cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
TINJAUAN PERENCANAAN KONVERSI PENJAJARAN REKAM MEDIS KE SISTEM ANGKA AKHIR DI RSUD Dr.H.MARSIDI JUDONO BANGKA BELITUNG Dewi Sartika; Lily Widjaya; Muniroh; Puteri Fannya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i1.3644

Abstract

Penjajaran merupakan pelaksanaan Rekam Medis di ruang penyimpanan sesuai dengan sistem yang digunakan. Terdapat tiga sistem penomoran rekam medis yaitu Straight Numerical Filing, Middle Digit Filing dan Terminal Digit Filing. Berdasarkan studi pendahuluan di RSUD Dr.H.Marsidi Judono saat ini menggunakan sistem penjajaran angka langsung dan berencana melakukan konversi sistem penjajaran ke sistem angka akhir. Alasan konversi karena sistem penjajaran yang digunakan saat ini masih ditemukan beberapa kekuatan seperti penggunaan rak penyimpanan yang sangat padat serta misfield yang masih sering. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur konversi, fasilitas untuk konversi dan tahapan pada saat melakukan konversi sistem penajajran ke sistem angka akhir di RSUD Dr.H.Marsidi Judono. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan motode observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian dengan tersedianya perencanaan konversi harapannya unit rekam medis RSUD Dr.H.Marsidi Judono dapat menyediakan SPO konversi sesuai dengan draf, fasilitas yang dibutuhkan dan rincian mengenai tahap perencanaan pelaksanaan konversi sistem penjajaran.
TINJAUAN DUPLIKASI PENOMORAN REKAM MEDIS DI INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR.H.MARSIDI JUDONO BANGKA BELITUNG Dessy Safutri; Laela Indawati; Puteri Fannya; Nanda Aula Rumana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i1.3645

Abstract

Sistem penomoran dalam pelayanan rekam medis merupakan tata cara penulisan nomor yang diberikan untuk pasien yang datang berobat sebagai identitas pribadi pasien yang bersangkutan. Ada tiga jenis pemberian nomor pasien berdasarkan nomor rekam medis yaitu: pemberian nomor cara seri (Serial Numbering Sistem), pemberian nomor cara unit (Unit Numbering Sitem), dan pemberian nomor secara Seri Unit (Serial-Unit Numbering Sistem). Sistem penomoran rekam medis di RSUD Dr. H. Marsidi Judono ini menggunakan sistem penomoran secara Unit (Unit Numbering System) yang dimana sistem penomoran ini setiap pasien yang berkunjung pertama kali mendapat satu nomor rekam medis dan digunakan selamanya pada kunjugan berikutnya. Akan tetapi masih ditemukannya pasien yang memiliki lebih dari satu nomor rekam medis akibatnya terjadilah duplikasi penomoran. Masalah atau kendala terjadinya Duplikasi yaitu seringnya terjadi human error dan sistem error. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan metode observasi dan wawancara. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah rekam medis pasien IGD pada bulan juli tahun 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa duplikasi rekam medis yang terjadi sebanyak 18 (1,78%). Penduplikasian rekam medis pasien jika sering terjadi akan berdampak pada isi rekam medis pasien menjadi tidak berkesinambungan dan rak rekam medis akan cepat penuh. Diharapkan pihak rumah sakit lebih memperhatikan dan memberikan arahan kepada petugas pendaftaran supaya lebih teliti lagi pada saat menangani pasien sehingga tidak terjadi lagi penduplikasian rekam medis.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN PENGGUNAAN AKDR PADA AKSEPTOR KB AKTIF DI PUSKESMAS KAMPAR TIMUR Sriwidya Astuti Khati Widya; Umi Mustika Sari
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 2 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v2i4.3655

