cover
Contact Name
Nanis Hairunisya
Contact Email
nanis.hairunisya@stkippgritulungagung.ac.id
Phone
+6282143247279
Journal Mail Official
inspirasi@stkippgritulungagung.ac.id
Editorial Address
STKIP PGRI Tulungagung Jalan Major Sujadi Timur 7, Plosokandang, Kedungwaru Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66229 Telepon : (0335) 32142
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
INSPIRASI (JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL)
Published by STKIP PGRI Tulungagung
ISSN : 19072015     EISSN : 26863456     DOI : http://dx.doi.org/10.29100/insp
The management team received scientific papers both in the form of research results and thought results in IPS education Âand social science.
Articles 167 Documents
APRESIASI BUDAYA JAWA AKAN MEMBUKA SEMANGAT NASIONALISME SISWA STUDI PADA KEGAIATN EKSTRAKURIKULER KARAWITAN DI SMP NEGERI 6 TULUNGAGUNG ISKANDAR HENDRIANTONO; AJAR DIRGANTORO; M. ABDUL ROZIQ ASRORI
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 13, No 3 (2016)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v13i3.327

Abstract

Kata Kunci : Nasionalisme, Apresiasi, Budaya JawaMembuka semangat nasionalisme melalui pengapresiasian budaya jawa,sangat diperlukan seperti karawitan yang diterapkan pada siswa–siswi di SMPNegeri 6 Tulungagung. Hal ini dilakukan untuk mengfungsikan ekstrakurikulerkarawitan agar dapat membuka semangat nasionalisme generasi muda.Fokus penelitian dalam hal ini: Bagaimana membuka semangatnasionalisme siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler karawitan di SMP Negeri 6Tulungagung? Faktor pendukung dan penghambat dalam membuka semangatnasionalisme siswa melalui ekstrakulikuler karawitan? Tujuan penelitian iniadalah untuk membuka semangat nasionalisme melalui pelaksanaanekstrakurikuler karawitan di SMP Negeri 6 Tulungagung. Mengetahui faktorpendukung dan penghambat dalam membuka semangat nasionalisme siswamelalui ekstrakurikuler karawitan di SMP Negeri 6 Tulungagung. Penelitian inimenggunakan pendekatan kualitatif, dimana peneliti adalah instrumen kuncidengan teknik pengumpulan data dan teknik trianggulasi (gabungan), yaknimelalui wawancara terstruktur dengan daftar pertanyaan yang diajukan, observasi
UPAYA PENINGKATAN KINERJA GURU MELALUI PENDEKATAN INDIVIDUAL BERBANTUAN SUPERVISI AKADEMIK DI SD NEGERI 1 NGLAYANG KECAMATAN JENANGAN KABUPATEN PONOROGO Wahyudi - Wahyudi (Universitas PGRI Madiun); Nurhadji - Nugraha (Universitas PGRI Madiun); Sudarmiani Sudarmiani (Universitas PGRI Madiun)
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 17, No 1 (2020)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v17i1.1573

Abstract

This study aims to determine efforts to improve teacher performance through an individual approach assisted by academic supervision in SD Negeri 1 Nglayang, Jenang District, Ponorogo Regency.This research use desciptive qualitative approach. While this type of research uses School Action Research. School Action Research  is a type of research conducted by principals and school supervisors. This school action research was carried out in a collaborative and participatory way, that is, researchers did not conduct their own research, but collaborated (in collaboration) with teachers in SD Negeri 1 Nglayang, Jenang District, Ponorogo Regency.The results showed that: 1) The implementation of academic supervision, obtained good results because there was an increase in results in the second cycle compared to the first cycle; 2) Teacher performance in SD Negeri 1 Nglayang; (a) professional aspects, (b) pedagogical aspects, and (c) social aspects very good results; 3 Implementation of academic supervision can improve teacher performance through individual teacher approaches at SD Negeri 1 Nglayang Jenang District Ponorogo District, this can be seen from: (a) Educational supervision that has been carried out for the professional aspect; (b) Educational supervision that has been carried out for pedagogical aspects; (c) Educational supervision that has been carried out for social aspects has been successful. Keywords: Teacher Performance, Individual Approach, Academic Supervision 
PENINGKATAN KINERJA BADAN PELAYANAN PERIJINAN TERPADU KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN 2014 Fajar Hendro Utomo
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 11, No 19 (2015)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v11i19.279

