cover
Contact Name
Nasaruddin
Contact Email
nasarhb@gmail.com
Phone
+6285242574293
Journal Mail Official
jtajdid@gmail.com
Editorial Address
LP2M Institut Agama Islam Muhammadiyah Bima, Gedung Lantai III, Jln. Anggrek No. 16 Ranggo NaE Kota Bima NTB, Telp. 0374-44646, Fax. 0373-45267
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan
Published by IAI Muhammadiyah Bima
ISSN : 25498983     EISSN : 26146630     DOI : https://doi.org/10.52266/tadjid
TAJDID merupakan jurnal pemikiran keislaman dan kemanusiaan. Frekuensi penerbitan dilakukan sebanyak 2 (dua) kali dalam setahun setiap bulan April dan Oktober oleh LP2M IAI Muhammadiyah Bima. TAJDID akan menyajikan ide-ide yang up to date disertai dengan solusi-solusi yang relevan seputar pemikiran keislaman dan kemanusiaan. Terlepas dari itu, secara tehknisnya bahwa TADJID hadir untuk mempermudah penulis, peneliti, mahasiswa, guru bahkan stakeholder lainnya yang berkepentingan akan teori-teori yang relevan yang dapat dijadikan sebagai bahan rujukan/referensi secara luas. TAJDID berkomitmen kuat akan selalu hadir sebagai solusi dalam konteks pengembangan keilmuan dibidang keagamaan dan kemanusiaan (sosial).
Articles 226 Documents
TEKNIK MIND MAPPING DALAM PROSES MENULIS UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI MAHASISWA SEMESTER I PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS STKIP TAMAN SISWA BIMA PADA MATA KULIAH BASIC WRITING Waliyudin Waliyudin; Annisah Annisah
TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 6 No 1 (2022): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v6i1.842

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi menulis mahasiswa dengan menggunakan teknik mind mapping dalam proses menulis. Penelitian ini akan diterapkan pada mata kuliah Basic Writing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-eksperimen dengan desain one pretest dan posttest. Sampel adalah mahasiswa semester I Program Studi pendidikan Bahasa Inggris STKIP Taman Siswa Bima yang berjumlah satu kelas. Tahap penelitian dilakukan dalam 3 tahap mencakup; Tahap Persiapan: observasi awal, menyusun instrument pembelajaran, melakukan validasi instrument dengan ahli, melakukan uji coba instrument yang telah dibuat, menganalisis hasil uji coba instrument untuk mengetahui validitas dan reliabilitas instrument. Tahap Pelaksanaan: melakukan pre-test, memberikan treatmen dengan menggunakan Teknik mapping dalam Proses Menulis, melakukan observasi selama pembelajaran berlangsung, memberikan post-test untuk mengetahui peningkatan kompetensi menulis mahasiswa. Tahap Akhir: mengolah data hasil pretest-posttest, dan istrumen lainnya, membandingkan hasil analisis data sebelum diberikan perlakuan dengan setelah diberikan perlakuan, memberikan kesimpulan dan saran berdasarkan hasil yang diperoleh dari penelitian. Hasil yang diperoleh pada penelitian adalah terjadi peningkatan kompetensi menulis mahasiswa pada mata kuliah basic writing. Hasil pre-test menunjukkan nilai minimum yang diperoleh mahasiswa adalah 48 dan nilai maksimum adalah 64, sedangkan pada posttest terjadi peningkatan yang cukup baik yaitu nilai minimum yang diperoleh mahasiswa adalah 75 dan nilai maksimum adalah 90.
ANALISIS QALBU TOKOH UTAMA NOVEL PULANG KARYA TERE LIYE PERSPEKTIF PSIKOLOGI ISLAM Ulfa Widayati; Noor Leha
TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 6 No 1 (2022): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v6i1.868

