cover
Contact Name
Nanis Hairunisya
Contact Email
nanis.hairunisya@stkippgritulungagung.ac.id
Phone
+6282143247279
Journal Mail Official
inspirasi@stkippgritulungagung.ac.id
Editorial Address
STKIP PGRI Tulungagung Jalan Major Sujadi Timur 7, Plosokandang, Kedungwaru Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66229 Telepon : (0335) 32142
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
INSPIRASI (JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL)
Published by STKIP PGRI Tulungagung
ISSN : 19072015     EISSN : 26863456     DOI : http://dx.doi.org/10.29100/insp
The management team received scientific papers both in the form of research results and thought results in IPS education Âand social science.
Articles 167 Documents
Faktor–faktor Yang Mempengaruhi Loyalitas Konsumen Pada Bisnis E-Commerce Sherly Hesti Erawati (STIE Malangkucecwara)
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 17, No 2 (2020)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v17i2.1581

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah unutk mengetahui variabel Harga, citra, kemudahan, pelayanan dan kepuasan berpengaruh secara simultan terhadap loyalitas konsumen. Dan Untuk mengetahui dari antara yang mempengaruhi loyalitas konsumen, bahwa kepuasan dominan mempengaruhi secara parsial terhadap loyalitas konsumen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional dan populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa STIE Malangkucecwara angkatan 2016. Peneliti menggunakan 50 orang Mahasiswa sebagai sampel. Hasil penelitian membuktikan bahwa hipotesis pertama yaitu harga (X1), citra (X2), kemudahan (X3), pelayanan (X4) dan kepuasan berpengaruh secara simultan terhadap loyalitas konsumen pada perusahaan jasa traveloka. Sedangkan hipotesis kedua yaitu dari antara faktor-faktor yang mempengaruhi loyalitas konsumen, kepuasan dominan mempengaruhi loyalitas konsumen.   Kata kunci : Harga, Citra, Kemudahan, Pelayanan, Kepuasan
Using Crossword Puzzle to Improve the Tenth Grade Students’ Vocabulary Mastery at SMK PGRI 3 TULUNGAGUNG in Academic Year 2015/ 2016 Mitralia Mitralia; Piping Rahadiyanto; Ayu Riski Septiana
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 13, No 3 (2016)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v13i3.322

Abstract

From the research findings, it can be concluded thatcrossword puzzle has improved the students’ vocabulary mastery. The result ofthis study, from preliminary study showed that the students’vocabuary masterywas poor. The result of the cycle II indicated that students who passed thestudents who passed the test increased from 9 students or 45% in cycle I to 16student or 80% in cycle II. Therefore the researcher concludes that teachingvocabulary using crossword puzzle to the tenth grade students of SMK PGRI 3TULUNGAGUNG is effective to improve the students’vocabulary mastery, Andquestionnaires given to the students showed that the students enjoyed andincreased their vocabulary mastery by using crossword puzzle game.Key Term : Crossword Puzzle, Vocabulary Mastery
PENGARUH PENGGUNAAN METODE PENGAKUAN PENDAPATAN TERHADAP PENETAPAN BESARNYA LABA PADA PT. PLN (PERSERO) AREA PELAYANAN DAN JARINGAN CIMAHI JAWA BARAT dewi endah fajarina
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 15, No 2 (2018)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v15i2.909

Abstract

Abstrack: Every company needs an accurate accounting information to determine the policies that will be the company to get an accurate accounting information required careful recording of transactions, can be accounted for, and in accordance with accepted accounting principles in Indonesia. PT PLN (Persero) and Network Service Area Cimahi as a business entityorlimited company requires an accurate accounting information erived from transaction records that can be accounted for, for the purposes of the Income Method of recording required. Accountable and profitable for the company because it is necessary for the calculation of the financial statements with Revenue Recognition Methods. From these calculations is expected to obtain a revenue recognition method which is really beneficial for the company. The method used is an associative analysis method that aims to find there a causal influence of one variable with another variable, which is cause and effect. The study population is the data related to the company's revenue, the data collected through observation and interviews document study. Taking into account the results of this study concluded that PT PLN (Persero) Revenue Recognition Method using the Accrual Basis and have been implemented in accordance with accepted accounting principles in Indonesia. Goodness Accrual Basis method is able to record income and expenses received in advance or accrued. While the influence of the method of determining the amount of revenue recognition profit amounted to 0,998. Furthermore, a significant difference between the recognition of revenue and the profits that t = 20.768 t consulted with a 5% error table to test the two parties and df (degrees of freedom) = (n-2) = 2, in order to obtain the t table = 4.303 means that t is greater than t table (20.768 4.303). This condition allows the financial statements prepared in accordance with the actual conditions of the company and with accurate data. To maintain the accuracy of accounting records, it is advisable totighteninternal controls in accord an cewith the applicable provisions in accounting.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN RE UNTUK MENGURANGI JAM KOSONG, KETERLAMBATAN GURU MARDI - MARDI (SDN Kendal Tulungagung)
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 17, No 1 (2020)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v17i1.1564

