cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 3,213 Documents
Pengajaran Pendidikan Pancasila Di Sekolah Dasar Guna Mempertahankan Ideologi Pancasila Di Era Globalisasi Syahid Musthofa Akhyar; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2772

Abstract

AbstrakMenurut filsafat, Pancasila merupakan pemikiran atau hasil berpikir yang paling dalam dari dan oleh bangsa Indonesia itu sendiri yang dipercaya, diyakini dan danggap sebagai sesuatu yang paling baik, paling bijaksana, paling adil, paling benar dan paling sesuai bagi bangsa Indonesia. Pada era globalisasi, Pancasila mengalami penyusutan nilai-nilai dikarenakan banyaknya kebudayaan luar yang lebih digemari oleh masyarakat Indonesia sehingga diperlukan suatu cara untuk mempertahankan ideologi bangsa ini. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur. Metode penelitian studi literatur adalah metode penelitian dengan cara membaca dan menganalisis bacaan yang berkaitan dengan tema yang diambil. Untuk mempertahan Pancasila dapat dilakukan dengan cara mengajarkan pendidikan Pancasila kepada anak-anak sekolah dasar sesuai dengan tingkatannya masing-masing. Pengajaran dapat dilakukan karena anak usia sekolah dasar memiliki pemikiran yang konkrit dan logis sehingga dengan menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada anak sekolah dasar maka ingatan tersebut akan melekat dan akan berkembang sehingga dapat memunculkan ide-ide atau gagasan bagus di masa mendatang.Kata Kunci: Pengajaran, Pancasila, Sekolah Dasar. AbstractAccording to philosophy, Pancasila is the deepest thought or result of thinking from and by the Indonesian people themselves which are considered, trusted and believed to be the most correct, fairest, wisest, best and most suitable for the Indonesian nation. In the era of globalization, Pancasila has experienced a decline in values due to the many foreign cultures that are more favored by the Indonesian people, so that a way is needed to maintain the ideology of this nation. This research uses literature study method. Literature study research method is a research method by reading and analyzing readings related to the chosen theme. To maintain Pancasila can be done by teaching Pancasila education to elementary school children according to their respective levels. Teaching can be done because elementary school- age children have concrete and logical thinking so that by instilling the values of Pancasila in elementary school children, these memories will stick and will develop so that they can come up with good ideas in the future.Keyword: Teaching, Pancasila, Elementary School
Strategi Pembangunan KRI Perusak Kawal Rudal (PKR) Untuk Kemandirian Industri Pertahanan Mala Utami; Leni Tria Melati; Kasim Kasim
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2773

Abstract

AbstrakPemenuhan kebutuhan alutsista untuk operasi TNI memerlukan industri pertahanan nasional yang bersinergi dan mandiri. PT PAL Indonesia (Persero) sebagai industri pertahanan utama dalam memenuhi kekuatan alutsista TNI AL harus memiliki kesiapan dan kemampuan dalam memproduksi alutsista pertahanan matra laut, salah satunya adalah membangun kapal perang Perusak Kawal Rudal (PKR). Adapun gap yang terjadi adalah PT PAL harus mampu memproduksi alutsista untuk matra laut akan tetapi kondisi PT PAL belum memiliki kesiapan atau kemampuan dalam memproduksi kapal PKR secari mandiri. Untuk itu dilakukan penelitian menggunakan metode System Thinking dan analisis strategi dengan SWOT untuk melihat fenomena masalah atau gap dan menentukan strategi terbaik. Hasil analisis System Thinking menunjukkan bahwa strategi kerjasama dengan galangan kapal DSNS Belanda akan meningkatkan kemampuan PT PAL dalam pemenuhan kebutuhan TNI AL. Sedangkan strategi terbaik yag dihasilkan dari analisis SWOT adalah diversifikasi strategi dengan melakukan banyak terobosan strategi baru dengan kemampuan desain dan produksi kapal perang PKR.  Kompetensi tenaga kerja dalam penguasaan teknologi menjadi daya saing industri pertahanan internasional dan mewujudkan kemandirian industri pertahanan dalam negeri.  Kata kunci: Kapal Perang PKR, Industri Pertahanan, System Thinking, SWOTAbstractTo accomplish the defence equipment needs for TNI, a sinergisized and independent national defence industry is a must. PT PAL Indonesia (Persero) as the main defense industry to fulfill the Indonesian Navy's defense equipment must have the readiness and ability to produce marine defense equipment, one of which is to build the PKR warship. There is a gap that occurs PT PAL which must be able to produce defense equipment for the marine dimension, but PT PAL does not yet have the readiness or ability to produce PKR ships independently. For this reason, research is carried out using a system thinking method and SWOT analysis to see the phenomenon of the problem or gap and determine the best strategy. The results of the system thinking analysis show that the strategy of collaborating with the Dutch DSNS shipyard will increase PT PAL's ability to fulfill the operational needs of the Indonesian Navy. Meanwhile, the best strategy resulting from the SWOT analysis is strategy diversification by making more new strategic breakthroughs through with the design and production capabilities of PKR warships. The competence of the workforce in mastering high technology which is the competitiveness of the international defense industry and realizing the independence of the domestic defense industry.Keywords: PKR Warship, Defense Industry, System Thinking, SWOT
Pengaruh Kualitas Pelayanan Customer Service Dan Brand Image Terhadap Kepuasan Pelanggan Bandar Udara Tjilik Riwut Palangka Raya Agus Winata
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2774