Abstract

Kinerja pelayanan publik selalu mengalami perbaikan dan koreksi dari yang telah dilaksanakannya sehingga  transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pelayanan public mengalami perubahana . Oleh karena itu, pelayanan publik harus yang dilaksanakan secara transparan dan akuntabel harus selalu dipantau dan dikoreksi karena kualitas kinerja pelayanan publik memiliki implikasi yang luas dalam kesejahteraan masyarakat. Hal ini dapat dilihat antara lain banyaknya pengaduan atau keluhan dari masyarakat dan dunia usaha, Berdasarkan Keputusan Menpan KEP/25/M.PAN/2/2004 memuat 14 unsur pelayanan yang harus diukur, yaitu:a.Prosedur Pelayanan, b.Persyaratan Pelayanan, c.Kejelasan Petugas Pelayanan, d.Kedisiplinan Petugas Pelayanan, e.Tanggung jawab Petugas Pelayanan, f.Kemampuan Petugas Pelayanan. g.Kecepatan Pelayanan. h.Keadilan Mendapatkan Pelayanan. i.Kesopanan dan Keramahan Petugas, j.Kewajaran Biaya Pelayanan, k.Kepastian Biaya Pelayanan,l.Kepastian Jadwal Pelayanan, m.Kenyamanan Lingkungan, n.Keamanan Pelayanan.
THE USE OF BLINDFOLD GAME TO IMPROVE THE VOCABULARY MASTERY OF THE FIFTH GRADE STUDENTS AT SDN TERTEK TULUNGAGUNG Yanuri Yanuri
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 11, No 19 (2015)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v11i19.685

Abstract

The researcher chose fifth grade students of SDN TERTEK as subject of the research, because the researcher teaches English in this school. The researcher found that the students have lack motivation in learning english. In this study the researcher chose Blindfold Game strategy to solve the problem she found. Based on the background of the research, the research problem is, “How can Blindfold Game be used to improve the fifth grade students’ vocabulary mastery at SDN TERTEK? The objective of the study was to improve the fifth grade students’ vocabulary mastery at SDN TERTEK, through Blindfold Game in teaching of vocabulary.The research design of the study was classroom action research. In this research, there were four phases, planning, acting, observing and reflecting. This research will be conducted by some cycles. The researcher investigated the fifth grade students vocabulary mastery of SDN TERTEK which was started  in January and ended in February 2016.In this vocabulary pre test, the students were joined in the classroom there were 12 students failed the test and 8 students passed the test. In the Cycle I the researcher also gives post test, and   there were 7 students got less score than criteria of success, and 13 students passed. It means that this cycle were unsuccessful, because the target of the criteria of success were 85%. So the researcher continued in the next cycle. In the cycle II the researcher changed strategy, the strategy was ask the students to practice in front of class. The result of post test in the cycle II there were 2 students who failed and 18 students passed. The students were more interesting with the lesson and they could improve their vocabulary mastery.Based on the result of the study showed that the students’ vocabulary mastery was increased. To english teacher it is expected to motivate the English teacherto apply a useful teaching technique to improve the students’ vocabulary. For the other teacher, the researcher suggest them to be useful as a references before making a research dealing with implementation of Blindfold Game Technique in improving students’ vocabulary mastery.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS FEATURE VIDIO DALAM MATA PELAJARAN IPS KELAS VII SMP NEGERI PAGERWOJO Herlin - Mardiana
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v16i2.1424

