cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 3,219 Documents
Analisa Pelaksanaan Strategy Usaha pada Masa Pandemi Covid-19 di PT. Antareja Prima Antara Bali I Nyoman Pandu Satya Narayana; Elisabeth Endang Prokosawati
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.4095

Abstract

Abstrak Dimasa sekarang ini kemajuan kebutuhan masyarakat sudah tidak dapat dipungkiri lagi, kini masrayakat tidak hanya dapat mengakses kebutuhan dari daerahnya saja melainkan sudah dapat mengakses dari luar daerah dan dapat dikirimkan melalui jasa ekspedisi cargo. Demi mendukung kegiatan seperti inilah dibutuhkan penyedia jasa yang mumpuni untuk memenuhi kebutuhkan pengiriman masyarakat. PT. Antareja Prima Antara adalah visualisasi dari perusahaan logistic yang bertempat di Jl. Bypass Ngurah Rai, No.72, Kerobokan, kuta Bali. Mengingat saat ini Pandemi Covid-19 merubah tatanan masyarakat dunia. Bukan hanya kegiatan masyarakat, bahkan barang yang keluar masuk dari suatu daerah pun di batasi dan memiliki syarat-syarat tertentu, hal ini tentu saja sangat berdampak bagi perusahaan ekspedisi. Oleh karena itu penulis ingin menggali lebih dalam lagi permasalahan apa saja yang muncul akibat adanya pandemic Covid-19 ini dan mengenai bagaimana pelaksanaan strategi dan hal-hal apa saja yang di lakukan perusahaan untuk menghadapi situasi new normal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Proses pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Sumber data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi, Sedangkan sumber data sekunder di peroleh dari dokumentasi secara langsung dilapangan yang digunakan adalah mengenai pelaksanaan strategy usaha di PT.Antareja Prima Antara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terjadi penurunan volume pengiriman barang yang disebabkan oleh pandemi yang berbuntut pada kebijakan lockdown yang lebih jauh berakibat pada pembatasan kegiatan ekonomi sehingga perusahaan yang menjadi customer mengalami penuruan permintaan (demand), pengiriman barang tidak dapat dilakukan tepat pada waktunya sesuai jadwal dalam kata lain terjadi keterlambatan. Untuk mengatasi masalah jadwal yang kurang flexible karena pembatasan penerbangan saat pandemi, perusahaan mencari cara lain yaitu dengan mengandalkan tranportasi darat sebagai pengganti moda angkutan udara untuk melakukan pengiriman barang. Kata Kunci: Analisa, Strategy Usaha, Pandemi Covid-19, PT. Antareja Prima Antara. Abstract In the present era, the progress of community needs is undeniable, now the community can not only access the needs of the region but can already access it from outside the region and can be sent via cargo expedition services. In order to support activities like this, qualified service providers are needed to meet the needs of community delivery. PT. Antareja Prima Antara is a visualization of a logistics company located on Jl. Bypass Ngurah Rai, No.72, Kerobokan, Kuta Bali. In light of the current Covid-19 pandemic, the world community is changing. Not only community activities, even goods that go in and out of an area are limited and have certain conditions, this of course has a huge impact on shipping companies. Therefore, the author wants to dig deeper into what problems have arisen due to the Covid-19 pandemic and about how to implement strategies and what things the company does to deal with the new normal situation. This study uses a qualitative method. The process of collecting data in this study used primary data and secondary data. Primary data sources were obtained through interviews and observations, while secondary data sources were obtained from documentation directly in the field which was used regarding the implementation of business strategy at PT. Antareja Prima Antara. The results of this study indicate that there has been a decrease in the volume of delivery of goods caused by the pandemic which resulted in a further lockdown policy resulting in restrictions on economic activities so that companies that become customers experience a decrease in demand, delivery of goods cannot be carried out on time according to the schedule in In other words, there is a delay. To overcome the problem of a less flexible schedule due to flight restrictions during the pandemic, the company is looking for another way, namely by relying on land transportation as a substitute for air transportation modes to deliver goods. Keywords: Analysis, Business Strategy, Covid-19 Pandemic, PT. Antareja Prima Antara.
Analisis Brand Identity dan Implementasi Peran Marketing Communication di Pasar Musik Indonesia Ade Perdana Siregar; Kartini Maharani Abdul; Ade Risna Sari; Pandu Adi Cakranegara; Dian Meliantari; Iwan Henri Kusnadi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.4096