Abstract

Abstract Tujuan dari penulisan untuk mengurangi jam kosong di sekolah, mengurangi jumlah guru yang terlambat datang di sekolah, mengurangi jumlah guru yang terlambat masuk kelas.Yang dimaksud manajemen RE adalah sebuah konsep manajemen yang berarti upaya-upaya untuk menciptakan teori atau konsep baru (Tentunya yang lebih efektif) berkaitan dengan cara mengelola sebuah sekolah dengan 6 langkah melalui sebuah siklus (cycling). Keenam langkah tersebut adalah “reorienting, relearnin, replanning, redoing, rechecking, dan re-acting”. Inti dari manajemen ini adalah bagaimana seorang kepala sekolah memberdayakan semua aspek yang ada disekolah, untuk dikelola secara profesional dan total, melalui tahapan-tahapan yang digambarkan melalui model siklus tersebut. Selain itu bagaimana komponen-komponen yang ada dalam siklus tersebut dapat disinergikan sehingga pola pengelolaan sekolah yang menurut penulis bersifat spiralis tidak terjadi “missing link”.Adapun pola siklus yang penulis tawarkan dimulai dari pengendalian, perbaikan/peningkatan, pemeliharaan, tindakan, perencanaan, pemeriksaan dan pelaksanaan. Pengendalian perlu dilakukan terhadap produk input, proses pengerjaan (KBM) atau implementasi PBM hingga akhir output. Untuk itu perlu dikembangkan “mentalitas berkwalitas guru” yang melekat pada pelaku proses (built in quality) dan menerapkan do it right the first time.Dari hasil yang diperoleh dapat disampaikan disini bahwa dengan manajemen RE dapat menformat disiplin guru dan berefek pada disiplin siswa, yang akhirnya akan mewujudkan sekolah yang efektif dan unggul. Kata kunci: Implementasi, Strategi Manajemen RE, KedisiplinanAbstract               The purpose of writing is to reduce free hours at school, reduce the number of teachers who are late coming to school, reduce the number of teachers who are late for class.What is meant by RE management is a management concept which means efforts to create new theories or concepts (certainly more effective) related to how to manage a school with 6 steps through a cycle (cycling). The six steps are "reorienting, relearning, replanning, redoing, rechecking, and re-acting".   The essence of this management is how a school principal empowers all aspects of the school, to be managed professionally and totally, through the stages described through the cycle model. Besides that, how the components in the cycle can be synergized so that the school management pattern which according to the author is spiralistic does not occur "missing link".             The cycle pattern that the writer offers starts from controlling, improving / improving, maintaining, acting, planning, examining and implementing. Control needs to be done on input products, work processes (KBM) or PBM implementation until the end of the output. For this reason, it is necessary to develop a "teacher quality mentality" that is inherent to process actors (built in quality) and to implement do it right the first time.       The results obtained can be conveyed here that with RE management can format teacher discipline and have an effect on student discipline, which will ultimately create an effective and superior school.  
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MELALUI PEMBELAJARAN PROBLEM CREATING MATERI PERBANDINGAN SISWA KELAS VII SMP NEGERI 3 TULUNGAGUNG Endro Purwanto
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 11, No 19 (2015)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v11i19.275

Abstract

Based on the preliminary observation in SMPN 3 Tulungagung, have been obtained if there were no special efforts to increase the ability of problem solving through the Problem CreatingLearning on the students. This research was a class-action research which collaboratively conducted between the researcher as a teacher and mathematic teachers and peers as observers. The research subject was the students of VII,9 which amount 29 students. The data has been collected by (1) the learning process, (2) observation of the students’ activities during the learning process, (3) observation of the teachers’ activities during the Problem Creating-Learning, (4) Analysis of Students work based on the answers of the Students Worksheet, (5) Achievement test. On the problem creating-learning, in order to increase the ability of problem solving on the students, the researcher suggests to the teachers to : allocate the time carefully in designing the lesson plan and managing the learning process, to arrange, to supervise and to lead the students so they would optimally do the team work.
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL, KREATIVITAS GURU DAN KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPS sudarmiati sudarmiati
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 15, No 1 (2018)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v15i1.409

