cover
Contact Name
dwi rizki febrianti
Contact Email
dwirizkyfeby@gmail.com
Phone
+6285222400404
Journal Mail Official
jifi@stikes-isfi.ac.id
Editorial Address
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin Jl. Flamboyan III/7C Kayu Tangi 70123 Banjarmasin Kalimantan Selatan Telepon: (0511)-3301610, 3300221 Email: jifi@stikes-isfi.ac.id
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Insan Farmasi Indonesia
ISSN : 26213184     EISSN : 26214032     DOI : https://doi.org/10.36387/jifi
Core Subject : Health, Science,
Focus and Scope Jurnal Insan Farmasi Indonesia (JIFI) is a broad-based primary journal covering all branches of pharmacy and its sub-disciplines that contains complete research articles, short communication and review articles. JIFI is a forum for the publication of quality and original works that open discussions in the field of pharmacy and health sciences.
Articles 314 Documents
PENGARUH PERBANDINGAN KONSENTRASI PELARUT TERHADAP KADAR FLAVONOID TOTAL PADA EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) Dian Kartikasari; Meri Ropiqa; Dwi Nur Oktavianti
Jurnal Insan Farmasi Indonesia Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) merupakan salah satu tanaman yang sangat potensial untuk dikembangkan, salah satunya yaitu sebagai sumber antioksidan alami. Salah satu bagian dari buah naga merah yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kulit buah naga merah yang diketahui juga memiliki antioksidan alami, sehingga tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perbandingan konsentrasi pelarut metanol dan air terhadap kadar flavonoid total pada ekstrak kulit buah naga merah. Penelitian ini dilakukan menggunakan alat spektrofotometri UV-Vis dengan metode kolorimetri, dengan pembanding kuersetin. Menggunakan panjang gelombang 432 nm. Hasil pengukuran menunjukkan kandungan flavonoid total ekstrak kulit buah naga merah dengan perbandingan konsentrasi pelarut metanol:air (0:1) memberikan kadar senyawa flavonoid lebih tinggi yaitu 0,44% dibandingkan dengan perbandingan konsentrasi pelarut metanol:air (1:0) yaitu 0,22% dan metanol:air (1:1) yaitu 0,18%.
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN CENGKEH (Eugenia aromaticum) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli DENGAN MENGGUNAKAN METODE SUMURAN Baiq Nurbaety; Safwan Safwan; Ana Setia Haeroni
Jurnal Insan Farmasi Indonesia Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman cengkeh (Eugenia aromaticum) banyak tumbuh di Indonesia. Tanaman ini memiliki banyak manfaat mulai dari batang, daun, dan bunga. Daun cengkih mengandung berbagai senyawa yang bersifat antibakteri seperti flavonoid, tanin, dan alkaloid, Escherichia coli merupakan flora normal saluran pencernaan tetapi mempunyai potensi menimbulkan penyakit pada saluran pencernaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat daun cengkih (Eugenia aromaticum) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Jenis penelitian ialah eksperimental dengan metode modifikasi Kirby-Bauer menggunakan sumuran. Sampel daun cengkeh diperoleh dari daerah desa Santong Lombok Utara yang kemudian diekstrasi dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%. Sebagai kontrol positif digunakan Ciprofloxacin. Hasil penelitian ini mendapatkan rata-rata zona hambat ekstrak daun cengkih terhadap bakteri Escherichia coli konsentrasi ekstrak daun cengkeh 20% sebesar 14,8 mm, konsentrasi 40% sebesar 19,1 mm, konsentrasi 60% sebesar 24,3 mm dan konsentrasi 80% sebesar 27,1 mm. sedangkan zona Ciprofloxacin sebesar 43,5 mm. Simpulan: Ekstrak daun cengkeh memiliki potensi daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DARI EKSTRAK ETANOL DAUN KEMBANG SEPATU (Hibiscus rosa sinensis L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus epidermidis DAN Streptococcus mutans Fara Azzahra; Dhena Padmasari; Krisna Adhiarta