Abstract

Abstrak Penelitian ini akan membahas tentang dampak dari digitalisasi terhadap pemasaran musik. Dengan munculnya sarana untuk distribusi musik secara online, terjadi pergeseran yang besar di dalam industri musik secara keseluruhan. Ditribusi tersebut berdampak ke luapan musik dan artis baru yang di pasarkan setiap harinya, mengakibatkan saturasi market yang berlebih. Dengan prubahan yang sangat signifikan di dalam kuantitas dan sarana distribusi musik, pemasaran berubah fokus dari penjualan offline dan fokus dalam penjualan musik itu sendiri, ke penguatan identitas merek artis tersebut. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi komunikasi pemasaran dan juga cara pembentukan identitas merek untuk musisi maupun label musik yang dapat di implementasikan di pasar musik Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dengan analisa triangulasi akan kajian literatur, obervasi, dan wawancara terhadap lima informan diantaramya yaitu pengelola, pelaku dan pengamat musik demi mengumpulkan informasi dari berbagai sudut pandang akan implementasi komunikasi pemasaran, dan identifikasi serta pembentukan identitas merek. Berdasarkan hasil pengelolaan data, diketahui bahwa Industri musik di Indonesia terbagi dua yaitu label major dan label independen. Pentingnya dalam membangun identitas merek adalah untuk dapat menargetkan pasar, serta memposisikan merek, dan faktor utama terciptanya imej yang khas pada pandangan konsumen. Karena keragaman dan variasi dari industri musik. Kini sebuah merek harus mempunyai Unique Selling Point, karena hal tersebut dapat menjadi aspek pembeda antar merek dengan merek yang lainnya. Pengimplementasian komunikasi pemasaran terpadu yang digunakan oleh industri musik pada kedua label (major label dan independen label) dilakukan menggunakan pemanfaatan sosial media sebagai pilihan utama dalam mempromosikan brand beserta kegiatan pemasarannya. Kata Kunci: Identitas Merek, Komunikasi Pemasaran, Pemasaran Musik Abstract This study will discuss the impact of digitalization on music marketing. With the emerging means for online music distribution, there has been a major shift in the music industry as a whole. The distribution resulted in a flood of new music and artists being marketed every day, resulting in oversaturation in the market. With a very significant change in the quantity and means of distribution of music, marketing efforts shifted focus from offline sales and the focus on selling the music itself, to strengthening brand identity of the artist. This study aims to determine the implementation of marketing communications and also how to form brand identities for musicians and music labels that can be implemented in the Indonesian music market. This research was conducted using a qualitative method with triangulation analysis of literature review, observation, and interviews with five informants, namely, music managers and observers in order to collect information from various points of view, implement marketing communications, and find out and build brand identity. Based on the results of data analysis, it is known that the music industry in Indonesia is divided into two, namely major labels and independent labels. The importance of building an identity is to be able to target the market, as well as to position the brand, and the main factor in creating a distinctive image in the eyes of consumers. Due to the diversity and variety of the music industry, now, a brand or an artist must have a Unique Selling Point, because this can be a differentiating aspect between one artist to another. The implementation of integrated marketing communications used by the music industry on both labels (major label and independent label) is carried out using social media as the main tool in promoting the brand and its marketing activities. Keywords: Brand Identity, Marketing Communication, Music Marketing
Analisis Pemebanan Transformator Distribusi Tipe Voltra 100 kVA pada Jalan Mambruk dalam PT. PLN (Persero) ULP Fakfak Yulianto La Elo; Rusliadi; Didi Yanto Suli
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.4097

