cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 3,219 Documents
Peningkatan Kapasitas Diri Tenaga Pendidik Melalui Program Indonesia Digital Learning PT. Telkom Indonesia Irhamni Rahman; Ety Rahayu
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3985

Abstract

AbstrakKemajuan teknologi informasi dan komunikasi pada era globalisasi yang di mulai pada tahun 2000an membuat kehidupan manusia diwarnai penggunaan teknologi digital. Tidak terkecuali di dunia pendidikan dimana tenaga pendidik dituntut mampu menghadirkan kebaruan melalui pembelajaran berbasis digital. Oleh karena itu PT.Telkom hadir melalui Program Indonesia Digital Learning untuk memberdayakan guru sekolah dasar dan menengah di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah program ini mampu memberdayakan peserta program dalam meningkatkan kapasitas mereka untuk melakukan pembelajaran berbasis digital. Hasil penelitian menunjukan bahwa rangkaian pelatihan berbasis digital secara intensif yang diberikan kepada tenaga pendidik mampu meningkatkan kemampuan dasar digital yang dimiliki oleh peserta ke tingkat yang lebih baik dari sebagai pengguna dasar perangkat pembelajaran digital menjadi instruktur terlatih yang selain mampu menghadirkan ragam pembelajaran berbasis digital di kelas yang mereka ajar juga mampu berkolaborasi dan berbagi kepada tenaga pengajar lain di sekolah mereka maupun di tingkat pelatihan nasional.Kata Kunci: Peningkatan-Kapasitas, Pendidikan, Program Pembelajaran Digital, Tenaga Pendidik. AbstractThe progress of information and communication technology in the era of globalization which began in the 2000s made human life colored by the use of digital technology. No exception in the world of education where educators are required to be able to present novelty through digital based learning. Therefore PT. Telkom is present through the Indonesia Digital Learning Program to empower primary and secondary school teachers in Indonesia. This study aims to determine whether this program is able to empower program participants in increasing their capacity to conduct digital based learning. The results showed that the intensive digital-based training series provided to educators was able to improve the basic digital capabilities of the participants to a better level than the basic users of digital learning devices to be trained instructors who were able to present a variety of digital-based learning in the classroom. they teach also be able to collaborate and share with other teaching staff in their schools and at the national training level.Keywords: Capacity-Building, Education, Digital Learning Programs, Educators.
Pemanfaatan Digital Marketing dalam Pengembangan Usaha Toko Ali di Desa Gading Kecamatan Banyuanyar Kabupaten Probolinggo A’yunin Nisa’; Abdul Aziz Wahab; Muhammad Hifdil Islam
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3986

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pemanfaatan Digital Marketing yang dilakukan Toko Ali dan menganilisis dalam pemasaran Digital Marketing usaha Toko Ali Desa Gading Kecamatan Banyuanyar Kabupaten Proboinggo dengan menggunakan analisis SWOT. Metode Penelitian yang digunakan yaitu penelitian pendekatan kualitatif, yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dari orang-orang serta perilaku yang diamati. Dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemanfaatan Digital Marketing yang dilakukan Toko Ali mampu memanfaatkan pemasaran berbasis online ini dengan menggunakan beberapa sosial media seperti Facebook, WhatsApp, Telegram, Shopee, TokoPedia dan TikTok sebagai perantara tersampainya usaha yang dimilki pada konsumen. Sedangkan untuk matrix SWOT Toko Ali Desa Gading Kecamatan Banyuanyar Kabupaten Probolinggo berada pada kotak SO, dimana Toko Ali mampu memanfaatkan peluang yang ada dengan kekuatan yang dimiliki Toko Ali, hal ini baik bagi Toko Ali untuk mengurangi kelemahan dan meminimalisir ancaman agar dapat mengembangkan usaha lebih baik lagi untuk kedepannya. Kata Kunci: Digital Marketing, Pengembangan Usaha ABSTRAC This study aims to determine the use of Digital Marketing by Toko Ali and to analyze the digital marketing of the business of Toko Ali, Gading Village, Banyuanyar District, Proboinggo Regency by using SWOT analysis. The research method used is a qualitative approach research, which produces descriptive data in the form of written words from people and observed behavior. With data collection through observation, interviews and documentation.The results showed that the use of Digital Marketing by Toko Ali was able to take advantage of this online-based marketing by using several social media such as Facebook, WhatsApp, Telegram, Shopee, TokoPedia and TikTok as intermediaries for the delivery of their business to consumers. Meanwhile, the SWOT matrix for Ali's Shop, Gading Village, Banyuanyar District, Probolinggo Regency is in the SO box, where Ali's shop is able to take advantage of the opportunities that exist with the strengths of Ali's shop, this is good for Ali's shop to reduce weaknesses and minimize threats in order to develop a better business. again for the future. Keywords: Digital Marketing, Business Development
Penerapan Permainan Tradisional Sebagai Media Stimulasi untuk Mengembangkat Teori Burner (Classroom Action Research di PAUD Ummul Habibah Kelambir V Medan) Rita Nofianti
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3989