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis qalbu yang terdapat dalam diri manusia melalui perspetif Islam dalam mengungkapkan kejiwaan manusia melalui tokoh utama dalam novel Pulang karya Tere Liye. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan psikologi islam untuk mengungkapkan unsur qalbu dalam tokoh pada novel. Hasil penelitian ini aspek qalbu dalam tokoh utama novel Pulang karya Tere Liye 1) aqidah meliputi aspek ketaatan kepada Allah dengan menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan Allah, 2) hati nurani, 3) berpikir realistis, 4) tolong menolong meliputi aspek memberikan bantuan kepada orang lain dan tolong menolong dalam menghadirkan suasana damai dan tentram secara sosial, 5) kasih sayang yang meliputi aspek, kasih sayang Allah kepada makhluk-Nya, kasih sayang orang tua kepada anak, dan kasih sayang anak kepada orang tua, 6) keberanian khususnya yang tumbuh dalam diri sendiri untuk memperbaiki diri dan keberanian yang sebagai rahmat dari Allah untuk melakukan sesuatu, 7) rasa takut yang manusiawi dimiliki manusia atas kondisi yang tidak dapat dilalui dan ketakutan terhadap manusia, dan 8) penyesalan meliputi aspek meminta maaf dan kesedihan sebagai indikator penyesalan seseorang.
MATERI PENDIDIKAN ISLAM DALAM PERSPEKTIF HADITS Muchlis Muchlis
TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 6 No 2 (2022): Oktober
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v6i2.1064

Abstract

PendidikaMempelajari sejarah kehidupan Rasulullah SAW akan terus menarik karena seluruh aspeknya bernilai pendidikan. Di antara aspek yang menarik itu adalah hadis nabi yang diriwayatkan oleh Imam Muslim atau yang lebih dikenal dengan hadis Jibril. Kajian ini bertujuan membahas Hadis Jibril yang bersinggungan langsung dengan proses pembelajaran dalam perspektif pendidikan, yaitu materi pendidikan. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian kepustakaan (library research). Peneliti mencatat semua temuan secara umum pada setiap pembahasan penelitian yang didapatkan dalam literatur-literatur dan sumber-sumber,mengumpulkan buku/kitab secara bertahap. Data-data yang ada dianalisis dengan menggunakan pendekatan hermeneutik dengan teknik analisis data menggunakan content analysis, kemudian mengkaji, mempelajari, dan mencatat literatur yang ada kaitannya dengan fokus kajian. Hasil Kajian menunjukkan bahwa Materi pendidikan yang terdapat dalam hadits Jibril antara lain: materi iman, materi islam/fikih, materi akhlak, dan materi tanda-tanda hari kiamat.
MODERASI BERAGAMA DALAM MASYARAKAT MULTIKULTURAL Susanti Susanti
TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 6 No 2 (2022): Oktober
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v6i2.1065

Abstract

Indonesia merupakan negara kesatuan, mempunyai banyak keberagaman yang menggabungkan berbagai kebangsaan, dialek, agama, dan masyarakat. Oleh karena itu, sebagai bangsa yang beraneka ragam, diperlukan adanya moderasi dalam agama agar tidak ada perilaku kemerosotan yang dapat memecah belah suatu negara. Adapun jenis penelitian ini adalah dengan penelitian edukatif dan empiris. Edukatif, karena yang diteliti adalah sosial beragama dalam masyarakat multikultural dengan penerapan nilai-nilai moderasi. Empiris karena juga diteliti perilaku dan tindakan masyarakat multikultural dalam melakukan moderasi beragama. Adapun ringkasan hasilnya yaitu Indonesia sebagai sebuah negara yang memuat banyak sekali keberagaman yang terdiri dari keberagaman suku, bangsa, bahasa, adat istiadat dan agama dewasa ini seringkali diterpa isu tentang radikalisme. Gerakan-gerakan yang mengatasnamakan kelompok tertentu semakin tumbuh dan secara terang-terangan menyuarakan ideologi mereka. Aksi teror, penculikan, penyerangan, bahkan pengeboman pun kian marak terjadi. Munculnya kelompok-kelompok ekstrem yang kian hari semakin mengembang sayapnya difaktori berbagai hal seperti sensitifitas kehidupan beragama, masuknya aliran kelompok ekstrem dari luar negeri, bahkan permasalahan politik dan pemerintahan pun turut mewarnai. Oleh karena itu, moderasi beragama menjadi unsur yang dibutuhkan dalam rangka menumbuhkan sikap saling memahami dan menghargai perbedaan, dengan harapan dapat mewujudkan kerukunan antar umat beragama dalam bermasyarakat.
RELEVANSI PEMIKIRAN PENDIDIKAN ABDURRAHMAN WAHID DAN ABDURRAHMAN AN-NAHLAWI DI ERA MODERN Alimudin Alimudin; Era Sastra Pengestu
TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 6 No 2 (2022): Oktober
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v6i2.1066