Abstract

Abstrak Gardu distribusi merupakan salah satu komponen dari suatu sistem distribusi PLN yang berfungsi untuk menghubungkan jaringan ke konsumen atau untuk mendistribusikan tenaga listrik kepada konsumen atau pelanggan, baik itu pelanggan tegangan menengah maupun pelanggan tegangan rendah.. Seiring dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi dan laju pembangunan yang semakin pesat di kabupaten Fakfak khususnya di Jalan Mambruk Dalam, Distrik Pariwari akan menuntut energi listrik yang semakin besar dan lebih berkualitas. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya aktivitas masyarakat di berbagai sektor kehidupan, baik sektor industri maupun dalam kegiatan rumah tangga. Peningkatan aktivitas masyarakat ini akan mengakibatkan semakin meningkat pula kebutuhan konsumsi energi listrik. Untuk memenuhi kebutuhan yang semakin besar tersebut, pihak PT. PLN (Persero) ULP Fakfak terus berusaha untuk memenuhi kebutuhan itu dengan menempatkan Transformator Distribusi Tipe Voltra dengan kapasitas trafo sebesar 100 kVA pada Jalan Mambruk Dalam. Penggunaan beban pada gardu yang awalnya merata, seiring dengan pertumbuhan jumlah pelanggan konsumen yang tidak sama akibat pola penyambungan SR (Sambungan Rumah) pelanggan 1 fasa, pada proses sambung baru tidak memperhatikan kondisi beban phasa pada gardu distribusi tersebut sehingga sering mengalami gangguan yang sering mengakibatkan sistem pendistribusian daya listrik dari gardu distibusi ke konsumen menjadi tidak stabil. Pembebanan yang tinggi mempengaruhi pada kualitas dan lifetime trafo. Begitu pula besarnya ketidakseimbangan beban juga berpengaruh terhadap besarnya arus netral yang mengalir pada penghantar trafo dan tanah. Hasil penelitian menunjukanl bahwa serta presentasi penggunaan beban pada Transformator Distribusi Tipe Voltra 100 kVA Pada Jalan Mambruk Dalam PT. milik PLN (Persero) ULP Fakfak ini masih dalam kategori normal yaitu sebesar 76978 VA atau 76.98%. Selain itu, terdapat ketidakseimbangan penggunaan beban antar fasa R, S, dan T yang membutuhkan perhatian dari pihak PLN (Persero) ULP Fakfak. Kata Kunci: Distribusi Tenaga, Penggunaan Beban Fasa R, S dan T, Gardu Distribusi
Penggunaan TikTok Sebagai Personal Branding Benjamin Master Adhisurya (iben_ma) Dwiki Johan Ardianto; Rahmawati Zulfiningrum
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.4098

Abstract

Abstrak Personal branding pada umumnya digunakan seseorang untuk meningkatkan daya tarik atau nilai jual orang tersebut. Personal branding dibangun oleh individu itu sendiri melalui pekerjaan atau profesi yang sedang di tekuninya. Benjamin Master Adhisurya (iben_ma) merupakan content creator yang saat ini sedang membangun personal branding di TikTok. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis penggunaan TikTok sebagai personal branding Benjamin Master Adhisurya (iben_ma). Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Penelitian menggunakan metode netnografi virtual yaitu merupakan ilmu yang dianggap memungkinkan peneliti dalam penelitian sehingga dapat melihat serta mengetahui isi konten TikTok yang dibuat oleh iben_ma. Hasil dari penelitian menggunakan elemen dari teori personal branding menunjukkan bahwa iben_ma tegas dalam menyampaiakan pesan ke followersnya, memiliki sifat yang ramah, selalu eksis membuat konten setiap hari dengan konten interview dan challenge di TikTok yang berhadiah uang tunai, dan selalu memperhatikan perkembangan trend yang terbaru atau viral di TikTok. Cerminan kepribadian iben_ma yang selalu berbagi diimplementasikan pada kontennya sehingga masyarakat memiliki persepsi bahwa konten yang dibuat iben_ma positif dan menghibur. Sebagai seorang content creator iben_ma terus berkarya dengan membuat konten yang menarik, variatif dan menghibur seperti media permainan yang interaktif dengan perantara media virtual, sehingga para followersnya dapat melakukan interaksi langsung secara virtual. Kata Kunci: Content, Creator, Personal Branding, TikTok Abstract Personal branding is generally used by someone to increase the attractiveness or selling point of that person. Personal branding is built by the individual himself through his work or profession. Benjamin Master Adhisurya (iben_ma) is a content creator who is currently building personal branding on TikTok. The purpose of this study is to analyze the use of TikTok as a personal branding of Benjamin Master Adhisurya (iben_ma). The method used in this study uses a descriptive approach to the type of qualitative research. Collecting data using in-depth interviews, observation, and documentation. The research uses the virtual netnography method, which is a science that is considered to allow researchers in research so that they can see and know the contents of TikTok content created by iben_ma. The results of the research using elements from personal branding theory show that iben_ma is firm in conveying messages to his followers, has a friendly nature, always exists to create content every day with interview and challenge content on TikTok with cash prizes, and always pays attention to the latest trend developments or trends. viral on TikTok. The reflection of iben_ma's personality that always shares is implemented in its content so that people have a perception that the content created by iben_ma is positive and entertaining. As a content creator, iben_ma continues to work by creating interesting, varied and entertaining content such as interactive game media with virtual media intermediaries, so that his followers can interact virtually directly. Keywords: Content, Creator, Personal Branding, TikTok
Eksplorasi Kesalahan Mahasiswa pada Materi Turunan dan Integral Berdasarkan Teori APOS Rif’atul Khusniah; Rofila El Maghfiroh
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.4099