Jurnal Insan Farmasi Indonesia Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun kembang sepatu diketahui memiliki banyak manfaat, salah satunya sebagai antibakteri. Kandungan kimia  flavonoid, saponin dan polifenol berpotensi menghambat pertumbuhan bakteri. Tujuan penelitian untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun kembang sepatu terhadap bakteri S. epidermidis dan S.mutans.Uji aktivitas antibakteri terhadap kelompok perlakuan ekstrak etanol daun kembang sepatu 5%, 10%, 20%, 40%, 80% dan kelompok kontrol positif siprofloksasin0,2%b.v, kontrol negatif aquadest steril serta kontrol pelarut etanol 70% dengan metode difusi cakram. Setiap perlakuan diinokulasikan dengan suspensi bakteri kemudian kertas cakram yang telah ditetesi ekstrak diletakkan di atas permukaan media dan diinkubasi pada suhu 37°C selama 24 jam, lalu diamati dan diukur zona bening disekitar kertas cakram.Ekstrak etanol daun kembang sepatu konsentrasi 80% yang menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap S.epidermidis sebesar 10,27mm, sedangkan terhadap S.mutans pada konsentrasi 20%, 40% dan 80% berturut-turut 7,27 mm; 7,98 mm dan 8,41 mm. Kontrol positif siproflokasin terhadap S.epidermidis dan S.mutans berturut-turut sebesar 26,17 mm dan 18,18 mm menunjukkan kategori antibakteri sensitif, artinya memiliki potensi menghambat bakteri S. epidermidis dan S.mutans. Berdasarkan hasil penelitian bisa disimpulkan ekstrak etanol daun kembang sepatu memiliki aktivitas antibakteri, namun potensinya dalam menghambat bakteri S.epidermidis dan S.mutans tidak sebanding dengan siprofloksasin.
UJI AKTIVITAS LARVASIDA GRANUL EKSTRAK BATANG SELEDRI (Avium graveolens) PADA LARVA INSTAR 3 AEDES AEGYPTI Suhaimi Suhaimi; Dian Kartikasari
Jurnal Insan Farmasi Indonesia Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kalimantan Barat merupakan salah satu daerah endemik untuk penyakit DBD, oleh karena itu pencegahan perkembangan nyamuk menjadi sangat penting, salah satu program untuk menekan transmisi nyamuk adalah dengan pemberantasan larva. Banyaknya efek negatif akibat larvasida sintetik membuat penggunaan larvasida sitetik dibatasi, sehingga mendorong perkembangan larvasida alami, yang aman bagi tubuh manusia, mudah di dapat serta ramah lingkungan. Seledri merupakan salah satu larvasida nabati yang sedang dikembangkan oleh beberapa peneliti, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas granul ekstrak batang seledri dalam membunuh larva Aedes aegypti pada semua fase. Hasil penelitian yang didapat berupa data kematian larva nyamuk Aedes aegypti pada semua fase kemudian di hitung nilai LT50 dan LC50 dengan regresi linier, selanjutnya di analisis dengan Oneway Anova dan dilanjutkan dengan posthoc analisis. Hasil yang didapatkan yaitu pada Konsentrasi PVP 2% menghasilkan granul batang seledri dengan karakteristik fisik yang baik. Granul batang seledri efektif membunuh larva nyamuk A. aegypti pada larva instar 3 dapat membunuh pada stase telur. Konsentrasi  370 mg, 640 mg dan 1110mg,  mampu membunuh larva nyamuk A. aegypti setara dengan temephos (kontrol +) pada pengamatan 24 jam.