Abstract

ABSTRAK Indonesia merupakan Negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat setelah RRC tahun 2020 dengan jumlah yaitu sebanyak 32,56 juta jiwa. Dilihat dari jumlah pengguna AKDR sangat sedikit di banding alat kontrasepsi lain. Namun dalam kenyataannya tingkat keakuratan AKDR lebih tinggi, karena bisa digunakan dalam waktu yang cukup lama dengan efek samping yang minimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan suami dengan penggunaan AKDR pada Akseptor KB Aktif di Puskesmas Kampar Timur. Metode dalam penelitian ini menggunakan studi cross sectional, populasi dalam penelitian ini semua Akseptor KB aktif sebanyak 2.634 orang sedangkan sampel sebanyak 96 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan metode analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan penggunaan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) Pada Akseptor KB aktif. Hasil uji statistik didapatkan nilai p value = 0,03 ≤ dari (0,05) dan terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan suami dengan penggunaan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) Pada Akseptor KB Aktif . Hasil Hasiln uji statistik didapatkan nilai p value = 0,03 ≤ dari (0,05). Diharapkan penelitian ini menjadi pertimbangan untuk penelitian selanjutnya mengenai pemilihan alat kontrasepsi, khususnya AKDR. Kata Kunci : Pengetahuan, Dukungan suami, AKDR ABSTRACT Indonesia is the country with the fourth largest population after China in 2020 with a total of 32.56 million people. Judging from the number of IUD users, very few compared to other contraceptives. But in reality the accuracy of the IUD is higher, because it can be used for a long time with minimal side effects. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge and husband's support with the use of IUDs on active family planning acceptors at the East Kampar Health Center. The method in this study used a cross sectional study, the population in this study were 2,634 active family planning acceptors while the sample was 96 people. The sampling technique used is simple random sampling. The data collection tool used a questionnaire with univariate and bivariate analysis methods. The results of the study showed a significant relationship between knowledge and the use of intrauterine devices (IUD) in active family planning acceptors. The results of the statistical test showed that p value = 0.03 of (0.05) and there was a significant relationship between husband's support and the use of intrauterine devices (IUD) in active family planning acceptors. Results Statistical test results obtained p value = 0.03 of (0.05).It is hoped that this research will become a consideration for further research regarding the selection of contraceptives, especially the IUD. Keywords: Knowledge, husband's support, IUD
EVALUASI KELENGKAPAN ADMINISTRASI, FARMASETIK DAN KLINIS PADA RESEP DI RSUD H. ABDURRAHMAN SAYOETI KOTA JAMBI Winda Anggraini; Armini Hadriyati; Deni Sutrisno
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i1.3661

Abstract

Penulisan resep harus ditulis dengan jelas, lengkap dan memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku. Resep yang ditulis tidak jelas akan menimbulkan terjadinya kesalahan saat peracikan, penyiapan obat dan pengunaan obat yang diresepkan. Kelengkapan resep meliputi Administrasi, Farmasetik dan klinis. Tujuan penelitian ini yaitu Untuk mengetahui kelengkapan resep di RSUD H. Abdurrahman Sayoeti Kota Jambi Tahun 2020 sesuai dengan Petunjuk Teknis Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit Tahun 2019. Penelitian ini deskriptif yang data bersifat retrospektif, pengambilan sampel menggunakan teknik Sampling insidental. Hasil penelitian menunjukan kelengkapan nama pasien (100%), No. rekam medik (7,75%), umur (87,59%), jenis kelamin (100%), berat badan (27,51), tinggi badan (0%), alamat dokter (100%), nama dokter (100%), No. SIP (9,68%), paraf (44,96%), ruangan (100%), tanggal resep (100%), alergi (33,33%), nama obat (100%), bentuk sediaan (86,43%), jumlah obat (100%), aturan dan cara pengunaan (100%), kekuatan sediaan (64,72%), telaah tepat indikasi (5,42%), telaah dosis (5,425), telaah kontra indikasi (5,42%), telaah duplikasi obat (5,42%), telaah interaksi obat (5,42%), resep yang memenuhi aspek administrasi 0, resep yang memenuhi aspek farmasetik 141, resep yang memenuhi aspek klinis 14, resep memenuhi seluruh aspek 0. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian di RSUD H. Abdrurrahman Sayoeti Kota Jambi dapat disimpulkan bahwa masih ditemukan resep belum lengkap sesuai Petunjuk Teknis Standar Pelayanan Kefarmasian Di Rumah Sakit Tahun 2019.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI RUTIN LENGKAP PADA BALITA DI PUSKESMAS BAGAN BATU ROKAN HILIR Fitri handayani; Nislawaty; Sri Jublina Simamora
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 2 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v2i4.3686