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kesalahan mahasiswa pada mata kuliah matematika terapan di Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang pada materi turunan dan integral. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus yang menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dari hasil ujian mahasiswa yang kemudian diklasifikasikan berdasarkan kategori kesalahan menggunakan teori Aksi, Proses, Objek dan Skema. Mahasiswa menunjukkan empat jenis kesalahan dari lima kategori yang ditentukan. Kesalahan terbanyak yang muncul yaitu kesalahan konseptual dan kesalahan interpretasi yang berada pada level Aksi di teori APOS, sedangkan kesalahan ekstrapolasi linear tidak muncul pada penelitian ini. Kata Kunci: Eksplorasi;Integral;Kesalahan;Teori APOS;Turunan
Analisis Proses Kerja Petugas Aviation Security (Avsec) dalam Meningkatkan Keamanan Penerbangan di Bandar Udara Internasional Adisutjipto Yogyakarta Fajar Rio Hendra; Septiyani Putri Astutik
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.4100

Abstract

Abstrak Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan bagi keberhasilan atau kegagalan organisasi dalam mencapai tujuan. Manusia berperan sebagai penggerak dan penentu jalannya sebuah organisasi. Organisasi tidak akan berjalan tanpa peran manusia, meskipun berbagai faktor yang dibutuhkan tersedia. Oleh karena itu organisasi harus memberi perhatian yang baik terhadap sumber daya manusia yang dimilikinya, agar organisasi memiliki produktivitas yang tinggi. Salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat keberhasilan suatu organisasi adalah kinerja sumber daya manusia atau karyawannya. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui peran petugas aviation security dalam meningkatkan keamanan di Bandar Udara Internasional Adisutjipto Yogyakarta dan mengetahui kendala yang dihadapi oleh perugas aviation security dalam meningkatkan keamanan di Bandar Udara Internasional Adisutjipto Yogyakarta. Desain penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data Primer yang digunakan dalam penelitian adalah data hasil wawancara dan hasil observasi. Data sekunder berupa data laporan informasi dari Bandar Udara Internasional Adisutjipto Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran petugas AVSEC dalam menjamin keamanan dan keselamatan penerbangan, yaitu memeriksa penumpang yang akan memasuki pesawat, memeriksa cabin crew, mengawasi kontrol ke sisi udara, memeriksa penumpang pesawat yang akan transit dan transfer, mengawasi jalur menuju pesawat, menertibkan kargo dan memeriksa barang-barang ilegal. Kendala yang dihadapi oleh petugas AVSEC saat pemeriksaan menemukan benda atau barang bawaan penumpang yang dapat membahayakan keselamatan penerbangan. Kata Kunci: Petugas Aviation Security, Keamanan Penerbangan, Bandar Udara Internasional Adisutjipto Yogyakarta Abstract Human resources are one of the most decisice factors for the success or failure of an organization in achieving its goals. Humans play a role in driving and determining the course of an organization. Organizations will not run without the role of humans, even though various required factor are available. Therefore, the organization must pay good attention to its human resources, so that the organization has high productivity. One of the factors that influence the level of success of an organization is the performance of its human resources of employees. The purpose of this studi is to determine the role of aviation security officers in improving security at Yogyakara Adisutjipto International Airport and to find out the obstacles faced by aviation security officers in improving security at Yogyakarta Adisutjipto International Airport. The research design is descriptive with a qualitative approach. Primary data used in this research is data from interviews and observations. Secondary data in the form of informatioan report data from Yogyakarta Adisutjipto International Airport. The results showed that the role of AVSEC officers in ensuring flight security and safety, namely checking passengers who would enter the plane, checking cabin crew, supervising controls to the air side, checking airplane passengers who would transit and transfer, overseeing the route to the plane, controlling cargo and checking illegal goods. Obstacles faced by AVSEC officers during inspections found object or passanger luggage that could endanger flight safety. Keywords: Aviation Security Officer, Aviation Security, Yogyakarta Adisutjipto International Yogyakarta
Analisis Pelanggaran di Wilayah Apron Terhadap Keselamatan Penerbangan di Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin Bima Nusa Tenggara Barat Jumhari; Andityo Pujo Laksana
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.4101