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1) Menganalisis proses pengembangan feature video untuk media pembelajaran pada mata pelajaran IPS pada kelas VII SMP Negeri Pagerwojo dengan pokok bahasan keragaman flora di indonesia (Ekosistem Hutan  Mangrove/ Bakau di Kabupaten Trenggalek). 2) Mengetahui Bagaimana kelayakan feature video sebagai  pembelajaran dalam mata pelajaran IPS dilihat dari hasil pengujian pada peserta didik kelas VII SMP Negeri Pagerwojodengan pokok bahasan keragaman flora di indonesia (Ekosistem Hutan  Mangrove/Bakau di Kabupaten Trenggalek). Jenis penelitian ini merupakan Research and Development (RD) dengan metode pengembangan menggunakan model ADDIE merupakan singkatan yang mengacu pada proses-proses utama dari proses pengembangan sistem pembelajaran yaitu : Analysis (analisis), Design (desain), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), dan Evaluation (evaluasi). Pengembangan media pembelajaran berbasis feature vidio dengan empat tahap, yaitu : 1) Analisis Kebutuhan, 2) Desain, 3) Implementasi, dan4) Pengujian. Penentuan tingkat kelayakan media pembelajaran berbasis feature vidio berdasarkanuji validasi para ahli dan uji coba kepada siswa melaui angket.  Hasil penelitian menunjukkan tingkat kelayakan dalam kategori layak berdasarkan uji  yang dilakukan oleh ahli isi sebesar 82,50 % dan 83,88 % dengan 30 butir soal penilaian. Sedangkan uji yang dilakukan kepada ahli media sebesar 84,62 % dengan 13 butir soal penilaian masuk dalam kategori layak. Kemudian uji yang dilakukan kepada perorangan sebesar 85,16 % masuk dalam kategori layak dijadikan sebagai media pembelajaran. Meskipun sudah di anggap layak sebagai media pembelajaran namun masih ada beberapa bagian yang masih dilakukan revisi untuk mendapatkan hasil yang maksimal atas saran yang di berikan oleh ahli media.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENDUKUNG KEBERLANGSUNGAN KEGIATAN EKONOMI BERGULIR PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERKOTAAN (PNPM-MP) KELURAHAN PANGGUNGREJO, KEC.TULUNGAGUNG, KAB.TULUNGAGUNG yeni tarista; hikmah eva trisnantari; abdul manab
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 14, No 1 (2017)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v14i1.271

Abstract

Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan adalah program pemerintah yang memberdayakan masyarakat di tiga bidang yakni ekonomi, sosial dan lingkungan. Dari ketiga kegiatan tersebut kegiatan ekonomi adalah kegiatan yang terus berjalan dan berkembang sampai saat ini walaupun program PNPM Mandiri Perkotaan telah berakhir di tahun 2015. Partisipasi semua pihak diperlukan untuk mempertahankan kegiatan ekonomi bergulir. Partisipasi kegiatan ekonomi bergulir diatur dalam pedoman pelaksanaan dan pedoman teknis PNPM Mandiri Perkotaan. Dalam perencanaan ekonomi bergulir, kegiatan perencanaan dilakukan mulai tingkat kelurahan dan tingkat basis kehadiran partisipasi masyarakat dalam menghadiri rapat semakin sedikit dari tahun ketahun.Masyarakat tidak runtut dalam mengikuti kegiatan perencanaan sehingga mereka tidak tahu maksud dan tujuan tahapan perencanaan. Pelaksanaan ekonomi bergulir sudah sesuai dengan pedoman namun karena tidak adanaya pengawas dalam struktur LKM, menyebabkan kinerja UPK lebih berat dalam menangani KSM. Dana mengendap dikarenakan rekomendasi dari fasilitator agar KSM peminjam  yang menunggak di tertibkan terlebih dahulu. Partisipasi masyarakat dalam pengendalian dan evaluasi juga sudah dilakukan dengan negikuti kegiatan RWT namun penempelan di 5 titik tidak dilakukan sehingga pemantauan oleh masyarakat tidak bisa berjalan rutin tiap bulan.
PENGARUH PENDIDIKAN KARAKTER,SUMBER BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA BIDANG STUDI IPS mugiono ugik
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 14, No 2 (2017): .
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v14i2.413