Abstract

AbstrakPenelitian ini didasari dengan rendahnya kemampuan kogitif anak usia dini yang ada di PAUD Ummul Habibah Kelambir V Medan. Factor penyebab nya ialah kurang menariknya media pembelajaran yang diberikan oleh guru, sehingga anak bosan dan jenuh setiap kali diadakan proses pembelajaran, yang akibatnya perkembangan kognitif anak usia dini yang ada di PAUD Ummul Habibah Kelambir V Medan sangat rendah. Teori bruner adalah salah satu teori belajar yang lebih menekankan pada perkembangan kognitif anak, perkembangan kognitif anak merupakan kemampuan yang salah satunya ialah mengelompokkan benda yang mempunyai persamaan warna, bentuk dan ukuran, mencocokkan lingkaran, segitiga, dan segi empat serta mengenal dan menghitung angka. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perkembang kognitif melalui permainan tradisional sebagai salah satu media untuk menstimulisi perkembangan anak, khususnya anak usia dini yang ada di PAUD Ummul Habibah Kelambir V Medan. Metodelogi dalam penelitian ini ialah penelitian tindakan kelas {Classroom Action Research }yang menggunakan dua siklus, yakni siklus satu dan siklus dua. Masing-masing dari siklus melakukan dua kali pertemuan kepada anak dengan menggunakan media permainan tradisional. Begitu juga dengan siklus dua terdapat dua kali pertemuan dengan menggunakan media permainan tradisional yang sudah disiapkan oleh tim peneliti. Dengan hasil persentase meningkatan diketahui dari sebelum tindakan Pada indikator Penilaian Belum Berkembang 80%, Peningkatan naik Pada tindakan siklus 1 Pertemuan 1 indikator penilaian Pada BB {belum berkembang} sudah menurun menjadi 15%, Pada indikator Penilaian MB {mulai berkembang} 15%, BSH {berkembang sesuai harapan} naik menjadi 35% dan ada indikator Penilaian Perkembangan BSB {berkembang sangat baik} naik menjadi 35%. Pertemuan 2 masih Pada siklus 1 Pada indikator penilaian BB {belum berkembang} 10%, Pada indikator Penilaian MB {mulai berkembang} 10%, BSH {berkembang sesuai harapan} naik menjadi 40% dan pada indikator penilaian perkembangan BSB {berkembang sangat baik} naik menjadi 40%.Kata Kunci: Permainan Tradisional, teori Bruner
Pengaruh Komitmen Organisasi dan Work Engagement Terhadap Kinerja Karyawan (Studi UPBU Rahadi Oesman Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat) Yusuf Surohmat; Yuniar Istiyani
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3990

Abstract

AbstrakSumber daya manusia adalah aset terpenting organisasi dan perusahaan. Sumber daya manusia yang dikelola dengan baik dapat menjadi batu loncatan untuk sukses dalam mencapai tujuan, visi, dan misi perusahaan. Penelitian ini dilakukan di Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Rahadi Oesman Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komitmen organisasi dan work engagement terhadap kinerja karyawan Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Rahadi Oesman Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Rahadi Oesman Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif yang pengambilan datanya bersumber dari data karyawan di Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Rahadi Oesman, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Teknik pengambilan sampel adalah metode purposive sampling dengan sampel penelitian sebanyak 43 responden diminta untuk mengisi kuesioner sebagai sumber dan survei utama. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa variabel komitmen organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dan variabel work engagement berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dan secara simultan komitmen organisasi dan work engagement secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan.Abstrak berisi uraian singkat tentang penelitian / makalah / konsep yang diajukan secara singkat, komprehensif dan dilengkapi dengan hasil yang didapatkan secara terstruktur.Kata Kunci: Komitmen Organisasi, Work Engagement, Kinerja Karyawan, UPBU Rahadi Oesman.
Peningkatan Keputusan Pembelian Melalui Peran Kualitas Produk (Studi Empiris Ceker Ndower Brebes Jawa Tengah Indonesia) Asriyatun Abadiyah; Roby Setiadi; Gian Fitralisma; Tri Linda Antika
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3997