Abstract

Berbagai alasan ibu tidak membawa anaknya imunisasi yaitu kurangnya pengetahuan ibu tentang imunisasi. Kurangnya pengetahuan ibu tentang kebutuhan, kelengkapan dan jadwal imunisasi, ketakutan akan imunisasi dan adanya persepsi salah yang beredar di masyarakat tentang imunisasi. Ketidaktahuan ibu akan pentingnya imunisasi, ketidaktahuan waktu yang tepat untuk mendapatkan imunisasi dan ketakutan akan efek samping yang ditimbulkan imunisasi menyebabkan ibu tidak memberikan imunisasi lengkap pada anaknya. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dan dukungan keluarga dengan pemberian imunisasi rutin lengkap pada balita di wilayah kerja puskesmas Bagan Batu Kabupaten Rokan Hilir.Penelitian ini dilakukan dengan desain cross-sectional.Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki balita di Puskesmas Bagan Batu sebanyak 130 orang dengan sampel 98 orang menggunakan teknik accidental sampling.Analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariate dengan uji Chi Square. Hasil penelitian86,7% pengetahuan responden baik, 58,2% keluarga tidak mendukung, dan73,5% respondenyang melaksanakan pemberian imunisasi rutin lengkap.Terdapat hubunganyang signifikan antara pengetahuan dengan pemberian imunisasi rutin lengkap pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Bagan BatuTahun 2021.Ditandai dengan P-Value< α yaitu 0,007.Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan pemberian imunisasi rutin lengkap pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Bagan BatuTahun 2021.Ditandai dengan P-Value< α yaitu 0,007.Disarankan bagi tenaga kesehatan di Puskesmas Bagan Batu agar dapat memperkuat program/ kegiatan kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan dukungan keluarga dalam pemberian imunisasi rutin lengkap. Kata Kunci : Pengetahuan, Dukungan Keluarga, Imunisasi Rutin Lengkap
HUBUNGAN PARITAS DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PARTISIPASI IBU MENGIKUTI KELAS IBU HAMIL Adelia Nopriyarti Della; Irma Rahma Dani Irma
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 2 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v2i4.3699

Abstract

Kelas ibu hamil adalah salah satu sarana untuk belajar bersama tentang kesehatan bagi ibu hamil, dalam bentuk tatap muka dalam kelompok. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu mengenai kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, perawatan nifas, perawatan bayi baru lahir, mitos, penyakit menular dan akte kelahiran Upaya penanggulangan ibu hamil kekurangan energi kronik memerlukan koordinasi lintas program salah satunya melalui program kelas ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan paritas dengan partisipasi ibu mengikuti kelas ibu hamil di Desa Pulau Terap Wilayah Kerja Puskesmas Kuok tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang ada yaitu 38 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan paritas dengan partisipasi ibu mengikuti kelas Ibu Hamil dengan p value 0,001 dan terdapat hubungan dukungan keluarga dengan partisipasi ibu mengikuti kelas Ibu Hamil dengan p value 0,001. Diharapkan petugas kesehatan terutama bidanagar lebih aktif menyebarluaskan informasi tentang program kelas ibu hamil tidak hanya pada ibu hamil saja, tetapi juga pada suami/ pasangan dan keluarga dengan meningkatkan semua komponen dukungan sosial yang terdiri dari dukungan emosional, dukungan instrumental, dukungan informasional dan dukungan appraisal/ penghargaan. Kata Kunci : Dukungan Keluarga, Kelas Ibu Hamil, Paritas
PENATALAKSANAAN HOLISTIK PASIEN TN. T LANSIA 65 TAHUN DENGAN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIS MELALUI PENDEKATAN KEDOKTERAN KELUARGA Isnamuri Ciptaningrum
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i1.3740