Abstract

ABSTRAK Mugiono. 2017. Pengaruh Pendidikan Karakter, Sumber Belajar dan Motivasi                               Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VIII Bidang Studi IPS Di SMPN         Godang Tulungagung Tahun Pelajaran 2016/2017.Tesis. Program Pascasarjana Magister Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan ( STKIP) PGRI Tulungagung. Pembimbing I: Dr. Drs. Hari Subiyantoro, S.Pd., M.M. Pembimbing II. Dr. Imam Sukwatus Sujai, M.Si. Kata Kunci : pendidikan karakter, sumber belajar, motivasi belajar, hasil belajar. Hasil belajar berupa angka masih merupakan alat ukur keberhasilan proses  pembelajaran, baik yang diperoleh melalui ulangan, atau penugasan. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi hasil belajar siswa, baik faktor intern maupun faktor ekstern. Hasil belajar yang dicapai siswa SMP Negeri 1 Gondang Tulungagung, secara rata-rata masih tergolong rendah khususnya hasil belajar IPS.  Hal inilah yang mendorong peneliti untuk mengadakan peneltian tentang pengaruh  Pendidikan Karakter, Sumber Belajar dan Motiasi Belajar terhadap Hasil Belajar siswa kelas VIII bidang studi IPS di SMPN 1 Gondang, ketiga faktor tersebut hanya sebagaian dari faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar.  Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Untuk mendeskripsikan pengaruh pendidkan karakter terhadap hasil belajar siswa pada bidang studi IPS SMPN I Gondang Tulungagung, (2) Untuk mendeskripsikan pengaruh sumber belajar terhadap hasil belajar siswa pada bidang studi IPS SMPN I Gondang Tulungagung, (3) Untuk mendeskripsikan pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa pada bidang studi IPS SMPN I Gondang Tulungagung, dan (4) Untuk mendeskripsikan pengaruh pendidikan karakter , sumber belajar dan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa pada bidang studi IPS SMPN I Gondang Tulungagung secara bersama-sama. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode pengumpulan data berupa angket atau kuesioner dan dokumentasi. Hasil pengumpulan data yang diperoleh dianalis menggunakan langkah-langkah statistik melalui analisis data dan uji hipotesis. Berdasarkan pengolahan data yang dilakukan pada  Bab IV dapat diketahui bahwa untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel motivasi belajar (variabel X1), sumber belajar (variabel X2), dan motivasi belajar (variabel X3) terhadap hasi lbelajar IPS (variabel Y) dilakukan uji t dengan hasil nilai t-hitung      adalah 4,307 untuk variabel X1, nilai t-hitung adalah 4,951 untuk variabel X2, dan nilai t-hitung adalah 4,527 untuk variabel X3. Masing-masing nilai t hitung ini kemudian dibandingkan dengan nilai t-tabel dengan N=90, df=88, dan signifikansi 0,05 dan diperoleh t tabel = 1,66. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara pendidkan karakter (variabel X1), ketersediaan sumber belajar (variabel X2), dan motivasi belajar  (variabel X3) terhadap hasil belajar IPS (variabel Y) secara parsial. Sedangkan untuk mengetahui pengaruh pendidikan karakter  (variabel X1), sumber belajar (variabel X2), dan motivasi belajar (variabel X3) terhadap hasil belajar IPS (variabel Y) secara simultan dilakukan uji F dengan nilai F-hitung = 8,089. Nilai tersebut kemudian diperbandingkan dengan nilai F-tabel pada df = 88 dan taraf signifikansi 0,05 adalah 1,94. Dengan demikian nilai F-hitung ( 8,809 ) nilai F-tabel (1,94) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara  pendidikan karakter, sumber belajar, dan motivasi belajar  terhadap hasil belajar IPS  secara simultan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut peneliti menyarankan kepada: (1) Bagi Kepala Sekolah, sebagai masukkan  pentingnya pendidikan karakter , sumber belajar dan motivasi belajar yang merupakan sebagian faktor pendukung keberhasilan belajar,  sehingga dapat digunakan sebagai salah satu masukan bagi kepala sekolah dalam menentukan kebijakan di sekolah, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan pembelajaran dan mendorong adanya penelitian lebih lanjut tentang faktor-faktor tersebut, (2) Bagi Guru, agar  mampu menyikapi dengan bijak perilaku anak di sekolah, khususnya yang berkaitan dengan pendidikan karakter, sumber belajar dan motivasi belajar, sehingga menentukan sikap yang sesuai dalam memperlakukan siswa dalam pendampingan belajar, dan (3) Bagi Siswa, agar dapat mengetahui pentingnya pendidikan karakter  dalam membangun kepribadian, demikian pula siswa dapat memahami pentingnya sumber belajar dan motivasi belajar bagi pengembangan perolehan hasil belajar.                      
PERBEDAAN MODEL PEMBELAJARAN TPS DAN TALKING STICK TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VII SMPN 3 NGUNUT - TULUNGAGUNG TAHUN PELAJARAN 2017/2018 MIFTAKUL - KHASANAH
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 16, No 1 (2019)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v16i1.1058

