cover
Contact Name
Nasaruddin
Contact Email
nasarhb@gmail.com
Phone
+6285242574293
Journal Mail Official
jtajdid@gmail.com
Editorial Address
LP2M Institut Agama Islam Muhammadiyah Bima, Gedung Lantai III, Jln. Anggrek No. 16 Ranggo NaE Kota Bima NTB, Telp. 0374-44646, Fax. 0373-45267
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan
Published by IAI Muhammadiyah Bima
ISSN : 25498983     EISSN : 26146630     DOI : https://doi.org/10.52266/tadjid
TAJDID merupakan jurnal pemikiran keislaman dan kemanusiaan. Frekuensi penerbitan dilakukan sebanyak 2 (dua) kali dalam setahun setiap bulan April dan Oktober oleh LP2M IAI Muhammadiyah Bima. TAJDID akan menyajikan ide-ide yang up to date disertai dengan solusi-solusi yang relevan seputar pemikiran keislaman dan kemanusiaan. Terlepas dari itu, secara tehknisnya bahwa TADJID hadir untuk mempermudah penulis, peneliti, mahasiswa, guru bahkan stakeholder lainnya yang berkepentingan akan teori-teori yang relevan yang dapat dijadikan sebagai bahan rujukan/referensi secara luas. TAJDID berkomitmen kuat akan selalu hadir sebagai solusi dalam konteks pengembangan keilmuan dibidang keagamaan dan kemanusiaan (sosial).
Articles 226 Documents
KEMANUSIAAN DAN KESEJAHTERAAN SOSIAL DALAM PEMIKIRAN ISLAM KONTEMPORER Edo Alvizar Dayusman; Alimudin Alimudin; Taufik Hidayat
TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 7 No 1 (2023): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v7i1.1759

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami konsep kemanusiaan dan kesejahteraan sosial dalam pemikiran Islam kontemporer. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sekunder. Sumber data primer diambil dari buku buku-buku yang membahas tentang kemanusiaan dan kesejahteraan sosial dalam pemikiran kontemporer. Sedangkan data sekunder dalam penelitian ini berupa buku-buku, artikel jurnal, dan situs yang membahas terkait kemanusiaan dan kesejahteraan sosial dalam pemikiran kontemporer serta referensi yang mendukung dalam penelitian ini. Kemanusiaan dan kesejahteraan sosial merupakan konsep penting dalam pemikiran Islam kontemporer. Dalam pemikiran Islam kontemporer, kemanusiaan dan kesejahteraan sosial saling melengkapi dan saling mendukung. Penerapan pemikiran Islam tentang kemanusiaan dan kesejahteraan sosial memiliki dampak positif dalam menciptakan masyarakat yang lebih adil, mengatasi ketimpangan sosial, menghormati hak asasi manusia, dan memperhatikan kebutuhan kelompok rentan. Dalam konteks masa kini, pemikiran Islam tentang kemanusiaan dan kesejahteraan sosial memiliki implikasi dan relevansi yang signifikan dalam mencapai kesejahteraan sosial yang inklusif, adil, dan berkelanjutan. Dengan menerapkan pemikiran ini dalam kehidupan sehari-hari, diharapkan dapat terwujud masyarakat yang mencerminkan nilai-nilai Islam tentang kemanusiaan dan kesejahteraan sosial.
PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA PENDUKUNG PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM DI ERA DIGITAL Zumhur Alamin; Randitha Missouri
TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 7 No 1 (2023): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v7i1.1769

Abstract

Pendidikan agama Islam membutuhkan pendekatan yang inovatif dan adaptif dalam menyampaikan pesan agama kepada generasi muda di era digital ini. Media sosial telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari banyak individu, terutama generasi muda. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi potensi penggunaan media sosial sebagai sarana pendukung pembelajaran agama Islam di era digital. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur yang melibatkan tinjauan terhadap literatur, penelitian, dan artikel yang relevan tentang penggunaan media sosial dalam pendidikan agama Islam. Data yang diperoleh dianalisis dengan pendekatan deskriptif untuk mengeksplorasi potensi dan tantangan dalam penggunaan media sosial sebagai sarana pendukung pembelajaran agama Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial sebagai sarana pendukung pembelajaran agama Islam memiliki potensi yang signifikan dalam mencapai tujuan pembelajaran. Media sosial dapat meningkatkan keterlibatan siswa, memfasilitasi interaksi antara siswa dan pendidik, serta memperkaya konten pembelajaran melalui berbagai format seperti teks, gambar, audio, dan video. Selain itu, media sosial juga dapat menjadi wadah bagi diskusi, kolaborasi, dan pertukaran informasi antara siswa dalam konteks agama Islam.
FROM PRIOR KNOWLEDGE ABOUT HUMAN DEVELOPMENT TO STUDENTS’ UNDERSTANDING ABOUT CHILDREN'S DEVELOPMENT IN SCHOOL Liah Rosdiani Nasution
TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 7 No 1 (2023): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v7i1.1788

