cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
ANALISIS KADAR GLUKOSA JERUK LOKAL PROVINSI BENGKULU MENGGUNAKAN METODE LUFF SCHOORL Nita Anggreani; Siti Anisah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 2 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v2i4.3192

Abstract

People in Bengkulu Province generally consume 3 (three) types of oranges, namely Kalamansi Oranges, Gerga Oranges, and Brastagi Oranges. Orange Gerga is a local variety originating from Bengkulu Province, to be precise from Rimbo Pengadang District, Rejang Lebong Regency. While Kalamansi Oranges and Brastagi Oranges are citrus varieties originating from outside the region that has been widely planted by people in Bengkulu. The sweet taste of these three oranges is different which indicates the difference in the sugar content in them. This study aims to analyze the glucose content in the three oranges. The analysis method uses the Luff Schoorl method according to SNI 01-2891-1992. The sampling technique used was purposive sampling. Each sample of orange juice as much as 5 grams was analyzed up to three times. The results showed that the highest glucose levels were in Kalamansi Oranges (0.58%), Brastagi Oranges (0.48%) and the lowest was Gerga Oranges (0.44%).
HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG ARITMIA DENGAN SIKAP PERAWAT DALAM PENANGANAN ARITMIA DI RUANGAN CVCU DAN IGD RSUD DR. ADNAAN WD PAYAKUMBUH Lisa Fradisa; Ida Suryati; Kalpana Kartikaa; Veviola Fitri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 2 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v2i4.3193

Abstract

Sudden death or commonly known as sudden cardiac death is defined as an unexpected death or death process that is too fast. About 93% of sudden deaths are caused by arrhythmias, meaning that deaths occur due to heart rhythm disturbances that cause blood circulation failure. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge of nurses about arrhythmias and attitudes of nurses in handling arrhythmias in the CVCU and IGD rooms at Dr. Adnaan WD Payakumbuh. This study uses a descriptive correlation method with a cross sectional approach.. The sample in this study was 34 respondents. The results of the statistical test of univariate analysis showed that the respondents had good knowledge (61.8%) and had a positive attitude (61.8%). The results of the bivariate test showed that there was a relationship between nurses' knowledge about arrhythmias and nurses' attitudes in handling arrhythmias p value = 0.000 (p 0.05). It was concluded that there was a relationship between nurses' knowledge about arrhythmias and nurses' attitudes in handling arrhythmias in the CVCU and IGD rooms at Dr. Adnaan WD Payakumbuh. Therefore, hospitals can provide opportunities for nurses to continue their education and schedule training for nurses who have not attended training and those who have attended training are expected to attend counseling about arrhythmias once a month which aims to increase knowledge and attitude of nurses in the management of arrhythmias. Keywords: Knowledge, Arrhythmia Management, Attitude
GAMBARAN PENGGUNAAN ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS SIDOMULYO PEKANBARU TAHUN 2020 Novia Sinata; Siti Aisyah Rahmadani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 2 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v2i4.3198

Abstract

Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg atau tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg. Penyakit ini salah satu penyebab kematian. Manajemen yang tepat dalam mengontrol penyakit hipertensi dengan memberikan terapi antihipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penggunaan obat antihipertensi pada pasien rawat jalan di Puskesmas Sidomulyo Pekanbaru tahun 2020. Penelitian dirancang dengan metode observasional secara deskriptif menggunakan teknik purposive sampling. Populasi penelitian adalah seluruh resep antihipertensi pasien rawat jalan dari bulan Januari sampai bulan Desember 2020 yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian 131 pasien (55,98 % ) dari 234 pasien hipertensi pada perempuan, rentang usia pasien hipertensi yang paling banyak dewasa madya (41-60 tahun) yaitu 115 pasien (49,15%). Golongan obat antihipertensi yang banyak digunakan di Puskesmas Sidomulyo yaitu amlodipin golongan Calcium Chanel Blocker (CCB) 53,33%, obat generik 99,3% dan terapi tunggal 193 pasien ( 81,97%)
HUBUNGAN DERAJAT HIPERTENSI DENGAN KEPATUHAN DALAM PENGOBATAN PADA PROGRAM INDONESIA SEHAT PENDEKATAN KELUARGA (PISPK) MILLIA ANGGRAINI; Wira Meiriza; Kalpana Kartika
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 2 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v2i4.3228