Abstract

Dalam kegiatan belajar mengajar, pengukuran hasil prestasi belajar dimaksudkan untuk mengetahui seberapa jauh perubahan tingkah laku siswa setelah menghayati proses belajar. Rumusan masalah dalam penelitian adalah  Apakah  ada pengaruh  Pendekatan Pembelajaran Kontekstual ,kreativitas Guru kedisiplinan Belajar Siswa terhadap  Prestasi Belajar IPS Kelas V SD  Se Gugus VI Kabupaten Tulungagung? Apakah  ada  pengaruh  secara bersama-sama Pendekatan Pembelajaran Kontekstual,  Kreativitas Guru dan Kedisiplinan Belajar Siswa Terhadap  Prestasi Belajar IPS Kelas V SD  Se Gugus VI Kabupaten Tulungagung? Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif  korelatif. Populasi penelitian siswa kelas V SD se-gugus VI sebanyak 190 siswa.  Sampel 30% dari jumlah populasi yang ada yaitu 58 siswa. Beberapa tahapan analisis yang dilakukan adalah  (1) Analisis Frekuensi, (2) uji persyaratan analisis, terdiri dari uji normalitas, uji linieritas, uji multikolinieritas, dan (3) uji hipotesis yang terdiri dari uji simultan dan uji partial. Berdasarkan analisis diperoleh hasil rhitung (0,923) rtabel (0,254). Hal ini menunjukkan bahwa secara parsial  pembelajaran kontekstual  berpengaruh  secara positif dan signifikan dengan prestasi belajar IPS siswa dan  hasil rhitung (0,947) rtabel (0,254). Berdasarkan analisis yang telah dilakukan diperoleh hasil rhitung (0,908) rtabel (0,254). Hal ini menunjukkan bahwa secara parsial  kedisiplinan belajar siswa   berpengaruh  secara positif dan signifikan dengan prestasi belajar IPS siswa.
RESPON BELAJAR PESERTA DIDIK TERHADAP PENGGUNAAN APLIKASI QUIZLET PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 SUMBERGEMPOL SODIN - SODIN
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v16i2.1429

Abstract

Quizlet merupakan salah satu media pembelajaran berbasis aplikasi android yang dapat digunakan kepada peserta didik secara terbatas, yaitu, penggunaannya oleh guru yang diberikan materinya berupa pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan pembelajaran dan kisi-kisi soal yang akan dihadapai oleh peserta didik kelas VIIIK SMP Negeri 1 Sumbergempol pada mata pelajaran IPS. Pemberian quizlet ini dilakukan secara bertahap sehingga penyerapan kepada peserta didik dapat lebih cepat dan terstruktur. Penggunaan media pembelajaran sangat bermanfaat kepada peserta didik karena dapat dikembangkan dengan memasukan (input) materi pelajaran dalam bentuk soal-soal yang melingupi bagian penting sub pelajaran. Aplikasi quizlet ini juga merupakan sarana penyalur pesan dan informasi belajar. Dan juga sebagai daya tarik pembelajaran yang menggunakan teknologi informasi dirancang secara baik untuk membantu peserta didik dalam mencerna dan memahami materi pelajaran. Pada dasarya penelitian ini menggunakan metode Quasi Experimental Research, dengan menggunakan subjek penelitian dalam bentuk kelompok (kelas) VIIIK SMP Negeri 1 Sumbergempol pada mata pelajaran IPS dengan proses pembelajaran yang dilakukan menggunakan metode Problem Based Learning (PBL) dan Discovery Learning (DL) yang masih konvensional dalam penyampaian pembelajarannya. Sebagai populasi, kelas ini dianggap sudah memiliki pengetahuan tentang pembelajaran berbasis android, hal ini terlihat dari quizlet yang diajuan pada saat pre-test. Variabel yang diungkap dalam penelitian ini adalah respon belajar, terhadap aplikasi quizlet pembelajaran kepada peserta didik kelas VIIIK. Selanjutnya desain penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini adalah The pre-test dan post-test control group design.
PENINGKATAN KINERJA DAN PROFESIONALISME GURU BERBASIS TIK ilham zulkarnaen; imam sujono; imam sukwatus sujai
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v13i2.261

