara Negara, Kepercayaan Publik, Reformasi Hukum
Analisis Sistem Pengendalian Internal pada Organisasi Nirlaba Pantji Sintje Alouw; Roosye Awuy; Harty U.H.L. Koagouw; Antonius Adolf Tandi; Ivonne Helena Putong
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.1362

Abstract

Abstrak Sebagai organisasi nirlaba, gereja menjalankan organisasinya berdasarkan pelayanan kepada jemaat tanpa memikirkan keuntungan. Gereja mengandalkan pendanaannya dari sumbangan jemaat dan donatur. Kepercayaan donatur akan tercapainya visi, misi dan tujuan organisasi dapat dicapai dengan adanya pengendalian internal yang baik. Gereja GMIM Lotta merupakan anggota dari Sinode GMIM juga dituntut untuk menjalankan pengendalian internal yang baik. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penerapan sistem pengendalian internal pada jemaat GMIM Lotta. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif berdasarkan wawancara dengan pihak yang terlibat dalam pengelola keuangan, dokumentasi struktur organisasi, dokumen dan laporan yang digunakan juga membaca aturan tata kelola keuangan dari sinode. Penerapan sistem pengendalian internal di gereja belum berjalan dengan baik. Terdapat beberapa kendala. Untuk mengatasi kendala yang ada perlu peningkatan pengetahuan dan keterampilan melalui pelatihan/pendidikan guna meningkatkan kompetensi. Buku Pedoman Pelayanan Pengawasan dan Tata Kelola Perbendaharaan disusun tahun 2018 sehingga perlu dilakukan pembaharuan/revisi sesuai dengan perkembangan. Kata Kunci: Pengendalian internal, gereja Abstract As a non-profit organization, the church runs its organization based on service to the congregation without the idea of profit. A church relies on donations from congregations and donors for its funding. Donors' trust in achieving the vision, mission and goals of the organization can be achieved with good internal control. The Lotta GMIM Church is a member of the GMIM Synod that is expected to have good internal control. The purpose of this research was to analyze the implementation of the internal control system in the GMIM Lotta congregation. The research method used is descriptive qualitative-based on interviews with parties involved in financial management, documentation of organizational structure, documents and reports used as well as reading the rules of financial governance from the synod. The implementation of the internal control system in the church has not performed well. There are several obstacles. To overcome those obstacles, the system's skills needs to be improved through training/education in order to improve competence. The Treasury Supervision and Governance Service Manual was compiled in 2018 so that improvements/revisions need to be made in accordance with developments. Keywords: Internal control, church
Pengaruh Kualitas Pelayanan Aviation Security Terhadap Kepuasan Penumpang di Bandar Udara Juanda Surabaya Muhamad Eka Putra Utama; Maria Valeria Roellyanti
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.1615

Abstract

Pengaruh Kualitas Pelayanan Aviation Security Terhadap Kepuasan Penumpang di Bandar Udara Juanda Surabaya Muhamad Eka Putra Utama1 Maria Valeria Roellyanti2 Program Studi DIV Manajemen Transportasi Udara, Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia1,2 Email: - Abstrak Pelayanan pada suatu bandar udara tidak terlepas dari sikap yang diberikan oleh setiap petugas, oleh karena itu setiap devisi pada bandar udara harus memberikan pelayanan secara baik dan ramah. Pelayanan yang baik pada divisi bandar udara memberikan dampak pada kualitas pelayanan keamanan dan kepuasan penumpang sebagai pengguna jasa bandar udara. Dalam tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa pengaruhnya pelayanan keamanan petugas avsec terhadap kepuasan penumpang di bandar udara Juanda Surabaya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan kuesioner sebagai sumber data primernya. Populasi dalam penelitian ini adalah penumpang yang berada di Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya Sampel yang diambil adalah sebanyak 100 penumpang di Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, ditemukan bahwa hasil uji T mempunyai nilai signifikan sebesar 0,000 0,005 yang berarti adanya pengaruh dari kualitas pelayanan keamanan petugas avsec unit centralize(security check point) terhadap kepuasan penumpang di Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya.Berdasarkan hasil uji R², diperoleh hasil sebesar 0,852 atau sama dengan 85,2%. Hal ini menunjukan bahwa pengaruh kualitas pelayanan keamanan petugas avsec unit centralize(security check point) mendapat korelasi yang kuat) berpengaruh terhadap variabel kepuasan penumpang dan sisanya 14,8% atau 0,148 merupakan variabel yang tidak diteliti pada penelitian ini. Kata Kunci: Aviation Security, Kepuasan Penumpang
Hubungan Karakteristik dengan Tingkat Keparahan Pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Pabidang W; Somarnam; Yanti Pesurnay; Ernawati
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.1616

Abstract

Abstrak Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2). Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Papua Barat per kasus konfirmasi covid-19 di Papua Barat masih terus mengalami penambahan setiap hari. Belum terdapat penelitian sebelumnya di Papua Barat terkait karakteristik pasien covid-19 dan hubungannya dengan tingkat keparahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan karakteristik pasien dengan tingkat keparahan covid-19. Penelitian ini dilakukan pada pasien yang terkonfirmasi covid-19 di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Kota dan Kabupaten Sorong pada 99 responden dengan desain cross sectional study menggunakan data sekunder. Hasil yang didapatkan yaitu proporsi kelompok usia <55 (10-54 tahun) yaitu 74,7%, jenis kelamin perempuan (53,5%), dan suku non Papua (85,9%). Karakteristik klinis paling banyak dijumpai diantara ketiga gejala yang diteliti yaitu gejala batuk (49,5%), sesak napas (42,4%), dan demam (6,1%). Analisis hubungan jenis kelamin dengan tingkat keparahan didapatkan nilai p=0,242, hubungan kelompok umur dengan tingkat keparahan didapatkan nilai p<0,001, hubungan suku dengan tingkat keparahan (p=0,054), demam (p=0,193), batuk dan sesak (p<0,001). Terdapat hubungan yang bermakna secara statistik, yakni umur, gejala batuk dan sesak dengan tingkat keparahan covid-19, dan tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik yakni jenis kelamin, suku dan gejala demam dengan tingkat keparahan covid-19. Kata Kunci: Covid-19, Karakteristik, Tingkat Keparahan, Papua Barat Abstract Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) is an infectious disease caused by Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2). Based on data from the West Papua Health Office as of December 13, 2020, confirmed cases of Covid-19 in West Papua are still increasing every day. There have been no previous studies in West Papua regarding the characteristics of Covid-19 patients and the relation to severity of the disease. The objective of this study is to determine the relation between characteristics of the disease and the severity of Covid-19 patients. This study was conducted on patients with confirmed case of covid-19 in Covid-19 Emergency Hospital in Sorong City and Regency who were treated from March 2020-December 2020 on 99 respondents with a cross-sectional study design using secondary data. The result show that the proportion of the age group <55 (10-54 years) is 74.7%, female (53.5%), and non-Papuan (85.9%). The most common clinical characteristics among the three symptoms studied were cough (49.5%), shortness of breath (42.4%), and fever (6.1%). Analysis of the relationship with the severity obtained p value =0.242, the relationship between age group with the severity obtained p value <0.001, the relationship between ethnicity and severity (p= 0.054), fever (p=0.193), cough and shortness of breath (p<0, 001). There are statistically significant relation, namely age, cough symptoms and shortness of breath with the severity of Covid-19, and there are no statistically significant relation, namely gender, ethnicity and fever symptoms with the severity of Covid-19. Keywords: Covid-19, characteristics, severity, West Papua