Abstract

AbstrakSeiring zaman perusahaan jasa akan bersaing demi memiliki keungulan yang perusahaan lain. Salah satu hal yang dapat dilakukan dengan memberikan pelanggan kualitas pelayanan dan citra yang terbaik, hingga nantinya akan berdampak terhadap kepuasan pelanggan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan customer service dan brand image terhadap kepuasan pelanggan Bandar Udara Tjilik Riwut Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner. Metode pengambilan sampel dengan menggunakan teknik non probability sampling dengan pendekatan purposive sampling terhadap 100 responden yang adalah pelanggan yang telah menggunakan jasa layanan Bandar Udara Tjilik Riwut Palangka Raya. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda yang diolah menggunaka software SPSS versi 22. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa kualitas pelayanan dan brand image secara bersamaan mempengaruhi kepuasan pelanggan sebesar 69,9%  dan sisanya sebesar 30,1% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Customer Service, Brand Image, Kepuasan Pelanggan AbstractOver time, service companies will compete to have an advantage over other companies. One of the things that can be done is to provide customers with the best quality of service and image, so that later it will have an impact on customer satisfaction. The purpose of this study was to determine the effect of customer service quality and brand image on customer satisfaction at Tjilik Riwut Airport, Palangka Raya. This researchy uses a quantitative method with data collection techniques in the form of a questionnaire. The sampling method used a non-probability sampling technique with a purposive sampling approach to 100 respondents who were customers who had used the services of Tjilik Riwut Airport, Palangka Raya. The data analysis technique used multiple linear regression analysis which was processed using SPSS version 22 software. The results of this research prove that service quality and brand image simultaneously have a significant influence on  customer satisfaction by 69.9% and the remaining 30.1% is influenced by other variables not examined in this research.Keywords: Service Quality, Customer Service, Brand Image, Customer Satisfaction
Model Pengadaan Alutsista TNI Dalam Kebijakan Essential Force Dengan Metode Scenario Palnning Akhir Yuliana Setianingrum; Desi Albert Mamahit; Endro Legowo; Pujo Widodo; Herlina Juni Risma Saragih
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2775