Abstract

AbstrakTujuan dalam penelitian ini untuk menguji dan menganalis apakah peran kualitas produk yang dirasakan konsumen Ceker Ndower Brebes berpengaruh pada peningkatan keputusan pembelian di Ceker Ndower Brebes. Penelitian ini dilakukan di Ceker Ndower Brebes menggunakan metode kuantitatif dengan membagikan kuesioner kepada konsumen melalui link google form dan butiran pertanyaan di kertas kuesioner. Dengan 100 responden melalui kuesioner, yang terdiri dari 8 butir pertanyaan tertutup dan 8 pertanyaan terbuka. Kemudian data dikumpulkan dan diproses menggunakan SPSS versi 22 dengan teknik analisis menggunakan uji instrument yaitu uji validitas dan reliabilitas, uji analisis regresi sederhana, uji asumsi klasik yaitu uji normalitas, uji hipotesis yaitu uji parsial (t) dan uji koefisien determinasi (R2) untuk melihat pengaruh dari setiap variabel. Penelitian ini memiliki hasil secara parsial menunjukan variabel kualitas produk i berpengaruh positif dan signifikan secara parsial antara kualitas produk terhadap keputusan pembelian di Ceker Ndower Brebes dan kekuatan hubungan antara variabel kualitas produk (X) terhadap keputusan pembelian (Y) senilai 35,3% selebihnya senilai 64,7% dipengaruhi oleh faktor lain.Kata Kunci: Kualitas Produk, Keputusan Pembelian AbstractThe purpose of this study is to examine and analyze whether the role of product quality perceived by Ceker Ndower Brebes consumers has an effect on increasing purchasing decisions at Ceker Ndower Brebes. This research was conducted in Ceker Ndower Brebes using a quantitative method by distributing questionnaires to consumers via the google form link and the details of the questions on the questionnaire paper. With 100 respondents through a questionnaire, which consists of 8 closed questions and 8 open questions. Then the data were collected and processed using SPSS version 22 with analytical techniques using instrument tests, namely validity and reliability tests, simple regression analysis tests, classical assumption tests, namely normality tests, hypothesis tests, namely partial tests (t) and coefficient of determination test (R2) to see the effect of each variable. This study partially shows that product quality variable i has a positive and partially significant effect between product quality on purchasing decisions at Ceker Ndower Brebes and the strength of the relationship between product quality variables (X) on purchasing decisions (Y) worth 35.3%, the rest is worth 35.3%. 64.7% is influenced by other factors.Keywords: Product Quality, Purchase Decision
Praktik Bergotong-Royong dalam Hidup Bermasyarakat Sebagai Pengamalan Nilai-Nilai Pancasila Carolus Borromeus Mulyatno; Yosafat Yosafat
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3998