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengetahui (1) upaya yang dapat dilakukan guru dan/atau usaha pihak sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di UPTD SMP Negeri 6 Tulungagung, (2) upaya yang dapat dilakukan guru dan/atau usaha pihak sekolah dalam meningkatkan guru profesional di UPTD SMP Negeri 6 Tulungagung, (3) manfaat penggunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk peningkatan kinerja guru di UPTD SMP Negeri 6 Tulungagung dalam rangka mewujudkan guru yang profesional.Selain itu guru juga harus meningkatkan kompetensinya, karena merupakan salah satu yang harus dilaksanakan oleh guru dan itu merupakan amanah yang diberikan oleh pemerintah untuk guru yang harus dilaksanakan, dan di era perkembangan jaman masalah teknologi informasi dan komunikasi tidak bisa lepas dari dunia pendidikan. Guru harus memahami dan mengerti pentingnya TIK dalam pendidikan. Teknologi informasi dan komunikasi dapat digunakan guru untuk membuat perangkat pembelajaran, mencari dan membuat bahan pembelajaran dan proses pembelajaran di dalam kelas. Dalam kegiatan-kegiatan pendidikan dan pelatihan sekarang sudah mengunakan perangkat komputer, maka dari itu peran TIK dalam dunia pendidikan sangatlah besar dan berpengaruh baik bagi guru selaku pendidik atau peserta didiknya. Untuk itu guru dituntut untuk meningkatkan kinerjanya dan meningkatkan profesionalismenya dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya selaku pendidik.
STRATEGI PEMBELAJARAN SEJARAH INDONESIA DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI SMKN 1 BOYOLANGU angga widhy wiryawan
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 14, No 2 (2017): .
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v14i2.415

Abstract

Seluruh tindakan dalam strategi pembelajaran di mata pelajaran sejarah Indonesia ditujukan untuk pembentukan karakter siswa. Masalah umum penelitian ini adalah trategi pembelajaran sejarah Indonesia dalam membentuk karakter siswa di SMKN 1 Boyolangu. Secara rinci penelitian ini difokuskan Bagaimanakah pendekatan pembelajaran, metode pembelajaran, teknik pembelajaran sejarah Indonesia dalam membentuk karakter siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah guru sejarah , kepala sekolah, dan siswa SMKN 1 Boyolangu. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumen. Teknik pengujian yang dipergunakan dalam menentukan keabsahan data dalam penelitian ini adalah menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data model intraktif yang mencakup empat hal yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di dalam strategi pembelajaran sejarah Indonesia diketahui menggunakan pendekatan ilmiah atau Saintific Aproach. Pendekatan pembelajaran yang digunakan di dalam kurikulum 2013 yang menyentuh ranah sikap, pengetahuan, dan ketrampilan dengan langkah langkah kegiatannya meliputi mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi dan mengkomunikasikan
ANALISIS IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN IPS DALAM MEMBENTUK KARAKTER NASIONALISME DI MTS MIFTAHUL JANNAH PARAKAN TRENGGALEK Guntur - Guswantoro
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 16, No 1 (2019)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v16i1.1053

Abstract

Implementasi kurikulum 2013, diawali dengan merancang desain program perencanaan pembelajaran berupa silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang merupakan penjabaran dari kompetensi inti dan kompetensi dasar yang sudah ditetapkan Badan Standar Nasional Pendidikan..Secara konseptual perkembangan pendidikan IPS di Indonesia tidak bisa dipisahkan dari perkembangan pemikiran Social Studies yang berkembang secara universal. Dalam pembelajaran IPS terutama membahas membentuk karakter nasionalisme dimana definisi karakter sendiri itu adalah kualitas atau kekuatan mental atau normal, akhlak atau budi pekerti individu yang merupakan kepribadian khusus yang menjadi pendorong dan penggerak, serta yang membedakan dengan individu lain. Sebaliknya penjelesan nasionalisme berarti menyatakan keunggulan suatu aktivitas kelompok yang didasarkan atas kesamaan bahasa, budaya, dan wilayah.

Page 7 of 17 | Total Record : 167