Abstract

AbstrakTNI sebagai komponen utama dalam sistem pertahanan negara Indonesia memerlukan himpunan kekuatan dan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Salah satu indikator yang dapat menentukan tingkat kekuatan TNI dapat dilihat dari kepemilikan alutsista, Oleh karena itu, menjadi penting permasalahan terkait bagaimana TNI mengadakan alutsista selama ini. Meskipun sudah memiliki aturan MEF ternyata TNI belum memiliki standar khusus yang diperhitungkan secara matang dalam pengadaan alutsista tersebut. Penelitian ini mencoba menjawab permasalahan tersebut guna menciptakan postur TNI yang ideal dalam mewujudkan postur pertahanan negara yang kuat. Memberikan gambaran kepada TNI dalam pengadaan alutsista tertentu yang sesuai dengan kebutuhan pertahanan nasional. TNI dan kementerian pertahanan perlu mengadakan evalusi terkait MEF yang sudah disepekati sehingga seuai dengan kondisi lingkungan strategis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang digunakan dalam proses pengumpulan data sehingga menemukan jawaban yang sesuai dengan pertanyaan dalam penelitian. Menggunakan konsep scenario planning penelitian ini berusaha mengetahui kekuatan yang dimiliki TNI sehingga dapat membuat suatu kerangka kerja. Kerangka kerja inilah yang nantinya dapat digunakan oleh para pengambil kebijakan dalam membantu menentukan cara perolehan alutsista TNI, termasuk sumber anggara.Kata kunci: Pengadaan Alutsista, Scenario Planning, MEF AbstractTNI as the main component in the Indonesian state defense system requires a set of strengths and capabilities that are in accordance with the needs on the ground. One of the indicators that can determine the level of TNI's strength can be seen from the ownership of the defense equipment. Even though it already has MEF regulations, it turns out that the TNI does not yet have special standards that are carefully considered in the procurement of the defense equipment. This study tries to answer these problems in order to create an ideal TNI posture in realizing a strong national defense posture. Provide an overview to the TNI in the procurement of certain defense equipment in accordance with the needs of national defense. The TNI and the ministry of defense need to conduct an evaluation related to the agreed MEF so that it is in accordance with the strategic environmental conditions. This study uses descriptive qualitative methods used in the data collection process so as to find answers that are in accordance with the questions in the study. Using the concept of scenario planning, this research seeks to determine the strengths of the TNI so that it can create a framework. This framework can later be used by policy makers in helping determine how to acquire the TNI's defense equipment, including budget sources.,Keywords: Procurement of Alutsista, Scenario Planning, MEF
Pancasila Dalam Menangani Permasalahan Digital Di Indonesia Mustika Khoirunnisa Kholillah; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2777

Abstract

AbstrakPerbedaan budaya, suku, ras, agama yang ada di Indonesia merupakan tugas terpenting agar persatuan dan kesatuan dapat selalu terjaga. Hal ini mendorong para leluhur untuk menciptakan ideologi Indonesia guna menciptakan keamanan dan ketentraman dalam perbedaan itu. Media sosial adalah media online, dengan penggunanya dapat dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan membuat konten termasuk blog, jejaring sosial, wiki, forum, dan dunia virtual. Perilaku adalah tindakan atau kegiatan nyata yang dilakukan karena individu mempunyai keinginan untuk melakukan hal-hal tertentu. Minat perilaku akan menentukan perilakunya. Di era digitalisasi ini, umat manusia khususnya masyarakat Indonesia harus bijak dalam menggunakan media sosial dengan pedoman dari Pancasila.Kata kunci: Sosial Media, Pancasila, Perilaku, Kekerasan AbstractDifferences in culture, ethnicity, race, religion in Indonesia are the most important tasks so that unity and integrity can always be maintained. This prompted the ancestors to create an Indonesian ideology in order to create security and peace in these differences. Social media is online media, with its users being able to easily participate, share and create content including blogs, social networks, wikis, forums and virtual worlds. Behavior is a real action or activity that is carried out because the individual has a desire to do certain things. Behavioral interest will determine his behavior. In this era of digitalization, humanity, especially the Indonesian people, must be wise in using social media with the guidelines of Pancasila.Keywords: Social Media, Pancasila, Behavior, Violence
Identifikasi Transformasi Digital Dalam Dunia Pendidikan Mengenai Peluang Dan Tantangan Di Era Disrupsi Fadia Puja Ainun; Heni Setya Mawarni; Lulu Sakinah; Nabila Ayu Lestari; Tebi Hariyadi Purna
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2778