Abstract

ABSTRAK Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak terjadi dan mempunyai tingkat mortalitas yang tinggi dan setiap tahunnya terus meningkat. Penyebab salah satunya yaitu kepatuhan pada pasien hipertensi yang kurang terhadap penyakitnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan derajat hipertensi dengan kepatuhan dalam pengobatan pada Program Indonesia Sehat Pendekatan Keluarga (PISPK). Metode penelitian yang digunakan adalah Studi Dokumentasi yaitu salah satu pengumpulan data kualitatif dengan melihat atau menganalisis dokumen-dokumen yang dibuat oleh subjek sendiri atau orang lain. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Bonjo Laweh. Hasil penelitian menunjukkan derajat hipertensi normal yaitu 19 orang (20,9%), yang mengalami Prehipertensi sebanyak 53 orang (58,2%), mengalami hipertensi Stadium 1 sebanyak 16 orang (17,6%), Stadium 2 sebanyak 3 orang (3,3%) dan dari kepatuhan pengobatan terlihat lebih dari separoh (83,5%)tidak teratur dalam pengobatannya. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan bermakna antara derajat hipertensi dengan kepatuhan klien dalam pengobatan pada Program Indonesia Sehat Pendekatan Keluarga (PISPK) dengan p value = 0,074. Diharapkan kepada petugas kesehatan dalam melakukan kunjungan rumah untuk memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat khususnya tentang hipertensi. Kata Kunci :Derajat Hipertensi,Kepatuhan Berobat, Program PISPK ABSTRACT Hypertension or high blood pressure is one of the most common non-communicable diseases and has a high mortality rate which continues to increase every year. One of the causes is compliance in hypertensive patients who are less aware of their disease. The purpose of this study was to examine the relationship between the degree of hypertension and adherence to treatment in the Healthy Indonesia Family Approach Program (PISPK). The research method used in this research is the Documentation Study, which is one of the qualitative data collections by viewing or analyzing documents made by the subject himself or someone else about the subject and this research was conducted in the working area of ​​the BonjoLaweh Health Center. The results of this study indicate that the frequency of normal hypertension is 19 people (20.9%) of respondents and 53 people who have prehypertension (58.2%), 16 people (17.6%) with Stdium 1 hypertension, Stage 2 hypertension 3 people (3.3%) and it was found that the frequency of medication adherence was seen more than half (83.5%) irregular in treatment. it can be concluded that there is no significant relationship between the degree of hypertension and the client's adherence to treatment in the Healthy Indonesia Family Approach Program (PISPK) with p value = 0.074. It is hoped that health workers will make home visits to provide health education to the community, especially about hypertension. Keywords: Degree of Hypertension, Medication Compliance, PISPK Program
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KELENGKPAN PEMBERIAN IMUNISASI TT PADA NY. K DI BPM ATLANTIKA TANGKI SERIBU KOTA BATAM rahwani; Sherly Mutiara; Septi Maisyaroh
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 2 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v2i4.3230