Abstract

Abstrak Pergerakan pesawat udara di atur oleh personil bandar udara yaitu Apron Movement Control (AMC) yang memiliki lisensi dan rating yang bertugas melaksanakan pengawasan terhadap ketertiban, keselamatan pergerakan lalu lintas serta penentuan parkir pesawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penanganan yang dilakukan Unit Apron Movement Control terhadap pelanggaran di wilayah apron serta mengetahui kendala yang dihadapi petugas Apron Movement Control dalam melakukan pengawasan. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 17 Juni 2022 sampai dengan 30 Juni 2022 di Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin Bima, Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini dilakukan di unit AMC dengan menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini mengambil data dari dokumentasi, observasi, dan wawancara mengenai pelanggaran dan penanganan petugas AMC terhadap keselamatan di wilayah apron, penelitian ini dilakukan bersama Personil Apron Movement Control dan PLT Bandar Udara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesadaran petugas airside masih berkurang, petugas Apron Movement Control perlu meningkatkan pengawasan terhadap petugas-petugas yang melanggar. Terdapat beberapa pelanggaran di wilayah apron seperti menyimpan peralatan di area service road (APAR, Tangga, dan Troli). Cara mengatasi permasalahan diatas petugas Apron Movement Control (AMC) perlu membuat peraturan tegas terkait keamanan, Fasilitas di wilayah sisi udara kurang memadai maka wilayah sisi udara memerlukan fasilitas seperti CCTV untuk mengontrol area apron dengan jarak jauh serta mempermudah personil AMC dalam menjaga keamanan. Kata kunci: Pelanggaran, Keamanan, Apron Movement Control (AMC) Abstract Aircraft movement is regulated by airport personnel, namely Apron Movement Control (AMC) who has a license and rating in charge of carrying out supervision of order, safety of traffic movements and determining aircraft parking. This study aims to determine the handling carried out by the Apron Movement Control Unit against violations in the apron area and to find out the obstacles faced by Apron Movement Control officers in conducting supervision. This research was conducted on June 17, 2022 to June 30, 2022 at Sultan Muhammad Salahuddin Airport Bima, West Nusa Tenggara. This research was conducted in the AMC unit using a qualitative method with a descriptive type of research. This study took data from documentation, observations, and interviews regarding violations and handling of AMC officers on safety in the apron area, this research was carried out with Apron Movement Control Personnel and PLT Airport. The results showed that the awareness level of airside officers was still reduced, Apron Movement Control officers needed to increase supervision of officers who violated the rules. There are several violations in the apron area such as storing equipment in the service road area (APAR, Ladder, and Trolley). How to overcome the above problems, Apron Movement Control (AMC) officers need to make strict regulations regarding security. Facilities in the air side area are inadequate, so the air side area requires facilities such as CCTV to control the apron area remotely and make it easier for AMC personnel to maintain security. Keywords : Violation, Security, Apron Movement Control (AMC)
Hak Cipta Karya Digital pada NFT Dikaitkan dengan Hak Akses yang Memiliki Nilai Ekonomi sebagai Hak Kebendaan Berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan di Indonesia Teti Tiran
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.4102