Abstract

This research explores the relationship between prior knowledge of human development and students' understanding of teacher candidates regarding child development issues in schools. 366 student teacher candidates from various teaching programs at UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary became participants in this study. Data regarding prior knowledge of human development and understanding of child development issues in schools were collected through a scale-based questionnaire which was then analyzed through Pearson Product Moment analysis. The results of the analysis show that the relationship between the variable prior knowledge about the stages of human development and the variable understanding of child development issues at school is strong and significant (significance level = 0.99, p value <0.05). From these results, it can be concluded that student teacher candidates who have better knowledge about the stages of child development tend to have a better understanding of the developmental issues faced by children in the school environment.
”Tafsir Ayat-Ayat Kemasyarakatan” Implementasi Nilai-Nilai Kemanusiaan dalam Kehidupan Modern Moh. Safrudin; Nasaruddin Nasaruddin; Ihwan Ihwan
TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 7 No 1 (2023): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v7i1.1851

Abstract

Tafsir ayat-ayat kemasyarakatan dalam Al-Quran menjadi semakin relevan dalam konteks kehidupan modern yang kompleks. Artikel ini membahas pentingnya pendekatan tafsir ayat-ayat kemasyarakatan sebagai sarana untuk mengimplementasikan nilai-nilai kemanusiaan yang terkandung dalam Al-Quran ke dalam kehidupan sehari-hari. Melalui metode analisis kualitatif, artikel ini mengidentifikasi ayat-ayat Al-Quran yang berhubungan dengan interaksi sosial, tanggung jawab kolektif, dan kepedulian terhadap sesama. Artikel ini juga menyoroti urgensi nilai-nilai kemanusiaan tersebut dalam menanggapi tantangan kompleks seperti kemiskinan, ketidakadilan, dan krisis lingkungan. Dengan memahami makna ayat-ayat kemasyarakatan secara komprehensif, masyarakat modern dapat mengadaptasi dan mengaplikasikan prinsip-prinsip universal dari Al-Quran untuk membentuk masyarakat yang lebih adil, inklusif, dan berempati. Hasil dari penelitian ini memberikan kontribusi berarti dalam pengembangan studi tafsir dan pemikiran Islam kontemporer. Selain itu, artikel ini memberikan pemahaman lebih dalam tentang bagaimana Al-Quran dapat menjadi sumber inspirasi bagi solusi sosial dan kemanusiaan dalam tantangan-tantangan global yang dihadapi umat manusia pada era modern ini.
RELASI AGAMA DAN BUDAYA DALAM HUBUNGAN SOSIAL MASYARAKAT ISLAM DI BIMA Nazar Naamy
TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 6 No 2 (2022): Oktober
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v6i2.2023

Abstract

Posisi Bima sebagai sebuah daerah kota dengan warisan sejarah yang kaya dan identitas keagamaan yang kuat, menyediakan landasan yang unik untuk memahami bagaimana agama dan budaya saling terkait dalam membentuk struktur sosial. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus mengungkapkan dinamika hubungan sosial Masyarakat Islam di Bima dalam konteks relasi agama dan budaya. Dinamika hubungan sosial masyarakat Islam di bima ini menunjukkan dua pola relasi, yaitu relasi agama dan budaya bima, sert , yaitu relasi agama dan budaya bima sebagai strategi menjaga kerukunan. Studi ini mengungkapkan bahwa dalam masyarakat Islam di Bima, agama dan budaya tidak dapat dipisahkan secara tegas. Keyakinan keagamaan membentuk norma-norma sosial dan etika masyarakat, sementara budaya lokal menginformasikan praktik-praktik keagamaan yang dijalankan oleh individu dan kelompok. Ditemukan bahwa ada hubungan yang kompleks antara tradisi adat, praktik keagamaan, dan identitas sosial. Masyarakat Islam di Bima mengintegrasikan unsur-unsur budaya lokal ke dalam ibadah mereka, menciptakan bentuk agama yang unik dan sangat lokal. Dalam kedua relasi tersebut kohesi sosial yang paling kuat dalam hubungan intern umat Islam adalah relasi agama dan tradisi local budaya Bima dengan pendekatan paradigma atau pendekatan yang dialogis-integratif atau istilah lain dengan pendekatan negosiasi.
Mentoring Poligami Berbayar Coach Hafidin dalam Perspektif Islam Yuli Imawan
TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 7 No 2 (2023): Oktober
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v7i2.1043