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh  kesenjangan hasil belajar dengan aktivitas belajar siswa, disebabkan karena guru tidak menggunakan model pembelajaran yang efektif selama proses belajar mengajar serta tidak terciptanya suasana terbuka. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, Teknik pengumpulan data menggunakan uji prasyarat, uji Analisis MANOVA dan uji hipotesis.Hasil penelitiannya adalah Menunjukan bahwa statisticujidaritabel MultivariateTestdidapatnilai Pvalue(Sig.)=0.17,karenap value (Sig.) 0.05makaH0ditolakdanHa diterima.Artinya terdapat perbedaan yang signifikan Model pembelajaran Think Pair Share terhadap Aktivitas belajar dan Hasil belajar IPS. Menunjukkan bahwa terdapat perbedaan model pembelajaran talking stickterhadap aktivitas belajar dan hasil belajar karenanilai PValue (Sig) 0,100,05, dan nilai PValue (Sig) 0,250,05 makaH0ditolak dan Haditerima. (3) Menunjukkan bahwa Fhitung dari Y1 adalah 7,019 Ftabel  2,77 dan Fhitung dari Y2 adalah 6,238 Ftabel  2,77. Fhitung Ftabel maka dapat disimpulkan signifikan Fhitung Y1  = 0,010 0,05 dan signifikan Fhitung Y2  = 0,025 0,05 maka dikatakan nilai F signifikan sehingga dapat disimpulkan bahwa ada Perbedaan Model pembelajaran Think Pair Share dan Model pembelajaran Talking Stick terhadap Aktivitas belajar dan Hasil belajar IPS.
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR, PERSEPSI SISWA TENTANG KREATIVITAS DAN PROFESIONALITAS GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 NGUNUT KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Heny Dwiastuti; Hari Subiyantoro; sunjoto sunjoto
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 13, No 1 (2016)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v13i1.254

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap pengaruh motivasi belajar, persepsi siswa tentang kreativitas dan profesionalitas  guru terhadap prestasi belajar IPS siswakelas VIII SMPN 2 Ngunut dengan pendekatan asosiatif kuantitatif. Populasi sebesar 347 siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Ngunut dengan sampel80 siswa Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumen hasil UAS Teknik  analisa data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Nilai t Hitung (1,788)   t Tabel (1,664) , (2) Nilai   t Hitung (2,263)   t Tabel, (3) Nilai   t Hitung (4,166)   t Tabel (1,664), dan (4) F hitung (189,555) Ftabel (2,72), yang berarti terdapat pengaruh positif yang signifikan antara motivasi belajar, persepsi siswa tentang kreativitas, dan profesionalitas guru secara bersama-sama terhadap prestasi belajar IPS.Pengaruh perubahan variabel bebas terhadap variabel terikat sebesar 0,882 yang berarti bahwa 88,2% prestasi belajar IPS dipengaruhi oleh perubahan variable bebas. Variabel bebas paling dominan berpengaruh adalah variabel X3 persepsi siswa tentang profesionalitas guru.
ANALISIS KESALAHAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL PADA MATERI LINGKARAN DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 POGALAN SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Alvi Chusna Zahara; Ratri Candra Hastari; HM. Farid Ma’ruf
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 13, No 3 (2016)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v13i3.337

Abstract

Matematika merupakan mata pelajaran yang penting bagisiswa, akan tetapi rata-rata hasil belajar matematika siswa masih dibawah KKM. Fokus dari penelitian ini yaitu (1) bagaimana kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam menyelesaikan soal, (2) apapenyebab terjadinya kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh siswa,dan (3) upaya apa yang harus dilakukan oleh pendidik agar kesalahan-kesalahan yang terjadi tidak terulang di kemudian hari. Subjek daripenelitian ini adalah siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Pogalan tahunpelajaran 2015/2016. Hasil dari penelitian ini yaitu 1) siswa dengangaya kognitif Field Independent cenderung melakukan kesalahan fakta,konsep dan prinsip, sedangkan siswa yang memiliki gaya kognitif FieldDependent cenderung melakukan kesalahan fakta, konsep, operasi danprinsip.KATA KUNCI: Analisis Kesalahan, Gaya Kognitif

Page 6 of 17 | Total Record : 167