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan penerapan teori-teori Nahlawi Kependidikan Abdurrahman Wahid dan Abdurrahman An-Nahlawi terhadap kondisi pendidikan kontemporer. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metodologi penelitian studi, dengan sumber data primer berupa buku dan publikasi lainnya. Metode analisis data menggunakan analisis isi, yang melibatkan pemeriksaan data yang diperoleh dengan membandingkan data untuk membuat kesimpulan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa gagasan pendidikan yang didasarkan pada gagasan Abdurrahman Wahid dan AnNahlawi masih sangat relevan karena pendidikan saat ini tidak hanya mengajarkan kepada peserta didik pengetahuan umum tetapi juga pengetahuan agama, khususnya pengetahuan tentang Islam, dimana pendidikan diperlukan untuk meningkatkannya. karakter moral mereka.
KONSEP PENDIDIKAN ANAK DALAM ISLAM PERSPEKTIF IBNU QAYYIM AL-JAUZIYYAH Mainuddin Mainuddin
TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 6 No 2 (2022): Oktober
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v6i2.1078

Abstract

Dalam Penelitian ini penulis akan memebahas tentang Konsep Pendidikan Anak dalam Islam Menurut Perspektif Ibnu Qayyim Al-Jauziyah. Panenelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep pendidikan anak dalam Islam menurut perspektif Ibnu Qayyim Al-Jauziyah dan kontribusi pemikiran Ibnu Qayyim Al-Jauziyah terhadap pendidikan anak dalam Islam. Penelitian ini adalah penelitian Kepustakaan atau (library research). Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi, yaitu mengumpulkan data atau bahan-bahan yang berkaitan dengan tema pembahasan dan permaslahannya yang diambil dari sumber-sumber kepustakaan, dalam hal ini ada dua sumber, yaitu: sumber primer dan sumber sekunder. Adapun untk menganalisa data dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kontent analysis dan metode studi tokoh. Hasil dari penelitian adalah (1) pendidikan anak dalam Islam adalah suatu proses pembinaan, pengajaran, pengarahan, dan bimbingan oleh pendidik terhadap perkembangan jasmani dan rohani peserta didik/anak tentang suatu ilmu pengetahuan yang bersumber pada ajaran agama ke dalam diri peserta didik. (2) Tarbiyah menurut Ibnu Qayyim Al-Jauziyah mencakup qalb dan tarbiyah badan sekaligus. Ibnu Qayyim juga mengarahkan pendidikan anak pada komitmen para pendidik untuk selalu memberikan perhatian besar terhadap fase perkembangan anak. (3) Konsep pendidikan anak dalam Islam perspektif Ibnu Qayyim sangatlah berkontribusi dalam pendidikan anak dalam Islam, baik itu tentang materi, metode ataupun tentang mengetahui fase perkembangan anak
KONDISI DAN SUASANA PEMBELAJARAN EFEKTIF YANG ISLAMI Iilham Ilham
TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 6 No 2 (2022): Oktober
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v6i2.1080

Abstract

Pembelajaran efektif yang Islami adalah pembelajaran yang mendasarkan konsepsinya pada ajaran tauhid, dengan berorientasi pada tujuan akhir pendidikan Islam, yaitu mewujudkan manusia sebagai khalifatullah dan ‘abdullah di bumi. Dengan dasar ini, maka orientasi pembelajaran efektif yang Islami diarahkan pada upaya mensucikan diri dan memberikan penerangan jiwa, sehingga setiap diri manusia mampu meningkatkan dirinya dari tingkatan iman ke tingkat ihsan yang melandasi seluruh bentuk kerja kemanusiaannya (amal saleh).
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA MAHASISWA STKIP TAMAN SISWA BIMA Muhammad Muhammad; Salahudin Salahudin
TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 6 No 2 (2022): Oktober
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v6i2.1089