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meneliti dan memahami secara luas mengenai peluang dan tantangan yang diberikan dari transformasi digital di era disrupsi bagi dunia pendidikan. Permasalahan yang dibahas dalam hal ini adalah tantangan yang hingga saat ini masih terjadi di daerah pelosok nusantara dalam mengikuti arus perkembangan transformasi digital terutama di dunia pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara dan studi pustaka. Metode wawancara yang kami lakukan adalah secara individu dengan data yang valid. Sementara studi pustaka yang kami lakukan adalah dengan melihat referensi serta hasil penelitian sebelumnya untuk mendapatkan teori tentang masalah yang akan diteliti. Studi pustaka ini juga dilakukan dengan menelaah berbagai literatur ilmiah seperti buku, jurnal, atau artikel yang dapat digunakan dalam membantu proses penyusunan sebuah penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah menjadikan tantangan yang ada dalam transformasi digital menjadi sebuah peluang terutama bagi dunia pendidikan, agar para generasi muda dapat melek terhadap teknologi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman di era disrupsi ini dengan memaksimalkan dampak positif dan meminimalisir dampak negatif agar menjadi Smart and Good Citizenship.Kata Kunci: Tantangan, Peluang, dan Transformasi digital. AbstractThis study aims to research and understand broadly the opportunities and challenges presented by digital transformation in the era of disruption to the world of education. The problems discussed in this case are the challenges that are still happening in remote areas of the archipelago in following the flow of digital transformation developments, especially in the world of education. The method used in this research is the interview method and literature study. The interview method that we do is individually with valid data. Meanwhile, the literature study that we did was to look at references and previous research results to get a theory about the problem to be studied. This literature study is also carried out by reviewing various scientific literature such as books, journals, or articles that can be used in assisting the process of compiling a research. The result of this research is to turn the challenges that exist in digital transformation into an opportunity, especially for the world of education, so that the younger generation can be technology literate and adapt to the times in this era of disruption by maximizing the positive impact and minimize negative impacts in order to become Smart and Good Citizenship.Keywords: Challenges, Opportunities and Digital Transformation
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Di Era Modern Pada Siswa Sekolah Dasar Ridla 'Adawiyyah; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2779

Abstract

AbstrakEra modern memberikan pengaruh yang sangat kuat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, seperti di Indonesia. Tidak hanya dampak postif melainkan dampak negative terjadi di era modern ini. Dampak negative dari era modern ini dapat menimbulkan berbagai permasalahan permasalahan seperti turunnya moralitas pemuda bangsa. Padahal nantinya, pemuda itulah yang akan menjadi cikal bakal penerus generasi bangsa. Dengan gerbang pendidikan peserta didik benar-benar di tuntun menuju jalan kebenanran. Dan nilai nilai seperti nasionalis, kemandirian, religius, integritas dan gotong royong menjadi sebuah nilai pembentukan karakter yang baik.   Oleh karena itu, melalui sebuah proses pendidikan yaitu dengan mengimplementasikan nilai-nilai pancasila, hal tersebut diharapkan mampu membuat generasi bangsa terhindar dari pengaruh buruk era modernisasi. Kata kunci: Modernisasi, Pancasila, Siswa AbstractThe modern era has a strong influence on the life of the nation and state, such as in Indonesia. Not only positive impacts but also negative impacts occur in this modern era. The negative impact of this modern era can cause various problems such as the decline in the morality of the nation's youth. In fact, it is the youth who will become the forerunner of the next generation of the nation. Education is really a gate of knowledge that can lead students to the path of truth. And values such as nationalism, independence, religion, integrity and mutual cooperation become values for building good character. Therefore, through an educational process, namely by implementing Pancasila values, it is expected to be able to make the nation's generation avoid the bad influence of the modernization era. Keywords: Modernisasi, Pancasila, Student
Dampak Kebijakan Izin Usaha Ritel Modern Terhadap Keberlangsungan Ritel Tradisional Di Pangkal Pinang Abdul Fatah; Dimas Saputra
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2780