Abstract

ABSTRAK Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator kesehatan suatu bangsa. Kematian ibu merupakan kematian seorang wanita yang dapat disebabkan pada saat kondisi hamil atau menjelang 42 hari setelah persalinan. Hasil pencatatan dan pelaporan dari pelayanan kesehatan yang ada diketahui bahwa AKB di Provinsi Kepulauan Riau tahun 2018 ialah sebesar 7.01 per 1.000 kelahiran hidup. Angka Kematian Ibu (AKI) Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2018 yaitu sebesar 120 per 100.000 kelahiran hidup. Tujuan dari penyusunan Laporan Tugas Akhir ini adalah melakukan asuhan kebidanan pada masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan keluarga berencana pada Ny. K usia 31 tahun G3P2A0 di BPM Atlantika Amd.Keb Tangki Seribu Kota Batam. Metode yang digunakan penulis adalah wawancara, observasi, pemeriksaan fisik. Melalui pendekatan manajemen asuhan kebidanan Continuity Of care di BPM Atlantika, Amd.Keb diberikan pada kunjungan kehamilan dilakukan sebanyak 2 kali, ibu bersalin 1 kali, nifas 3 kali, bayi baru lahir 3 kali, dan keluarga berencana 1 kali. Proses persalinan pada Ny. K berlangsung secara normal. Asuhan nifas dan bayi baru lahir dalam keadaan baik. Pada asuhan keluarga berencana berjalan dengan baik ibu sebagai calon akseptor Kontrasepsi 3 Bulan. Kata kunci: Bayi Baru Lahir, Kehamilan, Keluarga Berencana, Nifas, Persalinan ABSTRACT Maternal Mortality Rate (MMR) is one indicator of a nation's health. Maternal death is the death of a woman that can be caused during pregnancy or before 42 days after delivery. The results of recording and reporting from existing health services show that the IMR in the Riau Islands Province in 2018 was 7.01 per 1,000 live births. The Maternal Mortality Rate (MMR) of Riau Islands Province in 2018 is 120 per 100,000 live births.The purpose of the preparation of this Final Project is to provide midwifery care during pregnancy, childbirth, postpartum, newborn, and family planning to Ny. K, 31 years old, G3P2A0 at BPM Atlantika Amd.Keb Tangki Seribu, Batam City. The method used by the author is interviews, observation, physical examination. Through the management approach of midwifery care Continuity Of care at BPM Atlantica, Amd.Keb is given at pregnancy visits carried out 2 times, mothers give birth 1 time, postpartum 3 times, newborns 3 times, and family planning 1 time. The process of giving birth to Mrs. K proceeds normally. Postpartum care and newborns are in good condition. In family planning care, the mother is a prospective acceptor of 3 Months Contraception. Keywords: Childbirth, Newborn,Family Plannin, Postpartum, Pregnancy
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP PERILAKU CERDIK PADA PENDERITA HIPERTENSI SELAMA MASA PANDEMI COVID 19 lisa mustika sari; Arfian Jefri Ardianto
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 2 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v2i4.3236

Abstract

Pendahuluan : Pandemi secara global yang disebabkan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mewabah dan menyebar dengan cepat, dan terjadi secara bersamaan di seluruh dunia. Peningkatan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19 disebabkan oleh adanya penyakit penyerta (comorbid). Hipertensi merupakan salah satu comorbid paling banyak ditemukan pada Covid-19 sehingga penderita hipertensi diharapkan mampu memodifikasi gaya hidup dan mengubah perilaku kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan perilaku CERDIK penderita hipertensi di masa pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan Pendekataan Cross Sectional. Jumlah responden sebanyak 146 orang penderita hipertensi dengan teknik pengambilan sampel purposif sampling. dengan mengunakan alat kuesioner Perilaku CERDIK berisi 8 pertanyaan yang telah dilakukan uji validitas Hasil data dianalisis dengan chi square dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku CERDIK penderita hipertensi di masa pandemi Covid-19 didapatkan hasil bahwa 59,3% tingkat pengetahuan dan hasil analisis bivariate tingkat pengetahuan (p-value: 0,009). Kesimpulan Pengetahuan penderita hipertensi dapat meningkat dan dapat mengubah gaya hidup dan dapat meningkatkan perubahan perilaku CERDIK sehingga derajat kesehatan meningkat secara optimal di masa pandemi Covid-19. Dan Disarankan kepada pelayana keseahatn untuk dapat meningkatkan pelayana kesehatan khususnya pada penderta hipertensi untuk dapat memberikan edukasi dan konseling perubahan perilaku Cerdik secara optimal selama pandemic Covid -19 sehinga dapat meningkatan derajat kesehatan masyarakat
THE EFFECT OF TEMPERATURE AND STORAGE OF COW'S MILK WATER ON LACTIC ACID LEVELS Yuyun Nailufar
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i1.3529