Abstract

Abstrak Non-Fungible Token atau yang sering disebut sebagai NFT sedang menjadi trend dalam beberapa tahun belakangan. Pada awal tahun 2014 Kevin McCoy mencetak token “Quantum” yang tidak dapat dipertukarkan, jauh sebelum pasar seni kripto atau CryptoArt Market meledak. Dengan menggabungkan dunia seni media berbasis waktu yang didukung teknologi Blockchain dan dengan mata uang kripto Ethereum, NFT menaungi aset digital yang beberapa diantaranya berupa seni digital, koleksi, dan kreasi musik. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah metode pendekatan yuridis normatif. yuridis normatif yaitu penelitian hukum kepustakaan yang dilakukan dengan cara meneliti bahan-bahan kepustakaan atau data sekunder belaka, yang berhubungan dengan permasalah yang diteliti. NFT adalah token digital berjenis mata uang kripto yang diturunkan oleh kontak pintar, namun NFT berbeda dengan dengan mata uang kripto klasik lainnya seperti bitcoin. Kehadiran NFT sebagai produk baru yang dapat digunakan untuk perdagangan karya cipta digital, diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para seniman dengan baik untuk melakukan transaksi karyanya. Sebagaimana Hak Cipta yang memiliki perlindungan khusus, Indonesia juga harus menyediakan atau segera mengeluarkan Undang-Undang khusus mengenai NFT ini, karena pengaturan pemerintah saja tidak cukup untuk menaungi keunikan dan kekompleksan dalam NFT. Kata Kunci: NFT, Hak Kekayaan Intelektual, Hak Cipta, Hak Kebendaan. Abstract Non-Fungible Tokens or often referred to as NFTs have become a trend in recent years. In early 2014 Kevin McCoy minted the non-exchangeable “Quantum” token, long before the CryptoArt Market exploded. By combining the world of time-based media art supported by Blockchain technology and with the cryptocurrency Ethereum, NFT houses digital assets, some of which are digital art, collections, and music creation. The method used in writing this article is a normative juridical approach. normative juridical, namely library law research conducted by examining library materials or mere secondary data, which relates to the problem under study. NFT is a digital token of the type of cryptocurrency derived by smart contacts, but NFT is different from other classic cryptocurrencies such as bitcoin. The presence of NFT as a new product that can be used to trade digital copyrighted works, is expected to be used by artists to make transactions with their works. As with Copyright which has special protection, Indonesia must also provide or immediately issue a special law regarding NFT, because government regulation alone is not enough to overshadow the uniqueness and complexity of NFT. Keywords: NFT, Intellectual Property Rights, Copyright, Material Rights.
Analisis Optimasi Ground Time Pesawat Citilink A320 Sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas On Time Performance di PT. Gapura Angkasa Bandar Udara Husein Internasional Sastranegara Bandung Yopi Muhamad Sofyan; Adipura Danang Maulana
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.4103