Abstract

AbstractPenelitian kualitatif dengan menggunakan metode wawancara ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang praktik hidup bergotong-royong di tengah masyarakat. Wawancara dengan empat responden berfokus pada penelusuran data yang meliputi tiga hal penting. Pertama adalah praktik bergotong-royong dalam masyarakat menguatkan ikatan persaudaraan, kekeluargaan dan saling menolong dalam kehidupan bersama di tengah masyarakat yang multi religius. Kedua, ada peran penting tokoh-tokoh yang menjadi inisiator atau motivator praktik gotong-royong di tengah masyarakat. Ketiga, praktik hidup bergotong-royong merupakan bentuk nyata penghayatan nilai-nilai Pancasila. Dari tiga data utama itu dapat disimpulkan bahwa praktik hidup bergotong-royong tetap lestari dan menyatu dengan tradisi kehidupan masyarakat. Pelestarian tradisi lokal menjadi wahana pelaksanaan hidup bergotong-royong dan sekaligus penghayatan nilai-nilai Pancasila. Para tokoh lokal menjadi penggerak atau motivator praktik bergotong-royong dan pelestarian tradisi masyarakat. Oleh karena itu, praktik hidup bergotong-royong yang terjadi dalam berbagai bentuk tradisi lokal perlu dipublikasikan secara luas sebagai bentuk apresiasi yang menginspirasi kehidupan komunitas, keluarga dan setiap warga Indonesia. Praktik gotong-royong menjadi wujud nyata penghayatan Pancasila untuk melestarikan kesatuan dalam kebhinekaan masyarakat Indonesia.Kata Kunci: Kekeluargaan, Kerjasama, Nilai-Nilai Pancasila, Persaudaraan, Tradisi Local AbstractThis qualitative research using the interview method aims to get an overview of the community's communal living together (gotong-royong). Interviews with four respondents focused on searching data which included three essential things. The first is the practice of working together in society to strengthen ties of brotherhood and kinship and helping each other in living together in a multi-religious society. Second, there is an essential role for figures who are the initiators or motivators of the practice of gotong royong in the community. Third, the course of communal living together (gotong-royong) is a basic form of appreciation of the values of Pancasila. From the three primary data, it can be concluded that the practice of communal living together (gotong-royong) is sustainable and integrated with the traditions of community life. Preservation of local rules is a vehicle for implementing cooperation and, at the same time, understanding the values of Pancasila. Local leaders become the driving force or motivator for the practice of cooperation and the preservation of community traditions. Therefore, the course of cooperation that occurs in various forms of local rules needs to be widely publicized as a form of appreciation that inspires the life of the community, family, and every citizen of Indonesia. The practice of communal living together or cooperation (gotong-royong) is a natural manifestation of the appreciation of Pancasila to preserve unity in the diversity of Indonesian society.Keywords: Brotherhood, Kinship, Local Traditions, Cooperation, Pancasila Values.
Keterlibatan Masyarakat dalam Penyusunan Amdal Berdasarkan Omnibus Law Pasca Adanya Putusan Mahkamah Konstitusi No.91/PUUXVIII/2020 Warsifah Warsifah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3999

Abstract

AbstrakUU Cipta Kerja menghapus, mengubah, dan menetapkan aturan baru terkait perizinan berusaha yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU PPLH). Salah satu isu yang menjadi sorotan adalah mengenai ketentuan analisis mengenai dampak lingkungan hidup (Amdal). Penelitian akan membahas tentang akibat yang ditimbulkan dalam penyusunan AMDAL jika yang dilibatkan hanya masyarakat yang terkena dampak langsung. Kemudian bagaimana peluang bagi organisasi lingkungan hidup untuk berperan dalam menyusun dokumen Amdal berdasarkan putusan MK Nomor 91/PUU-XVIII/2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif yaitu melakukan studi kepustakaan (Library Research) terhadap hal-hal yang bersifat teoritis yaitu suatu pendekatan yang dilakukan dengan mempelajari asas-asas hukum dalam teori/pendapat sarjana dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam melakukan penelitian ini, data bersumber dari data sekunder berupa yang sifatnya mengikat, literatur-literatur, peraturan perundangan, kamus hukum, surat kabar, media cetak dan media elektronik.Kata Kunci: keterlibatan masyarakat, penyusunan amdal, omnibus law, pasca putusan MK.
Peran Lowewini dalam Pemberdayaan dan Peningkatan Partisipasi Perempuan NTT Melalui Instagram @lowewini Meylisa Yuliastuti Sahan
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.4000

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menggali peran komunitas Lowewini dalam melakukan pemerdayaan dan peningkatan partisipasi perempuan Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam pembangunan sosial dan budaya dan menganalisis peran Lowewini dari paradigma wacana kritis Sara Mills dan implikasi peran komunitas tersebut dalam dalam memahami fenomena praktek budaya patriarki di propinsi ini. Karena penelitian ini berhubungan dengan kegiatan Lowewini, peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode ini berusaha menelusuri postingan Lowewini di Instagram, melakukan studi dokumentasi dan wawancara dengan pendiri dan anggota komunitas tersebut. Untuk menganalisis informasi yang diperoleh, peneliti menggunakan pendekatan wacana kritis Sara Mills. Hasil analisis data menunjukkan bahwa peran komunitas Lowewini benar-benar telah membangkitkan semangat para anggotanya dalam membangun kehidupan bersama dan menunjukkan jati dirinya sebagai makhluk ciptaan Allah yang bebas dari praktek patriarki di tengah masyarakat NTT. Karena itu, Pemerintah Daerah Propinsi NTT perlu mengukuhkan Lowewini dalam sebuah keputusan politis sebagai komunitas perempuan NTT yang mampu melindungi semua perempuan di propinsi ini dan memiliki peran penting untuk membebaskan kaumnya dari praktek patriarki yang keliru selama ini.Kata Kunci: Lowewini, Nusa Tenggara, Aksi, Perempuan AbstractThis study aims to explore the role of the Lowewini community in empowering and increasing the participation of women in East Nusa Tenggara (NTT) in social and cultural development and to analyze the role of Lowewini from Sara Mills' critical discourse paradigm and the implications of the community's role in understanding the phenomenon of patriarchal cultural practices in the province. this. Because this research is related to Lowewini's activities, the researcher uses a qualitative descriptive method. This method seeks to trace Lowewini's posts on Instagram, conduct documentation studies and interviews with the founders and members of the community. To analyze the information obtained, the researcher used Sara Mills' critical discourse approach. The results of data analysis show that the role of the Lowewini community has really raised the spirit of its members in building a life together and showing their identity as God's creatures that are free from patriarchal practices in the NTT community. Therefore, the Regional Government of NTT Province needs to confirm Lowewini in a political decision as a NTT women's community that is able to protect all women in this province and has an important role in liberating her people from the wrong patriarchal practices so far.Keyywords: Lowewini, East Nusa Tenggara, Act, Woman
Improving the Quality of Education Through Higher Education Management Rasfiuddin Sabaruddin; Galih Firdaus; Hafid Bahar
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.4001