Abstract

Perbedaan pendapat tentang poligami didasarkan pada pendekatan yang berbeda dalam memahami nash-nash yang ada, argumen atas dampak positif dan dampak negative poligami menimbulkan permasalah dalam masyarakat, khususnya di lingkup keluarga antara suami dan istri yang perlu ditangani. Mereka yang percaya bahwa poligami merupakan anjuran bahkan kewajiban merujuk pada pemahaman secara tekstual nash al-Qur’an dan hadist. Sementara yang kontra berpendapat bahwa memahami nash harus mempertimbangkan banyak faktor yang menyebabkan turunnya nash tersebut dan mendialogkan dengan nash-nash lainnya. Sehingga perlunya pembacaan ulang terhadap nash-nash tersebut secara komperhensif dalam setiap ativitas penafsirannya. Kajian ini menggunakan metode kualitatif yang terdiri dari kajian pustaka dan observasi. Kajian pustaka digunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui teori yang relevan dengan penelitian yang dilakukan. Sedangkan observasi dilakukan untuk mendapatkan data empirik yang berupa konseb dasar dari kelas mentoring poligami berbayar yang dilakukan oleh coach Hafidin. Hasil penelitian ini menujukan bahwa praktik poligami yang selalu dikampanyekan lewat kelas mentoring berbayar secara kontekstual tidak selaras dengan nilai-nilai moral universal yang ditekankan oleh al-Qur’an untuk diwujudkan dalam kehidupan manusia yaitu, kemaslahatan dan keadilan. Sehingga satu istri (monogami) itu akan lebih mungkin untuk mengantarkan kepada kehidupan yang baik, stabil, dan relasi yang adil. Karena itu pula poligami sudah saatnya dihindari. Sebaiknya memang tidak poligami.
PENDIDIKAN ETIKA MORAL DALAM PERSPEKTIF IBNU MISKAWAIH Fathurrahman, Fathurrahman; Nasaruddin, Nasaruddin
Tajdid Vol 7 No 2 (2023): Oktober
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v7i2.1106

Abstract

Tulisan ini bertujuan menelaah konsep dan praktek pendidikan akhlak yang terdapat dalam kitab Tahzib al-Akhlak karya seorang filosof Muslim Ibnu Miskawaih. Ibnu Miskawaih merupakan tokoh utama yang memusatkan kajiannya tentang etika dengan pendekatan filosofis. Upayanya meramu ajaran syariat Islam dengan teori-teori filsafat etika Yunani, Persia dan pengalaman hidup, menjadikan konsep etikanya sangat kaya dan dinamis untuk berbagai waktu dan tempat. Etika Ibnu Miskawaih didasarkan pada pentinya pemahaman tentang konsep jiwa/nafs sebagai unsur utama dalam diri manusia dalam pembentuk moral. Baginya, meskipun manusia diciptakan dengan karakter tertentu, karakter tersebut dapat diubah melalui pendidikan dan pembiasaan yang baik. Tujuan dari pendidikan akhlak ini adalah tercapainya kebahagiaan sempurna (al-sa’adah). Paradigma etika moral Ibnu Miskawaih dikenal dengan istilah doktrin jalan tengah (al-wasathan) yaitu sebuah posisi harmoni, moderat karena berada pada posisi tengah antara dua kutub ekstrim. Pendidikan etika ini mulai diajarkan dan dilatih pada anak sejak anak mulai mengenal rasa malu dengan metode dan materi yang dirancang untuk memperoleh keutamaan akhlak
Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pengembangan Materi Pendidikan Agama Islam: Tinjauan Aplikasi Interaktif Al-Qur'an Digital Alamin, Zumhur; Missouri, Randitha; Lukman, Lukman
Tajdid Vol 6 No 2 (2022): Oktober
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v6i2.1202