Abstract

Problem based learning merupakan proses pembelajaran yang mengfokuskan pada masalah dan siswa memecahkan secara bersama atas pendampingan dari pendidiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan atau menceritakan cara penerapan model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam upaya memperbaiki proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (classroom action research). Penelitian dilaksanakan di STKIP Taman Siswa Bima. Pada penelitian ini, dilakukan empat rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam siklus berulang yaitu perencanaan (planning), tindakan (acting), pengamatan (observing) dan refleksi (reflection). Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan catatan lapangan. Data yang terkumpul, kemudian dianalisis, analisis data pada aspek kognitif digunakan gain skor. Berdasarkan hasil penelitian nilai tes akhir mata pelajaran PAI pada siklus I sebesar 46,9 dan N-gainna sebesar 0.29, sedangkan rata-rata nilai tes akhir mata pelajaran PAI pada siklus II sebesar 71,05 n N-gainnya sebesar 0,31. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Dengan demikian penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dianggap berhasil dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik, karena telah mencapai indikator keberhasilan yang telah ditetapkan.
PERKEMBANGAN MADRASAH DI INDONESIA: KAJIAN HISTORIS PADA MADRASAH NAHDLATUL WATHAN LOMBOK Fathurrahman Fathurrahman
TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 6 No 2 (2022): Oktober
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v6i2.1105

Abstract

Tulisan ini merupakan studi tentang perkembangan institusi pendidikan madrasah yang ada di Lombok sebagai bagian dari perkembangan social pendidikan Islam di Indonesia. Kemunculan madrasah di Lombok merupakan fenomena modern yang dimulai sekitar abad ke-20 sebagai dampak dari pembaharuan Islam di Indonesia serta kebijakan diskriminatif pendidikan colonial yang tidak berpihak pada masyarakat Muslim. Meskipun bukan madrasah pertama, berdirinya Madrasah Nadhlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) dan Madrasah Nadhlatul Banat Diniyah Islamiyah (NBDI) telah menjadi tonggak pembaharuan pendidikan Islam di pulau Lombok yang berlangsung sejak masa kolonialisme Belanda dan Jepang, masa kemerdekaan di era Orde Lama dan Orde Baru hingga masa reformasi. Perkembangan ini madrasah ini ditandai dengan kemampuan menyesuaikan diri dan berkembang dengan dukungan masyarakat sebagai basis madrasah, keberadaan para tuan guru sebagai pemimpin madrasah dan pesantren serta kemampuan melakukan inovasi dalam merespon perkembangan sosial keagamaan dalam masyarakat Lombok.
REFLEKSI NAFS DALAM KISAH NABI YUSUF AS DAN ZULAIKHA: ANALISIS TAFSIR AL-MISHBAH KARYA QURAISH SHIHAB M. Sulhan; Eva Latipah
TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 6 No 2 (2022): Oktober
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v6i2.1165

Abstract

The story of the Prophet Yusuf as ahsanul qashas (the best story) which is enshrined in the Qur'an. The story of the Prophet Yusuf is a story that has a wealth of meaning and learning in all aspects of life. This article attempts to analyze the richness of meaning contained in surah Yusuf which is related to the levels and expressions of the nafs. The research method in this article uses descriptive qualitative with a library research approach. Theoretical analysis uses the perspective of Tafsir Al-Mishbah by Quraish Shihab. The purpose of this research is to answer how the expression of nafs and levels of nafs are contained in the story of Prophet Yusuf and Zulaikha. The results of the study show that the nafs in the story of Prophet Yusuf and Zulaikha are distinguished by two tendencies: First, the level of anger in Zulaikha's personality and behavior which is depicted in obedience to lust and following the devil's temptations. Second, the levels of muthmainnah and radhiyah nafs in Yusuf's personality which are described by calm, obedience, peace, and fortitude in going through every test given by Allah SWT. The study in this research is limited to the story of persuasion planned by Zulaikha.

Page 10 of 23 | Total Record : 226