Abstract

AbstractTo improve the quality of education to the maximum, it is necessary to increase the performance and quality of the elements of education on an ongoing basis. Improving the quality of education can be done by implementing Total Quality Management (TQM) for higher education institutions. This research then aims to see how the education quality in Indonesia can be improved through higher education management. This research will be conducted utilizing a qualitative methodology. The data used in this study were derived from a variety of research outcomes and prior studies that were still relevant to this study. This study demonstrated that customer satisfaction is an indicator of the efficacy of quality management in higher education. Higher education can be effective if it meets the needs of "educational customers" and produces desirable goods, especially for the general public.Keywords: Quality of Education, Higher Education, Management.
Penggunaan Desain Pembelajaran Market Day dalam Memfasilitasi Kemampuan Literasi Finansial Anak Usia 5-6 Tahun Devi Indrianti; Edi Hendri Mulyana; Dindin Abdul Muiz Lidinillah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.4002

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi karena kurangnya desain pembelajaran yang dapat memfasilitasi kemampuan literasi finansial anak usia 5-6 tahun. Selain itu, kurangnya pemahaman guru bahwa literasi finansial penting untuk disampaikan sejak dini membuat literasi finansial ini tidak tersampaikan dengan baik kepada anak. Adapun penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan desain pembelajaran yang menarik minat anak yaitu berupa desain pembelajaran market day. Metode penelitian yang digunakan yaitu DBR (design based research) dengan model Greivemeijer dan Cobb (2006). Dalam penelitian ini, data yang dikumpulkan melalui wawancara dengan guru , yang selanjutnya dianalisis untuk kemudian dibuat Hyphothetical Learning Trajectory. Dalam penelitian ini dilakukan 2 tahap uji coba dengan sekolah yang berbeda. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan sudah sesuai baik dari segi Rencana Pelaksanaan pembelajaran (RPP), lembar Kerja Perserta Didik (LKPD), instrumen ketercapaian efektivitas produk sebagai perbandingan hasil pembelajaran setelah menggunakan desain pembelajaran market day dan instrument keterpakaian produk oleh guru sebagai penilai desain pembelajaran market day ini valid, praktis dan dapat digunakan untuk memfasilitasi kemampuan literasi finansial anak usia 5-6 tahun.Kata Kunci: Market Day; Literasi Finansial, Anak AbstractThis research is motivated by the lack of learning designs that can facilitate the financial literacy abilities of children aged 5-6 years. In addition, the teacher's lack of understanding that financial literacy is important to be conveyed from an early age makes this financial literacy not conveyed properly to children. This research aims to produce a learning design that attracts children's interest in the form of a market day learning design. The research method used is DBR (Design Based Research) with Greivemeijer and Cobb (2006) models. In this study, data were collected through interviews with teachers, which were then analyzed to make a hypothetical learning trajectory. In this study, two trials were conducted with different schools. The results of this study state that the learning tools developed are appropriate both in terms of the learning implementation plan (RPP), the Student Worksheet (LKPD), the instrument for achieving product effectiveness as a comparison of learning outcomes after using the market day learning design and the product usage instrument by the teacher as This market day learning design appraiser is valid, practical and can be used to facilitate the financial literacy skills of children aged 5-6 years.Keywoards: Market Day; Financial Literacy, Children