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi, khususnya aplikasi interaktif Al-Qur'an digital, telah menjadi perhatian dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran agama Islam. Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang pemanfaatan aplikasi interaktif Al-Qur'an digital dalam pengembangan materi pendidikan agama Islam. Melalui analisis konten dan studi literatur, fitur-fitur utama yang ditawarkan oleh aplikasi-aplikasi tersebut dieksplorasi, serta potensi dan tantangan dalam implementasinya di lingkungan pendidikan. Beberapa aplikasi populer di Google Play Store, seperti Muslim Pro, Al-Qur'an Digital, dan Quran.com, dijelaskan sebagai contoh yang memperkaya pengalaman pembelajaran Al-Qur'an. Ditemukan bahwa beberapa aplikasi tersebut memberikan akses lebih besar kepada para peserta didik untuk mempelajari dan memahami ajaran agama Islam, dengan fitur-fitur seperti terjemahan, tafsir, catatan, dan audio bacaan Al-Qur'an. Namun, tantangan terkait ketersediaan teknologi, integrasi dalam kurikulum, dan kualitas konten juga harus diperhatikan dalam mengoptimalkan manfaat dari aplikasi tersebut. Diharapkan artikel ini dapat memberikan pemahaman yang komprehensif bagi para praktisi pendidikan agama Islam dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran agama Islam.
OTAK RASIONAL, EMOSIONAL DAN SPIRITUAL DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Erchan, Nadya; Suyadi, Suyadi
Tajdid Vol 7 No 2 (2023): Oktober
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v7i2.1904

Abstract

Sejauh ini penelitian tentang kecerdasan rasional, kecerdasan emosional dan juga kecerdasan spiritual sudah banyak di ulas oleh para peneliti. Namun, penelitian tentang otak rasional itu sendiri belum banyak di ketahui. Dalam hal ini penggunaan tiga fungsi otak diharapkan mampu menjadi wajah baru dalam upaya memperluas insan cendikiawan yang memiliki daya nalar optimal. Artikel jurnal ini menggunakan metode studi literatur menggunakan berbagai macam sumber, jurnal buku dan juga internet yang mengkaji tentang daya fungsi otak terhadap pendidikan agama Islam. Artikel ini mengulas berbagai tindakan pelaksanaan yang dilakukan dalam upaya menggunakan tiga fungsi otak secara optimal dalam pembelajaran ilmu agama Islam. Optimalisasi daya fungsi otak ini diharapkan mampu menjadi pemicu perkembangan ilmu pendidikan Islam yang lebih luas lagi serta menjadikan pembelajaran agama Islam sebagai pembelajaran yang menarik dan diminati.
Implementasi Pembelajaran PAI Elemen Al-Quran Hadis Integratif Berbasis Project Based Learning di SMP Afrina Yesi Gusman
TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 7 No 2 (2023): Oktober
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v7i2.2175

Abstract

Pendidikan Agama Islam memiliki peranan penting dalam pembentukan karakter dan moral generasi muda. Dalam lembaga dunia pendidikan Pendidikan Agama Islam (PAI) dijadikan sebagai mata pelajaran di setiap jenjang pendidikan yang disesuaikan dengan perkembangan zaman. Salah satu pendekatan inovatif yang semakin diterapkan dalam pembelajaran PAI ditingkat SMP adalah pendekatan integrative berbasis Project Basic Learning (PjBL). Salah satu elemen utama dalam pendekatan ini adalah penggunaan Al-Quran dan Hadis sebagai pedoman inti, yang digabungkan dengan prinsip-prinsip proyek berbasis pembelajaran. Dalam konteks pembelajaran PAI, PjBL memungkinkan siswa untuk menggali makna Al-Quran dan Hadis dalam situasi kehidupan nyata. Implementasi pembelajaran PAI berbasis PBL dengan elemen Al-Quran dan Hadis ini membawa manfaat ganda. Pertama, siswa mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang agama Islam, Kedua, mereka mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kerjasama, dan pemecahan masalah, yang akan berguna dalam kehidupan mereka di masa depan. Artikel ini merupakan penelitian kualitatif yaitu menggunakan teknik analisis deskriptif melalui penelitian kepustakaan (library research). Literatur yang ditinjau terdiri dari buku-buku dan artikel penelitian yang diterbitkan sehubungan dengan Implementasi Pembelajaran PAI Elemen Al-Quran Hadis Integratif Berbasis Project Based Learning di SMP.