Abstract

Introduction: Fresh milk is a food that is very high in nutritional value. Cow's milk contains lactose and organic salts secreted by the mammary glands and contains bifidus factor which functions for the growth of Lactobacillus bifidus bacteria which can inhibit pathogenic bacteria. The more lactic acid bacteria in cow's milk, the lower the pH of cow's milk because it produces lactic acid. So that the growth of destructive bacteria and pathogens will be inhibited, so it is possible that an increase in the number of bacteria can provide good durability in cow's milk. Method: This quantitative study aims to determine the effect of temperature and storage time on lactic acid levels in cow's milk. The subject of this research is the milk of dairy cows in the Yogyakarta City farm. The sampling technique that will be used is purposive sampling. The instrument used to measure the levels of lactic acid in cow's milk is a set of titration tools. Analysis of the data used is the calculation of lactic acid levels using the acid-base titration formula. Results: The results of the calculation of the entire sample range from 0.1800 to 0.1890, so that a maximum reference value of 0.2% is obtained. The calculation results for all samples range from 0.1710 to 0.1962, so that a maximum reference value of 0.2% is good. This value can be said that the length of storage of cow's milk for 5 hours at a refrigerator temperature still has a good value for the number of lactic acid bacteria. Conclusion: The effect of temperature before storage on lactic acid levels in cow's milk still has good quantity and quality. The effect of storage time for cow's milk within 5 hours also still has the value and quality of lactic acid levels.
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS DAN KUANTITAS TIDUR DENGAN TEKANAN DARAH MAHASISWA: LITERATURE REVIEW Najla Nailufar; Darwin Karim; Nopriadi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i1.3561

Abstract

Pendahuluan: Setiap individu dituntut untuk memenuhi kebutuhan dasar yang berguna untuk kelangsunganhidup dengan cara mempertahankan hidup serta kesehatan, salah satunya adalah tidur. Mahasiswa berada padatahap dewasa muda, dimana memiliki kebutuhan tidur yang semakin meningkat, namun pada usia tersebutmemiliki berbagai perubahan aktivitas yang dapat memengaruhi kualitas dan kuantitas tidur. Tujuan: Tujuandari studi literatur ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kualitas dan kuantitas tidur dengan tekanandarah. Metode: Metode yang digunakan adalah studi literatur dimana diperoleh dari penelusuran artikelpenelitian ilmiah sesuai dengan kriteria inklusi yaitu artikel dalam Bahasa Inggris yang terbit dari rentang tahun2016-2020 menggunakan Science Direct dan Semantic Scholar. Kata kunci yang digunakan adalah “SleepQuality”, “Sleep Quantity”, “Sleep Duration”, “Blood Pressure”, dan “College Student”. Hasil: Berdasarkan8 artikel penelitian didapatkan hasil bahwa jumlah responden total yaitu 119.456 orang dan p value < 0.05 padakeseluruhan artikel dengan intreptetasi adanya hubungan yang signifikan antara kualitas dan kuantitas tidurdengan tekanan darah. Kesimpulan: Aspek tidur yang memengaruhi tekanan darah adalah kualitas tidur, durasitidur yang pendek, gangguan tidur seperti insomnia, sleep apnea, dan gangguan tidur lainnya juga telah terbuktimenjadi faktor risiko hipertensi. Di sarankan kepada mahasiswa agar dapat meningkatkan pengetahuan terkaitkualitas dan kuantitas tidur mahasiswa serta hubungannya dengan tekanan darah sehingga mahasiswa mampuuntuk melakukan upaya pencegahan serta menjaga kualitas dan kuantitas tidur dengan baik. Kata kunci: Durasi, kualitas, kuantitas, tekanan darah, tidur.
PEMBUATAN COOKIES TEPUNG KENTANG (Solanum tuberosum L.) DENGAN SUSTITUSI TEPUNG JINTAN HITAM (Nigella sativa L.) SEAGAI CEMILAN SEHAT PENDERITA HIPERTENSI Vidhya Ramadhani Putri; Besti Verawati; Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i1.3571