VALIDASI KUESIONER POLA HIDUP PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS DI YOGYAKARTA Adnan Adnan; N.S Mansur
Jurnal Insan Farmasi Indonesia Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik dan diastolik melebihi batas normal. Kualitas hidup dari pasien hipertensi dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya adalah pola hidup pasien, yaitu aktifitas fisik, pola makan, konsumsi alkohol, dan kebiasaan merokok. Tujuan penelitian ini adalah melakukan uji validasi dan reliabilitas terhadap kuesioner pola hidup sebagai instrument pengumpul data untuk mengukur pola hidup pasien hipertensi.Jenis penelitian ini adalah observasional diskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah 30 pasien hipertensi di salah satu Puskesmas di. Pengambilan sampel menggunakan metode non-probability sampling. Instrument peneltian adalah kuesioner pola hidup untuk mengukur pola hidup pasiaen hipertensi. Analisa terhadap validitas penelitian menggunakan metode pearson korelasi.Hasil peneltian untuk validitas diperoleh nilai koefisien pearson korelasi lebih besar dari 0,30, dan untuk uji reliabilitas diperoleh nilai Cronbach α adalah 0,715.Dari hasil peneltian dapat disimpulkan bahwa kuesioner pola hidup valid (koefisien pearson korelasi > 0,30) dan reliabael (cronbach α > 0,70), artinya bahwa kuesioner pola hidup valid dan reliabel sebagai instrument pengumpul data untuk mengukur pola hidup pasien hipertensi. 
TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS PEKAUMAN BANJARMASIN Noverda Ayuchecaria; Siti Nor Khairah; Rina Feteriyani
Jurnal Insan Farmasi Indonesia Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang tidak dapat disembuhkan, hanya dapat di kontrol dan membutuhkan pengobatan dalam jangka panjang bahkan seumur hidup, ketidakpatuhan terhadap terapi hipertensi merupakan faktor yang menghambat pengontrolan tekanan darah sehingga membutuhkan  intervensi untuk meningkatkan kepatuhan terapi. Kepatuhan dalam pengobatan dapat diartikan sebagai perilaku pasien mentaati semua nasehat dan petunjuk yang dianjurkan oleh tenaga medis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepatuhan minum obat pasien hipertensi di Puskesmas Pekauman Banjarmasin.Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling, dimana semua populasi yang datang dan memenuhi kriteria inklusi dimasukkan sebagai sampel dalam penelitian. Sampel yang memenuhi kriteria inklusi sejumlah 206 pasien. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian lembar kuesioner Medication Adherence Report Scale (MARS). Penelitian dilakukan pada periode 21 juni – 21 juli 2018. Hasil kuisioner yang didapat kemudian dikumpulkan dan dilakukan pengolahan data.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di Puskesmas Pekauman Banjarmasin dapat ditarik kesimpulan bahwa Tingkat Kepatuhan Minum Obat Pasien Hipertensi dengan kategori “tinggi” sebesar 30,09%, kategori “sedang” sebesar 45,14% dan kategori “rendah” sebesar 24,75%.
PENGGUNAAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN UNTUK PENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI DAN KONSELING OBAT PADA MAHASISWA S1 FARMASI Ratna Restapaty; Nurul Mardiati
Jurnal Insan Farmasi Indonesia Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses kegiatan belajar dan mengajar, pemilihan media pembelajaran yang tepat dan efektif sangat berpengaruh terhadap tercapainya tujuan pembelajaran. Media pembelajaran yang dapat digunakan sangat beraneka ragam, salah satunya adalah video pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video pembelajaran terhadap keterampilan komunikasi dan konseling obat pada mahasiswa S1 Farmasi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Borneo Lestari Semester V Tahun Ajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Desain penelitian digunakan adalah The Randommized Control-Group Pretest-Posttest Control Group Design. Dalam desain ini terdapat kelompok mahasiswa yang diberikan pre test dan post test.  Nilai sign berdasarkan uji wilcoxon menunjukkan 0,048 < 0,05 menunjukkan bahwasanya ada pengaruh penggunaan media video pembelajaran terhadap keterampilan komunikasi dan konseling obat pada mahasiswa S1 Farmasi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Borneo Lestari Semester V Tahun Ajaran 2016/2017.