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan menggali informasi terkait respon masyarakat atas kondisi keberlangsungan ritel tradisonal di tengah perkembangan pembangunan ritel modern yang menjamur begitu cepat di Pangkalpinang. Kondisi ini menjadi kegelisahan peneliti dalam mengamati nasib para warung kecil atau retail tradional dalam mempertahankan aktifitas bisnisnya kedepan. Apakah terkena dampak signifikan atas banyak berdirinya retail-retail besar dari berbagai aspek, baik itu aspek omzet, jumlah konsumen ataupun aspek lainnya. Untuk mendapatkan informasi secara mendalam, maka metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melakukan wawancara kepada responden yang terdiri dari pemilik retail tradisional juga masyarakat umum sejauhmana respon mereka dan dampak yang ditimbulkan atas hadirnya retail modern di sekitar usaha mereka. Kata kunci: dampak, ritel modern, ritel tradisional.AbstractThis study aims to explore information related to the public's response to the condition of the sustainability of traditional retail in the midst of the development of modern retail development which is mushrooming so rapidly in Pangkalpinang. This condition becomes the anxiety of researchers in observing the fate of small stalls or traditional retailers in maintaining their business activities in the future. Has it been significantly impacted by the establishment of large retailers from various aspects, be it the turnover aspect, the number of consumers or other aspects. To obtain in-depth information, this research method uses a qualitative descriptive method by conducting interviews with respondents consisting of traditional retail owners as well as the general public the extent of their response and the impact of the presence of modern retail around their business.Keywords: impact, modern retail, traditional retail
Pengaruh Kemajuan Teknologi Terhadap Penurunan Nilai Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa Levy Rohmatilahi; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2781

Abstract

AbstrakGaya hidup kita saat ini tidak bisa dilepaskan dari zaman. Hampir setiap waktu luang yang kita lakukan dimudahkan oleh zaman, seperti memesan makanan, membeli pakaian, bahkan dalam perjalanan penyakit mematikan seperti ini, kegiatan penguasaan berbasis teknologi. Intinya, setiap negara memiliki keyakinan yang sama tentang kemerdekaan dan kehidupan yang makmur, seperti yang dikatakan oleh negara Indonesia dalam pembukaan UUD 1945, yang bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang sederhana dan kaya. Begitu juga dengan keluarga kita dan Negara , jika kita ingin mencapai tujuan yang tidak biasa, kita harus memiliki pandangan yang sama atau sama tentang keberadaan. Nilai-nilai Pancasila karena falsafah hidup Negra  ingin dilaksanakan untuk meningkatkan semangat juang negara. akibatnya, kerajaan harus merumuskan kebijakan untuk memastikan  kesejahteraan  rakyat Indonesia.Kata kunci: KemajuanTeknologi, pancasila, pandangan hidup, PenurunanAbstractOur current lifestyle cannot be erased from the times. Almost every free time that we do is facilitated by the times, such as ordering food, buying clothes, even in the course of a deadly disease like this, technology-based control activities. In essence, every country has the same belief about independence and a prosperous life, as stated by the Indonesian state in the preamble of the 1945 Constitution, which aims to create a simple and rich society. Likewise with our family and the State, if we want to achieve unconventional goals, we must have the same or the same view of existence. The values of Pancasila because of the Negra's philosophy of life want to be implemented to increase the country's fighting spirit. surely, the kingdom must formulate policies to ensure the welfare of the Indonesian people.Keywords:  Advances in Technology, Pancasila, outlook on life, Decline
Penggunaan Monopoli Pancasila Dalam Pembelajaran PPKn Sebagai Media Pembelajaran Yang Kreatif Dan Menyenangkan Bagi Siswa Sukmawati Sukmawati; Jamaludin Jamaludin; Rian Rian; Husni Husni; Visca Visca; Julian Julian; Eli Eli; Silvia Silvia; Rista Rista
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2782

Abstract

AbstrakPenggunaan media permainan oleh guru kepada siswa bisa digunakan sebagai bahan belajar alternatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penggunaan media pembelajaran sangat penting dalam meningkatkan hasil belajar siswa, karena dengan adanya media pembelajaran sangat membantu pendidik maupun peserta didik agar pembelajaran lebih efisien dan mudah dipahami. Penggunaan media pembelajaran sudah banyak diterapkan dan diimplementasikan oleh guru-guru kepada siswa untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Media pembelajaran dengan konsep permainan akan sangat disukai oleh siswa karena aktivitas pembelajaran akan menyenangkan dan tidak membosankan.Kata kunci: Media Pembelajaran, Hasil Belajar, Menyenangkan AbstractThe use of game media by teachers to students can be used as alternative learning materials to improve student learning outcomes. The use of learning media is very important in improving student learning outcomes, because the existence of learning media is very helpful for educators and students so that learning is more efficient and easy to understand. The use of learning media has been widely applied and implemented by teachers to students to improve student learning outcomes. Learning media with the concept of games will be very much liked by students because learning activities will be fun and not boring.Keywords: Learning Media, Learning Outcomes, Fun