Abstract

Kentang (Solanum tuberosum L.) merupakan salah satu makanan pokok sumber karohidrat yang banyak dikonsumsi hampir seluruh dunia. Jintan  hitam merupakan tumbuhan herbal yang banyak banyak digunakan oleh masyarakat sebagai obat tradisional. Cookies merupakan merupakan kue kering renyah yang disukai dan dikonsumsi oleh semua kalangan. Penelitian bertujuan untuk melakukan substitusi tepung jintan hitam (Nigella sativa L.) pada pembuatan cookies kenji sebagai cemilan sehat tinggi kalium untuk penderita hipertensi. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2021. Rancangan penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 1 kontrol dan 3 perlakuan yaitu F1 (90% : 10%), F2 (80 %: 20%) dan F3 (70% : 60%). Analisis yang dilakukan yaitu analisis deskriptif, proksimat dan One Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis desktiptif cookies pilihan terbaik yaitu cookies perlakuan F1 (90% : 10%). Analisis proksimat cookies kenji pilihan terbaik yaitu setiap 100 gram cookies kenji mengandung air 3,32%, kadar abu 2,38%, protein  7,29%, lemak 12,97% dan karbohidrat 45,41%. Penelitian selanjutnya mengenai analisis kandungan proksimat serta zat gizi mikro tepung jintan hitam, modifikasi dan pengembangan resep untuk meningkatkan kualitas organoleptik (rasa, warna, aroma dan tekstur) pada produk yang dihasilkan. Pada uji statistik One Way ANOVA adanya perbedaan antara cookies yang disubsitusi tepung jintan hitam dengan cookies kenji kontrol. Cookies pilihan terbaik (F1) dapat dijadikan sebagai cemilan sehat penderita hipertensi.
TINJAUAN KESESUAIAN STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL (SPO) DALAM KEGIATAN ASSEMBLING RAWAT INAP DI RS AS-SYIFA BENGKULU SELATAN Zalipa Wittri; Laela Indawati; Nanda Aula Rumana; Daniel Happy Putra
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i1.3636

Abstract

RS As-Syifa Bengkulu Selatan merupakan rumah sakit tipe D, yang memiliki jumlah tenaga perekam medis 9 orang, dengan jumlah tenaga assembling sebanyak 2 orang. Petugas assembling ini menjalankan pekerjaan yang merangkap, sehingga berdampak pada penumpukan rekam medis yang belum di assembling. Oleh karena itu harus disesuaikan antara beban kerja dan petugas yang tersedia, serta untuk meminimalisir kendala yang dihadapi oleh petugas assembling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah kebutuhan tenaga assembling agar sesuai dengan beban kerja dan untuk mengidentifikasi kendala yang terjadi pada bagian assembling. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Perhitungan kebutuhan tenaga assembling pada penelitian ini mengacu pada Permenpan RB Nomor 1 Tahun 2020 Tentang Pedoman Analisis Jabatan Dan Analisis Beban Kerja. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa petugas assembling membutuhkan waktu 10,12 menit dalam melakukan kegiatan assembling 1 (satu) rekam medis rawat inap. Dengan jumlah beban kerja pada periode Januari-Desember 2020 sebanyak 7.198 rekam medis rawat inap. Sehingga didapatkan kebutuhan tenaga bagian assembling rekam medis sebanyak 1 (satu) orang. Saat ini jumlah tenaga assembling sebanyak 2 (dua) orang yang artinya berlebih 1 (orang), namun dikarenakan tenaga assembling memiliki tugas yang merangkap sehingga hal tersebut berdampak pada menumpuknya rekam medis rawat inap yang belum di assembling. Kata kunci : Beban kerja, assembling, rekam medis.

Page 14 of 435 | Total Record : 4346