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa rata-rata Ground Time pesawat Citilink A320 pada Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara Bandung dan Upaya apa saja yang dilakukan pihak PT.Gapura Angkasa dalam meningkatkan kualitas On Time Performance (OTP) pada Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara Bandung. Hasil penelitian ini didapatkan dari hasil rata – rata perhitungan Ground Time , Batas Kontrol Bawah (BKB), Bats Kontrol Atas (BKA), dan Garis Sentral (CL). Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif berdasarkan permasalahan yang ada, sumber data diambil langsung dari PT.Gapura Angkasa, Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara Bandung, yang berupa dokumen dan arsip yang sesuai dengan rumusan masalah pada penelitian ini. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah Hasil Rata-rata waktu Ground time dalam waktu 3 bulan (Juni-Agustus 2022) adalah 86 menit. Rata-rata waktu Ground time tercepat terjadi pada bulan Agustus dan dengan rata-rata waktu 28 menit. Rata-rata waktu Ground time paling lama terjadi pada bulan Juni-Juli dengan rata-rata waktu Ground time 29 menit. Upaya yang dilakukan oleh maskapai penerbangan Citilink dalam meningkatkan kinerja On Time Performance (OTP) antara lain melakukan quick handling atau penanganan dengan cepat ketika adanya potensi keterlambatan pesawat, dikeluarkannya Technical Delay Aircraft Maintenance (TDAM) sebagai upaya preventif keterlambatan yang terjadi dikarenakan faktor teknik, melakukan strategi penentuan jam terbang pesawat, dan dukungan dari man power untuk melakukan fungsi pekerjaanya dengan tepat waktu. Kasus delay yang terjadi diakibatkan oleh tiga masalah yaitu: Late Arrival, Teknis, dan Air Traffic Controller (ATC). Kemudian hasil didalam penelitian ini dapat menunjukan bahwa maskapai penerbangan Citilink memiliki Key Performance Indicator berupa target pencapaian on time performance (OTP) yang diukur dalam bentuk persentase selama periode satu bulan, yaitu sebesar 92%. Kata Kunci: On Time Performance, Ground Time, Key Performance Indikator, Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara Bandung Abstract This study aims to determine the average Ground Time of Citilink A320 aircraft at Bandung Husein Sastranegara International Airport and what efforts are made by PT. Gapura Angkasa in improving the quality of On Time Performance (OTP) at Husein Sastranegara International Airport Bandung. The results of this study were obtained from the average calculation results of Ground Time, Lower Control Limit (BKB), Upper Control Bats (BKA), and Central Line (CL). This study uses qualitative research based on existing problems, the data source is taken directly from PT. Gapura Angkasa, Husein Sastranegara International Airport Bandung, in the form of documents and archives that are in accordance with the formulation of the problem in this study. Based on the research that has been done, the conclusion obtained from this research is that the average ground time within 3 months (June-August 2022) is 86 minutes. The fastest average Ground time occurred in August and with an average time of 28 minutes. The longest average Ground time occurs in June-July with an average Ground time of 29 minutes. Efforts made by Citilink airlines to improve On Time Performance (OTP) performance include quick handling or handling quickly when there is a potential for aircraft delays, issuing Technical Delay Aircraft Maintenance (TDAM) as an effort to prevent delays that occur due to technical factors, conducting strategy for determining aircraft flight hours, and support from man power to carry out their work functions on time. The case of delay that occurs is caused by three problems, namely: Late Arrival, Technical, and Air Traffic Controller (ATC). Then the results in this study can show that Citilink airlines have Key Performance Indicators in the form of on time performance (OTP) achievement targets which are measured in percentage terms over a one month period, which is 92%. Keywords: On Time Performance, Ground Time, Key Performance Indicator, Husein Sastranegara International Airport Bandung
Penerapan Model Pembelajaran Think Pair Share Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Buku Teks Fiksi dan Teks Nonfiksi Peserta Didik Kelas VIII D SMP Negeri 3 Sewon Tahun Pelajaran 2021/2022 Toyib Ikhwanta
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.4104

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan prestasi belajar bahasa Indonesia pada materi buku teks fiksi dan teks nonfiksi peserta didik kelas VIII D SMP Negeri 3 Sewon tahun pelajaran 2021/2022 Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas terdiri atas dua siklus. Setiap siklus mengikuti tahapan model Kemmis dan Taggart yang meliputi empat komponen yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini merupakan hasil kegiatan terkait pelaksanaan pembelajaran dengan model Think Pair Share. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non-tes dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan, penggunaan model Think Pair Share pada kegiatan pembelajaran materi buku teks fiksi dan nonfiksi dapat meningkatkan prestasi belajar siswa, persentase ketuntasan belajar siswa, aktivitas belajar siswa, dan aktivitas guru dalam proses pembelajaran. Kata Kunci: Think Pair Share, Teks Fiksi dan Nonfiksi, Siswa SMP Abstract This study aims to determine whether the Think Pair Share (TPS) learning model can improve Indonesian language learning achievement in fiction and non-fiction textbook material for class VIII D students of SMP Negeri 3 Sewon in the 2021/2022 academic year. consists of two cycles. Each cycle follows the stages of the Kemmis and Taggart model which includes four components, namely planning, action, observation, and reflection. The data collected in this study is the result of activities related to the implementation of learning with the Think Pair Share model. Data collection techniques used test and non-test techniques with quantitative and qualitative descriptive approaches. The results showed that the use of the Think Pair Share model in learning activities for fiction and non-fiction textbooks could improve student achievement, the percentage of student learning completeness, student learning activities, and teacher activities in the learning process. Keywords: Think Pair Share, Fiction and Nonfiction Texts, Junior High School Students