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) adalah penyakit yang ditandai dengan hambatan aliran udara di saluran napas yang tidak sepenuhnya reversibel. Hambatan aliran udara ini bersifat progresif dan berhubungan dengan respons inflamasi paru terhadap partikel atau gas yang beracun atau berbahaya. Berdasarkan laporan dari Global Initiative for Chronic Obstructive Lung Disease (GOLD) 2018 PPOK merupakan penyebab keempat kematian di dunia. Sekitar 5% dari seluruh kematian di dunia pada tahun 2015 diakibatkan oleh PPOK. WHO memperkirakan jumlah kasus PPOK akan mengalami peningkatan dari peringkat 6 pada tahun 1990 menjadi peringkat 3 pada tahun 2020 sebagai penyebab kematian di dunia, sedangkan prevalensi PPOK di Indonesia menurut RISKESDAS 2013, usia >30 tahun sebesar 3,7% tertinggi terdapat di Provinsi Lampung sebesar 1,4%. Penelitian ini menerapkan pelayanan dokter keluarga berbasis evidance based medicine dengan mengidentifikasi faktor risiko, masalah klinis, serta penatalaksanaan dengan pendekatan patient centred dan family approach. Studi ini merupakan studi deskriptif laporan kasus. Data primer diperoleh melalui aamnesis, pemeriksaan fisik dan kunjungan rumah. Data sekunder didapat dari rekam medis. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pemahaman mengenai penyakit yang lebih baik dan kepatuhan berobat yang berdampak pada keberhasilan terapi.   Kata Kunci : Diagnostik holistik, Lansia, Penyakit Paru Obstruktif Kronis   ABSTRACT Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) is a disease characterized by obstruction of air flow in the airways that is not completely reversible. These air flow barriers are progressive and associated with the inflammatory response of the lung to toxic or dangerous particles or gases. Based on reports from Global Initiative for Chronic Obstructive Lung Disease (GOLD) 2018, COPD is the main fourth cause of the death in the world. Around 3.17 million deaths in the world or 5% of all deaths in the world in 2015 were caused by COPD. According to the World Health Organization (WHO) estimates the number of COPD cases will increase, from 6th in 1990 to 3 rd in 2020 as the most common cause of death in the world, while the prevalence of COPD in Indonesia based on RISKESDAS data in 2013 is 3.7%. Applying the principles of a holistic and comprehensive family doctor approach in detecting internal and external risk factors and solving EBM problems. This study is a descriptive study of case reports. Primary data were obtained through anamnesis, physycal examination, and home visits. Secondary data were obtained from the patient's medical record. In the evaluation, the results were obtained in the form of a better understanding of the disease and medication adherence that have an impact on the success of therapy.   Keyword : Holistic diagnostics, The elderly, Chronic Obstructive Pulmonary Disease  
KERATITIS AMEBIK DAN ENSEFALITIS AMEBIK GRANULOMATOSA (EAG): POTENSI INFEKSI AKIBAT Acanthamoeba spp. Tanwirotun Ni'mah; Ika Puspa Sari
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i1.3741

Abstract

Acanthamoeba merupakan organisme mikroskopis bersel tunggal dari golongan amuba yang dapat menyebabkan penyakit keratitis amebik dan ensefalitis amebik granulomatosa (EAG). Kasus keratitis amebik dan EAG jarang ditemukan, namun keduanya berpotensi menyebabkan masalah kesehatan serius. Keratitis amebik dapat menyebabkan kebutaan sedangkan EAG dapat mengakibatkan kematian. Tinjauan pustaka ini akan memaparkan mengenai patogenesis dan manifestasi klinis keratitis amebik dan EAG serta penanganannya, yang diharapkan dapat menjadi informasi dasar untuk lebih mewaspadai dan mencegah infeksi parasit tersebut. Metode yang digunakan adalah menggunakan studi kepustakaan (literatur) dengan menggunakan sumber referensi online berupa web page, buku, artikel penelitian, dan review penelitian. Infeksi Acanthamoeba melibatkan beberapa mekanisme dalam patogenesis sehingga dapat menyebabkan kebutaan dan kematian. Beberapa faktor yang mempengaruhi keparahan gejala klinis keratitis amebik dan EAG diantaranya adalah sulitnya diagnosis, kurangnya pengobatan yang efektif, serta masih terbatasnya alat diagnostik yang baik.
HUBUNGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI KB SUNTIK DENGAN PERUBAHAN SIKLUS MENSTRUASI DI DESA BERANDANG KECAMATAN LAWE SUMUR KABUPATEN ACEH TENGGARA Herlitawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i1.3743