PENETAPAN KADAR FLAVONOID TOTAL EKSTRAK ETANOL 70% DAUN BAWANG DAYAK (Eleutherine palmifolia L.) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Eka Kumalasari; M. Ahlun Nazir; Aditya Maulana Perdana Putra
Jurnal Insan Farmasi Indonesia Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) merupakan tanaman asli Indonesia yang digunakan sebagai obat tradisional. Secara empiris umbinya mempunyai khasiat sebagai diuretik, astringen, pencahar, analgetik, mengobati luka, sakit kuning, batuk, mencret berdarah, sakit perut, disentri, radang poros usus, kanker kolon, kanker payudara, perangsang muntah, dan obat bisul dan pada bagian daunmya berkhasiat sebagai obat bagi wanita yang nifas. Pemanfaatan bawang dayak ini kebanyakan hanya pada umbinya sedangkan bagian daunnya masih belum dimanfaatkan. Salah satu kandungan daun bawang dayak yaitu flavonoid. Oleh karena itu perlu dilakukan pengujian  kadar flavonoid total dalam ekstrak etanol daun bawang dayak.Daun bawang dayak diperoleh dari desa Petuk ketimpun, Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 420 nm ekstrak etanol daun bawang dayak mengandung senyawa flavonoid dengan kadar sebesar 34,08 %± 0,0007.
UJI AKTIVITAS PENGHAMBAT ENZIM TIROSINASE DARI FRAKSI ETIL ASETAT DAUN SUKUN (Artocarpus altilis Park. [Fosberg]) Irvani Rakhmawati; Nissa Anggastya Fentami
Jurnal Insan Farmasi Indonesia Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hiperpigmentasi merupakan salah satu masalah pada kulit yang ditandai dengan timbulnya bercak coklat pada kulit. Kondisi tersebut disebabkan oleh berlebihnya produksi pigmen melanin akibat paparan sinar ultraviolet dari matahari atau akibat stimulasi melanosit oleh radikal bebas. Berbagai agen pencerah kulit dari bahan alam terus dicari dan diteliti untuk menemukan agen pencerah kulit dengan efek samping yang lebih ringan. Pada penelitian ini dilakukan pengujian terhadap aktivitas penghambatan enzim tirosinase dari fraksi etil asetat daun sukun. Simplisia kering daun sukun diekstraksi dengan cara maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian ekstrak kental diekstraksi kembali dengan fraksinasi bertingkat dan diambil fraksi etil asetatnya. Beberapa konsentrasi fraksi etil asetat daun sukun diuji aktivitasnya terhadap enzim tirosinase jamur dan menggunakan asam kojat sebagai senyawa kontrol positif. Pada konsentrasi 500 ppm, fraksi etil asetat menunjukkan aktivitas penghambatan sebesar 25,369%. Jika dibandingkan dengan senyawa  asam kojat pada konsentrasi yang sama, aktivitas penghambatan enzim dari fraksi etil asetat daun sukun sangat lemah.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN FRAKSI N-HEKSANA, KLOROFORM DAN ETIL ASETAT EKSTRAK ETANOL Limnocharis flava DENGAN METODE DPPH Iin Narwanti; Isa Amilia Hamida
Jurnal Insan Farmasi Indonesia Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman genjer (Limnocharis flava) mengandung senyawa polifenol yang dapat berperan sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil KLT dan kemampuan fraksi n-heksana, kloroform dan etil asetat ekstrak etanol L. flava dalam menangkap radikal bebas DPPH. Maserasi dilakukan dengan pelarut etanol 70% untuk mendapatkan ekstrak etanol. Ekstrak etanol yang diperoleh selanjutnya difraksinasi secara bertingkat menggunakan pelarut n-heksana, kloroform dan etil asetat. Uji penangkapan radikal bebas dilakukan dengan metode DPPH, dimana persen penangkapan radikal bebas dinyatakan sebagai ES50. Uji aktivitas antioksidan menunjukkan ES50 ekstrak etanol, fraksi n-heksana, kloroform dan etil asetat berturut-turut adalah 0,209; 2,128; 1,117 dan 1,042 mg/mL, sedangkan kontrol positif asam galat mempunyai harga ES50 sebesar 3,365 μg/mL. Fraksi n-heksana, kloroform dan etil asetat ekstrak etanol L. flava mempunyai potensi antioksidan yang lebih rendah dibanding asam galat.

Page 3 of 32 | Total Record : 314