Abstract

ABSTRAKKB suntik merupakan salah satu alat kontrasepsi yang sangat efektif untuk mencegah kehamilan sehingga banyak diminati oleh pasangan usia subur, namun KB suntik juga menimbulkan beberapa dampak negatif yang banyak dikeluhkan akspektor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan penggunaan kontrasepsi KB suntik terhadap perubahan siklus menstruasi di Desa Berandang Kecamatan Lawe Sumur Kabupaten Aceh Tenggara. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian analisis univariat didapatkan bahwa mayoritas responden berusia 20 – 30 tahun (93,75%), responden dengan jenjang pendidikan SMA (31,3%), responden bekerja sebagai petani (31,2%), responden yang melakukan pemakaian KB suntik 3 bulan (78,1%) dan responden yang mengalami perubahan siklus menstruasi (62,5%). Adapun analisis bivariat menunjukkan ada hubungan penggunaan kontrasepsi KB suntik terhadap perubahan siklus menstruasi di Desa Berandang Kecamatan Lawe Sumur Kabupaten Aceh Tenggara. Perubahan siklus menstruasi termasuk hubungan dari penggunaan kontrasepsi, oleh karena itu peneliti menyarankan kepada tenaga kesehatan di Lawe Sumur agar memberikan penyuluhan kepada pasangan usia subur yang menggunakan kontrasepsi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PEMILIHAN OBAT MAHASISWA D3 FARMASI POLITEKNIK HARAPAN BERSAMA Susiyarti; Agus Susanto
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i1.3912

Abstract

Pemerintah Republik Indonesia telah mengeluarkan kebijakan dan sosialisasi tentang obat generik sebagai obat yang berkualitas dengan harga yang terjangkau, belum membuat masyarakat beralih ke obat generik dalam pengobatan mandiri. Salah satu faktor yang memengaruhi masyarakat obat merek dagang dari pada adalah obat generik adalah adanya stereotif dari masyarakat tentang obat tersebut. Mayoritas masyarakat masih menganggap obat generik sebagai obat kelas dua dan kurang kualitas yang tidak baik untuk mengobati penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara pengetahuan dengan pemilihan obat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan data pada objek penelitian hanya dilakukan sekali selama kegiatan penelitian. Penelitian ini dilaksanakan di Politeknik Harapan Bersama, Kota Tegal dengan subjek penelitian mahasiswa D3 Farmasi yang masih aktif. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan teknik accidental sampling kepada 131 mahasiswa dari semua semester. Data dikumpulkan pada bulan Januari-Februari 2022 dengan menggunakan kuesioner secara daring. Kueisioner dibuat pada aplikasi Googleform dan disebarkan melalui Whataspp (WA). Data yang telah terkumpul selanjutnya diolah dan dianalisis dengan menggunakan SPSS versi 22 dan disajikan secara deskriptif dan tabulasi silang. Uji korelasi dilakukan untuk menguji dua variabel dilakukan dengan melihat Chi-Square (χ2). Temuan penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden berada pada kategori baik (73,7%) dan pemilihan obat pada kategori cukup rasional (55,7%). Uji korelasi secara statistik didapatkan hasil p-value 0,031(p=<0,05). Hasil uji korelasi memperlihatkan adanya hubungan yang signifik antara variabel pengetahuan dengan pemilihan obat.

Page 15 of 435 | Total Record : 4346